<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sehat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sehat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 08 May 2026 13:21:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sehat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Ciptakan Ekosistem Pendidikan Sehat, Dispendik Jember Sosialisasi Penerimaan Murid Baru</title>
		<link>https://memontum.com/ciptakan-ekosistem-pendidikan-sehat-dispendik-jember-sosialisasi-penerimaan-murid-baru</link>
					<comments>https://memontum.com/ciptakan-ekosistem-pendidikan-sehat-dispendik-jember-sosialisasi-penerimaan-murid-baru#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 12:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[Dispendik]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[penerimaan]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232285</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) secara resmi memulai rangkaian persiapan tahun ajaran baru dengan menggelar Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 di Aula Wiyata Mandala, Kamis (07/05/2026) tadi. Kegiatan ini, menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan proses transisi siswa di jenjang TK, SD dan SMP berjalan sesuai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) secara resmi memulai rangkaian persiapan tahun ajaran baru dengan menggelar Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 di Aula Wiyata Mandala, Kamis (07/05/2026) tadi. Kegiatan ini, menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan proses transisi siswa di jenjang TK, SD dan SMP berjalan sesuai regulasi terbaru.</p>



<p>Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, dalam sambutannya menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dan Kepmendikdasmen Nomor 14 Tahun 2026. &#8220;Aturan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan fondasi untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat,&#8221; katanya.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, bahwa pihaknya mengusung semangat Transparan, Objektif, Berkeadilan, Akuntabel dan Tanpa Diskriminasi (TOBAT), sebagai nilai utama yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh penyelenggara pendidikan di Jember. Salah satu poin krusial yang dibahas, adalah penyesuaian jumlah siswa dalam satu rombongan belajar (Rombel).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kebijakan terbaru itu, menetapkan standar yang lebih ketat demi efektivitas kegiatan belajar mengajar, maksimal 28 siswa untuk kelas SD dan 32 siswa untuk kelas SMP. Langkah ini diambil, untuk memastikan interaksi guru dan murid lebih berkualitas, meskipun di sisi lain memberikan tantangan tersendiri pada daya tampung sekolah negeri.</p>



<p>Data menunjukkan, disparitas yang signifikan antara jumlah SD Negeri sebanyak 903 sekolah dan SMP Negeri sebanyak 94 sekolah di Jember. Sementara menanggapi hal ini, Dispendik mengajak masyarakat untuk tidak hanya terpaku pada sekolah negeri. Kolaborasi dengan sekolah swasta dan madrasah di bawah naungan Kemenag, menjadi kunci agar seluruh lulusan SD tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.</p>



<p>Sistem jalur masuk pun telah dipetakan dengan jelas. Untuk jenjang SMP, jalur domisili mendominasi dengan kuota 50 persen, disusul prestasi 25 persen, afirmasi 20 persen dan perpindahan tugas orang tua sebanyak 5 persen.</p>



<p>Dispendik menjamin, bahwa seluruh proses akan dilakukan secara digital dan terintegrasi untuk menutup celah kecurangan. Dengan sosialisasi ini, diharapkan orang tua dan pihak sekolah memiliki kesepahaman yang sama demi masa depan pendidikan anak-anak di Bumi Pandhalungan. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/ciptakan-ekosistem-pendidikan-sehat-dispendik-jember-sosialisasi-penerimaan-murid-baru/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232285</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bangun Sumber Daya Manusia Sehat, Bupati Senam Hebat bersama Forkopimda dan ASN Malang</title>
		<link>https://memontum.com/bangun-sumber-daya-manusia-sehat-bupati-senam-hebat-bersama-forkopimda-dan-asn-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[manusia]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[sumber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229050</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi dan Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Senam ASN Hebat bersama Forkopimda Kabupaten Malang, yang digelar dalam rangkaian Kanjuruhan Kreatif Fest 2025 di Halaman Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (27/12/2025) tadi. Kegiatan itu, juga dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, unsur Forkopimda, serta seluruh Aparatur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi dan Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menghadiri Senam ASN Hebat bersama Forkopimda Kabupaten Malang, yang digelar dalam rangkaian Kanjuruhan Kreatif Fest 2025 di Halaman Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (27/12/2025) tadi. Kegiatan itu, juga dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, unsur Forkopimda, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Sanusi mengatakan bahwa senam bersama ini tidak hanya menjadi aktivitas olah raga, tetapi juga wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam membangun sumber daya manusia yang sehat secara fisik, kuat secara mental, serta solid secara sosial. &#8220;ASN yang sehat dan bugar merupakan fondasi penting bagi terwujudnya birokrasi yang produktif, profesional dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,&#8221; kata Bupati Malang.</p>



<p>Bupati Sanusi menegaskan pentingnya menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari budaya kerja ASN. “Melalui momentum Senam ASN Hebat ini, kita ingin menegaskan bahwa budaya hidup sehat harus menjadi bagian dari keseharian ASN. Kesehatan bukan hanya urusan pribadi, melainkan juga tanggung jawab institusi, karena dari tubuh yang sehat akan lahir kinerja yang optimal, pikiran yang jernih, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas,” tambahnya.</p>



<p>Pelaksanaan senam bersama ini semakin bermakna, karena menjadi bagian dari Kanjuruhan Kreatif Fest 2025, sebuah agenda strategis yang dirancang sebagai ruang kolaborasi, ekspresi dan inovasi masyarakat Kabupaten Malang. Festival ini, mencerminkan semangat kebangkitan kreativitas daerah, penguatan ekonomi kreatif, serta optimalisasi ruang publik sebagai pusat aktivitas yang positif dan produktif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saya memandang Kanjuruhan Kreatif Fest bukan sekadar ajang hiburan, tetapi sebagai sarana membangun optimisme, memperkuat identitas daerah, serta menggerakkan potensi lokal. Di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, kreativitas, sportivitas dan kolaborasi lintas sektor, nilai-nilai yang juga tercermin dalam kegiatan senam bersama pada hari ini,” imbuhnya.</p>



<p>Kehadiran Forkopimda bersama ASN dalam satu barisan, satu gerakan dan satu semangat, menjadi simbol kuat soliditas dan sinergi antar unsur pemerintahan serta pemangku kepentingan di Kabupaten Malang. Sinergi tersebut merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah yang berkelanjutan.</p>



<p>Bupati Malang berharap, melalui kegiatan ini, tumbuh semangat baru bagi seluruh ASN untuk terus menjaga kesehatan. Termasuk, meningkatkan disiplin, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari aparatur Pemerintah Kabupaten Malang yang hebat, berdaya saing dan melayani dengan hati.</p>



<p>“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, instruktur senam, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. Mari kita ikuti senam dengan penuh semangat, keceriaan dan sportivitas, sebagai bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Kabupaten Malang yang sehat, kreatif dan berdaya saing,” tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229050</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Meriahkan Gelaran Jalan Sehat, Bupati Malang Ajak Perusahaan Bangun Ekosistem Pembangunan</title>
		<link>https://memontum.com/meriahkan-gelaran-jalan-sehat-bupati-malang-ajak-perusahaan-bangun-ekosistem-pembangunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 04:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ekosistem]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225072</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri dan memberangkatkan peserta jalan sehat bersama Sayap Mas Nusantara, yang berlokasi di Pabrik Rokok CV Sayap Mas Nusantara, Sabtu (16/08/2025) tadi. Pelaksanaan sendiri, mendapat respon dan antusiasme dari masyarakat. Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar CV Sayap Mas Nusantara beserta seluruh pihak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri dan memberangkatkan peserta jalan sehat bersama Sayap Mas Nusantara, yang berlokasi di Pabrik Rokok CV Sayap Mas Nusantara, Sabtu (16/08/2025) tadi. Pelaksanaan sendiri, mendapat respon dan antusiasme dari masyarakat.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar CV Sayap Mas Nusantara beserta seluruh pihak yang telah berkolaborasi terhadap pelaksanaan jalan sehat bersama. Sehingga, kegiatan jalan sehat di Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, dapat terselenggara dengan baik.</p>



<p>&#8220;Selain menjadi wadah silaturahmi bagi keluarga besar CV Sayap Mas Nusantara maupun warga Kabupaten Malang secara umum, mudah-mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan semangat persaudaraan dan gotong royong, yang menjadi nilai dan ruh bangsa kita,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p></p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="600" height="440" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Meriahkan-Gelaran-Jalan-Sehat-Bupati-Malang-Ajak-Perusahaan-Bangun-Ekosistem-Pembangunan-2.jpg?resize=600%2C440&#038;ssl=1" alt="" class="wp-image-225074" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Meriahkan-Gelaran-Jalan-Sehat-Bupati-Malang-Ajak-Perusahaan-Bangun-Ekosistem-Pembangunan-2.jpg?w=600&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2025/08/Meriahkan-Gelaran-Jalan-Sehat-Bupati-Malang-Ajak-Perusahaan-Bangun-Ekosistem-Pembangunan-2.jpg?resize=300%2C220&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" data-recalc-dims="1" /><figcaption class="wp-element-caption">JALAN SEHAT: Bupati Malang diantara peserta jalan sehat. (pemkab for memontum)</figcaption></figure></div>


<p></p>



<p>Ditambahkannya, bahwa gelaran kegiatan jalan sehat yang dilakukan memiliki makna berlapis. Pertama, sehat raga, karena bangsa yang kuat dimulai dari warga yang bugar. Kedua, sehat jiwa, di mana kita merawat optimisme, saling menyapa dan menebar senyum, sehingga menumbuhkan kebahagiaan kolektif. Ketiga, sehat sosial, karena mampu meneguhkan persatuan di tengah perbedaan. Sehingga, inilah wujud sederhana namun bermakna dalam merayakan kemerdekaan.</p>



<p>“Sejalan dengan semangat &#8216;Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju&#8217;, Pemerintah Kabupaten Malang mengundang dunia usaha, termasuk CV Sayap Mas Nusantara, untuk terus menjadi bagian dari ekosistem pembangunan daerah melalui program CSR yang tepat sasaran. Termasuk, penyerapan tenaga kerja lokal dan pengembangan inovasi yang berpihak pada keberlanjutan,” tambah Bupati Sanusi.</p>



<p>Tidak ketinggalan, Bupati Sanusi juga mengucapkan terima kasih kepada CV Sayap Mas Nusantara, atas dukungan nyata bagi kegiatan yang menyehatkan dan mempersatukan masyarakat. “Semoga kolaborasi ini berlanjut dalam program-program lain yang menyentuh kebutuhan warga,” papar Bupati Malang.</p>



<p>Dalam rangkaian pelaksanaan itu, tidak ketinggalan Bupati Malang juga menyempatkan diri untuk mengambil kupon undian untuk peserta. Itu karena, dalam pelaksanaan ini ada hadiah umroh. <strong>(kom/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225072</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sosialisasi Pencegahan TBC dan Hidup Sehat, Bunda Indah Tekankan Pentingnya Edukasi Deteksi Dini</title>
		<link>https://memontum.com/sosialisasi-pencegahan-tbc-dan-hidup-sehat-bunda-indah-tekankan-pentingnya-edukasi-deteksi-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[deteksi]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[pencegahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pentingnya]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Sosialisasi]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224859</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa edukasi publik merupakan garda terdepan dalam memerangi Tuberkulosis (TBC). Pesan itu disampaikan, saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan TBC dan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di STIT Miftahul Midad Lumajang, Senin (11/08/2025) tadi. Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang menjelaskan, bahwa edukasi masalah TBC agar dapat terdeteksi secara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa edukasi publik merupakan garda terdepan dalam memerangi Tuberkulosis (TBC). Pesan itu disampaikan, saat menghadiri Sosialisasi Pencegahan TBC dan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di STIT Miftahul Midad Lumajang, Senin (11/08/2025) tadi.</p>



<p>Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang menjelaskan, bahwa edukasi masalah TBC agar dapat terdeteksi secara dini. “Kita harus pastikan masyarakat tahu, bahwa TBC bisa dicegah dan disembuhkan. Asalkan, terdeteksi dini dan diobati secara tuntas. Edukasi adalah kunci,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya juga menjelaskan, data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITb) menunjukkan bahwa sejak Januari hingga Juli 2025, terdapat 1.320 kasus TBC di Lumajang. Dari jumlah tersebut, 108 kasus dialami anak usia 0 hingga 14 tahun, sementara sekitar 70 persen menimpa kelompok usia produktif 15 hingga 49 tahun.</p>



<p>“Ini bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi ancaman terhadap masa depan daerah. Ketika kelompok usia produktif terserang TBC, produktivitas menurun, pendapatan keluarga terganggu dan kualitas hidup masyarakat ikut terdampak,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah menilai, rendahnya tingkat literasi kesehatan masyarakat menjadi tantangan terbesar. Karena, masih banyak warga yang belum memahami, bahwa TBC adalah penyakit menular yang dapat berakibat fatal bila diabaikan.</p>



<p>Karena itu, ujarnya, mengajak seluruh elemen, mulai dari pondok pesantren, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk aktif menjadi agen edukasi kesehatan. Langkah pencegahan, dapat dimulai dari hal sederhana, seperti, menerapkan etika batuk, memastikan ventilasi ruangan yang baik, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, hingga menghindari kebiasaan merokok.</p>



<p>“Melalui kekuatan kolaborasi dan edukasi yang terus digelorakan, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga generasi masa depan dari ancaman TBC,” ujar Bunda Indah.</p>



<p>Dirinya menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memperluas jangkauan skrining, meningkatkan deteksi dini dan memastikan pengobatan TBC berjalan tuntas. “Ini bukan perjuangan sesaat, tetapi gerakan berkelanjutan sampai Lumajang bebas TBC,” tambahnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224859</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ikuti Proses Verifikasi Kota Sehat, Wali Kota Malang Harap Pertahankan Predikat Tertinggi</title>
		<link>https://memontum.com/ikuti-proses-verifikasi-kota-sehat-wali-kota-malang-harap-pertahankan-predikat-tertinggi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2025 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pertahankan]]></category>
		<category><![CDATA[predikat]]></category>
		<category><![CDATA[proses]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[tertinggi]]></category>
		<category><![CDATA[Verifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224856</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, memaparkan proses verifikasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat Nasional tahun 2025, di Ngalam Comand Center (NCC), Senin (11/08/2025) tadi. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa hasil penilaian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, memaparkan proses verifikasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat Nasional tahun 2025, di Ngalam Comand Center (NCC), Senin (11/08/2025) tadi.</p>



<p>Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa hasil penilaian dari Provinsi Jawa Timur mencapai 100 poin. Sementara, dari pusat terdapat beberapa catatan administratif.</p>



<p>&#8220;Kalau banyak catatan sih tidak. Nilai dari Provinsi Jawa Timur 100, dari pusat ada yang 0 tapi ini hanya untuk memastikan saja. Pimpinan ingin melihat betul, mengenai dokumen yang ada, misalnya tanda tangan kepala dinas, atau OPD terkait dan stempel basah,&#8221; jelas Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, kondisi di lapangan sudah sesuai standar, apalagi Kota Malang memiliki pengalaman mengikuti penilaian tersebut. Menurutnya, predikat Kota Layak Sehat tidak hanya terkait fisik kota, tetapi juga meliputi sembilan tatanan terintegrasi, seperti lingkungan, penanggulangan bencana, lalu lintas, ruang terbuka hijau, pasar, hingga kesehatan di lingkungan kerja.</p>



<p>&#8220;Selama ini Kota Malang sudah mendapat predikat tertinggi sebagai kota sehat yang ideal. Tahun ini, tantangannya adalah bagaimana mempertahankannya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Muhammad Zamroni, menambahkan bahwa masih ada kelengkapan dokumen yang perlu dilengkapi, terutama laporan-laporan kesehatan. Salah satunya terkait data hipertensi yang menjadi penyakit tertinggi di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Laporan di Aplikasi Satu Sehat Indonesia (Asik) versi Kemenkes masih mengalami kendala. Masyarakat yang mengalami hipertensi sudah kita layani lebih dari 100 persen sesuai standar, tapi tim penilai meminta data dukung dari platform resmi Kemenkes,&#8221; imbuh Zamroni. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224856</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kampanye Nasional Hidup Sehat, Bupati Lumajang Lepas Persagi Lumajang Fun Run 2025</title>
		<link>https://memontum.com/kampanye-nasional-hidup-sehat-bupati-lumajang-lepas-persagi-lumajang-fun-run-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Jul 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Kampanye]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[persagi]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, melepas peserta Persagi (Persatuan Ahli Gizi Indonesia) Lumajang Fun Run 2025, di Stadion Semeru, Minggu (27/07/2025) tadi. Gelaran ini, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang, dalam promosi hidup sehat. Dalam pelaksanaan ini, lebih dari ratusan peserta dari dalam dan luar daerah, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, melepas peserta Persagi (Persatuan Ahli Gizi Indonesia) Lumajang Fun Run 2025, di Stadion Semeru, Minggu (27/07/2025) tadi. Gelaran ini, menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang, dalam promosi hidup sehat.</p>



<p>Dalam pelaksanaan ini, lebih dari ratusan peserta dari dalam dan luar daerah, memadati kawasan stadion untuk berlari santai dalam suasana penuh semangat dan keakraban. Acara ini digelar oleh Persagi Lumajang sebagai bagian dari kampanye nasional gaya hidup sehat dan konsumsi gizi seimbang.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah menekankan bahwa kegiatan olah raga massal seperti ini adalah wujud nyata upaya pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif, sehat dan peduli terhadap pola hidup seimbang. “Fun run ini bukan hanya ajang olah raga, tetapi sarana mempererat tali silaturahmi dan membentuk budaya sehat yang menyenangkan,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Dirinya juga berpesan, agar masyarakat menjadikan momentum ini sebagai pemicu untuk lebih konsisten berolahraga, menjaga sportivitas, serta menebar semangat positif di lingkungan masing-masing.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Mas Yudha-sapaan Wakil Bupati Lumajang, turut memberikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dan kolaborasi antara tenaga kesehatan, komunitas, serta pemerintah dalam menyukseskan event ini. “Kita ingin masyarakat sadar bahwa sehat itu menyenangkan. Semangat kebersamaan seperti ini akan terus kami dorong menjadi budaya,” kata Mas Yudha.</p>



<p>Kemeriahan sendiri terlihat, saat para pelari dari berbagai usia mulai melangkah meninggalkan garis start, diiringi sorakan penonton dan senyum ceria. Tidak sedikit pula, keluarga membawa anak-anak mereka untuk ikut merasakan pengalaman menyenangkan berolahraga bersama.</p>



<p>Di sisi lain, kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM kuliner dan produk lokal, yang turut meramaikan suasana dengan menjajakan aneka makanan sehat, minuman herbal dan produk gizi seimbang. Hal ini, sekaligus menjadi penggerak ekonomi mikro di sekitar stadion.</p>



<p>Fun Run 2025 ini diharapkan menjadi event tahunan yang bukan hanya menyemarakkan akhir pekan, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat sebagai identitas baru masyarakat Lumajang yang aktif dan bahagia. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Hewan Kurban Layak dan Sehat, Wali Kota Malang Lakukan Pengecekan hingga Penjual</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-hewan-kurban-layak-dan-sehat-wali-kota-malang-lakukan-pengecekan-hingga-penjual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jun 2025 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pengecekan]]></category>
		<category><![CDATA[penjual]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222667</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Menjelang perayaan Idul Adha, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melakukan tinjauan ke tiga lapak blantik (penjual hewan), di Jalan Terusan Danau Kerinci, Sawojajar, Selasa (03/06/2025) tadi. Langkah ini dilakukannya, untuk memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan yang akan dibeli dan jadi hewan kurban. Dalam peninjauannya itu, Wali Kota Wahyu, didampingi Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Menjelang perayaan Idul Adha, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, melakukan tinjauan ke tiga lapak blantik (penjual hewan), di Jalan Terusan Danau Kerinci, Sawojajar, Selasa (03/06/2025) tadi. Langkah ini dilakukannya, untuk memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan yang akan dibeli dan jadi hewan kurban.</p>



<p>Dalam peninjauannya itu, Wali Kota Wahyu, didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Kepala Bank Indonesia Malang. &#8220;Saya bersama jajaran sudah mengecek langsung kondisi hewan kurban. Mulai dari gigi, kelengkapan surat hingga kondisi fisik secara umum. Alhamdulillah, sejauh ini kondisi hewan untuk kurban sehat dan layak,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Diuraikannya, bahwa dalam proses pengecekan dilakukan secara menyeluruh oleh tim dari Dispangtan Kota Malang. Bahkan, juga melibatkan 500 mahasiswa kedokteran hewan serta 250 mahasiswa dari fakultas peternakan dari salah satu perguruan tinggi di Kota Malang.</p>



<p>&#8220;Mereka turut membantu pemeriksaan kesehatan hewan secara teknis di berbagai lapak. Itu dilakukan agar hewan yang di kurbankan ini sehat, tidak terjangkit penyakit. Karena ini akan dinikmati oleh mereka yang memerlukan,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, menurut Wali Kota Wahyu, di setiap lapak penjual hewan kurban wajib memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang mencantumkan jumlah dan jenis hewan yang dijual, baik sapi maupun kambing. Itu menjadi syarat mutlak, agar masyarakat bisa membeli hewan dengan jaminan kesehatan yang terverifikasi.</p>



<p>“Kalau ditemukan hewan yang tidak sehat atau tidak layak dijual, maka dinas akan mengambil tindakan. Yakni, bisa berupa rekomendasi untuk tidak dijual atau ditarik dari lapak,” tegasnya.</p>



<p>Dalam hal ini, ujarnya, juga diminta keterlibatan camat dan lurah setempat untuk ikut mengawasi keberadaan SKKH di setiap lapak. Dirinya mengimbau, agar masyarakat lebih waspada dan melaporkan apabila ada temuan penjual yang tidak memenuhi syarat atau mencurigakan.</p>



<p>&#8220;Masyarakat bisa melaporkan ke Dispangtan Kota Malang, apabila ada temuan yang mencurigakan. Pemeriksaan ini akan terus dilakukan hingga 5 Juni mendatang, karena ini sebagai bentuk tanggung jawab kita agar masyarakat bisa beribadah kurban dengan tenang dan hewan yang dibagikan benar-benar sehat,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222667</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Hewan Kurban Sehat, Disnakeswan Pasuruan Pemeriksaan Ante Mortem ke Lapak Penjual</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-hewan-kurban-sehat-disnakeswan-pasuruan-pemeriksaan-ante-mortem-ke-lapak-penjual</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2025 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Disnakeswan]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[mortem]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[pemeriksaan]]></category>
		<category><![CDATA[penjual]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222618</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Pasuruan melakukan pemeriksaan ante mortem di lapak-lapak penjualan hewan kurban, Senin (02/06/2025) tadi. Pemeriksaan itu dilakukan, untuk memastikan kondisi hewan yang akan disembelih dalam keadaan sehat. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah, melalui Kepala Bidang (Kabid) Keswan Kesmafet, drh Panti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Pasuruan melakukan pemeriksaan ante mortem di lapak-lapak penjualan hewan kurban, Senin (02/06/2025) tadi. Pemeriksaan itu dilakukan, untuk memastikan kondisi hewan yang akan disembelih dalam keadaan sehat.</p>



<p>Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah, melalui Kepala Bidang (Kabid) Keswan Kesmafet, drh Panti Absari, menjelaskan bahwa pemeriksaan ante mortem menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Adha. Dalam prakteknya, petugas berkeliling secara sampling ke sejumlah lapak yang menjual hewan kurban dalam jumlah banyak.</p>



<p>&#8220;Seperti hari ini misalnya, kita ke wilayah Lingkungan Ketanen, Kelurahan Gempeng Bangil. Di sini sentranya kambing dan domba. Jadi, kita turun dan mengecek kondisi hewan yang dijual,&#8221; katanya.</p>



<p>Selama pemeriksaan, ujarnya, petugas mengecek kondisi kesehatan hewan kurban mulai dari mata, kaki, kulit hingga aktif tidaknya ternak yang dijual. Apabila ditemukan ternak dalam kondisi sakit, maka diharapkan kepada pemilik lapak untuk menyendirikan hewan tersebut agar tidak menular ke yang lainnya.</p>



<p>&#8220;Kalau ada yang sakit, segera diobati dan sebaiknya dipisah dengan ternak lain supaya tidak menular. Tapi,.saya lihat peternak sudah memahami apa yang harus dilakukan,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban, ungkapnya, Dinas Peternakan juga mengecek poel tidaknya hewan kurban. Sebab, hal tersebut menjadi sebuah persyaratan bagi setiap muslim yang akan menyembelih hewan kurban.</p>



<p>&#8220;Kita lihat dari giginya. Kalau sudah poel berarti sudah bisa disembelih,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut Panti menegaskan, bahwa pemeriksaan ante mortem hewan kurban dilaksanakan di 24 kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Termasuk, dengan mengerahkan 120 petugas mulai dari petugas kantor, petugas rumah pemotongan hewan (RPH), petugas teknis lapangan, Inseminator IB hingga Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PHDI).</p>



<p>&#8220;Semua personel peternakan kita turunkan untuk memeriksa semua hewan qurban yang dijual di lapak, peternakan, atau di rumah-rumah warga,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dari pemeriksaan di beberapa wilayah, petugas rata-rata tidak menemukan hewan kurban dalam keadaan sakit yang mengerikan seperti LSD, PMK dan penyakit lainya. Yang ada hanyalah hewan qurban yang sakit mata, lemas karena haus atau kepanasan.</p>



<p>Oleh sebab itu, Panti mengimbau para pemilik ternak untuk memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan hewan yang dijualnya. &#8220;Ada yang sakit mata kita kasih salep dan yang lemas kita beri vitamin. Kami himbau agar para peternak memperhatikan kesejahteraan hewan, jangan sampai lapar, haus, perlindungan dari panas dan hujan itu penting sehingga ketika akan disembelih tetap sehat,&#8221; imbaunya. <strong>(kom/pas/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222618</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ciptakan Lingkungan Pendidikan Sehat, Bunda Indah Tekankan Kolaborasi Sekolah, Orang Tua dan Pemerintah</title>
		<link>https://memontum.com/ciptakan-lingkungan-pendidikan-sehat-bunda-indah-tekankan-kolaborasi-sekolah-orang-tua-dan-pemerintah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 May 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tekankan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222084</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan positif bukanlah tanggung jawab satu pihak semata. Melainkan, harus dilakukan secara bersama-sama oleh sekolah, orang tua dan pemerintah. Hal itu disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Stadion Klakah Putra, Kecamatan Klakah, Kamis (15/05/2025) tadi. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan positif bukanlah tanggung jawab satu pihak semata. Melainkan, harus dilakukan secara bersama-sama oleh sekolah, orang tua dan pemerintah.</p>



<p>Hal itu disampaikan Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Stadion Klakah Putra, Kecamatan Klakah, Kamis (15/05/2025) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bunda Indah mengajak semua pihak untuk bersinergi demi menjaga kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa yang unggul dan berakhlak mulia. “Sekolah, orang tua, dan pemerintah harus bekerja sama secara erat untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif dan aman bagi anak-anak kita,” kata Bupati Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting mengingat tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas di kalangan pelajar. “Jika semua pihak saling mendukung dan berperan aktif, maka lingkungan pendidikan yang sehat dan positif akan terwujud, sehingga generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap menghadapi masa depan,” tambah Bunda Indah.</p>



<p>Bupati juga mengingatkan, bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu, tapi juga pembentukan karakter dan nilai moral. Oleh karena itu, peran serta orang tua dan pemerintah dalam mendukung sekolah sangat dibutuhkan.</p>



<p>Pesan kolaborasi ini menjadi inti dari peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini, sebagai upaya bersama membangun generasi masa depan yang unggul secara akademik dan kuat secara karakter. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222084</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
