<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Santri &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/santri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Nov 2025 12:55:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Santri &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Layanan Dispendukcapil Pasuruan di Pekan Raya Santri Diserbu Pemohon</title>
		<link>https://memontum.com/layanan-dispendukcapil-pasuruan-di-pekan-raya-santri-diserbu-pemohon</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[diserbu]]></category>
		<category><![CDATA[Dispendukcapil]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[pemohon]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227337</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan &#8216;my darling&#8217; yang melayani dokumen administrasi kependudukan dan perekaman keliling, yang berada di Pekan Raya Santri 2025, banyak diminati masyarakat. Event yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Lapangan Achmad Yani Grati, itu benar-benar menyedot kehadiran masyarakat. Salah satu buktinya, hampir semua layanan publik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan &#8216;my darling&#8217; yang melayani dokumen administrasi kependudukan dan perekaman keliling, yang berada di Pekan Raya Santri 2025, banyak diminati masyarakat. Event yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Lapangan Achmad Yani Grati, itu benar-benar menyedot kehadiran masyarakat.</p>



<p>Salah satu buktinya, hampir semua layanan publik yang dihadirkan oleh Pemkab Pasuruan di stan-stan pameran, diserbu para warga. &#8220;Matur nuwon Mas Rusdi dan Gus Shobih sudah mendekatkan layanan publik ke sini. Jadi terbantukan sekali kami sekeluarga,&#8221; ungkap Sumirat (44), salah satu warga Desa Ranuklindungan Grati, Sabtu (01/11/2025) tadi.</p>



<p>Sumirat dan keluarga lainnya, termasuk warga yang menyerbu stan Dispendukcapil. Bahkan, sejumlah warga nampak menyambut positif sejumlah layanan yang dihadirkan.</p>



<p>Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih, pun menyaksikan sendiri bagaimana antusiasnya masyarakat dalam memanfaatkan 5 hari pekan raya santri 2025 di wilayah timur Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, layanan dokumen kependudukan merupakan bagian dari jemput bola pemerintah untuk mendekatkan layanan agar masyarakat tak perlu repot-repot mengurus ke kantor kecamatan atau bahkan ke Mall Pelayanan Publik di Raci, Bangil.</p>



<p>&#8220;Kami yang datang ke sini membantu urusan dokumen kependudukan. Ini cara cepat kami untuk jemput bola demi memudahkan warga tanpa harus ke MPP,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berdasarkan data dari Dispendukcapil, dalam satu hari, tak kurang dari 100 warga mengajukan permohonan KTP elektronik (KTP-el), 25 orang mengurus Kartu Keluarga (KK), 8 orang mengurus Akta Kelahiran dan 2 warga mendaftar Identitas Kependudukan Digital (IKD).</p>



<p>Kepala Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati KHM, mengatakan bahwa Pekan Raya Santri menjadi momentum untuk memberikan pelayanan prima secara langsung. &#8220;Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat tinggi,” jelasnya.</p>



<p>Tingginya animo masyarakat sempat membuat petugas kewalahan, terutama dalam melayani pembuatan KTP-el yang menjadi dokumen paling banyak diminati. “Alhamdulillah, semuanya terlayani dengan baik. Blanko KTP-el yang kami bawa bahkan habis. Banyak yang mengurus karena baru berusia 17 tahun atau ingin mengganti KTP yang rusak dan hilang,” jelasnya.</p>



<p>Tecto mengatakan, layanan jemput bola Dispendukcapil Pasuruan di Pekan Raya Santri Grati akan berlangsung hingga 4 November 2025, setiap hari pukul 09.00 hingga 15.00. Selain perekaman, pembuatan KTP dan KK, masyarakat juga bisa melakukan konsultasi terkait perubahan data keluarga, pemisahan KK, serta layanan kependudukan lainnya.</p>



<p>&#8220;Pelayanan yang diberikan meliputi perekaman, cetak KTP elektronik, perubahan KK, IKD, cetak KIA, akta kelahiran, akta kematian, pisah KK, Pembaharuan data serta surat keterangan pindah,&#8221; tegasnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227337</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT dan Hari Santri Nasional, Wabup Pasuruan Berangkatkan Ratusan Peserta Fun Run</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-dan-hari-santri-nasional-wabup-pasuruan-berangkatkan-ratusan-peserta-fun-run</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227334</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, bersama Ketua DPRD, Samsul Hidayat dan Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, berangkatkan peserta Fun Run 5K yang diselenggarakan RSUD Grati, Sabtu (01/11/2025) tadi. Gelaran ini, dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-7 RSUD Grati sekaligus rangkaian Hari Santri Nasional 2025. Dalam pelaksanaan itu, sedikitnya 500 pelari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, bersama Ketua DPRD, Samsul Hidayat dan Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Boga Bramiko, berangkatkan peserta Fun Run 5K yang diselenggarakan RSUD Grati, Sabtu (01/11/2025) tadi. Gelaran ini, dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-7 RSUD Grati sekaligus rangkaian Hari Santri Nasional 2025.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, sedikitnya 500 pelari dari berbagai daerah berkumpul di Halaman RSUD Grati. Komposisi pesertanya pun beragam, selain dari kalangan atlet dan komunitas pelari, masyarakat umum, pelajar, santri, karyawan dan karyawati RSUD Grati hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Dalam sambutan, Gus Shobih-sapaan Wakil Bupati Pasuruan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktur RSUD Grati, drg Dyah Retno Lestari, beserta jajarannya atas terselenggaranya pelaksanaan Fun Run 2025. “Maturnuwun Bu Retno dan semua jajaran RSUD Grati, yang sukses menggelar Fun Run. Ternyata, sesuatu yang ingin kita capai itu harus dengan ilmu. Dalam hal lari ini, pelari biasa atau pelari rumahan masih kalah unggul dengan pelari profesional,” kata Wabup Shobih.</p>



<p>Di sisi lain, Gus Shobih berharap agar ke depannya, RSUD Grati akan semakin berkembang dan lebih maju lagi. Sekaligus, mampu menjadi rumah sakit pilihan masyarakat Kabupaten Pasuruan, khususnya warga di sekitar Grati.</p>



<p>“Mudah-mudahan dengan HUT ke-7 yang diperingati dengan Fun Run hari ini, RSUD Grati semakin maju dan semakin profesional. Tentunya juga, semakin menjadi rumah sakit yang dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di momen yang sama itu, Wabup Gus Shobih berkesempatan melakukan potong tumpeng untuk kemudian diberikan kepada pimpinan RSUD Grati. Hal itu, sebagai simbol wujud rasa syukur atas ulang tahun dan eksistensi entitas penyelenggara pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah yang berlokasi di Kecamatan Grati tersebut.</p>



<p>Bahkan, dalam rangkaian momen itu juga terlihat, Wakil Bupati juga berkesempatan mengambil beberapa nomor undian hadiah. Sementara beberapa hadiah yang disiapkan, seperti sepeda listrik, kulkas, sepeda gunung dan beragam hadiah menarik lainnya.</p>



<p>Khusus bagi para pelari laki-laki maupun perempuan yang mencapai garis finish terlebih dahulu, disediakan hadiah istimewa. Yakni, uang tunai dan piagam penghargaan bagi para jawara, mulai dari Juara I, II dan III.</p>



<p>Sementara itu, Direktur RSUD Grati, Dyah Retno, menyebutkan jika sedikitnya ada 500 orang yang mengikuti Fun Run 5K. Sejumlah peserta, juga terdiri dari santri, masyarakat umum dan pegawai RSUD Grati.</p>



<p>“Sebenarnya kami batasi kuota peserta 500 orang saja. Namun karena antusiasme yang tinggi ingin mengikuti Fun Run ini, kami menambah kuota. Untuk start dan finish di RSUD Grati dengan rute sekitar wilayah Kecamatan Grati,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, event kompetisi lari yang berlangsung meriah tersebut diadakan perdana. Menariknya lagi, kegiatan olah raga dapat mengikutsertakan para santri, masyarakat umum dan tenaga kesehatan. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227334</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HSN 2025, Bupati Pamekasan Ajak Santri Berperan Aktif dalam Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hsn-2025-bupati-pamekasan-ajak-santri-berperan-aktif-dalam-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berperan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227837</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggelar Upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lapangan Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (22/10/2025) tadi. Pelaksanaan upacara tersebut, dihadiri Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan organisasi kemasyarakatan, lembaga dan badan otonom di bawah PCNU Pamekasan, serta santri perwakilan dari berbagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan menggelar Upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Lapangan Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Rabu (22/10/2025) tadi. Pelaksanaan upacara tersebut, dihadiri Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan organisasi kemasyarakatan, lembaga dan badan otonom di bawah PCNU Pamekasan, serta santri perwakilan dari berbagai pondok pesantren.</p>



<p>Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, dalam gelaran itu bertindak sebagai pembina dalam upacara Hari Santri dengan tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;. &#8220;Alhamdulillah, kita hari ini bisa melaksanakan Upacara Hari Santri Nasional 2025. Sebuah momentum yang selalu kita harapkan dengan penuh rasa cinta dan kebanggaan,&#8221; kata Kyai Kholil-sapaan Bupati Pamekasan, mengawali sambutan tertulis Menteri Agama, Prof Nasaruddin Umar.</p>



<p>Ditambahkannya, kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran besar pesantren, santri dan kyai dalam merebut negara kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah. Resolusi jihad yang didengungkan KH Hasyim Asy&#8217;ari, menjadi salah satu bukti nyata akan peran tersebut.</p>



<p>&#8220;Tahun ini merupakan 10 tahun ditetapkannya Hari Santri oleh pemerintah sejak tahun 2015. Dalam 10 tahun ini, kita melihat peran pesantren dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pesantren menjadi pusat pendidikan santri dalam mencari berbagai disiplin ilmu pengetahuan, sekaligus menempa diri dalam akhlak dan karakter. Dari pesantren telah lahir peserta didik yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga cerdas secara spiritual dan moral.</p>



<p>&#8220;Banyak dari kalangan pesantren yang telah menjadi tokoh nasional, pengusaha dan lain sebagainya. Bahkan, saat ini telah banyak santri berkiprah di level internasional,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dirinya mengajak para santri, untuk menempa diri dengan baik selama berada di pesantren, agar tidak sekadar menjadi penonton dalam setiap perubahan zaman. Karena santri harus menjadi pelaku sejarah dalam setiap perubahan tersebut.</p>



<p>&#8220;Kita juga bersyukur, pesantren telah dilibatkan dalam setiap program pemerintah. Seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), cek kesehatan massal gratis dan lain-lain. Oleh karena itu, kita patut menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI, Prabowo Subianto,&#8221; imbuhnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227837</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Santri, Dispangtan Kota Malang Salurkan Bantuan Sarpras Budidaya Ikan Air Tawar</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-santri-dispangtan-kota-malang-salurkan-bantuan-sarpras-budidaya-ikan-air-tawar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya]]></category>
		<category><![CDATA[dispangtan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[Sarpras]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227001</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2025, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang, memberikan bantuan kepada dua Pondok Pesantren (Ponpes) berupa satu set Sarana dan Prasarana (Sarpras) budidaya ikan air tawar, Rabu (22/10/2025) tadi. Pemberian bantuan itu, diserahkan saat apel pelaksanaan peringatan di Balai Kota Malang. Kepala Dispngtan Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2025, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang, memberikan bantuan kepada dua Pondok Pesantren (Ponpes) berupa satu set Sarana dan Prasarana (Sarpras) budidaya ikan air tawar, Rabu (22/10/2025) tadi. Pemberian bantuan itu, diserahkan saat apel pelaksanaan peringatan di Balai Kota Malang.</p>



<p>Kepala Dispngtan Kota Malang, Slamet Husnan, mengatakan bahwa bantuan tersebut diberikan sebagai upaya untuk menggerakkan kegiatan produktif di lingkungan pesantren. Selain itu, juga mengenalkan para santri pada kegiatan di luar kepesantrenan.</p>



<p>&#8220;Dua pesantren yang menerima bantuan ini sebelumnya telah mengajukan surat permohonan dan proposal. Kami tindak lanjuti dengan melakukan pengecekan lapangan untuk memastikan ketersediaan lahan dan sumber air, agar bantuan tepat sasaran,” ujar Slamet.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa bantuan tersebut terdiri dari kolam terpal, blower, probiotik, pakan ikan sebanyak 60 kilogram, serta bibit ikan nila sebanyak 250 ekor. Sebelumnya, Dispangtan Kota Malang juga telah menyalurkan fasilitas serupa ke sejumlah pesantren, termasuk Ponpes Bahrul Maghfiroh, yang kini memiliki unit usaha perikanan produktif.</p>



<p>“Salah satu yang sudah berjalan cukup baik adalah di Ponpes Bahrul Maghfiroh. Di sana, unit perikanan dikelola oleh mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya. Mereka menjalankan budidaya sekaligus pengolahan hasil ikan,” katanya.</p>



<p>Ke depan, nantinya Dispangtan Kota Malang juga akan terus melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) secara berkelanjutan melalui penyuluh perikanan. “Kami memiliki penyuluh yang bertugas melakukan pendampingan dan Monev agar bantuan yang kami berikan berupa budidaya ikan air tawar dengan sistem kolam terpal ini dapat terus berjalan,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, bahwa kegiatan tersebut juga untuk mendorong ketahanan pangan di lingkungan Ponpes. Selain itu, Dispangtan Kota Malang juga memfasilitasi dibidang pertanian, melalui urban farming. &#8220;Kami memfasilitasi baik budidaya perikanan dan urban farming yang sudah berjalan di lingkungan Ponpes,&#8221; imbuh Slamet. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227001</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semarak Hari Santri Nasional, Pemkot Malang Gelar Halal Market Day</title>
		<link>https://memontum.com/semarak-hari-santri-nasional-pemkot-malang-gelar-halal-market-day</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 06:50:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[market]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[semarak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Halal Market Day, di sekitar Jalan Gajahmada, pada Rabu (22/10/2025) hingga Kamis (23/10/2025) besok. Dalam kegiatan itu, menggandeng 40 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Malang, termasuk 10 diantaranya dari Pondok Pesantren. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar Halal Market Day, di sekitar Jalan Gajahmada, pada Rabu (22/10/2025) hingga Kamis (23/10/2025) besok. Dalam kegiatan itu, menggandeng 40 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Malang, termasuk 10 diantaranya dari Pondok Pesantren.</p>



<p>Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang, Achmad Sholeh, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Market Day menjadi ajang promosi dan penguatan kolaborasi antara pelaku UMKM dan dunia pesantren. “Tujuannya untuk menumbuhkembangkan, memasarkan, sekaligus mempopulerkan produk UMKM yang ada di Kota Malang. Termasuk, dari pondok pesantren yang sudah memiliki usaha. Harapannya, kegiatan ini bisa saling memotivasi dan mendorong agar UMKM semakin naik kelas,” ujar Sholeh.</p>



<p>Kemudian, ditambahkannya bahwa dari total 91 Ponpes yang ada di Kota Malang, sebanyak 21 diantaranya telah memiliki usaha UMKM. Namun karena keterbatasan tempat, hanya ada sebagian UMKM yang bisa ikut serta.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari makanan, pakaian, souvenir hingga buku hasil karya santri dan pesantren,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Terkait perkembangan UMKM di lingkungan pesantren, Sholeh menjelaskan bahwa Pemkot Malang terus memberikan dorongan dan pendampingan. “Kami terus memotivasi agar pesantren yang belum memiliki UMKM bisa bergerak dan maju. Untuk itu, kami berkolaborasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dengan memberikan pembekalan public speaking, ilmu agama dan juga kewirausahaan,” tuturnya.</p>



<p>Selain Halal Market Day, rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di Kota Malang juga diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari apel Hari Santri, penyerahan bibit ikan nila, penyerahan SLF untuk masjid dan pesantren, serta sertifikat halal untuk SPPG. &#8220;Itu semua merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pesantren di Kota Malang,” imbuh Sholeh. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Fawait Ajak Santri Jember untuk Terus Berprestasi dan Jaga Peradaban Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-ajak-santri-jember-untuk-terus-berprestasi-dan-jaga-peradaban-bangsa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[berprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226998</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2025, di Alun-Alun Jember Nusantara, Rabu (22/10/2025) tadi. Dalam peringatan yang mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, turut hadir Wakil Bupati Jember, Joko Susanto, Pimpinan DPRD Jember, jajaran Forkopimda serta ribuan santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Jember. Dalam sambutannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memimpin Apel Peringatan Hari Santri Nasional 2025, di Alun-Alun Jember Nusantara, Rabu (22/10/2025) tadi. Dalam peringatan yang mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, turut hadir Wakil Bupati Jember, Joko Susanto, Pimpinan DPRD Jember, jajaran Forkopimda serta ribuan santri dari berbagai pondok pesantren se-Kabupaten Jember.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Fawait mengajak seluruh santri untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Bahkan, santri diharapkan turut memperkuat komitmen terhadap NKRI, serta berperan aktif dalam membangun peradaban bangsa melalui pendidikan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.</p>



<p>&#8220;Bangsa ini berhutang kepada kiai, santri dan pondok pesantren. Kenapa, karena saat mengusir penjajah, saat merebut kemerdekaan, para kiai santri berada di garda terdepan mengorbankan jiwa raga bahkan nyawanya. Tapi akhir-akhir ini, ada pihak-pihak yang ingin menghapus sejarah itu dengan mendiskreditkan pesantren dan para kyai,&#8221; kata Bupati Fawait.</p>



<p>Karenanya, Bupati Fawait kemudian meminta, agar para santri dan kalangan pondok pesantren tidak perlu menyikapinya dengan emosional dengan berbuat negatif. Para santri diminta untuk menunjukan prestasi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tidak perlu emosi, tidak perlu berbuat onar. Kita tunjukan prestasi, bahwa santri ke depan lebih baik dari yang lainnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, juga menyampaikan dirinya terus berupaya untuk meningkatkan porsi beasiswa dan program pendidikan bagi santri pada tahun-tahun mendatang. &#8220;Porsi beasiswa tahun ini harus lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya. Saya ingin santri-santri di Jember, bisa meneruskan pendidikan di kampus di Jember, di kampus di seluruh Indonesia,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Untuk itu, Gus Fawait memohon doa agar diberi kemudahan untuk mewujudkan Jember Baru Jember Maju. &#8220;Kalau ada yang mengkritisi bahkan mencaci kita, senyumin saja, kita sholawatin saja. Kita buktikan dengan kerja nyata dimasa yang akan datang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Upacara peringatan sendiri juga diisi dengan penyerahan piala, hadiah dan piagam penghargaan bagi pemenang MTQ ke-XXXI serta lomba Peringatan Hari Santri tingkat Kabupaten Jember. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226998</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Santri Nasional, Pemkot Malang Berikan Gratis SLF dan PBG Bagi Ponpes</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-santri-nasional-pemkot-malang-berikan-gratis-slf-dan-pbg-bagi-ponpes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berikan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[ponpes]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226984</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar apel di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (22/10/2025) tadi. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam momen itu memimpin langsung apel yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Malang, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar apel di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (22/10/2025) tadi. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam momen itu memimpin langsung apel yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Kota Malang, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga para santri.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa ada tiga pesan yang telah dibacakan dari Menteri Agama. Pertama, menyampaikan duka cita atas meninggalnya santri di Sidoarjo.</p>



<p>&#8220;Kedua, menegaskan bahwa santri harus terus berjuang dan berbakti bagi bangsa dan negara, tanpa meninggalkan kultur tradisi. Namun, tetap beradaptasi dengan modernisasi,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam peringatan itu, Pemkot Malang juga menyerahkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) kepada Masjid Muhajirin Dirgantara, Kelurahan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang dan Ponpes Bahrul Maghfiroh, Kecamatan Lowokwaru. Selain itu, juga diberikan sertifikat halal untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ponpes Bahrul Maghfiroh.</p>



<p>&#8220;Ke depan nantinya akan kita berikan gratis untuk pengurusan PBG dan SLF, bagi seluruh Ponpes. Draft Perwal Ponpes sudah siap dan akan segera saya tandatangani,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakan, bahwa dalam kepengurusan SLF tentunya akan menggandeng perguruan tinggi. Hal itu dilakukan, karena setiap tahap harus didampingi oleh tenaga ahli yang tersertifikasi. Sehingga setiap pesantren dapat memperoleh pendampingan dalam proses analisa konstruksi dan kelengkapan teknis bangunan.</p>



<p>“Untuk pengurusan dan pembiayaannya gratis. Di Kota Malang ada 91 ponpes dan langkah ini kita lakukan bertepatan dengan peringatan Hari Santri,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226984</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Santri, Bupati Banyuwangi Serahkan Insentif untuk 14.241 Guru Ngaji</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-santri-bupati-banyuwangi-serahkan-insentif-untuk-14-241-guru-ngaji</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[14.241]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Insentif]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyalurkan insentif kepada sebanyak 14.241 guru ngaji. Insentif tersebut, diserahkan Bupati Ipuk, dalam Upacara Hari Santri Nasional, di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, yang dihadiri ribuan santri dan guru ngaji, Rabu (22/10/2025) tadi. Sekedar diketahui, Pemkab Banyuwangi telah memberikan insentif guru ngaji sejak 2011. Tahun ini, dialokasikan sekitar Rp [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyalurkan insentif kepada sebanyak 14.241 guru ngaji. Insentif tersebut, diserahkan Bupati Ipuk, dalam Upacara Hari Santri Nasional, di Halaman Kantor Bupati Banyuwangi, yang dihadiri ribuan santri dan guru ngaji, Rabu (22/10/2025) tadi.</p>



<p>Sekedar diketahui, Pemkab Banyuwangi telah memberikan insentif guru ngaji sejak 2011. Tahun ini, dialokasikan sekitar Rp 9,96 miliar untuk insentif guru ngaji.</p>



<p>&#8220;Dengan nilai-nilai religius yang masih sangat kental di Indonesia, guru ngaji tidak hanya pendidik namun juga menjadi tauladan anak-anak. Mereka berperan besar mengembangkan karakter serta akhlak anak-anak yang kelak menjadi tulang punggung bangsa ini,&#8221; kata Bupati Ipuk.</p>



<p>Dalam kesempatan sama, Bupati Ipuk juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi para guru ngaji, yang telah tetap istiqamah membimbing anak-anak dengan keikhlasan. Menjadi ujung tombak pembelajaran Al-Qur&#8217;an, pendidikan, serta pengembangan karakter dan menanamkan akhlak mulia anak bangsa.</p>



<p>“Pengabdian bapak dan ibu merupakan amal jariyah yang tidak ternilai. Insentif ini tidak sebanding dengan perjuangan dan keihklasan para guru ngaji,” tambah Bupati Ipuk.</p>



<p>Selain guru ngaji, setiap tahun Pemkab Banyuwangi juga memberikan insentif kepada guru rohani semua agama pengajar lembaga pendidikan non formal. Seperti, Sekolah Minggu di gereja dan sebagainya, meliputi guru agama Hindu, Buddha, Kristen, Katolik dan Konghucu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Yusdi Irawan, mengatakan penerima insentif pada 2025 sebanyak 14.241 orang guru ngaji. Jumlah ini, meningkat dari tahun 2024 yang sebanyak 14.119.</p>



<p>&#8220;Setiap tahun kami melakukan verifikasi penerima guru ngaji, baik untuk memasukkan guru-guru baru yang belum terdata maupun mengeluarkan guru ngaji yang sudah wafat,” kata Yusdi.</p>



<p>Untuk kriteria guru ngaji yang mendapatkan insentif, tambahnya, yakni mereka yang mengajar minimal 10 anak didik. &#8220;Penerimaannya bisa langsung diambil masing-masing oleh para guru ngaji ke bank yang ditunjuk,&#8221; tambah Yusdi.</p>



<p>Salah satu guru ngaji, Lailatul Muawanah, dari TPQ Darul Gufron, Kelurahan Kertosari, Banyuwangi, mengaku sangat bersyukur bisa mendapat insentif. &#8220;Insentif ini menjadi bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada kami para guru ngaji. Alhamdulillah, ini semakin memotivasi kami untuk terus mengajar dengan penuh semangat dan ikhlas,” kata Lailatul.</p>



<p>Hal yang sama, juga disampaikan Ustadzah Marhamah, dari Desa Bulusari, Kecamatan Kalipuro. “Alhamdulillah, ini menjadi motivasi kami. Semoga berkah untuk daerah ini dan seluruh pemimpin Banyuwangi,” kata Marhamah.&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Selain menyalurkan insentif guru ngaji, di upacara peringatan Hari Santri juga diberikan penghargaan pada pemenang Festival Anak Sholeh. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Forpimda Banyuwangi, diantaranya Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, Wakil Bupati, Mujiono dan Perwakilan Dandim 0825 dan Danlanal Banyuwangi, serta Ketua MUI, Kyai H Muhaimin Asmuni. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Apel Peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Jatim, Wabup Malang Sampaikan Peran Santri dan Kiai</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-apel-peringatan-hari-santri-tingkat-provinsi-jatim-wabup-malang-sampaikan-peran-santri-dan-kiai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=226993</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Apel Peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025 berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II Al Murtadlo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (22/10/2025) tadi. Dengan mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, apel ini dipimpin secara langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Apel Peringatan Hari Santri Tingkat Provinsi Jawa Timur 2025 berlokasi di Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II Al Murtadlo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Rabu (22/10/2025) tadi. Dengan mengusung tema &#8216;Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia&#8217;, apel ini dipimpin secara langsung Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Turut hadir dalam pelaksanaan itu, jajaran Forkopimda Jawa Timur, Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, serta para kiai dan tokoh agama dari berbagai wilayah Malang Raya.</p>



<p>Gubernur Khofifah dalam amanatnya menyampaikan bahwa para santri untuk meneladani semangat resolusi jihad yang dideklarasikan para ulama pendiri bangsa. Dirinya mengingatkan akan pentingnya sinergi antara ulama, umara dan seluruh elemen strategis bangsa dalam menjaga persatuan dan kedamaian negeri.</p>



<p>“Basis dari persaudaraan di negeri ini adalah masyarakat yang senang hidup rukun, damai dan tenteram. Maka yang mengganggu ketenangan dan kedamaian, mari bersama kita sampaikan pesan bahwa negara besar Indonesia membutuhkan kebersamaan untuk saling menjaga,” kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Pihaknya menekankan, bahwa Jawa Timur tidak dapat dilepaskan dari sejarah dan kontribusi besar dunia pesantren. Nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan kemandirian yang tumbuh di lingkungan pesantren, disebutnya sebagai fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat Jawa Timur.</p>



<p>Gubernur Jawa Timur menegaskan, bahwa Pemprov Jawa Timur memiliki komitmen kuat dalam memperkuat sumber daya manusia berbasis pesantren. Jatim menjadi provinsi pertama yang melahirkan Perda Fasilitasi Pengembangan Pesantren pada 2022, disusul Pergub Nomor 43 tahun 2023, agar kebijakan tersebut dapat dijalankan secara efektif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pemprov Jatim sudah bermitra dengan 138 perguruan tinggi, 11 UIN, 104 PTKIS, 22 Ma’had Aly dan Universitas Al Azhar Kairo. &#8220;Semua untuk memperkuat SDM pesantren agar berdaya saing global,” ujar Khofifah.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, hingga Agustus 2025, sebanyak 6.876 kader pesantren dan diniyah telah menerima beasiswa Pemprov Jatim, dengan 4.168 diantaranya berhasil menyelesaikan studi dari jenjang sarjana hingga doktoral. Selain itu, 28 ribu hafiz-hafizah serta 78.850 imam masjid juga mendapat tunjangan kehormatan dari Pemprov Jatim. Sebuah kebijakan yang disebutnya sebagai satu-satunya di Indonesia.</p>



<p>“Ke depan, program beasiswa akan kita kembangkan dengan memperkuat bidang Science, Technology, Engineering dan Mathematics (STEM) agar santri mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman,” papar Gubernur Jatim.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Lathifah menyampaikan bahwa sejarah santri sejak pra kemerdekaan sangatlah luar biasa. “Kiai dan santri tidak bisa dipisahkan dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Wakil Bupati Malang</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa Pemerintah Kabupaten Malang telah memberikan apresiasi kepada santri maupun pondok pesantren, yang ada di Kabupaten Malang sesuai dengan kemampuan anggaran pemerintah daerah. <strong>(pro/mlg/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">226993</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
