<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>satu &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/satu/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Aug 2023 07:09:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>satu &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Lupa Matikan Kompor, Satu Rumah di Probolinggo Hangus Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-lupa-matikan-kompor-satu-rumah-di-probolinggo-hangus-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Aug 2023 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[hangus]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kompor,]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lupa]]></category>
		<category><![CDATA[matikan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194855</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kebakaran rumah terjadi di Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (02/08/2023) malam. Kebakaran tersebut, diduga karena pemilik rumah lupa tidak mematikan kompor saat meninggalkan rumah. Seorang saksi mata, Imron, mengatakan bahwa peristiwa kebakaran rumah tersebut menimpa rumah milik Faisol. Saat kejadian atau sekitar pukul 18.00 WIB, warga sedang tahlilan di lokasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kebakaran rumah terjadi di Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (02/08/2023) malam. Kebakaran tersebut, diduga karena pemilik rumah lupa tidak mematikan kompor saat meninggalkan rumah.</p>



<p>Seorang saksi mata, Imron, mengatakan bahwa peristiwa kebakaran rumah tersebut menimpa rumah milik Faisol. Saat kejadian atau sekitar pukul 18.00 WIB, warga sedang tahlilan di lokasi yang tidak jauh dari TKP. Karenanya, begitu ada kebakaran, warga pun spontan bereaksi.</p>



<p>&#8220;Saat kejadian, tahlilan pada waktu itu masih belum selesai. Jadi, saat kebakaran itu yang tahlilan langsung bergegas membantu memadamkan api,&#8221; katanya, saat dikonfirmasi Kamis (03/08/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkot-malang-rencanakan-bangun-skywalk-di-dua-lokasi-dari-dana-bank-dunia">Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/objek-wisata-banyuwangi-2026-perkuat-seni-dan-budaya-masyarakat">Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/cara-unik-umkm-malang-kenalkan-gamis-bordir-gandeng-petugas-kebersihan-jadi-model-ramadan">Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kecamatan-lumbang-dan-potensi-produksi-madu-yang-dihasilkan">Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/antisipasi-pewarna-makanan-berlebih-wali-kota-malang-siapkan-tes-sampel-di-pasar-takjil">Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil</a></li>
</ul>


<p>Saat itu, paparnya, diketahui pemilik rumah sedang bepergian untuk membeli jamu. Karenanya, warga setempat kemudian menghubungi korban melalui sambungan HP untuk mengabarkan bahwa rumahnya telah terbakar. &#8220;Orangnya keluar ke Kraksaan, beli jamu katanya. Sampai di Desa Sentong (Kecamatan Krejengan, red), korban kemudian putar balik pulang karena dapat telpon. Sementara istri korban, itu merantau ke Bali,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Damkar Kabupaten Probolinggo, Kusumo, mengatakan bahwa ada dugaan api yang membakar rumah korban berasal dari kompor yang lupa tidak dimatikan. Sehingga, muncul api membakar rumah.</p>



<p>&#8220;Dugaannya seperti itu. Namun untuk keterangan pastinya, bisa konfirmasi ke petugas kepolisian,&#8221; ujarnya. <strong>(nun/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194855</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Korban Terseret Ombak Ditemukan Meninggal, RSUB Malang Beberkan Perkembangan Mahasiswa WNA</title>
		<link>https://memontum.com/satu-korban-terseret-ombak-ditemukan-meninggal-rsub-malang-beberkan-perkembangan-mahasiswa-wna</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 12:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[beberkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[ombak]]></category>
		<category><![CDATA[perkembangan]]></category>
		<category><![CDATA[rsub]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192990</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap para korban terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Kecamatan Bantue, Kabupaten Malang. Dalam pencarian di hari keempat ini, akhirnya tim gabungan mendapatkan hasil. Selasa (11/07/2023) sekitar pukul 12.30, Tim SAR gabungan dan Paguyuban Nelayan Popoh, berhasil menemukan satu jenazah. Hasil identifikasi oleh Tim Inafis, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap para korban terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Kecamatan Bantue, Kabupaten Malang. Dalam pencarian di hari keempat ini, akhirnya tim gabungan mendapatkan hasil.</p>



<p>Selasa (11/07/2023) sekitar pukul 12.30, Tim SAR gabungan dan Paguyuban Nelayan Popoh, berhasil menemukan satu jenazah. Hasil identifikasi oleh Tim Inafis, menyatakan bahwa jenazah yang ditemukan atas nama I Made Indraprastha (42), warga Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>



<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Surabaya, yang juga selaku selaku SAR Misson Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi, membenarkan adanya penemuan tersebut. &#8220;Korban ditemukan di lokasi yang berada di koordinat 8° 18&#8242; 16&#8243; S 112° 53&#8242; 50&#8243; E atau berjarak sekitar 6,73 km dari lokasi kejadian,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dengan ditemukannya I Made, maka pencarian akan berfokus kepada Jana Olivia Soland (24) warga Swiss dan Bayu, guide, yang hingga kini belum ditemukan. Dalam kejadian itu, dua orang juga berhasil selamat, setelah sempat terbawa ombak.</p>



<p>Sementara itu, paska mengalami insiden terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang Malang Selatan, salah satu korban asal spanyol yang juga mahasiswa FKUB, Ana Brieva Raimirez (23), terus mendapatkan perawatan intensif di RSUB. Untuk kondisinya, pun saat ini sudah cukup baik.</p>



<p>Direktur RSUB, dr Viera Wardani M.Kes, dalam konferensi pers menyampaikan jika kondisi Ana setelah dilakukan pemeriksaan sebelumnya, mengalami dehidrasi sedang, karena kekurangan cairan dan tidak mendapat asupan. Kemudian, mengalami surnburn (terpapar sinar matahari) dan mengalami traumatis.</p>



<p>“Berdasarkan pertimbangan dokter, audari Ana perlu ditemani. Namun tidak perlu terlalu banyak dan perlu pembatasan kunjungan. Hingga saat ini perkembangannya pun cukup positif. Tapi, perlu waktu Ana melakukan fungsinya secara mandiri,” jelas dr Viera Wardani saat konferensi pers di Gedung FKUB, Selasa (11/07/2023) sore.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, Ana mengalami kondisi psikologi yang tidak berat. Namun, sudah diberikan terapi psikologis yang suportif, sehingga pada Rabu (12/07/2023) besok, akan dilakukan evaluasi menyeluruh terkait dengan kondisi Ana saat ini.</p>



<p>“Kondisi psikologis sudah bisa kita kelola. Evaluasi dari para psikolog sudah diberikan dengan baik oleh pihak RSUB. Mengenai efek sunburn karena terpapar sinar matahari akan menimbulkan dampak, itu besok akan dievaluasi juga apakah dia bisa melakukan perawatan sendiri setelah dipulangkan. Mohon doanya agar segera pulih,” lanjutnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Internasional Relations Office FKUB, dr Happy Kurnia Permatasari, Ph.D, mengatakan jika pihaknya juga telah melakukan kerja sama dengan Kedutaan Spanyol dan orang tua Ana. Untuk keputusan kembali ke negara asal atau melanjutkan Study Exchange di FKUB, menurutnya itu keputusan dari diri Ana sendiri.</p>



<p>“Untuk keputusan dia untuk kembali atau meneruskan (pendidikan, red). Tidak bisa kedutaan mempengaruhi keputusan personal. Dari evaluasi awal, beliau ingin melanjutkan kegiatan ini. Sebetulnya, dia ingin segera melanjutkan program exchange ke RS,” ujar Happy.</p>



<p>Lebih lanjut, mengenai mahasiswa asing lainnya yang sampai dengan saat ini belum ditemukan, yaitu Jana Olivia Soland (23) warga Swiss, masih dilakukan pencarian secara intensif oleh Tim SAR yang bekerjasama dengan banyak pihak.</p>



<p>“Kami sampai dengan saat ini masih melakukan upaya pencarian. Tentunya juga dengan bekerjasama dengan Tim SAR, TNI Polri, dan tiap hari ada dosen yang stanby di sana. Jadi kami membuat shift,” lanjutnya.</p>



<p>Saat disinggung mengenai insiden tersebut menjadi tanggung jawab dari pihak FKUB atau pihak Event Organizer, Kepala Pengelola Informasi dan Kehumasan FKUB, dr Holipah Ph.D, mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa menjawab hal tersebut. “Kami tidak bisa menjawab, karena akan mempelajari,” imbuh Holipah singkat. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192990</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pelajar Jombang Jadi Project Implementasi Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar</title>
		<link>https://memontum.com/pelajar-jombang-jadi-project-implementasi-sosialisasi-program-satu-rekening-satu-pelajar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 10:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[implementasi]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[project]]></category>
		<category><![CDATA[rekening]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192995</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang serta Bidang Perekonomian menggelar Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar). Sosialisasi itu, dihadiri Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Layanan Informasi dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Asisten Administrasi Umum Provinsi Jawa Timur, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang serta Bidang Perekonomian menggelar Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar). Sosialisasi itu, dihadiri Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Layanan Informasi dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Asisten Administrasi Umum Provinsi Jawa Timur, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, OPD dan direksi sejumlah bank, Selasa (11/07/2023) tadi.</p>



<p>Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah, Erdiriyo, dalam kesempatan itu lebih banyak menyampaikan pesan dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. Dimana, bahwa tingkat partisipasi menabung masyarakat Indonesia, sebesar 30 persen. Itu artinya, termasuk dalam kategori negara kaya.</p>



<p>Sementara itu, Layanan Informasi dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Evita Manthovani, mengatakan bahwa gerakan satu rekening satu pelajar merupakan bagian dari inklusif keuangan sekaligus gerakan nasional revolusi mental dalam program Gerakan Indonesia Mandiri.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Harapan dari pemerintah pusat, bahwa kegiatan menabung menjadi awal upaya bersama pemerintah pusat, daerah, industri, pendidikan dan dunia. Dimana usaha itu untuk meningkatkan budaya menabung di kalangan pelajar dan akan menjadi penerus estafet pembangunan Indonesia mendatang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Staf Ahli Bidang Pemerintahan Jombang, Moh Sholeh, menerangkan bahwa Jombang dipilih oleh Kementerian Bidang Perekonomian dalam rangka mensosialisasikan program kerja dan sekaligus menjadi project implementasi program kerja di Jawa Timur.</p>



<p>&#8220;Program satu rekening pelajar merupakan satu upaya membentuk pembangunan pendidikan berkarakter budaya menabung. Program nasional ini, dalam rangka untuk melakukan revolusi mental bangsa ini,&#8221; paparnya. <strong>(azl/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192995</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lagi, Satu Korban Terseret Ombak Pantai Jembatan Panjang Ditemukan Selamat</title>
		<link>https://memontum.com/lagi-satu-korban-terseret-ombak-pantai-jembatan-panjang-ditemukan-selamat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Jul 2023 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lagi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ombak]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[selamat]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192793</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Satu persatu korban ombak Pantai Jembatan Panjang, Tanjung Sirap, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil ditemukan. Adalah Ana Brieva Ramirez (23), warga asal Spanyol, yang kembali berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Minggu (09/07/2023) sekitar pukul 10.45. Korban berhasil ditemukan di Pantai Bantol, Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang atau sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Satu persatu korban ombak Pantai Jembatan Panjang, Tanjung Sirap, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil ditemukan. Adalah Ana Brieva Ramirez (23), warga asal Spanyol, yang kembali berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, Minggu (09/07/2023) sekitar pukul 10.45.</p>



<p>Korban berhasil ditemukan di Pantai Bantol, Desa Banjarejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang atau sekitar 4,77 Nautikal Mile (NM) dari lokasi kejadian yang berada di Pantai Jembatan Panjang. Saat ditemukan, kondisi Ana sudah terlihat lemah hingga harus digendong oleh petugas untuk dibawa ke tim medis yang berada di Posko kemudian dibawa ke Puskesmas Bantur.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Saat ini, Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian tiga korban yang belum ditemukan. Yakni Jana Olivia Soland (24), warga Negara Swis, serta dua guide rombongan, Made dan Bayu.</p>



<p>Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Surabaya, Muhamad Hariyadi, mengatakan bahwa korban bernama Ana telah ditemukan dalam kondisi selamat. &#8220;Tim SAR gabungan menemukan satu WNA asal Spanyol dalam keadaan selamat,&#8221; ucap Hariyadi.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, dua mahasiswi asing rombongan dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Ana Brieva Ramirez (23), warga Negara Spain dan Jana Olivia Soland (23), warga Negara Swis, serta tiga guide rombongan, Made, Bayu dan Pendik, terseret ombak Pantai Jembatan Panjang, Tanjung Sirap, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Sabtu (08/07/2023) sekitar pukul 08.00. Usai dilaporkan terseret ombak, usaha pencarian oleh tim SAR gabungan hingga sejumlah pihak mulai Polairud, relawan dan nelayan, terus dilakukan. Meski sempat terhalang kondisi alam, akhirnya satu guide atas nama Pendik atau Muhammad Ruspandi, berhasil ditemukan di Selatan Pantai Kondang Merak.<strong> (gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192793</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu dari Lima Korban Terseret Ombak Pantai Jembatan Panjang Ditemukan Sejauh 0.5 Mil</title>
		<link>https://memontum.com/satu-dari-lima-korban-terseret-ombak-pantai-jembatan-panjang-ditemukan-sejauh-0-5-mil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lima]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ombak]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[sejauh]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192735</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Satu dari lima korban terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Tanjung Sirap, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil ditemukan, Sabtu (08/07/2023) malam. Adalah Muhammad Ruspandi atau Pendik, 24 tahun dari Malang Travel atau satu dari tiga guide rombongan mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Brawijaya, yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Satu dari lima korban terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Tanjung Sirap, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil ditemukan, Sabtu (08/07/2023) malam. Adalah Muhammad Ruspandi atau Pendik, 24 tahun dari Malang Travel atau satu dari tiga guide rombongan mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Brawijaya, yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.</p>



<p>Korban berhasil diselamatkan oleh team rescue PSR POS AL Sendangbiru di Selatan Pantai Kondang Merak atau sekitar 0.5 mil dari lokasi kejadian awal. Korban sendiri saat ditemukan, masih menggunakan jaket pelampung atau mengapung.</p>



<p>“Korban berhasil ditemukan di tengah laut sisi Selatan Pantai Kondang Merak, Bantur. Untuk identitas korban adalah Muhammad Ruspandi, warga Jalan Tirtomulyo RT01 RW01 Tajinan,” kata Kapolsek Bantur, AKP Slamet Bagyo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan berhasil ditemukannya Pendik, maka sebanyak empat orang yang masih dilakukan upaya pencarian. Empat identitas itu, yakni dua mahasiswi asing dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Ana Brieva Ramirez (24), warga Negara Spain dan Jana Olivia Soland (24), warga Negara Swis serta dua guide Made dan Bayu.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, sebanyak lima orang terseret ombak Pantai Jembatan Panjang, Sabtu (08/07/2023) sekitar pukul 08.00. Hal naas itu, terjadi saat sebanyak delapan orang berenang di pinggiran pantai. Namun, muncul ombak besar hingga membuat Anna dan Jana tidak bisa menepi. Keduanya, menyangkut di tengah pulau.</p>



<p>Melihat Anna dan Jana dalam bahaya, Made bersama Bayu dan Pendik, berniat memberikan pertolongan. Namun, saat merescue keduanya, secara tiba-tiba ombak besar datang. Sehingga, mereka terseret ombak. Akibat kejadian itu, lima orang dinyatakan hilang dilakukan pencarian. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192735</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lupa Matikan Kipas Angin, Satu Rumah di Probolinggo Hangus Terbakar</title>
		<link>https://memontum.com/lupa-matikan-kipas-angin-satu-rumah-di-probolinggo-hangus-terbakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 11:57:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[angin,]]></category>
		<category><![CDATA[hangus]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kipas]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lupa]]></category>
		<category><![CDATA[matikan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192703</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Apes menimpa rumah Zainal Abidin, di Desa Kandangjati, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, yang hangus terbakar, Sabtu (08/07/2023) tadi. Dugaan sementara kebakaran itu, akibat pemilik rumah lupa mematikan kipas angin di dalam kamarnya. Informasi Memontum.com bahwa kebakaran rumah tersebut terjadi sekitar pukul 12.30. Saat itu, warga melihat asap tebal yang berasal dari rumah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Apes menimpa rumah Zainal Abidin, di Desa Kandangjati, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, yang hangus terbakar, Sabtu (08/07/2023) tadi. Dugaan sementara kebakaran itu, akibat pemilik rumah lupa mematikan kipas angin di dalam kamarnya.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa kebakaran rumah tersebut terjadi sekitar pukul 12.30. Saat itu, warga melihat asap tebal yang berasal dari rumah Zainal Abidin. Tidak berselang lama, api membesar hingga merembet ke seluruh isi rumah.</p>



<p>&#8220;Kemungkinan kebakaran terjadi akibat pemilik rumah lupa mematikan kipas angin di kamarnya. Karena saat kebakaran, pemilik rumah sedang di rumah tetangga,&#8221; ujar warga setempat, Nailil.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo, Kusumo, mengatakan bahwa usai mendapatkan laporan dari masyarakat, pihaknya langsung menuju lokasi. &#8220;Warga langsung melaporkan kejadian itu ke kantor kami,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sesampainya di lokasi, pihaknya langsung memadamkan api dengan dibantu oleh warga setempat. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Korban hanya mengalami kerugian materil yang ditaksir mencapai kurang lebih Rp 100 juta.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, tidak sampai ada korban jiwa saat kebakaran. Hanya kerugian materil saja,&#8221; katanya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192703</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Rumah di Singosari Sebabkan Satu Orang Meninggal dan Tiga Orang Alami Luka Bakar</title>
		<link>https://memontum.com/kebakaran-rumah-di-singosari-sebabkan-satu-orang-meninggal-dan-tiga-orang-alami-luka-bakar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Jul 2023 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[alami]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[Bakar]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[luka]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[rumah]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[sebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[Singosari]]></category>
		<category><![CDATA[tiga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192527</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warga di sekitar Dusun Gentong RT02 RW92, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dikejutkan dengan munculnya kepulan asap dan kobaran api dari rumah Sujarwo, warga setempat, Kamis (06/07/2023) dini hari. Saat warga memberikan pertolongan, diketahui ada satu korban meninggal yang teridentifikasi bernama Sujarwo, dengan kondisi luka bakar. Sedangkan, istrinya yaitu Sri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Warga di sekitar Dusun Gentong RT02 RW92, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dikejutkan dengan munculnya kepulan asap dan kobaran api dari rumah Sujarwo, warga setempat, Kamis (06/07/2023) dini hari.</p>



<p>Saat warga memberikan pertolongan, diketahui ada satu korban meninggal yang teridentifikasi bernama Sujarwo, dengan kondisi luka bakar. Sedangkan, istrinya yaitu Sri Andayani dan dua anaknya yakni ER dan RV, mengalami luka bakar hingga segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa sehari-harinya, rumah tersebut ditempati Sujarwo, bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil. Sementara peristiwa kebakaran, diketahui oleh warga sekitar pukul 00.30.</p>



<p>Saat warga datang ke lokasi, diduga api berasal dari dua titik yakni bagian dapur dan kamar. Wargapun mencoba melakukan pemadaman dengan air seadanya. Baru sekitar 1 jam melakukan pemadaman, api beransur-ansur mulai bisa dipadamkan.</p>



<p>Saat warga masuk ke dalam lokasi, didapati istri korban beserta dua anaknya mengalami luka bakar. Sementara, di salah satu sudut lokasi, didapati korban Sujarwo, sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa hingga diteruskan ke pihak kepolisian. Sementara istri dan dua anak korban, dilarikan ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Sedangkan Sujarwo, dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang.</p>



<p>Kapolsek Singosari, Kompol Robial, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membenarkan dan menjawab singkat. Sebaliknya, pihaknya sementara belum bisa merinci dugaan peristiwa itu.</p>



<p>&#8220;Betul (kebakaran, red) ada satu yang meninggal. Perkara ini masih dalam penyelidikan dan anggota Reskrim masih di TKP,&#8221;&nbsp;ujarnya.&nbsp;</p>



<p>Memontum Kota Malang &#8211; Warga di sekitar Dusun Gentong RT02 RW92, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, dikejutkan dengan munculnya kepulan asap dan kobaran api dari rumah Sujarwo, warga setempat, Kamis (06/07/2023) dini hari.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Saat warga memberikan pertolongan, diketahui ada satu korban meninggal yang teridentifikasi bernama Sujarwo, dengan kondisi luka bakar. Sedangkan, istrinya yaitu Sri Andayani dan dua anaknya yakni ER dan RV, mengalami luka bakar hingga segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa sehari-harinya, rumah tersebut ditempati Sujarwo, bersama istri dan dua anaknya yang masih kecil. Sementara peristiwa kebakaran, diketahui oleh warga sekitar pukul 00.30.</p>



<p>Saat warga datang ke lokasi, diduga api berasal dari dua titik yakni bagian dapur dan kamar. Wargapun mencoba melakukan pemadaman dengan air seadanya. Baru sekitar 1 jam melakukan pemadaman, api beransur-ansur mulai bisa dipadamkan.</p>



<p>Saat warga masuk ke dalam lokasi, didapati istri korban beserta dua anaknya mengalami luka bakar. Sementara, di salah satu sudut lokasi, didapati korban Sujarwo, sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan ke perangkat desa hingga diteruskan ke pihak kepolisian. Sementara istri dan dua anak korban, dilarikan ke Puskesmas atau rumah sakit terdekat. Sedangkan Sujarwo, dibawa ke Kamar Jenazah RSSA Malang.</p>



<p>Kapolsek Singosari, Kompol Robial, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, membenarkan dan menjawab singkat. Sebaliknya, pihaknya sementara belum bisa merinci dugaan peristiwa itu.</p>



<p>&#8220;Betul (kebakaran, red) ada satu yang meninggal. Perkara ini masih dalam penyelidikan dan anggota Reskrim masih di TKP,&#8221;&nbsp;ujarnya.&nbsp;<strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192527</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Berkah Idul Adha, Kapolresta Malang Kota Serahkan Satu Ekor Sapi untuk Penyandang Disabilitas</title>
		<link>https://memontum.com/berkah-idul-adha-kapolresta-malang-kota-serahkan-satu-ekor-sapi-untuk-penyandang-disabilitas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2023 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[adha]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[berkah]]></category>
		<category><![CDATA[disabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[ekor]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[idul]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyandang]]></category>
		<category><![CDATA[sapi]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[serahkan]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192193</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, bersama beberapa penyandang disabilitas mendatangi Perumda Tunas PD RPH Kota Malang, Jumat (30/06/2023) siang. Sebab di momen Idul Adha 1444 Hijriah ini, Polresta Malang Kota ikut menyemarakkan dengan ikut berkurban namun diatasnamakan ke beberapa masyarakat disabilitas. Secara langsung, satu ekor sapi besar berwarna coklat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, bersama beberapa penyandang disabilitas mendatangi Perumda Tunas PD RPH Kota Malang, Jumat (30/06/2023) siang. Sebab di momen Idul Adha 1444 Hijriah ini, Polresta Malang Kota ikut menyemarakkan dengan ikut berkurban namun diatasnamakan ke beberapa masyarakat disabilitas.</p>



<p>Secara langsung, satu ekor sapi besar berwarna coklat tersebut diserahkan kepada Fahira Hajiani, Dyas Mavica, Sekar Kinasih dan Syahputri Mainonara. Setelah penyerahan tersebut, kemudian dilaksanakan doa bersama.</p>



<p>Sapi tersebut, pun kemudian dibawa ke tempat pemotongan yang nantinya, untuk daging kurban juga akan dibagikan kepada para penyandang disabilitas dan masyarakat yang membutuhkan. &#8220;Alhamdulillah tahun 2022, empat orang staf disabilitas Polresta Malang Kota sudah melaksanakan kurban. Tahun 2023 ini giliran saudara kita dari penyandang tuna netra yang kami daftarkan untuk ikut berkurban,&#8221; terang Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto.</p>



<p>Perlu diketahui bahwa ada sebanyak 31 ekor kambing dan 19 ekor sapi, didistribusikan oleh Polresta Malang Kota. Hewan kurban ini didistribusikan ke instansi lain, hingga pondok pesantren. Sementara, satu diantara sapi kurban milik Polresta Malang Kota, diatasnamakan empat anak disabilitas. Para hewan kurban itu, merupakan hasil perseorangan hingga kolektif dari warga Polresta Malang Kota, serta bantuan pihak ketiga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan dilibatkannya anak-anak disabilitas membuat mereka sangat bersyukur. &#8220;Alhamdulillah, senang bisa ikut kurban dengan dibantu Pak Kapolresta Malang Kota,&#8221; tutur Fahira, yang juga seorang Qari cilik ini</p>



<p>Sementara itu, anak disabilitas lain bernama Sekar menyampaikan, tak pernah menyangka sebelumnya. Pasalnya, namanya tahun ini masuk sebagai salah satu orang yang turut serta menjadi bagian berkurban satu ekor sapi.</p>



<p>&#8220;Tidak pernah menyangka bisa ikut kurban sapi tahun ini. Sebelumnya hanya sampai pada niat saja, ternyata langsung diijabah Allah SWT, melalui program dari Polresta Malang Kota,&#8221; ungkap hafidz Quran ini.</p>



<p>Hal senada disampaikan oleh Dias Mavica, dirinya merasa bersyukur bisa ikut berpartisipasi berkurban dengan bantuan Polresta Malang Kota &#8220;Alhamdulillah bersyukur sekali ternyata tahum ini bisa berkurban sapi bareng rekan-rekan disabilitas lainnya&#8221; terang laki-laki pemilik olah vocal merdu ini. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192193</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu Pelaku Pembunuhan Mahasiswa yang Diawali Bentrok di Kafe Dibekuk Polres Malang</title>
		<link>https://memontum.com/satu-pelaku-pembunuhan-mahasiswa-yang-diawali-bentrok-di-kafe-dibekuk-polres-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jun 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bentrok]]></category>
		<category><![CDATA[diawali]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kafe]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192177</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Seorang terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri), berhasil dibekuk petugas Polres Malang. Sebagaimana diberitakan, seorang mahasiswa Unitri Malang bernama Krisnael Murri, warga Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas di tepi jalan dengan luka tusuk akibat bentrok di kafe yang melebar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Seorang terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya mahasiswa Universitas Tribhuwana Tungga Dewi (Unitri), berhasil dibekuk petugas Polres Malang. Sebagaimana diberitakan, seorang mahasiswa Unitri Malang bernama Krisnael Murri, warga Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas di tepi jalan dengan luka tusuk akibat bentrok di kafe yang melebar hingga ke jalan. Peristiwa itu, berlangsung di belakang UMM atau tepatnya di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (25/06/2023) dini hari lalu.</p>



<p>Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana, membenarkan mengenai penangkapan seorang terduga pelaku penganiayaan hingga meninggal. Hanya saja, untuk identitas tersangka, masih dilakukan pengembangan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Satu pelaku penganiayaan mahasiswa Unitri Malang, sudah berhasil kita tangkap hari ini. Untuk identitasnya, mohon maaf belum bisa kami sampaikan. Nanti menunggu setelah pemeriksaan selesai,&#8221; kata AKBP Kholis, Jumat (30/06/2027) tadi.</p>



<p>Ditambahkannya, untuk peran dari tersangka yang berhasil ditangkap, juga masih dalam pengembangan penyidik. Sementara penangkapan tersangka, dilakukan di Surabaya.</p>



<p>&#8220;Pelaku kita tangkap di Surabaya. Saat ini, anggota masih melakukan pengembangan,&#8221; tambah Kapolres Malang.</p>



<p>Masih menurut Kapolres, bahwa dalam kejadian itu, korban meninggal usai dikeroyok. Sementara salah satu tersangka, adalah pelaku yang sudah berhasil ditangkap anggota.</p>



<p>&#8220;Satu pelaku ini terlibat dalam pengeroyokan. Jadi, dia melakukan kekerasan secara bersama-sama kepada korban. Saat ini, kami masih mengejar pelaku lain dan mudah mudahan tim gabungan yang bergerak bisa segera menangkap pelaku lain,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192177</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
