<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>senitorium x &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/senitorium-x/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Mar 2021 11:32:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>senitorium x &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Event ke 2 Para Seniman Senitorium X Angkat Tema Besar &#8216;Tempe&#8217;</title>
		<link>https://memontum.com/event-ke-2-para-seniman-senitorium-x-angkat-tema-besar-tempe</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Mar 2021 11:32:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[DKM]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[senitorium x]]></category>
		<category><![CDATA[Tempe]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=137892</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Setelah sempat lama vakum, kelompok perupa yang tergabung dalam Senitorium X kembali menggelar pameran lukis. Event kedua usai comebacknya Senitorium X ini mengusung tema besar tempe dan bertajuk &#8216;Dinner Party&#8217;. Bertempat di Gedung Dewan Kesenian Malang (DKM), gelaran berlangsung sejak 25-30 Maret 2021. Salah satu pendiri Senitorium X, Tamtama Anoraga, menceritakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Setelah sempat lama vakum, kelompok perupa yang tergabung dalam Senitorium X kembali menggelar pameran lukis.</p>



<p>Event kedua usai comebacknya Senitorium X ini mengusung tema besar tempe dan bertajuk &#8216;Dinner Party&#8217;. Bertempat di Gedung Dewan Kesenian Malang (DKM), gelaran berlangsung sejak 25-30 Maret 2021.</p>



<p>Salah satu pendiri Senitorium X, Tamtama Anoraga, menceritakan bahwa sejak berdiri di tahun 2005, dirinya bersama 3 perupa lainnya yang tergabung di Senitorium X selalu rutin tampil dalam berbagai event.</p>



<p>&#8220;Tapi sayangnya kami sempat vakum karena kesibukan masing-masing. Lalu kemudian kami dipertemukan kembali saat event Mini Art Malang. Melihat itu, salah satu kurator seni rupa di Malang kemudian tergelitik, bagaimana kalau Senitorium X tampil sebagai suatu komunitas kembali,&#8221; ungkapnya, Sabtu (27/03).</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/129422-ngalam-bungkus-ajang-pameran-produk-kemasan-desainer">‘Ngalam Bungkus’ Ajang Pameran Produk Kemasan Desainer</a></strong></p>



<p>Dari situ para punggawa Senitorium X mulai merakit ulang apa-apa saja yang mereka kerjakan selama ini. Sehingga pada tahun 2019 mereka akhirnya tampil bersama lagi sebagai suatu komunitas di Raos Galeri Kota Batu</p>



<p>&#8220;Dan di DKM ini adalah tampilan kedua setelah cukup lama vakum,&#8221; kata pria yang akrab disapa Tomi itu.</p>



<p>Dengan mengusung tema besar tempe, keempat punggawa Senitorium X bersama 3 seniman lainnya ingin menunjukkan bahwa kuliner tempe sebetulnya adalah kebanggaan bangsa Indonesia.</p>



<p>Menurutnya tempe adalah hasil olah budaya, dimana tidak sekedar makanan, tapi sebuah olah pikir bangsa ini dalam mensiasati kebutuhan akan pangan.</p>



<p>&#8220;Tapi tidak begitu banyak yang menyadari fakta ini, walaupun mungkin setiap hari mereka berjumpa dengan tempe. Contoh saja, banyak orang luar kota ketika di Malang mencari oleh-oleh tempe. Ini faktanya, tapi yang kemudian tampak di permukaan ternyata tidak selalu menyadari hal tersebut,&#8221; terangnya.</p>



<p>Oleh karena itu melalui proyek seni ini, Senitorium X ingin mencoba untuk mengingatkan kembali bahwa bangsa Indonesia memiliki kekayangan pangan berupa tempe, dengan segala keunikan sejarah dan proses mengolahnya.</p>



<p>Karya seni yang tersaji pada gedung yang terletak di Jalan Majapahit, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen itu merupakan buah karya kolaborasi 7 perupa Malang. Yoyok Siswoyo, Tamtama Anoraga, David Sugiarto, Suryanto, Dewi Jasmine, Jamalludin, dan Koko Sujatmiko.</p>



<p>&#8220;Senitorium X setiap adakan event selalu kolaborasi dengan seniman lain yang memang dipandang memiliki visi dan misi yang sama dalam berkarya. Namun setiap tahunnya pasti berbeda-beda seniman yang kami ajak untuk kolaborasi,&#8221; tutup Tomi. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">137892</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
