<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sedekah &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sedekah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jan 2026 11:37:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sedekah &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gerakan Sedekah Oksigen, Pemkab Banyuwangi dan Perhutani Bagikan 2.026 Bibit Pohon Gratis</title>
		<link>https://memontum.com/gerakan-sedekah-oksigen-pemkab-banyuwangi-dan-perhutani-bagikan-2-026-bibit-pohon-gratis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2026 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bagikan]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[oksigen]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Perhutani]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229261</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Raya, membagikan ribuan bibit pohon gratis, sebagian bagian dari Gerakan Sedekah Oksigen, Senin (05/01/2026) tadi. Dalam prosesi itu, sedikitnya 2.026 bibit pohon dibagikan kepada para pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di depan Kantor Perhutani, Jalan Jaksa Agung Suprapto. Bibit [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Pemkab Banyuwangi bersama Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Raya, membagikan ribuan bibit pohon gratis, sebagian bagian dari Gerakan Sedekah Oksigen, Senin (05/01/2026) tadi. Dalam prosesi itu, sedikitnya 2.026 bibit pohon dibagikan kepada para pengendara roda dua dan roda empat yang melintas di depan Kantor Perhutani, Jalan Jaksa Agung Suprapto.</p>



<p>Bibit yang dibagikan itu, terdiri dari berbagai jenis tanaman produktif dan kehutanan, seperti alpukat, durian, sirsak dan salam. Jenis tanaman tersebut dipilih, karena dinilai cocok ditanam di hampir seluruh wilayah Banyuwangi.</p>



<p>Para pengendara yang melintas, pun dibuat antusias menerima bibit pohon. Antusiasme pengendara dan warga itu, terlihat sejak pagi.</p>



<p>“Senang sekali, dapat bibit pohon sirsak dan durian. Nanti akan saya tanam di halaman rumah,” ujar Wiwin, salah satu warga penerima bibit.</p>



<p>Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, yang turut hadir membagikan pohon, mengapresiasi Perhutani yang mendukung gerakan Sedekah Oksigen. “Terima kasih kepada Perhutani yang terus mengawal dan menggalakkan gerakan sedekah oksigen. Semoga aksi ini berdampak pada lingkungan yang semakin sehat, ekonomi rakyat, serta ketahanan ekosistem yang kuat,” kata Wabup Mujiono.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menjelaskan, Gerakan Sedekah Oksigen mulai dilakukan secara masif sejak 2016, untuk menumbuhkan budaya menanam pohon secara berkelanjutan. Sejak itu, jutaan pohon telah ditanam di berbagai wilayah Banyuwangi.</p>



<p>Bahkan hingga kini, Pemkab Banyuwangi terus memasifkan gerakan tersebut melalui berbagai kebijakan. Salah satunya, mewajibkan ASN yang naik pangkat menyumbang satu bibit pohon.</p>



<p>Selain itu pada beberapa waktu lalu, 4.888 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang baru diangkat, mendonasikan satu bibit pohon berkayu sebagai bentuk rasa syukur atas pengangkatan sebagai ASN.</p>



<p>Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Raya, Mukhlisin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari aksi Sedekah Oksigen, sekaligus upaya melibatkan masyarakat secara aktif dalam menjaga lingkungan. “Ini sinergi dengan Program Sedekah Oksigen yang sudah dilaksanakan Pemkab Banyuwangi sejak 2016. Menjadi aksi nyata bersama dalam menjaga lingkungan melalui penghijauan,” ujar Mukhlisin.</p>



<p>Dirinya menambahkan, selain membagikan bibit kepada warga untuk ditanam secara mandiri, Perhutani juga secara rutin melakukan penghijauan di kawasan hutan. “Setiap kegiatan penebangan selalu diikuti regenerasi. Pada 2025 saja, di KPH Banyuwangi Raya sudah ditanam sekitar 500 ribu tanaman kehutanan dan tanaman buah berkayu,” katanya. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229261</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kepedulian Kolektif, Pemkab Lumajang Gelar Sedekah Udara 770 dan Sekolah Adiwiyata</title>
		<link>https://memontum.com/kepedulian-kolektif-pemkab-lumajang-gelar-sedekah-udara-770-dan-sekolah-adiwiyata</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2025 08:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[adiwiyata]]></category>
		<category><![CDATA[kepedulian]]></category>
		<category><![CDATA[kolektif]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228896</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Sedekah Udara 770 dalam rangka Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 dimaknai sebagai ajakan moral untuk membangun kepedulian kolektif terhadap kualitas lingkungan hidup. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Hertutik, saat aksi penanaman pohon di kawasan Alun-Alun Lumajang, Jumat (19/12/2025) tadi. Menurut Hertutik, sedekah udara bukan sekadar kegiatan seremonial, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Sedekah Udara 770 dalam rangka Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-770 dimaknai sebagai ajakan moral untuk membangun kepedulian kolektif terhadap kualitas lingkungan hidup. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang, Hertutik, saat aksi penanaman pohon di kawasan Alun-Alun Lumajang, Jumat (19/12/2025) tadi.</p>



<p>Menurut Hertutik, sedekah udara bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan upaya nyata menggerakkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan. Penanaman pohon di kawasan pusat kota sendiri, dinilai strategis karena berdampak langsung terhadap kualitas udara sekaligus meningkatkan kenyamanan ruang publik.</p>



<p>“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap kualitas udara. Harapannya, pohon-pohon yang ditanam hari ini akan memberi manfaat jangka panjang bagi kesehatan lingkungan dan masyarakat,” jelasnya.</p>



<p>Pada kesempatan yang sama, penyerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Lumajang kepada 13 sekolah menjadi penegasan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak dapat dilepaskan dari peran dunia pendidikan. Sekolah diposisikan sebagai ruang strategis dalam menanamkan kesadaran ekologis dan membangun budaya peduli lingkungan sejak dini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam memon itu memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah penerima penghargaan yang dinilai konsisten menerapkan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan. “Sekolah Adiwiyata memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan lingkungan yang ditanamkan sejak dini akan melahirkan perilaku yang bertanggung jawab terhadap alam di masa depan,” kata Bupati Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Melengkapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Ari Murcono, menegaskan bahwa capaian Sekolah Adiwiyata merupakan hasil kolaborasi seluruh warga sekolah, mulai dari pendidik, peserta didik, hingga lingkungan sekitar. Menurutnya, Program Adiwiyata tidak hanya berorientasi pada kebersihan dan penghijauan sekolah, tetapi juga memperkuat pendidikan karakter peserta didik.</p>



<p>“Sekolah menjadi agen perubahan. Nilai-nilai kepedulian lingkungan yang ditanamkan melalui Adiwiyata akan membentuk karakter peserta didik yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujarnya.</p>



<p>Ari juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lumajang untuk terus mendorong sekolah-sekolah mengikuti Program Adiwiyata melalui pendampingan berkelanjutan dan penguatan sinergi lintas sektor. Melalui Sedekah Udara 770 dan penguatan Program Adiwiyata, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan arah pembangunan yang menempatkan kelestarian lingkungan dan pendidikan karakter sebagai fondasi utama mewujudkan Lumajang yang sehat, lestari dan berkelanjutan. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228896</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSIA Fatimah Gelar Santunan Anak Yatim dan Sedekah untuk Ratusan Warga Kurang Mampu</title>
		<link>https://memontum.com/rsia-fatimah-gelar-santunan-anak-yatim-dan-sedekah-untuk-ratusan-warga-kurang-mampu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2025 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[fatimah]]></category>
		<category><![CDATA[kurang]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220037</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Fatimah Kraksaan-Probolinggo, menggelar kegiatan sosial dan keagamaan yang berlangsung di Jalan Letjen Suprapto Nomor 55 Kraksaan, Minggu (09/03/2025) tadi. Kegiatan mengisi Ramadan yang meliputi santunan kepada 30 anak yatim, juga diisi pemberian sedekah kepada 300 warga kurang mampu di lingkungan rumah sakit serta perlombaan Tahfidz, Adzan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Fatimah Kraksaan-Probolinggo, menggelar kegiatan sosial dan keagamaan yang berlangsung di Jalan Letjen Suprapto Nomor 55 Kraksaan, Minggu (09/03/2025) tadi. Kegiatan mengisi Ramadan yang meliputi santunan kepada 30 anak yatim, juga diisi pemberian sedekah kepada 300 warga kurang mampu di lingkungan rumah sakit serta perlombaan Tahfidz, Adzan dan doa-doa harian yang diikuti oleh 14 anak berprestasi dari jenjang TK hingga SD.</p>



<p>Hadir dalam pelaksanaan ini, Direktur RSIA Fatimah Kraksaan, dr Siska Mawaddatunnadila, beserta jajaran direksi, manajemen, staf medis dan non medis. Serta, perwakilan PT Rumah Sakit Sinergi Medika Bersaudara, H Achmad Budiono serta Head of HR &amp; GA PT Parahita, Rifiana.</p>



<p>Ketua Panitia sekaligus Manajer SDI dan Legal RSIA Fatimah Kraksaan, Cahyo Purnamaningtyas, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan ini dan mengapresiasi kerja keras tim serta dukungan penuh dari PT Parahita dan PT Rumah Sakit Sinergi Medika Bersaudara. &#8220;Alhamdulillah, berkat persiapan matang dari tim kami, acara ini dapat berjalan sukses dan meriah. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini kami mendapat dukungan penuh dari PT Parahita dan PT Rumah Sakit Sinergi Medika Bersaudara,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Direktur RSIA Fatimah Kraksaan, dr Siska Mawaddatunnadila, mengungkapkan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian RSIA Fatimah terhadap masyarakat, selain memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas. “Kami terus berikhtiar melaksanakan kegiatan rutin ini di Bulan Suci ini, sebagai bentuk dedikasi kepedulian kepada masyarakat. Selain mengedepankan pelayanan kesehatan yang tulus, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan warga kurang mampu,” katanya.</p>



<p>Lebih lanjut Siska menyampaikan harapannya, agar RSIA Fatimah Kraksaan dapat terus berkembang dan menjadi pilihan utama layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Probolinggo. &#8220;Kami berharap ini menjadi langkah awal untuk menjadikan RSIA Fatimah sebagai rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo,” tegasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Bupati Probolinggo periode 2025-2030, Mohammad Haris, yang akrab disapa Gus Haris, pernah menjabat sebagai Direktur RSIA Fatimah Kraksaan pada tahun 2013-2014. Saat ini, RSIA Fatimah Kraksaan tengah dalam proses pengembangan untuk memperluas layanannya menjadi rumah sakit umum yang melayani kebutuhan kesehatan masyarakat secara lebih komprehensif, tidak hanya terbatas pada ibu dan anak. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220037</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Meriahkan Gelaran Kirab Budaya dan Sedekah Desa di Kecamatan Panti</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-meriahkan-gelaran-kirab-budaya-dan-sedekah-desa-di-kecamatan-panti</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2024 11:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214042</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri pelaksanaan tradisi tahunan, Kirab Budaya dan Sedekah Desa, yang berlangsung di Kecamatan Panti, Rabu (11/09/2024) tadi. Pelaksanaan ini, digelar sebagai salah satu wujud syukur masyarakat atas hasil panen dan perlindungan dari Yang Maha Kuasa. Di momen itu, Bupati Hendy berharap masyarakat dapat terus melestarikan kirab budaya dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri pelaksanaan tradisi tahunan, Kirab Budaya dan Sedekah Desa, yang berlangsung di Kecamatan Panti, Rabu (11/09/2024) tadi. Pelaksanaan ini, digelar sebagai salah satu wujud syukur masyarakat atas hasil panen dan perlindungan dari Yang Maha Kuasa.</p>



<p>Di momen itu, Bupati Hendy berharap masyarakat dapat terus melestarikan kirab budaya dan sedekah desa ini sebagai warisan budaya. Serta, meminta masyarakat untuk selalu menghargai dan menjaga lingkungan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kirab budaya dan sedekah desa ini sebagai perwujudan budaya yang harus dilestarikan terus oleh masyarakat dan pemerintah Kabupaten Jember dan jangan sampai punah,” katanya.</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, prosesi dilakukan dengan penyatuan tujuh mata air dengan disaksikan ratusan masyarakat yang ada di Kecamatan Panti. Bupati Hendy sendiri, secara langsung menuang air sumur pitu ke dalam gentong besar. Selanjutnya, mengisi air tersebut ke kendi serta dilanjutkan dengan memberikan langsung air sumur pitu tersebut kepada seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Panti.</p>



<p>Penyatuan tujuh mata air sendiri, diambil dari tujuh sumber yang diambil dari&nbsp; tujuh sumur yang ada di Kecamatan Panti. Sedangkan keberadaan Sumber Tunjung sendiri ada di Desa Panti. Dalam pelaksanaan itu, juga ada tujuh gunungan yang terbuat dari hasil bumi dan selanjutnya diperebutkan oleh seluruh warga. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214042</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cegah Putus Sekolah dan Ajarkan Sedekah, SMP Muhammadiyah Terapkan Pembayaran SPP Pakai Minyak Jelantah</title>
		<link>https://memontum.com/cegah-putus-sekolah-dan-ajarkan-sedekah-smp-muhammadiyah-terapkan-pembayaran-spp-pakai-minyak-jelantah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Sep 2023 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ajarkan]]></category>
		<category><![CDATA[jelantah]]></category>
		<category><![CDATA[minyak]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[pembayaran]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197786</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; SMP Muhammadiyah 4 Kota Malang, yang berlokasi di Jalan Gajayana Gang III, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, memberlakukan cara unik dalam program membayar uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Yaitu, dengan minyak jelantah atau minyak goreng bekas. Langkah ini dilakukan, sebagai salah satu langkah untuk mencegah siswa agar tidak putus sekolah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; SMP Muhammadiyah 4 Kota Malang, yang berlokasi di Jalan Gajayana Gang III, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, memberlakukan cara unik dalam program membayar uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Yaitu, dengan minyak jelantah atau minyak goreng bekas. Langkah ini dilakukan, sebagai salah satu langkah untuk mencegah siswa agar tidak putus sekolah.</p>



<p>Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 4 Kota Malang, Sahran, menyampaikan jika program tersebut telah digulirkan sejak Agustus 2023 lalu. Dimana nantinya, dalam pengumpulan minyak minimal 100 liter nantinya, itu akan dikirim ke perusahaan daur ulang di Jakarta, yang menjadi mitra kerja sekolah.</p>



<p>“Program ini berlaku untuk semua siswa dan bagi siswa yang mampu membayar SPP dengan uang, maka minyak dihitung sebagai sedekah. Sehingga, dalam program ini juga mengajarkan siswa bersedekah untuk membantu sesama,&#8221; ujar Sahran, Jumat (08/09/2023) tadi.</p>



<p>Kemudian, ditambahkan jika program tersebut tidak hanya diberlakukan bagi siswa. Namun, guru dan warga pun juga dipersilahkan untuk membawa minyak bekas tersebut ke sekolah. Dengan demikian, terdapat subsidi silang dalam program tersebut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Jadi, target kita sebenarnya agar tidak ada satu pun anak atau warga Malang, khususnya yang putus sekolah gara-gara biaya. Maka kita berharap, itu jadi solusi bahwa jangan khawatir terkait dengan biaya. Kita selalu mencari solusi agar biaya itu bisa tertangani dari sumber yang lain,” tambahnya.</p>



<p>Ke depan pihaknya, juga akan melakukan berbagai inovasi lain dan menggandeng pihak ketiga agar siswa dapat memenuhi kebutuhan sekolahnya. Sehingga, diharapkan nantinya dengan keberadaan sekolah juga turut memberikan dampak yang positif bagi lingkungan.</p>



<p>“Jadi seperti membeli alat tulis maupun untuk uang saku. Misalnya siswa membawa sampah plastik atau baju bekas. Sehingga secara otomatis ini juga akan berdampak positif untuk lingkungan di sini,” tuturnya.</p>



<p>Sebagai salah satu siswa SMP Muhammadiyah 4 Kota Malang, Alfin Andrian Rahmadhani, mengaku sangat senang dengan adanya program tersebut. Sehingga, pihaknya tidak khawatir jika harus menunggak pembayaran uang sekolah tersebut.</p>



<p>“Tentu merasa senang dan terbantu, karena hampir tiap hari bisa bawa minyak jelantah ke sekolah, jadi ya tidak perlu khawatir dalam pembayaran SPP,” imbuh Andrian yang juga sebagai siswa kelas 8 di SMP Muhamammdiyah 4. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197786</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sedekah Bumi Desa Boteng Gresik, Kemenkominfo Ajak Kembangkan Budaya dan Seni di Ruang Digital</title>
		<link>https://memontum.com/sedekah-bumi-desa-boteng-gresik-kemenkominfo-ajak-kembangkan-budaya-dan-seni-di-ruang-digital</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Aug 2023 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[boteng]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[kembangkan]]></category>
		<category><![CDATA[kemenkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195056</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Sadar terhadap seriusnya ancaman infiltrasi budaya asing dan masuknya beragam konten seni, yang tak sedikit beraroma pornografi dan berisiko merusak kepribadian generasi muda, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas. Diskusi luring (offline) tersebut, kali ini akan dihelat &#8216;chip in&#8217; di acara Sedekah Bumi 2023 di Desa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Sadar terhadap seriusnya ancaman infiltrasi budaya asing dan masuknya beragam konten seni, yang tak sedikit beraroma pornografi dan berisiko merusak kepribadian generasi muda, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) kembali menggelar diskusi literasi digital untuk komunitas. Diskusi luring (offline) tersebut, kali ini akan dihelat &#8216;chip in&#8217; di acara Sedekah Bumi 2023 di Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Minggu (06/08/223) besok sekitar pukul 18.30 WIB.</p>



<p>”Diskusi ini gratis, bisa diikuti oleh semua kalangan. Caranya, cukup dengan mendaftar secara online ke link pendaftaran http://s.id/DaftarGresik0608. Peserta akan mendapatkan e-sertifikat resmi dari Kemenkominfo dan hadiah e-money total sebesar Rp 1.000.000,- untuk 10 peserta yang beruntung,” tulis Kemenkominfo dalam rilis, Sabtu (05/08/2023) tadi.</p>



<p>Mengupas topik &#8216;Pengembangan Budaya dan Seni Indonesia di Media Digital&#8217;, diskusi akan menghadirkan tiga nara sumber. Mereka adalah dosen dan pemerhati digital dari Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, Meithiana Indrasari, praktisi media komunikasi, Eko Pamuji dan entrepreneur, Wina Aulia Putri Kinanti serta Yuris Sabrina yang bertindak selaku moderator.</p>



<p>Selain diskusi literasi digital, Sedekah Bumi di Desa Boteng juga dimeriahkan dengan kegiatan istighotsah (doa bersama) yang juga diikuti warga masyarakat dan berbagai kegiatan seni budaya. Mulai dari seni jaranan, campursari, hingga pertunjukan ludruk Budhi Wijaya dari Jombang.</p>



<p>Terkait topik diskusi, Kemenkominfo menjelaskan, pesatnya perkembangan teknologi digital telah terbukti memacu laju beragam sektor di dunia nyata. Tidak terkecuali, perkembangan budaya dan seni di ruang digital. Kini, dengan beragam aplikasi, banyak pertunjukan budaya dan seni tradisional bisa dijadikan konten dan di-posting di berbagai akun media sosial.</p>



<p>”Hal itu jelas memudahkan warga masyarakat lintas daerah, bahkan lintas negara untuk mengakses dan menikmati kekayaan budaya dan seni Indonesia. Itulah manfaat kemajuan teknologi digital yang dulu tak terpikirkan,” tulis Kemenkominfo dalam rilis.</p>



<p>Lebih jauh, lanjut Kemenkominfo, kemajuan teknologi digital juga sangat membantu mempopulerkan beragam karya seni, bahkan memasarkannya agar menjadi komoditas yang membawa peluang rezeki. ”Contoh, banyak konten cover lagu pop maupun tradisional yang dinyanyikan oleh penyanyi pendatang baru bahkan seniman senior, yang mengundang view di YouTube dan memberi berkah rezeki,” urai Kemenkominfo.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Di sisi lain, masih menurut Kemenkominfo, kita juga diserbu dengan beragam konten budaya asing yang terkadang tidak sesuai dengan budaya bangsa kita yang adiluhung, serta berdasar nilai-nilai budaya bangsa yang berasaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.</p>



<p>”Apa saja tips dan tindakan yang mesti dilakukan untuk mengembangkan budaya dan seni Indonesia di ruang digital, namun tetap aman saat berinteraksi? Diskusi ini akan menjawab dan mencari solusinya dengan tuntas,” pungkas Kemenkominfo.</p>



<p>Untuk diketahui, diskusi literasi digital pada lingkup komunitas merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam program Indonesia #Makin Cakap Digital (IMCD). IMCD diinisiasi Kemenkominfo untuk memberikan literasi digital kepada 50 juta orang masyarakat Indonesia hingga tahun 2024.</p>



<p>Tahun ini, program IMCD menargetkan 5,5 juta warga masyarakat sebagai peserta, utamanya mereka yang belum pernah mengikuti kegiatan literasi digital. IMCD sendiri bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital secara positif, produktif, dan aman.</p>



<p>Program #literasidigitalkominfo tahun ini dilaksanakan sejak 27 Januari 2023. Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 18 mitra jejaring, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta.</p>



<p>Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan info literasi digital dapat diakses melalui media sosial Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Fan Page dan Kanal YouTube Literasi Digital Kominfo serta website info.literasidigital.id.<strong> (hms/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195056</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melihat Sedekah Tahunan Nyadran Dam Bagong, Kerbau Diarak Singgah ke Pendopo Trenggalek</title>
		<link>https://memontum.com/melihat-sedekah-tahunan-nyadran-dam-bagong-kerbau-diarak-singgah-ke-pendopo-trenggalek</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jun 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[bagong,]]></category>
		<category><![CDATA[DAM]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[diarak]]></category>
		<category><![CDATA[kabar]]></category>
		<category><![CDATA[ke]]></category>
		<category><![CDATA[kerbau]]></category>
		<category><![CDATA[melihat]]></category>
		<category><![CDATA[Nyadran]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[singgah]]></category>
		<category><![CDATA[tahunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191041</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Ada yang berbeda dari rangkaian acara Bersih Dam Bagong yang ada di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Di tahun ini, sedekah tahunan yang biasa disebut Nyadran Dam Bagong dilakukan dengan merekonstruksi ulang sejarah dengan nilai dan pendekatan yang baru. Dalam sejarah yang ada, Ki Ageng Minak Sopal meminjam Gajah Putih milik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Ada yang berbeda dari rangkaian acara Bersih Dam Bagong yang ada di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek. Di tahun ini, sedekah tahunan yang biasa disebut Nyadran Dam Bagong dilakukan dengan merekonstruksi ulang sejarah dengan nilai dan pendekatan yang baru.</p>



<p>Dalam sejarah yang ada, Ki Ageng Minak Sopal meminjam Gajah Putih milik Mbok Roro Krandon, untuk dijadikan persembahan pembangunan Dam Bagong. Sebelum disembelih dan dipersembahkan, kepala Kerbau harus dikirab terlebih dahulu.</p>



<p>Kirab Kerbau yang diperuntukkan Nyadran Dam Bagong ini menjadi salah satu bagian sakral dari adat budaya yang dilestarikan oleh masyarakat di Kelurahan Ngantru dan baru tahun ini dilakukan. &#8220;Ini memang terbilang baru, karena sebelum-sebelumnya tidak ada. Tahun ini kita mencoba melakukan rekonstruksi kembali sejarah kenapa Nyadran Dam Bagong. Kalau dahulunya, akadnya Menak Sopal meminjam Gajah Putih milik Mbok Roro Krandon itu akan dikembalikan. Namun, akhirnya disembelih sebagai syarat membangun Dam Bagong,&#8221; terang Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, saat dikonfirmasi, Kamis (15/06/2023) sore.</p>



<p>Akan tetapi, tambah Bupati Arifin, pihaknya ingin merekonstruksi sejarah tersebut. Menurutnya, masyarakat Krandon sudah ikhlas Gajah itu disembelih karena manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas. Dari sini, kedua desa ini coba dirangkaikan karena menjadi asal usul dari upacara adat Dam Bagong. Keduanya coba di kolaborasikan, sehingga Kerbau untuk Nyadran disinggahkan semalam di Desa Kerjo. Juga, ada beberapa rangkaian kegiatan dilakukan disana.</p>



<p>&#8220;Dari Kerjo kemudian Kerbau atau Mahesa, ini di kirab menuju Pendopo Trenggalek. Lalu di kirab kembali ke Tlatah Mbagongan (Dam Bagong),&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Kegiatan ini, ada Bregodo yang mana Mahesa diserahkan kepada Bupati Trenggalek. Kemudian, bupati menyerahkan kembali Kerbau ini untuk dibawa ke Dam Bagong dan berikut dengan peralatan sembelihnya.</p>



<p>&#8220;Jadi kegiatan hari ini sebenarnya kegiatan rutin tahunan. Yaitu, Nyadran Dam Bagong ditandai dengan sedekah daging Kerbau kepada masyarakat di Desa Ngantru,&#8221; tutur Mas Ipin-sapaan akrabnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Maka dari itu, sambungnya, ini memang sudah diniatkan untuk sedekahan. Kerbau yang diarak dimulai dari Desa Kerjo, Kecamatan Karangan sampai ke Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Selanjutnya, dari pendopo akan diarak kembali ke Ngantru untuk dilakukan penyembelihan.</p>



<p>&#8220;Besok (Jumat, red) akan dilakukan adat Nyadran Dam Bagong dengan melempar kepala kerbau beserta kakinya,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Untuk rangkaian Nyadran Dam Bagong sendiri, jelas Bupati Trenggalek, sudah dimulai pada hari Rabu malam dan hari sakralnya Nyadran Dam Bagong sendiri yang dilaksanakan pada Jumat besok. Menurutnya, ini akan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan rutin setiap tahun.</p>



<p>Nyadran Dam Bagong sendiri, sebenarnya merupakan perwujudan rasa syukur dari warga lingkungan sekitar dan petani yang dialiri oleh aliran sungai Dam Bagong. Mereka bersyukur karena sebelumnya Trenggalek merupakan rawa rawa tandus yang kering ketika musim kemarau dan banjir ketika musim penghujan.</p>



<p>Berawal dari tokoh yang bernama Menak Sopal, keadaan ini dirubah. Dengan membangun sebuah Dam atau bendungan kecil di area Bagongan, tanah yang dahulunya tandus ketika kemarau dan banjir ketika hujan menjadi areal persawahan yang subur.</p>



<p>Sedangkan cerita-cerita lain di balik pembangunan Dam ini, menyembelih Gajah Putih yang pada waktu itu milik Mbok Roro Krandon, menjadi cikal bakal upacara adat Nyadran sekarang. Cuma, hewan yang disembelih dari Gajah digantikan dengan seekor kerbau.</p>



<p>&#8220;Besok kepala kerbau dan kaki kerbau akan dilarung dengan cara dilemparkan ke dalam Dam Bagong. Yang kemudian diperebutkan oleh masyarakat sekitar. Menurut kepercayaan, barang siapa mendapatkan kepala kerbau tersebut akan mendapatkan keberkahan dalam hidupnya,&#8221; papar Bupati Arifin. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191041</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Tekankan Kepekaan Berbagi dan Bersedekah untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-tekankan-kepekaan-berbagi-dan-bersedekah-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Apr 2023 09:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Hendy]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Hendy Siswanto]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jember]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=186975</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Kegiatan Program Jember Berbagi atau J-Berbagi oleh&#160; Bupati Jember, Hendy Siswanto, selama Bulan Ramadan, semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Bahkan saat ini atau Minggu (16/04/2023) tadi, J-Berbagi telah berada di Kecamatan Panti, Minggu (16/04/2023) siang. Pada kegiatan tersebut, Bupati Hendy membagikan Sembako. Untuk sasaran bantuan, yakni Lansia, duafa dan anak yatim piatu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Kegiatan Program Jember Berbagi atau J-Berbagi oleh&nbsp; Bupati Jember, Hendy Siswanto, selama Bulan Ramadan, semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Bahkan saat ini atau Minggu (16/04/2023) tadi, J-Berbagi telah berada di Kecamatan Panti, Minggu (16/04/2023) siang.</p>



<p>Pada kegiatan tersebut, Bupati Hendy membagikan Sembako. Untuk sasaran bantuan, yakni Lansia, duafa dan anak yatim piatu di Kecamatan Panti. Dalam kesempatan sama, juga membagikan makanan tambahan untuk menekan angka stunting serta kematian ibu dan anak.</p>



<p>&#8220;Kami juga memberikan bantuan tambahan gizi kepada ibu hamil dan Balita,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Di setiap kegiatan, Bupati Hendy juga selalu mengajak serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar ketika menemukan permasalahan guna langsung bisa ditangani. Seperti saat ada jalan yang patut diperbaiki, maka saat itu juga langsung dikerjakan hingga selesai.</p>



<p>&#8220;Hari ini dikerjakan, hari ini juga rampung,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gandeng-kejari-pasar-murah-sembako-pemkot-malang-rp-50-ribu-diserbu-warga">Gandeng Kejari, Pasar Murah Sembako Pemkot Malang Rp 50 Ribu Diserbu Warga</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-ranperda-parkir-dprd-kota-malang-dan-pemkot-sepakat-skema-bagi-hasil-maksimal-70-persen">Bahas Ranperda Parkir, DPRD Kota Malang dan Pemkot Sepakat Skema Bagi Hasil Maksimal 70 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
</ul>


<p>Bupati Hendy juga menerangkan, bahwa Pemkab Jember ingin memberikan contoh yang baik. Bahwa, dengan kegiatan J-Berbagi, semua orang bisa belajar sama-sama untuk bersedekah. Tercatat, ada sebanyak 300 ribu paket yang telah dan akan didistribusikan Pemkab Jember kepada masyarakat. Sejumlah bantuan itu, juga berasal dari pemerintah pusat.</p>



<p>Namun dalam upaya J-Berbagi tersebut, bupati juga mengimbau, agar satu sama lain saling melengkapi. &#8220;Jadi, harus peka dengan kondisi sekitar,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bukan hanya diberi, pihaknya juga berharap agar masyarakat harus memberi pertolongan kepada sanak saudara dan tetangga sekitar yang membutuhkan. Karena, seperti bersedekah secara door to door selama Ramadan ini dinilai sangat bagus untuk meningkatkan amal ibadah masing-masing. Harapannya, hal-hal baik ini dapat berlangsung secara terus menerus.</p>



<p>&#8220;Kami juga menyediakan pasar murah setiap hari selama J-Berbagi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bupati Hendy berharap, dengan adanya bantuan Sembako dan pasar murah, maka dapat meningkatkan daya beli masyarakat.&nbsp;<strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186975</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Jombang bersama TKN PSL Gelar Pencanangan Gerakan Sedekah Sampah dan SmartCard Beresin Sampah</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-jombang-bersama-tkn-psl-gelar-pencanangan-gerakan-sedekah-sampah-dan-smartcard-beresin-sampah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2023 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten jombang]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sedekah]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=185207</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; Mengusung tagline Jombang Resik (Reduksi Sampah Mulai dari Kita), Pemerintah Kabupaten Jombang bersama TKN PSL (Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut) menggelar acara Pencanangan Gerakan Sedekah Sampah dan SmartCard Beresin Sampah di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (17/03/2023) tadi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; Mengusung tagline Jombang Resik (Reduksi Sampah Mulai dari Kita), Pemerintah Kabupaten Jombang bersama TKN PSL (Tim Koordinasi Nasional Penanganan Sampah Laut) menggelar acara Pencanangan Gerakan Sedekah Sampah dan SmartCard Beresin Sampah di Pendopo Kabupaten Jombang, Jumat (17/03/2023) tadi.</p>



<p>Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Sekretariat TKN PSL serta didukung oleh Danone-Aqua dan United Nations Development Programme (UNDP), ini juga merupakan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2023. Tema yang diusung, adalah &#8216;Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan Menuju Jombang Resik&#8217;.</p>



<p>Pelaksanaan pencanangan sendiri, diawali dengan Gerakan Sedekah Sampah Indonesia (Gradasi) kolaborasi SmartCard Beresin Sampah dan Baznas Kabupaten Jombang. Diawali oleh Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Abdul Wahib Situmorang dari Senior Advisor for Climate and Environmental Governance UNDP, Mrs Elin Eikleand dari Norwegian Embassy, Novrizal Tahar dari Direktur Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan/Sekretaris I Tim Pelaksana RAN PSL, Sekdakab Jombang, Agus Purnomo, Ketua DPRD Jombang, Forkopimda Kabupaten Jombang, Ketua DWP Kabupaten Jombang juga dari PKK.</p>



<p>Dari berbagai jenis sampah yang disedekahkan oleh bupati dan jajaran pejabat juga organisasi wanita pada kesempatan itu, terkumpul Rp 921.800 dari 460 Kg sampah. Semua hasil tersebut, akan dimasukkan ke Dana Sedekah Sampah Baznas Kabupaten Jombang.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-pasar-murah-dprd-kota-malang-dorong-pelaksanaan-hingga-tingkat-kelurahan">Evaluasi Pasar Murah, DPRD Kota Malang Dorong Pelaksanaan hingga Tingkat Kelurahan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/beri-kenyamanan-pemudik-dishub-jember-ramp-check-bus-di-terminal-tawang-alun">Beri Kenyamanan Pemudik, Dishub Jember Ramp Check Bus di Terminal Tawang Alun</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/gandeng-kejari-pasar-murah-sembako-pemkot-malang-rp-50-ribu-diserbu-warga">Gandeng Kejari, Pasar Murah Sembako Pemkot Malang Rp 50 Ribu Diserbu Warga</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-ranperda-parkir-dprd-kota-malang-dan-pemkot-sepakat-skema-bagi-hasil-maksimal-70-persen">Bahas Ranperda Parkir, DPRD Kota Malang dan Pemkot Sepakat Skema Bagi Hasil Maksimal 70 Persen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bri-regional-13-malang-bersama-ybm-brilian-sbo-malang-salurkan-200-paket-sembako-untuk-guru-tahfidz">BRI Regional 13 Malang bersama YBM BRILiaN SBO Malang Salurkan 200 Paket Sembako untuk Guru Tahfidz</a></li>
</ul>


<p>Kegiatan ini, bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengurangi, mengelola dan memilah sampah dengan menerapkan pendekatan keagamaan dan kemanusiaan sebagai penggerak ekonomi sirkular. Hadir pada acara ini , pemuka agama, tokoh masyarakat, pengurus bank sampah, pembina dan santri pondok pesantren dan madrasah, aktivis lingkungan, serta pengurus rumah ibadah lintas agama se-Jombang.</p>



<p>Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Jombang, yang telah menghantarkan Kabupaten Jombang, terus mempertahankan Piala Adipura. Hal ini, menunjukkan komitmen dan kinerja pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau yang berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Jombang, Pemerintah Kabupaten Jombang tidak akan bisa mendapatkan prestasi dan apresiasi ini,&#8221; kata Bupati Mundjidah Wahab.</p>



<p>Ditambahkannya, penggunaan aplikasi beresin sampah, gerakan sedekah sampah, pengembangan kampung minim sampah melalui program usaid madani, konsep Bank Sampah Mandiri terintegrasi (Bank Santri), akan didorong melalui program smart city dan banyak program lain yang diinisiasi bersama dengan masyarakat. &#8220;Inovasi-inovasi yang telah dilakukan ini semoga dapat meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah berbasis masyarakat secara berkelanjutan di Jombang maupun berkontribusi untuk penanganan sampah di Indonesia,&#8221; terang Mundjidah Wahab. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">185207</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
