<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>school &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/school/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Jul 2025 07:00:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>school &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Siapkan Akses Beasiswa, SMA Dharma Wanita Boarding School Gandeng Perguruan Tinggi </title>
		<link>https://memontum.com/siapkan-akses-beasiswa-sma-dharma-wanita-boarding-school-gandeng-perguruan-tinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[boarding]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[perguruan]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224209</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terus berkomitmen memperluas jaminan pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga miskin. Komitmen itu telah ditindaklanjuti pihak sekolah, dengan menggandeng perguruan tinggi. Hal ini, sebagaimana yang dilakukan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. Menindaklanjuti arahan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, sekolah gratis bagi warga miskin di Kabupaten Kediri, belakangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, terus berkomitmen memperluas jaminan pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga miskin. Komitmen itu telah ditindaklanjuti pihak sekolah, dengan menggandeng perguruan tinggi.</p>



<p>Hal ini, sebagaimana yang dilakukan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. Menindaklanjuti arahan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, sekolah gratis bagi warga miskin di Kabupaten Kediri, belakangan aktif mengajak siswa berkunjung ke perguruan tinggi.</p>



<p>Kepala Sekolah SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding school, Nanang Sukarsono, menyampaikan kunjungan ini selain memberikan wawasan mengenai jenjang pendidikan yang diminati, sekaligus dapat memotivasi semangat belajar siswa. Kunjungan sendiri, sudah dilakukan ke sebanyak tiga perguruan tinggi. Masing-masing, seperti Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Brawijaya Malang.</p>



<p>&#8220;Selain kunjungan ini, saat sekolah menggelar acara inaugurasi pada puncak Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Asrama (MPLSA) kemarin, kita juga mengundang dari perguruan tinggi,&#8221; kata Nanang, Senin (21/07/2025) tadi.</p>



<p>Pihak perguruan tinggi yang diundang, semuanya berada di wilayah Provinsi Jawa Timur. Melalui acara itu, pihak perguruan tinggi dapat mengetahui potensi yang dimiliki siswa dan diharapkan membuka peluang kerjasama pemberian beasiswa pendidikan.</p>



<p>Dikatakan Nanang, dari sembilan perwakilan pihak perguruan tinggi yang hadir pada acara itu, sudah ada yang mengarah bakal memberikan beasiswa bagi siswa SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School. &#8220;Bagi yang sudah jelas, kita akan menindaklanjuti dengan menyiapkan MoU (nota kesepakatan),&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Upaya yang dilakukan pihak sekolah tersebut sejalan dengan upaya yang selama ini dilakukan Mas Dhito dalam memberikan akses pendidikan gratis hingga perguruan tinggi bagi anak-anak dari keluarga miskin. &#8220;Ke depan kita juga akan mencoba menjalin komunikasi dengan sekolah tinggi kedinasan, tentu saja dengan melihat minat para siswa kami,&#8221; ucap Nanang.</p>



<p>Sebagaimana diketahui, untuk memperluas akses pendidikan bagi warganya, Bupati Hanindhito Himawan Pramana dari tahun ke tahun terus menggelontorkan beasiswa pendidikan bagi warganya.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin, secara terpisah menyebut anggaran untuk beasiswa ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2021, anggaran untuk beasiswa sebesar Rp 20 miliar, naik menjadi Rp 22,5 miliar pada 2022, kemudian Rp 23 miliar pada 2023 dan Rp 26 miliar pada 2024.</p>



<p>&#8220;Pada 2025 ini anggaran untuk beasiswa pendidikan mencapai Rp 30 miliar. Beasiswa ini diberikan mulai untuk jenjang SD hingga perguruan tinggi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Meningkatnya alokasi anggaran untuk beasiswa pendidikan, ini menjadi bukti komitmen Mas Dhito, dalam memperluas akses pendidikan bagi warganya. Melalui pendidikan, anak-anak yang berasal dari keluarga miskin diharapkan kedepan memiliki kesempatan pekerjaan yang luas dan dapat mengangkat derajat keluarga. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224209</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mas Dhito bersama Anies Baswedan Sapa Siswa SMA Dharma Wanita Boarding School</title>
		<link>https://memontum.com/mas-dhito-bersama-anies-baswedan-sapa-siswa-sma-dharma-wanita-boarding-school</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 13:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[boarding]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222217</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kesempatan kadang bisa datang kepada setiap orang secara kebetulan. Bagi mereka yang mendapatkan, bisa saja menjadi pengalaman berharga bahkan suatu keberuntungan. Begitulah yang dialami siswa-siswi SMA Dharma Wanita Boarding School 1 Pare. Selain mendapatkan kesempatan dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, untuk menginap di Pendopo Panjalu Jayati, secara kebetulan sejumlah siswa juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kesempatan kadang bisa datang kepada setiap orang secara kebetulan. Bagi mereka yang mendapatkan, bisa saja menjadi pengalaman berharga bahkan suatu keberuntungan. Begitulah yang dialami siswa-siswi SMA Dharma Wanita Boarding School 1 Pare.</p>



<p>Selain mendapatkan kesempatan dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, untuk menginap di Pendopo Panjalu Jayati, secara kebetulan sejumlah siswa juga mendapatkan kesempatan bertemu dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.</p>



<p>Pertemuan itu, terjadi tepat pada hari kedua kegiatan menginap di Pendopo Panjalu Jayati, Sabtu (03/05/2025) malam. Kunjungan Anies ini, pun disambut langsung oleh Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri.</p>



<p>Kepada mantan Gubernur DKI Jakarta, Mas Dhito mengenalkan latar belakang siswa-siswi dari sekolah berasrama yang didirikannya. Termasuk, harapannya terhadap mereka supaya bisa melanjutkan jenjang pendidikan hingga perguruan tinggi.</p>



<p>&#8220;Semoga (siswa-siswi, red) lulusan dari SMA ini nantinya bisa masuk ke perguruan tinggi negeri dan dapat mengangkat derajat keluarga mereka,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Harapan Mas Dhito terhadap siswa-siswi SMA Dharma Wanita Boarding School, itu mendapatkan dukungan Anies. Dirinya juga menaruh harapan pada periode kedua ini, Mas Dhito bisa membawa Kabupaten Kediri lebih maju, khususnya pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, Anies pun tidak melewatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para siswa. Dirinya melihat keberanian pada diri siswa yang ditunjukkan dengan antusias mereka dalam menjawab pertanyaan.</p>



<p>&#8220;Jadi apa yang saya senang tadi, ketika ada pertanyaan, anak-anak berbondong-bondong mengacungkan tangan (untuk menjawab, red). Ini tanda anak-anak penuh inisiatif, tanda anak-anak berani,&#8221; puji Anies.</p>



<p>Dirinya menerangkan, era saat ini dibutuhkan sosok anak-anak yang berani, penuh inisiatif dan mau mengungkapkan apa yang menjadi pemikirannya. Dan semua itu, diyakini telah dimiliki oleh tiap siswa yang ditemui.</p>



<p>Lewat pengalaman hidup yang dibagikan dan jawaban pertanyaan siswa kepada dirinya, Anies memotivasi kepada para siswa untuk tidak takut bermimpi. Baginya, kesuksesan bisa didapat oleh siapa saja, tanpa melihat latar belakang keluarga.</p>



<p>&#8220;Kita (akan) dilahirkan di keluarga siapa kita tidak tahu, dilahirkan di desa mana kita tidak tahu, lokasi lahir boleh dimana saja, tapi lokasi mimpi harus ditempat yang amat tinggi,&#8221; tambah Anies. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222217</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Kado Hardiknas dengan Menginap di Rumdin Bupati Kediri, Ini Balasan dari Siswa SMA Boarding School</title>
		<link>https://memontum.com/beri-kado-hardiknas-dengan-menginap-di-rumdin-bupati-kediri-ini-balasan-dari-siswa-sma-boarding-school</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[balasan]]></category>
		<category><![CDATA[boarding]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[menginap]]></category>
		<category><![CDATA[rumdin]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222220</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan kado spesial di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kepada siswa angkatan pertama SMA Dharma Wanita Boarding School. Ya, sejumlah pelajar diberikan kesempatan menginap di Pendopo Panjalu Jayati. Selain memberikan pengalaman berharga itu, Mas Dhito juga mengajak siswa untuk melakukan room tour. Mereka diajak berkeliling mulai dari ruang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan kado spesial di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) kepada siswa angkatan pertama SMA Dharma Wanita Boarding School. Ya, sejumlah pelajar diberikan kesempatan menginap di Pendopo Panjalu Jayati.</p>



<p>Selain memberikan pengalaman berharga itu, Mas Dhito juga mengajak siswa untuk melakukan room tour. Mereka diajak berkeliling mulai dari ruang tamu, ruang makan hingga kamar tidur dan ruang kerja bupati.</p>



<p>Mas Dhito mengungkapkan, selain sebagai kado pada peringatan Hardiknas, dengan pengalaman yang didapat itu, diharapkan dapat memacu semangat belajar para siswa untuk menggapai cita-cita. Salah satunya, menjadi seorang bupati, seperti dirinya.</p>



<p>“Semoga dari kalian, suatu saat akan ada yang menggantikan saya berdiri di sini sebagai bupati,” kata Mas Dhito kepada para siswa di Pendopo Panjalu Jayati, Jumat (02/05/2025) malam.</p>



<p>Menariknya, kado yang didapat tersebut dibalas para siswa dengan memberikan hadiah lukisan wajah Mas Dhito dan istrinya, Eriani Annisa Hanindhito. Lukisan tersebut, dibuat sendiri hanya dalam hitungan jam.</p>



<p>Hal ini, disampaikan oleh Darul Ulum, salah satu siswa yang mendapatkan kesempatan untuk menginap di rumah dinas bupati. Menurutnya, pemberian hadiah lukisan tersebut merupakan inisiasi dari temannya, Mohammad Kelvin Andrian Maulana.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berangkat dari ide tersebut, para siswa sekolah berasrama ini kemudian berbagi tugas mempersiapkan keperluan untuk melukis. Hasilnya, dalam beberapa jam saja lukisan tersebut rampung dikerjakan dengan bantuan adik kelas dan salah satu guru.</p>



<p>“Kelvin ingin memberikan sesuatu yang terlihat sederhana namun bernilai atau kenang-kenangan dari kami siswa SMA Dharma Wanita Pare kepada Mas Dhito,” jelas Ulum.</p>



<p>Siswa angkatan pertama tersebut mengaku bersama teman-temannya tak mau menyia-nyiakan kesempatan bisa menginap di Pendopo kebanggaan masyarakat Kediri tersebut. Momen berharga yang didapat itu pun dimanfaatkan untuk mempelajari sejarah pendopo yang pernah dipugar dimasa Mas Dhito ini.</p>



<p>Ruang kerja Mas Dhito, lanjut Ulum, menjadi salah satu sudut paling favorit. Dirinya tidak memungkiri, merasa penasaran dengan ruangan ini.</p>



<p>Rasa penasaran itu, tentunya bukan tanpa alasan. Terlebih, pada acara Halal Bihalal 15 April 2025 lalu, beberapa temannya termasuk Kelvin, terlebih dahulu bisa mendapatkan kesempatan untuk mengabadikan momen bersama Mas Dhito di ruang kerjanya.</p>



<p>Dengan kesempatan yang telah diberikan, Ulum bersama siswa lain dari SMA Dharma Wanita Boarding School Pare mengaku bangga dan berterimakasih kepada Mas Dhito.</p>



<p>“Kepada Mas Dhito semoga sehat terus, panjang umur, dan juga diberikan rezeki yang melimpah,” doa siswa ini yang langsung diamini oleh rekan-rekannya yang lain. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222220</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pertemuan dengan SMA Dharma Wanita Boarding School Pare, Mas Dhito Bakal Berlakukan Rapor untuk Guru</title>
		<link>https://memontum.com/pertemuan-dengan-sma-dharma-wanita-boarding-school-pare-mas-dhito-bakal-berlakukan-rapor-untuk-guru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2025 16:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berlakukan]]></category>
		<category><![CDATA[boarding]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[pertemuan]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220357</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan pertemuan dengan Kepala Sekolah dan jajaran guru SMA Dharma Wanita Boarding School Pare di Kantor Pemkab Kediri, Senin (17/03/2025) tadi. Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan mengenai adanya pemberlakuan sistem rapor bagi guru. Berbeda dengan rapor siswa, rapor guru ini berisi penilaian siswa terhadap guru. Adapun tujuannya, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, melakukan pertemuan dengan Kepala Sekolah dan jajaran guru SMA Dharma Wanita Boarding School Pare di Kantor Pemkab Kediri, Senin (17/03/2025) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, dirinya menyampaikan mengenai adanya pemberlakuan sistem rapor bagi guru. Berbeda dengan rapor siswa, rapor guru ini berisi penilaian siswa terhadap guru. Adapun tujuannya, yakni untuk mendorong kualitas pendidikan bagi siswa-siswi di SMA Dharma Wanita Boarding School Pare.</p>



<p>&#8220;Guru memberikan rapor kepada siswa, itu lazim seperti pada umumnya. Nanti, juga akan ada rapor siswa kepada gurunya. Itu yang tidak akan diketahui oleh para guru dan mohon untuk dimaklumi itu nanti,&#8221; kata Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri.</p>



<p>Rapor guru itu, tambah Mas Dhito, dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi para guru. Hal tersebut penting, guna membangun kualitas pendidikan di SMA Dharma Wanita Boarding School.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Dhito juga berpesan beberapa hal kepada pihak sekolah. Pesan itu, meliputi menjadikan guru sebagai sosok teladan siswa, membangun kedekatan emosional guru dengan siswa, mendukung ekstrakurikuler yang digemari banyak siswa.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, tambahnya, membimbing siswa dalam pengelolaan waktu, memupuk kepercayaan diri siswa, memberikan pendampingan psikologis, menghargai keberagaman dan membangun toleransi. Dari pesan-pesan tersebut, secara mengerucut Mas Dhito meminta pihak sekolah dan guru untuk memberikan pendidikan dan motivasi bagi anak didik yang berasal dari keluarga tidak mampu ini dengan sebaik mungkin. Termasuk, menguatkan kedekatan antara guru dengan siswa.</p>



<p>&#8220;Saya melihat, itu masih ada gap antara siswa dengan guru. Dan gap ini, harus diperkecil,&#8221; terangnya.</p>



<p>Merespon pesan itu, Kepala Sekolah SMA Dharma Wanita Boarding School Pare, Nanang Sukarsono, mengaku siap menjalankan pesan dari Mas Dhito. Pihaknyapun terus melakukan evaluasi, termasuk untuk menguatkan kedekatan emosional dan rasa empati guru terhadap siswa.</p>



<p>Diakuinya, untuk membangun kedekatan emosional dan rasa empati guru terhadap siswa, belakangan guru-guru mulai dilibatkan dalam kegiatan home visit ke rumah siswa atau calon siswa baru. &#8220;Menurut saya, itu modal besar untuk bisa dekat dengan siswa,&#8221; urainya.</p>



<p>Di sisi lain, dalam pertemuan tersebut Mas Dhito dan pihak sekolah juga membahas masa depan siswa pasca lulus. Diantaranya, mempersiapkan kualitas akademik siswa untuk ikut berkompetensi masuk ke perguruan tinggi maupun menyiapkan bekal ilmu maupun keterampilan bagi anak yang memilih bekerja. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220357</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motivasi Siswa SMA Dharma Wanita Boarding School, Bupati Kediri dan Mbak Cicha Cerita Pengalaman Hidup</title>
		<link>https://memontum.com/motivasi-siswa-sma-dharma-wanita-boarding-school-bupati-kediri-dan-mbak-cicha-cerita-pengalaman-hidup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 13:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[boarding]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[dharma]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220245</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, didampingi Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, memberikan motivasi kepada ratusan murid SMA Dharma Wanita Boarding School Pare, Kamis (13/03/2025) tadi. Perlu diketahui, bahwa sejumlah murid merupakan anak-anak dengan latar belakang dari keluarga tidak mampu, yang tadinya tidak memiliki kesempatan sekolah, namun memiliki kemauan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, didampingi Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito, memberikan motivasi kepada ratusan murid SMA Dharma Wanita Boarding School Pare, Kamis (13/03/2025) tadi. Perlu diketahui, bahwa sejumlah murid merupakan anak-anak dengan latar belakang dari keluarga tidak mampu, yang tadinya tidak memiliki kesempatan sekolah, namun memiliki kemauan bersekolah.</p>



<p>Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, kepada sejumlah murid menyampaikan setiap orang memiliki kesempatan menjadi pemimpin dan bisa melakukan hal besar bagi banyak orang. &#8220;Adik-adik, saya berharap jangan sia-siakan waktu selama kalian bersekolah di sini,&#8221; kata bupati muda berusia 32 tahun itu, seusai berbuka puasa bareng di SMA Dharma Wanita Boarding School Pare.</p>



<p>Mas Dhito menegaskan, sekolah gratis dengan sistem boarding school yang telah berjalan di tahun kedua ini, masih terus dievaluasi untuk menyempurnakan kekurangan yang ada. Pihaknya menaruh harapan, siswa-siswi di sana begitu lulus, bisa bersaing masuk perguruan tinggi ternama di Indonesia.</p>



<p>Untuk itu, imbuh Mas Dhito, selain murid yang didorong untuk rajin belajar, kompetensi guru juga harus diupgrade. Dalam hal ini, pihaknya akan melakukan evaluasi pada guru dan murid.</p>



<p>&#8220;Yang diupgrade tidak hanya murid. Karena sekolah hebat, yang belajar adalah guru dan murid. Dan, kalau yang belajar hanya murid nggak akan maju sekolahnya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam acara penuh keakraban itu, Mas Dhito juga menceritakan pengalaman pribadinya saat mulai dari masa sekolah hingga kini menjadi bupati. Menurutnya, pada setiap tahapan pasti ada masalah yang akan dihadapi.</p>



<p>Mas Dhito mengingatkan para murid, untuk tidak menyerah ketika menghadapi masalah. &#8220;Saya tidak mau kalian menyerah ketika menghadapi masalah. Masalah itu pasti ada. Hidup ini tidak ruwet,&#8221; kata Mas Dhito.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Dhito juga membuka dialog dan memberi kesempatan bagi para murid untuk menyampaikan keluhannya sebagai bahan evaluasi. Momen itupun, dimanfaatkan bagi para murid untuk bertukar cerita dan meminta tanggapan bupati.</p>



<p>Sebagaimana kesan yang dirasakan Nadia, salah satu murid angkatan kedua, Kelas X. Menurutnya, kesempatan ini menjadi momen yang sangat berkesan karena dapat berdialog langsung dengan sosok yang selama ini memberi perhatian penuh bagi masa depan mereka.</p>



<p>&#8220;Ini momen yang sangat kami nantikan. Kami sangat berterimakasih kepada Mas Dhito dan Mbak Cicha, yang juga mau mendengarkan suara-suara kami,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220245</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Goes to School, JCP Pamekasan Bekali Literasi Jurnalistik Siswa SMK Darul Ulum Banyuanyar</title>
		<link>https://memontum.com/goes-to-school-jcp-pamekasan-bekali-literasi-jurnalistik-siswa-smk-darul-ulum-banyuanyar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Oct 2024 03:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Banyuanyar]]></category>
		<category><![CDATA[bekali]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215179</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Jurnalis Center Pamekasan (JCP) mengadakan kegiatan goes to school bagi siswa, yang berlangsung di SMK Darul Ulum Banyuanyar, Desa Potoan Daja, Palengaan, Pamekasan, Rabu (09/10/2024) tadi. Pada kegiatan goes to school itu, JCP mengangkat tema &#8216;literasi jurnalistik dan media digital&#8217; yang berkolaborasi dengan Polres Pamekasan. Ketua JCP, Achmad Jadid, mengatakan bahwa di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Jurnalis Center Pamekasan (JCP) mengadakan kegiatan goes to school bagi siswa, yang berlangsung di SMK Darul Ulum Banyuanyar, Desa Potoan Daja, Palengaan, Pamekasan, Rabu (09/10/2024) tadi. Pada kegiatan goes to school itu, JCP mengangkat tema &#8216;literasi jurnalistik dan media digital&#8217; yang berkolaborasi dengan Polres Pamekasan.</p>



<p>Ketua JCP, Achmad Jadid, mengatakan bahwa di era digital ini, keterampilan literasi jurnalistik dan digital, tidak hanya menjadi kebutuhan. Akan tetapi, juga menjadi landasan untuk memahami dan mengoreksi berbagai informasi yang diterima.</p>



<p>&#8220;Melalui agenda ini, kita akan membahas berbagai aspek literasi jurnalistik, mulai dari pemahaman dasar tentang prinsip-prinsip jurnalisme hingga teknik-teknik analisis berita,&#8221; katanya.</p>



<p>Dikatakannya, produk pers yang baik tidak hanya melibatkan penyampaian berita yang akurat dan berimbang, tetapi juga mengutamakan etika dan tanggung jawab. Oleh karena itu, dirinya berharap peserta dapat memahami cara kerja media, mengidentifikasi sumber yang kredibel dan memisahkan fakta dari opini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dengan demikian, para pelajar ini dapat membedakan informasi yang benar dan palsu atau hoaks,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kanit III Tipidter Satreskrim Polres Pamekasan, Ipda Darmiaji, mengatakan bahwa pengetahuan tentang cyber crime ini sangat penting untuk disampaikan terhadap generasi muda, terlebih peserta didik. Pasalnya, dari beberapa kasus yang berhasil diungkap, ada sebagian besar kasus tindak kejahatan melalui media sosial (Medsos).</p>



<p>&#8220;Beberapa waktu yang lalu, kami berhasil mengungkap kasus cyber crime dengan modus penipuan, pinjaman online (Pinjol) dan judi online (Judol). Oleh karena itu, kami berharap siswa-siswi SMK Darul Ulum Banyuanyar lebih bijak dalam menggunakan Medsos. Agar terhindar dari UU ITE,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Darul Ulum Banyuanyar, Abdul Basid, mengatakan banyak terima kasih pada JCP yang telah membekali siswa dalam bidang jurnalistik.</p>



<p>&#8220;Sebagai santri tentunya harus lihai dalam bidang jurnalistik. Sehingga, juga bisa berdakwah melalui media dan nantinya juga bisa dibaca di semua kalangan,&#8221; paparnya. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215179</post-id>	</item>
		<item>
		<title>JCP Gelar Goes to School, Kepsek MAN 2 Pamekasan Beri Apresiasi Positif</title>
		<link>https://memontum.com/jcp-gelar-goes-to-school-kepsek-man-2-pamekasan-beri-apresiasi-positif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 11:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[kepsek]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206957</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Jurnalis Center Pamekasan (JCP) menggelar salah satu program prioritasnya, JCP Goes to School dengan tema &#8216;Literasi Digital dan Jurnalistik&#8217; di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pamekasan, Jumat (08/03/2024) tadi. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Mawardi, Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Pamekasan, Badrus Shomad, Kabid Informasi dan Komunikasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Jurnalis Center Pamekasan (JCP) menggelar salah satu program prioritasnya, JCP Goes to School dengan tema &#8216;Literasi Digital dan Jurnalistik&#8217; di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Pamekasan, Jumat (08/03/2024) tadi. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Mawardi, Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Pamekasan, Badrus Shomad, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Pamekasan, Arief Rachmansyah dan Ketua JCP, Achmad Jadid.</p>



<p>Ketua JCP, Achmad Jadid, mengatakan bahwa Program Goes to School merupakan kegiatan yang sifatnya mengedukasi para pelajar dengan cara mendatangi lembaga-lembaga pendidikan. &#8220;Goes to School bertujuan untuk memberikan bekal tentang pengetahuan digital dan prinsip-prinsip dasar jurnalistik kepada peserta didik atau pelajar,&#8221; katanya.</p>



<p>Ditambahkan Jadid, pelatihan itu sangat penting diberikan kepada pelajar. Sebab, di era yang serba digital ini para pelajar akan sangat mudah mengakses berbagai informasi melalui handphone androidnya.</p>



<p>&#8220;Oleh Karenanya, kami bekali mereka dengan literasi digital dan prinsip-prinsip dasar jurnalistik agar mereka bisa mengetahui kebenaran informasi yang mereka terima dan tidak mudah termakan informasi bohong alias hoaks,&#8221; ucapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 2 Pamekasan, Mohammad Holis, mengapresiasi kegiatan JCP Goes to School itu. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu diperluas lagi mengingat manfaatnya yang luar biasa bagi pengetahuan jurnalistik siswa.</p>



<p>&#8220;Misalnya dengan menggandeng masing-masing Kelompok Kerja Madrasah (KKM) yang ada di Pamekasan. Madrasah Tsanawiyah (MTs) ada 14 KKM dan MA ada 9 KKM,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya mengaku, sangat tertarik dengan Program JCP Goes to School. Bahkan, seandainya bisa meminta, pihaknya juga ingin menggelar JCP Goes to School di lembaga pendidikan yang ada di rumahnya.</p>



<p>Selain itu, dirinya berharap kegiatan JCP Goes to School tidak hanya selesai selepas kegiatan seremonial dan penyampaian materi. Namun, ada tindak lanjut seperti praktik lapangan kepada siswa yang ikut pada kegiatan tersebut. Sehingga siswa diharapkan bisa mencari dan mengolah berita dengan baik dan sesuai kode etik jurnalistik.</p>



<p>&#8220;Kami harap ada semacam sekolah jurnalistik sehingga anak-anak bisa berlatih untuk menjadi wartawan. Mereka misalnya dibekali dengan kartu sekolah jurnalistik dalam belajar mencari dan mengolah berita,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206957</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komitmen Wujudkan SDM Berkarakter, Bupati Kediri Buka PPDB SMA Boarding School</title>
		<link>https://memontum.com/komitmen-wujudkan-sdm-berkarakter-bupati-kediri-buka-ppdb-sma-boarding-school</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Mar 2024 09:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[berkarakter,]]></category>
		<category><![CDATA[boarding]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206715</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Wujud komitmen Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dalam memberikan sekolah unggulan gratis bagi warganya yang kurang mampu di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, terus dilakukan. Bahkan, sekolah itu kini kembali membuka pendaftaran siswa didik baru untuk tahun ajaran 2024/2025. Program sekolah berasrama pertama yang didirikan Mas Dhito pada tahun 2023, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Wujud komitmen Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dalam memberikan sekolah unggulan gratis bagi warganya yang kurang mampu di SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School, terus dilakukan. Bahkan, sekolah itu kini kembali membuka pendaftaran siswa didik baru untuk tahun ajaran 2024/2025.</p>



<p>Program sekolah berasrama pertama yang didirikan Mas Dhito pada tahun 2023, ini ditujukan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki karakter kepemimpinan, kewirausahaan dan berdaya saing global.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mochamad Muhsin, menyampaikan bahwa secara umum persyaratan untuk menjadi peserta didik SMA Boarding School, yakni warga Kabupaten Kediri yang berdomisili di Kediri, dengan latar belakang ekonomi kurang mampu. Kemudian, memiliki kemampuan akademik dan non akademik, berusia 14 hingga 16 tahun pada tanggal 8 Juli di tahun ajaran 2024/2025.</p>



<p>Bahkan, tidak beda dengan periode sebelumnya, di tahun kedua ini sekolah berasrama ini akan menampung peserta didik baru 130 siswa. &#8220;Sekolah ini bagi warga yang kurang mampu dan yang tercantum dalam DTKS serta yang paling penting memiliki motivasi belajar yang tinggi,&#8221; katanya, Selasa (05/03/2024) tadi.</p>



<p>Tahapan sosialisasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA Boarding School ini, menurut Muhsin, dimulai pada 4 hingga 9 Maret mendatang. Kemudian, akan dilanjutkan dengan proses seleksi yang dibagi dalam tiga tahap.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tahapan seleksi yang akan dilakukan, ujarnya, meliputi seleksi dokumen pada 9 hingga 31 Maret. Lalu, kunjungan ke rumah calon peserta didik untuk validasi pada 22 April hingga 3 Mei dan bootcamp pada 20-22 Mei. Tahapan bootcamp tersebut, ditujukan untuk mengetahui ketahanan calon peserta didik tinggal di asrama.</p>



<p>&#8220;Selama bootcamp, ini juga akan diadakan serangkaian tes antara lain tes kesehatan, tes potensi akademik, psikotest dan tes FGD (Focus Group Discussion),&#8221; ungkap Muhsin.</p>



<p>Diterangkannya, peserta didik SMA Boarding School selama tiga tahun akan tinggal di asrama. Sistem pendidikan di asrama itu ditujukan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran yang diseimbangkan dengan pembangunan kemandirian peserta didik.</p>



<p>&#8220;Kita juga telah menyiapkan paket beasiswa bagi peserta didik yang diterima di SMA Boarding School,&#8221; tambah Muhsin.</p>



<p>Beasiswa yang akan diterima peserta didik untuk masa studi selama tiga tahun, mencakup biaya pendidikan, uang saku bulanan, biaya tinggal dan makan di asrama, biaya buku pelajaran, asuransi kesehatan serta seragam. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206715</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanggapi Usulan Siswa Kediri, Mas Dhito Rencanakan Estrakulikuler di SMA Boarding School Pare</title>
		<link>https://memontum.com/tanggapi-usulan-siswa-kediri-mas-dhito-rencanakan-estrakulikuler-di-sma-boarding-school-pare</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2023 13:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[boarding]]></category>
		<category><![CDATA[estrakulikuler]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[school]]></category>
		<category><![CDATA[tanggapi]]></category>
		<category><![CDATA[usulan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=202590</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berencana membuka ekstrakulikuler baru bagi SMA Dharma Wanita Boarding School. Rencana tersebut disiapkan, seiring adanya usulan dari permintaan siswa. Menurut para siswa, ekstrakulikuler sangat diperlukan guna pengembangan minat dan bakat. Terlebih, sekolah yang mereka jalankan bersistem boarding school atau asrama. Menginap di asrama, kata para siswa, dinilai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, berencana membuka ekstrakulikuler baru bagi SMA Dharma Wanita Boarding School. Rencana tersebut disiapkan, seiring adanya usulan dari permintaan siswa.</p>



<p>Menurut para siswa, ekstrakulikuler sangat diperlukan guna pengembangan minat dan bakat. Terlebih, sekolah yang mereka jalankan bersistem boarding school atau asrama.</p>



<p>Menginap di asrama, kata para siswa, dinilai butuh kegiatan di luar belajar mengajar. Sehingga, tidak timbul kebosanan yang berlebih. Hal ini disampaikan oleh mayoritas siswa di sekolah itu.</p>



<p>“Mas Bup, saya bosen. Saya butuh mata pelajaran tambahan atau ekstrakulikuler di sekolah,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito, seraya menirukan usulan siswa saat bertemu di acara dialog kewaspadaan nasional, Kamis (30/11/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Menanggapi usulan tersebut, bupati muda berusia 32 tahun itu meminta pihak sekolah untuk segera membentuk ekstrakulikuler baru di sekolah yang berada di Kecamatan Pare itu. Ada lima eksteakulikuler yang diminati para siswa. Mulai dari pasukan pengibar bendera (paskibra), musik, drum band, voli dan basket.</p>



<p>Dari lima peminatan itu, Mas Dhito meminta agar tiap ekstrakulikuler diisi minimal 10 siswa. Dirinya juga menekankan, agar ekstrakulikuler ini bukan sekadar mata pelajaran tambahan semata. Itu karena, dari pelajaran tambahan di sekolah, membuka peluang baru bagi peserta didik untuk berkarir di masa mendatang.</p>



<p>“Ekstrakulikuler bukan sekadar mata pelajaran tambahan. Siapa tahu, tata boga (misalnya) adalah passion dari siswa,” kata Mas Dhito.</p>



<p>Orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut meminta agar para siswa membuat forum diskusi untuk membuat skala prioritas ekstrakulikuler mana yang akan dijalankan terlebih dahulu. Permintaan tersebut dilakukan, guna kegiatan yang dilakukan itu bisa lebih termanage dengan baik. Sehingga, peminatan yang dipilih juga sesuai dan menghasilkan kemampuan baru bagi para siswa.</p>



<p>“Saya lebih suka (ekstrakulikuler) sedikit tapi termanage dengan baik. Daripada banyak, tapi tidak teratur,” paparnya.</p>



<p>Adapun dalam dialog tersebut juga membahas bagaimana peran pemuda dalam menjaga kondusifitas wilayah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa boarding school terhadap kondisi Kabupaten Kediri, terutama saat Pemilu. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">202590</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
