<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sekda kabupaten malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sekda-kabupaten-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 16 Apr 2023 14:45:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sekda kabupaten malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Malang bersama Sekda Buka Gelaran Pasar Murah Lebaran di Kantor Desa Kalisongo</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-malang-bersama-sekda-buka-gelaran-pasar-murah-lebaran-di-kantor-desa-kalisongo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Apr 2023 06:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasar murah]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda]]></category>
		<category><![CDATA[sekda kabupaten malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=187012</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, membuka gelaran Pasar Lebaran Kabupaten Malang Tahun 2023 yang bertempat di halaman Kantor Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (16/04/2023) pagi. Kegiatan rutin tiap tahun yang sedianya berlangsung selama dua hari atau hingga Senin (17/04/2023) besok, ini ditujukan untuk memberikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, membuka gelaran Pasar Lebaran Kabupaten Malang Tahun 2023 yang bertempat di halaman Kantor Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (16/04/2023) pagi. Kegiatan rutin tiap tahun yang sedianya berlangsung selama dua hari atau hingga Senin (17/04/2023) besok, ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan jelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.</p>



<p>Sekedar diketahui, hampir setiap tahun Pemerintah Kabupaten Malang, selalu mengadakan Pasar Lebaran. Sementara barang yang dipasarkan, yakni menyediakan Sembako dengan harga terjangkau bagi warga masyarakat.</p>



<p>&#8221;Masyarakat dapat membeli Sembako lebih murah dari harga pasar. Melalui kegiatan ini, diharapkan juga untuk menekan inflasi, agar daya beli masyarakat tetap terjangkau. Tiap tahunnya, Pemerintah Kabupaten Malang menggelar Pasar Lebaran. Kali ini, difokuskan di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau,&#8221; kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/komisi-iv-dprd-trenggalek-minta-dinas-pendidikan-tindak-lanjuti-nasib-guru-ppg">Komisi IV DPRD Trenggalek Minta Dinas Pendidikan Tindak Lanjuti Nasib Guru PPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<p>Sebelumnya, ujar Bupati Sanusi, pelaksanaan juga digelar di Tajinan, Pagak dan Bantur. Jadi, untuk pelaksanaan sekarang berlangsung dua hari.</p>



<p>&#8220;Untuk gelaran ini, akan berlangsung selama dua hari,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Pembukaan Pasar Lebaran sendiri, ditandai dengan pemotongan untaian pita dan pelepasan balon ke udara oleh Bupati Malang didampingi Sekretaris Daerah dan sejumlah jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Malang. Hadir pula dalam kegiatan ini, diantaranya Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Malang serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang. <strong>(pro/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">187012</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Forkopimda Malang Evaluasi PPKM Jilid I dan II serta Penerapan PPKM Skala Mikro</title>
		<link>https://memontum.com/forkopimda-malang-evaluasi-ppkm-jilid-i-dan-ii-serta-penerapan-ppkm-skala-mikro</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2021 20:00:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[APBD]]></category>
		<category><![CDATA[APBDes]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tangguh]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Tangguh Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendopo]]></category>
		<category><![CDATA[sekda kabupaten malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=134538</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang mengadakan rapat koordinasi (Rakor) evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid I dan Jilid II dalam penerapan PPKM Skala Mikro, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (11/02) malam tadi. Rakor sendiri, dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi, Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Dandim 0818/ Malang-Batu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang mengadakan rapat koordinasi (Rakor) evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jilid I dan Jilid II dalam penerapan PPKM Skala Mikro, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (11/02) malam tadi. Rakor sendiri, dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi, Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, Dandim 0818/ Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar dan perwakilan dari Polres Batu dan seluruh Camat dan Kapolsek serta Koramil di wilayah Kabupaten Malang.</p>



<p>PPKM Skala Mikro sendiri, merupakan pembatasan yang dilakukan dengan pemantauan zona risiko Covid-19, hingga tingkat Rt. Sesuai Intruksi Mentri Dalam Negeri(Mendagri) Nomor 03 Tahun 2021 tentang PPKM dan pembentukan posko penanganan Corona Virus Diseass 2019, ditingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Corona.</p>



<p>Dalam Rakor tersebut, Sekda Kabupaten Malang menyampaikan untuk anggaran yang digunakan dalam PPKM Skala Mikro, adalah dari Dana Desa (DD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa(APBDes) untuk PPKM Desa.</p>



<p>Untuk PPKM Kelurahan, tambahnya, anggarannya dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang. &#8220;Untuk rencana alokasi anggaran persiapan PPKM Skala Mikro, kurang lebih ditotalkan Rp 123 Miliar,&#8221; katanya.</p>



<p>Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, dalam kesempatan itu menyampaikan harapannya agar dengan rakor ini bisa mempersatukan persepsi dalam pelaksaan PPKM Skala Mikro. Sehingga, dalam pelaksanaan bisa lebih maksimal lagi.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/134422-selama-ppkm-mikro-pemkot-malang-upayakan-bantuan-hibah-rp-500-ribu-per-rt#ixzz6mE6Vnrm1" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Selama PPKM Mikro, Pemkot Malang Upayakan Bantuan Hibah Rp 500 ribu Per RT</a></strong></p>



<p>Masih menurut Kapolres, untuk pembentukan posko, akan memanfaatkan kembali Kampung Tangguh Semeru (KTS) sebagai posko. Kepala posko, langsung oleh Kepala Desa atau Lurah yang akan di bantu oleh Babinsa dan Bhabinkamtimas yang ada di desa atau kelurahan tersebut.</p>



<p>&#8220;Untuk yang belum punya KTS, akan kita buat posko dengan memanfaatkan balai desa atau gedung pertemuan di tiap-tiap desa atau kelurahan. Jadi harapannya, Sabtu (13/02) ini semua sudah bisa siapkan posko masing-masing. Dan yang paling penting, ini pesan dari Kapolda Jatim, agar tiap-tiap posko itu di pasang bendera sesuai zona Covid-19,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bupati Malang, HM Sanusi, memberi apresiasi kepada Kapolres Malang, sebagai Juara Satwil terbaik dan meminta kepada seluruh Muspika yang ada di Kabupaten Malang, untuk terus bersama-sama dalam pelaksaan PPKM Skala Mikro. &#8221; Harus betul-betul dijalankan. Sehingga, bisa mengurangi penyebaran Covid-19,&#8221; ujar Sanusi. Mudah-mudahan dengan penerapan PPKM Skala Mikro, tambah Sanusi, bisa mengurangi penyebaran Covid-19. &#8220;Sehingga, kita bisa fokuskan untuk pembangunan ekonomi di Kabupaten Malang,&#8221; terangnya. <strong>(cw3/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">134538</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rasionalisasi Anggaran Jadi Alasan Tudingan Mangkrak</title>
		<link>https://memontum.com/rasionalisasi-anggaran-jadi-alasan-tudingan-mangkrak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 14:18:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab malang]]></category>
		<category><![CDATA[proyek mangkrak]]></category>
		<category><![CDATA[sekda kabupaten malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126457</guid>

					<description><![CDATA[Tanggapan Sekda Soal Dua Mega Proyek Pemkab Malang Memontum Malang &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, angkat bicara terkait tudingan Malang Corruption Watch (MCW), bahwa dua mega proyek di Pemkab Malang, yakni Kolam Renang dan Gor Kanjuruhan, mangkrak. Wahyu beralasan, mandeknya dua mega proyek tersebut dikarenakan pemotongan anggaran hingga 50 persen lebih, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3><strong>Tanggapan Sekda Soal Dua Mega Proyek Pemkab Malang</strong></h3>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, angkat bicara terkait tudingan Malang Corruption Watch (MCW), bahwa dua mega proyek di Pemkab Malang, yakni Kolam Renang dan Gor Kanjuruhan, mangkrak.</p>
<p>Wahyu beralasan, mandeknya dua mega proyek tersebut dikarenakan pemotongan anggaran hingga 50 persen lebih, yang dialihkan ke penanganan Covid-19.</p>
<p>&#8220;Di masa pandemi ini, banyak anggaran disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengalami rasionalisasi guna penanganan Covid-19. Dari situ anggaran untuk pembenahan sudah habis. Dananya, rata-rata dipotong hingga 50 persen lebih,&#8221; kata Wahyu, Minggu (25/10) tadi.</p>
<p>Untuk bangunan GOR Kanjuruhan, Wahyu menambahkan, sebenarnya tidak di biarkan mangkrak. Namun, memang belum selesai saja. Sementara untuk bangunan kolam renang, belum diserahkan ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkab Malang. Alasannya, dikarenakan masih ada beberapa pembenahan.</p>
<p>&#8220;GOR itu ranahnya sudah di Dispora dan memang belum selesai. Kalau kolam renang, belum diserah-terimakan karena masih menunggu tim pemeriksaan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Wahyu menjelaskan, untuk proses serah terima aset pemerintah, memerlukan waktu yang cukup lama. Apalagi, situasi pandemi seperti ini, itu yang membuat proses tersebut molor.</p>
<p>&#8220;Kan ini indoor dan tarafnya international. Jadi, proses pengecekan oleh tim butuh waktu lama. Kalau untuk kolam renang outdoor, biaya perawatannya habis karena terpangkas untuk penanganan Covid-19. Mungkin tahun 2021, sudah bisa digunakan masyarakat,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126457</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
