<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sendang biru &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sendang-biru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Sep 2022 12:23:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sendang biru &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Gubernur Jatim bersama Bupati Malang Hadiri Syukuran Nelayan dan Petik Laut Sendang Biru</title>
		<link>https://memontum.com/gubernur-jatim-bersama-bupati-malang-hadiri-syukuran-nelayan-dan-petik-laut-sendang-biru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2022 08:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Khofifah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Petik Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Sanusi]]></category>
		<category><![CDATA[sendang biru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=175844</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Syukuran Nelayan dan Petik Laut Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Selasa (27/09/2022) tadi. Syukuran Nelayan dan Petik Laut ini, merupakan bentuk rasa syukur warga masyarakat Desa Tambakrejo kepada Allah SWT atas berkah yang telah diberikan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Gubernur Jawa Timur, Hj Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang, HM Sanusi, menghadiri Syukuran Nelayan dan Petik Laut Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Selasa (27/09/2022) tadi.</p>



<p>Syukuran Nelayan dan Petik Laut ini, merupakan bentuk rasa syukur warga masyarakat Desa Tambakrejo kepada Allah SWT atas berkah yang telah diberikan. Perlu diketahui, bahwa tradisi syukuran nelayan ini merupakan agenda tahunan yang sempat tidak digelar selama pandemi Covid-19, yang terjadi sejak tahun 2019.</p>



<p>Dalam kesempatan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan bantuan sosial dalam rangka menunjang peningkatan perekonomian nelayan, khususnya nelayan Sendang Biru. Bantuan tersebut meliputi surat izin penangkapan ikan, surat kelaikan kapal, bantuan hibah sarana alat perkapalan dan bantuan hibah perahu.</p>



<p>&#8220;Semoga bantuan berupa perahu 1 unit, mesin kuras 25 unit, alkon 25 unit, jaring dayang 128 unit. Diharapkan ini bermanfaat bagi warga masyarakat Desa Tambakrejo,&#8221; kata Gubernur Khofifah.</p>



<p>Dirinya juga berharap, seluruh nelayan di Sendang Biru dapat mendapatkan berkah dari kegiatan syukuran yang terselenggara tersebut. &#8220;Semoga syukuran ini menjadi berkah bagi para nelayan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bahas-masalah-incenerator-waste-to-energy-bupati-malang-audensi-bersama-rektor-universitas-brawijaya">Bahas Masalah Incenerator Waste To Energy, Bupati Malang Audensi bersama Rektor Universitas Brawijaya</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/peringatan-nuzulul-quran-sekda-kabupaten-malang-ingatkan-pentingnya-pembangunan-spiritual-masyarakat">Peringatan Nuzulul Quran, Sekda Kabupaten Malang Ingatkan Pentingnya Pembangunan Spiritual Masyarakat</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/masuki-pertengahan-ramadan-kiriman-uang-pmi-via-kantor-pos-malang-turun-rp-18-miliar">Masuki Pertengahan Ramadan, Kiriman Uang PMI via Kantor Pos Malang Turun Rp 1,8 Miliar</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/komisi-iv-dprd-trenggalek-minta-dinas-pendidikan-tindak-lanjuti-nasib-guru-ppg">Komisi IV DPRD Trenggalek Minta Dinas Pendidikan Tindak Lanjuti Nasib Guru PPG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-malang-sebut-lonjakan-harga-emas-dorong-inflasi-di-februari-2026">BI Malang Sebut Lonjakan Harga Emas Dorong Inflasi di Februari 2026</a></li>
</ul>


<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Gubernur Jatim bersama Bupati Malang Hadiri Syukuran Nelayan dan Petik Laut Sendang Biru" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/oNz4JRdwmeQ?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi, menyampaikan bahwa khasanah kekayaan bahari di wilayah Pesisir Pantai Selatan ini merupakan anugerah yang tidak terhingga yang telah dikaruniakan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Malang.</p>



<p>&#8220;Oleh karenanya, patutlah kiranya kita menjaga pemberian tersebut dengan mengimplementasikan rasa syukur melalui kegiatan yang memberikan kemaslahatan bagi masyarakat secara luas,&#8221; ujar Bupati Sanusi.</p>



<p>Dirinya juga berharap komoditas hasil laut di Sendang Biru seperti halnya komoditas ekspor, seperti tuna sirip kuning, albakora, cakalang, marlin dan lain sebagainya, merupakan tanggung jawab bersama baik Pemerintah Kabupaten Malang dan seluruh stakeholder pengelola untuk mengembangkan potensi yang ada.</p>



<p>&#8220;Manfaatkan dan kembangkan potensi ini sebagai modal untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar. Bersama-sama dengan aparat yang bertugas di wilayah perairan Sendang Biru, mari kita jaga stabilitas keamanan laut yang berada di wilayah administratif Kabupaten Malang,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sebagai informasi dalam kegiatan ini turut hadir mendampingi diantaranya Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H Gunawan, Komandan Lanal Malang Kolonel Laut (KH/W), Dewi Lestari, Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, Dandim 0818 Malang-Batu, Letkol Inf Taufik Hidayat dan Muspika. <strong>(cw1/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">175844</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hore !!! Bus Damri Tujuan Sendang Biru via Balekambang Beroperasi Lagi</title>
		<link>https://memontum.com/hore-bus-damri-tujuan-sendang-biru-via-balekambang-beroperasi-lagi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 05:40:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Damri]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[sendang biru]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127747</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Setelah sempat terhenti beroperasi, Bus Damri tujuan wisata Sendang Biru via Balekambang, Kabupaten Malang, akhirnya kembali beroperasi. Sebagaimana berita sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, mengungkapkan akan melakukan audiensi bersama pihak Damri, untuk mencari titik temu dan win-win solution titik penjemputan baru. Hasilnya, Manajer Perum Damri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Setelah sempat terhenti beroperasi, Bus Damri tujuan wisata Sendang Biru via Balekambang, Kabupaten Malang, akhirnya kembali beroperasi.</p>
<p>Sebagaimana berita sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, mengungkapkan akan melakukan audiensi bersama pihak Damri, untuk mencari titik temu dan win-win solution titik penjemputan baru.</p>
<p>Hasilnya, Manajer Perum Damri Malang, Zuryani, mengatakan bahwa mulai hari ini (Selasa, red) sudah mengoperasionalkan kembali bus sebagai sarana penikmat wisata Kabupaten Malang.</p>
<p>Sementara untuk titik penjemputan keberangkatan wisatawan, berada di Pool Damri Jalan Letjen S Parman No 11, Kota Malang.</p>
<p>&#8220;Hasil audiensi cukup memuaskan, Bus Damri sudah bisa kembali beroperasi,&#8221; kata Zuryani, Selasa (17/11) tadi.</p>
<p>Zuryani menjelaskan, untuk pemesanan Bus Damri bisa langsung ke titik keberangkatan yang berada di Pool Damri. &#8220;Atau langsung bisa ke call center di 081222230922,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Untuk bus yang dioperasionalkan, dirinya menjelaskan, masih sama yakni ada dua unit bus. Sementara untuk harga atau tarif sekali berangkat, tetap sebesar Rp 25 ribu.</p>
<p>&#8220;Selama beroperasi, Bus ini tidak menaikkan-menurunkan penumpang di sembarang tempat. Bus hanya mengambil penumpang di titik keberangkatan dan tempat tujuan. Jadi para sopir angkutan umum, tidak perlu resah,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Untuk angkutan umum, lanjut Zuryani, bisa turut berperan dalam mengantarkan calon penumpang Bus Damri, menuju ke Pool Damri. Jadi, bisa menjadi alternatif lain dan dapat saling bersinergi.</p>
<p>&#8220;Kita sediakan Pool yang sangat luas. Jadi, untuk angkutan umum bisa langsung masuk ke area Pool, untuk mengantarkan penumpang ke titik keberangkatan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Zuryani juga berharap, ke depan agar pengoperasian Bus Damri, dapat dipergunakan sebaik-baiknya dan bisa memberikan dampak positif kepada seluruh masyarakat. Tidak hanya pada sektor wisata, namun juga mengangkat perekonomian warga.</p>
<p>&#8220;Ini kan program dari pemerintah, pastinya harus berdampak kepada seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Karena ini memang program untuk rakyat,&#8221; urainya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127747</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemenhub Standbykan Damri Untuk Rute Sendang Biru Via Balekambang</title>
		<link>https://memontum.com/kemenhub-standbykan-damri-untuk-rute-sendang-biru-via-balekambang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2020 05:50:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[DAMRI]]></category>
		<category><![CDATA[kadisarbud]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhub]]></category>
		<category><![CDATA[kspn]]></category>
		<category><![CDATA[sendang biru]]></category>
		<category><![CDATA[Terminal Arjosari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=126396</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Kementrian Perhubungan bersama Damri, terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2020, resmi merilis angkutan umum bis yang melayani rute Terminal Arjosari &#8211; Sendang Biru via Balekambang. Armada bis yang melayani jalur baru ini merupakan salah satu armada hasil program pelayanan angkutan umum pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Kementrian Perhubungan bersama Damri, terhitung sejak tanggal 15 Oktober 2020, resmi merilis angkutan umum bis yang melayani rute Terminal Arjosari &#8211; Sendang Biru via Balekambang.</p>
<p>Armada bis yang melayani jalur baru ini merupakan salah satu armada hasil program pelayanan angkutan umum pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara, menyambut baik langkah positif yang dilakukan pemerintah pusat. Dengan alasan, potensi-potensi pariwisata di Kabupaten Malang, memang masih membutuhkan promosi dan sentuhan yang kuat.</p>
<p>&#8220;Pengoperasionalan armada Bus Damri tersebut, memang salah satu program dari Kementrian Perhubungan untuk mendukung Pariwisata. Secara umum, dukungan itu diberikan di seluruh Jatim. Untuk DAMRI Malang, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan program usaha untuk mendukung promosi pariwisata di Kabupaten Malang,&#8221; ujar Made, Minggu (25/10) tadi.</p>
<p>Made juga menyebutkan, salah satu usaha DAMRI tersebut, yakni membantu untuk membuka trayek perjalanan dari Arjosari ke sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS). &#8220;Selama melayani jalur tersebut, untuk SOP Protokol Kesehatan, pasti dilakukan. Dari mulai jaga jarak, pengecekan suhu badan hingga handsanitizer sudah disiapkan semua,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dijelaskannya, untuk jadwal keberangkatan, semua terkonsentrasi di Terminal Arjosari pukul 07.00 WIB dan 08.00 WIB. Sedangkan untuk rute kembali, dari Sendangbiru pukul 16.00 WIB dan 17.00 WIB.</p>
<p>&#8220;Untuk kapasitas kuota, sekitar 30 orang dan untuk harganya sendiri dari Terminal Arjosari menuju Sendangbiru via Balekambang sebesar Rp 25 ribu. Begitu juga, untuk rute kembali ke Malang,&#8221; tutupnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">126396</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Terang Bulan, Sebagian Nelayan Sendang Biru Libur Melaut</title>
		<link>https://memontum.com/terang-bulan-sebagian-nelayan-sendang-biru-libur-melaut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jun 2019 11:13:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[sendang biru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=85944</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Akibat terang bulan purnama disertai angin kencang, sebagian besar nelayan di Pantai Sendang Biru Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang, sejak sepekan ini menghentikan aktifitas melaut sejak sepekan terakhir. Nelayan pantai setempat menyebut musim saat ini sebagai musim terang bulan sehingga nelayan tidak berani melakukan aktivitas mencari ikan di laut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang </strong>&#8211; Akibat terang bulan purnama disertai angin kencang, sebagian besar nelayan di Pantai Sendang Biru Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang, sejak sepekan ini menghentikan aktifitas melaut sejak sepekan terakhir.</p>
<p>Nelayan pantai setempat menyebut musim saat ini sebagai musim terang bulan sehingga nelayan tidak berani melakukan aktivitas mencari ikan di laut karena cuaca tidak bersahabat. Apalagi, dalam waktu dekat juga akan terjadi musim angin barat.</p>
<p>&#8220;Di musim terang bulan ini nelayan yang mencari ikan berkurang karena cuaca buruk, dan sebentar lagi musim baratan,&#8221; ungkap H.Umar Hasan Ketua Nelayan Rukun Jaya Senin (17/6/2019) siang tadi.</p>
<p>Umar mengatakan, istirahat ini hingga selama sepuluh hari, nelayan kembali melaut tanggal (20/6/2019) mendatang.</p>
<p>&#8220;Dalam kondisi libur ini mereka melakukan perbaikan jaring.Tetapi ada juga sebagian nelayan jenis pancing yang hingga saat ini masih dalam posisi di tengah laut. Karena yang berdampak dalam cuaca seperti ini hanya jenis nelayan jaring,&#8221; tambah Umar.</p>
<p>Disinggung mengenai besarnya pendapatan terang Umar itu bervariasi antara 1 ton, 2 ton dan 2,5 ton untuk sekali melaut.</p>
<p>Juga dijelaskan, gelombang air laut saat ini mencapai empat hingga lima meter dan kondisi angin juga sangat kencang. Sebab itu, hanya sekitar 20 persen saja nelayan yang berani melakukan aktivitas laut. Sementara 80 persen sisanya memilih berhenti melaut.</p>
<p>Adapun untuk jumlah Total nelayan di pantai Sendang Biru mencapai 3000 orang nelayan, mulai nelayan yang menggunakan kapal kecil hingga nelayan kapal besar.<strong> (sur/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">85944</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cuaca Ekstrem, Harga Ikan Pantai Sendang Biru Melonjak</title>
		<link>https://memontum.com/cuaca-ekstrem-harga-ikan-pantai-sendang-biru-melonjak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2017 13:17:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kenaikan harga]]></category>
		<category><![CDATA[sendang biru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/9383-cuaca-ekstrem-harga-ikan-pantai-sendang-biru-melonjak</guid>

					<description><![CDATA[Sebagian Nelayan Libur &#38; Alih Profesi &#160; Memontum Malang &#8212; Cuaca ekstrem Tahun 2017 saat ini cukup berdampak bagi kehidupan para nelayan pantai Sendang Biru Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang. Betapa tidak, selama 4 bulan kedepan mereka harus menghentikan aktivitasnya sebagai nelayan. Guna menghidupi keluarganya selama 4 bulan kedepan, ada sebagian alih profesi sebagai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Sebagian Nelayan Libur &amp; Alih Profesi</strong></h2>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8212;  Cuaca ekstrem Tahun 2017 saat ini cukup berdampak bagi kehidupan para nelayan pantai Sendang Biru Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang. Betapa tidak, selama 4 bulan kedepan mereka harus menghentikan aktivitasnya sebagai nelayan.</p>
<p>Guna menghidupi keluarganya selama 4 bulan kedepan, ada sebagian alih profesi  sebagai petani di kampung halaman mereka masing-masing.  Endang Retnowati Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malang mengatakan, cuaca ektrem saat ini terjadi secara nasional. </p>
<p>&#8220;Tingginya gelombang laut saat ini antara 2 sampai 3 meter. Akibatnya, sebagian nelayan enggan melaut. Toh ada sebagian nekat melaut, tetapi hasil tangkapan mereka menurun antara 12 hingga 18 persen,&#8221; ungkap Endang,  Rabu (29/11/2017) tadi pagi. </p>
<p>Dengan kondisi tersebut, tambah dia, harga jual ikan di TPI Pondok Dadap Sendang Biru melonjak. Seperti harga ikan tuna, jika sebelumnya hanya dengan kisaran harga Rp 17000/kgr, saat ini bisa melonjak menjadi Rp 30.000/kgr. Guna meningkatkan hasi tangkapan ikan tersebut, pihaknya berupaya gencar memberikan pelatihan agar usaha budidaya ikan memberi hasil yang lebih maksimal. </p>
<p>Juga dipaparkan, hasil tangkapan ikan terhitung sejak bulan Januari sampai September 2017, sebanyak 6566,02  ton. Rincinya, untuk jenis tuna sebanyak 331,18 ton. Kemudian babby tuna sebanyak 448,86 ton, cakalang 2810,36 ton, tongkol 1000, 73 ton, albakor 268, 70ton dan jenis ikan layang sebanyak  1468,99 ton.  Sebagai alternatif menambah produksi ikan, maka dinas Perikanan Kabupaten Malang berupaya menjalankan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). (sur/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">9383</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Musim Penghujan Tangkapan Ikan Nelayan Sendang Biru Turun Drastis</title>
		<link>https://memontum.com/musim-penghujan-tangkapan-ikan-nelayan-sendang-biru-turun-drastis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Nov 2017 05:17:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SDM]]></category>
		<category><![CDATA[sendang biru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/7887-musim-penghujan-tangkapan-ikan-nelayan-sendang-biru-turun-drastis</guid>

					<description><![CDATA[Dinas Perikanan Galakkan Penguatan SDM &#160; Memontum Malang &#8212; Di seputaran tahun 2017 saat ini, hasil tangkapan ikan di pantai Sendang Biru Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang mengalami penurunan sebesar 18 persen. Itu seperti semacam siklus tahunan yakni musim hujan yang dibarengi dengan ombak tinggi pada pesisir selatan.Para nelayan disana juga enggan melaut. &#8220;Akibat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Dinas Perikanan Galakkan Penguatan SDM</strong></h2>
<p>&nbsp;<br />
<strong>Memontum Malang &#8212;</strong>  Di seputaran tahun 2017 saat ini, hasil tangkapan ikan di pantai Sendang Biru Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) Kabupaten Malang mengalami penurunan sebesar 18 persen. Itu seperti semacam siklus tahunan yakni musim hujan  yang dibarengi dengan ombak tinggi pada pesisir selatan.Para nelayan disana juga enggan melaut. </p>
<p>&#8220;Akibat musim  penghujan disertai ombak besar menjadikan nelayan enggan melaut, dan mengakibatkan hasil tangkapan ikan turun 18 persen,&#8221; ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Malang Endang Retnowati, Rabu (21/11/2017) kemarin. Guna meningkatkan hasil ikan tersebut, pihaknya berupaya gencar memberikan pelatihan agar usaha budidaya ikan memberi hasil yang maksimal dan optinal.  </p>
<p>Dari data yang berhasil dihimpun Memontum.com (Memo X grup) dari  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Malang, disebutkan bahwa produksi ikan tangkap tahun 2014 sebanyak  11.000 ton, berikutnya pada tahun 2015 mencapai 11.421 ton atau meningkat 3,10%. Potensi ikan tangkap di sepanjang garis pantai Kabupaten Malang yang mencapai 102,62 kilometer itu cukup besar, yakni mencapai 403.000 ton/tahun,namun ironisnya yang tereksplorasi baru mencapai 3,7 %.</p>
<p>Masuknya musim penghujan disertai ombak besar menjadikan nelayan enggan melaut dan mengakibatkan  hasil tangkapan ikan turun 18 %. Sebagai alternatif menambah produksi ikan, maka dinas Perikanan Kabupaten Malang  berupaya menjalankan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). </p>
<p>Itu dijalankan dengan cara melakukan pelatihan budidaya ikan kepada warga dan nelayan agar memberi hasil yang optimal dan maksimal. Salah satunya adalah pembuatan pakan untuk ikan budidaya, agar tidak tergantung dengan pembelian pakan di toko atau pabrik.<strong> (sur/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7887</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
