<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>SD &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sd/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Jun 2023 14:59:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>SD &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sambut Tahun Ajaran Baru, Pemkab Lumajang Bagi Seragam Gratis untuk Pelajar SD sampai MA</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-tahun-ajaran-baru-pemkab-lumajang-bagi-seragam-gratis-untuk-pelajar-sd-sampai-ma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jun 2023 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ajaran]]></category>
		<category><![CDATA[bagi]]></category>
		<category><![CDATA[baru]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[MA]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[sampai]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[seragam]]></category>
		<category><![CDATA[tahun]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191529</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menjelang tahun ajaran baru, Pemerintah Kabupaten Lumajang membagikan seragam secara gratis bagi siswa SD, MI, SMP, MTs dan MA di Kantor Bupati Lumajang, Rabu (21/06/2023) tadi. Bantuan seragam sekolah itu, secara simbolis diberikan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kepada perwakilan siswa di masing-masing jenjang. &#8220;Bagi bupati dan saya, program ini adalah salah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Menjelang tahun ajaran baru, Pemerintah Kabupaten Lumajang membagikan seragam secara gratis bagi siswa SD, MI, SMP, MTs dan MA di Kantor Bupati Lumajang, Rabu (21/06/2023) tadi. Bantuan seragam sekolah itu, secara simbolis diberikan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, kepada perwakilan siswa di masing-masing jenjang.</p>



<p>&#8220;Bagi bupati dan saya, program ini adalah salah satu program utama kami. Hal yang membahagiakan bagi kami berdua dan masyarakat, bahwa bantuan ini luar biasa dampaknya. Bisa mendapatkan perhatian besar dari masyarakat, karena kita tahu kain seragam tidak murah,&#8221; kata Wakil Bupati Lumajang.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Wabup Lumajang menambahkan, bahwa penyediaan bantuan seragam sekolah untuk jenjang SD, MI, SMP dan MTs, dianggarakan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang sebagai pengampu program. Sedangkan untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA), dianggarkan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bantuan seragam sekolah bagi siswa baru, ujarnya, merupakan salah satu dari 20 Program Strategis Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Melalui bantuan ini, diharapkan mampu meringankan beban pendidikan bagi wali murid baru, terutama bagi keluarga kurang nampu.</p>



<p>&#8220;Semoga dengan adanya berbagai bantuan pendidikan yang kami haturkan dan berbagai kemudahan pelayanan pendidikan, bisa menjadikan anak-anak Bunda semangat belajar. Lalu, memiliki kepribadian berakhlakul karimah, sukses dan harapan yang dicita-citakan bisa tercapai,&#8221; tambah Bunda Indah.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Agus Salim, menambahkan bahwa pada Tahun Anggaran 2023, pihaknya telah menganggarkan belanja kain untuk jenjang SD/MI sebesar Rp 3,8 miliar dan jenjang SMP/MTs sebesar Rp 3,4 miliar.</p>



<p>Total, Pemkab menyediakan bantuan seragam sekolah untuk jenjang SD, MI, SMP dan MTs sebanyak 101.834 potong dan jenjang MA sebanyak 23.192 potong. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191529</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu dari Dua Bocah SD Hanyut di Sungai Brantas Ditemukan Sejauh 12,2 Kilometer</title>
		<link>https://memontum.com/satu-dari-dua-bocah-sd-hanyut-di-sungai-brantas-ditemukan-sejauh-122-kilometer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jun 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kilometer]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[sejauh]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191450</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Setelah melalui proses pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Rf (10), satu dari dua bocah SD yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Brantas, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi, mengatakan bahwa korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal, Rabu (21/6) sekitar pukul 07.30. Lokasi penemuan korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Setelah melalui proses pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Rf (10), satu dari dua bocah SD yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Brantas, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi, mengatakan bahwa korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal, Rabu (21/6) sekitar pukul 07.30. Lokasi penemuan korban berjarak sekitar 12,2 km dari lokasi kejadian awal. Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, ujarnya, selanjutnya jenazah Rf dibawa ke RS Syaiful Anwar, guna diproses lebih lanjut oleh petugas yang berwenang, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.</p>



<p>Dalam upaya pencarian kedua korban, Rf (10) dan PW (10), paparnya, tim SAR gabungan mengerahkan sebanyak tiga SRU air untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Brantas, yang melintas di kota Malang. SRU air pertama melakukan penyisiran dengan tehnik tubing dari lokasi kejadian menuju ke Jembatan Kendalpayak di koordinat 8° 03&#8242; 19.0” S 112° 37&#8242; 42.5” E, jarak tempuh sekitar 3,4 km. SRU air kedua dan ketiga, melakukan penyisiran dengan perahu rafting dari Jembatan Kendal Payak menuju ke DAM Blobo di koordinat 8° 07&#8242; 09.4” S 112° 35&#8242; 54.0” E, jarak tempuh sekitar 9,4 km.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Tim SAR gabungan menggunakan perahu rafting, sebab kondisi Sungai Brantas yang dangkal serta banyak batuan dan jeram. Jadi, tidak mungkin menggunakan perahu karet dengan mesin motor tempel,” jelas Hariyadi.</p>



<p>Pada saat yang bersamaan, beberapa orang personel tim SAR gabungan melakukan pengamatan di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran Sungai Brantas. Tim darat ini juga menyebarluaskan informasi hanyutnya korban kepada warga yang beraktivitas di sekitar sungai.</p>



<p>“Melalui upaya penyebarluasan informasi ini, diharapkan pada warga yang melihat korban untuk melaporkannya kepada petugas SAR gabungan, agar kemudian dilaksanakan evakuasi,” ungkap Hariyadi.</p>



<p>Sejumlah pihak ikut terlibat dalam proses pencarian hingga evakuasi korban. Di antaranya Tim Kantor SAR Surabaya, BPBD Kota Malang, Polsek dan Koramil Kedungkandang, Linmas, PPMR, Satria Rescue, PSR, SAR Trenggana, SAR MTA, RTA, Rescue 020, IOF, TAGANA, RAPI, PMI, Bakorsiskom, SAKA SAR Malang, BP 13.32, Lintamal Rescue, SAR Kanjuruhan, SAR Awangga, SAR Pakem, warga sekitar dan sejumlah potensi SAR lainnya.</p>



<p>Hingga berita ini disebarkan, tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian satu korban lain yang belum ditemukan. SAR masih melakukan penyisiran mencari satu korban lainnya berinisial PW yang hingga saat ini belum ditemukan.</p>



<p>Diberitakan sebelumnya, dua siswa sekolah dasar berinisial PW (10) dan Rf (10), warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dikabarkan hilang terseret arus Sungai Brantas, tidak jauh dari rumahnya, Senin (19/06/2023) lusa. Kejadian itu, berlangsung saat korban baru pulang dari sekolah. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191450</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Proses Pencarian Dua Bocah SD Hanyut di Sungai Brantas Belum Ditemukan </title>
		<link>https://memontum.com/proses-pencarian-dua-bocah-sd-hanyut-di-sungai-brantas-belum-ditemukan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jun 2023 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[belum]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191403</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Upaya pencarian dua bocah SD hanyut di Sungai atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, Kota Malang, terus dilakukan hingga Selasa (20/06/2023) tadi. Bahkan, sedikitnya tujuh tim gabungan juga diterjunkan untuk melakukan proses pencarian terhadap keduanya. Komandan Tim Pencarian, Basarnas Surabaya, Andy Pamuji, menyampaikan jika tujuh tim tersebut bergerak menyisir sungai dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Upaya pencarian dua bocah SD hanyut di Sungai atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas, Kota Malang, terus dilakukan hingga Selasa (20/06/2023) tadi. Bahkan, sedikitnya tujuh tim gabungan juga diterjunkan untuk melakukan proses pencarian terhadap keduanya.</p>



<p>Komandan Tim Pencarian, Basarnas Surabaya, Andy Pamuji, menyampaikan jika tujuh tim tersebut bergerak menyisir sungai dengan menggunakan berbagai jenis perahu. Diantaranya,&nbsp; empat perahu karet, dua perahu kayak dan 15 tubing. “Kami mengerahkan tujuh tim untuk melalukan pencarian. Area pencarian dari lokasi kejadian sampai dengan DAM Sengguruh,” kata Andy, Selasa (20/06/223) tadi.</p>



<p>Kemudian, dikatakan jika area pencarian korban tersebut dibagi menjadi tiga titik wilayah. Untuk titik pertama, dimulai dari lokasi kejadian di wilayah Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang hingga Jembatan Kendalpayak, Kabupaten Malang dengan jarak sekitar 3,4 kilometer. Titik ke dua, dari Jembatan Kendalpayak hingga Bendungan Bloboh, Kabupaten Malang, dengan jarak 9,7 kilometer. Lalu, titik terakhir dari Bendungan Bloboh hingga Bendungan Sengguruh dengan jarak 8 kilometer.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Hingga pukul 11.00, belum ada tanda-tanda ditemukannya kedua korban. Apalagi, rata-rata dari semua titik itu sudah mencapai jarak separuh dari target, sementara masih belum ada tanda-tanda,” lanjutnya.</p>



<p>Pihaknya juga menceritakan, jika ada beberapa kendala yang dihadapi, yaitu derasnya arus air sungai dan kontur yang berbatuan. Selain itu, juga karena pintu DAM Sengguruh yang dibuka, sehingga mempengaruhi kecepatan air sungai. “Kendala arus memang sangat deras, disamping kontur Sungai Brantas juga berbatu, dan DAM Sengguruh dibuka mempengaruhi besar kecilnya arus,” imbuhnya.</p>



<p>Sebagai informasi, hingga saat ini operasi pencarian korban hanyut masih terus berlanjut dengan melibatkan kerja sama antara Basarnas Surabaya, relawan dan sejumlah pihak berwenang. Hanya saja, dimana keberadaan keduanya, masih belum teridentifikasi.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, dua bocah siswa SD berinisial PW (10) dan Rf (11), warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dikabarkan hilang terseret arus Sungai Brantas, tidak jauh dari rumahnya, Senin (19/06/2023) kemarin. Kejadian itu, berlangsung dari sepulang sekolah. <strong>(rsy/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191403</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dua Bocah SD di Bumiayu Kota Malang Dilaporkan Hanyut di Sungai Brantas</title>
		<link>https://memontum.com/dua-bocah-sd-di-bumiayu-kota-malang-dilaporkan-hanyut-di-sungai-brantas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jun 2023 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[Bumiayu]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[dilaporkan]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191363</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dua siswa sekolah dasar (SD) berinisial PW (10) dan Rf (11), warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dikabarkan hilang terseret arus Sungai Brantas, yang tidak jauh dari rumahnya, Senin (19/06/2023) tadi. Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian, tepatnya sekitar pukul 10.00 atau sepulang sekolah, kedua korban dan teman-temannya bermain di sekitar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dua siswa sekolah dasar (SD) berinisial PW (10) dan Rf (11), warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dikabarkan hilang terseret arus Sungai Brantas, yang tidak jauh dari rumahnya, Senin (19/06/2023) tadi.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa sebelum kejadian, tepatnya sekitar pukul 10.00 atau sepulang sekolah, kedua korban dan teman-temannya bermain di sekitar Sungai Brantas. Total, ada sebanyak delapan anak yang bermain di sekitar Sungai Brantas. Saat itu, enam diantaranya sempat berenang di sungai.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Karena arus sungai cukup deras, ke enam anak tersebut sempat terseret arus. Namun, empat di antaranya berhasil diselamatkan. Sedangkan PW dan Rf, dilaporkan hilang terbawa arus. Sementara teman-temannya korban sendiri, sudah sempat berusaha menolong, namun gagal.</p>



<p>Hanyutnya PW dan Rf, inipun dilaporkan oleh teman-temannya sekitar pukul 16.30. Hingga akhirnya, kejadian itu dilaporkan ke Polsek Kedungkandang.</p>



<p>Tidak lama berselang, unsur potensi SAR Malang Raya datang ke lokasi untuk berkoordinasi melakukan pencarian. &#8220;Hingga malam ini, kedua korban masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian,&#8221; ujar Kapolsek Kedungkandang, Kompol Agus Siswo Hariyadi saat dikonfirmasi Memontum.com sekitar pukul 20.00. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191363</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disegel Ahli Waris Tanah Sekolah, Aktivitas Belajar Mengajar SDN II Kalirejo Probolinggo Terhenti</title>
		<link>https://memontum.com/disegel-ahli-waris-tanah-sekolah-aktivitas-belajar-mengajar-sdn-ii-kalirejo-probolinggo-terhenti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 May 2023 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[camat dringu]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[kecamatan dringu]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=188291</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sekolah Dasar (SD) Kalirejo II di Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, disegel oleh seseorang yang mengaku sebagai ahli waris tanah sekolah, Selasa (09/05/2023) pagi. Kabar itu, sontak menjadi perhatian Forkopimka hingga dilakukan mediasi antara ahli waris bersama dengan Forkopimka Dringu. Sampai akhirnya, sekolah tersebut bisa dibuka dan bisa digunakan kembali seperti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum </strong><a href="https://probolinggo.memontum.com/"><strong>Probolinggo</strong> </a>&#8211; Sekolah Dasar (SD) Kalirejo II di Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, <a href="https://probolinggo.memontum.com/">Kabupaten Probolinggo</a>, disegel oleh seseorang yang mengaku sebagai ahli waris tanah sekolah, Selasa (09/05/2023) pagi.</p>



<p>Kabar itu, sontak menjadi perhatian Forkopimka hingga dilakukan mediasi antara ahli waris bersama dengan <a href="https://probolinggo.memontum.com/">Forkopimka Dringu</a>. Sampai akhirnya, sekolah tersebut bisa dibuka dan bisa digunakan kembali seperti biasa.</p>



<p>Dari informasi yang dihimpun, penyegelan itu dilakukan oleh ahli waris tanah sekolah, sejak sebelum kegiatan jam sekolah dimulai. Sehingga, kegiatan belajar mengajar siswa-siswi, pun menjadi terganggu. Para murid di sekolah tersebut, sampai tidak bisa masuk ke sekolah karena gerbang sekolah dikunci.</p>



<p><a href="https://probolinggo.memontum.com/">Camat Dringu</a>, Heri Mulyadi, mengatakan bahwa penyegelen sekolah tersebut dilakukan oleh Sudirman (52), yang merupakan ahli waris tanah sekolah. Sebelumnya, Sudirman juga telah meminta kepada pemerintah setempat untuk memproses tanah sekolah tersebut, sejak dua tahun lalu.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/tersangka-pembunuhan-gadis-open-bo-dilimpahkan-ke-kejaksaan">Tersangka Pembunuhan Gadis Open BO Dilimpahkan ke Kejaksaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-lebaran-dishub-kota-malang-petakan-titik-rawan-macet-di-pusat-perbelanjaan">Jelang Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet di Pusat Perbelanjaan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wujudkan-kota-atraktif-dprd-trenggalek-sebut-pembangunan-harus-libatkan-semua-elemen">Wujudkan Kota Atraktif, DPRD Trenggalek sebut Pembangunan Harus Libatkan Semua Elemen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/pemkab-malang-salurkan-bantuan-untuk-warga-terdampak-angin-kencang-di-gunungsari-tajinan">Pemkab Malang Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Gunungsari Tajinan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/nilai-investasi-capai-rp-250-miliar-pemkot-malang-kaji-proyek-kabel-bawah-tanah">Nilai Investasi Capai Rp 250 Miliar, Pemkot Malang Kaji Proyek Kabel Bawah Tanah</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Jadi setelah mendapat laporan, kita kemudian melakukan mediasi. Dimana, mediasi tersebut diketahui bahwa Sudirman, pada 2021 telah mengajukan pemberitahuan. Namun, diperkirakan pengajuan tersebut hanya selesai di satu pihak,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selain itu, dari hasil mediasi tersebut, diketahui bahwa Sudirman merupakan salah satu dari tiga ahli waris lainnya. Sementara sejak tahun 1997, ahli waris tanah sekolah tersebut, telah mendapatkan tanah garapan milik desa sebagai ganti tanahnya yang digunakan untuk SD tersebut.</p>



<p>Dari mediasi ini, ahli waris tanah SD beserta Forkopimka bersepakat untuk membuka kembali segel yang telah dipasangnya. Tepat pada pukul 08.00, segel dilepas dan disaksikan ahli warisnya. </p>



<p>&#8220;Tadi kita sampaikan ke pemilik hak waris, bahwa jika memang protes, maka segera proses di pengadilan. Jadi, jangan menyegel, karena kasihan anak-anak dan aktifitas belajarnya bisa terganggu. Hingga akhirnya, segel tersebut kita lepas, dengan disaksikan oleh pemilik hak waris tanah dan aktifitas belajar kembali dilanjutkan,&#8221; jelas Heri. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">188291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Kukuhkan 37 Kepala TK, SD, dan SMP Negeri</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-kukuhkan-37-kepala-tk-sd-dan-smp-negeri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Nov 2018 10:29:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dan SMP Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=62420</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;Walikota Malang Drs. H. Sutiaji mengukuhkan 37 pejabat fungsional guru yang diberi tugas sebagai Kepala TK, SD, dan SMP Negeri di lingkungan Pemerintah Kota Malang, di Aula Utama Dinas Pendidikan Kota Malang, jalan Veteran nomor 19, Malang, Kamis (1/11/2018). Ke-37 orang yang menjabat kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP tersebut, terdiri atas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;</strong>Walikota Malang Drs. H. Sutiaji mengukuhkan 37 pejabat fungsional guru yang diberi tugas sebagai Kepala TK, SD, dan SMP Negeri di lingkungan Pemerintah Kota Malang, di Aula Utama Dinas Pendidikan Kota Malang, jalan Veteran nomor 19, Malang, Kamis (1/11/2018). Ke-37 orang yang menjabat kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP tersebut, terdiri atas 4 orang kepala TK, 29 orang kepala SD, dan empat orang kepala SMP.</p>
<p>Walikota Malang Drs. H. Sutiaji mengapresiasi Kepala Dinas Pendidikan, pengawas, dan satuan kerja dibawahnya untuk melakukan mutasi agar terjadi fungsi asimilasi dan akulturasi, sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan, mengeksplorasi potensi jajaran pendidik yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah untuk berinovasi, berkreasi dan berprestasi, baik bidang akademik maupun non akademik.</p>
<p><div id="attachment_62399" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/62390-kapolres-malang-bentuk-satgas-bhayangkara-siaga-bencana/img-20181101-wa0097" rel="attachment wp-att-62399"><img aria-describedby="caption-attachment-62399" decoding="async" class="size-full wp-image-62399" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/11/IMG-20181101-WA0097-e1541068155596.jpg?resize=500%2C333&#038;ssl=1" alt="Walikota Malang beserta jajarannya dan kepala sekolah yang dikukuhkan. (rhd)" width="500" height="333" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-62399" class="wp-caption-text">Walikota Malang beserta jajarannya dan kepala sekolah yang dikukuhkan. (rhd)</p></div></p>
<p>&#8220;Panjenengan semua telah melakukan kebaikan dan perbaikan. Sebagai pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban, khususnya di bidang pendidikan dalam membangun karakter bangsa, khususnya pendidikan anak. Bukan hanya anak cerdas IQ dan EQ, namun anak yang memiliki komparasi keduanya. Sebab yang dibutuhkan bukan orang pintar, namun generasi yang berbudi pekerti. Dan membangun karakter bangsa, sebagai investasi pendidikan akan terlihat 20 hingga 25 tahun ke depan,&#8221; jelas Sutiaji, dalam sambutannya.</p>
<p>Menurutnya, mutasi adalah hal mutlak yang harus dilakukan untuk penyegaran dengan situasi baru dan peningkatan kompetensi. Untuk itu, Kepala Sekolah yang dikukuhkan dapat segera melakukan penyesuaian di satuan tugas baru, sehingga dapat segera melaksanakan tugas, fungsi, dan tanggung jawab sebagai pemimpin sekaligus manager di satuan pendidikan. &#8220;Dengan rayonisasi dan zonasi sebagai upaya pemerataan pendidikan, kepala sekolah juga dituntut bagaimana bisa me-manage pendidikan. Fungsi mediator, katalisator, melalui inovasi juga berjalan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM, mengatakan ada promosi sekitar belasan kepala sekolah karena menggantikan kepala sekolah yang meninggal dan pensiun. Sedangkan 15 kepala diperpanjang karena hanya jabatan sebelumnya tidak sampai 4 tahun, sehingga diperpanjang sementara. Sisanya merupakan pejabat yang dimutasi. Sebelumnya, para calon kepala sekolah telah mengikuti Diklat 5 kali selama 3 bulan di Lembaga Penjaminan Mutu Calon Kepala Sekolah di Solo.</p>
<p>&#8220;Proses ini akan terus berlanjut dan dilakukan secara bertahap, tak hanya kepala sekolah, namun juga guru sebagai upaya pemetaan dan pemerataan pendidikan. Nantinya, guru yang bagus diposisikan di pinggiran, sehingga tidak ada sekolah favorit dan tidak. Semua akan jadi favorit,&#8221; tukas Ida, sapaan akrabnya.</p>
<p>Turut hadir dalam prosesi pengukuhan mendampingi Walikota Malang diantaranya Wakil Walikota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko, Sekretaris Daerah Wasto, SH, MH. Kepala Dinas Pendidikan Dra. Zubaidah, MM, Sekretaris Dinas Drs. Totok Kasianto, Kepala Bidang Pembinaan PTK Dra. Sri Sutrisnawati, M.Pd., Kepala Bidang Pembinaan SD Dra. Atimah, M.Pd., Kepala Bidang Pembinaan SMP Siti Ratnawati, SH., M.Pd beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kota Malang lainnya. (rhd/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62420</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
