<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sejauh &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sejauh/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 08 Jul 2023 14:53:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sejauh &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Satu dari Lima Korban Terseret Ombak Pantai Jembatan Panjang Ditemukan Sejauh 0.5 Mil</title>
		<link>https://memontum.com/satu-dari-lima-korban-terseret-ombak-pantai-jembatan-panjang-ditemukan-sejauh-0-5-mil</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[korban]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lima]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[ombak]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantai]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[sejauh]]></category>
		<category><![CDATA[terseret]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192735</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Satu dari lima korban terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Tanjung Sirap, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil ditemukan, Sabtu (08/07/2023) malam. Adalah Muhammad Ruspandi atau Pendik, 24 tahun dari Malang Travel atau satu dari tiga guide rombongan mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Brawijaya, yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Satu dari lima korban terseret ombak di Pantai Jembatan Panjang, Tanjung Sirap, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, akhirnya berhasil ditemukan, Sabtu (08/07/2023) malam. Adalah Muhammad Ruspandi atau Pendik, 24 tahun dari Malang Travel atau satu dari tiga guide rombongan mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Brawijaya, yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.</p>



<p>Korban berhasil diselamatkan oleh team rescue PSR POS AL Sendangbiru di Selatan Pantai Kondang Merak atau sekitar 0.5 mil dari lokasi kejadian awal. Korban sendiri saat ditemukan, masih menggunakan jaket pelampung atau mengapung.</p>



<p>“Korban berhasil ditemukan di tengah laut sisi Selatan Pantai Kondang Merak, Bantur. Untuk identitas korban adalah Muhammad Ruspandi, warga Jalan Tirtomulyo RT01 RW01 Tajinan,” kata Kapolsek Bantur, AKP Slamet Bagyo.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan berhasil ditemukannya Pendik, maka sebanyak empat orang yang masih dilakukan upaya pencarian. Empat identitas itu, yakni dua mahasiswi asing dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Ana Brieva Ramirez (24), warga Negara Spain dan Jana Olivia Soland (24), warga Negara Swis serta dua guide Made dan Bayu.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, sebanyak lima orang terseret ombak Pantai Jembatan Panjang, Sabtu (08/07/2023) sekitar pukul 08.00. Hal naas itu, terjadi saat sebanyak delapan orang berenang di pinggiran pantai. Namun, muncul ombak besar hingga membuat Anna dan Jana tidak bisa menepi. Keduanya, menyangkut di tengah pulau.</p>



<p>Melihat Anna dan Jana dalam bahaya, Made bersama Bayu dan Pendik, berniat memberikan pertolongan. Namun, saat merescue keduanya, secara tiba-tiba ombak besar datang. Sehingga, mereka terseret ombak. Akibat kejadian itu, lima orang dinyatakan hilang dilakukan pencarian. <strong>(sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192735</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satu dari Dua Bocah SD Hanyut di Sungai Brantas Ditemukan Sejauh 12,2 Kilometer</title>
		<link>https://memontum.com/satu-dari-dua-bocah-sd-hanyut-di-sungai-brantas-ditemukan-sejauh-122-kilometer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jun 2023 05:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[bocah]]></category>
		<category><![CDATA[brantas]]></category>
		<category><![CDATA[dari]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[Ditemukan]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kilometer]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[satu]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[sejauh]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191450</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Setelah melalui proses pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Rf (10), satu dari dua bocah SD yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Brantas, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi, mengatakan bahwa korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal, Rabu (21/6) sekitar pukul 07.30. Lokasi penemuan korban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Setelah melalui proses pencarian, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Rf (10), satu dari dua bocah SD yang sebelumnya dilaporkan terseret arus Sungai Brantas, di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.</p>



<p>Kepala Kantor SAR Surabaya, Muhamad Hariyadi, mengatakan bahwa korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal, Rabu (21/6) sekitar pukul 07.30. Lokasi penemuan korban berjarak sekitar 12,2 km dari lokasi kejadian awal. Setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, ujarnya, selanjutnya jenazah Rf dibawa ke RS Syaiful Anwar, guna diproses lebih lanjut oleh petugas yang berwenang, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.</p>



<p>Dalam upaya pencarian kedua korban, Rf (10) dan PW (10), paparnya, tim SAR gabungan mengerahkan sebanyak tiga SRU air untuk melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Brantas, yang melintas di kota Malang. SRU air pertama melakukan penyisiran dengan tehnik tubing dari lokasi kejadian menuju ke Jembatan Kendalpayak di koordinat 8° 03&#8242; 19.0” S 112° 37&#8242; 42.5” E, jarak tempuh sekitar 3,4 km. SRU air kedua dan ketiga, melakukan penyisiran dengan perahu rafting dari Jembatan Kendal Payak menuju ke DAM Blobo di koordinat 8° 07&#8242; 09.4” S 112° 35&#8242; 54.0” E, jarak tempuh sekitar 9,4 km.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Tim SAR gabungan menggunakan perahu rafting, sebab kondisi Sungai Brantas yang dangkal serta banyak batuan dan jeram. Jadi, tidak mungkin menggunakan perahu karet dengan mesin motor tempel,” jelas Hariyadi.</p>



<p>Pada saat yang bersamaan, beberapa orang personel tim SAR gabungan melakukan pengamatan di beberapa lokasi yang ada di sepanjang aliran Sungai Brantas. Tim darat ini juga menyebarluaskan informasi hanyutnya korban kepada warga yang beraktivitas di sekitar sungai.</p>



<p>“Melalui upaya penyebarluasan informasi ini, diharapkan pada warga yang melihat korban untuk melaporkannya kepada petugas SAR gabungan, agar kemudian dilaksanakan evakuasi,” ungkap Hariyadi.</p>



<p>Sejumlah pihak ikut terlibat dalam proses pencarian hingga evakuasi korban. Di antaranya Tim Kantor SAR Surabaya, BPBD Kota Malang, Polsek dan Koramil Kedungkandang, Linmas, PPMR, Satria Rescue, PSR, SAR Trenggana, SAR MTA, RTA, Rescue 020, IOF, TAGANA, RAPI, PMI, Bakorsiskom, SAKA SAR Malang, BP 13.32, Lintamal Rescue, SAR Kanjuruhan, SAR Awangga, SAR Pakem, warga sekitar dan sejumlah potensi SAR lainnya.</p>



<p>Hingga berita ini disebarkan, tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian satu korban lain yang belum ditemukan. SAR masih melakukan penyisiran mencari satu korban lainnya berinisial PW yang hingga saat ini belum ditemukan.</p>



<p>Diberitakan sebelumnya, dua siswa sekolah dasar berinisial PW (10) dan Rf (10), warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dikabarkan hilang terseret arus Sungai Brantas, tidak jauh dari rumahnya, Senin (19/06/2023) lusa. Kejadian itu, berlangsung saat korban baru pulang dari sekolah. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191450</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
