<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sendangbiru &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sendangbiru/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Sep 2023 12:23:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sendangbiru &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Hadiri Tradisi Petik Laut Sendangbiru, Wabup Malang Ingatkan Proteksi Diri saat Melaut</title>
		<link>https://memontum.com/hadiri-tradisi-petik-laut-sendangbiru-wabup-malang-ingatkan-proteksi-diri-saat-melaut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Sep 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[hadiri]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[melaut]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sendangbiru]]></category>
		<category><![CDATA[Tradisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=198926</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, menghadiri Tradisi Syukuran Nelayan dan Petik Laut tahun 2023 di Dusun Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Rabu (27/09/2023) siang. Prosesi sendiri, diawali dengan mengikuti kirab tasyakuran dan larung petik laut dengan menaiki perahu ke tengah laut Sendangbiru. Dalam kegiatan ini, juga hadir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Malang</strong> &#8211; Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, menghadiri Tradisi Syukuran Nelayan dan Petik Laut tahun 2023 di Dusun Sendang Biru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Rabu (27/09/2023) siang. Prosesi sendiri, diawali dengan mengikuti kirab tasyakuran dan larung petik laut dengan menaiki perahu ke tengah laut Sendangbiru.</p>



<p>Dalam kegiatan ini, juga hadir Kasatgas Sinergitas Pengembangan Kawasan Terpadu Nusantara BNPT, Laksma TNI Joko Sulistyanto, Wandanlanal Malang dan Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang serta Camat dan Forkopimcam Sumbermanjing Wetan. &#8220;Hari ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT, sehingga rasa syukur ini tidak hanya diwujudkan dengan suka ria namun di dalamnya juga teriring dengan doa. Kegiatan petik laut ini, menjadi salah satu kegiatan yang layak jual bagi wisatawan, dikelola dengan semaksimal mungkin dan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan ridhonya dan mengabulkan doa-doa kita semua. Meski berada di laut, para nelayan juga tetap berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaannya,&#8221; kata Wabup Didik.</p>



<p>Pihaknya memberikan apresiasi kepada seluruh warga Desa Tambakrejo dan nelayan Sendangbiru. Dalam kesempatan itu, Wabup secara simbolis juga menyerahkan dokumen perizinan kapal meliputi PAS Kecil, Tanda Daftar Kapal Perikanan dan Buku Kapal Perikanan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Tidak ketinggalan, dirinya memuji semua warga dan para nelayan yang berkumpul untuk menggelar tasyakuran dan petik laut yang sudah menjadi tradisi turun temurun dan diselenggarakan kesekian kalinya. &#8220;Mudah-mudahan semuanya mendapatkan rezeki yang berlimpah, panjang umur diberikan kesehatan sehingga di tahun-tahun mendatang juga dapat menyelenggarakan kegiatan rutin tasyakuran dan petik laut ini lebih meriah. Selamat kepada warga Desa Tambakrejo dan para nelayan Sendang Biru, yang mau menyelenggarakan kegiatan ini sebagai hasil atau wujud dari partisipasi, kerja sama dan gotong royong yang nilainya cukup besar Rp 637 juta. Kita semua berharap tangkapan para nelayan Sendang Biru bisa dua kali lipat atau lebih dibanding tahun ini. Amin,&#8221; harapnya.</p>



<p>Tidak lupa, Wabup juga mengingatkan pentingnya memproteksi diri dalam hal keamanan di laut. Kepala Desa Tambakrejo juga diharapkan bisa mendorong warganya atau para nelayan untuk mengikuti asuransi. Maka, ketika berlayar niat lillahi ta&#8217;ala ibadah dan keluarga, istri dan anak di tinggal di rumah juga merasa aman.</p>



<p>&#8221;Silakan bergabung ke Koperasi Mina Jaya, karena koperasi ini dari panjenengan semua dari anggota untuk anggota. Sehingga, kebutuhan dasar para nelayan bisa juga terpenuhi. Insyaallah Pemerintah Kabupaten Malang juga senantiasa mendorong melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seperti misalnya mendorong keberadaan cool storage sehingga bisa dimanfaatkan dengan cara menurunkan kelasnya,&#8221; tambahnya. <strong>(pro/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198926</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bus Damri Trayek Sendangbiru via Balekambang Didukung Masyarakat Kabupaten</title>
		<link>https://memontum.com/bus-damri-trayek-sendangbiru-via-balekambang-didukung-masyarakat-kabupaten</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2020 10:33:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Balekambang]]></category>
		<category><![CDATA[Bus Damri]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Sendangbiru]]></category>
		<category><![CDATA[Trayek]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=127765</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Penghentian trayek Bus Damri jurusan Terminal Arjosari, Kota Malang ke Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang via Pantai Balekambang, per 6 November lalu, sempat membuat kecewa masyarakat Kabupaten Malang. Karenanya, begitu hari ini (Selasa) pengoperasional bus dilanjutkan kembali, masyarakat Kabupaten Malang, sangat menyambut baik. &#8220;Beroperasinya Bus Damri, inikan termasuk baru dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Penghentian trayek Bus Damri jurusan Terminal Arjosari, Kota Malang ke Pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang via Pantai Balekambang, per 6 November lalu, sempat membuat kecewa masyarakat Kabupaten Malang.</p>
<p>Karenanya, begitu hari ini (Selasa) pengoperasional bus dilanjutkan kembali, masyarakat Kabupaten Malang, sangat menyambut baik.</p>
<p>&#8220;Beroperasinya Bus Damri, inikan termasuk baru dan sangat diinginkan masyarakat. Karena memang sebelumnya, tidak ada alat transportasi langsung yang menghubungkan Kota Malang ke wilayah pantai Malang Selatan, Kabupaten Malang. Makanya, wajar kalau masyarakat mendambakan beroperasinya bus itu,&#8221; kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, Selasa (17/11).</p>
<p>Ditambahkan Hafi, warga sekitaran Sendang Biru, beberapa waktu lalu, juga menerbitkan surat yang ditujukan kepada pihak Dishub Kabupaten Malang, untuk mendukung kembali beroperasinya Bus Damri.</p>
<p>Tujuannya, agar Bus Damri, tetap beroperasi, walaupun sempat mendapatkan keluhan dari sopir angkot.</p>
<p>&#8220;Warga sempat melayangkan surat ke kami, beberapa waktu lalu untuk menyatakan dukungan kepada Bus Damri, untuk beroperasi kembali. Hingga akhirnya, kami juga mengaudiensikan kepada pihak Damri dan hari ini akhirnya mengoperasionalkan kembali bus wisata itu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Dukungan pengoperasionalan bus, tambahnya, sebenarnya seperti sopir angkutan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Malang, tidak ada yang mempermasalahkan.</p>
<p>Karena, memang sudah paham bahwa kendaraan itu, tidak menaikkan atau menurunkan penumpang, selama dalam perjalanan.</p>
<p>&#8220;Kalau sopir angkutan desa (angkudes), tidak ada yang protes,&#8221; ujarnya. <strong>(riz/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">127765</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gelombang Tinggi, Nelayan Sendangbiru Nekad Melaut</title>
		<link>https://memontum.com/gelombang-tinggi-nelayan-sendangbiru-nekad-melaut</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2018 13:22:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Sendangbiru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=50443</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Tingginya gelombang air laut saat ini tak membuat nelayan di Sendangbiru, Kabupaten Malang untuk berhenti menangkap ikan. Ketua Kelompok Nelayan Rukun Jaya Sendangbiru, H Umar Hasan mengatakan jika sebagian nelayan masih tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Namun, para nelayan lebih memilih untuk membatasi radius penangkapan ikan. &#8220;Masih bekerja, namun tidak begitu jauh.Keterbatasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Tingginya gelombang air laut saat ini tak membuat nelayan di Sendangbiru, Kabupaten Malang untuk berhenti menangkap ikan. Ketua Kelompok Nelayan Rukun Jaya Sendangbiru, H Umar Hasan mengatakan jika sebagian nelayan masih tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Namun, para nelayan lebih memilih untuk membatasi radius penangkapan ikan.</p>
<p> &#8220;Masih bekerja, namun tidak begitu jauh.Keterbatasan radius pengangkapan ikan membuat hasil yang didapat juga berkurang dibanding cuaca normal&#8221;,ujar H.Umar Senen(6/8/2018)kemaren. Tambah Umar,jika hasil tangkapan ikan tuna yang sebelumnya mencapai 3ton,bisa turun menjadi 2ton.</p>
<p>&#8220;Jika cuaca bagus di hari musim 3 ton sampai 5 ton.Kalau tangkapan jaring itu bisa 10 ton hingga 20 ton,&#8221; sambungnya. Sementara,untuk harga jual ikan sendiri, jika ada kenaikan sedikit. Hal itu tidak lain karena dipengaruhi dengan adanya perubahan tangkapan ikan nelayan yang berkurang terkait tingginya gelombang laut.</p>
<p> &#8220;Ada perubahan, naik sedikit. Ya karena hasil tangkapan juga berubah, dari tuna, baby tuna, itu agak berkurang berganti ke jaringan. Jadi hasil tangkapan jaring, jaringan ke tongkol yang didapat, jadi kalau tuna atau baby tuna kan harus ber mil-mil,&#8221; pungkasnya&#8221;. <strong>(sur/yan) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">50443</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
