<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>se-indonesia &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/se-indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 24 Jul 2024 14:04:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>se-indonesia &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pilot Project Se-Indonesia, Polresta Malang Kota Luncurkan E-TLE Mobile Handheld</title>
		<link>https://memontum.com/pilot-project-se-indonesia-polresta-malang-kota-luncurkan-e-tle-mobile-handheld</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Jul 2024 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[handheld]]></category>
		<category><![CDATA[luncurkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[mobile]]></category>
		<category><![CDATA[polresta]]></category>
		<category><![CDATA[project]]></category>
		<category><![CDATA[se-indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212215</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Polresta Malang Kota meluncurkan E-TLE Mobile Handheld (EMH) di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Rabu (24/07/2024) tadi. Inovasi ini, menjadi pilot project se-Indonesia untuk penegakan disiplin berlalu lintas. EMH sendiri secara langsung diluncurkan Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Komarudin, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto dan Pj Wali Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Polresta Malang Kota meluncurkan E-TLE Mobile Handheld (EMH) di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, Rabu (24/07/2024) tadi. Inovasi ini, menjadi pilot project se-Indonesia untuk penegakan disiplin berlalu lintas.</p>



<p>EMH sendiri secara langsung diluncurkan Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Komarudin, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto dan Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Sebagai informasi, EMH adalah tilang elektronik memakai kamera smartphone yang telah terinstal dengan E-TLE.</p>



<p>Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin mengatakan, EMH adalah inovasi upaya dalam menjawab kompleksitas permasalahan lalu lintas. &#8220;Kami apresiasi Polresta Malang Kota. Program ini pilot project pertama di Indonesia. EMH untuk menekan angka kecelakaan berlalu lintas. Meningkatkan kedisiplinan dan budaya tertib berlalu lintas,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Teknologi ini menindak pelanggar lalu lintas secara on the spot. Dimana petugas akan melakukan patroli, bekerja secara mobile dan menindak pelanggar lalu lintas secara langsung. &#8220;Petugas langsung memberikan tindakan kepada pengguna jalan yang melanggar. Konsepnya hampir sama dengan ETLE, tapi ini dilakukan secara langsung on the spot,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk EMH nanti petugas menggunakan beberapa perangkat yang dibawa untuk merekam dan print out ditempat. &#8220;Kalau ETLE tercapture pelanggaran masuk ke operator baru berkirim surat. Ini yang kita evaluasi kadang surat tak tepat sasaran atau kendaraan sudah pindah tangan. Jadi kalau EMH langsung tepat sasaran ke si pelanggar,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno, menerangkan bahwa sasaran utama EMH adalah pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan fatalitas, pelanggaran yang menyebabkan gangguan keamanan, kenyamanan dan ketertiban di jalanan, seperti parkir liar. EMH sendiri menggunakan perangkat smartphone yang dioperasikan oleh Unit Turjawali. Untuk jumlahnya, total ada 2 perangkat yang siap dioperasikan.</p>



<p>&#8220;Kami memburu pelanggar yang tidak menggunakan helm, melawan arus serta pelanggaran lain yang berpotensi menyebabkan laka lantas dan dapat berakibat fatal. Selain itu juga adanya parkir sembarangan di jalan,&#8221; urainya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212215</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Potensi dan Kemampuan Guru SMK Fesyen se-Indonesia di MCC, Desainer Beri Pembinaan</title>
		<link>https://memontum.com/tingkatkan-potensi-dan-kemampuan-guru-smk-fesyen-se-indonesia-di-mcc-desainer-beri-pembinaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 11:08:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[beri]]></category>
		<category><![CDATA[Desainer]]></category>
		<category><![CDATA[fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[kemampuan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[MCC]]></category>
		<category><![CDATA[pembinaan]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[se-indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193164</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 20 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia, melakukan kegiatan fesyen show (peragaan busana, red) di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Kamis (13/07/2023) tadi. Kegiatan tersebut, dilakukan dalam rangka meningkatkan potensi dan kemampuan keahlian dari guru SMK fesyen di seluruh Indonesia, dengan menggandeng empat desainer ternama. Salah satu desainer [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 20 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia, melakukan kegiatan fesyen show (peragaan busana, red) di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Kamis (13/07/2023) tadi. Kegiatan tersebut, dilakukan dalam rangka meningkatkan potensi dan kemampuan keahlian dari guru SMK fesyen di seluruh Indonesia, dengan menggandeng empat desainer ternama.</p>



<p>Salah satu desainer Kota Malang, Agus Sunandar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan program dari Kemendikbud Ristek, Dirjen SMK, yakni Upskilling dan Reskilling (meningkatkan dan menumbuhkan kembali keahlian,red). Kota Malang, dipilih menjadi salah satu tempat pembinaan buat mereka.</p>



<p>“Jadi dari ribuan SMK di Indonesia, salah satunya yang terpilih itu di SMKN 3 Kota Malang dan penyelenggaranya pun difokuskan di situ, sebagai pusat belajar,” kata Agus Sunandar.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Kemudian, dalam pelaksanaan program tersebut yakni selama 11 hari. Dimana pada kegiatan pertama, yaitu dilakukan pembuatan desain fesyen, kemudian kedua dilakukan produksi, dan ketiga presentasi dengan peragaan busana. “Jadi yang ditampilkan disini adalah bentuk presentasi dari mereka, dan ini merupakan karya otentik asli dari mereka semua,” tambahnya.</p>



<p>Untuk tema yang difokuskan dari peragaan busana tersebut, yaitu jenis atasan dengan ciri khas Indonesia. Tentunya, para peserta diberikan kebebasan untuk mengekspor sesuai dengan keinginannya.</p>



<p>“Kebetulan ini bikin blouse atau baju khusus buat perempuan cenderung untuk atasan. Tapi tetap dia eskpor dengan tema-tema indonesia. Mereka diberikan kebebasan. Sama seperti inklusivitas kurikulum sekarang merdeka,” katanya.</p>



<p>Sebagai informasi, dari 20 guru tersebut mereka diberikan pembinaan oleh empat desainer ternama. Yaitu, Samsuga, Almira Handmade, YC Fashion Design, dan Han’s Tailor. Tentu dengan karakter masing-masing yang berbeda. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193164</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
