<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sedunia, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sedunia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 23 Apr 2026 03:03:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sedunia, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Peringatan Hari Bumi Sedunia, Bupati Situbondo dan Masyarakat Tanam 20 Ribu Pohon</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-bumi-sedunia-bupati-situbondo-dan-masyarakat-tanam-20-ribu-pohon</link>
					<comments>https://memontum.com/peringatan-hari-bumi-sedunia-bupati-situbondo-dan-masyarakat-tanam-20-ribu-pohon#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231887</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Peringati Hari Bumi Sedunia, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, DPRD, Kajari, Dandim 0823, Pengadilan Negeri, PLN, Bank Jatim Situbondo, bersama seluruh lapisan masyarakat, melaksanakan penanaman 20 ribu pohon secara massal di Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/04/2026) tadi. Kegiatan ini dilakukan, menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Peringati Hari Bumi Sedunia, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, DPRD, Kajari, Dandim 0823, Pengadilan Negeri, PLN, Bank Jatim Situbondo, bersama seluruh lapisan masyarakat, melaksanakan penanaman 20 ribu pohon secara massal di Desa Semambung, Kecamatan Jatibanteng, Kabupaten Situbondo, Rabu (22/04/2026) tadi. Kegiatan ini dilakukan, menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Situbondo dan seluruh lapisan masyarakat terhadap kelestarian lingkungan serta upaya menjaga keseimbangan alam agar lingkungan tetap lestari.</p>



<p>Dalam momen itu, ratusan warga dari berbagai kalangan seperti lembaga pendidikan, akademisi, lembaga pemerhati lingkungan, swasta, pemerintah desa dan kecamatan, kepala OPD Pemkab Situbondo, turut hadir dan berpartisipasi menanam pohon di lahan kritis di Desa Semambung ini. Suasana penuh semangat dan gotong royong, pun terlihat jelas dalam kegiatan itu.</p>



<p>Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengatakan bahwa penanaman pohon ini bukan hanya kegiatan seremonial. Namun, juga bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga bumi agar tetap hijau dan lestari.</p>



<p>“Untuk itu, saya juga mengajak masyarakat bukan hanya untuk menanam, tetapi harus terus merawat pohon yang telah ditanam agar memberikan manfaat jangka panjang,” kata Mas Rio-sapaan akrab Bupati Situbondo.</p>



<p>Melalui momentum Hari Bumi ini, Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan. “Menanam pohon hari ini adalah investasi untuk masa depan anak cucu kita. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama berinvestasi menanam pohon dan merawatnya,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Rio juga menegaskan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat menjaga bumi semakin meningkat. Sehingga, tercipta lingkungan yang sehat, asri dan berkelanjutan bisa terwujud dengan baik.</p>



<p>&#8220;Peringatan Hari Bumi tidak hanya sekadar seremonial, tetapi harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan hidup. Menanam pohon adalah langkah kecil dengan dampak besar. Ini bukan soal siapa yang memimpin. Ini soal komitmen kita terhadap alam yang rusak dan perlu diperbaiki,” ujar Mas Rio.</p>



<p>Menurut Mas Rio, kerusakan alam hutan yang semakin meluas menjadi faktor meningkatnya risiko banjir. Oleh karena itu, upaya rehabilitasi melalui penanaman pohon harus dilakukan secara bersama-sama. “Jika hutan gundul, dampaknya cukup jelas. Seperti banjir terjadi berulang di Kabupaten Situbondo dan daerah lain di Indonesia. Untuk itu, kita tidak bisa tinggal diam. Kita harus melakukan gerakan bersama memperbaiki bumi yang semakin rusak dengan cara melakukan penanaman dan merawat pohon,” katanya.</p>



<p>Mas Rio berharap, gerakan ini tidak berhenti pada masa kepemimpinannya saja. Namun dirinya ingin kesadaran masyarakat dalam merawat, sekaligus menjaga lingkungan berlanjut kepada pemimpin berikutnya.</p>



<p>“Kita ingin gerakan bersama ini menjadi gerakan yang hidup di alam bawah sadar seluruh masyarakat Situbondo. Ada atau tidak ada kebijakan pemerintah, masyarakat harus tetap bergerak menjaga kelestarian lingkungan,” imbuhnya. <strong>(her/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peringatan-hari-bumi-sedunia-bupati-situbondo-dan-masyarakat-tanam-20-ribu-pohon/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231887</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wali Kota Malang Bersama Forkopimda Bersihkan Kawasan Kayutangan</title>
		<link>https://memontum.com/hari-lingkungan-hidup-sedunia-wali-kota-malang-bersama-forkopimda-bersihkan-kawasan-kayutangan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 02:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222713</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan aksi nyata dengan bersih-bersih di Kawasan Alun-Alun Merdeka Malang dan Kayutangan Heritage, Kamis (05/06/2025) tadi. Kegiatan tersebut, dipimpin langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan melibatkan 1000 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melakukan aksi nyata dengan bersih-bersih di Kawasan Alun-Alun Merdeka Malang dan Kayutangan Heritage, Kamis (05/06/2025) tadi. Kegiatan tersebut, dipimpin langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan melibatkan 1000 orang peserta dari berbagai unsur.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa bersih-bersih tersebut menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, terutama di kawasan wisata. &#8220;Alun-Alun dan Kayutangan Heritage ini belum tersentuh oleh kebersihan. Padahal, ini adalah destinasi wisata yang mencerminkan wajah Kota Malang. Maka, peringatan Hari Lingkungan Hidup ini kami manfaatkan untuk memulai gerakan kebersihan,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Aksi tersebut, menurutnya juga merupakan bagian dari gerakan Ngalam Rijik yang masuk dalam program Dhasa Bhakti. Dengan tujuan membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.</p>



<p>“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama, termasuk pemilik toko dan masyarakat,” tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain membersihkan area umum, Wali Kota Wahyu juga mengimbau para pemilik toko di sepanjang Kayutangan untuk turut serta menjaga kebersihan. Termasuk juga dengan membersihkan trotoar di depan tempat usaha masing-masing.</p>



<p>“Tadi ada satu trotoar yang kita bersihkan, awalnya terlihat sangat kotor, tapi setelah dibersihkan jadi terlihat rapi dan bersih. Bahkan tempat sampah yang awalnya kumuh sekarang sudah layak pakai kembali,” ujarnya.</p>



<p>Selain fokus pada kebersihan, momen Hari Lingkungan Hidup juga dimanfaatkan untuk kampanye pengurangan sampah plastik. Wali Kota Wahyu meninjau salah satu supermarket di sekitar lokasi dan melihat adanya upaya mengganti kantong plastik dengan kantong kertas dan ramah lingkungan.</p>



<p>“Masih ada kantong plastik, tapi mereka sudah menyiapkan alternatif ramah lingkungan. Ini perlu kita dorong terus agar kesadaran penggunaan bahan non-plastik semakin meningkat,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222713</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia, Pemkot Malang Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-anti-korupsi-sedunia-pemkot-malang-tegaskan-komitmen-wujudkan-pemerintahan-bersih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Dec 2024 09:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[wujudkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=217182</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar sosialisasi pencegahan anti korupsi, dengan mengajak para akademisi, DPRD, kepolisian, kejaksaan, dan stakeholder lainnya, Senin (02/12/2024) tadi. Staf Ahli Hukum, Pemerintahan dan Politik Pemkot Malang, Tabrani, yang mewakili Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar sosialisasi pencegahan anti korupsi, dengan mengajak para akademisi, DPRD, kepolisian, kejaksaan, dan stakeholder lainnya, Senin (02/12/2024) tadi.</p>



<p>Staf Ahli Hukum, Pemerintahan dan Politik Pemkot Malang, Tabrani, yang mewakili Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan bebas korupsi. &#8220;Peringatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi bentuk nyata komitmen bersama kita untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, khususnya di Kota Malang,” kata Tabrani, dalam sambutannya.</p>



<p>Tabrani juga menekankan bahwa korupsi tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menjadi ancaman terhadap keadilan, transparansi dan pembangunan. Praktik korupsi menurutnya dapat menggerogoti kepercayaan publik, merugikan anggaran, serta memperlambat kesejahteraan masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Setiap dari kita memiliki tanggung jawab besar untuk mencegah dan memberantas korupsi. Pemerintah Kota Malang terus berupaya menjalankan program Monitoring Center for Prevention (MCP) yang digagas oleh KPK sebagai panduan transparansi dan akuntabilitas,” tambahnya.</p>



<p>Dalam upaya pencegahan korupsi, digitalisasi layanan publik menjadi fokus utama. Sistem berbasis teknologi diyakini mampu mengurangi potensi penyalahgunaan wewenang. Selain itu, penanaman nilai-nilai antikorupsi sejak dini melalui pendidikan dan keluarga dianggap strategis untuk membangun generasi berintegritas.</p>



<p>&#8220;Sehingga penting dilakukan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, media, advokat dan pelaku usaha dalam mendukung pemberantasan korupsi. Karena dalam pencegahan korupsi bukan hanya tugas pemerintah atau penegak hukum, melainkan tanggung jawab bersama. Mari kita bangun budaya antikorupsi dengan menanamkan nilai-nilai integritas, kejujuran dan tanggung jawab di setiap aspek kehidupan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">217182</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Donor Darah Sedunia, Bupati Gresik Ingatkan Pentingnya Donor Darah</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-donor-darah-sedunia-bupati-gresik-ingatkan-pentingnya-donor-darah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2024 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212576</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, didampingi Wakil Bupati, Aminatun Habibah, menyerahkan penghargaan kepada 30 sukarelawan pendonor darah sebanyak 50 kali, Minggu (04/08/2024) tadi. Penghargaan ini, diserahkan saat bupati dan Wabup menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia, yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Dalam pelaksanaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Gresik</strong> &#8211; Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, didampingi Wakil Bupati, Aminatun Habibah, menyerahkan penghargaan kepada 30 sukarelawan pendonor darah sebanyak 50 kali, Minggu (04/08/2024) tadi. Penghargaan ini, diserahkan saat bupati dan Wabup menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia, yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP).</p>



<p>Dalam pelaksanaan itu, juga dilaksanakan penyerahan dana operasional PMI kecamatan serta launching Layanan Call Center Mobil Ambulance PMI, hibah dari PT Petrokimia Gresik. &#8220;Donor darah sangat penting bagi masyarakat yang membutuhkan dan dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Semakin banyak yang menolong, semakin banyak yang tertolong. Donor darah adalah salah satu bentuk kepedulian kita terhadap orang lain yang membutuhkan,&#8221; kata Bupati Gresik.</p>



<p>Mantan Ketua DPRD Gresik itu juga mengajak peran aktif pengurus PMI, baik yang ada di kota maupun kecamatan untuk terus mengkampanyekan kepada masyarakat pentingnya donor darah. Selain itu, Gus Yani-sapaannya, juga mengimbau dunia industri untuk ikut berperan dalam pelaksanaan donor darah di Kabupaten Gresik.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Belajar dari Covid-19, bagaimana pentingnya donor darah bisa jadi penyelamat dan sangat dibutuhkan masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Bupati Yani juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, yang telah aktif dalam kegiatan donor darah. Baik itu relawan, organisasi kesehatan, maupun masyarakat umum. Menurutnya, partisipasi aktif dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah.</p>



<p>&#8220;Dengan menjaga kestabilan persediaan darah, kita dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan. Semoga semangat kepedulian terhadap sesama terus terjaga dan semakin banyak nyawa yang dapat tertolong melalui kegiatan donor darah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai bentuk dukungan terhadap Hari Donor Darah Sedunia, PMI Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan juga membuka pelayanan kesehatan dan cek mata gratis. Kegiatan ini turut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik, Kepala OPD, serta pengurus PMI se-Kabupaten Gresik. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212576</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Pemkot Kediri Canangkan Sekolah Bebas Rokok</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-tanpa-tembakau-sedunia-pemkot-kediri-canangkan-sekolah-bebas-rokok</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jun 2024 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[canangkan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Tembakau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210826</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Semarakkan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang diperingati setiap tanggal 31 Mei, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Gerakan Sekolah Bebas Rokok dan Peningkatan Penerapan Kawasan Tanpa Rokok (Gerakan Sebar KTR), di Lapangan Koramil 0809, Kamis (13/06/2024) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, mengundang ratusan peserta yang merupakan siswa sekolah tingkat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Semarakkan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang diperingati setiap tanggal 31 Mei, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Gerakan Sekolah Bebas Rokok dan Peningkatan Penerapan Kawasan Tanpa Rokok (Gerakan Sebar KTR), di Lapangan Koramil 0809, Kamis (13/06/2024) tadi. Pelaksanaan kegiatan ini, mengundang ratusan peserta yang merupakan siswa sekolah tingkat atas.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan para remaja bisa mengetahui dampak atau risiko bahaya merokok sehingga mereka bisa lebih memperhatikan kesehatan. Sementara pelaksanaan kegiatan ini, diawali dengan senam bersama dan dilanjutkan edukasi serta penyuluhan tentang dampak bahaya merokok bagi kesehatan. Untuk edukasi, menghadirkan nara sumber dokter spesialis penyakit paru-paru. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pemeriksaan kesehatan dasar meliputi tensi, cek kadar gula, kolesterol, pemeriksaan fungsi paru-paru serta smoke analyzer.</p>



<p>Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr Muhammad Fajri Mubasysyir, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran siswa di Kota Kediri terhadap dampak bahaya merokok dengan menerapkan perilaku Cerdik. Yaitu cek kesehatan secara rutin, enyahkan asap rokok, rajin aktifitas fisik, diet gizi seimbang (makan buah sayur tiap hari), istirahat cukup dan kelola stres.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini kita selenggarakan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran para remaja dalam melakukan deteksi dini Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) dan Penyakit Tidak Menular (PTM) serta mendorong mereka untuk mengambil peran dalam pencegahan dan pengendalian dampak bahaya merokok,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa pemuda memiliki peran sebagai agen perubahan. Yang mana, diharapkan untuk turut serta dalam mewujudkan perubahan-perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Salah satunya, dengan ikut mengkampanyekan bahaya merokok pada teman sebayanya sehingga dapat melahirkan generasi muda yang cerdas, sehat dan berkualitas.</p>



<p>&#8220;Para peserta diharapkan mendapatkan ilmu sebagai bekal untuk bersama-sama melakukan upaya dan edukasi mensukseskan gerakan sekolah bebas rokok sehingga para remaja usia kurang dari 18 tahun dapat tersosialisasi,&#8221; jelasnya.&nbsp;</p>



<p>Sebagai wujud komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan pencanangan gerakan sekolah bebas rokok dan peningkatan penerapan kawasan tanpa rokok. Dinas Kesehatan Kota Kediri telah bekerjasama dengan Dinas Cabang Pendidikan Wilayah Kediri, Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kemenang, Koramil dan beberapa lainnya untuk berkolaborasi mensukseskan gerakan bebas rokok dan kawasan rokok di sekolah.</p>



<p>&#8220;Semoga seluruh OPD dan instansi terkait bisa bersinergi untuk membulatkan tekad mengurangi dampak atau risiko dari rokok, melakukan peningkatan edukasi terutama untuk remaja serta mensukseskan gerakan sekolah bebas rokok,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210826</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup SeDunia, DLH Situbondo Gelar Grebek Sampah di Alun Alun</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-dlh-situbondo-gelar-grebek-sampah-di-alun-alun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jun 2024 15:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[grebek]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210444</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo bekerjasama dengan Situbondo Peduli Bumi, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia, Paiton Energi, POMI, PT Nusantara Sebelas Medika, Alfamart, Indomart dan IP Freedom, melaksanakan Grebek Sampah, Sabtu (08/06/2024) tadi. Kegiatan yang berlangsung di Paseban Alun-Alun Situbondo itu, bertujuan mengajak semua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2024, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo bekerjasama dengan Situbondo Peduli Bumi, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia, Paiton Energi, POMI, PT Nusantara Sebelas Medika, Alfamart, Indomart dan IP Freedom, melaksanakan Grebek Sampah, Sabtu (08/06/2024) tadi. Kegiatan yang berlangsung di Paseban Alun-Alun Situbondo itu, bertujuan mengajak semua masyarakat untuk mencintai dan melindungi lingkungan hidup dan tidak membuang sampah sembarangan.</p>



<p>&#8220;Dengan adanya kegiatan Grebek Sampah, saya harapkan masyarakat mampu mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai dan mau menanam pohon biar Situbondo tercinta ini tidak terlalu panas,&#8221; kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Situbondo, Ahkmad Yulianto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk itu, kata Yulianto, agar pelaksanaan ini bisa didukung dan bersama-sama menghijaukan Situbondo. Sehingga, Situbondo bisa lebih sejuk lagi. “Kegiatan Grebek Sampah ini selain mengedukasi anak-anak tentang sampah organik dan non organik, juga dilakukan kuis berhadiah untuk anak-anak. Mereka yang bisa menjawab tentang lingkungan hidup serta manfaat daur ulang, mendapat hadiah menarik dari panitia,” jelas Yulianto.</p>



<p>Lebih lanjut Yulianto mengatakan, salah satu tujuan dari Grebek Sampah yang berlangsung di Paseban Alun-Alun Situbondo ini juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Di Alun-Alun Situbondo telah disediakan tempat sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup. Oleh karena itu, saya mengajak masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.</p>



<p>Di momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, tambahnya, DLH Kabupaten Situbondo juga melaksanakan sekolah lestari dan penukaran botol-botol bekas air mineral dengan bibit pohon. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210444</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Peduli Autisme Sedunia, SMALB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk Gelar Pondok Ramadan</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-peduli-autisme-sedunia-smalb-shanti-kosala-mastrip-nganjuk-gelar-pondok-ramadan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Apr 2024 10:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nganjuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[kosala]]></category>
		<category><![CDATA[mastrip]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[pondok]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<category><![CDATA[shanti]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208061</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Nganjuk &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia, SMALB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk menggelar kegiatan Pondok Ramadan 1445 H, Selasa (02/04/2024) tadi. Kegiatan tersebut digelar, untuk mewujudkan pembelajaran yang inklusif dan memupuk ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi siswa anak berkebutuhan khusus (ABK). Perlu diketahui, Hari Peduli Autisme Sedunia diperingati di setiap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Nganjuk</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Peduli Autisme Sedunia, SMALB Shanti Kosala Mastrip Nganjuk menggelar kegiatan Pondok Ramadan 1445 H, Selasa (02/04/2024) tadi. Kegiatan tersebut digelar, untuk mewujudkan pembelajaran yang inklusif dan memupuk ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa bagi siswa anak berkebutuhan khusus (ABK).</p>



<p>Perlu diketahui, Hari Peduli Autisme Sedunia diperingati di setiap tahun pada tanggal 2 April. Peringatan Hari Internasional ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak tahun 2007 lalu.</p>



<p>Salah satu guru di SMALB Shanti Kosala Mastrip, Agus Trianto, menjelaskan bahwa Autism Spectrum Disorder (ASD) atau yang lebih sering disebut autisme adalah gangguan perkembangan otak dan saraf yang membuat seseorang sulit berinteraksi dengan orang lain. Gangguan ini, banyak terjadi pada anak-anak, dengan gejala diantaranya menghindari kontak mata, perilaku berulang, kecemasan, perubahan suara, ketidakmampuan belajar dan kepekaan terhadap suara.</p>



<p>&#8220;Setiap individu dengan autisme memiliki keunikan dan kekuatan mereka sendiri. Beberapa mungkin memiliki kemampuan matematika atau pemecahan masalah yang luar biasa. Sementara yang lain mungkin memiliki kepekaan sensorik yang tinggi atau ingatan yang kuat,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Autisme merupakan gangguan perkembangan neurologis yang mempengaruhi interaksi sosial, komunikasi, minat dan perilaku seseorang. Spektrum autisme mencakup berbagai tingkat, mulai dari orang yang memiliki kesulitan dalam berinteraksi sosial dan komunikasi yang terbatas.</p>



<p>&#8220;Bahkan ada yang memiliki keterampilan berkomunikasi dan interaksi sosial yang lebih daripada orang normal lainnya. Namun, memiliki minat yang sangat khusus dan repetitif atau berulang-ulang,&#8221; terang Agus Trianto.</p>



<p>Pihaknya juga mengatakan, bahwa Hari Peduli Autisme merupakan kesempatan untuk memperkuat kesadaran semua orang agar lebih peduli terhadap autisme. Selain itu, diharapkan masyarakat bisa menghargai keberadaan para penderita autisme ini dengan tidak memandang sebelah mata dan memperlakukan selayaknya orang biasa.</p>



<p>&#8220;Ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang mendukung orang-orang dengan autisme. Pada metode pembelajaran Kurikulum Merdeka, harus diciptakan lingkungan yang lebih ramah dan inklusif bagi mereka anak-anak berkebutuhan khusus demi menuju Indonesia Emas,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208061</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Kanker Anak Sedunia, RSUD dr Soedomo Trenggalek Gelar Penyuluhan Deteksi Dini Kanker</title>
		<link>https://memontum.com/hari-kanker-anak-sedunia-rsud-dr-soedomo-trenggalek-gelar-penyuluhan-deteksi-dini-kanker</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Feb 2024 09:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Trenggalek]]></category>
		<category><![CDATA[deteksi]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[Penyuluhan]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<category><![CDATA[soedomo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=206094</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Trenggalek &#8211; Hari Kanker Anak Sedunia atau International Childhood Cancer Day yang diperingati setiap 15 Februari, dimanfaatkan RSUD dr Soedomo Trenggalek dengan cara mengingatkan kepada masyarakat jika penyakit kanker bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia dan jenis kelamin. Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Rumah Sakit, Sudjiono, mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar penyuluhan terkait [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Trenggalek</strong> &#8211; Hari Kanker Anak Sedunia atau International Childhood Cancer Day yang diperingati setiap 15 Februari, dimanfaatkan RSUD dr Soedomo Trenggalek dengan cara mengingatkan kepada masyarakat jika penyakit kanker bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia dan jenis kelamin.</p>



<p>Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Rumah Sakit, Sudjiono, mengatakan bahwa pihaknya telah menggelar penyuluhan terkait bahaya penyakit kanker bagi masyarakat, karena penyakit yang mematikan ini bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia jenis kelamin. &#8220;Jadi sosialisasi atau penyuluhan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat adanya deteksi dini terhadap penyakit kanker,&#8221; ungkapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (17/02/2024) siang.</p>



<p>Dirinya menyampaikan, dengan mendeteksi secara dini ini diharapkan bisa menjadi antisipasi bagi penderita kanker untuk mendapatkan perawatan ataupun pengobatan. &#8220;Adanya deteksi dini, misalnya hasilnya baik, ya alhamdullilah dan sebaliknya jika hasilnya kurang baik yang ada tindakan selanjutnya. Kalau sudah masuk stadium terakhir atau empat, itukan sangat berbahaya. Tapi kalau masih dini tentu bisa diambil langkah-langkah,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih kata Djiono-sapaan akrabnya, sosialisasi atau penyuluhan ini difokuskan pada poli klinik anak. Karena anak itu masa depan bangsa, sehingga bisa dideteksi lebih awal agar bisa menjadi generasi emas Bangsa Indonesia.</p>



<p>“Khusus dalam memperingati Hari Kanker Anak se-dunia dilakukan di poli klinik anak. Selanjutnya akan disosialisasikan lewat radio dan media sosial,&#8221; terang Djiono.</p>



<p>Lebih lanjut dirinya menyebut, jika RSUD dr Soedomo Trenggalek menargetkan memiliki poli klinik khusus menangani kanker agar ada upaya dini dalam pencegahannya. &#8220;Di Trenggalek sendiri, lanjut dia penderita kanker yang tertinggi adalah penderita kanker payu darah, sehingga sekarang kita sudah berkoordinasi dengan poli bedah. Tapi rata-rata sudah dalam kondisi lanjutan tidak ada deteksi dini,&#8221; paparnya. <strong>(mil/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">206094</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hari Kusta Sedunia, Ini Langkah dan Penanganan Dinkes Kota Batu</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hari-kusta-sedunia-ini-langkah-dan-penanganan-dinkes-kota-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jan 2024 10:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[sedunia,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205307</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Penyakit kusta merupakan golongan penyakit infeksi bakteri kronis yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi dan saluran pernapasan. Kusta umumnya dapat ditangani dan jarang menyebabkan kematian. Namun, penyakit kusta berisiko menyebabkan cacat dan diskriminasi yang dapat berdampak pada kondisi psikologis pasien. Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penanganan Bencana Dinas Kesehatan Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Penyakit kusta merupakan golongan penyakit infeksi bakteri kronis yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi dan saluran pernapasan. Kusta umumnya dapat ditangani dan jarang menyebabkan kematian. Namun, penyakit kusta berisiko menyebabkan cacat dan diskriminasi yang dapat berdampak pada kondisi psikologis pasien.</p>



<p>Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penanganan Bencana Dinas Kesehatan Kota Batu, dr Susana Indahwati, menjelaskan bahwa sebagai penyakit kelompok Neglected Desease (penyakit terabaikan), kusta perlu mendapatkan perhatian khusus. &#8220;Karenanya, Peringatan Hari Kusta Sedunia bertujuan untuk menciptakan kesadaran terhadap stigma yang melekat pada penyakit ini. Yakni dengan menyadarkan, bahwa kusta adalah penyakit yang disebarkan oleh sejenis bakteri dan dapat disembuhkan. Jadi bukan disebabkan oleh kutukan, guna-guna, makanan atau penyakit keturunan seperti yang masih banyak timbul anggapan di masyarakat,&#8221; katanya, Minggu (28/01/2024) tadi.</p>



<p>Perlu diketahui, Hari Kusta Sedunia 2024 kali ini mengusung tema &#8216;Beat Leprosy&#8217; atau &#8216;Kalahkan Kusta&#8217;. Tema ini, dipilih dengan dua tujuan. Yakni, menghapuskan stigma yang melekat pada penderita kusta dan meningkatkan martabat orang yang terkena penyakit tersebut.</p>



<p>&#8220;Tema &#8216;Beat Leprosy&#8217; berfungsi sebagai pengingat yang kuat akan perlunya mengatasi aspek sosial dan psikologis penyakit kusta, di samping upaya medis untuk menghilangkan penyakit tersebut. Tema ini menyerukan kepada dunia, agar kusta tidak lagi menjadi sumber stigma, melainkan sebuah kesempatan untuk menunjukkan belas kasih dan rasa hormat kepada semua individu,&#8221; imbuh dr Susan-sapaan akrabnya.</p>



<p>Meskipun Kota Batu bukan merupakan daerah endemis kusta, masih kata Susan, setiap tahun masih ditemukan 1 hingga 3 orang penderita kusta baru. Angka kunjungan Kota Batu yang tinggi, serta interaksi penduduk dengan warga berbagai kota, menjadi potensi masih bisa munculnya penyakit ini.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kusta merupakan penyakit menular yang tidak mudah menular. Meskipun demikian, Dinas Kesehatan Pemerintah Batu tetap berusaha melakukan upaya deteksi dini, melalui kerja sama penemuan kasus dengan dokter spesialis kulit di semua rumah sakit di Kota Batu. Juga, pemberian edukasi Cardinal Sign Kusta bercak kulit mati rasa, penebalan saraf disertai gangguan fungsi serta hasil pemeriksaan skin smear positif kepada masyarakat. Puskesmas di Kota Batu mampu melakukan pemeriksaan fisik dan laboratorium untuk diagnosa kusta dengan didampingi Dinas Kesehatan. Pengobatan kusta gratis di seluruh Puskesmas se-Kota Batu,&#8221; papar Susan.</p>



<p>Menurutnya, kusta disebabkan oleh kuman kusta (mycobacterium leprae), yang menyerang kulit, saraf tepi dan jaringan tubuh lainnya. Kusta merupakan penyakit menular dan menahun terbagi menjadi 2 jenis, yaitu kusta kering Pausi Basiler (PB) atau kuman sedikit dan kusta basah Multi Basiler (MB) atau kuman banyak.</p>



<p>&#8220;Kusta bukan penyakit karena kutukan, makanan maupun keturunan. Penularan kusta dapat terjadi, karena penderita kusta yang tidak diobati kepada orang lain yang kontak lama dengan penderita. Biasanya, pada orang yang tinggal serumah atau tetangga dekat melalui pernapasan udara,&#8221; urainya.</p>



<p>Dijelaskannya, tidak semua orang serta merta tertular kusta begitu kontak dengan penderita. Secara statistik hanya 5 persen saja yang akan tertular. Sebagai ilustrasi, dari 100 orang yang terpapar, 95 persen diantaranya tetap sehat, 3 persen tertular dan sembuh sendiri tanpa obat, sedangkan 2 persen lainnya menjadi sakit dan perlu pengobatan. &#8220;Karena itu penyakit kusta dapat dikatakan penyakit menular yang sulit menular. Pemeriksaan fungsi saraf setiap bulan sebagai upaya dari mencegahan kecacatan,&#8221; tambahnya. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205307</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
