<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Seni Lukis &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/seni-lukis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Jan 2022 13:33:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Seni Lukis &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pengunjung DPRD Kota Malang Akan Disuguhi Pameran Seni Lukis</title>
		<link>https://memontum.com/pengunjung-dprd-kota-malang-akan-disuguhi-pameran-seni-lukis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2022 13:33:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[pameran seni]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Lukis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=161937</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8211; Sebanyak 25 seniman menunjukkan karya lukis terbaiknya dalam pameran seni budaya yang bertajuk &#8216;Art-Bangkit dari Keterpurukan&#8217; yang digelar di Halaman Gedung DPRD Kota Malang. Rencananya, pagelaran itu akan digelar sejak Senin (17/01/2022) hingga Kamis (27/01/2022). Turut hadir dalam pembukaannya itu, yakni Forkopimda Kota Malang diantaranya yakni Wali Kota Malang, Sutiaji, Kapolresta Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Malang</strong> &#8211; Sebanyak 25 seniman menunjukkan karya lukis terbaiknya dalam pameran seni budaya yang bertajuk &#8216;Art-Bangkit dari Keterpurukan&#8217; yang digelar di Halaman Gedung DPRD Kota Malang. Rencananya, pagelaran itu akan digelar sejak Senin (17/01/2022) hingga Kamis (27/01/2022).</p>



<p>Turut hadir dalam pembukaannya itu, yakni Forkopimda Kota Malang diantaranya yakni Wali Kota Malang, Sutiaji, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika serta pejabat yang lain.</p>



<p>Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan bahwa dirinya akan membeli beberapa lukisan pilihannya yang telah dirinya lihat. &#8220;Tentunya, nanti saya beli sebanyak mungkin. Lukisan ini mempunyai pesan moral yang dibangun dan tentu saya apresiasi karya dari sahabat-sahabat di sini,&#8221; kata Sutiaji selepas pembukaan acara.</p>



<p>Dirinya juga mengapresiasi, akan tema yang ada dan membuat seniman hingga pengunjung yang datang benar-benar termotivasi. &#8220;Tema ini kunci dari kita untuk bangkit. Bangkit dari keterpurukan,&#8221; imbuh Sutiaji.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sasar-224-pemudik-dishub-kota-malang-tambah-kuota-mudik-gratis-jadi-enam-bus">Sasar 224 Pemudik, Dishub Kota Malang Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi Enam Bus</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/wali-kota-malang-pastikan-sanksi-tegas-untuk-sppg-yang-langgar-sop">Wali Kota Malang Pastikan Sanksi Tegas untuk SPPG yang Langgar SOP</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/diduga-korupsi-pengadaan-jasa-outsourcing-kpk-tetapkan-bupati-pekalongan-sebagai-tersangka">Diduga Korupsi Pengadaan Jasa Outsourcing, KPK Tetapkan Bupati Pekalongan sebagai Tersangka</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/terdakwa-dugaan-penggelapan-emas-rp-33-miliar-minta-diskon-hukuman">Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar Minta &#8216;Diskon&#8217; Hukuman</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/harga-cabai-tinggi-petani-lesanpuro-tetap-tertekan-biaya-obat-akibat-hama-dan-hujan">Harga Cabai Tinggi, Petani Lesanpuro Tetap Tertekan Biaya Obat Akibat Hama dan Hujan</a></li>
</ul>


<p>Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, menyampaikan bahwa dirinya akan membeli langsung lukisan yang memperlihatkan dirinya. &#8220;Ya, nanti saya belilah, sebelum diambil yang lain,&#8221; ungkap Made sembari tersenyum.</p>



<p>Made juga mengungkapkan alasannya, memberi kesempatan para seniman untuk memamerkan karyanya di gedung DPRD Kota Malang. Dikatakan Made, bahwa hal tersebut merupakan komitmen Forkopimda Kota Malang untuk memberi wadah dan meneruskan tujuan dari tema yaitu bangkit dari keterpurukan.</p>



<p>&#8220;Tentu, mereka harus terus berkarya dan mempunyai semangat bahwa pandemi bisa kita lalui bersama,&#8221; terangnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">161937</post-id>	</item>
		<item>
		<title>‘Pintu Belakang’ Tampilkan Karya Lukis Seniman Muda</title>
		<link>https://memontum.com/pintu-belakang-tampilkan-karya-lukis-seniman-muda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Dec 2020 11:30:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KREATIF MASYARAKAT]]></category>
		<category><![CDATA[Pameran]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Lukis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=130380</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang – Setelah satu bulan penuh digelar, akhirnya pameran bertajuk ‘Pintu Belakang’ sukses menarik animo masyarakat. Berlokasi di Semeru Art Galery, tepat Minggu (20/12) ini adalah hari terakhir berlangsungnya pameran yang digawangi oleh Kelompok Pintu Belakang Syndicate (PBS). Kelompok ini, terdiri dari lima perupa muda dan satu penulis yakni Surya Anggara Prima, Rodlyta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> – Setelah satu bulan penuh digelar, akhirnya pameran bertajuk ‘Pintu Belakang’ sukses menarik animo masyarakat. Berlokasi di Semeru Art Galery, tepat Minggu (20/12) ini adalah hari terakhir berlangsungnya pameran yang digawangi oleh Kelompok Pintu Belakang Syndicate (PBS).</p>
<p>Kelompok ini, terdiri dari lima perupa muda dan satu penulis yakni Surya Anggara Prima, Rodlyta Ittabi’ Ulya (Tabik), Jonathan Viola Christian, Friski Jayantoro, Chrisye Alifian dan M Yunus.  Masing-masing pekarya ini, menampilkan karya terbaik pada event pertama mereka tersebut.</p>
<p>“Pameran ‘Pintu Belakang’ adalah perayaan akan optimisme berkesenian di era pandemi, serta ungkapan rasa syukur atas berdirinya kelompok perupa muda PBS. Pameran ini sebelumnya sempat tertunda karena pandemi,” jelas Kuratorial Pameran, M Yunus.</p>
<p>Sebelumnya, tambah Yunus, pameran ini digadang-gadang akan dilaksanakan pada bulan Maret 2020. Namun sayang, munculnya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), membuat kegiatan ini harus ditunda dan baru terlaksana 20 November 2020 lalu.</p>
<p>Dengan rentan waktu yang begitu lama, tambah Yunus, tidak membuat semangat tiap individu runtuh. “Di keadaan yang seperti ini, kita benar-benar memanfaatkan untuk terus memantapkan karya masing-masing. Kita juga mulai mempelajari kembali karya-karya dan juga potensi diri sendiri,” imbuhnya.</p>
<p>Sampai akhirnya, momentum yang dirasa tepat ini, menggerakkan langkah PBS untuk menampakkan semangat yang telah dipendam begitu lamanya. Masing-masing seniman, menampilkan karya dengan ciri khas dan keunikan yang berbeda-beda.</p>
<p>Karya Surya Anggara Prima cenderung menggunakan garis-garis lengkung dan warna-warna cerah dengan paduan kain brokat bermotif dan manik-manik. Lain lagi dengan karya lukisan Jonathan Viola Christian, ia menghadirkan visual yang kaya akan garis dan bidang. Lukisannya juga diperkuat dengan baju-baju bekas berbahan denim.</p>
<p>Selanjutnya Rodlyta Ittabi’ Ulya, memiliki keunikan gradasi gelap terang, juga garis tebal maupun tipis yang berubah-ubah pada lukisannya. Kecenderungan gelap terang dan garis-garis seperti halnya sedang bercermin tampak pada lukisan Chrisye Alifian. Terakhir, Friksi Jayantoro dengan ciri khas menggunakan spray dalam lukisannya.<strong> (cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">130380</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
