<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sendang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sendang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Aug 2025 11:49:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sendang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Toleransi Beragama, Bupati Jember Kunjungi Sendang Tirtha Amertha Rajasa dan Gereja Katolik Santo Yusup,</title>
		<link>https://memontum.com/toleransi-beragama-bupati-jember-kunjungi-sendang-tirtha-amertha-rajasa-dan-gereja-katolik-santo-yusup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[amertha]]></category>
		<category><![CDATA[beragama,]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[Gereja]]></category>
		<category><![CDATA[katolik]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[rajasa]]></category>
		<category><![CDATA[sendang]]></category>
		<category><![CDATA[tirtha]]></category>
		<category><![CDATA[toleransi]]></category>
		<category><![CDATA[yusup,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224816</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan komitmennya bahwa Kabupaten Jember akan terus menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama. Hal ini kembali ditegaskannya, saat mengunjungi Sendang Tirtha Amertha Rajasa dan Gereja Katolik Santo Yusup, Minggu (10/08/2025) tadi. Kunjungan yang dilakukan ini, tentunya menjadi simbol komitmen Pemkab Jember, dalam merawat kerukunan dan persaudaraan lintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan komitmennya bahwa Kabupaten Jember akan terus menjunjung tinggi nilai toleransi antar umat beragama. Hal ini kembali ditegaskannya, saat mengunjungi Sendang Tirtha Amertha Rajasa dan Gereja Katolik Santo Yusup, Minggu (10/08/2025) tadi.</p>



<p>Kunjungan yang dilakukan ini, tentunya menjadi simbol komitmen Pemkab Jember, dalam merawat kerukunan dan persaudaraan lintas agama. “Kunjungan saya ini sebagai bentuk bahwa Kabupaten Jember milik semua. Sesuai dengan tagline &#8216;Jember Semua Karena Cinta’. Karena cinta, kita tidak memandang agama, suku, ras, maupun budaya,” kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p>Komitmen ini, tambahnya, juga terlihat dari berbagai kegiatan sebelumnya. Seperti Kirab Pusaka Nusantara dan Sedekah Bumi, di mana Gus Fawait meminta doa dipimpin secara bergantian oleh perwakilan tujuh agama. Momen tersebut, menjadi simbol kuat bahwa Jember adalah rumah bersama yang damai dan saling menghargai.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam momen itu, Bupati Fawait juga mengajak seluruh masyarakat untuk bergandeng tangan membangun Jember tanpa sekat perbedaan. “Membangun Jember tidak bisa dilakukan oleh satu orang atau satu golongan saja. Tetapi harus dengan kekompakan seluruh masyarakat,” tambahnya.</p>



<p>Bagi Gus Fawait, toleransi di Jember bukan sekadar slogan, melainkan budaya hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi. Pemerintah Kabupaten Jember juga senantiasa mendorong dialog antar umat beragama, melestarikan nilai gotong royong, serta menjaga ruang publik agar tetap inklusif bagi semua.</p>



<p>&#8220;Inilah Jember, kabupaten yang percaya bahwa keberagaman adalah anugerah dan kebersamaan adalah kunci kemajuan,&#8221; paparnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224816</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Festival Kampung Tahu dan Bazar UMKM di Desa Sendang Kediri, Mas Dhito Ingatkan Perizinan Usaha</title>
		<link>https://memontum.com/festival-kampung-tahu-dan-bazar-umkm-di-desa-sendang-kediri-mas-dhito-ingatkan-perizinan-usaha</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Aug 2023 14:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[kampung]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[perizinan]]></category>
		<category><![CDATA[sendang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=196489</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendorong pengrajin tahu di Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, untuk mengurus perijinan yang diperlukan menyusul masyarakat di desa itu telah mendeklarasikan daerahnya sebagai kampung tahu. Mas Dhito-sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa sebelum pandemi Covid, terdapat 100 pengrajin tahu di Desa Sendang. Sementara pada tahun 2023 ini, tercatat terdapat 76 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendorong pengrajin tahu di Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, untuk mengurus perijinan yang diperlukan menyusul masyarakat di desa itu telah mendeklarasikan daerahnya sebagai kampung tahu.</p>



<p>Mas Dhito-sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa sebelum pandemi Covid, terdapat 100 pengrajin tahu di Desa Sendang. Sementara pada tahun 2023 ini, tercatat terdapat 76 pengrajin tahu yang masih bertahan. Dari jumlah itu, 57 telah mengantongi perizinan.</p>



<p>&#8220;Harapannya, semuanya segera mengurus izin,&#8221; kata Mas Dhito saat menghadiri Festival Kampung Tahu dan Bazar UMKM di Desa Sendang, Selasa (22/08/2023) tadi.</p>



<p>Sebanyak 57 pengrajin tahu di Desa Sendang pada 2023, telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun sertifikat halal yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Kediri. Adapun festival kampung tahu dan bazar UMKM siang itu, dalam rangka peringatan ulang tahun ke-4 Kampung Tahu. Terdapat 20 ribu tahu yang disusun berbentuk tumpeng untuk dibagikan kepada warga.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito yang ikut serta membagikan tahu secara gratis kepada warga yang hadir, mengapresiasi kegiatan yang diadakan di Desa Sendang tersebut. Melalui kegiatan seperti itu, akan terjadi perputaran ekonomi secara merata di tingkat desa.</p>



<p>&#8220;Saya sangat mengapresiasi, Pemerintah Kabupaten Kediri memang hari ini (perayaan Kemerdekaan) tidak mengagendakan acara yang besar tapi kita lebih ingin supaya acara itu di desa-desa,&#8221; bebernya.</p>



<p>Dalam festival kampung tahu itu, Mas Dhito juga menyerahkan secara simbolis sertifikat halal dan NIB kepada pengrajin tahu. Kemudian dilanjutkan melihat secara langsung produksi tahu di rumah salah sorang pengrajin bernama Solikin.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Sendang, Ahmad Suhadi, menyampaikan terima kasih kepada Mas Dhito yang telah memfasilitasi pelaku UMKM khususnya pengrajin tahu di desanya dalam hal pengurusan perizinan.</p>



<p>Pihaknya mengimbau, kepada para pengrajin tahu yang belum mengantongi perizinan untuk segera mengurus perizinan NIB maupun sertifikat halal. Melalui sertifikat halal itu konsumen akan semakin yakin dengan kualitas dan jaminan mutu tahu dari Desa Sendang.</p>



<p>&#8220;Bagi yang belum diharapkan secepatnya mengurus mumpung difasilitasi dan gratis,&#8221; ujarnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">196489</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
