<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Santri asal Cilacap Terseret Sungai Ketangi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/santri-asal-cilacap-terseret-sungai-ketangi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jan 2018 08:30:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Santri asal Cilacap Terseret Sungai Ketangi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Santri asal Cilacap Terseret Sungai Ketangi, Ampel&#8211;Wuluhan</title>
		<link>https://memontum.com/santri-asal-cilacap-terseret-sungai-ketangi-ampel-wuluhan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jan 2018 08:30:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Santri asal Cilacap Terseret Sungai Ketangi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=20920</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember&#8211; Seorang warga Cilacap Jawa Barat yang masih berusia belasan tahun diduga hilang akibat terseret arus saat mencari belalang dan menyeberang dialiran sungai ketangi dekat PP Al- Kona&#8217;ah Dusun Kepel Desa Ampel Kecamatan  Wuluhan abupaten Jember,kamis (18/1/2018). Korban adalah Santri PP Al Kona&#8217;ah yang bernama Ahmad Mukhtar (16) berasal dari Kabupaten Cilacap, Jawa Barat. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Jember&#8211;</strong> Seorang warga Cilacap Jawa Barat yang masih berusia belasan tahun diduga hilang akibat terseret arus saat mencari belalang dan menyeberang dialiran sungai ketangi dekat PP Al- Kona&#8217;ah Dusun Kepel Desa Ampel Kecamatan  Wuluhan abupaten Jember,kamis (18/1/2018).</p>
<p>Korban adalah Santri PP Al Kona&#8217;ah yang bernama Ahmad Mukhtar (16) berasal dari Kabupaten Cilacap, Jawa Barat. Hingga Kamis petang, 17 Januari  2018, korban belum dapat ditemukan. Beberapa Saksi yang bersama korban pada saat kejadian Satikin (19) waega Desa Majenang Kab Cilacap, Jateng, MTauli (17 ) Desa Tunjung Kab Bayumas, Jateng, Afrendra ( 17) Metro Lampung kab Lampung. Ketiga anak tersebut mondok bersama, &#8220;Korban di PP Al- Kona&#8217;ah dusun Kepel desa Ampel Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember yangg diasuh oleh Kyai Tarom.”</p>
<p><a href="https://memontum.com/20864-jelang-pilkada-polres-kediri-kota-simulasi-pengamanan/img-20180119-wa0036-copy" rel="attachment wp-att-20876"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-20876" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180119-WA0036-copy.jpg?resize=500%2C667&#038;ssl=1" alt="" width="500" height="667" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180119-WA0036-copy.jpg?w=500&amp;ssl=1 500w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180119-WA0036-copy.jpg?resize=225%2C300&amp;ssl=1 225w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/01/IMG-20180119-WA0036-copy.jpg?resize=200%2C267&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" data-recalc-dims="1" /></a><br />
Salah seorang saksi menjelaskan ,&#8221;Kejadian bermula Kamis 18 Januari 2018 pukul 16.00 wib. Korban bersama saksi mencari ikan. Setelah itu, korban berniat pulang ke pondokan dan berusaha menyeberangi sungai Ketangi yang terletak di Dusun Kepel Desa Lojejer. Korban terbawa arus sungai tersebut dan teman korban berusaha menolong. Namun karena arus sungai terlalu deras sehingga korban tidak bisa tertolong,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>&#8220;Hingga malam ini, semua rekan korban serta masyarakat mencari korban dengan cara menelusuri sungai tersebut. Anggota  Polsek  serta Basarnas ikut pula mencari keberadaan korban. Namun sampai berita ini ditayangkan korban  belum diketemukan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kapolsek Wuluhan, Kades Ampel H Sholeh, Basarnas beserta 6 orang anggotanya, Babinmas Ampel dan Lojejer, Kanit Reskrim saat berada di TKP, terus memantau pencarian korban. Hingga kini, korban belum ditemukan dan masih diupayakan pencarian. Sedangkan dari Basarnas akan melanjutkan pencarian esok hari. Karena kondisi sudah malam, serta cuaca hujan.  Sedangkan untuk menuju ke TKP sulit dilalui kendaraan karena banyak genangan air. <strong>(cw3/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">20920</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
