<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>separator &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/separator/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 Dec 2023 12:31:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>separator &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Tinjau Pembangunan Separator Kayutangan hingga Median Jalan Semeru</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-tinjau-pembangunan-separator-kayutangan-hingga-median-jalan-semeru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Dec 2023 11:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Kayutangan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[median]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[separator]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=203009</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau pembangunan separator taman di Kawasan Kayutangan Heritage hingga median jalan di Jalan Semeru, Kota Malang, Kamis (07/12/2023) tadi. Peninjauan itu dilakukan, dengan tujuan untuk mengecek kesiapan jelang natal dan tahun baru (nataru) di Kota Malang. Di sisi lain, juga tindak lanjut usai pihaknya melakukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau pembangunan separator taman di Kawasan Kayutangan Heritage hingga median jalan di Jalan Semeru, Kota Malang, Kamis (07/12/2023) tadi. Peninjauan itu dilakukan, dengan tujuan untuk mengecek kesiapan jelang natal dan tahun baru (nataru) di Kota Malang.</p>



<p>Di sisi lain, juga tindak lanjut usai pihaknya melakukan rapat bersama dengan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang. &#8220;Jadi tadi kita sudah sepakat dari FLLAJ akan melihat di sana. Pertama di depan PLN Kayutangan Heritage, kita akan mengurangi median dari taman itu, terutama untuk pergerakan kendaraan yang memang tidak boleh terhambat, seperti ambulans dan pemadam kebakaran (Damkar),” jelas Pj Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wahyu menambahkan, jika median yang berada di tengah Kawasan Kayutangan Heritage, nantinya juga akan dikurangi. Sehingga, sisi utara dan selatan Kayutangan Heritage tersebut tidak terputus.</p>



<p>“Nanti akan ditutup dengan median sementara. Begitu juga salah satunya pertimbangan kita untuk mempermudah kendaraan yang tidak boleh kita halangi, seperti ambulans dan damkar. Apabila ada yang ke RSSA atau kebakaran disekitar situ mereka akan bisa melintas dari Kayutangan yang sebelah selatan langsung menuju arah ke rumah sakit atau mungkin tempat kebakaran, itu sementara,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kemudian, pihaknya juga mengimbau agar tidak ada kendaraan yang terparkir atau berhenti di sisi kanan sekitar Jalan Semeru. Sebab, hal itu menjadi penyebab kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut.</p>



<p>“Kemacetan di Jalan Semeru tadi kita lihat sangat tinggi sekali. Kita akan melarang parkir dan berhenti di sebelah kanan jalan. Semua itu untuk memperlancar arah menuju Jalan Bromo maupun Jalan Ijen. Nanti di sebelah kiri boleh tapi tempatnya terbatas. Nanti ada titik tertentu yang boleh parkir sebelah kiri,” ujarnya.</p>



<p>Lebih lanjut, pihaknya juga akan mengevaluasi terkait ketinggian median, yang berada di Jalan Semeru Kota Malang. Sebab, median itu dinilai sangat tinggi sekali, sehingga menyebabkan seorang pejalan kaki sulit untuk menyebrang.</p>



<p>“Median itu akan kita evaluasi. Karena itu tinggi sekali, tadi ibu-ibu kita ajak sulit sekali jalan disitu,” imbuhnya. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">203009</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Beri Kenyamanan Pengendara, Dishub Kota Malang Rencanakan Pasang Separator di Perempatan Rajabali</title>
		<link>https://memontum.com/beri-kenyamanan-pengendara-dishub-kota-malang-rencanakan-pasang-separator-di-perempatan-rajabali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Oct 2023 08:05:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[kenyamanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasang]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[perempatan]]></category>
		<category><![CDATA[rajabali]]></category>
		<category><![CDATA[rencanakan]]></category>
		<category><![CDATA[separator]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200344</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, berencana akan memasang separator jalan di Perempatan Rajabali, Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang. Hal itu dilakukan, guna untuk memberikan rasa aman pada para pengendara dan menjaga ke estetikaan tata kota. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika dalam pemasangan tersebut akan dilakukan bersama dengan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, berencana akan memasang separator jalan di Perempatan Rajabali, Kawasan Kayutangan Heritage, Kota Malang. Hal itu dilakukan, guna untuk memberikan rasa aman pada para pengendara dan menjaga ke estetikaan tata kota.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan jika dalam pemasangan tersebut akan dilakukan bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, pada tahun anggaran 2023 ini. &#8220;Di Kawasan Rajabali itu harus dipasang separator jalan, karena banyak orang yang masih tidak disiplin. Sudah ada dilarang, tapi masih crossing begitu. Itu tentu sangat membahayakan pengendara yang lainnya,” ucap Jaya, saat ditemui, Selasa (24/10/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Ditambahkannya, jika sementara ini di kawasan tersebut masih menggunakan water barier. Itu dianggap masih belum optimal dan tidak menjaga ke estetikaan kota sehingga dianggap kurang bagus. Selain itu juga masih membahayakan dan ambigu.</p>



<p>“Perlu separator pemisah jalan yang lebih indah. Itu sebagaimana rekomendasi dari Forum Lalu Lintas untuk dibuat separator. Bisa dalam bentuk taman, dan lain-lain. Mudah-mudahan kalau tidak salah di tahun anggaran 2023 ini dari DLH,” katanya.</p>



<p>Terlebih menurutnya, dengan dilakukan pemasangan tersebut nantinya dapat mengurangi risiko kecelakaan. Selain itu, juga dipastikan tidak membuat kemacetan di kawasan tersebut. Terpenting menurutnya tetap beretika dalam berkendara.</p>



<p>&#8220;Selama ini dibuat barier tidak macet. Bahkan, itu menghindari kecelakaan. Misalnya dari arah utara depan Lafayette, dan dari selatan, itu bahaya kalau ketemu, bisa adu banteng. Seharusnya dalam volume dan jarak tertentu harus ada pemisahan supaya tidak crossing,” imbuhnya.<strong> (rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200344</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
