<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>serukan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/serukan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Aug 2025 11:07:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>serukan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sambut HUT RI, Sekda Lumajang Serukan Semangat Persatuan dan Nasionalisme</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-hut-ri-sekda-lumajang-serukan-semangat-persatuan-dan-nasionalisme</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[nasionalisme,]]></category>
		<category><![CDATA[persatuan]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=224609</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menyerukan semangat persatuan dan nasionalisme kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat. Seruan ini disampaikan, dalam Upacara Bendera yang berlangsung di Halaman Kantor Pemkab Lumajang, Senin (04/08/2025) tadi. Dalam amanatnya, Sekda Agus mengajak seluruh lapisan masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menyerukan semangat persatuan dan nasionalisme kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat. Seruan ini disampaikan, dalam Upacara Bendera yang berlangsung di Halaman Kantor Pemkab Lumajang, Senin (04/08/2025) tadi.</p>



<p>Dalam amanatnya, Sekda Agus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan, mulai dari mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah masing-masing hingga menghias lingkungan dengan nuansa merah putih. “Semangat kebangsaan itu tidak hanya hidup dalam upacara, tetapi juga tumbuh dari partisipasi kecil yang dilakukan bersama-sama, dari tingkat RT hingga kabupaten. Ini adalah bentuk kecintaan kita terhadap Tanah Air,” kata Sekda Agus Triyono.</p>



<p>Dirinya menekankan, bahwa peringatan HUT RI menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong dan cinta Tanah Air. Menurutnya, kegiatan bersih lingkungan, menghias kampung dan menyelenggarakan lomba rakyat merupakan cerminan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Mari kita rawat semangat persatuan dengan cara yang sederhana, namun bermakna. Melalui kolaborasi antar warga, kita bangun lingkungan yang tidak hanya bersih secara fisik, tetapi juga kuat dalam rasa kebangsaan,” imbuhnya.</p>



<p>Sekda Agus juga menekankan, pentingnya ASN sebagai teladan di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga kedisiplinan dan menjunjung tinggi nilai-nilai keindonesiaan. “Kibarkan Bendera Merah Putih di rumah kita. Jadikan lingkungan sekitar sebagai ruang tumbuhnya semangat kemerdekaan. Ini adalah bentuk penghormatan kita kepada para pejuang yang telah mengorbankan segalanya untuk negeri ini,” ucapnya.</p>



<p>Sekedar Agus juga mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk tetap menjaga keharmonisan sosial dan tidak mudah terbawa arus informasi yang tidak membangun, khususnya di era digital saat ini. “Menjadi bagian dari bangsa besar ini berarti menjaga keutuhan dan kehormatan simbol-simbol negara. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif yang memperkuat persaudaraan,” tambahnya.</p>



<p>Sekda Agus berharap, peringatan HUT ke-80 RI menjadi pengingat bersama, bahwa kemerdekaan adalah warisan yang harus terus dijaga melalui tindakan nyata, bukan hanya seremoni. “Semoga Lumajang terus menjadi daerah yang damai, guyub dan penuh semangat nasionalisme,” imbuhnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">224609</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ending Plastic Pollution, Bupati Lumajang Serukan Hentikan Penggunaan Plastik Sekali Pakai</title>
		<link>https://memontum.com/ending-plastic-pollution-bupati-lumajang-serukan-hentikan-penggunaan-plastik-sekali-pakai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 04:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ending]]></category>
		<category><![CDATA[hentikan]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan]]></category>
		<category><![CDATA[plastic]]></category>
		<category><![CDATA[plastik]]></category>
		<category><![CDATA[pollution]]></category>
		<category><![CDATA[sekali]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222719</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyerukan komitmen bersama untuk menghentikan produksi dan penggunaan plastik sekali pakai, terutama di daerah aliran sungai dan lingkungan padat penduduk. Seruan itu disampaikan, saat Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Halaman Menara Air Tirtamahameru, Kamis (05/06/2025) tadi. Mengusung tema global &#8216;Ending Plastic Pollution&#8217; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyerukan komitmen bersama untuk menghentikan produksi dan penggunaan plastik sekali pakai, terutama di daerah aliran sungai dan lingkungan padat penduduk. Seruan itu disampaikan, saat Apel Peringatan Hari Lingkungan Hidup di Halaman Menara Air Tirtamahameru, Kamis (05/06/2025) tadi.</p>



<p>Mengusung tema global &#8216;Ending Plastic Pollution&#8217; atau &#8216;Mengakhiri Polusi Plastik&#8217;, kegiatan ini menandai semangat kolektif Kabupaten Lumajang, dalam menyelamatkan masa depan lingkungan melalui aksi nyata. Salah satunya, dengan menanam pohon bersama masyarakat dari berbagai elemen.</p>



<p>“Hari Lingkungan Hidup ini bukan hanya seremoni, tapi refleksi dan aksi. Kita harus bergerak bersama untuk mengurangi polusi plastik. Mudah-mudahan penggunaannya semakin menurun, dan kesadaran masyarakat semakin meningkat,” kata Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang.</p>



<p>Lebih dari sekadar seruan simbolik, Bunda Indah menekankan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bentuk sedekah untuk generasi mendatang. “Menanam pohon itu sedekah oksigen. Satu pohon saja bisa menghasilkan oksigen bagi dua orang. Bayangkan jika kita tanam seribu pohon. Ini investasi kehidupan,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai tindak lanjut kampanye lingkungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga membagikan 1.000 besek bambu ramah lingkungan kepada 15 takmir masjid. Besek ini digunakan untuk menggantikan plastik saat perayaan Idul Adha yang jatuh pada 6 Juni 2025.</p>



<p>Plh Kepala DLH Lumajang, Agus Rohman Rozaq, menjelaskan bahwa peringatan tahun ini tidak berhenti pada simbolisasi, tapi dilanjutkan dengan kegiatan edukatif dan restoratif. “Kami menggelar talkshow interaktif di Radio Suara Lumajang, serta penanaman bibit pohon pule di kawasan wisata alam Pemandian Selokambang. Ini bagian dari edukasi sekaligus pemulihan lingkungan,” ujarnya.</p>



<p>Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Lumajang tahun ini, menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun budaya sadar lingkungan. Dari edukasi media, distribusi bahan alternatif, hingga penanaman pohon, semua diarahkan untuk satu tujuan, yaitu bumi yang lebih bersih dan masa depan yang lebih hijau.</p>



<p>Bupati Lumajang pun mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar, tokoh agama, hingga pelaku usaha, untuk terlibat aktif dalam menjaga lingkungan. “Mari kita mulai dari hal kecil, dari rumah kita, dari cara kita memilih bahan, hingga bagaimana kita membuang sampah. Setiap tindakan kecil akan berdampak besar bagi masa depan,” terangnya. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222719</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringatan Hardiknas 2025, Bupati Situbondo Serukan Penghapusan Label Negatif untuk Siswa</title>
		<link>https://memontum.com/peringatan-hardiknas-2025-bupati-situbondo-serukan-penghapusan-label-negatif-untuk-siswa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 May 2025 04:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[hardiknas]]></category>
		<category><![CDATA[negatif,]]></category>
		<category><![CDATA[penghapusan]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=221672</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Alun-alun Situbondo, Jumat (02/05/2025) tadi. Pelaksanaan yang dipimpin langsung Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayoga, mengambil tema &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua&#8217;. Dalam momen itu, Bupati Rio menyerukan penghapusan terhadap praktik pelabelan negatif terhadap siswa dalam lingkungan pendidikan. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Situbondo menggelar upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di Alun-alun Situbondo, Jumat (02/05/2025) tadi. Pelaksanaan yang dipimpin langsung Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayoga, mengambil tema &#8216;Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua&#8217;.</p>



<p>Dalam momen itu, Bupati Rio menyerukan penghapusan terhadap praktik pelabelan negatif terhadap siswa dalam lingkungan pendidikan. “Saya meminta kepada para guru untuk menghentikan kebiasaan mengelompokkan siswa berdasarkan label, seperti label cerdas, nakal dan atau goblok,” tegas Bupati Situbondo.</p>



<p>Sebab, sambung Mas Rio-sapaan Bupati Situbondo, pelabelan itu akan berakibat pada psikologi siswa dan siswi. Di mana, seseorang akan merasa tidak mampu atau kurang berharga dibandingkan dengan orang lain.</p>



<p>&#8220;Dalam istilah psikologi disebut inferiority complex atau kompleks inferioritas,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Mas Rio juga mengatakan akan pentingnya kesetaraan dalam dunia pendidikan, tanpa memandang latar belakang sosial, ekonomi atau etnis. &#8220;Dunia Pendidikan tidak harus memandang dari mana kamu berasal, seperti apa dirimu, engkau kaya atau miskin, engkau Madura, Jawa, Batak, Sunda atau yang lainnya. Semua harus sama,&#8221; terangnya.</p>



<p>Untuk itu, Mas Rio juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk menghentikan pemberian label yang dapat merugikan masa depan siswa dan siswi. &#8220;Saya mohon dengan sangat, pendidikan di Situbondo sudah tidak ada lagi atribut atau stigmatisasi yang sering dilakukan oleh guru kepada murid- muridnya,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Masih menurut Mas Rio, pendidikan harus memberi ruang bagi siswa dan siswi untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Termasuk, bagi mereka yang memiliki bakat di luar pelajaran akademik. “Bagi mereka yang sangat mengidam-idamkan atau bisa mendefinisikan dirinya seorang atlet, maka jangan dipaksa untuk belajar pelajaran reguler lainnya. Kasih kesempatan mereka untuk berkembang,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dalam serangkaian peringatan itu, Bupati Rio juga melaunching 5 Hari Sekolah jenjang TK, SD dan SMP tahun pelajaran 2025-2026. <strong>(her/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221672</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mas Dhito Serukan Semangat Sinergitas untuk Kabupaten Kediri Bebas dari Kemiskinan Ekstrem.</title>
		<link>https://memontum.com/mas-dhito-serukan-semangat-sinergitas-untuk-kabupaten-kediri-bebas-dari-kemiskinan-ekstrem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220614</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-1221, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi untuk dapat mengulang kembali sejarah kejayaan dan mewujudkan Kabupaten Kediri yang bebas dari kemiskinan ekstrem. Diungkapkan Mas Dhito-sapaan akrabnya Bupati Kediri, bahwa Kabupaten Kediri merupakan kabupaten yang kaya sejarah dan budaya. Sejarah mencatat, Kabupaten Kediri pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-1221, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi untuk dapat mengulang kembali sejarah kejayaan dan mewujudkan Kabupaten Kediri yang bebas dari kemiskinan ekstrem.</p>



<p>Diungkapkan Mas Dhito-sapaan akrabnya Bupati Kediri, bahwa Kabupaten Kediri merupakan kabupaten yang kaya sejarah dan budaya. Sejarah mencatat, Kabupaten Kediri pada masa kerajaan Kediri pernah mengalami kejayaan, terutama saat era Sri Aji Joyoboyo.</p>



<p>&#8220;Untuk mengulang kembali era keemasan tersebut, tentu membutuhkan effort, tenaga dan kerja sama yang luar biasa,&#8221; kata Mas Dhito, saat prosesi Hari Jadi Kabupaten Kediri Ke-1221 di Pendopo Panjalu Jayati, Selasa (25/03/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Semangat itu, tambahnya, relevan dengan tema Hari Jadi &#8216;Bersinergi dalam Bhinneka, Membangun Kediri Berbudaya&#8217;. Tema itu, mengajarkan bahwa kemajuan Kabupaten Kediri tidak bisa dicapai oleh satu pihak, melainkan butuh sinergitas dari berbagai pihak.</p>



<p>Mas Dhito pun menekankan, menjadi fokus pemerintahannya lima tahun ke depan, yakni menghapus kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kediri.</p>



<p>Untuk menghapus kemiskinan di Kabupaten Kediri, Mas Dhito kembali menekankan perlunya kerja sama antar pihak dan dukungan masyarakat. &#8220;Semoga di tahun 2028 atau 2029, kado bagi masyarakat kabupaten ini adalah kita sudah tidak punya lagi warga yang masuk kategori miskin ektrem,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Dhito juga mengajak semua pihak menjadikan peringatan Hari Jadi sebagai motivasi untuk menjadikan Kabupaten Kediri, ke depan yang lebih maju, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220614</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Massa Paslon Fren Meriahkan Gowes, Serukan Pilih Nomor 2 untuk Kota Kediri Lebih Baik</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-massa-paslon-fren-meriahkan-gowes-serukan-pilih-nomor-2-untuk-kota-kediri-lebih-baik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Nov 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Gowes]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[meriahkan]]></category>
		<category><![CDATA[paslon]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=216827</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Kediri &#8211; Ratusan massa pendukung dan relawan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Ferry Silviana Feronica (Bunda Fey) dan Regina Nadya Suwono (Fren), memadati Taman Memorial Park di Jalan PK Bangsa, Sabtu (23/11/2024) tadi. Sejumlah massa tersebut berkumpul, untuk melaksanakan kegiatan bertajuk &#8216;Gowes bersama Fren&#8217;, guna menggalang dukungan pemenangan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Kediri</strong> &#8211; Ratusan massa pendukung dan relawan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri, Ferry Silviana Feronica (Bunda Fey) dan Regina Nadya Suwono (Fren), memadati Taman Memorial Park di Jalan PK Bangsa, Sabtu (23/11/2024) tadi. Sejumlah massa tersebut berkumpul, untuk melaksanakan kegiatan bertajuk &#8216;Gowes bersama Fren&#8217;, guna menggalang dukungan pemenangan menjelang Pilkada Kota Kediri, 27 November mendatang.</p>



<p>Acara yang dimulai pukul 05.30 WIB itu, diawali dengan sambutan dari Bunda Fey. Dalam momen itu, dirinya mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih warga dalam Pilkada. &#8220;Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kediri untuk datang ke TPS pada 27 November. Jangan Golput, karena setiap suara sangat berarti. Tentunya, pilih nomor 2 untuk masa depan Kediri yang lebih baik,&#8221; kata Bunda Fey.</p>



<p>Calon Wakil Wali Kota, Regina Nadya Suwono, yang turut hadir juga menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan menjaga integritas Pemilu. &#8220;Kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Kami berharap masyarakat hadir di TPS, guna memilih dengan bijak dan ikut mengawal agar Pemilu berjalan jujur dan adil. Kami berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan. Jangan lupa, pilih nomor 2,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam Gowes bersama Fren ini, menempuh rute melewati beberapa jalan utama Kota Kediri. Seperti Jalan PK Bangsa, Erlangga, Hayam Wuruk dan Jalan Dhoho, sebelum kemudian berakhir di Hutan Kota Joyoboyo. Sementara sejumlah massa pendukung, mengenakan pakaian bernuansa putih, sebagai simbol persatuan dan sportivitas.</p>



<p>Selain menjadi ajang olah raga, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara tim pendukung Paslon Fren dan masyarakat umum. &#8220;Kegiatan ini adalah wujud kampanye sehat dan persatuan. Kami ingin menunjukkan bahwa demokrasi dapat dijalankan dengan sportif dan berintegritas,&#8221; ungkap salah satu panitia acara.</p>



<p>Melalui acara ini, Paslon Fren juga menyampaikan pesan penting mengenai perlunya menjaga integritas demokrasi di Kota Kediri. Mereka berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Pemilu yang damai dan transparan.</p>



<p>Dengan semangat kebersamaan yang terlihat di acara ini, Paslon nomor 2 Pilkada Kota Kediri optimistis akan mendapatkan dukungan luas dari warga Kediri untuk mewujudkan masa depan kota yang lebih baik. <strong>(pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">216827</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pj Wali Kota Malang Serukan Sinergitas dalam Peringatan Hari Jadi Ke-79 Provinsi Jawa Timur</title>
		<link>https://memontum.com/pj-wali-kota-malang-serukan-sinergitas-dalam-peringatan-hari-jadi-ke-79-provinsi-jawa-timur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Oct 2024 05:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[provinsi]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215291</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam Peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur, di Halaman Balai Kota Malang, Sabtu (12/10/2024) tadi. Pada peringatan itu, diawali dengan pembacaan sejarah pemerintah Provinsi Jawa Timur oleh Kabag Pemerintahan, Yuyun Nanik Ekowati. Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam Peringatan Hari Jadi ke-79 Provinsi Jawa Timur, di Halaman Balai Kota Malang, Sabtu (12/10/2024) tadi. Pada peringatan itu, diawali dengan pembacaan sejarah pemerintah Provinsi Jawa Timur oleh Kabag Pemerintahan, Yuyun Nanik Ekowati.</p>



<p>Pria yang menduduki kursi N1 di Kota Malang itu, membacakan sambutan dari Pj Gubernur Jawa Timur, yang menyampaikan pentingnya memanfaatkan posisi strategis Jawa Timur sebagai Gerbang Nusantara Baru dan lumbung pangan Nasional. Dengan tema Jawa Timur Bersatu Bersama Untuk Maju, Iwan mengajak masyarakat untuk berkolaborasi memajukan Jawa Timur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Saat ini Pemprov Jatim telah menjadi salah satu provinsi terdepan yang berhasil menjalankan tata pemerintahan dengan baik dengan berbagai prestasi tingkat nasional dan internasional juga telah berhasil diraih. Untuk itu, kedepannya Kota Malang juga akan terus mendukung langkah gerak Pemrov Jatim. Kami siap memberikan dukungan dan kontribusi untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi tersebut,” kata Pj Wali Kota Iwan.</p>



<p>Fokus utama yang saat ini menjadi perhatiannya, yakni menyukseskan gelaran Pilkada Serentak Kota Malang 2024 mendatang. Menurutnya, itu juga sejalan dengan pesan Pj Gubernur Jatim yang penting menjaga sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan TNI, Polri, KPU, Bawaslu, serta masyarakat dalam mengawal transisi kepemimpinan daerah saat ini.</p>



<p>“Kami berharap Kota Malang dapat melaksanakan Pilkada dengan aman, damai dan kondusif sesuai harapan Bapak Pj Gubernur Jawa Timur. Dengan demikian sinergitas tersebut juga harus kita jaga bersama,” imbuh Iwan. <strong>(pro/rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215291</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa Kota Malang Serukan Darurat Demokrasi, Kecam DPR RI Atas Rencana Keputusan Kontroversial</title>
		<link>https://memontum.com/mahasiswa-kota-malang-serukan-darurat-demokrasi-kecam-dpr-ri-atas-rencana-keputusan-kontroversial</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Aug 2024 07:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[kontroversial]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[rencana]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213260</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sejumlah mahasiswa di Kota Malang, serukan aksi Darurat Demokrasi, di depan Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (22/08/2024) tadi. Aksi tersebut digelar, sebagai bentuk protes terhadap tindakan DPR RI yang dianggap telah mencederai konstitusi dan merusak demokrasi di Indonesia. Korlap Aksi, Rembo, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan respons terhadap keputusan DPR RI [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Sejumlah mahasiswa di Kota Malang, serukan aksi Darurat Demokrasi, di depan Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (22/08/2024) tadi. Aksi tersebut digelar, sebagai bentuk protes terhadap tindakan DPR RI yang dianggap telah mencederai konstitusi dan merusak demokrasi di Indonesia.</p>



<p>Korlap Aksi, Rembo, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan respons terhadap keputusan DPR RI yang menganulir putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 60 dan Nomor 70. Keputusan tersebut, berkaitan dengan aturan batas usia dalam pencalonan presiden dan wakil presiden, yang mereka pandang sebagai upaya untuk melanggengkan kekuasaan oligarki.</p>



<p>&#8220;Pada hari ini, kami sangat menyayangkan tindakan yang telah dilakukan oleh DPR RI, yang menganulir putusan MK mengenai batas usia. Artinya, DPR telah menunjukkan tabiatnya untuk menjegal konstitusi dan mencabik-cabik demokrasi yang ada di Indonesia,&#8221; kata Rembo.</p>



<p>Meskipun sidang paripurna di DPR RI ditunda, ujarnya, para mahasiswa menegaskan bahwa aksi mereka tidak akan berhenti. Sebab, demokrasi menurutnya tetap tercabik-cabik dan akan terus melawan mulai hari ini, besok, hingga lusa.</p>



<p>“Walaupun sidang paripurna ditunda, perlawanan di Malang tidak akan pernah mati. Besok akan ada gelombang yang lebih besar lagi. Kami berharap, mahasiswa, elemen masyarakat dan teman-teman wartawan bisa bersama-sama dalam misi yang sama demi demokrasi Indonesia,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rembo juga menyoroti, bahwa DPR saat ini lebih memprioritaskan kepentingan mereka sendiri ketimbang masyarakat yang seharusnya mereka wakili. DPR telah jelas menghabisi demokrasi, melangkahi konstitusi dan melanggengkan kekuasaan oligarki.</p>



<p>“Apabila dahulu pernah ada aksi reformasi dikorupsi, mungkin hari ini bukan dikorupsi lagi tapi dihabisi. Itu sangat terlihat, bagaimana putusan MK keluar dalam hitungan jam terjadi rapat yang akan membahas terkait hal ini,” terangnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, yang menemui para aksi unjuk rasa menyampaikan bahwa para wakil rakyat Kota Malang, selalu siap mendengarkan aspirasi masyarakat. Baik aspirasi yang pro atau kontra, wajib untuk didengarkan dan akan disampaikan ke pusat, bahwa ini yang terjadi di Kota Malang.</p>



<p>“Intinya, keputusan MK sekarang ini menjadi dilematis pada masyarakat kita. Ada kesan, bahwa MK dibenturkan dan masyarakat tidak mau terhadap itu. Itu yang tadi kita tangkap, jangan campurkan apa yang menjadi kewenangan MA. MK itu adalah hal yang berbeda. Lembaga tersebut dibentuk tentu ada tugasnya masing-masing,” jelas Made.</p>



<p>Saat disinggung mengenai rencana massa aksi yang akan lebih besar, Made mengatakan bahwa DPRD Kota Malang tidak bisa melarang ataupun mendukung. Hanya siap menampung aspirasinya. “Mau tidak mau, itulah yang akan terjadi. Tapi saya minta agar hormati juga agenda penting kenegaraan yang sudah sangat sesuai dengan konstitusi,” imbuh Made. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213260</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerakan Bersama Bersihkan Sungai Bedudung, Bupati Jember Serukan Jaga Kebersihan Sungai</title>
		<link>https://memontum.com/gerakan-bersama-bersihkan-sungai-bedudung-bupati-jember-serukan-jaga-kebersihan-sungai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bedudung,]]></category>
		<category><![CDATA[bersama]]></category>
		<category><![CDATA[bersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[kebersihan]]></category>
		<category><![CDATA[serukan]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212058</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember, Muhammad Balya Firjaun Barlaman, menyerukan kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan sungai. Seruan ini disampaikannya, di sela-sela Gerakan bersama membersihkan Sungai Bedadung, Kaliwates Jember, Sabtu (20/07/2024) tadi. “Saya Bupati Jember dan Gus Firjaun, Wakil Bupati Jember, menyerukan kepada seluruh masyarakat Jember, ayo jaga sungai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember, Muhammad Balya Firjaun Barlaman, menyerukan kepada seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan sungai. Seruan ini disampaikannya, di sela-sela Gerakan bersama membersihkan Sungai Bedadung, Kaliwates Jember, Sabtu (20/07/2024) tadi.</p>



<p>“Saya Bupati Jember dan Gus Firjaun, Wakil Bupati Jember, menyerukan kepada seluruh masyarakat Jember, ayo jaga sungai kita. Jangan membuang sampah ke sungai. Sungai bukan tempat sampah. Sungai adalah sumber kehidupan,” kata Bupati Hendy kepada peserta gerakan bersama.</p>



<p>Gerakan bersama bersih-bersih sungai ini, digelar untuk menyemarakkan Hari Sungai Nasional 2024. Dua orang pemimpin tertinggi Kabupaten Jember, ini pun bersama warga memegang sejumlah kertas seruan. Diantaranya bertuliskan &#8216;Ayo Jaga dan Selamatkan Sungai Kita&#8217;, &#8216;Jangan Racuni Ikan dengan Sampahmu&#8217;, &#8216;Jangan Buang Sampah ke Sungai&#8217;.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dalam kesempatan itu, Bupati Hendy juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, yang selama ini telah peduli terhadap kebersihan sungai. Dirinya menyampaikan berbagai manfaat lain dari sungai untuk kehidupan manusia. Diantaranya, sungai sebagai penampung air hujan yang menjaga lingkungan agar tidak terkena banjir. Sungai juga dapan menjadi sumber mata air dan sumber kehidupan bagi para petani.</p>



<p>“Manfaat sungai banyak sekali. Jadi, ayo bersama-sama jaga kebersihan sungai,” ujar Bupati Hendy.</p>



<p>Dalam rangkaian pelaksanaan itu, tidak ketinggalan Bupati dan Wabup Jember juga melepas bibit Ikan Lele ke Sungai Bedadung. Termasuk, menanam pohon di sepanjang bantaran sungai. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212058</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
