<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sepekan, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sepekan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Apr 2026 16:29:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sepekan, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dalam Sepekan, Pemkab Jember Borong Penghargaan Regional hingga Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/dalam-sepekan-pemkab-jember-borong-penghargaan-regional-hingga-nasional</link>
					<comments>https://memontum.com/dalam-sepekan-pemkab-jember-borong-penghargaan-regional-hingga-nasional#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2026 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[borong]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan]]></category>
		<category><![CDATA[regional]]></category>
		<category><![CDATA[sepekan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231881</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berhasil menorehkan catatan emas dalam peta prestasi nasional dan regional. Dalam kurun waktu hanya tujuh hari, Kabupaten Jember berhasil membawa pulang tiga penghargaan bergengsi yang menyasar di sektor pelayanan publik, pengentasan kemiskinan hingga pemberdayaan perempuan. Rangkaian prestasi itu, diantaranya seperti penghargaan yang diraih Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berhasil menorehkan catatan emas dalam peta prestasi nasional dan regional. Dalam kurun waktu hanya tujuh hari, Kabupaten Jember berhasil membawa pulang tiga penghargaan bergengsi yang menyasar di sektor pelayanan publik, pengentasan kemiskinan hingga pemberdayaan perempuan.</p>



<p>Rangkaian prestasi itu, diantaranya seperti penghargaan yang diraih Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang menerima penghargaan dengan dinobatkan sebagai Tokoh Daerah Peningkatan Layanan Publik dalam PWI Jatim Award 2026, pada Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT PWI Jatim ke-80, di Dyandra Convention Center, Surabaya, Kamis (16/04/2026) malam. Panel juri PWI Jatim menilai, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, berhasil melakukan revolusi birokrasi melalui tiga program kunci. Diantaranya, Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang menjamin kesehatan warga, sistem administrasi kependudukan &#8216;Peta Cinta&#8217; dengan menjemput bola ke desa-desa, serta kanal pengaduan digital Wadul Gus’e yang memangkas jarak komunikasi antara rakyat dan pemimpin.</p>



<p>“Penghargaan ini bukan sekadar piala, tapi ‘vitamin’ bagi seluruh jajaran Pemkab Jember. Kami tidak boleh berpuas diri karena ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan yang cepat dan transparan akan semakin tinggi,” ungkap Gus Fawait, Selasa (21/04/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Hanya berselang lima hari, Gus Fawait kembali naik ke panggung kehormatan di Ballroom Grand City, Surabaya, Selasa (21/04/2026) tadi. Dalam perayaan HUT ke-20 Beritajatim.com, dirinya menerima penghargaan kategori Penguat Demokrasi dengan sub-kategori Tokoh Pengentasan Kemiskinan Berbasis Akselerasi Pembangunan. Prestasi ini, didasarkan pada keberanian Pemkab Jember melakukan validasi data kemiskinan ekstrem secara faktual di lapangan. Dalam validasi itu, Gus Fawait mengerahkan ribuan ASN dan relawan untuk melakukan verifikasi door to door guna memastikan bantuan sosial dan intervensi anggaran tepat sasaran, bukan sekadar berbasis data administratif usang.</p>



<p>&#8220;Saya persembahkan penghargaan ini kepada para ASN yang mau turun ke lumpur, ke pelosok desa, untuk memastikan tidak ada warga miskin yang terlewat dari perhatian pemerintah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di saat yang hampir bersamaan di Jakarta, prestasi Jember juga diakui di level nasional. Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, dianugerahi penghargaan Puspa Cita dalam ajang Anugerah Puspa Bangsa 2026 oleh Kompas TV. Penghargaan ini, menjadi pengakuan atas Program Mlijo Cinta, sebuah inisiatif klinik usaha yang mendampingi ribuan perempuan pelaku UMKM di Jember, untuk naik kelas secara ekonomi, sekaligus menekan angka stunting melalui penguatan gizi keluarga.</p>



<p>&#8220;Jika perempuan kuat, maka keluarga hebat. Jika keluarga hebat, Jember akan maju dengan sendirinya,&#8221; ujar Ning Ghyta saat menerima penghargaan Puspa Cita.</p>



<p>Pencapaian Hat trick penghargaan dalam sepekan ini, menegaskan posisi Jember sebagai daerah yang tengah bertransformasi menjadi Jember Baru, Jember Maju. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dalam-sepekan-pemkab-jember-borong-penghargaan-regional-hingga-nasional/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231881</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bongkar Kios Pasar Gadang, Wali Kota Malang Beri Waktu Sepekan untuk Pindah</title>
		<link>https://memontum.com/bongkar-kios-pasar-gadang-wali-kota-malang-beri-waktu-sepekan-untuk-pindah</link>
					<comments>https://memontum.com/bongkar-kios-pasar-gadang-wali-kota-malang-beri-waktu-sepekan-untuk-pindah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bongkar]]></category>
		<category><![CDATA[gadang]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pindah]]></category>
		<category><![CDATA[sepekan,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231412</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara simbolis membongkar kios atau bedak sisi selatan Pasar Induk Gadang, Rabu (01/04/2026) tadi. Langkah tersebut, menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menata kawasan pasar sekaligus mempercepat proses relokasi pedagang. Pria yang akrab disapa Wahyu, itu menyampaikan bahwa pembongkaran itu dilakukan sebagai bentuk komitmen [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara simbolis membongkar kios atau bedak sisi selatan Pasar Induk Gadang, Rabu (01/04/2026) tadi. Langkah tersebut, menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menata kawasan pasar sekaligus mempercepat proses relokasi pedagang.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Wahyu, itu menyampaikan bahwa pembongkaran itu dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk membatasi waktu relokasi yang sebelumnya telah disepakati bersama para pedagang. “Kami beri kesempatan satu minggu bagi pedagang yang masih berada di pinggir jalan untuk pindah ke dalam. Ini bukti bahwa Pemkot Malang serius dan tidak main-main,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Relokasi pedagang nantinya dilakukan secara bertahap. Ada sekitar 1200 pedagang lama yang akan tertampung dalam skema relokasi tersebut, tanpa adanya penambahan pedagang baru.</p>



<p>&#8220;Memang pemindahan lapak di tempat relokasi itu dilakukan secara swadaya oleh pedagang. Jadi nanti pedagang di sisi luar itu masuk lebih dulu ke area relokasi, kemudian disusul pedagang di bagian tengah, setelah fasilitas meja dan petak dagang selesai disiapkan,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, percepatan relokasi tidak dapat ditunda karena proyek pembangunan infrastruktur melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 14,9 miliar segera dimulai. “Kalau dalam satu minggu ini belum pindah, pemerintah nanti yang akan membantu memindahkan. Karena pembangunan dari DAK sudah masuk proses,” tegasnya.</p>



<p>Dana dari APBN tersebut akan digunakan untuk pembangunan dua jalur jalan kembar menuju jembatan pasar, pembangunan median jalan, serta perbaikan akses jalan yang selama ini rusak dan dikeluhkan masyarakat.</p>



<p>Sementara itu, salah satu pedagang Pasar Induk Gadang, Kiptiyah, mengaku siap menempati lokasi relokasi sementara. Pedagang pracangan yang telah berjualan lebih dari tiga dekade itu mengatakan dirinya mulai menyiapkan lapak baru secara mandiri.</p>



<p>“Ini tempat sementara, jadi bangun sendiri pakai kayu dan galvalum supaya barang aman. Besok rencananya sudah mulai jualan di sini,” imbuh warga asli Gadang tersebut. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bongkar-kios-pasar-gadang-wali-kota-malang-beri-waktu-sepekan-untuk-pindah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231412</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bus Trans Jatim Resmi Beroperasi di Malang Raya, Selama Sepekan Gratis untuk Masyarakat</title>
		<link>https://memontum.com/bus-trans-jatim-resmi-beroperasi-di-malang-raya-selama-sepekan-gratis-untuk-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 11:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[sepekan,]]></category>
		<category><![CDATA[transjatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227916</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sebanyak 14 armada Bus Trans Jatim resmi mengaspal di jalanan Malang Raya, sejak Kamis (20/11/2025) tadi. Peresmian pengoperasian itu, dilakukan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Halaman Balai Kota Malang. Dalam kegiatan itu, juga turut hadir tiga Kepala Daerah Malang Raya, yakni Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Bupati Malang, Sanusi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 14 armada Bus Trans Jatim resmi mengaspal di jalanan Malang Raya, sejak Kamis (20/11/2025) tadi. Peresmian pengoperasian itu, dilakukan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Halaman Balai Kota Malang. Dalam kegiatan itu, juga turut hadir tiga Kepala Daerah Malang Raya, yakni Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Bupati Malang, Sanusi dan Wali Kota Batu, Nurochman.</p>



<p>Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa peluncuran Koridor I Malang Raya menandai langkah penting dalam peningkatan konektivitas transportasi publik di Jawa Timur. “Tentu kami sangat bersyukur. Ini memang sudah menjadi koridor ke-8 Trans Jatim, tetapi untuk Malang Raya yang direncanakan memiliki tiga koridor, hari ini kita resmikan Koridor I. Mudah-mudahan bisa membangun konektivitas dan mobilitas yang aman, nyaman, serta murah,” ujar Gubernur Khofifah.</p>



<p>Dirinya juga menegaskan bahwa penentuan jalur Trans Jatim telah dilakukan melalui kajian dan koordinasi menyeluruh. “Koridor kedua dan ketiga akan kami diskusikan kembali. Iya karena, ini tidak bisa asal. Setiap jalur dirancang melalui koordinasi komprehensif bersama stakeholder, Satlantas dan kepala daerah,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, Gubernur Khofifah juga menjelaskan bahwa Transjatim sudah mengadopsi teknologi transportasi terkini. “Menurut Kemenhub, ini termasuk teknologi tercanggih untuk komunitas berbasis bus. Beberapa provinsi di luar Jawa sudah mengikuti pola ini dan ini kita dedikasikan untuk seluruh warga bangsa,” ungkapnya.</p>



<p>Gubernur Jatim juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak dalam proses launching ini. &#8220;Terima kasih kepada tiga kepala daerah Malang Raya dan seluruh jajaran Forkopimda atas sinerginya,&#8221; imbuh Gubernur Khofifah.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, mengatakan bahwa dalam koridor I ini diberi nama Gajayana, dengan menghubungkan Terminal Hamid Rusdi, Terminal Landungsari dan Terminal Batu, dilayani 14 bus operasional dan 1 cadangan. Armada berwarna biru khas Malang Raya ini memiliki 62 titik naik-turun, headway 10–15 menit pada jam sibuk, serta pembayaran non-tunai mulai dari QRIS hingga e-wallet.</p>



<p>&#8220;Layanan ini juga didukung aplikasi Trans Jatim Ajaib 2.0, yang menyediakan informasi rute, posisi bus real-time, pembelian tiket, hingga pelaporan layanan secara instan. Sebagai bentuk sosialisasi, Trans Jatim juga akan digratiskan untuk masyarakat selama satu minggu sejak 20 November 2025,&#8221; tambah Nyono. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227916</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belum Genap Sepekan Beroperasi, Bus Trans Jatim Koridor V Surabaya-Bangkalan Dilempar Batu</title>
		<link>https://memontum.com/belum-genap-sepekan-beroperasi-bus-trans-jatim-koridor-v-surabaya-bangkalan-dilempar-batu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Oct 2024 13:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[beroperasi]]></category>
		<category><![CDATA[dilempar]]></category>
		<category><![CDATA[koridor]]></category>
		<category><![CDATA[sepekan,]]></category>
		<category><![CDATA[surabaya-bangkalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215138</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bangkalan &#8211; Bus Trans Jatim Koridor V Surabaya-Bangkalan mendapat serangan vandalisme berupa pelemparan batu saat melintas di Jalan Akses Jembatan Suramadu sisi Bangkalan, Minggu (06/10/2024) kemarin sekitar pukul 07.21. Pelaku tidak dikenal tersebut, melempar kaca sebelah kiri bus yang belum genap satu pekan beroperasi ini. Aksi pelemparan batu tersebut, terekam CCTV Bus Trans Jatim. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Bangkalan</strong> &#8211; Bus Trans Jatim Koridor V Surabaya-Bangkalan mendapat serangan vandalisme berupa pelemparan batu saat melintas di Jalan Akses Jembatan Suramadu sisi Bangkalan, Minggu (06/10/2024) kemarin sekitar pukul 07.21. Pelaku tidak dikenal tersebut, melempar kaca sebelah kiri bus yang belum genap satu pekan beroperasi ini.</p>



<p>Aksi pelemparan batu tersebut, terekam CCTV Bus Trans Jatim. Dalam rekaman, terlihat Bus Trans Jatim dengan kode armada 506, melaju di jalan akses Jembatan Suramadu. Sementara lokasi pelemparan, berada di dekat pintu masuk Jembatan Suramadu dari arah Bangkalan. Akibat kejadian ini, kontan membuat para penumpang di dalam bus langsung was-was dan kaget.</p>



<p>Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie, saat dikonfirmasi merasa geram dan langsung merespon agar tindakan tegas untuk pelemparan Bus Trans Jatim. Termasuk, meminta oknum pelaku pelempar batu segera menyerahkan diri secepatnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Bangkalan ini humanis. Bangkalan ini hebat, oknum tersebut saya harap segera menyerahkan diri. Saya juga berharap pada seluruh masyarakat untuk ikut mengawasi dan memantau. Kami yakin, itu dilakukan oleh oknum yang tidak suka atau kurang suka Bangkalan ini berkembang,” kata Pj Bupati Arief, Senin (07/10/2024) tadi.</p>



<p>Arief juga meminta masyarakat, jika ada yang mengenali pelaku supaya segera melapor. &#8220;Jika ada oknum dari luar atau dalam Bangkalan yang berupaya melakukan aksi vandalisme serupa saat Bus Trans Jatim koridor V melintas, supaya segera melapor. Karena aksi seperti ini bisa menghambat perkembangan transportasi publik di Kabupaten Bangkalan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Menurutnya, aksi seperti ini tidak perlu terjadi lagi di Bangkalan. “Semua bisa dibicarakan, semua bisa dinegosiasikan, semua bisa dibahas. Tidak perlu dengan penguatan massa, kekerasan juga tidak perlu. Jangan sampai terjadi kembali. Saya mohon maaf apabila belum bisa memberikan yang terbaik. Tetapi saya ingin Bangkalan lebih sejahtera lagi, Bangkalan lebih hebat lagi. Itu semua saya mohon dukungan masyarakat Bangkalan,” imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Ahmad Roniun Hamid, mengatakan bahwa pihaknya bakal menggelar sosialisasi supaya kejadian vandalisme tidak terjadi lagi. “Kami akan memastikan semua shelter, halte, titik-titik pemberhentian Bus Trans Jatim steril dari aksi yang meresahkan. Saya harapkan aksi vandalisme seperti ini tidak lagi terjadi,&#8221; tambahnya. <strong>(ss/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215138</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepekan Lagi Rekomendasi Cawalkot PDI-Perjuangan Kota Malang Keluar, Ketua DPC Sebut Tunggu Kejutan</title>
		<link>https://memontum.com/sepekan-lagi-rekomendasi-cawalkot-pdi-perjuangan-kota-malang-keluar-ketua-dpc-sebut-tunggu-kejutan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2024 05:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[cawalkot]]></category>
		<category><![CDATA[kejutan]]></category>
		<category><![CDATA[keluar]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[PDI Perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[rekomendasi]]></category>
		<category><![CDATA[sepekan,]]></category>
		<category><![CDATA[tunggu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212732</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Rekomendasi calon wali kota (Cawalkot) atau calon kepala daerah (Cakada) dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, akan segera diterbitkan. Hal itu, dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Malang, I Made Riandiana Kartika. Pria yang kerap disapa Made, menjelaskan bahwa saat ini rekomendasi tersebut sedang dalam tahap finalisasi. Sebab pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Rekomendasi calon wali kota (Cawalkot) atau calon kepala daerah (Cakada) dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, akan segera diterbitkan. Hal itu, dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Malang, I Made Riandiana Kartika.</p>



<p>Pria yang kerap disapa Made, menjelaskan bahwa saat ini rekomendasi tersebut sedang dalam tahap finalisasi. Sebab pada hari ini atau Kamis (08/08/2024), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jawa Timur sudah harus mengirimkan nama-nama Cawalkot pada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-Perjuangan.</p>



<p>“Artinya, perhari ini DPD PDI-Perjuangan Jawa Timur sudah harus mengirimkan nama-nama Bupati atau Wali Kota di masing-masing daerah, untuk mendapatkan rekomendasi itu,” kata Made, Kamis (08/08/2024) tadi.</p>



<p>Dirinya berharap, nantinya rekomendasi tersebut dapat segera turun ke masing-masing daerah sebelum 15 Agustus 2024 mendatang. Apalagi, dalam hal ini survei terkait dengan Cakada PDI-Perjuangan Kota Malang juga sudah dilakukan dan hasil penilaiannya pun tidak berbeda jauh.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Nama-nama itu sudah kita sodorkan, baik nama di internal maupun eksternal. Selanjutnya itu wewenang dari DPP PDI-Perjuangan dan kita tunggu saja akan ada kejutan apa lagi di Kota Malang ini,” kata Made.</p>



<p>Lebih lanjut, Made juga mengatakan jika setelah dilakukan rekomendasi untuk Cakada Bupati dan Wali Kota tersebut, nantinya akan dilanjutkan dengan rekomendasi untuk Cakada Gubernur dan Wakil Gubernur. “Timelinennya memang begitu,” tambah Made.</p>



<p>Diakhir, Made menambahkan bahwa proses tersebut merupakan bagian dari komitmen PDI-Perjuangan untuk memastikan calon-calon terbaik dapat memimpin di masing-masing daerah. Apapun keputusan dari DPP PDI-Perjuangan, maka Made akan mendukung sepenuhnya.</p>



<p>“Kami yakin DPP PDI-Perjuangan nantinya akan memberikan rekomendasi pada calon yang tepat untuk memimpin Kota Malang ke depan,” imbuh Made. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212732</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepekan Operasi Patuh Semeru, Polres Pamekasan Tindak 309 Pengendara</title>
		<link>https://memontum.com/sepekan-operasi-patuh-semeru-polres-pamekasan-tindak-309-pengendara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Jul 2024 08:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[sepekan,]]></category>
		<category><![CDATA[tindak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212137</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Sepekan Operasi Patuh Semeru 2024, Polres Pamekasan melakukan penindakan tilang sebanyak 309 pengendara kendaraan bermotor. Hal itu, disampaikan oleh Kapolres Pamekasan melalui Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP L Rahmad Budiarto, Selasa (23/07/2024) tadi. Dijelaskannya, bahwa Operasi Patuh Semeru itu dilaksanakan selama dua pekan lamanya yaitu sejak 15 Juli sampai 28 Juli 2024. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Sepekan Operasi Patuh Semeru 2024, Polres Pamekasan melakukan penindakan tilang sebanyak 309 pengendara kendaraan bermotor. Hal itu, disampaikan oleh Kapolres Pamekasan melalui Kasat Lantas Polres Pamekasan, AKP L Rahmad Budiarto, Selasa (23/07/2024) tadi.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa Operasi Patuh Semeru itu dilaksanakan selama dua pekan lamanya yaitu sejak 15 Juli sampai 28 Juli 2024. &#8220;Jadi, Operasi Patuh Semeru ini sudah sampai sepekan. Di mana, ada 309 pengendara yang kami tilang,&#8221; tambahnya.</p>



<p>AKP L Rahmad menambah, terdapat delapan prioritas pelanggaran lalu lintas yang menjadi fokus dalam operasi ini. Beberapa diantaranya, adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm Standart Nasional Indonesia (SNI).</p>



<p>&#8220;Selain itu, juga pengemudi Ranmor dalam pengaruh alkohol, pengemudi roda empat tidak menggunakan safety belt, berboncengan lebih dari satu orang, pengendara Ranmor yang masih di bawah umur, melawan arus, menerobos lampu merah, pengemudi menggunakan HP pada saat berkendara dan knalpot brong,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Masih menurut AKP L Rahmad, selain melakukan penilangan manual terhadap 309 pelanggar, terdapat pula 1.606 pelanggaran lain yang mendapatkan teguran petugas. &#8220;Pengendara yang ditilang termasuk dalam delapan prioritas. Yaitu, pelanggaran terbanyak pada pengendara sepeda motor. Yakni 283 pengendara terkena tilang karena tidak menggunakan helm SNI,&#8221; paparnya.</p>



<p>AKP L Rahmad menambahkan, juga ada 14 pengendara motor yang ditilang karena melawan arus, 3 pengendara motor kena tilang karena berboncengan lebih dari satu, 3 pengendara motor kena tilang karena melanggar traffic light dan 6 pengendara motor kena tilang karena motornya memakai knalpot brong. Melalui operasi ini, diharapkan masyarakat bisa sadar diri dalam berlalu lintas tanpa harus ada petugas yang menilang atau mengawasi.</p>



<p>&#8220;Kegiatan ini dilakukan dengan harapan timbul kesadaran masyarakat untuk taat dan mematuhi segala aturan yang sudah ditentukan agar terciptanya keamanan, kelancaran dan kenyamanan bagi masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Batik, Pj Wali Kota Wajibkan ASN Pemkot Malang Kenakan Batik selama Sepekan</title>
		<link>https://memontum.com/peringati-hari-batik-pj-wali-kota-wajibkan-asn-pemkot-malang-kenakan-batik-selama-sepekan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Oct 2023 06:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[kenakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[peringati]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[sepekan,]]></category>
		<category><![CDATA[wajibkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199115</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional pada Senin (02/10/2023) tadi, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang diwajibkan untuk mengenakan pakaian batik selama sepekan atau hingga Jumat (06/10/2023) mendatang. Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan jika hal tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap batik yang sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional pada Senin (02/10/2023) tadi, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang diwajibkan untuk mengenakan pakaian batik selama sepekan atau hingga Jumat (06/10/2023) mendatang.</p>



<p>Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan jika hal tersebut dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap batik yang sudah menjadi ciri khas Bangsa Indonesia dan menjadi warisan budaya Indonesia. &#8220;Bertepatan dengan Hari Batik, maka sebagai bentuk apresiasi, kami akan mengenakan pakaian batik selama satu minggu, hingga 6 Oktober 2023 mendatang. Batik juga telah menjadi ciri khas Bangsa Indonesia,” kata Wali Kota Wahyu Hidayat.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Selain itu, sebagai bentuk dukungan dan kepedulian Pemkot Malang kepada para industri batik yang ada di Kota Malang, pihaknya akan memberikan beberapa fasilitas. Salah satunya dengan membantu memasarkan produk-produk batik.</p>



<p>“Jadi untuk kepedulian kita terhadap UMKM industri batik, dari Diskopindag Kota Malang akan membantu pemasaran, tentu kita fasilitasi. Supaya nanti batik di Malang Raya, khususnya Kota Malang bisa dikenal oleh masyarakat luas. Tentu kita support terus untuk batik Kota Malang,” ujarnya.</p>



<p>Disamping itu, menurutnya kain batik juga bisa untuk menjadi buah tangan dari Kota Malang. “Karena di Dekranasda Kota Malang ini kan sudah ada, biasanya rata rata orang yang studi banding ke Pemkot Malang, mereka pulang membawa oleh oleh beli batik,” imbuh Wahyu. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199115</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tak Sampai Sepekan, Operasi Patuh Semeru Polres Probolinggo Kota Tertibkan 52 Kendaraan</title>
		<link>https://memontum.com/tak-sampai-sepekan-operasi-patuh-semeru-polres-probolinggo-kota-tertibkan-52-kendaraan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jul 2023 08:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi]]></category>
		<category><![CDATA[patuh]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sampai]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[sepekan,]]></category>
		<category><![CDATA[tertibkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193238</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Sebanyak 52 kendaraan berhasil diamankan Polres Probolinggo Kota, dalam Operasi Patuh Semeru 2023, yang berlangsung sejak Senin (10/07/2023) hingga Jumat (14/07/2023) hari ini. Kendaraan yang berhasil diamankan itu, terdiri dari 9 truk dan 43 motor, yang terjaring petugas karena melanggar pelaturan lalu lintas. Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa&#8217;bani melalui Kasi Humas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Sebanyak 52 kendaraan berhasil diamankan Polres Probolinggo Kota, dalam Operasi Patuh Semeru 2023, yang berlangsung sejak Senin (10/07/2023) hingga Jumat (14/07/2023) hari ini. Kendaraan yang berhasil diamankan itu, terdiri dari 9 truk dan 43 motor, yang terjaring petugas karena melanggar pelaturan lalu lintas.</p>



<p>Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa&#8217;bani melalui Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, membenarkan telah mengamankan 52 kendaraan dalam operasi itu. &#8220;Sampai saat ini, jumlah kendaraan yang kami amankan sebanyak 52. Sementara untuk operasi ini, akan berlanjut sampai 14 hari ke depan,&#8221; katanya, Jumat (14/07/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Selain itu, tambahnya, pelanggaran yang dilakukan para pengendara tersebut didominasi oleh kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot brong dan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat keterangan kepemilikan kendaraan. Termasuk, juga para pengendara motor yang tidak mengenakan helm. &#8220;Pelanggaran kendaraan diantaranya seperti tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, berknalpot brong, tidak pakai helm. Lalu untuk truk atau bak terbuka, itu bermuatan berlebihan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kendaraan yang berknalpot brong, imbuhnya, terpaksa diamankan pihak kepolisian ke Kantor Polres Probolinggo Kota. &#8220;Kami akan terus melakukan penindakan bagi pengendara yang melanggar peraturan lalu-lintas. Khusus untuk pelanggaran knalpot brong, kendaraan yang terjaring razia wajib mengganti aksesoris motor sesuai standar,&#8221; paparnya.<strong> (nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193238</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
