<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>SDN Karangbesuki 3 &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sdn-karangbesuki-3/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Oct 2020 16:13:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>SDN Karangbesuki 3 &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bantuan Paket Data Tak Optimal</title>
		<link>https://memontum.com/bantuan-paket-data-tak-optimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2020 16:13:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[jamingan]]></category>
		<category><![CDATA[paket data]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Karangbesuki 3]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=125116</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Bantuan paket data kepada sejumlah siswa selama masa pandemi, tidak sepenuhnya bisa berjalan maksimal. Seperti yang terjadi di SDN Karangbesuki 3 Kota Malang, pihak sekolah harus sesekali melakukan luring, karena beberapa kendala yang dialami sejumlah siswa. Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Karangbesuki 3, Jamingan, mengatakan bahwa ada beberapa keluhan dari orang tua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Bantuan paket data kepada sejumlah siswa selama masa pandemi, tidak sepenuhnya bisa berjalan maksimal. Seperti yang terjadi di SDN Karangbesuki 3 Kota Malang, pihak sekolah harus sesekali melakukan luring, karena beberapa kendala yang dialami sejumlah siswa.</p>
<p>Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Karangbesuki 3, Jamingan, mengatakan bahwa ada beberapa keluhan dari orang tua siswa, yang mengaku kesulitan dalam mengakses internet untuk kebutuhan belajar anaknya. Termasuk, ada juga kendala akibat hanya memiliki satu handphone (Hp), sementara alat komunikasi itu juga diperlukan orang tua murid saat bekerja.</p>
<p>&#8220;Akibat keluhan-keluhan itu, sekolah akhirnya mensiasati dengan masih melakukan luring. Jadi, meski pun sekolah melakukan daring, tetapi tetap juga melakukan luring.  Sementara ketika ada atau diberikan tugas, secara manual mereka ngambil ke sekolah. Begitu juga ketika ujian, juga dilakukan luring,&#8221; ujar Jamingan pada Memontum.com saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (07/10) tadi.</p>
<p>Untuk mengatasi hal tersebut, termasuk keramaian di Sekolah saat mengambil dan mengumpulkan tugas, tambah Kepsek, pihak sekolah membentuk sebuah paguyuban. Di mana, paguyuban tersebut berisi perwakilan murid dari masing-masing kelas.</p>
<p>&#8220;Dari paguyuban itu, mereka mengambil tugas dan mengumpulkan tugas ke sekolah. Sehingga, tidak memunculkan kerumunan di area sekolah. Termasuk, mengantisipasi penyebaran Covid 19,&#8221; ujar pria berkumis itu.</p>
<p>Selain mensiasati dengan langkah itu, lebih lanjut ia mengatakan, guru-guru juga melakukan kunjungan ke rumah siswa. Hal tersebut dilakukan, agar tidak ada murid yang tertinggal jauh dengan pelajaran.</p>
<p>&#8220;Jadi, kalau ada murid yang tidak paham, atau tidak bisa menggunakan internet, guru bisa memantau. Termasuk, seperti murid tidak ada sarana HP, karena dibawa orang tua, pun dibantu oleh guru,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Tidak maksimalnya bantuan paket data gratis, pun disampaikan Kepala SD Negeri Karangbesuki 1, Suroto. Menurutnya, karena untuk mendapatkan paket data harus melakukan register dan mengisi persyaratan, membuat wali murid yang tidak paham.</p>
<p>&#8220;Mereka kebingungan, seperti harus registrasi dahulu. Sedangkan wali murid, memakai Hp nya pun, kadang yang bukan akses internet,&#8221; ujarnya. <strong>(mg1/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">125116</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SDN Karangbesuki 3 Dibobol, 2 Laptop dan Uang Rp 30 Ribu Amblas</title>
		<link>https://memontum.com/sdn-karangbesuki-3-dibobol-2-laptop-dan-uang-rp-30-ribu-amblas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Oct 2019 12:34:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[pencurian]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Karangbesuki 3]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98463-sdn-karangbesuki-3-dibobol-2-laptop-dan-uang-rp-30-ribu-amblas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Malang &#8211; Spesialis maling pembobol gedung sekolah kembali unjuk gigi di Kota Malang. Kali ini pelaku satroni gedung SDN Karangbesuki 3 Jl Candi VI B, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (23/10/2019) dini hari. Kejadian ini diketahui pada keesokan harinya setelah juru bantu sekolah mendapati ruang huru dalam kondisi acak-acakan dan pintunya jebol. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Malang</strong> &#8211; Spesialis maling pembobol gedung sekolah kembali unjuk gigi di Kota Malang. Kali ini pelaku satroni gedung SDN Karangbesuki 3 Jl Candi VI B, Kelurahan Karangbesuki, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (23/10/2019) dini hari.</p>
<p>Kejadian ini diketahui pada keesokan harinya setelah juru bantu sekolah mendapati ruang huru dalam kondisi acak-acakan dan pintunya jebol. Kejadian ini selanjutnya dilaporkan ke pihak guru hingga diketahui 2 laptop milik guru dan uang tabungan Rp 30 ribu telah hilang.</p>
<p>Diduga pelaku berhasil masuk ke dalam gesung sekolah dengan cara menjebol jendela fantilasi dapur.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa saat kejadian kondisi gedung sekolah tidak terjaga. Diduga pelaku masuk melalui jendela fentilasi dapur. Setelah berhasil masuk ke dalam gedung sekolah, pelaku kemudian membobol pintu ruang guru.</p>
<p>Di ruang guru inilah pelaku berhasil mencuri 2 laptop milik guru yang ditinggal di kantor. Tak hanya itu, pelaku juga mengambil uang Rp 30 ribu yang ditemukannya lokasi yang sama. Pelaku kemudian kabur membawa barang jarahannya.</p>
<p>Saat ditemui wartawan, Jamingan, kepala sekolah SDN Karangbesuki 3 membenarkan adanya kejadian itu.</p>
<p>&#8220;Pelaku mencuri 2 laptop pribadi milik guru. Pelaki diduga masuk melalui fentilasi dapur. Ini pertama kalinya terjadi disini. Tadi sudah dilaporkan ke Polsek dan tadi sudah ada petugas yang datang ke sekolah,&#8221; ujar Jamingan. Sementara itu hingga Rabu pukul 19.00, petugas Polsekta Sukun belum bisa dikonfirmasi.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98463</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
