<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sarjana, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sarjana/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 May 2026 14:13:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sarjana, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Momen Dies Natalis Ke-69, Unikama Wisuda 450 Sarjana dan Pascasarjana</title>
		<link>https://memontum.com/momen-dies-natalis-ke-69-unikama-wisuda-450-sarjana-dan-pascasarjana</link>
					<comments>https://memontum.com/momen-dies-natalis-ke-69-unikama-wisuda-450-sarjana-dan-pascasarjana#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 May 2026 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[natalis]]></category>
		<category><![CDATA[Pascasarjana]]></category>
		<category><![CDATA[sarjana,]]></category>
		<category><![CDATA[unikama]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232615</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melaksanakan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 450 mahasiswa, akan menjalani prosesi wisuda, Sabtu (23/05/2026) besok. Rektor Unikama, Prof Dr Sudi Dul Aji MSi, mengatakan bahwa penyelenggaraan wisuda kali ini sangat spesial karena bertepatan dengan Dies Natalis Unikama yang ke 69. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melaksanakan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 450 mahasiswa, akan menjalani prosesi wisuda, Sabtu (23/05/2026) besok.</p>



<p>Rektor Unikama, Prof Dr Sudi Dul Aji MSi, mengatakan bahwa penyelenggaraan wisuda kali ini sangat spesial karena bertepatan dengan Dies Natalis Unikama yang ke 69. Dalam kurun waktu tersebut, Unikama telah tumbuh dan berkembang menjadi institusi pendidikan yang berkontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. &#8220;Sejarah panjang ini adalah bukti ketekunan, semangat dan komitmen kita semua dalam menjadikan Unikama sebagai kampus yang unggul dan humanis,&#8221; ujar Sudi, Jumat (20/05/2026) tadi.</p>



<p>Sudi menjelaskan, bahwa lulusan Unikama memiliki kompetensi kearifan lokal yang terus dikembangkan sebagai bekal di dunia kerja dan bermasyarakat. &#8220;Dari manapun mahasiswa tersebut, saat kuliah di Unikama harus bisa memahami kearifan lokal. Di setiap masing-masing program study, kami dorong untuk mengembangkan kearifan lokal sehingga menciptakan integritas, kebersamaan, gotong royong dan bertanggung jawab,&#8221; jelas Sudi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurut Sudi, bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab baru. Dirinya berharap setiap lulusan Unikama mampu beradaptasi, berkontribusi untuk dunia ketja, bangsa dan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Sesungguhnya perjalanan masih panjang. Dunia luar menanti kontribusi nyata. Dunia kerja, masyarakat dan bangsa ini membutuhkan insan-insan cendekia yang tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, integritas dan kepedulian sosial,&#8221; urainya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Panitia Wisuda, Leny Latifah MPd Kons, mengatakan untuk wisuda kali ini bertemakan Sulawesi. &#8220;Wisuda besok kami hadirkan suasana yang lebih segar dan berbeda. Tema Sulawesi adalah representasi dari Unikama yang multikultural. Setiap periode wisuda, kami mengambil tema daerah di Nusantara. Untuk tema Sulawesi, mulai baju dan tariannya akan bernuansa Sulawesi,&#8221; jelasnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/momen-dies-natalis-ke-69-unikama-wisuda-450-sarjana-dan-pascasarjana/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232615</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Warsubi Beri Beasiswa Milenial Sarjana untuk 30 Pelajar Kuliah di Universitas PGRI Jombang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-warsubi-beri-beasiswa-milenial-sarjana-untuk-30-pelajar-kuliah-di-universitas-pgri-jombang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 May 2025 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[milenial]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[sarjana,]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[warsubi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222480</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Bupati Jombang, Warsubi, memberikan Program Beasiswa Milenial Sarjana Strata Satu (S-1) Universitas PGRI Jombang, di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang, Senin (26/05/2025) tadi. Pelaksanaan yang diikuti Wakil Bupati Jombang, Salmanuddin Yazid, Kepala OPD, Ketua PPLP PT PGRI Jombang, Siyono, Kepala Sekolah se-Kabupaten Jombang, Kepala Desa se-Kabupaten Jombang hingga peserta didik penerima beasiswa dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Bupati Jombang, Warsubi, memberikan Program Beasiswa Milenial Sarjana Strata Satu (S-1) Universitas PGRI Jombang, di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang, Senin (26/05/2025) tadi. Pelaksanaan yang diikuti Wakil Bupati Jombang, Salmanuddin Yazid, Kepala OPD, Ketua PPLP PT PGRI Jombang, Siyono, Kepala Sekolah se-Kabupaten Jombang, Kepala Desa se-Kabupaten Jombang hingga peserta didik penerima beasiswa dan wali murid itu, memberikan beasiswa kepada 30 peserta didik di Kabupaten Jombang.</p>



<p>Bupati Warsubi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemkab Jombang sangat mengapresasi kepada para siswa-siswi penerima Beasiswa S-1 Milenial Jombang 2025. “Para penerima beasiswa merupakan siswa-siswi yang berprestasi. Mereka telah melalui proses seleksi yang panjang dan ketat. Ini membuktikan bahwa siswa-siswi terbaik dengan talenta dan prestasi luar biasa serta layak mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah untuk dipersiapkan menjadi sumber daya manusia Jombang yang unggul, berdaya saing dan berkualitas,” kata Bupati Jombang.</p>



<p>Bupati Warsubi juga menjelaskan, bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang lebih potensial dan kompeten. Sebab, pembangunan sumber daya manusia sebagai subjek yang sangat penting, di samping pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan.</p>



<p>“Beasiswa ini merupakan bentuk fasilitasi Pemda bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang kurang mampu, namun memiliki berprestasi. Tujuannya, agar bisa mengenyam pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.</p>



<p>Kepada para kepala desa, Bupati Warsubi berpesan agar memberikan ruang pengabdian yang lebih luas kepada mereka di desa. Sehingga, bisa menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan dan mengeksplorasi potensi desa agar berkembang lebih baik lagi ke depannya.</p>



<p>Bupati Warsubi juga mengungkapkan, bahwa upaya yang dilakukan ini adalah bagian dari program bersama untuk mewujudkan Jombang maju dan sejahtera untuk semua. “Berikan wadah bagi mereka untuk belajar dan membangun dirinya agar bertanggung jawab dalam membangun desanya. Kita cegah mereka dari kegiatan negatif di masa mudanya. Ajak mereka membangun desa menjadi desa yang rukun, sentosa, damai dan sejahtera bagi seluruh warganya,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua PPLP PT PGRI Jombang, Siyono, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang kepada Universitas PGRI Jombang (UPJB). Tentunya, atas pelaksanaan Program Beasiswa S1 Milenial Kabupaten Jombang dari APBD 2025.</p>



<p>&#8220;Program ini dilaksanakan untuk pertama kalinya dan terdapat sebanyak 30 orang siswa siswa penerima beasiswa,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa ini merupakan salah satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Jombang, dalam mewujudkan asta cita yaitu peningkatan sumber daya manusia (SDM). Peningkatan itu, dapat terwujud melalui sektor pendidikan. Sebab, pendidikan dapat merubah apapun yang ada, termasuk agent of change.</p>



<p>&#8220;Saya berharap anak-anak penerima beasiswa di didik dengan sebaik-baiknya, agar nantinya mampu memberikan perubahan di kalangan masyarakat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Selain itu, penerima beasiswa ini merupakan anak-anak pilihan yang mempunyai kemampuan, tetapi terkendala dari sisi ekonomi. &#8220;Melalui program ini, kita membantu untuk mewujudkan mimpi-mimpi mereka. Mimpi tanpa adanya eksekusi merupakan hal yang sangat mustahil. Anak-anak penerima beasiswa akan dibagi ke beberapa prodi berdasarkan prestasi masing-masing, sebab di UPJB memiliki banyak prodi,&#8221; urainya.</p>



<p>Sebagai lembaga, pihaknya berharap tidak hanya UPJB yang mendapatkan kesempatan. &#8220;Mudah-mudahan keinginan dari tim percepatan pengembangan dari Pemerintah Kabupaten Jombang dapat memberikan kuota lebih banyak lagi di tahun-tahun berikutnya,&#8221; harapnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222480</post-id>	</item>
		<item>
		<title>255 Mahasiswa Program Sarjana dan Magister Universitas PGRI Jombang Jalani Wisuda</title>
		<link>https://memontum.com/255-mahasiswa-program-sarjana-dan-magister-universitas-pgri-jombang-jalani-wisuda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[jalani]]></category>
		<category><![CDATA[magister]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sarjana,]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221696</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Universitas PGRI Jombang (UPJB) menggelar Upacara Wisuda Sarjana dan Magister 2025, di Auditorium Natuwar UPJB, Sabtu (03/05/2025) tadi. Pelaksanaan yang dipimpin langsung Rektor Universitas PGRI Jombang (UPJB), Munawaroh, juga dihadiri Wakil Bupati Jombang, Salmanuddin Yazid, Sekda Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, Forkopimda hingga orang tua wisudawan wisudawati. Wakil Bupati Salmanudin dalam sambutannya menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Universitas PGRI Jombang (UPJB) menggelar Upacara Wisuda Sarjana dan Magister 2025, di Auditorium Natuwar UPJB, Sabtu (03/05/2025) tadi. Pelaksanaan yang dipimpin langsung Rektor Universitas PGRI Jombang (UPJB), Munawaroh, juga dihadiri Wakil Bupati Jombang, Salmanuddin Yazid, Sekda Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, Forkopimda hingga orang tua wisudawan wisudawati.</p>



<p>Wakil Bupati Salmanudin dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan dan wisudawati program sarjana dan magister Universitas PGRI Jombang. Termasuk, dijelaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, karena melainkan ini adalah awal dari pendewasaan yang sesungguhnya.</p>



<p>&#8220;Kami berpesan, setelah ini para wisudawan wisudawati UPJB memiliki tanggung jawab tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk berkontribusi nyata bagi lingkungan sekitar serta untuk memajukan Kabupaten Jombang,&#8221; katanya.</p>



<p>Dirinya berharap, agar ilmu yang telah didapat bisa berguna dan bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, agama, bangsa dan negara. “Para wisudawan dan wisudawati adalah generasi penerus bangsa serta calon pemimpin untuk masa yang akan datang,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Wabup Salman menyampaikan, agar wisudawan dan wisudawati mampu merubah paradigma, yaitu setelah lulus bukan hanya untuk mencari pekerjaan, namun harus mampu untuk menciptakan lapangan pekerjaan. &#8220;Kami mengajak kepada wisudawan dan wisudawati agar tidak berhenti untuk belajar serta tidak lepas puas dengan apa yang telah dicapai selama ini. Kami juga menghimbau kepada civitas akademika, untuk terus mendukung program Jombang maju dan sejahtera untuk semua,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Munawaroh menyampaikan bahwa wisuda kali ini dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Sarjana, yang meliputi program studi (Prodi) Pendidikan Ekonomi, Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Prodi Pendidikan Matematika, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris serta Prodi Pendidikan Jasmani. Sedangkan untuk Program Magister, yaitu Prodi Pendidikan Matematika, Prodi Pendidikan Ekonomi dan Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia</p>



<p>&#8220;Totalnya ada 255 wisudawan dan wisudawati, yang menyelesaikan studi di Universitas Jombang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa dalam kurun waktu 2024, bidang pendidikan UPJB terus melakukan berbagai upaya strategis untuk menjamin dan meningkatkan mutu akademik secara berkelanjutan. Salah satu fokus utama 2025, adalah proses akreditasi enam program studi serta akreditasi institusi sebagai pendukung komitmen terhadap standar mutu nasional pendidikan tinggi. “Kami berkomitmen menjadikan Universitas PGRI Jombang sebagai kampus unggul yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Smart classroom dan Lab Terpadu merupakan salah satu langkah strategis kami dalam menyiapkan generasi pembelajar yang tangguh berkarakter dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ungkapnya.</p>



<p>UPJB sendiri, lanjutnya, juga siap menyongsong era society 5.0 dengan mencetak generasi yang mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan secara harmonis, melalui implementasi Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka.</p>



<p>&#8220;Capaian Universitas PGRI Jombang pada kurun waktu 2024 hingga 2025, diantaranya seperti memberikan kepercayaan dengan beasiswa KIP kuliah sebanyak 60 mahasiswa dan pada 2025 kembali diberikan kepercayaan oleh pemerintah untuk memberikan beasiswa KIP kuliah sebanyak 30 mahasiswa Program Sarjana dan 18 mahasiswa Program Magister dengan total 48 mahasiswa beasiswa penuh tanpa ada biaya sama sekali,&#8221; tambahnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221696</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hadiri Dies Maulidiyah dan Wisuda Sarjana, Pj Bupati Lumajang Ingatkan Inspirasi dan Agen Perubahan</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-dies-maulidiyah-dan-wisuda-sarjana-pj-bupati-lumajang-ingatkan-inspirasi-dan-agen-perubahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jan 2024 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[maulidiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[sarjana,]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204443</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menghadiri acara Dies Maulidiyah ke-10 dan Wisuda Sarjana (S1) ke-5 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Lumajang Tahun Akademik 2023/2024 di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Sabtu (13/01/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Bupati mengapresiasi pelaksanaan itu. Termasuk, mendorong agar wisudawan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lumajang</strong> &#8211; Pj Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, menghadiri acara Dies Maulidiyah ke-10 dan Wisuda Sarjana (S1) ke-5 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Miftahul Ulum Lumajang Tahun Akademik 2023/2024 di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Sabtu (13/01/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Bupati mengapresiasi pelaksanaan itu. Termasuk, mendorong agar wisudawan STAI Miftahul Ulum Lumajang untuk menjadikan gelar sarjana sebagai tanggung jawab untuk menginspirasi, memberikan kontribusi nyata dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.</p>



<p>Tidak ketinggalan, Pj Bupati juga menekankan pentingnya menjadi pemimpin dalam bidang keilmuan, sosok yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan bertanggung jawab. Sehingga, ilmu yang diperoleh selama empat tahun di STAI Miftahul Ulum Lumajang, bukan hanya bekal pribadi, tetapi amanah untuk menjadi kekuatan positif bagi masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Bupati Yuyun juga mengajak wisudawan untuk membuktikan bahwa pendidikan adalah perjalanan pembentukan karakter dan integritas serta menekankan peran ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kehidupan dalam menciptakan dampak positif. Dirinya juga mengharapkan, agar wisudawan diharapkan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk menyelesaikan permasalahan global, membangun harmoni antar individu dan menjadikan masyarakat lebih baik.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Bupati juga memberikan pesan kepada seluruh elemen di lingkungan STAI Miftahul Ulum Lumajang, untuk menjaga kebersamaan, terus berkembang dan menjadi lembaga responsif terhadap tuntutan zaman. &#8220;Semoga, setiap langkah diwarnai oleh kesusksesan, keberkahan dan kebahagiaan serta menjadi kebanggaan almamater,&#8221; katanya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204443</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tesis Program Paska Sarjana, Bupati Trenggalek ingin Pengambilan Kebijakan Berbasis Spirit Bung Karno</title>
		<link>https://memontum.com/tesis-program-paska-sarjana-bupati-trenggalek-ingin-pengambilan-kebijakan-berbasis-spirit-bung-karno</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jul 2023 09:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[bung]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingin]]></category>
		<category><![CDATA[karno]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan]]></category>
		<category><![CDATA[paska]]></category>
		<category><![CDATA[pengambilan]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[sarjana,]]></category>
		<category><![CDATA[spirit]]></category>
		<category><![CDATA[tesis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192417</guid>

					<description><![CDATA[MemontumTrenggalek &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengikuti sidang tesis program Pasca Sarjana di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Dalam tesisnya, Bupati Arifin mengangkat banyak sudut pandang Bung Karno, dalam bukunya Sarinah dan Pengarustamaan Gender di daerahnya. Ternyata, banyak alasan yang dikuak dalam tesis ini. Yaitu, kenapa suami Novita Hardiny ini getol memperjuangkan pemberdayaan perempuan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>MemontumTrenggalek</strong> &#8211; Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, mengikuti sidang tesis program Pasca Sarjana di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Dalam tesisnya, Bupati Arifin mengangkat banyak sudut pandang Bung Karno, dalam bukunya Sarinah dan Pengarustamaan Gender di daerahnya.</p>



<p>Ternyata, banyak alasan yang dikuak dalam tesis ini. Yaitu, kenapa suami Novita Hardiny ini getol memperjuangkan pemberdayaan perempuan di daerahnya atau Trenggalek. Pertama, ingin spirit dari Bung Karno itu bisa terus berkobar dan juga terus mewarnai hingga pengambilan kebijakan sampai saat ini.</p>



<p>Urgensi yang cukup penting itu, mendorong perempuan dan kelompok rentan berdaya bila pemerintah ingin mengentaskan kemiskinan ekstrem dan juga stunting. Pasalnya, 40 persen angka kemiskinan ekstrem di Trenggalek, menyasar perempuan dan kelompok rentan.</p>



<p>&#8220;Kita selama ini kalau ngomong program hingga kebijakan, khususnya pada pemberdayaan perempuan, kemudian yang prespektif gender, itu belum terlalu banyak. Padahal, urgensi kita saat ini minim sekali program-program yang kemudian menyasar perempuan dan kelompok rentan,&#8221; kata Mas Ipin, dalam paparannya, Selasa (04/07/2023) siang.</p>



<p>Dirinya mencontohkan, pesan Presiden Jokowi yang menginginkan kemiskinan ekstrem itu bisa 0. Bagaimana kemiskinan ekstrem bisa 0, bila kemudian banyak data kemiskinan ekstrem seperti di Trenggalek, itu 40 persen adalah perempuan. Tentu, tidak bakal mentas kalau tidak menyentuh ke arah itu.</p>



<p>&#8220;Kemudian terkait masalah stunting, tidak bisa diatasi kalau pendidikan pengasuhan tidak ditingkatkan begitu juga dengan ekonominya. Jadi, mengangkat ini alasannya satu. Kita ingin bahwa spirit dari Bung Karno, ini kemudian bisa terus berkobar dan juga terus mewarnai hingga pengambilan kebijakan sampai saat ini,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ditambahkan Bupati Arifin, bahwa struktur penulisan buku Sarinah itu dari bab pertama, babnya ada keselarasan dengan gender analisis yang dikembangkan oleh Kementrian PPPA. &#8220;Kenapa saya bisa katakan demikian, karena Bung Karno membuka babnya dengan data terpilah gender. Bung Karno memperlihatkan bagaimana perempuan itu tidak lemah sampai menyangkal beberapa data-data,&#8221; terangnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Seperti contoh data perbandingan otak laki-laki dengan perempuan. Di Buku Sarinah, dikupas karena banyak orang yang mengatakan bahwa perempuan itu kelas ke 2, karena otaknya tidak lebih berat daripada laki-laki.</p>



<p>Terus Bung Karno menyangkal, laki-laki otaknya lebih berat karena badannya lebih besar. Sehingga, bila dikorelasikan dengan seluruh masa otot keseluruhan, maka prosentasenya lebih besar komposisi otak perempuan.</p>



<p>Ditanya mengenai tesisnya apakah mempengaruhi terhadap basis data saat ini, bapak tiga anak itu menjelaskan banyak pengaruhnya. Karena, program pemberdayaan perempuan yang dilakukan tidak hanya sekedar pemberdayaan dan seharusnya tidak hanya berhenti pada individu perempuan itu, akan tetapi secara ekosistem.</p>



<p>&#8220;Kalau kata Bung Karno, itu sosialisme. Karena apa? Kalau perempuan itu diberdayakan secara individu-individu sendiri yang terjadi justru persaingan usaha antar sesama perempuan yang diberdayakan. Yang ada, justru yang bertahan adalah siapa yang paling kuat, sedang yang tidak kuat maka dia akan mati. Kalau dia mati, maka apa gunanya kita meniti pemberdayaan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Masih kata bupati, dalam istilah sosialisme pasti ngerti yang serem-serem, tapi ini bukanlah yang seperti itu. Menceritakan pengalamannya di California, yang di sana ada sebuah komunitas pembiayaan dimana pengusaha pengusaha sukses yang dibantu oleh pemerintah melakukan donasi berupa uang.</p>



<p>Kemudian, donasi ini digunakan untuk mendidik perempuan lain yang selama ini belum sesukses mereka. Termasuk, bila ada sesama perempuan yang mau konsultasi bisnis, harus wajib mengajari.</p>



<p>&#8220;Semangat seperti itu, kadang belum ada di kita. Kadang justru di tempat kita, mikirnya kalau resepnya ditiru maka justru tidak laku,&#8221; jelas Bupati Arifin. <strong>(mil/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192417</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
