<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>semakin &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/semakin/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Mar 2026 13:09:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>semakin &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Kolaborasi Apik Pemkab Jember dan Forkopimda Beri Jaminan Mudik Jember 2026 Semakin Aman</title>
		<link>https://memontum.com/kolaborasi-apik-pemkab-jember-dan-forkopimda-beri-jaminan-mudik-jember-2026-semakin-aman</link>
					<comments>https://memontum.com/kolaborasi-apik-pemkab-jember-dan-forkopimda-beri-jaminan-mudik-jember-2026-semakin-aman#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2026 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[Jaminan]]></category>
		<category><![CDATA[kolaborasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230950</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menekankan satu kunci utama kesuksesan mudik tahun ini, adalah kolaborasi lintas sektoral yang solid. Hal ini disampaikannya, seusai melaksanakan peninjauan fasilitas Pos Pengamanan di pusat kota, Kamis (12/03/2026) tadi. Dalam keterangan resminya di depan Pendopo Wahyawibawagraha, Gus Fawait-sapaan bupati, memberikan apresiasi tidak hanya kepada perangkat daerah, tetapi juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menekankan satu kunci utama kesuksesan mudik tahun ini, adalah kolaborasi lintas sektoral yang solid. Hal ini disampaikannya, seusai melaksanakan peninjauan fasilitas Pos Pengamanan di pusat kota, Kamis (12/03/2026) tadi.</p>



<p>Dalam keterangan resminya di depan Pendopo Wahyawibawagraha, Gus Fawait-sapaan bupati, memberikan apresiasi tidak hanya kepada perangkat daerah, tetapi juga kepada jajaran Kepolisian, TNI dan seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam operasi pengamanan mudik ini. Menurutnya, kesiapan sarana prasarana hanyalah alat, namun semangat gotong royong antar instansi adalah ruh dari keberhasilan pelayanan publik.</p>



<p>&#8220;Keberhasilan pengamanan mudik tahun ini tidak lepas dari kerja keras dan kolaborasi yang solid antara Pemda, Kepolisian, TNI serta relawan dan elemen masyarakat lainnya di Jember,&#8221; kata Gus Fawait.</p>



<p>Dirinya merasa bangga, melihat koordinasi yang berjalan sangat baik, dimana setiap pihak memahami peran masing-masing dalam menjaga ketertiban. Dengan dukungan penuh dari berbagai lini, Gus Fawait merasa sangat optimis bahwa arus mudik 2026 di Jember, akan berlangsung jauh lebih tertib dan lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sinergi ini terlihat, dari bagaimana Pos Pengamanan (Pospam) tidak hanya diisi oleh aparat keamanan, tetapi juga melibatkan tenaga medis, petugas pemadam kebakaran, hingga relawan Pramuka. Semuanya bahu membahu untuk memberikan pelayanan prima.</p>



<p>Kolaborasi ini, juga mencakup aspek pemantauan wilayah rawan, dimana TNI-Polri bersama Satgas Pemkab Jember saling berbagi data melalui sistem CCTV terintegrasi untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan secara dini. Gus Fawait juga menitipkan pesan kepada masyarakat, agar ikut berkontribusi dalam menjaga kelancaran mudik dengan cara mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Terutama, dengan adanya rencana pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) di area kampus yang akan segera dimulai.</p>



<p>&#8220;Petugas kita sudah siap lahir batin di Pos-Pos Pengamanan. Sekarang, kami mengajak seluruh masyarakat Jember untuk menjadi mitra keamanan yang baik dengan selalu waspada dan tertib di jalan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Optimisme yang terpancar dari wajah Bupati Jember, ini memberikan harapan besar bagi para perantau yang akan pulang ke Jember. Dengan sinergi yang terjaga, mudik 2026 bukan lagi sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan yang penuh kenyamanan berkat kehadiran negara yang kompak dalam melayani warganya. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/kolaborasi-apik-pemkab-jember-dan-forkopimda-beri-jaminan-mudik-jember-2026-semakin-aman/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230950</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diskes Kabupaten Malang Semakin Perkuat Kualitas Layanan Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/diskes-kabupaten-malang-semakin-perkuat-kualitas-layanan-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 05:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diskes]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228301</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Momentum Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, sebagai titik tolak strategis untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan primer dan mengoptimalkan peran Posyandu, yang dilakukan Pemkab Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. Langkah ini, merupakan bagian integral dari upaya Pemkab Malang dalam mempercepat penurunan angka stunting dan gizi buruk, serta membangun kesadaran kolektif [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Momentum Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, sebagai titik tolak strategis untuk memperkuat kualitas layanan kesehatan primer dan mengoptimalkan peran Posyandu, yang dilakukan Pemkab Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. Langkah ini, merupakan bagian integral dari upaya Pemkab Malang dalam mempercepat penurunan angka stunting dan gizi buruk, serta membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di seluruh wilayah.</p>



<p>Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah Shohib, menekankan komitmen pemerintah untuk menjamin akses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. “Prioritas kami adalah memastikan setiap warga, dari perkotaan hingga desa terpencil, menerima layanan kesehatan yang adil, bermutu dan tanpa diskriminasi,” kata Wabup Lathifah saat memberikan sambutan dalam acara Gebyar Senam Zumba Bersama Tenaga dan Kader Kesehatan se-Kabupaten Malang, di Lembah Indah, Desa Balesari, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Kamis (20/11/2025) tadi.</p>



<p>Wabup Lathifah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan HKN ke-61 sebagai refleksi bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Fokus tidak hanya pada ketersediaan fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan tersebut, Wabup Lathifah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader kesehatan yang dinilainya sebagai pejuang garda terdepan dalam ekosistem kesehatan masyarakat.</p>



<p>Menurutnya peran kadee kesehatan sangat strategis, diantaranya meliputii penguatan edukasi kesehatan di tingkat komunitas. Peningkatan mutu layanan Posyandu. Pemantauan tumbuh kembang Balita dan ibu hamil secara rutin dan pembiasaan hidup bersih di lingkungan sekitar</p>



<p>“Mari terus bergerak, bersinergi menjaga kesehatan, dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Malang yang semakin sehat, kuat dan bahagia. Terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada seluruh kader dan tenaga kesehatan di Kabupaten Malang atas dedikasi tanpa batas,&#8221; tegasnya. <strong>(hms/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228301</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Probolinggo Harap Penempatan Pekerja Difabel di Dunia Usaha dan Industri Semakin Meningkat</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-probolinggo-harap-penempatan-pekerja-difabel-di-dunia-usaha-dan-industri-semakin-meningkat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[difabel]]></category>
		<category><![CDATA[industri]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[penempatan]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227807</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Probolinggo &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar Sosialisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketenagakerjaan bagi perwakilan perusahaan, perbankan dan UMKM di salah satu hotel di Probolinggo, Senin (17/11/2025) tadi. Kegiatan ini, dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo, Aries Santoso, mewakili Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Probolinggo</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar Sosialisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Ketenagakerjaan bagi perwakilan perusahaan, perbankan dan UMKM di salah satu hotel di Probolinggo, Senin (17/11/2025) tadi. Kegiatan ini, dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo, Aries Santoso, mewakili Wali Kota Probolinggo, dr Aminuddin.</p>



<p>Dalam keterangannya, Kepala Disperinaker, Retno Fadjar Winarti, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya pemerintah untuk memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan mengenai pentingnya pengarusutamaan difabel dalam dunia ketenagakerjaan. Dirinya menekankan, tiga tujuan utama sosialisasi ini, yakni meningkatkan komitmen berbagai pihak akan pentingnya inklusivitas, membangun kolaborasi lintas sektor, serta mendorong penempatan tenaga kerja disabilitas sesuai amanat peraturan perundang-undangan.</p>



<p>&#8220;Tujuan kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman, komitmen, serta keberpihakan berbagai pemangku kepentingan atas perspektif dan pengarusutamaan difabel dalam bidang ketenagakerjaan. Kami ingin memastikan ekosistem kerja yang lebih inklusif dapat terbangun melalui kolaborasi lintas sektor,&#8221; kata Retno.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, mengenai perkembangan penyerapan tenaga kerja difabel di Kota Probolinggo hingga tahun 2025. Tercatat, ada 20 pekerja difabel yang bekerja di sektor formal dan informal. Yakni, dengan sembilan perusahaan formal yang telah mempekerjakan tenaga kerja difabel.</p>



<p>Retno juga menjelaskan, bahwa Pemkot Probolinggo berharap angka ini terus meningkat. &#8220;Harapan kami penempatan pekerja difabel di dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja semakin meningkat sehingga mampu membantu menurunkan tingkat pengangguran terbuka Kota Probolinggo,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sosialisasi ini, diikuti 130 peserta dari unsur perusahaan, perbankan dan UMKM. Mereka diharapkan memahami peran ULD, sebagai pusat rujukan dan fasilitasi ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas.</p>



<p>Mewakili Wali Kota Probolinggo, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Aries Santoso, menyampaikan bahwa penyandang disabilitas merupakan bagian dari kebhinekaan yang wajib dihormati dan dijamin haknya. Dirinya menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin pemenuhan hak-hak tersebut.</p>



<p>&#8220;Penyandang disabilitas adalah bagian dari keberagaman yang harus kita jaga. Mereka memiliki hak yang sama untuk dipahami, dirangkul dan dijamin kesetaraannya dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk hak atas pekerjaan,&#8221; ujar Aries.</p>



<p>Menurutnya, ULD adalah sarana penting untuk memastikan akses dan pendampingan yang layak bagi tenaga kerja difabel. &#8220;ULD dibentuk sebagai wujud nyata komitmen pemerintah. ULD berperan memfasilitasi terpenuhinya hak-hak penyandang disabilitas, mulai dari penyediaan fasilitas yang ramah hingga asesmen dan pendampingan kerja,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Ada sebanyak empat poin penting, yang harus dipahami peserta. Yaitu pentingnya inklusivitas, peran strategis ULD, kolaborasi multipihak, serta pemberian akses ketenagakerjaan yang setara. Aries juga mengajak seluruh peserta, untuk menjadikan sosialisasi ini sebagai momentum memperkuat sinergi.</p>



<p>&#8220;Mari kita manfaatkan momentum ini untuk meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi. Teruslah berkarya dan jangan jadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk berprestasi dan berkontribusi dalam pembangunan,&#8221; pesannya. <strong>(kom/pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227807</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dorong Musisi Lokal Semakin Berkarya di Platform Digital, Loka Nesia 2025 Gandeng YouTube Music Academy</title>
		<link>https://memontum.com/dorong-musisi-lokal-semakin-berkarya-di-platform-digital-loka-nesia-2025-gandeng-youtube-music-academy</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2025 11:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[academy]]></category>
		<category><![CDATA[Berkarya]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Musisi]]></category>
		<category><![CDATA[platform]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<category><![CDATA[youtube]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224792</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dorong musisi lokal untuk semakin berkiprah di platform digital, Loka Nesia 2025 hadir di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang. Membangun komunitas yang memahami industri musik, musik digital dan regulasi platform, sehingga dapat memberdayakan para musisi dan kreator secara nasional. Loka Nesia adalah sebuah program kolaborasi dari Sosia Loka Indonesia dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dorong musisi lokal untuk semakin berkiprah di platform digital, Loka Nesia 2025 hadir di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang. Membangun komunitas yang memahami industri musik, musik digital dan regulasi platform, sehingga dapat memberdayakan para musisi dan kreator secara nasional.</p>



<p>Loka Nesia adalah sebuah program kolaborasi dari Sosia Loka Indonesia dan MCC, dirancang untuk menjadi sebuah acara komprehensif yang memberdayakan ekosistem musik kreatif Indonesia. Dalam kegiatan kali ini, Loka Nesia menghadirkan beberapa sub-event yaitu YouTube Music Academy/LokaTalk, Lokalapak dan Proklamusic.</p>



<p>Direktur Operasional Sosia Loka Indonesia, Adam Febrianata, menjelaskan bahwa di dalam kegiatan ini menghadirkan beragam rangkaian kegiatan yang memadukan edukasi, UMKM dan panggung musik. Untuk pesertanya adalah creator musik dan wajib memiliki YouTube.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Tahun ini kita berkolaborasi dengan YouTube Music Academy mengadakan LokaTalk terkait perkembangan di industri musik, khususnya di platform YouTube. Harapannya dengan adanya LokaTalk, teman teman bisa lebih aktif, lebih baik dan lebih mengerti platform di YouTube dan karya mereka mendapatkan eksposur dan performa lebih baik,&#8221; ujar Adam, Jumat (08/08/2025) tadi.</p>



<p>Dengan memberikan edukasi kepada agar semakin berkarya di YouTube, kegiatan ini mendorong musisi-musisi lokal untuk memahami untuk mengelola sebuah karya. &#8220;Harapannya musisi lokal bisa tampil di panggung yang lebih besar. Kita edukasi bagaimana mengelola karya mereka, mengetahui hak apa saja yang didapat nantinya,&#8221; jelas Adam.</p>



<p>Sementara itu, salah satu pemateri, Ade Govinda, mengatakan kegiatan ini untuk mendorong masyarakat Kota Malang untuk mengetahui bagaimana industri musik dan memaksimalkan sebuah karya. &#8220;Peluangnya memang tergantung pada sebuah karya. Sebuah karya harus bagus. Jadi bagaimana sebuah karya itu bisa dimaksimalkan dengan berbagai cara,&#8221; ujar Ade. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224792</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Apresiasi Transformasi Polri Semakin Inklusif dan Responsif Terhadap Aspirasi Rakyat</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-apresiasi-transformasi-polri-semakin-inklusif-dan-responsif-terhadap-aspirasi-rakyat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2025 04:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Aspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Inklusif]]></category>
		<category><![CDATA[rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[responsif]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<category><![CDATA[terhadap]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223565</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata tugas aparat, tetapi sebuah kerja gotong royong lintas sektor yang dimulai dari kesadaran kolektif masyarakat. Hal itu disampaikannya, seusai mengikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Alun-Alun Lumajang, Selasa (01/07/2025) tadi. Mengusung tema &#8216;Polri Untuk Masyarakat&#8217;, upacara berlangsung khidmat dengan semangat nasionalisme [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan semata tugas aparat, tetapi sebuah kerja gotong royong lintas sektor yang dimulai dari kesadaran kolektif masyarakat. Hal itu disampaikannya, seusai mengikuti Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Alun-Alun Lumajang, Selasa (01/07/2025) tadi.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Polri Untuk Masyarakat&#8217;, upacara berlangsung khidmat dengan semangat nasionalisme yang membara. Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, memimpin jalannya upacara sekaligus membacakan amanat dari Kapolda Jatim, yang menyoroti keberhasilan kolaboratif menjaga kondusivitas wilayah, termasuk suksesnya Pilkada serentak 2024 dan peningkatan kepuasan publik terhadap kinerja Polri.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Indah menegaskan bahwa keamanan yang kuat hanya bisa terwujud jika masyarakat dilibatkan secara aktif. Dirinya pun mengapresiasi, transformasi Polri yang semakin inklusif dan responsif terhadap aspirasi rakyat.</p>



<p>“Kami mendukung penuh arah baru Polri yang lebih mendengar, lebih melindungi dan lebih dekat dengan rakyat. Karena Polri yang kuat bukan hanya karena seragamnya, tapi karena cintanya kepada masyarakat,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai bentuk nyata sinergi pemerintah daerah dalam penguatan budaya hukum dan ketertiban sejak dini, Bunda Indah juga menyerahkan langsung trofi Juara 1 Gebyar Polisi Cilik (Pocil) tingkat Polda Jawa Timur kepada Tim Pocil Lumajang, sekaligus memberikan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. “Prestasi anak-anak kita dalam Pocil membuktikan bahwa karakter tangguh dan cinta tanah air bisa ditanamkan sejak dini. Mereka adalah penjaga masa depan bangsa,” tambahnya.</p>



<p>Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemenang lomba Siskamling se-Kabupaten Lumajang. Kegiatan ini, menurut Bunda Indah, bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari strategi membangun ketahanan sosial dan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.</p>



<p>“Kami ingin warga menjadi pelaku utama keamanan, bukan sekadar penonton. Keamanan berbasis partisipasi seperti ini adalah wujud nyata cinta kampung halaman,” tegasnya.</p>



<p>Melalui momen Hari Bhayangkara, Bupati Lumajang mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat kolaborasi Polri, TNI dan masyarakat dalam menciptakan ruang hidup yang aman, inklusif dan berkarakter. Dirinya menyebut sinergi adalah kunci menuju Indonesia Emas 2045, dimulai dari kabupaten seperti Lumajang. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223565</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Revitalisasi TPS Merjosari, Pj Wali Kota Malang Harapkan Sinergi Pelaku Usaha Semakin Diperkuat</title>
		<link>https://memontum.com/tinjau-revitalisasi-tps-merjosari-pj-wali-kota-malang-harapkan-sinergi-pelaku-usaha-semakin-diperkuat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[diperkuat,]]></category>
		<category><![CDATA[harapkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[merjosari]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219288</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mengunjungi progres revitalisasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang ada di Jalan Terusan Sulfat dan Jalan Merjosari Kota Malang, Jumat (14/02/2025) tadi. Revitalisasi yang dilakukan tersebut, merupakan bantuan dari forum Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP). Pria yang kerap disapa Iwan, itu menyampaikan bahwa peran pelaku usaha dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, mengunjungi progres revitalisasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang ada di Jalan Terusan Sulfat dan Jalan Merjosari Kota Malang, Jumat (14/02/2025) tadi. Revitalisasi yang dilakukan tersebut, merupakan bantuan dari forum Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP).</p>



<p>Pria yang kerap disapa Iwan, itu menyampaikan bahwa peran pelaku usaha dalam pembangunan daerah sangat penting. Apalagi, pelaku usaha di Kota Malang saat ini hampir 2 ribu dan baru 150 yang sudah terlibat dalam forum TSP.</p>



<p>&#8220;Tanggapannya mereka luar biasa dan harapannya ke depan nanti lebih banyak lagi perusahaan yang bergabung untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah,” kata Pj Wali Kota Iwan.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Noer Rahman Widjaya, menyampaikan bahwa ada enam TPS di Kota Malang yang mendapatkan bantuan revitalisasi dari forum TSP, yakni TPS Muharto, Sulfat, Merjosari, Jalan Ikan Tombro, Jalan Kartini dan Jalan Wilis. Untuk di TPS Sulfat sudah berhasil rampung diselesaikan 100 persen, sementara TPS Merjosari 95 persen.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Hari ini secara simbolis, Pak Pj Wali Kota menerima bantuan dari forum TSP untuk revitalisasi TPS. Ada tiga TPS yang sudah hampir selesai, yakni TPS Merjosari, Sulfat dan Muharto, sementara tiga lainnya masih dalam tahap pengerjaan,&#8221; kata Rahman.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan, bahwa revitalisasi ini lebih mengutamakan manfaat bagi masyarakat dibandingkan besaran anggaran yang diberikan pelaku usaha. “Kami melihat ini sebagai bentuk kepedulian pelaku usaha terhadap lingkungan. APBD belum bisa mencakup revitalisasi semua TPS, sehingga kolaborasi ini menjadi solusi,” jelasnya.</p>



<p>Revitalisasi TPS itu mencakup peninggian tembok, perbaikan rangka atap, pemasangan pagar, pembuatan landasan untuk kendaraan pengangkut sampah, serta pengecatan ulang. Ke depan, Rahman berharap nantinya dapat melakukan revitalisasi di 77 TPS yang ada di Kota Malang, dengan enam TPS sebagai pilot project.</p>



<p>“Sekarang masih dalam tahap kajian, tapi harapannya bisa terus berkembang agar pengelolaan sampah di Kota Malang semakin baik,” imbuh Rahman. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219288</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Datangi Warga Kwansan, Dukungan untuk Abah Anton Semakin Menguat di Pilkada Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/datangi-warga-kwansan-dukungan-untuk-abah-anton-semakin-menguat-di-pilkada-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 14:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[datangi]]></category>
		<category><![CDATA[Dukungan]]></category>
		<category><![CDATA[kwansan,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[menguat]]></category>
		<category><![CDATA[pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215974</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Warga kawasan Jalan Simpang Ranugrati (Kwansan), Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menyambut meriah kedatangan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang dari nomor urut 3, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh, Selasa (29/10/2024) malam. Warga pun menyuarakan yel-yel dukungannya untuk Paslon Abadi (Abah Anton &#8211; Dimyati) dan mengaku akan berpartisipasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Warga kawasan Jalan Simpang Ranugrati (Kwansan), Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, menyambut meriah kedatangan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang dari nomor urut 3, Abah Anton dan Dimyati Ayatulloh, Selasa (29/10/2024) malam.</p>



<p>Warga pun menyuarakan yel-yel dukungannya untuk Paslon Abadi (Abah Anton &#8211; Dimyati) dan mengaku akan berpartisipasi aktif dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, 27 November 2024 mendatang. Hal ini, seperti sebagaimana disampaikan Hj Kasdi, warga RT06 RW07, Jalan Simpang Ranugrati. Dikatakannya, bahwa dirinya bersama warga Kwansan dan sekitarnya telah bersepakat akan memilih calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota, Abah Anton-Dimyati.</p>



<p>&#8220;Kalau saya dan warga di sini akan memilih calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota yang sudah dikenal, yakni pasangan nomor urut 3 Abah Anton dan Abah Dimyati,&#8221; ujarnya, seusai mengikuti pembacaan Solawat Nabi bersama warga dan Abah Anton.</p>



<p>Menurutnya, memilih Paslon yang sudah dikenal, pasti tidak akan kecewa, karena sudah pasti programnya jelas untuk masyarakat kecil. &#8220;Wali Kota yang suka blusukan dan memahami persoalan masyarakat kecil, ya Abah Anton. Makanya, bagi kami tidak ada pilihan lain kecuali Paslon Abadi,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Pernyataan tersebut, juga didukung oleh warga lainnya, Elfi Gunadi. Dirinya menyebut, akan memilih Abah Anton. Dengan alasan, Abah Anton sosok wali kota yang secara langsung datang ke masyarakat untuk blusukan.</p>



<p>&#8220;Saya milih Abah Anton, karena kebijakannya yang pro wong cilik. Suka blusukan, sehingga tahu kebutuhan rakyatnya,&#8221; ujar Elfi.</p>



<p>Bagi warga Kwansan dan sekitarnya, hanya ada pilihan untuk Abah Anton dan Abah Dimyati. &#8220;Kami berfikir rasional. Memilih calon Wali Kota Malang yang sudah tahu kinerjanya,&#8221; tegasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak hanya kaum ibu-ibu, tetapi kesepakatan untuk memilih wali kota yang sudah dikenal juga di sampaikan Muhammad Rido. Menurutnya, memilih wali kota tidak cukup pintar saja, melainkan harus benar-benar lebih faham rakyatnya.</p>



<p>&#8220;Pintar saja tidak cukup. Tetapi harus yang faham, serta peduli dengan rakyat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Menurutnya, Abah Anton memiliki kelebihan sebagai sosok pemimpin yang faham dan peduli rakyatnya. &#8220;Abah Anton dan Abah Dimyati, itu sama-sama orang Kota Malang dan sama-sama mudah ditemui warga. Jadi kalau ada masalah, bisa langsung disampaikan ke rumahnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, sesepuh Kwansan lainnya, Abah Alwi, juga menyampaikan hal yang sama. Dirinya percaya bahwa Abah Anton adalah sosok pemimpin yang amanah.</p>



<p>&#8220;Tidak mungkin orang yang kita sudah kenal lama akan berkhianat. Apalagi, beliau orang Kota Malang asli dan kita tahu rumahnya,&#8221; ujar Abah Alwi.</p>



<p>Sementara itu, Abah Anton sendiri dalam kesempatan itu mengaku bersyukur dengan terus mengalirnya sejumlah dukungan yang mengalir kepada Paslon Abadi. Termasuk, bentuk dukungan yang luar biasa dari warga Kwansan dan sekitarnya.</p>



<p>&#8220;Masyarakat di sini sangat antusias. Semua kompak dan ini menjadi pertanda baik untuk pasangan Abadi,&#8221; kata Abah Anton. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215974</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Abah Anton Semakin di Hati, Ratusan Emak-emak Hadiri Majelis Pengajian Cinta Umat</title>
		<link>https://memontum.com/abah-anton-semakin-di-hati-ratusan-emak-emak-hadiri-majelis-pengajian-cinta-umat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Sep 2024 13:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[emak-emak]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[majelis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengajian]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214679</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ratusan jamaah pengajian yang didominasi emak-emak dari wilayah Kota Malang dan sekitarnya, menghadiri Majelis Cinta Umat di Rumah HM Anton (Abah Anton) di Jalan Tlogo Indah, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (26/09/2024) malam. Kegiatan pengajian rutin malam Jumat yang sudah sejak lama diselenggarakan Abah Anton ini, semakin mendapat tempat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ratusan jamaah pengajian yang didominasi emak-emak dari wilayah Kota Malang dan sekitarnya, menghadiri Majelis Cinta Umat di Rumah HM Anton (Abah Anton) di Jalan Tlogo Indah, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (26/09/2024) malam. Kegiatan pengajian rutin malam Jumat yang sudah sejak lama diselenggarakan Abah Anton ini, semakin mendapat tempat di hati dan dicintai masyarakat yang tidak hanya datang dari Kota Malang.</p>



<p>Bahkan dalam momen malam itu, jamaah terlihat memadati hingga halaman rumah Abah Anton. Mereka berdatangan dari Kota Malang dan sekitarnya, untuk bersholawat bareng bersama Abah Anton dan mendengarkan pengajian yang mencerahkan dan menyejukkan hati oleh Kyai dari Kota Batu, Kyai Abu Said.</p>



<p>&#8220;Semakin banyak jamaah Majelis Cinta Umat, tentunya saya semakin senang. Semoga ke depannya, majelis-majelis di Kota Malang ini semakin makmur. Semakin makmur majelisnya, maka semoga urusan-urusan kita semua mendapat barokah dan dipermudah Allah SWT,&#8221; kata sosok yang maju di Pilkada Kota Malang dengan nomor urut 3 (M Anton-Dimyati Ayatullah) ini.</p>



<p>Usai kegiatan, Abah Anton menjelaskan bahwa majelis ini telah lama diadakan di rumahnya dan murni untuk beribadah dan bukan sesaat menjelang Pilkada. Bahkan, keberadaan majelis pengajian ini ada tatkala dirinya masih sebagai Ketua Rukun Warga (RW).</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Majelis ini sudah puluhan tahun dan jamaahnya sukarela datang dengan penuh istiqomah. Jadi ini murni dan bukan karena politik. Di sini kita bersama-sama berdoa dan mencari ilmu. Alhamdulillah, katanya jamaah cocok dengan majelis saya dan sesuai dengan harapan mereka,&#8221; ujar Abah Anton.</p>



<p>Sebagai Paslon yang maju dalam Pilkada Kota Malang 2024, Abah Anton merupakan satu-satunya yang memiliki majelis dengan ribuan jamaah. Bahkan, para jamaah rela datang dengan urunan sendiri menyewa mikrolet untuk menghadiri Majelis Cinta Umat dan berdoa.</p>



<p>&#8220;Satu hal yang mungkin berbeda dengan yang lain (Paslon, red), karena mungkin hanya saya yang punya kegiatan jamaah majelis yang memberikan semangat khusus. Termasuk, doa semoga di tahun 2024 Pilkada di Kota Malang dan seluruhnya berjalan aman damai. Pilkada Kota Malang memberikan pesta demokrasi seperti harapan masyarakat. Kita juga melihat harapan masyarakat yang ingin sekali ada calon pemimpin yang santun dan bisa memberikan kepercayaan. Di majelis ini, kita tidak berpolitik sama sekali, tetapi mereka tahu siapa nantinya sosok yang pantas untuk dipilih,&#8221; terang Abah Anton.</p>



<p>Salah satu jamaah yang hadir, Dewi Suarni (63 ) warga Jalan Tirto Rahayu Landungsari, mengaku sudah 7 tahun istiqomah hadir di majelis ini. Dirinya mengaku hatinya tenang tiap kali ikut di acara istighosah ini. Dirinya juga tidak datang sendiri, melainkan hadir bersama 20 ibu-ibu tetangganya.</p>



<p>&#8220;Kami biasanya datang dengan menyewa mikrolet secara urunan. Di sini, majelis Abah Anton, menyejukkan hati,&#8221; ujarnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214679</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peduli UMKM, Bupati Banyuwangi Terus Semakin Tingkatkan Program Jagoan Banyuwangi</title>
		<link>https://memontum.com/peduli-umkm-bupati-banyuwangi-terus-semakin-tingkatkan-program-jagoan-banyuwangi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2024 07:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jagoan]]></category>
		<category><![CDATA[peduli]]></category>
		<category><![CDATA[program]]></category>
		<category><![CDATA[semakin]]></category>
		<category><![CDATA[tingkatkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214030</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Program inkubasi wirausaha anak-anak muda &#8216;Jagoan Banyuwangi&#8217;, terus dihelat Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Program ini, mengajak anak-anak muda Banyuwangi yang tengah merintis usahanya untuk meningkatkan kualitas usahanya. Jagoan Banyuwangi sendiri, terdiri dari Jagoan Tani, yaitu inkubasi untuk subsektor pertanian, Jagoan Digital (sub sektor TIK) dan Jagoan Bisnis untuk sub sektor lainnya. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Program inkubasi wirausaha anak-anak muda &#8216;Jagoan Banyuwangi&#8217;, terus dihelat Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Program ini, mengajak anak-anak muda Banyuwangi yang tengah merintis usahanya untuk meningkatkan kualitas usahanya.</p>



<p>Jagoan Banyuwangi sendiri, terdiri dari Jagoan Tani, yaitu inkubasi untuk subsektor pertanian, Jagoan Digital (sub sektor TIK) dan Jagoan Bisnis untuk sub sektor lainnya.</p>



<p>Dalam program ini, bisnis yang tengah dirintis para peserta Jagoan Banyuwangi, dimatangkan dan dikurasi oleh sejumlah pakar sebagai mentor-mentor untuk bisa naik kelas. “Setiap tahun kami gelar dan terus kami perbaiki konsep-konsep inkubasi yang bermanfaat bagi usahawan muda ini. Seperti tahun ini, kami libatkan mereka yang tengah merintis usaha, bukan lagi yang masih ide bisnis. Kita berikan mentoring, lalu usaha mereka dikurasi dan dipantau terus oleh mentor agar bisa berkembang bisnisnya,” kata Bupati Ipuk, Rabu (11/09/204) tadi.</p>



<p>Salah satu usaha yang kemarin ditampilkan peserta adalah Cantika Leather yang memproduksi tas dan dompet berbahan dasar kulit asli. Produk kriya buatan UMKM ini memiliki kekhasan dengan tampilan yang kental filosofi budaya Indonesia. Seperti tas kulit yang dimodifikasi dengan kain tenun dan banyak lainnya.</p>



<p>Keunikan karyanya tersebut, membawa Dinar Laila, sang perintis usaha Cantika Leather, menjadi salah satu peserta terbaik dalam inkubasi Jagoan Bisnis. “Banyak hal baru yang saya dapatkan selama mengikuti kegiatan ini. Selain ilmu, saya juga mengenal banyak teman baru yang memiliki passion sama. Ini menjadi kesempatan bagi saya untuk memperluas jejaring,” kata Dinar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Peserta Jagoan Tani, Feri Anwar, juga mengungkap hal serupa. Dirinya mengaku, mendapatkan banyak wawasan untuk pengembangan usahanya.</p>



<p>“Mentornya benar-benar membantu. Apa kekurangan di bisnis kami diberikan saran dan solusi. Ini sangat mendukung kemajuan usaha kami,” kata Feri.</p>



<p>Dirinya sendiri memiliki usaha di bidang pengolahan dan pemasaran produk perikanan. Seperti rambak dari kulit ikan salmon (salmon fish skin), sambal cumi, keripik cumi pedas dan rambak kulit cumi. Ada juga produk camilan seperti keciput mini, cipiran manis dan sale pisang. Produknya, kini sudah dipasarkan hampir di seluruh pusat oleh-oleh di wilayah Banyuwangi.</p>



<p>Program mencetak wirausahawan ini, menyediakan hadiah uang untuk modal mengembangkan usaha senilai total Rp 75 juta. Selain hadiah uang, pemenang difasilitasi internship untuk pematangan program. Setelah itu dapat sertifikat BSSN yang bisa menambah portofolio yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi trainer atau saat memasuki ke dunia kerja. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>



<p>Pemenang Jagoan Banyuwangi 2024.</p>



<p>Jagoan Bisnis: Nabila Cake Cookies and Bakery, Cantika Leather, Yubilant Beauty and Spa, Letak Furniture, dan It’s Madeena.</p>



<p>Jagoan Digital: Fery Yundara Putera, Roy Hairul Anam, Adi Keminggris, Adi Nugroho, serta David Mahbubi.</p>



<p>Jagoan Tani: Chika Chocomold, Anggi Jamur, Pawonkoe, Oreng Oseng dan Bolo Kopi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214030</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
