<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>seimbang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/seimbang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Aug 2025 14:11:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>seimbang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Resmikan SPPG Pasrujambe, Bunda Indah Tegaskan Akses Gizi Seimbang untuk Anak Sekolah dan Ibu Hamil</title>
		<link>https://memontum.com/resmikan-sppg-pasrujambe-bunda-indah-tegaskan-akses-gizi-seimbang-untuk-anak-sekolah-dan-ibu-hamil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasrujambe]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[seimbang]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meresmikan unit pertama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Tambak Rejo, Kecamatan Pasrujambe, Senin (25/08/2025) tadi. Peresmian ini, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mempercepat pembangunan SPPG sebagai terobosan untuk memperluas akses gizi seimbang, khususnya bagi anak sekolah dan ibu hamil. Dari total 73 titik SPPG yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meresmikan unit pertama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Tambak Rejo, Kecamatan Pasrujambe, Senin (25/08/2025) tadi. Peresmian ini, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mempercepat pembangunan SPPG sebagai terobosan untuk memperluas akses gizi seimbang, khususnya bagi anak sekolah dan ibu hamil.</p>



<p>Dari total 73 titik SPPG yang direncanakan, kini ada 61 titik telah mengantongi izin operasional dan sebagian mulai berjalan. Sementara sisanya, tengah dalam tahap finalisasi pembangunan.</p>



<p>&#8220;Yang jelas sekarang ada 73 titik. Saat ini, 61 titik sudah ditentukan lokasinya dan sudah memiliki izin serta beberapa diantaranya sudah mulai beroperasi. Setelah ini, akan segera menyusul titik-titik lain yang bangunannya sudah rampung serta tinggal penyediaan alat dan jaringan,&#8221; kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa SPPG didesain bukan sekadar dapur umum. Namun, juga pusat distribusi makanan bergizi standar gizi seimbang yang dikelola oleh tenaga ahli. Layanan ini, menjadi instrumen penting dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (PMBG), sekaligus strategi nyata menekan angka stunting dan memperkuat kualitas generasi masa depan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bunda Indah juga menegaskan, bahwa investasi gizi adalah investasi jangka panjang bangsa. “SPPG ini hadir untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas dan kuat. Ibu hamil pun harus mendapatkan asupan gizi yang benar, karena di rahim merekalah masa depan Lumajang dan Indonesia ditentukan,” tegasnya.</p>



<p>Dengan 73 titik yang tersebar di berbagai wilayah, lanjutnya, Pemkab Lumajang ingin memastikan layanan gizi dapat diakses secara merata, termasuk bagi warga di daerah dengan keterbatasan layanan kesehatan dasar. Kehadiran SPPG ini, diharapkan mampu menutup kesenjangan akses pangan bergizi, terutama bagi kelompok rentan.</p>



<p>&#8220;Kami optimistis, dengan sinergi semua pihak, layanan ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak boleh ada anak di Lumajang yang kekurangan gizi hanya karena akses yang terbatas,&#8221; tambah Bunda Indah.</p>



<p>Lebih dari sekadar program pemerintah, SPPG diharapkan menjadi gerakan bersama masyarakat. Pemerintah mendorong peran aktif sekolah, kader Posyandu, PKK, hingga kelompok masyarakat dalam mengawal pemenuhan gizi anak dan ibu hamil.</p>



<p>Dengan langkah akselerasi ini, Lumajang menempatkan diri sebagai daerah yang serius membangun kabupaten ramah gizi, sebuah investasi sosial untuk menyiapkan Generasi Emas 2045. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tekan Stunting, Pj Wali Kota Kediri Buka Festival Makanan Balita Bergizi Seimbang</title>
		<link>https://memontum.com/tekan-stunting-pj-wali-kota-kediri-buka-festival-makanan-balita-bergizi-seimbang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 May 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[bergizi,]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[seimbang]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209991</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, membuka rangkaian acara Festival Makanan Balita Bergizi Seimbang. Acara yang mengambil tema &#8216;Peran Wanita dalam Upaya Pencegahan Stuting&#8217; itu, berlangsung di Ballroom Golden, Kamis (16/05/2024) tadi &#8220;Status gizi yang baik merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan kesehatan. Dimana menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, membuka rangkaian acara Festival Makanan Balita Bergizi Seimbang. Acara yang mengambil tema &#8216;Peran Wanita dalam Upaya Pencegahan Stuting&#8217; itu, berlangsung di Ballroom Golden, Kamis (16/05/2024) tadi</p>



<p>&#8220;Status gizi yang baik merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pembangunan kesehatan. Dimana menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan nasional secara menyeluruh. Oleh karena itu, upaya perbaikan gizi menjadi salah satu program prioritas pemerintah guna melahirkan generasi yang berkualitas di masa yang akan datang,&#8221; kata Pj Wali Kota Kediri.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah mengungkapkan, 1000 hari pertama kehidupan seseorang, sangat penting dan akan mempengaruhi kualitas hidupnya. Ibu hamil dan balita merupakan kelompok rawan gizi yang perlu mendapat perhatian khusus. Apabila menderita kekurangan gizi, dapat menimbulkan dampak negatif salah satunya stunting.</p>



<p>&#8220;Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan asupan gizi kurang dalam waktu lama, karena pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Biasanya stunting dapat terjadi mulai janin dalam kandungan sampai anak berusia lima tahun,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Kediri menjelaskan, dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting telah ditetapkan strategi nasional penurunan stunting untuk mencapai target tujuan pembangunan berkelanjutan pada tahun 2030. Pencapaian target tujuan pembangunan berkelanjutan dilaksanakan melalui pencapaian target nasional prevalensi stunting yang diukur pada anak di bawah lima tahun. Target nasional prevalensi stunting sebesar 14 persen tahun 2024. Berdasarkan sistem elektronik pencatatan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM) prevalensi stunting Kota Kediri pada tahun 2023 mencapai 7,1 persen.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tentu ini tidak bisa dilakukan oleh Pemerintah saja. Tapi semua pihak harus terlibat dalam penurunan angka stunting ini,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Zanariah menambahkan, makanan bergizi seimbang berperan penting dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Makanan gizi seimbang yang diperlukan terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Anak usia dini membutuhkan asupan gizi seimbang dalam jumlah cukup karena sangat berhubungan dengan proses pertumbuhan. Balita yang tidak naik atau berat badan kurang dapat dicegah menjadi stunting dengan mengonsumsi protein hewani yang cukup. Seperti daging, ikan, telur, dan susu atau produk turunannya. Maka melalui acara ini, Pemerintah Kota Kediri berupaya untuk meningkatkan peran wanita dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting.</p>



<p>&#8220;Saya berharap setelah mengikuti acara ini ibu-ibu dapat menerapkan sajian makanan bergizi seimbang sehari-hari. Khusunya bagi ibu hamil dan keluarga yang memiliki balita. Saya minta ibu-ibu kader untuk sering kumpul upgrade ilmu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Dalam acara ini, juga dilakukan demo masak oleh ahli gizi dan tata boga Ludy Andang. Serta lomba kudapan balita yang diikuti 222 orang. Dengan dewan juri, dari DP3AP2KB, SMKN 3 Kediri dan DPC Persagi Kota Kediri.</p>



<p>Sementara dalam kegiatan ini, turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Fajri, Dharma Wanita Persatuan Perangkat Daerah, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan, Pokja IV TP PKK Kota Kediri dan Kecamatan, serta tamu undangan lain. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209991</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
