<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>selomangleng &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/selomangleng/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Jul 2024 12:41:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>selomangleng &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Suguhi Pesona Kota Kediri, Pj Wali Kota Zanariah Berangkatkan Gelaran Selomangleng Run</title>
		<link>https://memontum.com/suguhi-pesona-kota-kediri-pj-wali-kota-zanariah-berangkatkan-gelaran-selomangleng-run</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2024 05:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berangkatkan]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[pesona]]></category>
		<category><![CDATA[selomangleng]]></category>
		<category><![CDATA[suguhi]]></category>
		<category><![CDATA[zanariah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212383</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, memberangkatkan para peserta Selomangleng Run pada race kategori 6K di kawasan Selomangleng, Minggu (28/07/2024) tadi. Selain kategori 6K, ada pula race kategori 10K dan 21K. Pelaksanaan Selomangleng Run ini, menyajikan rute dengan mengeksplorasi keindahan Kota Kediri. Bahkan, para peserta juga dapat menikmati hiburan di beberapa titik [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Pj Wali Kota Kediri, Zanariah, memberangkatkan para peserta Selomangleng Run pada race kategori 6K di kawasan Selomangleng, Minggu (28/07/2024) tadi. Selain kategori 6K, ada pula race kategori 10K dan 21K.</p>



<p>Pelaksanaan Selomangleng Run ini, menyajikan rute dengan mengeksplorasi keindahan Kota Kediri. Bahkan, para peserta juga dapat menikmati hiburan di beberapa titik yang telah disediakan.</p>



<p>&#8220;Senang sekali masih dalam suasana Hari Jadi Kota Kediri ke-1145 sekaligus HUT ke-78 Bhayangkara Polri, kita manfaatkan dengan lari bareng. Selain mengajak sehat jasmani, acara ini juga sebagai sarana runners mengenal lebih dekat pesona yang dimiliki Kota Kediri,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Wali Kota Zanariah mengungkapkan, Selomangleng Run ini baru digelar pertama kali. Namun antusias peserta sungguh luar biasa dan banyak juga dari luar kota. Sesuai dengan namanya, Selomangleng Run adalah event yang juga menyajikan kekayaan Kota Kediri. Lintasan yang dilalui para pelari, menyajikan peninggalan sejarah sentra industri batik tenun, beberapa lokasi kuliner khas Kota Kediri dan pemandangan alam yang masih asri. &#8220;Teman-teman nanti bisa lari sambil menjelajahi pemandangan heritage. Dengan rute berlari yang menantang dan penuh keindahan,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Pj Wali Kota Kediri menjelaskan, pelari juga akan mencatatkan sejarah dengan berlari di atas jembatan tertua se-Indonesia. Yakni, Jembatan Lama yang telah berusia 155 tahun. Setelah finish, pelari bisa mengeksplorasi kejayaan Kerajaan Kediri di Museum Airlangga yang masih di kawasan Selomangleng.</p>



<p>&#8220;Tidak kalah penting, jangan lupa sebelum pulang sempatkan cicipi kuliner khas Kota Kediri. Seperti Nasi Goreng Arang, Soto Kediri, Tahu Takwa dan Pecel Tumpang. Selamat berlari nikmati tiap langkahnya sambil menikmati udara pagi,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Turut hadir dalam pelaksanaan itu, Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, Ketua Pengadilan Negeri, Khairul, Kepala Disbudparpora, Zachrie Ahmad dan tamu undangan. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Angkat Jati Diri Jaranan Kadiren, Pemkot Kediri Gelar Festival di Area Wisata Goa Selomangleng</title>
		<link>https://memontum.com/angkat-jati-diri-jaranan-kadiren-pemkot-kediri-gelar-festival-di-area-wisata-goa-selomangleng</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jul 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angkat]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[jaranan]]></category>
		<category><![CDATA[kadiren,]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[selomangleng]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212263</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Kesenian jaranan sangat melekat erat dengan kebudayaan masyarakat di Jawa Timur, utamanya di Kota Kediri. Berlatar belakang hal itu, Pemkot Kediri terus berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya guna melestarikan kesenian kadiren tersebut. Salah satunya, dengan menggelar festival jaranan di area wisata Goa Selomangleng, Kota Kediri. Festival yang digelar selama dua hari [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Kesenian jaranan sangat melekat erat dengan kebudayaan masyarakat di Jawa Timur, utamanya di Kota Kediri. Berlatar belakang hal itu, Pemkot Kediri terus berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya guna melestarikan kesenian kadiren tersebut. Salah satunya, dengan menggelar festival jaranan di area wisata Goa Selomangleng, Kota Kediri.</p>



<p>Festival yang digelar selama dua hari atau Minggu (30/06/2024) lalu dan Minggu (07/07/2024) hari ini itu, diikuti oleh enam peserta kelompok kesenian jaranan yang ada di Kota Kediri. Dimana masing-masing kecamatan, mengirimkan dua perwakilan untuk berkompetisi menampilkan aksi terbaik mereka.</p>



<p>Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Kediri, Mandung Sulaksono, mengaku sangat mengapresiasi acara yang digawangi oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Pariwisata Kota Kediri ini. Menurutnya, perhelatan semacam ini penting untuk digelar guna menjaga dan melestarikan adat ketimuran yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.</p>



<p>&#8220;Kesenian jaranan adalah bagian dari budaya asli Indonesia utamanya Kota Kediri yang harus kita jaga dan kita lestarikan. Sebab hal inilah yang membentuk identitas dan jati diri kita sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai leluhur menjadikan kita bangsa yang berbudaya,&#8221; katanya.</p>



<p>Dirinya berharap, ke depan festival jaranan ini terus terlaksana dan dikemas semakin luar biasa lagi. &#8220;Ini adalah budaya asli kita, kita harus bangga. Kami sangat mengapresiasi kiprah dari rekan-rekan pelaku seni jaranan di Kota Kediri yang terus berdiri tegak melestarikan kebudayaan kebanggaan kita ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Senada dengan itu, Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Zachrie, mengatakan bahwa melalui kegiatan ini pihaknya bertujuan untuk memunculkan jati diri dan ciri khas kesenian jaranan Kota Kediri. &#8220;Selain sebagai wadah bagi para seniman jaranan di Kota Kediri, melalui kegiatan ini kami juga ingin mengedukasi masyarakat tentang jati diri atau ciri khas dari kesenian jaranan Kota Kediri itu seperti apa,&#8221; kata Zachrie.</p>



<p>Sementara itu terkait mengenai eksistensi kesenian jaranan di Kota Kediri, pihaknya mengatakan bahwa sejauh ini cukup bagus. Data terakhir menunjukkan ada sedikitnya 150 kelompok kesenian jaranan yang tersebar di Kota Kediri.</p>



<p>&#8220;Kami harap melalui festival jaranan ini, dapat memacu semangat para pelaku seni jaranan di Kota Kediri untuk terus berkiprah dan juga menjaga eksistensi kesenian jaranan sebagai budaya asli Kota Kediri ini tetap lestari,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Perlu diketahui, kegiatan yang digelar sebagai bagian dari rangkaian hari jadi Kota Kediri yang ke 1145 ini, mendaulat tiga juri profesional di bidang kesenian jaranan yang menilai mulai dari wiraga, wirama, wirasa hingga cerita dari performa yang ditampilkan oleh masing-masing peserta.</p>



<p>Sebagai informasi, setelah melalui proses penjurian dan musyawarah, akhirnya diputuskan untuk Juara I, Joko Mbalelo, Kelurahan Pakelan, Juara II Hipoyono Putro, Kelurahan Banaran dan</p>



<p>Juara III Prasetyo Wijoyo, Kelurahan Banaran. Kemudian Harapan 1, Satrio Pandu, Kelurahan Lirboyo, Harapan II, Joyo Alfi Saputro, Kelurahan Mojoroto dan Harapan III, Kisar Duloseto, Kelurahan Banjaran. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212263</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
