<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sayembara &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sayembara/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Jun 2024 12:20:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sayembara &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>KPU Kota Malang Beri Penganugerahan Pemenang Sayembara Cipta Maskot dan Jingle Pilkada 2024</title>
		<link>https://memontum.com/kpu-kota-malang-beri-penganugerahan-pemenang-sayembara-cipta-maskot-dan-jingle-pilkada-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[jingle]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[maskot]]></category>
		<category><![CDATA[pemenang]]></category>
		<category><![CDATA[penganugerahan]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210413</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar Penganugerahan Pemenang Sayembara Cipta Maskot dan Jingle pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Tahun 2024, di salah satu hotel, Sabtu (08/06/2024) tadi. Anggota Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Muhammad Toyib, menyampaikan bahwa pembuatan jingle dan maskot merupakan intruksi dari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menggelar Penganugerahan Pemenang Sayembara Cipta Maskot dan Jingle pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Tahun 2024, di salah satu hotel, Sabtu (08/06/2024) tadi.</p>



<p>Anggota Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Muhammad Toyib, menyampaikan bahwa pembuatan jingle dan maskot merupakan intruksi dari KPU RI yang harus dilakukan oleh KPU di masing-masing daerah. Untuk di Kota Malang sendiri, dalam pembuatannya dilakukan dengan menggunakan mekanisme lomba.</p>



<p>“Karena dengan mekanisme lomba secara tidak langsung kita memberikan partisipasi kepada masyarakat luas untuk cipta jingle maupun maskot. Total peserta lomba maskot ada 67 peserta dan 24 peserta lomba jingle,” kata Toyib.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa tema dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Malang tahun 2024 ini yaitu Integritas dan Harmoni. Sehingga, dalam pembuatan maskot harus disesuaikan dengan tema tersebut. Begitupun juga dalam pembuatan jingle tentu harus disesuaikan.</p>



<p>“Jadi kualifikasinya terkait dengan jingle itu ada tingkat orisinalitas, kearifan lokal (lokalitas), kualitas audio dan kesesuain lirik dengan tema Pilkada,” ucapnya.</p>



<p>Nantinya yang akan digunakan dalam Pilkada 2024, tentu yang telah berhasil memenangkan lomba sayembara tersebut. Untuk maskot, nantinya akan menggunakan hasil karya, Mahasiswa UIN Malang jurusan Arsitektur, Muhammad Eugine Rahmadani dan jingle hasil karya salah satu Guru di SMA Kabupaten Malang, Galih Zakaria.</p>



<p>Tentunya para pemenang yang turut menyemarakkan lomba tersebut mendapatkan uang pembinaan. Baik itu untuk maskot dan jingle, mendapatkan nominal yang sama. Untuk juara 1 mendapatkan Rp 10 juta, juara 2 Rp 7,5 juta, juara 3 Rp 5 juta, juara harapan 1,2 dan 3 masing-masing Rp 2 juta. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210413</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Wahyu Beri Apresiasi Pemenang Sayembara dan Peluncuran Logo HUT Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-wahyu-beri-apresiasi-pemenang-sayembara-dan-peluncuran-logo-hut-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Mar 2024 09:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peluncuran]]></category>
		<category><![CDATA[pemenang]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206742</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi meluncurkan logo HUT ke 110 Kota Malang, di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Rabu (06/03/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota memberikan apresiasi kepada para pemenang dan nominator yang mengikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi meluncurkan logo HUT ke 110 Kota Malang, di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Rabu (06/03/2024) tadi. Dalam kesempatan itu, Pj Wali Kota memberikan apresiasi kepada para pemenang dan nominator yang mengikuti sayembara logo. Itu karena, logo yang terpilih juga telah mempresentasikan tema yang diangkat dalam rangkaian HUT Kota Malang ke 110, yakni ‘Berselaras untuk Kota Malang Berkelas.’</p>



<p>“Dari yang berselaras ini, kita ingin mengajak semua steakholder untuk bersama-sama berselaras menjadi satu. Kita bersama-bersama di tempat yang sama dengan tidak membedakan semua kalangan untuk mewujudkan Kota Malang berselaras dan berkelas. Berkelas berarti menunjukan Kota Malang lebih baik lagi,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Kemudian, dikatakannya jika logo yang terpilih tentu memiliki arti dan filosofi tersendiri. Seperti, garis lurus yang memiliki filosofi kehidupan dan belokan atau lekukan yang menggambarkan sungai. Serta, warna yang dipadukan pun juga mempunyai makna tersendiri.</p>



<p>“Logo itu sudah lama, sementara ini untuk bisa memberikan satu gambaran terkait dengan 110, maka yang kita fokuskan 110. Itu kan ada artinya semua lekukan garis lurus, kenapa ini belok begini, termasuk juga warnanya,” ujar Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tidak hanya itu, dirinya juga menyampaikan bahwa nantinya dalam rangkaian perayaan HUT Kota Malang ke 110 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Karena ini ada puasa kita sedikit menekan di rangkaian awal dengan mengadakan event-event. Pada waktu hari H acaranya atau gebyarnya tidak terlalu besar, dan habis hari raya kita adakan event sedikit menyemarakan Kota Malang,” tambahnya.</p>



<p>Senada dengan itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menyampaikan bahwa lomba logo HUT Kota Malang ke 110 itu menjadi bagian utuh dari rangkaian HUT Kota Malang. Apalagi, di tahun sebelumnya memang diawali dengan merumuskan tema.</p>



<p>“Lha tema itu yang akan diterjemahkan dalam logo yang kita lombakan. Fasenya ini hampir sama dengan tahun kemarin, cuma ini relatif lebih cepat dibandingkan tahun kemarin. Mengevaluasi berkaitan dengan proses produksi dimanfaatkan tidak hanya oleh Pemkot Malang tapi stakeholder yang lain,” ujar Wiwid-sapaannya.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, bahwa peserta yang mengikuti lomba sayembara logo tersebut ada 138 peserta, kemudian dikurasi menjadi 110 hingga lima besar. Dalam pelaksanaan penilaian logo pun hanya digelar 40 hari. Yakni mulai 22 Januari 2024 hingga 27 Februari 2024.</p>



<p>“Harapannya nanti dengan teman-teman media hari ini bisa membersamai, mengedukasi, mensosialisasi dan juga memberikan pemahaman terkait dengan tema Berselaras untuk Kota Malang Berkelas itu,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk pemenang lomba sayembara logo tersebut yakni Mochamad Aan Mahfudzi dan empat nominator lainnya Adnan Mardiyansyah Putra, Andre R Fauzy, Barra Mahmud H, Muhammad Eugine Rahmadani. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206742</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Buka Sayembara Logo HUT Ke-110, H-5 Pendaftaran Ditutup</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-buka-sayembara-logo-hut-ke-110-h-5-pendaftaran-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 Feb 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[ke-110,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205746</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang yang ke-110, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membuka sayembara Logo bagi warga Kota Malang. Adapun total hadiah dari sayembara itu sebesar Rp 14 juta, yang diperuntukan bagi satu pemenang utama dan empat finalis. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang yang ke-110, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang membuka sayembara Logo bagi warga Kota Malang. Adapun total hadiah dari sayembara itu sebesar Rp 14 juta, yang diperuntukan bagi satu pemenang utama dan empat finalis.</p>



<p>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menyampaikan jika tema yang dipilih dalam sayembara tersebut yaitu ‘Berselaras untuk Kota Malang Berkelas.’ Pemilihan itu, memang dipilih melalui sayembara, sama seperti tahun-tahun sebelumnya.</p>



<p>“Seperti sebelumnya tetap kami sayembarakan untuk Logo HUT Kota Malang ini. Pada sayembara ini kami beri kesempatan bagi masyarakat umum ber KTP Kota Malang dan juga mahasiswa-mahasiswi aktif yang memiliki Kartu Tanda Mahasiswa (KTM),” jelas Wiwid-sapaannya, Sabtu (03/02/2024) tadi.</p>



<p><strong>baca juga:</strong></p>





<p>Dikatakannya, jika dalam sayembara ini tentunya juga mengajak seluruh insan desainer grafis Kota Malang, untuk terlibat dalam pesta ulang tahun Kota Malang. Sekaligus, terlibat dalam membangun Kota Malang lebih baik.</p>



<p>“Desainnya bisa menyertakan maskot Kota Malang. Osi dan Ji (Singa dan Burung Manyar). Sekreatif mungkinlah, karena disayembarakan. Kami juga bekerjasama dengan ADGI (Asosiasi Desainer Grafis Indonesia) Chapter Malang,” katanya.</p>



<p>Untuk pendaftaran sayembara logo tersebut, dapat dilakukan melalui mekanisme seleksi administrasi dan dapat diakses melalui link bit.ly/HUT110MLG. Itu akan ditutup pada Rabu (07/02/2024) mendatang.</p>



<p>“Juri sayembara ini ada dari ADGI Chapter Malang, desainer logo HUT Kota Malang 109, praktisi dari Akroma, dari media dan akademisi dari Universitas Ma Chung,” ujarnya.</p>



<p>Sebagai informasi, untuk pengumuman pemenang akan dilakukan pada 7 Maret 2024 mendatang dan seluruh peserta yang mengikuti sayembara juga akan mendapatkan e-sertifikat. Sehingga sebulan sebelum HUT ke 110, Kota Malang sudah memiliki Logo HUT Ke 110 secara resmi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205746</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemenang Sayembara Nama Stadion Kediri Gelora Daha Jayati, Terima Hadiah dari Bupati</title>
		<link>https://memontum.com/pemenang-sayembara-nama-stadion-kediri-gelora-daha-jayati-terima-hadiah-dari-bupati</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2023 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelora]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[jayati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pemenang]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<category><![CDATA[stadion]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197960</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Stadion baru Kabupaten Kediri, yang dibangun di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, telah diberi nama Gelora Daha Jayati. Sementara untuk tiga pemenang sayembara nama stadion yang telah diumumkan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana di instagram pribadinya @dhitopramono, pun menerima hadiah dengan total Rp 22,5 juta. Penyerahan hadiah itu, dilakukan di Kantor Dinas Perumahan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Stadion baru Kabupaten Kediri, yang dibangun di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, telah diberi nama Gelora Daha Jayati. Sementara untuk tiga pemenang sayembara nama stadion yang telah diumumkan Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana di instagram pribadinya @dhitopramono, pun menerima hadiah dengan total Rp 22,5 juta.</p>



<p>Penyerahan hadiah itu, dilakukan di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Senin (11/09/2023) tadi. Pemenang pertama dalam sayembara itu, menerima hadiah uang tunai Rp 15 juta, pemenang kedua Rp 5 juta dan ketiga Rp 2,5 juta.</p>



<p>Gelora Daha Jayati sebagai nama yang terpilih, merupakan kiriman Jefri Hendra Wijayanto. Pemenang kedua, dengan nama yang diusulkan Airlangga International Stadium, dikirim Raihan Bagus W dan ketiga dengan nama yang diusulkan Swarna Dhaha kiriman Tasriatik.</p>



<p>Jefri Hendra Wijayanto sebagai pemenang pertama sayembara, menyampaikan dalam memberikan usulan nama itu, dirinya tetap berpedoman pada ketentuan sayembara. Dimana nama stadion, mengandung filosofi dan unsur yang berkaitan dengan Kabupaten Kediri.</p>



<p>Jefri merasa bangga karena nama Gelora Daha Jayati, yang diusulkannya bisa terpilih. Nama itu, secara otomatis nantinya bakal dipajang dan ke depan bakal kerap disebut-sebut terutama masyarakat Kediri.</p>



<p>&#8220;Sangat senang sekali. Bangga,&#8221; akunya.</p>



<p>Jefri mengungkapkan, dirinya yang pernah tinggal di Kediri, dalam keseharian memang senang membaca. Termasuk, melihat tontonan yang mengandung nilai sejarah. Pria asal Nganjuk itu memberikan nama Gelora Daha Jayati, yang berarti harapan gelombang rakyat Kediri datang ke stadion membawa semangat kemenangan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ketua Dewan Juri Sayembara, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menyebut bahwa para peserta sayembara berasal dari seluruh Indonesia dan hampir 14.000 usulan nama yang masuk. Untuk mendapatkan nama yang terbaik, proses seleksi dilakukan bertahap.</p>



<p>Dari belasan ribu usulan nama itu, terus digodok hingga mengerucut 100 nama kemudian 20 nama dan akhirnya tersisa 3 nama yang dianggap baik.</p>



<p>Menjaga keobjektifan penjurian, mulai dari 100 nama yang terpilih, identitas pengirim ditutup. Sehingga, benar-benar dewan juri yang berjumlah lima orang dari berbagai latar belakang, terfokus pada nama yang diusulkan beserta filosofi.</p>



<p>&#8220;Setelah mengerucut hingga 20 besar, kita juga lakukan cek ulang, jangan sampai ada kesamaan nama, karena dari ribuan nama yang masuk itu banyak sekali nama yang mirip bahkan sama,&#8221; terangnya.</p>



<p>Dari lima orang juri, satu diantaranya Purwanto, mantan wasit terbaik Indonesia yang juga memiliki lisensi wasit dari FIFA. Pria yang kini menjadi Kepala Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, mengaku senang karena Kabupaten Kediri, dibangun stadion baru bertaraf internasional dan juga telah memiliki nama.</p>



<p>Dirinya melihat nama Gelora Daha Jayati itu menjadi penyemangat untuk para pemain untuk meraih kemenangan. Hal itu penting, karena dalam sepakbola semangat itu diibaratkan menjadi pemain ke-12.</p>



<p>&#8220;Harapan saya dengan adanya stadion yang baru ini dan sudah ada namanya semoga membawa masyarakat Kediri (generasi muda sepakbola) lebih bersemangat untuk berprestasi, karena stadion ini bertaraf internasional,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197960</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut HUT Kota Malang ke 109, Pemkot Malang Mulai Sayembarakan Logo Peringatan</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-hut-kota-malang-ke-109-pemkot-malang-mulai-sayembarakan-logo-peringatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jan 2023 16:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Logo Hut]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=182144</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang, mulai menggelar sayembara Logo 109 Tahun, untuk menyambut ulang tahun Kota Malang pada 1 April 2023 mendatang. Lomba ini, nantinya terbuka bagi masyarakat umum. Sementara untuk tema yang diusung, yakni Mandiri, Tangguh dan Berkelanjutan. Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan bahwa sayembara logo tersebut tidak lepas dari strategi untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang, mulai menggelar sayembara Logo 109 Tahun, untuk menyambut ulang tahun Kota Malang pada 1 April 2023 mendatang. Lomba ini, nantinya terbuka bagi masyarakat umum. Sementara untuk tema yang diusung, yakni Mandiri, Tangguh dan Berkelanjutan.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, mengungkapkan bahwa sayembara logo tersebut tidak lepas dari strategi untuk semakin menguatkan potensi kreatif di Kota Malang. &#8220;Sudah menjadi komitmen kami, untuk mengangkat potensi kreatif kita. Lomba ini, akan menjadi salah satu wadahnya. Para pelaku kreatif dilibatkan penuh, termasuk konsep lombanya, artinya subyek dan obyek pembangunan,” kata Wali Kota Sutiaji, Jumat (27/01/2023) tadi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, menambahkan bahwa konsep sayembara logo tersebut dirumuskan secara kolaboratif bersama Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Malang yang juga turut berperan sebagai tim juri lomba.</p>



<p>Baca juga:</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>“Kami sangat terbantu dengan tim ADGI yang secara historis terus kami kuatkan kolaborasi dari tahun ke tahun mensupport kreativitas desainer grafis kita. Tentunya ini juga menjamin kualitas proses sayembara dan harapannya hasil logo juga memorable,” kata Widianto.</p>



<p>Sayembara berhadiah belasan juta rupiah yang terbuka bagi warga ber-KTP Kota Malang dan mahasiswa ber-KTM perguruan tinggi di Malang Raya ini dibuka pendaftaran calon pesertanya hingga 9 Februari 2023.&nbsp;</p>



<p>Demi menjaga kualitas, sayembara akan menerapkan seleksi portofolio sebagai mekanisme kurasi awal kompetensi desainer sebelum memasuki fase perancangan, nominasi hingga penetapan pemenang.</p>



<p>Untuk informasi lebih lengkap terkait dengan Sayembara logo, juga dapat diakses pada konten publikasi yang disampaikan melalui akun media sosial Pemkot Malang dan ADGI Malang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">182144</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Sanusi Hadiri Sayembara Arsitektur Kepanjen sebagai Ibu Kota Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-sanusi-hadiri-sayembara-arsitektur-kepanjen-sebagai-ibu-kota-kabupaten-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2022 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[kepanjen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=179911</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi membuka kegiatan Sayembara Arsitektur Penataan Koridor Jalan Kepanjen sebagai Ibu Kota Kabupaten Malang. Acara yang digelar oleh Bappeda Kabupaten Malang ini bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) wilayah Malang. Kegiatan penjurian Tahap II dan pengumuman, ini diselenggarakan di salah satu hotel di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi membuka kegiatan Sayembara Arsitektur Penataan Koridor Jalan Kepanjen sebagai Ibu Kota Kabupaten Malang. Acara yang digelar oleh Bappeda Kabupaten Malang ini bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) wilayah Malang.</p>



<p>Kegiatan penjurian Tahap II dan pengumuman, ini diselenggarakan di salah satu hotel di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (13/12/2022) tadi. Turut mendampingi Bupati Malang, Wakil Bupati Malang H Didik Gatot Subroto, Jajaran Kepala OPD terkait, dewan juri kehormatan dan dewan juri profesional, Camat dan Muspika Kepanjen, panitia pelaksana sayembara arsitektur penataan koridor jalan kepanjen dan keluarga besar IAI Wilayah Malang.</p>



<p>Disampaikan Bupati Malang, penyelenggaraan sayembara ini dimaksudkan untuk mendapatkan gagasan desain dalam tataran konsep mengenai identitas visual kawasan Kepanjen, dalam kedudukannya sebagai Ibu Kota Kabupaten Malang. Identitas visual kawasan ini, diharapkan mampu menjadi representasi karakter Kabupaten Malang yang baru dengan memiliki akar historis nusantara dan lokalitas Kabupaten Malang, dengan tetap dapat merespons tuntutan zaman yang mampu memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.</p>



<p>&#8220;Konsep ke depannya, Ibu Kota Kabupaten Malang ini adalah Kepanjen. Maka kota ini harus mencerminkan sebagai wajah Kabupaten Malang. Bentuk bangunan, hotel dan pasar pun mencerminkan pasar modern sebagai ibu kota, sehingga seluruh kebutuhan masyarakat Kabupaten Malang dapat terlayani,&#8221; ujar Bupati Malang.</p>



<p>Dalam proses pembangunan dan penataannya, ada satu agenda pembangunan yang menjadi fokus utama yaitu menjadikan Kepanjen sebagai Ibu Kota Kabupaten Malang yang sesungguhnya. Hal itu tertuang dalam Peraturan Daerah No 3 tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Malang tahun 2021-2026.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-harga-bahan-pangan-turun">Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bupati-lumajang-ajak-masyarakat-taat-pajak-dan-tertib-laporan-spt-tahunan">Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/1-270-pedagang-pasar-induk-gadang-direlokasi-swadaya-ke-lahan-sewa">1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/soroti-masalah-pendidikan-di-kabupaten-malang-bupati-sanusi-terima-audiensi-bersama-bem">Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tinjau-relokasi-pasar-induk-gadang-pemkot-malang-pastikan-pedagang-pindah-usai-lebaran">Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Dalam mendukung agenda tersebut, tambahnya, maka perlu diperhatikan secara seksama terkait jalur utama serta titik-titik mana saja yang menjadi elemen penting dalam membentuk wajah Kota Kepanjen. Sebab, titik-titik tersebut berperan penting sebagai penanda masuk wilayah Kepanjen, pusat kegiatan dan juga pusat pemerintahan.</p>



<p>&#8220;Ikatan Arsitektur Indonesia kita libatkan, harapannya nanti dari sekian peserta sayembara ini ada finalis yang memenuhi kriteria. Tentunya dengan karakterisitik Kabupaten Malang. Budaya Kepanjen yang asalnya dari Kerajaan Panji yang dipilih dalam penataan Kepanjen sebagai Ibu Kota Kabupaten Malang,&#8221; ujar Bupati Sanusi.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Tomie Herawanto, menerangkan, karya hasil sayembara perwajahan Ibu Kota Kepanjen diharapkan menjadi warisan berharga. “Dengan sayembara ini, wajah Kepanjen akan ditata seperti layaknya sebuah ibu kota. Apalagi Kabupaten Malang mempunyai luas wilayah yang besar,” terangnya.</p>



<p>Menurut Kepala Bappeda, ada lima titik yang harus menjadi perhatian peserta dalam membuat desain perubahan perwajahan Kota Kepanjen. Pertama, Pertigaan Jalur Lingkar Barat atau Jalibar. Kedua, simpang empat lampu merah Kepanjen. Sedangkan titik ketiga adalah Simpang Toga Jalan Panji. Keempat, Kantor Bupati Malang dan yang terakhir kawasan Stadion Kanjuruhan.</p>



<p>”Ciri khas Malangan, Arema hingga unsur kultural harus terlihat dari desain perwajahan Kepanjen. Untuk teknis sayembara sudah disusun panitia. Sehingga peserta tinggal menginterpretasikannya dalam karya desain,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">179911</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PT BSI Gelar Sayembara Mencari Sosok Mbah Kangkung</title>
		<link>https://memontum.com/pt-bsi-gelar-sayembara-mencari-sosok-mbah-kangkung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jan 2020 12:14:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[PT BSI]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/104679-pt-bsi-gelar-sayembara-mencari-sosok-mbah-kangkung</guid>

					<description><![CDATA[Banyuwangi, Memontum &#8211; PT Bumi Suksesindo (PT BSI), membuka sayembara kepada seluruh masyarakat Banyuwangi. Barang siapa yang bisa mempertemukan sosok ‘Mbah Kangkung’ dengan manajemen perusahaan tambang emas di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, akan diberi hadiah. ‘Mbah Kangkung’ sendiri adalah nama anonim dari seorang penulis artikel yang diunggah dalam website ceritatujuhbukit.com. “Hadiah yang kami siapkan uang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Banyuwangi, Memontum</strong> &#8211; PT Bumi Suksesindo (PT BSI), membuka sayembara kepada seluruh masyarakat Banyuwangi. Barang siapa yang bisa mempertemukan sosok ‘Mbah Kangkung’ dengan manajemen perusahaan tambang emas di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, akan diberi hadiah.</p>
<p>‘Mbah Kangkung’ sendiri adalah nama anonim dari seorang penulis artikel yang diunggah dalam website ceritatujuhbukit.com.</p>
<p>“Hadiah yang kami siapkan uang sebesar Rp 5 juta, ditambah 1 unit sepeda gunung,” ucap Manager Corporate Communication PT BSI, Mufizar Mahmud, Rabu (22/1/2020) siang.</p>
<p>Sayembara ini, lanjutnya, bisa diikuti oleh seluruh masyarakat Banyuwangi. Siapa pun dan dari kalangan mana pun.</p>
<p>Disebutkan, sayembara ini sengaja digeber sebagai tindak lanjut hasil koordinasi pihak manajemen. Dimana kemunculan sejumlah artikel dari sosok anonim ‘Mbah Kangkung’, cukup fenomenal hingga menjadi trending topik para netizen Bumi Blambangan.</p>
<p>Untuk diketahui, tulisan ‘Mbah Kangkung’ yang diunggah dalam website ceritatujuhbukit.com, memang banyak mengupas sisi lain dari aktivitas penolakan proyek Geolistrik PT BSI, di gunung Salakan, Dusun Pancer, Desa Sumberagung.</p>
<p>Baik mengenai latar belakang aksi penolakan, hingga profil aktivisnya. Dan itu tersampaikan dengan pemilihan kosakata yang lugas, rasional serta enak dibaca, sehingga memunculkan ketertarikan. Namun dengan tetap tidak meninggalkan etika jurnalisme.</p>
<p>Makin membumi, dalam tulisan, sosok anonim tersebut selalu bercerita tentang suasana pantai Pulau Merah, pantai Mustika dan suasana warung kopi disekitar Desa Sumberagung. Jadi terasa sangat dekat dengan masyarakat serta peselancar dunia maya.</p>
<p>“Kita tertarik dengan kepiawaian dan gaya menulis sosok ‘Mbah Kangkung’ ini, kita (PT BSI) berencana akan menjalin kerjasama untuk memuat konten-konten media positif sesuai fakta dan kaidah jurnalistik,” ungkap Mufi, sapaan akrab Mufizar Mahmud.</p>
<p>Bayangkan saja, masih Mufi, jika keahlian ‘Mbah Kangkung’ diterapkan untuk menulis tentang pantai Pulau Merah dan pantai Mustika. Dia optimis dua destinasi unggulan Banyuwangi, tersebut bisa lebih booming dikalangan wisatawan lokal dan manca negara.</p>
<p>“Imbasnya pasti perekonomian masyarakat sekitar bisa ikut meningkat, belum lagi jika ‘Mbah Kangkung’ menulis tentang potensi lainnya,” cetusnya.</p>
<p>Sementara itu, M Yunus Wahyudi, menilai apa yang dilakukan PT BSI sama dengan menantang pihak kepolisian. Selain memang telah dia laporkan ke Mapolres Banyuwangi, dari penelusurannya, dibalik sosok ‘Mbah Kangkung’ adalah salah satu oknum karyawan perusahaan tambang emas itu sendiri.</p>
<p>“Sudah bodoh membuat akun seperti itu, mencela menghina semuanya. Kalau dia pengalaman tidak mungkin berbuat seperti itu. Untungnya apa, itu kan hanya memperkeruh,” katanya.</p>
<p>Menurut Yunus, akun ‘Mbah Kangkung’ adalah blog bodong. Dan berisi ujaran kebencian dan melecehkan orang.</p>
<p>“Itu harus ditangkap polisi karena telah membuat resah masyarakat Banyuwangi,” cetusnya.</p>
<p>Selain oknum karyawan PT BSI, Yunus juga menyebut bahwa dibalik sosok ‘Mbah Kangkung’ terdapat sejumlah wartawan.</p>
<p>Diantaranya, AB, BN, CO dan JK. Analisa tersebut dia dapat dari informasi yang disampaikan oleh sejumlah wartawan lain ketika rapat di tempat wisata pemandian Water Park, Desa Cluring, Kecamatan Cluring, beberapa waktu lalu. <strong>(tut/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">104679</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Aroma Jual Beli Jabatan Menyengat di Pemkab, Bupati Gresik Buka Sayembara</title>
		<link>https://memontum.com/aroma-jual-beli-jabatan-menyengat-di-pemkab-bupati-gresik-buka-sayembara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Nov 2017 11:57:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Isu]]></category>
		<category><![CDATA[Jual Beli Jabatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Sayembara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/4573-aroma-jual-beli-jabatan-menyengat-di-pemkab-bupati-gresik-buka-sayembara</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8212; Merebaknya aroma isu jual beli jabatan di jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik semakin lama semakin menyengat. Hingga kabar samar tersebut membuat gerah Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto, sehingga membuka sayembara untuk menemukan makelar jabatan. “Bagi siapa saja yang menemukan makelar jabatan atau orang yang mengaku membayar untuk mendapatkan jabatan di Pemkab Gresik. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8212; Merebaknya aroma isu jual beli jabatan di jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik semakin lama semakin menyengat. Hingga kabar samar tersebut membuat gerah Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto, sehingga membuka sayembara untuk menemukan makelar jabatan.</p>
<p>“Bagi siapa saja yang menemukan makelar jabatan atau orang yang mengaku membayar untuk mendapatkan jabatan di Pemkab Gresik. Bupati minta segera melapor. Bagi pelapor akan mendapatkan hadiah,” hal ini seperti yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab, Rabu (8/11/2017).</p>
<p>Bagi pelapor yang berasal dari Pegawai Negeri Sipil dan laporan terbukti benar. Bupati menjanjikan Kenaikan Pangkat satu tingkat. Sedangkan bagi pelapor dari masyarakat umum, maka pelapor akan diberangkatkan umroh gratis.</p>
<p>“Tentu laporannya harus disertai dengan bukti dan saksi. Bukan laporan abal-abal yang hanya katanya dan katanya” ungkap Suyono. Adanya isu jual beli jabatan selalu terjadi saat menjelang mutasi pejabat. Entah dari mana sumbernya, namun isu ini sempat membuat beberapa orang terpengaruh.</p>
<p>Mungkin saja ada orang yang memanfaatkan isu ini atau malah membuat isu ini sekaan-akan benar adanya dengan menawarkan jabatan dengan tarif sejumlah uang. “Jangan percaya apabila ada orang menawarkan jabatan tertentu dengan meminta imbalan sejumlah uang. Sebaiknya laporkan saja ke Bupati, atau ke Baperjakat,” pinta Suyono.</p>
<p>Namun demikian, memang ada orang yang memanfaatkan situasi ini untuk melancarkan aksi penipuan. Mereka menawarkan jabatan dengan meminta uang. </p>
<p>“Tapi percayalah, orang yang menawarkan jabatan dan meminta uang tersebut tidak ada hubungannya dengan baperjakat. Tidak ada hubungannya dengan penempatan jabatan, karena memang mereka adalah penipu” ujar Suyono. </p>
<p>Dia berharap, jangan percaya dengan penipu yang berjanji menempatkan pada jabatan tertentu dengan membayar sejumlah uang. <strong>(sgg/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4573</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
