<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sepulang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sepulang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Feb 2025 20:23:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sepulang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diberi Surprise Penyambutan Sepulang Retreat, Wali Kota Malang Sampaikan Ucapan Permohonan Maaf</title>
		<link>https://memontum.com/diberi-surprise-penyambutan-sepulang-retreat-wali-kota-malang-sampaikan-ucapan-permohonan-maaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Feb 2025 16:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[diberi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[penyambutan]]></category>
		<category><![CDATA[permohonan]]></category>
		<category><![CDATA[retreat]]></category>
		<category><![CDATA[sampaikan]]></category>
		<category><![CDATA[sepulang]]></category>
		<category><![CDATA[suprise]]></category>
		<category><![CDATA[surprise]]></category>
		<category><![CDATA[ucapan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=219747</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, diberi surprise penyambutan sepulang mengikuti retreat kepala daerah di Balai Kota Malang, Jumat (28/02/2025) malam. Prosesi penyambutan yang dikemas dengan lantunan Salawat dan Hadrah, itu diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang. Dalam prosesi penyambutan itu, Wali Kota Wahyu datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dengan didampingi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, diberi surprise penyambutan sepulang mengikuti retreat kepala daerah di Balai Kota Malang, Jumat (28/02/2025) malam. Prosesi penyambutan yang dikemas dengan lantunan Salawat dan Hadrah, itu diikuti sejumlah pejabat di lingkungan Pemkot Malang.</p>



<p>Dalam prosesi penyambutan itu, Wali Kota Wahyu datang dengan mengenakan kemeja kotak-kotak dengan didampingi istri dan Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Berikutnya, secara bergantian sejumlah pejabat memberikan ucapan selamat seraya menuju ke lokasi yang sudah disiapkan.</p>



<p>Mengawali sambutannya, Wali Kota Wahyu menyampaikan permohonan maaf karena adanya acara penyambutan. Itu karena, dari awal dirinya tidak berkenan, dengan pertimbangan waktu yang malam dan bakal merepotkan. Namun ternyata, ada pertimbangan lain.</p>



<p>&#8220;Menjadi hal yang bahagia, melihat penyambutan ini. Saya sebenarnya sudah sampaikan, untuk tidak perlu adanya penyambutan. Namun, Pak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang telah mengkonfirmasi jika persiapan penyambutan sudah disiapkan dengan mengundang seluruh elemen masyarakat. Bahkan, Pemkot Malang harus menyambut lebih awal, sebelum Pak Wali disambut lebih dahulu oleh warga. Makanya, saya terima kasih dan mohon maaf telah merepotkan,&#8221; kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Ditambahkannya, di momen ini dirinya juga meminta maaf, jika suaranya agak sedikit beda. Itu karena, kondisi kesehatannya yang sedang flu.</p>



<p>&#8220;Saya kurang enak badan, karena rangkaian kegiatan yang padat selama di sana (Akmil Magelang, red). Apalagi, memang menguras fisik dan tenaga akhir-akhir ini,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Di momen yang sama, Wali Kota Wahyu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wawali Kota Malang. Mengingat, selama dirinya mengikuti retreat, Wawali juga menggantikan kegiatannya di Pemkot Malang.</p>



<p>Seiring dengan kepulangannya usia mengikuti retreat, mantan Sekda Kabupaten Malang, itu juga berharap agar seluruh masyarakat Kota Malang, bisa menerima dirinya dan Wawali. Termasuk, melepaskan perbedaan yang sebelumnya terpisah karena pelaksanaan Pilkada.</p>



<p>&#8220;Saya berharap bahwa saya dengan Pak Wawali bisa diterima dengan tangan terbuka oleh seluruh masyarakat Kota Malang. Untuk itu, saya sampaikan tinggalkan semua perbedaan dan kita wujudkan kehidupan yang lebih baik. <strong>(pro/cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219747</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penikaman Tetangga Sepulang Ibadah di Probolinggo Bermotif Dendam</title>
		<link>https://memontum.com/penikaman-tetangga-sepulang-ibadah-di-probolinggo-bermotif-dendam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Oct 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bermotif]]></category>
		<category><![CDATA[dendam]]></category>
		<category><![CDATA[ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[penikaman]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sepulang]]></category>
		<category><![CDATA[tetangga,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199542</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Penikaman seorang tetangga hingga mati yang terjadi di Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Senin (09/10/2023) malam, dalam pemeriksaan diketahui bermotif dendam. Adapun alibi yang disampaikan pelaku dalam pemeriksaan awal, yaitu mengatakan karena ada unsur dugaan perkosaan terhadap keluarga pelaku. Kanitreskrim Polsek Banyuanyar, Aipda Andre Okta, mengatakan bahwa kejadian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Penikaman seorang tetangga hingga mati yang terjadi di Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Senin (09/10/2023) malam, dalam pemeriksaan diketahui bermotif dendam. Adapun alibi yang disampaikan pelaku dalam pemeriksaan awal, yaitu mengatakan karena ada unsur dugaan perkosaan terhadap keluarga pelaku.</p>



<p>Kanitreskrim Polsek Banyuanyar, Aipda Andre Okta, mengatakan bahwa kejadian itu berlangsung setelah pelaku mendengar kejadian dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh korban. Karenanya, saat pelaku melihat korban melintas seorang diri di pekarangan rumahnya malam itu, spontan langsung melakukan penikaman kepada korban.</p>



<p>&#8220;Setelah menikam korban, pelaku kemudian lantas menyerahkan diri ke Polsek Banyuanyar dengan diantar orang tua dan warga. Saat ini, pelaku sudah kami amankan dan masih kami periksa dan mintai keterangan lanjutan,&#8221; kata Andre saat dikonfirmasi, Selasa (10/10/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Terkait dugaan perkosaan, dirinya menambahkan, berlangsung sekitar seminggu sebelum kejadian berdarah kemarin malam. Menurut keterangan tersangka, kejadian itu hanya diceritakan kepada dirinya. Karena dendam itulah, kemudian melakukan perbuatan penikaman.</p>



<p>&#8220;Tersangka mengaku, bahwa dugaan itu hanya diceritakan kepadanya,&#8221; paparnya.</p>



<p>Lebih lanjut Andre mengatakan, korban sendiri saat usai ditikam, sempat dievakuasi ke klinik Nurizma Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar. Hanya saja, sebelum dilakukan pertolongan medis, korban sudah meninggal dunia dan diduga karena terlalu banyak mengeluarkan darah akibat tusukan pelaku. &#8220;Untuk ayah pelaku sendiri, memang tidak tahu jika penganiayaan hingga meninggal yang dilakukan oleh anaknya, ini lantaran sakit hati setelah ada dugaan perkosaan. Ayahnya baru tahu, saat menyerahkan anaknya ke Polsek Banyuanyar,&#8221; terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Kamar Mayat RSUD Waluyojati Kraksaan Mujino mengatakan, pada tubuh korban terdapat sekitar tujuh bekas tusukan di bagian dada, kepala dan punggung korban. &#8220;Ada sekitar tujuh luka yang ada di tubuh korban. Luka itu bekas tusukan atau tikaman bukan bekas tebasan atau sayatan,&#8221; katanya.</p>



<p>Seperti diberitakan sebelumnya, Torawi (59) warga Dusun Pendo, Desa Liprak Kidul, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, meninggal dunia setelah ditikam tetangganya sendiri dengan pisau. Peristiwa yang berlangsung saat korban sepulang menjalankan ibadah itu, diketahui dilakukan oleh Holili Abdianto (23), pada Senin (09/10/2023) malam. <strong>(nun/pix/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199542</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
