<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Satpas Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/satpas-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Mar 2020 10:53:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Satpas Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pemohon SIM di Kota Malang Turun 40 Persen, Perpanjangan Dapat Toleransi 14 Hari</title>
		<link>https://memontum.com/pemohon-sim-di-kota-malang-turun-40-persen-perpanjangan-dapat-toleransi-14-hari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Mar 2020 10:46:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Satpas Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109245</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Antisipasi penyebaran Virus Corona/ Covid-19, nampaknya membuat masyarakat merasa kuatir dan memilih menahan diri di rumah. Salah satunya dalam pengurusan SIM di Satpas Kota Malang. Dalam beberapa hari ini, pemohon SIM baik baru maupun perpanjangan semakin menurun. Bahkan angka penurunannya bisa mencapai 40 persen. Hal itu seperti yang dijelaskan oleh Kasat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Antisipasi penyebaran Virus Corona/ Covid-19, nampaknya membuat masyarakat merasa kuatir dan memilih menahan diri di rumah. Salah satunya dalam pengurusan SIM di Satpas Kota Malang. Dalam beberapa hari ini, pemohon SIM baik baru maupun perpanjangan semakin menurun. Bahkan angka penurunannya bisa mencapai 40 persen.</p>
<p>Hal itu seperti yang dijelaskan oleh Kasat Lantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto SH SIK, pada Sabtu (21/3/2020) pagi seusai sosialisasi pencegahan Covid -19 dan pembagian Masker serta Hand Sanitizer di Pos Lantas Alun-Alun Kota Malang.</p>
<p>&#8220;Pelayanan SIM masih tetap dari pukul 08.00 hingga pukul 12.00. Namun jumlah pesertanya menurun dari biasanya. Kemungkinan karena antisipasi wabah Corona. Kalau biasanya pemohon SIM rata-rata 100 pemohon setiap harinya, saat ini hanya kisaran 60 pemohon. Angka penurun nya mencapai 40 persen,&#8221; ujar Kompol Priyanto. Selain itu sejak tanggal 18 Maret hingga akhir Maret 2020, pemohon SIM perpanjangan mendapat toleransi.</p>
<p>&#8220;Imbauan dari Korlantas, bagi pemohon perpanjangan SIM dari tanggal 18 Maret hingga akhir Maret 2020, mendapat toleransi. Kalau biasanya telat 1 hari harus membuat SIM baru, namun untuk saat ini kami berikan toleransi. Mungkin mereka tidak bisa datang ke Satpas dan tidak keluar rumah karena antisipasi Corona, kami berikan toleransi kelonggaran hingga akhir Maret 2020,&#8221; ujar Kombes Pol Priyanto. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Urus SIM Baru dan Perpanjangan, Harus Lulus Tes Psikologi</title>
		<link>https://memontum.com/urus-sim-baru-dan-perpanjangan-harus-lulus-tes-psikologi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2019 14:04:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Satpas Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<category><![CDATA[Tes Psikologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/102307-urus-sim-baru-dan-perpanjangan-harus-lulus-tes-psikologi</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Ada aturan baru dalam permohonan pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) baik baru mauoun perpanjangan. Kalau biasanya hanya syaratnya harus membawa KTP dan surat kesehatan dari dokter, namun mukai Senin (16/12/2019) harus dilengkapi juga surat lulus tes psikologi. Hal itu berlaku di seluruh Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi) SIM termasuk juga Satpas Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Ada aturan baru dalam permohonan pembuatan SIM (Surat Izin Mengemudi) baik baru mauoun perpanjangan. Kalau biasanya hanya syaratnya harus membawa KTP dan surat kesehatan dari dokter, namun mukai Senin (16/12/2019) harus dilengkapi juga surat lulus tes psikologi.</p>
<p>Hal itu berlaku di seluruh Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi) SIM termasuk juga Satpas Kota Malang.</p>
<p>Para pemohon SIM, harus terlebih dahulu dinyatakan sehat jasmani dan juga sehat rohani. Kalau sehat jasmani adalah surat keterangan sehat dari dokter dan sehat rohani adalah surat jeterangan lulus tes psikologi.</p>
<p>Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Priyanto SH SIK menjelaskan bahwa sosialisasi adanya syarat tes psikologi dalam permohonan SIM sudah dilakukan sejak 3 bulan lalu.</p>
<p>&#8220;Kalau sosialisasinya sudah lama kita lakukan dan mulai diberlakukan sejak 16 Desember 2019. Penerbitan SIM baru mapun perpanjangan di Satpas Kota Malang, syaratnya harus melampirkan tes psikologi dari biro psikologi,&#8221; ujar AKP Priyanto, Selasa (17/12/2019) siang.</p>
<p>Surat tes kesehatan dan tes psikologi menjadi salah satu pendukung untuk menekan angka laka lantas.</p>
<p>&#8220;Persyaratan mengurua SIM harus sehat jasmani dan rohani. Seperti halnya surat kesehatan, penerbitannya diluar Satpas. Kita hanya menerima lampiran bahwa yang bersangkutan dinyatakan sehat oleh dokter.</p>
<p>Begitu juga dengan psikologi, bahwa yang bersangkutan sehat rohani dibuktikan dengan suray keterangan dari tes psikologi. Langkah ini jelas mendukung penekanan angka laka lantas,&#8221; ujar AKP Priyanto.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, AKP Priyanto juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk aelalu berhati-hati dalam berlalu lintas.</p>
<p>&#8220;Karena ini musim hujan jalanan menjadi licin supaya masyarakat selalu berhati-hati dalam berkendara. Harus selalu sabar dan kesadaran diri berlalu lintas semakin ditingkatkan,&#8221; ujar AKP Priyanto. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">102307</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Petugas Satpas Kota Malang  Berkostum Pejuang, Semarak HUT RI ke 74</title>
		<link>https://memontum.com/petugas-satpas-kota-malang-berkostum-pejuang-semarak-hut-ri-ke-74</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2019 08:26:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[HUT RI]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[Satpas Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=90486</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Petugas Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) Lalu Lintas Polres Malang Kota memakai kostum pejuang kemerdekaan dalam melayani pemohon SIM. Hal itu terlihat pada Jumat (16/8/2019) pagi di Kantor Satpas Kota Malang Jl Dr Wahidin, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tentunya hal ini dilakukan dalam memperingati dan menyemarakan HUT RI (Republik Indonesia) ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Petugas Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM) Lalu Lintas Polres Malang Kota memakai kostum pejuang kemerdekaan dalam melayani pemohon SIM. Hal itu terlihat pada Jumat (16/8/2019) pagi di Kantor Satpas Kota Malang Jl Dr Wahidin, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tentunya hal ini dilakukan dalam memperingati dan menyemarakan HUT RI (Republik Indonesia) ke 74.</p>
<p>Semua petugas baik kepolisian dan maupun PNS seluruhnya memakai baju retro ala pejuang kemerdekaan. Diharapkan dengan suasana kemerdekaan ini mampu menggugah semangat juang bagi generasi penerus bangsa. Hal ini menarik perhatian para pemohon SIM hingga membuat semangat saat mengikuti ujian baik praktik maupun teori.</p>
<div id="attachment_90491" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190816-WA0107-copy.jpg?ssl=1"><img aria-describedby="caption-attachment-90491" decoding="async" class="size-full wp-image-90491" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190816-WA0107-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Kanit Regident Iptu Gana saat meninjau lokasi prektek ujian kendaraan roda empat. (gie)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190816-WA0107-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190816-WA0107-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190816-WA0107-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190816-WA0107-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/08/IMG-20190816-WA0107-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-90491" class="wp-caption-text"><strong>Kanit Regident Iptu Gana saat meninjau lokasi prektek ujian kendaraan roda empat. (gie)</strong></p></div>
<p>Kanit Regident, Iptu Gana Dhirotsaha SIK MSi, saat ditemui di Satpas Kota Malang, mengatakan bahwa hal ini dilakukan dalam menyambut kemerdekaan RI ke 74. &#8221; Pelayanan Satpas dan Samsat Kota Malang, menggunakan pakaian pejuang kemerdekaan. Ini untuk menyemarakkan semangat perjuangan,&#8221; ujar Iptu Gana.</p>
<p>Semangat juang kemerdekaan harus tetap ada dan digelorakan. &#8221; Perjuangan harus terus ada dan digelorakan. Kita harus turut berinovasi dalam teknologi informasi seperti jargon Presiden Jokowi dalam HUT RI ke 74 , SDM Unggul, Indonesia Maju,&#8221; ujar Iptu Gana.</p>
<p>Dia juga menjelaskan bahwa SIM merupakan suatu kompetensi bagi pengendara kendaraan baik roda 2 maupun roda 4. &#8221; SIM merupakan suatu kompetensi. Karena ini demi kebaikan diri sendiri dalam keselamatan berlalu lintas,&#8221; ujar Iptu Gana.</p>
<p>Dalam waktu dekat, akan ada event sayembara bagi masyarakat untuk mendapatkan SIM secara gratis. &#8221; Dalam waktu dekat akan ada sayembara di media sosial bahi warga Kota Malang. Bagi yang beruntung akan mendapat SIM geratis, namun harus sesuai ketentuan lulus uji teori dan praktik,&#8221; ujar Iptu Gana. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">90486</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jelang Lebaran, Pemohon SIM Meningkat 20 Persen</title>
		<link>https://memontum.com/jelang-lebaran-pemohon-sim-meningkat-20-persen</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 May 2019 11:40:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Satpas Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SIM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=85176</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jelang lebaran, pemohon SIM di Satpas Kota Malang Jl Dokter Wahidin, Kota Malang, meningkat 20 persen. Seperti halnya terlihat pada Selasa (28/5/2019) pagi, pemohon SIM baik baru mapun perpanjangan tampak berjubel. Kalau pemohon SIM baru biasanya hanya sampai 60 orang perhari, kini bisa mencapai 70 orang. Begitu juga dengan pemohon perpanjang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Jelang lebaran, pemohon SIM di Satpas Kota Malang Jl Dokter Wahidin, Kota Malang, meningkat 20 persen. Seperti halnya terlihat pada Selasa (28/5/2019) pagi, pemohon SIM baik baru mapun perpanjangan tampak berjubel. Kalau pemohon SIM baru biasanya hanya sampai 60 orang perhari, kini bisa mencapai 70 orang. Begitu juga dengan pemohon perpanjang SIM, kalau biasanya 150 pemohon, kini meningkat menjadi 170 pemohon.</p>
<p>Menurut keterangan Kanit Regident Sat Lantas Polres Malang Kota Ipda Sunarko mengatakan bahwa kenaikan pemohon SIM ini terjadi sejak 2 hari ini. &#8221; Sejak 2 hari ini meningkat 20 persen. Pemohon mungkin mengantisipasi libur lebaran,&#8221; ujar Ipda Sunarko.</p>
<p>Pelayanan SIM bakal libur pada 30 Mei hingga 9 Juni 2019. Untuk pemohon SIM perpanjangan yang SIM nya mati antara tanggal 30 Mei hingga 9 Juni, bisa melakukan perpanjangan pada 10 Juni hingga 18 Juni 2019.</p>
<p>&#8221; Kalau SIM beralhir 30 Mei sampai 9 Juni bisa memperpanjang pada 10 Juni hingga 18 Juni 2019. Namun kalau mengurusnya pada 19 Juni, maka pemohon harus membuat SIM baru. Kami imbau supaya pengendara kendaraan bermotor berhati-hati di jalan. Patuhi pelaturan lalu lintas. Dikarenakan volume kendaraan semakin neningkat ,&#8221; ujar Ipda Sunarko. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">85176</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
