<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>semangat &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/semangat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 17:01:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>semangat &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gemakan Semangat Pendidikan dan Kebangkitan Nasional, Bupati Malang Jaga Tunas Bangsa</title>
		<link>https://memontum.com/gemakan-semangat-pendidikan-dan-kebangkitan-nasional-bupati-malang-jaga-tunas-bangsa</link>
					<comments>https://memontum.com/gemakan-semangat-pendidikan-dan-kebangkitan-nasional-bupati-malang-jaga-tunas-bangsa#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gemakan]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232533</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (20/05/2026) tadi. Dengan semangat pendidikan dan kebangkitan nasional yang menggema, peringatan upacara itu diikuti Forkopimda, Wakil Bupati Malang, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Dandim 0818 Malang-Batu, Kapolres Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Bupati Malang, HM Sanusi, memimpin langsung pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (20/05/2026) tadi. Dengan semangat pendidikan dan kebangkitan nasional yang menggema, peringatan upacara itu diikuti Forkopimda, Wakil Bupati Malang, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Dandim 0818 Malang-Batu, Kapolres Malang, kepala perangkat daerah, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.</p>



<p>Dalam amanatnya, Bupati Sanusi menegaskan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam membangun pendidikan nasional yang berkarakter dan berdaya saing. Mengutip filosofi Ki Hajar Dewantara, Bupati Sanusi menyoroti pentingnya sistem Among yang berlandaskan nilai asah, asih dan asuh sebagai fondasi pendidikan untuk memanusiakan manusia.</p>



<p>“Pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat dan tangguh, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” kata Bupati Sanusi.</p>



<p>Dirinya juga memaparkan, sejumlah kebijakan strategis pemerintah di bidang pendidikan. Mulai dari digitalisasi pembelajaran, peningkatan kesejahteraan guru, hingga penguatan pendidikan karakter bagi peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan global di era modern.</p>



<p>Dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Bupati Sanusi mengangkat tema &#8216;Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara&#8217;. Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak hanya berkaitan dengan kedaulatan wilayah, namun juga menyangkut kedaulatan informasi dan transformasi digital yang semakin masif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai bentuk komitmen dalam melindungi generasi muda, Pemkab Malang mendukung implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital, termasuk pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun yang mulai diterapkan efektif pada tahun 2026. Selain menyoroti sektor pendidikan dan transformasi digital, Bupati Malang juga menyampaikan capaian berbagai program strategis nasional di Kabupaten Malang, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDM).</p>



<p>Bupati Sanusi juga menyampaikan, mengenai kabar menggembirakan di bidang kesehatan. Tepat pada momentum Harkitnas tahun ini, RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang resmi dipercaya untuk melaksanakan tindakan medis berat secara mandiri.</p>



<p>“Hari ini, bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional, RSUD Kanjuruhan telah dipercaya untuk melakukan operasi jantung dan pemasangan ring jantung melalui layanan BPJS,” ujar Bupati Malang.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Sanusi juga menyerahkan penghargaan kepada siswi SDTQ Daarul Ukhuwah Pakis, Aisyah Ar Rumy, yang berhasil meraih Juara II Dubai International Holy Qur’an Award (DIHQA) 2026. Penghargaan juga diberikan kepada Galuh Setyowati, sebagai Juara I Lomba Video Digitalisasi Pembelajaran Satuan Pendidikan tingkat Nasional yang diselenggarakan Kemendikdasmen melalui Direktorat Jenderal PAUD Dikdas dan PNFI.</p>



<p>Tidak hanya itu, Bupati Sanusi bersama Wakil Bupati Malang, Hj Lathifah dan jajaran Forkopimda, juga turut melakukan penandatanganan Pakta Integritas Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini dilakukan, sebagai wujud komitmen menghadirkan proses penerimaan murid baru yang objektif, transparan akuntabel, berkeadilan dan tanpa diskriminasi. <strong>(pro/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/gemakan-semangat-pendidikan-dan-kebangkitan-nasional-bupati-malang-jaga-tunas-bangsa/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232533</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan BBGRM, Pemkab Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Bangun Kabupaten Malang</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-bbgrm-pemkab-malang-gelorakan-semangat-gotong-royong-bangun-kabupaten-malang</link>
					<comments>https://memontum.com/peringatan-bbgrm-pemkab-malang-gelorakan-semangat-gotong-royong-bangun-kabupaten-malang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bangun]]></category>
		<category><![CDATA[gelorakan]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232516</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama masyarakat terus menggaungkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan daerah. Momen itu, terlihat dalam peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Kabupaten Malang, yang berlangsung di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (19/05/2026) tadi. Prosesi gelaran sendiri, mengusung tema &#8216;Penguatan Kemandirian Desa Menuju Jawa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama masyarakat terus menggaungkan semangat gotong royong sebagai kekuatan utama pembangunan daerah. Momen itu, terlihat dalam peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-23 Kabupaten Malang, yang berlangsung di Desa Ngabab, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Selasa (19/05/2026) tadi.</p>



<p>Prosesi gelaran sendiri, mengusung tema &#8216;Penguatan Kemandirian Desa Menuju Jawa Timur Sebagai Gerbang Baru Nusantara&#8217;. Sementara pelaksanaan tersebut, berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kolaborasi, dengan dihadiri langsung Bupati Malang, HM Sanusi, bersama istri yang sekaligus sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj Anis Zaida Sanusi. Termasuk, turut hadir jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Forkopimda Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kepala OPD, Muspika hingga Kepala Desa Ngabab.</p>



<p>Bupati Sanusi dalam sambutannya menegaskan bahwa gotong royong bukan hanya budaya turun-temurun, melainkan juga fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan ajaran agama. “Di Kabupaten Malang tidak ada single power atau kepemimpinan tunggal. Yang kami jalankan adalah kepemimpinan kolaboratif,” tegasnya.</p>



<p>Bupati Sanusi juga menyampaikan, bahwa keberhasilan pembangunan di Kabupaten Malang lahir dari sinergi antara pemerintah daerah, kepala desa dan masyarakat yang terus berjalan harmonis. Kolaborasi tersebut, terbukti mampu menghadirkan transformasi nyata di berbagai sektor strategis.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Di bidang kesehatan dan sosial, angka stunting berhasil ditekan drastis dari 23 persen menjadi 6,2 persen melalui Program Anak Asuh yang melibatkan seluruh kepala perangkat daerah. Sementara itu, angka dispensasi pernikahan dini yang sebelumnya mencapai 2.300 kasus, kini turun signifikan menjadi sekitar 300 kasus berkat edukasi lintas organisasi dan keterlibatan aktif masyarakat.</p>



<p>Ditambahkannya, kemajuan juga terlihat, di sektor pendidikan. Kabupaten Malang yang sebelumnya memperoleh rapor merah dengan nilai 32, kini melonjak ke kategori peringkat tinggi dengan nilai 81 pada Februari 2026. Ribuan siswa berhasil meraih nilai rata-rata di atas 9, sehingga semakin mudah menembus sekolah unggulan, termasuk Taruna Nusantara.</p>



<p>Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Malang turut menunjukkan performa membanggakan, dengan capaian 5,92 persen, menempatkan daerah ini sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur. Tingginya kepercayaan investor, ditandai dengan masuknya investasi dari Prancis, pembangunan rumah sakit internasional seperti Mitra Keluarga dan Hermina, hingga perluasan kampus besar seperti UB, UIN dan Unisma.</p>



<p>Bupati Sanusi juga mengungkapkan, apresiasi dari Gubernur Jawa Timur yang menyebut Kabupaten Malang sebagai daerah yang &#8216;banyak rezeki&#8217; atau penuh keberkahan karena kekompakan masyarakat. “Kemudahan perizinan dan dukungan kepala desa terhadap investasi membuat para menteri dan pemerintah pusat nyaman menempatkan berbagai program nasional di Malang, termasuk pembangunan jalan Gondanglegi–Balekambang senilai Rp 800 miliar,” ungkapnya.</p>



<p>Peringatan BBGRM ke-23 tersebut, ditutup dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Malang bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur sebagai tanda pencanangan BBGRM ke-23 Kabupaten Malang 2026. Melalui momentum ini, semangat gotong royong diharapkan terus menjadi energi utama dalam membangun desa, memperkuat persatuan, serta mendorong Kabupaten Malang menjadi gerbang kemajuan Jawa Timur dan Indonesia. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/peringatan-bbgrm-pemkab-malang-gelorakan-semangat-gotong-royong-bangun-kabupaten-malang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232516</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Rusdi Beri Semangat Peserta O2SN Jenjang SD Tingkat Kabupaten Pasuruan 2026</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-rusdi-beri-semangat-peserta-o2sn-jenjang-sd-tingkat-kabupaten-pasuruan-2026</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-rusdi-beri-semangat-peserta-o2sn-jenjang-sd-tingkat-kabupaten-pasuruan-2026#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 May 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pasuruan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jenjang]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Peserta]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[tingkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=232176</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pasuruan &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, secara resmi membuka Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Pasuruan 2026 di GOR Sasana Krida Anoraga, Senin (04/05/2026) tadi. Pelaksanaan yang diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti hingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pasuruan</strong> &#8211; Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, secara resmi membuka Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) Jenjang SD Tingkat Kabupaten Pasuruan 2026 di GOR Sasana Krida Anoraga, Senin (04/05/2026) tadi. Pelaksanaan yang diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti hingga guru pendamping dari berbagai kecamatan itu, disambut antusias ratusan siswa sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar ajang seremonial, melainkan sarana pembinaan karakter serta penjaringan talenta olah raga sejak dini. Dalam pelaksanaan itu, ada empat cabang olah raga (Cabor) yang dipertandingkan pada gelaran tahun ini. Diantaranya, meliputi pencak silat, renang, selam dan bulu tangkis.</p>



<p>Sementara empat Cabor tersebut, telah mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan di tingkat Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Jatim. &#8220;Ini salah satu sarana untuk pembinaan karakter bagi para adik-adik siswa. Kita mencari bibit unggul,&#8221; kata Bupati Rusdi.</p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi sekaligus pemacu semangat, Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan, mengumumkan ada dua insentif bagi para juara. Selain mendapatkan uang pembinaan, siswa yang berhasil meraih Juara I, II dan III, akan mendapat keistimewaan masuk SMP Negeri tanpa melalui tes.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kebijakan tersebut, merupakan hasil kesepakatan yang dibahas bersama Sekda dan Kepala Dinas Pendidikan serta berlaku sebagai jalur prestasi dalam proses penerimaan peserta didik baru. &#8220;Nanti Juara I, II dan III, ada uang pembinaan. Kemudian nanti yang Juara I, II dan III, masuk SMP Negeri tanpa tes,&#8221; tambah Bupati.</p>



<p>Masih menurut bupati, sertifikat dan piagam juga akan diberikan kepada seluruh peserta, sebagai bukti partisipasi yang dapat dimanfaatkan untuk jalur prestasi. Dirinya juga berharap, agar para guru pendamping dapat menjalin sinergi dengan pengurus Cabor di daerah, khususnya empat Cabor unggulan tersebut. Sehingga, dapat menjaga kesinambungan pembinaan atlet muda.</p>



<p>Di momen itu, Bupati Rusdi secara khusus juga menekankan pentingnya sportivitas bagi seluruh pihak baik peserta, wasit, maupun panitia. Dirinya mengingatkan, bahwa penilaian harus bersih dari kepentingan apapun demi menghasilkan juara yang benar-benar layak mewakili Kabupaten Pasuruan.</p>



<p>&#8220;Saya tekankan kepada panitia, kepada juri, kepada wasit, kita harus menjunjung sportivitas dan fair play, baik dari pemain ataupun dari pihak panitia. Karena kita mencari bibit-bibit unggul, yang ke depan prestasinya bisa bermanfaat untuk adik-adik sendiri, juga bermanfaat untuk mengangkat nama Kabupaten Pasuruan,&#8221; papar bupati. <strong>(kom/puj/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-rusdi-beri-semangat-peserta-o2sn-jenjang-sd-tingkat-kabupaten-pasuruan-2026/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232176</post-id>	</item>
		<item>
		<title>HUT Ke-112, Pemkot Malang Tegaskan Semangat Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas, Mbois Berkelas</title>
		<link>https://memontum.com/hut-ke-112-pemkot-malang-tegaskan-semangat-ngalam-melintas-bergerak-tuntas-mbois-berkelas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 04:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bergerak]]></category>
		<category><![CDATA[berkelas]]></category>
		<category><![CDATA[ke-112]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[melintas,]]></category>
		<category><![CDATA[ngalam]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[tegaskan]]></category>
		<category><![CDATA[tuntas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 112, di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (01/04/2026) tadi. Dalam peringatan HUT tahun ini, Kota Malang mengusung tema Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas dan Mbois Berkelas. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa tema tersebut menjadi penegasan komitmen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke 112, di Halaman Balai Kota Malang, Rabu (01/04/2026) tadi. Dalam peringatan HUT tahun ini, Kota Malang mengusung tema Ngalam Melintas, Bergerak Tuntas dan Mbois Berkelas.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa tema tersebut menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah untuk terus membawa Kota Malang melangkah maju melalui inovasi, penyelesaian pembangunan, serta penguatan identitas kota. &#8220;Dengan tema ini mencerminkan semangat untuk menembus berbagai batas pembangunan sekaligus menghadirkan kota yang semakin berkelas,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Dalam momentum HUT ke-112 ini, Wali Kota Wahyu menyampaikan rasa syukur atas berbagai penghargaan yang diterima Pemkot Malang. Namun, menurutnya penghargaan bukanlah tujuan utama pemerintahan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Kami bersyukur banyak penghargaan yang diterima. Tetapi sejatinya bukan penghargaan yang kami harapkan, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat sebagai tanggung jawab Pemkot Malang untuk menyejahterakan warga,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, terkait Pekerjaan Rumah (PR) di usia ke-112 Kota Malang, Wali Kota Wahyu menegaskan fokus utama pemerintah adalah kolaborasi dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat. “Melintas berarti kita tidak berjalan sendiri, tetapi harus berkolaborasi. Bergerak Tuntas artinya berbagai persoalan masyarakat harus segera diselesaikan. Ini menjadi tanggung jawab saya bersama Wakil Wali Kota,” tegasnya.</p>



<p>Dirinya berharap, karakter Mbois Berkelas dapat menjadi jati diri masyarakat Kota Malang yang keren, bertanggung jawab dan berwibawa, sekaligus selaras dengan visi-misi pemerintahan melalui lima program prioritas serta dasa bakti unggulan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. &#8220;Ini sesuai dengan visi misi saya dengan Mas Wakil Wali Kota,&#8221; papar Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Halal Bihalal ASN Lumajang, Bupati Indah Ajak Kian Perkuat Semangat Pengabdian dan Profesionalisme</title>
		<link>https://memontum.com/halal-bihalal-asn-lumajang-bupati-indah-ajak-kian-perkuat-semangat-pengabdian-dan-profesionalisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[pengabdian]]></category>
		<category><![CDATA[perkuat]]></category>
		<category><![CDATA[profesionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231249</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah, diisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, dengan melaksanakan Halal Bihalal, Rabu (25/03/226) tadi. Dalam momen itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) memperkuat semangat pengabdian dengan integritas dan profesionalisme yang lebih baik, terutama mengenai pelayanan publik. Dengan didampingi Wakil [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Hari pertama masuk kerja pasca libur Idul Fitri 1447 Hijriah, diisi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, dengan melaksanakan Halal Bihalal, Rabu (25/03/226) tadi. Dalam momen itu, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) memperkuat semangat pengabdian dengan integritas dan profesionalisme yang lebih baik, terutama mengenai pelayanan publik.</p>



<p>Dengan didampingi Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma, kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Lumajang, itu diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda), staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah hingga camat dan lurah. Kontan, suasana hangat penuh kebersamaan, menjadi penanda dimulainya kembali ritme kerja pemerintahan setelah libur panjang.</p>



<p>Dalam amanatnya, Bupati Indah menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk kembali menjalankan tugas. Dirinya juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh ASN, sebagai bagian dari penguatan hubungan emosional dalam birokrasi.</p>



<p>“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya bersama Mas Wakil Bupati, mengucapkan minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Lebih dari sekadar tradisi tahunan, halal bihalal dimaknai sebagai ruang refleksi bersama. Bunda Indah menegaskan, bahwa nilai fitri harus diterjemahkan dalam kinerja nyata, melayani masyarakat dengan lebih responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan publik.</p>



<p>“Mudah-mudahan segala dosa dan khilaf kita diampuni oleh Allah SWT dan ibadah Ramadan kita diterima. Kita kembali fitri dan siap memulai semangat baru untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pesan tersebut, menegaskan bahwa transformasi birokrasi tidak hanya bertumpu pada sistem, tetapi juga pada sikap mental aparatur. Idul Fitri menjadi titik awal untuk memperbarui komitmen moral dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.</p>



<p>Pada kesempatan itu, Bupati Indah juga menunjukkan kepemimpinan yang terbuka dengan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran ASN. Dirinya mengakui, bahwa dalam proses memimpin, masih terdapat kekurangan yang perlu diperbaiki bersama.</p>



<p>“Kami mohon maaf atas segala salah dan khilaf. Dalam memimpin tentu tidak bisa sempurna, namun kami terus berikhtiar untuk menjadi lebih baik, agar ke depan kita semua bisa semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Sikap tersebut, ujarnya, menjadi contoh penting dalam membangun budaya kerja yang sehat, di mana keterbukaan, evaluasi diri dan kemauan untuk terus belajar menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik. Momentum halal bihalal ini juga memperkuat kohesi internal di lingkungan Pemkab Lumajang. Kebersamaan yang terbangun, diharapkan mampu mendorong kolaborasi lintas perangkat daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif.</p>



<p>Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, lanjutnya, ASN dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga adaptif dan solutif dalam merespons dinamika yang ada. Karena itu, semangat baru pasca Idul Fitri harus diterjemahkan dalam langkah konkret, mulai dari peningkatan disiplin, percepatan pelayanan, hingga inovasi dalam tata kelola pemerintahan.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan, bahwa pelayanan publik adalah wajah utama pemerintah. Kepercayaan masyarakat hanya dapat dijaga melalui kinerja yang konsisten dan berorientasi pada kepentingan rakyat.</p>



<p>Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai Idul Fitri yang masih hangat, seluruh ASN diharapkan mampu menjadikan momen ini sebagai titik tolak untuk bekerja lebih baik, lebih tulus,l dan lebih berdampak. Pada akhirnya, halal bihalal bukan sekadar tradisi saling memaafkan, tetapi juga ruang memperkuat komitmen bersama, bahwa pengabdian kepada masyarakat adalah tanggung jawab utama yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231249</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Apel Besar ASN Pemkab Kediri Pasca Libur Lebaran, Momentum Kebangkitan Semangat Pelayanan</title>
		<link>https://memontum.com/apel-besar-asn-pemkab-kediri-pasca-libur-lebaran-momentum-kebangkitan-semangat-pelayanan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 07:15:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kebangkitan]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[momentum]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231243</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Apel Besar ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222, digelar di halaman belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Rabu (25/03/2026) tadi. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati, Dewi Mariya Ulfa, menekankan bahwa apel [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Apel Besar ASN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222, digelar di halaman belakang Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Rabu (25/03/2026) tadi.</p>



<p>Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati, Dewi Mariya Ulfa, menekankan bahwa apel tersebut menjadi momentum kebangkitan semangat kerja pasca Ramadan dan Idul Fitri, sekaligus refleksi dalam memperingati usia Kabupaten Kediri yang ke-1222 tahun. “Ukuran kerja kita bukan sekadar hadir dan lamanya waktu di kantor. Melainkan, sejauh mana manfaat yang dirasakan masyarakat,” kata Wabup membacakan sambutan Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, bahwa pasca libur panjang, masyarakat membutuhkan pelayanan yang sigap dan optimal. Mulai dari administrasi kependudukan, layanan kesehatan hingga perizinan. Oleh karena itu, seluruh jajaran pemerintah diminta bisa langsung bekerja maksimal tanpa penyesuaian yang berlarut.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diungkapkan pula, sejumlah isu strategis daerah, diantaranya penanganan kemiskinan yang masih berada di angka 9,81 persen serta upaya penurunan stunting. Kedua hal tersebut, membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan tidak dapat diselesaikan secara parsial.</p>



<p>Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi perhatian utama. Seluruh perangkat daerah diharapkan terus menjaga kualitas pelayanan dan memastikan tidak ada lagi layanan yang kurang optimal, khususnya di fasilitas kesehatan.</p>



<p>Sebagaimana tema Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1222, yaitu &#8216;Kediri Berbudaya, Kediri Berdaya&#8217;, Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan yang tetap berakar pada nilai budaya, serta diperkuat oleh persatuan dan kerja keras seluruh elemen masyarakat.</p>



<p>Mbak Dewi-sapaan Wabup Kediri, menegaskan bahwa apel ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pemerintahan dengan semangat baru, serta penguatan komitmen ASN dalam memberikan pelayanan terbaik. “Dirgahayu Kabupaten Kediri ke-1222. Semoga semakin maju, kuat, berdaya saing, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” paparnya. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231243</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semangat Berbagi di Bulan Suci, Pemkab Lumajang bersama Baznas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim</title>
		<link>https://memontum.com/semangat-berbagi-di-bulan-suci-pemkab-lumajang-bersama-baznas-salurkan-santunan-untuk-anak-yatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[santunan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230476</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang menyalurkan santunan kepada 1 ribu anak yatim dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (25/02/2026) tadi. Pelaksanaan ini, tentunya menjadi semangat berbagi dan kepedulian sosial di Bulan Suci Ramadan. Perlu diketahui, bahwa kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Baznas Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang menyalurkan santunan kepada 1 ribu anak yatim dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu (25/02/2026) tadi. Pelaksanaan ini, tentunya menjadi semangat berbagi dan kepedulian sosial di Bulan Suci Ramadan.</p>



<p>Perlu diketahui, bahwa kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Baznas Kabupaten Lumajang dan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur, sebagai bagian dari penguatan program perlindungan sosial berbasis zakat, infak dan sedekah.</p>



<p>Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam momen itu menyerahkan santunan secara simbolis. Pelaksanaan ini, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan kelompok rentan, khususnya anak yatim, mendapatkan perhatian dan dukungan yang berkelanjutan.</p>



<p>Dalam sambutannya, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kabupaten Lumajang yang selama ini konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam membantu menangani persoalan sosial masyarakat. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, kami menyampaikan terima kasih atas peran aktif Baznas yang terus menghadirkan program nyata bagi masyarakat. Santunan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat mampu memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial,” kata Bunda Indah.</p>



<p>Diuraikannya, Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati dan memperkuat nilai kebersamaan. Bantuan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menghadirkan perhatian dan dukungan moral bagi anak-anak penerima manfaat.</p>



<p>“Melalui santunan ini, kita ingin menghadirkan rasa peduli, kasih sayang, dan harapan agar anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih cerah,” tambah Bunda Indah.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut Bunda Indah menegaskan, bahwa optimalisasi pengelolaan zakat menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kesejahteraan sosial di daerah. Potensi zakat di Lumajang dinilai besar dan perlu dikelola secara profesional, agar manfaatnya semakin luas dan tepat sasaran.</p>



<p>Dirinya juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara, pelaku usaha dan masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah melalui Baznas sebagai lembaga resmi yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Dana yang dihimpun akan disalurkan kepada delapan golongan penerima sesuai ketentuan. Dengan pengelolaan yang baik, zakat dapat menjadi instrumen penting dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.</p>



<p>Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kehadiran berbagai pihak, menunjukkan bahwa upaya membantu kelompok rentan membutuhkan sinergi dan partisipasi bersama.</p>



<p>Hal yang tidak kalah pentingnya, Bunda Indah juga berpesan kepada anak-anak agar tetap semangat belajar dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita. “Kalian adalah generasi masa depan Lumajang. Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh. Pemerintah daerah dan masyarakat akan selalu berupaya hadir memberikan dukungan,” paparnya.</p>



<p>Program santunan anak yatim ini, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat melalui penguatan jejaring kepedulian dan pemberdayaan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan Baznas, diharapkan pengelolaan zakat di Kabupaten Lumajang semakin optimal. Sehingga, mampu memberikan dampak nyata bagi pengurangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.</p>



<p>Momentum Ramadan ini, pun dimaknai sebagai pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kekuatan nilai kemanusiaan, gotong royong dan kepedulian sosial. Kegiatan ini, diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh pihak, memperkuat ukhuwah serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan Lumajang yang lebih sejahtera, inklusif, dan berkeadilan. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230476</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jabat Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana Siap Bawa Semangat Harapan Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/jabat-kapolresta-malang-kota-kombes-pol-putu-kholis-aryana-siap-bawa-semangat-harapan-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 06:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[aryana]]></category>
		<category><![CDATA[harapan]]></category>
		<category><![CDATA[kapolresta]]></category>
		<category><![CDATA[kholis]]></category>
		<category><![CDATA[KOMBES]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229450</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kombes Pol Putu Kholis Aryana kini telah menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota menggantikan Kombes Pol Nanang Haryono, yang berpindah tugas tugas sebagai Dirreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung. Acara lepas sambut Kapolresta Malang Kota, dilaksanakan di halaman depan Mapolresta Malang Kota, Rabu (14/01/2026) tadi. Kombes Pol Putu Kholis menegaskan bahwa ke depan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Kombes Pol Putu Kholis Aryana kini telah menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota menggantikan Kombes Pol Nanang Haryono, yang berpindah tugas tugas sebagai Dirreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung. Acara lepas sambut Kapolresta Malang Kota, dilaksanakan di halaman depan Mapolresta Malang Kota, Rabu (14/01/2026) tadi.</p>



<p>Kombes Pol Putu Kholis menegaskan bahwa ke depan, dirinya ingin membawa Polresta Malang Kota lebih terbuka, lebih memahami, lebih menghormati dan lebih memuliakan hak asasi manusia (HAM). &#8220;Tentunya ini sejalan dengan era baru penegakan hukum di Indonesia, khususnya pasca pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru. Membawa semangat harapan masyarakat agar para penegak hukum lebih transparan dan lebih menghormati hak asasi manusia,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Kombes Pol Putu Kholis bersama seluruh anggota Polresta Malang Kota, ingin lebih mendengarkan apa yang terjadi dan apa yang menjadi harapan masyarakat di Kota Malang. &#8220;Saya tentunya ingin bersama-sama anggota lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat. Ini tidak sekedar formalitas, saya tahu masyarakat Kota Malang punya harapan besar terhadap kinerja institusi kepolisian. Saya bersama anggota ingin lebih banyak mendengar apa yang terjadi dan apa yang menjadi harapan dan aspirasi masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ke depannya, pihaknya juga akan merangkul komunitas dan elemen masyarakat untuk bersama-sama memelihara kondusivitas di Kota Malang. &#8220;Kalau kita lihat di peta Malang Raya, posisi Kota Malang ini bisa saya ibaratkan struktur jantung dalam tubuh manusia. Jadi dimulai dari jantung itu, seluruh aktivitas bisa bergerak. Untuk mewujudkannya, membutuhkan kerjasama bersama seluruh elemen, juga kekompakan dan soliditas internal seluruh anggota Polresta Malang Kota,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kombes Pol Putu juga menyatakan komitmennya untuk terus membersamai para penyintas dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Komitmen itu ditunjukkannya dengan mengenakan pita hitam di lengan kanan sebagai simbol solidaritas.</p>



<p>&#8220;Saya tetap ada di pihak mereka, silaturahmi hubungan interaksi komunikasi yang sudah terjalin sejak saya di Polres Malang, tentunya berlanjut di Polresta Malang Kota. Ini adalah bentuk keberpihakan dan solidaritas saya kepada para penyintas dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Polresta Malang Kota akan selalu terbuka untuk mereka,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229450</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenang Sosok Hanik Andriani, Arumni Bachsin sebut Almarhumah Pribadi Penuh Semangat dan Dekat UMKM</title>
		<link>https://memontum.com/kenang-sosok-hanik-andriani-arumni-bachsin-sebut-almarhumah-pribadi-penuh-semangat-dan-dekat-umkm</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[almarhumah]]></category>
		<category><![CDATA[andriani]]></category>
		<category><![CDATA[arumni]]></category>
		<category><![CDATA[bachsin]]></category>
		<category><![CDATA[kenang]]></category>
		<category><![CDATA[pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227975</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin, sampaikan duka mendalam atas wafatnya Ketua TP PKK Kota Malang, Hj Hanik Andriani Wahyu Hidayat. Dirinya menyebut, jika kepergian almarhumah menjadi pukulan besar bagi keluarga besar TP PKK, karena keduanya memiliki kedekatan yang terjalin intens selama bertahun-tahun. Dikatakan Arumi, bahwa jauh sebelum menjabat sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin, sampaikan duka mendalam atas wafatnya Ketua TP PKK Kota Malang, Hj Hanik Andriani Wahyu Hidayat. Dirinya menyebut, jika kepergian almarhumah menjadi pukulan besar bagi keluarga besar TP PKK, karena keduanya memiliki kedekatan yang terjalin intens selama bertahun-tahun.</p>



<p>Dikatakan Arumi, bahwa jauh sebelum menjabat sebagai Ketua TP PKK Kota Malang, Hanik sudah sering memberikan dukungan terhadap berbagai program provinsi. Seiring waktu, hubungan keduanya semakin dekat melalui kolaborasi program dan kegiatan lapangan.</p>



<p>“Sebelum menjadi Ketua TP PKK Kota Malang, Bu Hanik sudah sering mensupport. Semakin ke sini, kedekatan kita semakin dekat. Banyak program yang kita jalankan bersama, baik program provinsi maupun program Kota Malang,” ujar Arumi, seusai mengantarkan jenazah ke TPU Kasin, Jumat (21/11/2025) tadi.</p>



<p>Arumi juga membeberkan, bahwa dua hari sebelum kabar duka datang, dirinya masih sempat bersama menghadiri kegiatan Posyandu di Kelurahan Sawojajar, serta agenda peningkatan kapasitas kader. Hingga siang hari, Hanik masih mendampingi seluruh rangkaian acara bersama TP PKK dari berbagai kabupaten dan kota.</p>



<p>“Baru dua hari lalu saya dengan Bu Hanik ada kegiatan Posyandu di Sawojajar. Setelah acara, bahkan kita masih diajak makan bakso bareng. Jadi, kabar ini sungguh mengejutkan kami semua,” tuturnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Arumi sendiri, hadir di pemakaman sebagai perwakilan TP PKK Jawa Timur dan Dekranasda Jatim, mengingat sebagian anggota belum dapat datang lebih awal karena agenda di Surabaya. Dirinya juga menegaskan, bahwa dedikasi almarhumah terhadap pengembangan UMKM Kota Malang sangat terlihat.</p>



<p>“Begitu pula dengan Dekranasda, Bu Hanik sangat mensupport UMKM di Kota Malang. Apalagi Malang ini kan kota anak muda, banyak UMKM kecil yang difasilitasi. Kami sangat kehilangan,” ungkapnya.</p>



<p>Menurut Arumi, almarhumah memiliki karakter yang ceria, energik dan penuh inisiatif. Hanik kerap mengajak Arumi berkunjung ke berbagai pelaku UMKM, terutama kuliner lokal, setiap kali Arumi datang ke Malang.</p>



<p>“Beliau ini luar biasa semangatnya. Selalu diajak kulineran, selalu ada saja yang baru. Bu Hanik sering mengajak saya ke UMKM, jadi tidak melulu di Balai Kota,” kenangnya.</p>



<p>Arumi mengaku, baru mendapat kabar wafatnya Hanik, pada Jumat pagi. Ajudan sebenarnya mencoba menghubungi pada malam hari, namun dirinya sudah tertidur.</p>



<p>“Saya baru melihat HP sekitar setengah enam pagi. Karena ada kegiatan pagi, saya selesaikan dulu dan segera ke Malang. Alhamdulillah masih sempat mengikuti pemakaman,” imbuh Arumi. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227975</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
