<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>selamatan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/selamatan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 16 May 2025 07:57:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>selamatan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Prosesi Tebu Manten Awali Gelaran PT SGN PG Djombang Lakukan Selamatan Buka Giling</title>
		<link>https://memontum.com/prosesi-tebu-manten-awali-gelaran-pt-sgn-pg-djombang-lakukan-selamatan-buka-giling</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jombang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[djombang]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[giling]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[manten]]></category>
		<category><![CDATA[prosesi]]></category>
		<category><![CDATA[selamatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222090</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jombang &#8211; PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) PG Djombang menggelar Selamatan Buka Giling 2025, di Gedung Pertemuan Graha Djombang Baru, Jumat (16/05/2025) tadi. Pelaksanaan yang diawali dengan prosesi tebu manten, atau pasangan tebu yang diberi nama Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roromanis, itu diserahkan perwakilan petani, Julianto dan diterima GM Djombang Baru, Adisolech [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jombang</strong> &#8211; PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) PG Djombang menggelar Selamatan Buka Giling 2025, di Gedung Pertemuan Graha Djombang Baru, Jumat (16/05/2025) tadi.</p>



<p>Pelaksanaan yang diawali dengan prosesi tebu manten, atau pasangan tebu yang diberi nama Raden Bagus Rosan dan Dyah Ayu Roromanis, itu diserahkan perwakilan petani, Julianto dan diterima GM Djombang Baru, Adisolech Wicaksono. Selanjutnya, tebu manten diserahkan secara estafet kepada jajaran manajer pabrik. Hadir dalam prosesi itu, Direktur Keuangan PT SGN, Hariyanto, Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Jombang, Purwanto mewakili Bupati Jombang, petani tebu serta karyawan pabrik.</p>



<p>Direktur PT SGN, Hariyanto, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki tugas swasembada gula dari pemerintah. Sebab, Indonesia ditargetkan pada 2028 harus swasembada gula konsumsi, sementara 2032 swasembada gula nasional termasuk industri.</p>



<p>&#8220;Sejalan dengan yang ditugaskan pemerintah, PT SGN menyelesaikan sedikitnya dua aspek. Yakni tanaman dan pabrik. Terkait tanaman ini, penyediaan tebu dari petani, kami membantu dalam hal penyediaan bibit. Sedangkan aspek pabrik, kami bakal tetap menjaga agar seluruh pabrik gula termasuk PG Djombang Baru ke depan tetap eksis,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya menambahkan, rendemen menjadi salah satu indikator utama, karena langsung berdampak pada pihaknya dan para mitra. Sehingga, target yang sudah dicanangkan bisa terlewati. ’</p>



<p>&#8220;Semoga rendemen tahun ini dapat mencapai angka yang lebih tinggi. Kami berpesan kepada PG Djombang Baru, agar target yang dicanangkan harus dilampaui dan jangan cuma dicapai,&#8221; tambahnya</p>



<p>Di tempat sama, GM PG Djombang Baru, Adisolech Wicaksono, menyampaikan permohonan doa restu serta dukungan. Dijelaskan, bahwa tahun ini perusahaan optimistis bisa melampaui target produksi Gula Kristal Putih yang ditentukan PT SGN yaitu sebanyak 14.865,83 ton.</p>



<p>&#8220;Mohon doa restu dan dukungan, karena 19 Mei kami melaksanakan buka giling 2025. Tahun ini, PG Djombang Baru ditarget bisa menggiling 196.806,72 ton tebu. Menghasilkan produksi gula seberat 14.865,93 ton,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, diadakannya selamatan menjadi langkah awal buka musim giling semoga bisa berdampak positif bagi perusahaan. ’&#8221;Semoga giling tahun ini aman, nyaman, karyawan sehat dan selamat. Hasil nya barokah dan bermanfaat untuk semua,&#8221; imbuhnya. <strong>(azl/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222090</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Selamatan Desa Kronto Pasuruan dengan Hadirkan Tumpeng Durian Berisi 2025 Buah Durian Ludes</title>
		<link>https://memontum.com/selamatan-desa-kronto-pasuruan-dengan-hadirkan-tumpeng-durian-berisi-2025-buah-durian-ludes</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jan 2025 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[berisi]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[durian]]></category>
		<category><![CDATA[hadirkan]]></category>
		<category><![CDATA[kronto]]></category>
		<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[selamatan]]></category>
		<category><![CDATA[tumpeng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=218757</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Pemerintah Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, sukses menggelar Selamatan Desa, Selasa (28/01/2025) tadi. Kesuksesan itu, tidak lain karena adanya pelaksanaan Tumpeng Durian yang dipasang di Simpang Empat Desa Kronto. Tumpeng tersebut, selain memiliki tinggi 15 meter, juga diisi dengan 2025 buah durian lokal. Sebelum dibagikan ke warga, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Pemerintah Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, sukses menggelar Selamatan Desa, Selasa (28/01/2025) tadi. Kesuksesan itu, tidak lain karena adanya pelaksanaan Tumpeng Durian yang dipasang di Simpang Empat Desa Kronto. Tumpeng tersebut, selain memiliki tinggi 15 meter, juga diisi dengan 2025 buah durian lokal.</p>



<p>Sebelum dibagikan ke warga, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, bersama Wakil Bupati Pasuruan terpilih, Shobih Asrori, Sekda Yudha Triwidya Sasongko, Camat Lumbang hingga Kepala Desa Kronto, Sodin, memukul gong tepat di depan Tumpeng Durian. Begitu gong selesai ditabuh, ribuan pengunjung yang datang dari berbagai wilayah di Pasuruan, Probolinggo, Pasuruan dan Mojokerto, langsung menyerbu durian tersebut hingga habis dalam hitungan beberapa menit. Peserta atau warga, rela berdesak-desakan untuk dapat membawa pulang durian, meski beberapa orang mengalami luka di tangan.</p>



<p>&#8220;Karena durian sekarang masih cukup mahal. Jadi pas dibagikan, ya ikut berdesakan dengan warga lain. Seneng sih karena dapat dua buah,&#8221; ungkap Winarno (46), salah satu warga Kecamatan Rembang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sementara itu, Kades Kronto, Sodin, mengaku lega lantaran pembagian Tumpeng Duren bisa berjalan lancar meski harus ada yang kesakitan karena menangkap durian tanpa memakai sarung tangan. &#8220;Namanya juga durian. Ada duri tajamnya. Kalau gak memakai sarung tangan bisa luka atau berdarah. Tapi Alhamdulillah secara keseluruhan semuanya berjalan lancar, sebentar saja durian langsung habis,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Diakui Sodin, panen durian di Kronto pada tahun ini tak sebanyak tahun lalu. Salah satu faktor penyebabnya tak lain karena curah hujan yang begitu tinggi, terutama pada malam hari. &#8220;Hujannya sering malam hari jadi kata orang di sini jadi sumber penyakit yang merusak durian. Kalau dari luar tidak kelihatan, tapi begitu dibuka busuk buahnya,&#8221; terangnya.</p>



<p>Di tempat yang sama, Pj Bupati Pasuruan, Nurkholis, berharap kepada warga Kronto untuk menjaga konsistensi kebun durian dengan tidak mengalih fungsikan dengan yang lain. &#8220;Karena Kronto ini surganya durian, jadi sayang sekali kalau tiba-tiba dalam beberapa tahun ke depan ada alih fungsi lahan. Jadi pertahankan kebun durian ini sebagai warisan yang akan diturunkan sampai ke generasi mendatang,&#8221; harapnya.</p>



<p>Tidak lupa, Nurkholis juga berharap kepada pemerintahan baru yang dinahkodai oleh Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan terpilih untuk dapat mempercantik akses jalan menuju Desa Kronto. &#8220;Mumpung di sini ada Gus Shobih, jadi langsung kami sampaikan untuk mempercantik kondisi ruas jalan menuju Desa Kronto ini. Eman-eman karena ini Desa Wisata,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/pas/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">218757</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
