<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sehari &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sehari/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 May 2026 11:00:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sehari &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sehari Paska Penertiban PKL di Badan Jalan Pasar Kebalen Kota Malang, Pedagang Ngaku Masih Sepi</title>
		<link>https://memontum.com/sehari-paska-penertiban-pkl-di-badan-jalan-pasar-kebalen-kota-malang-pedagang-ngaku-masih-sepi</link>
					<comments>https://memontum.com/sehari-paska-penertiban-pkl-di-badan-jalan-pasar-kebalen-kota-malang-pedagang-ngaku-masih-sepi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 May 2026 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kebalen]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pedagang]]></category>
		<category><![CDATA[penertiban]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232279</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dampak langsung pelaksanaan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di badan Jalan Zaenal Zakse, Kawasan Pasar Kebalen, Kota Malang, sepertinya tidak bisa langsung dirasakan pedagang yang memiliki stan tetap. Setidaknya, respon itulah yang disampaikan pedagang, paska sehari pelaksanaan PKL, Jumat (08/05/2026) tadi. Salah satu pedagang, Zubaidah, mengaku bahwa tingkat jual [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dampak langsung pelaksanaan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di badan Jalan Zaenal Zakse, Kawasan Pasar Kebalen, Kota Malang, sepertinya tidak bisa langsung dirasakan pedagang yang memiliki stan tetap. Setidaknya, respon itulah yang disampaikan pedagang, paska sehari pelaksanaan PKL, Jumat (08/05/2026) tadi.</p>



<p>Salah satu pedagang, Zubaidah, mengaku bahwa tingkat jual beli di pasar masih sepi. Bahkan, pembeli yang datang masih didominasi oleh pelanggan lama.</p>



<p>&#8220;Kalau sekarang sementara tidak ngefek. Yang beli ya cuma itu-itu aja, cuma langganan saja,&#8221; ujar pedagang perempuan penerus usaha keluarga sejak tahun 2016.</p>



<p>Menurutnya, persoalan utama bukan sekadar penertiban sementara. Namun, itu karena juga belum seluruh pedagang berpindah masuk ke lapak resmi atau tetap di dalam pasar.</p>



<p>Zubaidah menilai, masih banyak pedagang memilih berjualan di tepi jalan maupun teras depan pasar, karena dianggap lebih mudah menjangkau pembeli. &#8220;Padahal, mereka sebagian pedagang telah memiliki lapak di dalam pasar,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kondisi itu, menurutnya membuat pedagang dalam pasar kesulitan mendapatkan pembeli. Selain merugikan pedagang resmi, aktivitas jual beli yang meluber ke badan jalan juga berdampak pada kepentingan masyarakat luas. Sebelum dilakukan penertiban, kata Zubaidah, kemacetan kerap terjadi setiap pagi, terutama pada jam berangkat kerja dan sekolah.</p>



<p>&#8220;Bahkan kendaraan darurat seperti ambulans sering susah lewat akibat padatnya arus lalu lintas,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sehingga, Zubaidah berharap Pemkot Malang bersama pengelola pasar dapat mengambil langkah lebih tegas agar seluruh pedagang menempati area yang telah disediakan. Dirinya meyakini, jika seluruh pedagang masuk ke dalam pasar, keramaian akan lebih merata dan fungsi jalan umum bisa kembali normal.</p>



<p>“Kalau di jalan tidak ada yang jualan, otomatis pembeli pasti masuk ke dalam dan pasar jadi ramai,” imbuh Zubaidah. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/sehari-paska-penertiban-pkl-di-badan-jalan-pasar-kebalen-kota-malang-pedagang-ngaku-masih-sepi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232279</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sambut Tahun Baru 2026, Pemkot Malang Rencanakan Parkir Kayutangan Heritage Gratis Sehari</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-tahun-baru-2026-pemkot-malang-rencanakan-parkir-kayutangan-heritage-gratis-sehari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[heritage,]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229024</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rencana pemusatan parkir Kayutangan Heritage, yang saat ini sedang dalam penyelesaian pembangunan, dipastikan akan segera beroperasi sebelum pergantian tahun. Bahkan, pada hari pertama pengoperasian, direncanakan akan dilakukan penggratisan tarif untuk masyarakat. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa pembangunan gedung parkir saat ini hampir rampung dan ditargetkan selesai sebelum Tahun Baru [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rencana pemusatan parkir Kayutangan Heritage, yang saat ini sedang dalam penyelesaian pembangunan, dipastikan akan segera beroperasi sebelum pergantian tahun. Bahkan, pada hari pertama pengoperasian, direncanakan akan dilakukan penggratisan tarif untuk masyarakat.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan bahwa pembangunan gedung parkir saat ini hampir rampung dan ditargetkan selesai sebelum Tahun Baru 2026. Menurutnya, kebijakan parkir gratis di hari awal operasional bertujuan agar masyarakat mengetahui keberadaan fasilitas parkir baru yang lebih aman dan memadai.</p>



<p>“Insyaallah sebelum Tahun Baru sudah selesai. Untuk hari pertama, kemungkinan akan kita gratiskan supaya masyarakat tahu bahwa Pemkot sekarang punya tempat parkir yang aman dan representatif,” ujar Wali Kota Wahyu, Jumat (26/12/2025) tadi.</p>



<p>Letak gedung parkir tersebut, menurutnya sudah sangat strategis. Itu karena, beradanya yang masih berada di Kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang, yang tentu berdekatan dengan Alun-alun Kota Malang dan Balai Kota Malang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wali Kota terkait kebijakan parkir gratis tersebut. “Kalau ada perintah beliau untuk menggratiskan, insyaallah kami siapkan. Kemungkinan pada tanggal 31 Desember,” kata Jaya.</p>



<p>Terkait potensi lonjakan kendaraan jika digratiskan, Jaya mengakui kebutuhan parkir di kawasan Kayutangan memang masih tinggi. Namun, pihaknya akan mengoptimalkan kapasitas yang tersedia.</p>



<p>“Kami tetap antisipasi. Tapi faktanya, kebutuhan Satuan Ruang Parkir (SRP) di kawasan Kayutangan memang belum mencukupi,” tuturnya.</p>



<p>Jaya juga menegaskan, area depan gedung yang dilapisi lantai keramik tidak difungsikan sebagai area parkir, melainkan akan dimanfaatkan sebagai pusat informasi dan ruang pameran, termasuk untuk kegiatan Dekranasda. “Untuk parkir kendaraan roda dua dan roda empat, akses masuknya dari samping gedung. Parkir ini nanti hanya dua lantai dari rencana awal yang lima lantai,&#8221; imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229024</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembersihan Kawasan, Kawah Ijen Ditutup Sementara Sehari</title>
		<link>https://memontum.com/pembersihan-kawasan-kawah-ijen-ditutup-sementara-sehari</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[pembersihan]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<category><![CDATA[sementara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222753</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen akan dilakukan penutupan sementara selama sehari, Jumat (06/06/2025) besok. Penutupan yang dilakukan ini, berkaitan dengan kegiatan rutin bulanan, yaitu pembersihan kawasan TWA Ijen untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan memulihkan ekosistem setempat. Kepala Seksi V Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Dwi Sugiarto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen akan dilakukan penutupan sementara selama sehari, Jumat (06/06/2025) besok. Penutupan yang dilakukan ini, berkaitan dengan kegiatan rutin bulanan, yaitu pembersihan kawasan TWA Ijen untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan memulihkan ekosistem setempat.</p>



<p>Kepala Seksi V Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur, Dwi Sugiarto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Jumat pekan pertama. Agenda ini biasa dikenal dengan &#8216;Ijen Rijig&#8217;.</p>



<p>“Ini kegiatan rutin. Tiap Jumat awal bulan, jalur pendakian untuk wisatawan kita tutup, karena kita bersih-bersih. Penutupan dilakukan selama 24 jam pada Jumat pukul 00.00 WIB hingga 23.59 WIB,” kata Dwi, Kamis (05/06/2025) tadi.</p>



<p>Kegiatan tersebut, tambah Dwi, bertujuan untuk membersihkan lingkungan dan memulihkan ekosistem di sekitar kawasan Ijen. Mulai mengumpulkan sampah, pemeliharaan jalur pendakian, hingga perawatan fasilitas umum. Selain juga kesempatan untuk memberikan edukasi kepada warga sekitar tentang pengelolaan limbah di kawasan wisata.</p>



<p>“Ini juga bagian dari kita memberikan waktu bagi ekosistem di sana untuk memulihkan diri. Minimal sehari dalam sebulan kita berikan kesempatan bagi satwa di sekitar Ijen untuk bergerak bebas tanpa merasa terganggu oleh pengunjung,” ungkap Dwi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ijen Rijig dimulai pukul 05.30 WIB dengan melibatkan banyak unsur. Mulai petugas Taman Wisata Alam (TWA) Ijen, komunitas lokal, pendaki, pelaku usaha wisata, hingga relawan.</p>



<p>“Tujuannya tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam,” ujar Dwi.</p>



<p>Kegiatan pembersihan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari puncak Gunung Ijen hingga areal Paltuding. “H-1 biasanya kita sudah mulai dari bagian puncak. Sampah-sampahnya kita kumpulkan, selanjutnya diangkut ke bawah. Sehingga di hari Jumat kita tinggal fokus melakukan pembersihan di areal Paltuding,” tambahnya.</p>



<p>Sampah yang terkumpul dari kegiatan Ijen Rijig tersebut, selanjutnya diangkut ke Tempat Pengelolaan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Dewi Tari di Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Di sana, sampah akan dipilah, ada pula yang diolah menjadi pupuk organik. Sementara residunya, akan diangkut ke TPA.</p>



<p>Diketahui, TWA Kawah Ijen merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan saat berkunjung ke Kabupaten Banyuwangi. Destinasi yang terkenal dengan fenomena api biru (blue flame) nya ini telah masuk dalam jaringan Geopark Dunia (Unesco Global Geopark/UGG).</p>



<p>Adalah seorang wisatawan, Reza, asal Bali yang mengunjungi Ijen pada pekan lalu menyatakan bahwa Ijen adalah salah satu gunung terbersih yang pernah didaki. “Saya sudah mendaki sejumlah gunung di Bali dan Jawa. Ijen menurut saya adalah yang paling bersih,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkab Pasuruan Gelar Pasar Murah Sehari di Terminal Pasar Wisata Pasrepan</title>
		<link>https://memontum.com/pemkab-pasuruan-gelar-pasar-murah-sehari-di-terminal-pasar-wisata-pasrepan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2025 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[pasrepan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220642</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Pasar Murah di Terminal Pasar Wisata Pasrepan. Pelaksanaan yang diselenggarakan menjelang Hari Raya ini, dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, Rabu (26/03/2025) tadi. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu, menjelaskan bahwa Pasar Murah ini dilaksanakan selama sehari dan diikuti oleh puluhan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Pasar Murah di Terminal Pasar Wisata Pasrepan. Pelaksanaan yang diselenggarakan menjelang Hari Raya ini, dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, Rabu (26/03/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu, menjelaskan bahwa Pasar Murah ini dilaksanakan selama sehari dan diikuti oleh puluhan stan yang berasal dari tujuh OPD. Mereka yang terlibat, diantaranya Disperindag, Dinas Koperasi Usaha Mikro, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan serta Dispendukcapil. Selain dari OPD, ada tiga kecamatan plus IKM juga berpartisipasi dalam Pasar Murah itu. Seperti dari Pasrepan, Puspo dan Gondangwetan. Plus ditambah Perum Bulog, Bank Jatim, PT Indofood Sukses Makmur, PT Intim Harmoni Food Industri dan PT Rajawali Nusindo.</p>



<p>&#8220;Pasar Murah ini hanya sehari. Tetapi insyaallah, menghadirkan komoditas utama dengan harga yang lebih murah dari harga pasar, seperti beras dan minyak goreng,&#8221; katanya.</p>



<p>Dari sekian banyak komoditas yang dijual, ujarnya, paling banyak yang diserbu adalah stan yang menyediakan beras dan minyak goreng. Untuk beras, disediakan beras SPHP kemasan 5 kg sebanyak 1,5 ton dengan harga Rp 56.500 di bawah harga eceran tertinggi (HET).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Begitu pula dengan Minyakita, lanjutnya, dijual dengan harga Rp 15.700 di bawah HET dengan stok sebanyak 50 dus dengan per dusnya sebanyak 12 kemasan. &#8220;Yang jelas harga nya lebih murah dari harga di pasar. Contohnya beras SPHP HET nya Rp 62 ribu tapi dijual Rp 56.500. Telur Rp 24 ribu, di pasar masih antara Rp 25 ribu hingga Rp 26 ribu dan Minyakita Rp 15.700,&#8221; ujar Diana.</p>



<p>Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, dalam sambutannya menghimbau kepada pengusaha skala besar agar ikut membantu pemerintah dalam menyelenggarakan bazar pasar murah di lingkungannya masing-masing. &#8220;Jika memungkinkan bukan hanya terbatas untuk karyawannya. Tapi juga untuk masyarakat umum di sekitar lingkungannya. Apalagi bentar lagi Lebaran, kebutuhan semakin meningkat,&#8221; paparnya.</p>



<p>Tidak selesai sampai di situ, Gus Shobih-sapaan Wakil Bupati Pasuruan, juga berharap kepada para distributor, grosir, agen, pengecer untuk menambah stoknya di atas kebutuhan normal. &#8220;Tujuannya supaya ketersediaan barang tetap cukup. Dan tidak menaikkan harga di luar harga yang wajar dan menghindari tindakan yang bersifat spekulatif karena akan merugikan masyarakat,&#8221; jelasnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220642</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sehari Jelang Purna, Pj Wali Kota Wahyu Lantik 39 Pejabat ASN di Pemkot Malang</title>
		<link>https://memontum.com/sehari-jelang-purna-pj-wali-kota-wahyu-lantik-39-pejabat-asn-di-pemkot-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Aug 2024 17:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[lantik]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[purna,]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212805</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melantik sebanyak 39 Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, di Balai Kota Malang, Jumat (09/08/2024) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Pelantikan itu, merupakan sehari menjelang purna tugas pelantikan pergantian Pj Wali Kota Malang, yang direncanakan akan berlangsung Sabtu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melantik sebanyak 39 Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas serta Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, di Balai Kota Malang, Jumat (09/08/2024) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Pelantikan itu, merupakan sehari menjelang purna tugas pelantikan pergantian Pj Wali Kota Malang, yang direncanakan akan berlangsung Sabtu (10/08/2024) malam.</p>



<p>Pj Wali Kota Wahyu menyampaikan, bahwa pelantikan tersebut dilakukan atas dasar surat keputusan dari Kemendagri, yang baru saja turun pada Jumat (08/08/2024). Sementara untuk pelantikan sendiri, tentunya juga sudah melewati beberapa proses yang panjang.</p>



<p>“Suratnya baru turun. Sedangkan saya saja baru dari Jakarta terus langsung ke sini. Jadi, ini ada dasarnya jelas. Sementara prosesnya, memang lama yaitu tidak satu atau dua hari, tetapi jauh lebih dari satu bulan yang lalu,” kata Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tidak hanya itu, pelantikan tersebut dilakukan juga untuk mengisi kekosongan jabatan. Seperti Camat Klojen dan tiga lurah lainnya. Karena sebagai pemimpin wilayah yang menjadi ujung tombak, harus segera diisi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kemarin saya lihat, ada satu lurah yang di-Plt-kan dan itu Plt nya sampai sakit-sakit. Jadi, memang tidak bisa jabatan-jabatan ini di Plt kan. Apalagi camat dan lurah itu sebagai ujung tombak pemimpin di wilayahnya,” ujarnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Wahyu juga memberikan beberapa pesan kepada para pejabat yang telah dilantik, yakni agar dapat mengakselerasikan kinerja dengan sebaik-baiknya. Penuh semangat, jujur, adil dan transparan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.</p>



<p>“Terutama saya juga menekankan kepada camat dan lurah, agar dapat menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai pelayanan utama dan pastikan mendapat pelayanan yang merata. Tanpa diskriminasi dan juga harus tanggap dengan isu yang ada di masyarakat dengan solusi yang terbaik untuk kepentingan bersama,” jelasnya.</p>



<p>Diakhir, saat disinggung mengenai pelantikan tersebut berbau politik, dirinya mengatakan bahwa semua itu tidak ada. Karena dalam pelantikan tersebut tidak ada jabatan yang strategis dan hanya saja pengisian jabatan kosong pada camat dan lurah.</p>



<p>“Kalau saya melantik kepala dinas, kepala badan, itu baru boleh ada spekulasi yang mengarah ke sana (politik, red). Tapi ini murni tidak ada,” imbuh Pj Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212805</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembuatan Pabrik Narkoba di Kota Malang Dipandu WNA, Sehari Mampu Produksi 4 Ribu Extacy</title>
		<link>https://memontum.com/pembuatan-pabrik-narkoba-di-kota-malang-dipandu-wna-sehari-mampu-produksi-4-ribu-extacy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[dipandu]]></category>
		<category><![CDATA[extacy]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[pembuatan]]></category>
		<category><![CDATA[produksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=211396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, menyebut bahwa Pabrik Narkoba di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, sebagai yang terbesar di Indonesia. Hal itu dikarenakan, rumah kontrakan yang digunakan produksi itu selain bisa memproduksi Ganja Sintetis (Sinte), juga bisa memproduksi Extacy dan Sanax dalam jumlah besar. Tak tanggung-tanggung, dalam sehari para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada, menyebut bahwa Pabrik Narkoba di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, sebagai yang terbesar di Indonesia. Hal itu dikarenakan, rumah kontrakan yang digunakan produksi itu selain bisa memproduksi Ganja Sintetis (Sinte), juga bisa memproduksi Extacy dan Sanax dalam jumlah besar.</p>



<p>Tak tanggung-tanggung, dalam sehari para pelaku bisa memproduksi Extacy dan Sanax sebanyak 4 ribu butir. &#8220;Kami sebut terbesar di Indonesia, karena produksinya sangat besar. Dalam sehari, bisa memproduksi Extacy dan Sanax sebanyak 4 ribu butir. Jika di hitung dalam sebulan, maka bisa sebanyak 120 ribu butir Extacy dan Sanax berhasil diproduksi,&#8221; ujar Komjen Wahyu Widada, saat konfrensi pers di lokasi kejadian, Rabu (03/07/2024) sore.</p>



<p>Untungnya, ungkap Komjen Wahyu, Pabrik Narkoba tersebut berhasil terungkap dengan cepat. Karena, di rumah kontrakan tersebut berpotensi digunakan untuk produksi lebih besar lagi.</p>



<p>&#8220;Kalau tidak segera ditangkap, maka bisa dipastikan bertambah lagi. Karena, ruangannya cukup besar untuk menambah mesin produksi lagi,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sampai saat ini, ujarnya, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan jaringan Narkoba ini. &#8220;Ada diantara pelaku yang ditangkap, adalah pengangguran yang mencari kerja. Namun, adapula yang residivis kasus Narkoba,&#8221; urainya.</p>



<p>Para pelaku yang ditangkap di Jalan Bukit Barisan, Kota Malang adalah FP (21), DA (24), AR (21), YC (23) dan SS (28). Kelimanya warga asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Untuk memproduksi Narkotika itu, pelaku dipandu seorang WNA, yang kini masih DPO.</p>



<p>&#8220;Untuk proses pembuatan tidak dikendalikan secara langsung. Melainkan, dikendalikan dari jarak jauh dengan fasilitas daring aplikasi video confrance. Jadi, WNA ini yang memandu. Para pelaku dan pengendali WNA ini, tidak saling kenal. Mereka dikendalikan melalui televisi tidak menggunakan wajah dan hanya menggunakan suara,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sementara untuk pola pemasaran, imbuhnya, dilakukan secara online (e-commerce). Sedangkan pola distribusi, memanfaatkan jasa ekspedisi bertujuan untuk menyamarkan Narkoba.</p>



<p>Sampai saat ini, polisi masih melakukan pencarian seorang WNA yang telah memandu para tersangka untuk membuat Ganja Sintetis, Extacy dan Xanax. Dari pengungkapan ini total jiwa yang bisa terselamatkan sebanyak 7,3 juta jiwa. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">211396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan HUT Kota Malang Ke 110, Pemkot Malang Beri Layanan Gratis Parkir Sehari Penuh di Tujuh Titik</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hut-kota-malang-ke-110-pemkot-malang-beri-layanan-gratis-parkir-sehari-penuh-di-tujuh-titik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Mar 2024 14:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207866</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang tengah menyiapkan banyak kejutan bagi masyarakat Kota Malang, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, di 1 April 2024 mendatang. Salah satunya, yaitu dengan menggratiskan layanan tarif parkir sehari penuh kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan, guna euforia HUT dapat benar-benar membumi dan dirasakan oleh masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang tengah menyiapkan banyak kejutan bagi masyarakat Kota Malang, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 110, di 1 April 2024 mendatang. Salah satunya, yaitu dengan menggratiskan layanan tarif parkir sehari penuh kepada masyarakat.</p>



<p>Hal tersebut dilakukan, guna euforia HUT dapat benar-benar membumi dan dirasakan oleh masyarakat Kota Malang. Sehingga, bukan hanya di kalangan para pejabat semata.</p>



<p>“Tentu kami menginginkan di perayaan HUT Kota Malang ke 110 ini, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pejabat, tapi juga untuk masyarakat. Sehingga, saya minta saat di Hari Jadi nanti pada 1 April 2024, parkir di Kota Malang gratis. Jadi tidak ada penarikan,” kata Wahyu, Kamis (28/03/2024) tadi.</p>



<p>Pj Wali Kota Wahyu juga menekankan, apabila nantinya para pengendara masih dikenakan biaya tarif parkir, maka harus dilaporkan kepada pihak terkait, dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Agar uang tersebut nantinya dapat dikembalikan.</p>



<p>“Nanti yang menarik bisa dilaporkan ke Dishub Kota Malang. Walaupun masyarakat ini diberikan secara gratis, nanti tempat parkirnya tetap dijaga dengan aman oleh para petugas,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Parkir Dishub Kota Malang, Mustaqim, menyampaikan bahwa penggratisan tarif parkir hanya dilakukan di lokasi e-parkir yang ada di tujuh titik. Yakni di Pasar Madyopuro, Balai Kartini, Malang Creative Center (MCC), Block Office, RSUD Kota Malang serta dua titik e-parking di Mall Olympic Garden (MOG).</p>



<p>“Jadi memang yang diberikan gratis di tujuh titik e-parkir milik Dishub Kota Malang. Karena pendapatannya langsung masuk ke kami. Kalau semuanya, misal di parkir tepi jalan itu tidak mungkin, karena ada juru parkinya dari masyarakat,” jelasnya.</p>



<p>Namun demikian, Mustaqim mengimbau agar para pengendara nantinya tetap membawa kelengkapan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Karena saat penggratisan tersebut, petugas tidak akan mengeluarkan karcis parkir.</p>



<p>“Kalau karcis parkir dikeluarkan itu ada biaya tarifnyanya, maka harus bawa STNK. Disana juga dijaga oleh petugas Dishub,” imbuh Mustaqim. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207866</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sehari Menghilang, Perempuan Tua di Kadur Pamekasan Ditemukan Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/sehari-menghilang-perempuan-tua-di-kadur-pamekasan-ditemukan-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Jan 2024 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[menghilang]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan,]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204637</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Sadiyah (71) tahun warga Dusun Ruberru, Desa Kartagenah Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, ditemukan meninggal dunia usai sehari dilaporkan menghilang. Kapolsek Kadur, AKP Tamsil Efendi, menyampaikan bahwa korban sudah dinyatakan hilang oleh keluarga mulai Selasa (16/01/2024) sekira pukul 04.00. Bahkan, sebelumnya pihak keluarga juga sudah melakukan pencarian. &#8220;Korban sudah sempat dicari oleh pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Pamekasan</strong> &#8211; Sadiyah (71) tahun warga Dusun Ruberru, Desa Kartagenah Tengah, Kecamatan Kadur, Pamekasan, ditemukan meninggal dunia usai sehari dilaporkan menghilang.</p>



<p>Kapolsek Kadur, AKP Tamsil Efendi, menyampaikan bahwa korban sudah dinyatakan hilang oleh keluarga mulai Selasa (16/01/2024) sekira pukul 04.00. Bahkan, sebelumnya pihak keluarga juga sudah melakukan pencarian.</p>



<p>&#8220;Korban sudah sempat dicari oleh pihak keluarga, namun korban tidak ditemukan. Sementara korban sendiri, memiliki riwayat pikun karena usia lanjut,&#8221; katanya, Rabu (17/1/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut AKP Tamsil mengatakan, tepat pada Rabu tadi atau sekira pukul 13.00, korban ditemukan di pinggir sungai Dusun Burajah, Desa Kertagenah Tengah, Kecamatan Kadur. &#8220;Saat ditemukan, korban dalam kondisi telungkup. Sementara saat saksi melakukan pengecekan, diketahui korban sudah meninggal,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Masih menurut AKP Tamsil, pihak keluarga sudah menerima atas kejadian tersebut. Sehingga, selanjutnya pihak keluarga memandikan jenazah dan di salatkan guna dimakamkan.</p>



<p>Sementara itu, keponakan korban, Saheruddin, membenarkan mengenai keterangan kapolsek. &#8220;Saya selaku keponakan korban, memang tidak akan melakukan otopsi dan tidak akan melakukan penuntutan. Saya menyadari bahwa kejadian tersebut murni musibah,&#8221; tegasnya dalam surat penyataan tertulis. <strong>(azm/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204637</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bunda Indah Suport Gerakan Cukup Dua Telur Sehari untuk Atasi Stunting Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/bunda-indah-suport-gerakan-cukup-dua-telur-sehari-untuk-atasi-stunting-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 13:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[atasi]]></category>
		<category><![CDATA[bunda]]></category>
		<category><![CDATA[cukup]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[indah]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[Sehari]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[suport]]></category>
		<category><![CDATA[telur]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193247</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi dua telur minimal dalam sehari guna mencegah tengkes (stunting, red). Ajakan itu disampaikan Bunda Indah, saat mencanangkan Gerakan Cukup Dua Telur untuk turunkan kasus stunting di Graha Nagara Bhakti Kantor BKD Lumajang, Rabu (12/07/2023) tadi. &#8220;Makan minimal dua telur sehari dan Dinkes harus [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi dua telur minimal dalam sehari guna mencegah tengkes (stunting, red). Ajakan itu disampaikan Bunda Indah, saat mencanangkan Gerakan Cukup Dua Telur untuk turunkan kasus stunting di Graha Nagara Bhakti Kantor BKD Lumajang, Rabu (12/07/2023) tadi.</p>



<p>&#8220;Makan minimal dua telur sehari dan Dinkes harus bertanggung jawab membeli telur. Saya titip pesan kepada tim anggaran, untuk serius betul memberikan anggaran soal stunting ini. Apapun itu, beli telur, beli daging, susu dan seterusnya,&#8221; ujar Wabup Lumajang.</p>



<p>Bunda Indah juga menyampaikan, bahwa pemberian ASI eksklusif pada buah hati, merupakan langkah yang tidak kalah penting dalam pencegahan stunting. Dirinya memandang, generasi muda saat ini terjebak steorotipe, bahwa susu formula lebih baik. Namun nyatanya, pemberian ASI eksklusif sangat cukup memenuhi kebutuhan nutrisi buah hati.</p>



<p>&#8220;Untuk mencukupi nutrisi anak dalam kandungan, Posyandu Puskesmas untuk ibu yang kontrol itu diberikan gizi untuk anak dalam kandungan, dengan melakukan pemeriksaan rutin. Kalau ada bayi yang baru lahir, langsung periksa bayi secara rutin,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Musfarina Thoriq, mengungkapkan bahwa dirinya menyambut baik gerakan yang digagas oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang. &#8220;Gerakan Cukup Dua Telur Sehari, bukan hanya gerakan yang dilakukan oleh pemerintah dan mitra-mitranya. Akan tetapi, masyarakat juga dapat ambil bagian penting untuk bersama-sama menurunkan stunting di Kabupaten Lumajang,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ning Farin-sapaan akrab Ketua TP PKK Lumajang juga mengungkapkan, berdasarkan data kasus stunting dari Dinkes P2KB tahun 2020, disebutkan bahwa angka stunting di Lumajang cukup tinggi. Karenanya, sebagai mitra Pemkab Lumajang, Tim Penggerak PKK memiliki inovasi Gesit atau Gerakan Sigap Stunting Ibu dan Balita Terdampingi.</p>



<p>&#8220;Gerakan-gerakan ini adalah gerakan kebersamaan dengan satu tujuan bagaimana stunting di Kabupaten Lumajang, bisa turun secara drastis,&#8221; imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193247</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
