<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sendiri, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sendiri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Jun 2024 22:40:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sendiri, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Terima Laporan Warganet Soal Warga Hidup Sendiri di Rumah Tak Layak, Mas Dhito-sapaan Gercep Beri Solusi</title>
		<link>https://memontum.com/terima-laporan-warganet-soal-warga-hidup-sendiri-di-rumah-tak-layak-mas-dhito-sapaan-gercep-beri-solusi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Jun 2024 08:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dhito-sapaan]]></category>
		<category><![CDATA[gercep,]]></category>
		<category><![CDATA[laporan]]></category>
		<category><![CDATA[layak]]></category>
		<category><![CDATA[sendiri,]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<category><![CDATA[warganet]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=210617</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, membangunkan rumah salah satu warganya yang hidup sendirian di Desa Sendang Kecamatan Banyakan, Senin (03/06/2024) tadi. Hal tersebut diungkapkan bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito, saat mengunjungi janda bernama Nurul Istonik. Disampaikan, jika pihaknya membangun rumah warga tersebut, karena berdasarkan laporan dari warganet. “Saya mendapat laporan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, membangunkan rumah salah satu warganya yang hidup sendirian di Desa Sendang Kecamatan Banyakan, Senin (03/06/2024) tadi. Hal tersebut diungkapkan bupati muda yang akrab disapa Mas Dhito, saat mengunjungi janda bernama Nurul Istonik.</p>



<p>Disampaikan, jika pihaknya membangun rumah warga tersebut, karena berdasarkan laporan dari warganet. “Saya mendapat laporan dari Medsos, makanya segera kita tindaklanjuti dan ternyata memang awalnya terkendala dari tanah warisnya. Tapi perhari ini tanah warisnya dan pembagian hak-haknya sudah selesai dan sudah disepakati bersama,” kata Mas Dhito.</p>



<p>Diketahui, Nurul sebelumnya tinggal bersama sang adik yang mengalami keterbelakangan mental. Setelah adiknya meninggal, dirinya hidup sendirian dalam ruangan yang dahulunya difungsikan sebagai dapur.</p>



<p>Kondisi tempat tinggal Nurul sendiri, terbilang kurang representatif. Dimana dibeberapa titik mengalami kerusakan. Termasuk atap yang bocor saat terjadi hujan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Melihat kondisi rumah dan kesehatan Nurul yang diketahui juga tengah sakit itu, bupati berusia 31 tahun ini berencana membangun rumah Nurul dalam waktu dekat. Dikatakan Mas Dhito, bahwa rumah Nurul akan diperbaiki secara menyeluruh. Pihaknya berharap setelah perbaikan rumah tersebut, pemilik rumah lebih merasa nyaman.</p>



<p>“Insyaallah paling lama satu minggu ke depan, sudah mulai perbaikan secara menyeluruh. Jadi artinya, Bu Nurul tidak perlu kebanjiran di saat hujan dan tidak perlu kepanasan di musim panas seperti ini,” jelas Mas Dhito.</p>



<p>Mas Dhito mengungkapkan, saat proses perbaikan rumah, Nurul akan tinggal sementara di rumah keponakannya yang diperkirakan proses perbaikan rumah tersebut dilakukan dalam kurun waktu satu bulan.</p>



<p>Ditanya terkait kebutuhan sehari-hari wanita yang tinggal di Dusun Sendang itu, Mas Dhito juga berencana akan mendorong keluarga Nurul agar bisa membantu dengan membuat usaha. &#8220;Tidak menutup kemungkinan kita akan dorong keluarganya supaya berusaha,” paparnya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">210617</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sodomi Murid Sendiri, Guru Ekstrakurikuler di Kota Probolinggo Dibekuk Polisi</title>
		<link>https://memontum.com/sodomi-murid-sendiri-guru-ekstrakurikuler-di-kota-probolinggo-dibekuk-polisi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Aug 2023 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[dibekuk]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrakurikuler]]></category>
		<category><![CDATA[polisi]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sendiri,]]></category>
		<category><![CDATA[sodomi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197046</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Seorang guru ekstrakulikuler di Kota Probolinggo, Miskadi (55), warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, ditangkap petugas Polres Probolinggo Kota. Tersangka dibekuk, setelah dilaporkan diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak muridnya. Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan sodomi pada korban sebanyak tiga kali. Bahkan, salah satu aksi tidak senonohnya itu dilakukan di area sekolah. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Seorang guru ekstrakulikuler di Kota Probolinggo, Miskadi (55), warga Kelurahan Pakistaji, Kecamatan Wonoasih, ditangkap petugas Polres Probolinggo Kota. Tersangka dibekuk, setelah dilaporkan diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak muridnya.</p>



<p>Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku telah melakukan sodomi pada korban sebanyak tiga kali. Bahkan, salah satu aksi tidak senonohnya itu dilakukan di area sekolah.</p>



<p>&#8220;Untuk korban ini (pelapor, red), saya tiga kali melakukan pencabulan. Salah satunya, di kamar mandi sekolah. Selain itu, saya melakukan pencabulan ini karena dahulu saya juga merupakan korban pencabulan oleh kakak kelas saya,&#8221; ujar tersangka, Rabu (30/08/2023) tadi.</p>



<p>Diketahui, dalam aksinya itu pelaku awalnya mengajak korban ke tempat sepi. Selanjutnya, dengan bujuk rayu melakukan perbuatan tidak senonohnya kepada korban.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara korban sendiri, yang tidak sekali menjadi korban sodomi, pun akhirnya menceritakan peristiwa yang menimpanya kepada orang tuanya. Dari cerita itulah, orang tua korban kemudian meneruskan laporan ke petugas kepolisian.</p>



<p>Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Jamal, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan pelaku, tersangka ini adalah merupakan guru bela diri yang dipercaya oleh salah satu sekolah untuk mengajar ekstrakurikuler. Dan, dari situlah pelaku kemudian mengenal korban dan melakukan aksi pencabulan.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait adanya korban lain, selain satu korban tersebut. &#8220;Atas perbuatannya, pelaku kita kenakan Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014, yang dirubah dengan Undang-undang Nomor 17, tahun 2016, tentang perlindungan anak dengan ancaman 5 tahun,&#8221; paparnya.<strong> (nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197046</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
