<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Shofiyah Nur Yustina &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/shofiyah-nur-yustina/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jan 2019 08:42:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Shofiyah Nur Yustina &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Shofiyah Nur Yustina, Karateka UMM Siap Berlaga di Italia</title>
		<link>https://memontum.com/shofiyah-nur-yustina-karateka-umm-siap-berlaga-di-italia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jan 2019 08:42:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Karateka UMM Siap Berlaga di Italia]]></category>
		<category><![CDATA[Shofiyah Nur Yustina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=74820</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;Menjadi kebanggaan tersendiri bagi Shofiyah Nur Yustina, mahasiswi Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang akan berlaga dalam ajang International Cup 2019 yang diadakan Shotokan Karate-Do International Federation (SKIF) di Italia, Kamis (24/1/2019). Shofi, sapaan akrabnya, akan menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam ajang Karate bergengsi tingkat dunia. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;</strong>Menjadi kebanggaan tersendiri bagi Shofiyah Nur Yustina, mahasiswi Prodi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang akan berlaga dalam ajang International Cup 2019 yang diadakan Shotokan Karate-Do International Federation (SKIF) di Italia, Kamis (24/1/2019).</p>
<p>Shofi, sapaan akrabnya, akan menjadi salah satu delegasi Indonesia dalam ajang Karate bergengsi tingkat dunia. Shofi menceritakan, dalam masa persiapan, waktu menjadi tantangan tersendiri baginya. Karena proses latihannya bersamaan dengan pelaksanaan ujian akhir semester (UAS). Bahkan tantangannya, perhelatan diikuti 12 negara, seperti Belanda, Jepang, dan lainnya, termasuk tuan rumah Italia bakal jadi lawan terberatnya.</p>
<p>Menurutnya, setiap proses harus dinikmati. Tidak hanya di karate, apapun kegiatannya. Selama tiga bulan, Shofi berlatih secara intens menaikkan grade dan teknik-teknik karatenya, hingga harus menjalani pemusatan latihan (training center). Harapannya, segala persiapan yang telah dilakukan dapat mendapatkan hasil terbaik dan membawa nama Indonesia dan UMM harum di kancah internasional.</p>
<p>Sebelumnya, saat duduk di bangku kelas 3 SMA, Shofi pernah mengikuti kompetisi serupa dan bertanding di kelas Junior. Karena saat itu Shofi baru 17 tahun. “Sekarang persiapannya lebih berat, karena saya sekarang masuk ke kelas senior. Jadi lawannya adalah atlet-atlet nasional masing-masing negara,” ungkapnya. Disinggung tentang kematangan persiapan dirinya, Shofi menjawab sudah siap seratus persen. “Haqqul Yaqin insyallah, harus menang,” optimis Shofi. (rhd/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74820</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Shofiyah Nur Yustina, Langganan Jawara Karate, 2019 Targetkan Emas di SKIF Itali</title>
		<link>https://memontum.com/shofiyah-nur-yustina-langganan-jawara-karate-2019-targetkan-emas-di-skif-itali</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Oct 2018 12:03:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Langganan Jawara Karate]]></category>
		<category><![CDATA[Shofiyah Nur Yustina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=60206</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang&#8212;-Bagi Shofiyah Nur Yustina, mahasiswi prodi Manajemen angkatan 2018 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), karate sudah menjadi bagian hidupnya. Semenjak iseng ikut-ikutan belajar karate di bangku kelas 4 SD, kemudian menginjak kelas 5 SD, dara yang akrab disapa Shofi ini menjadi langganan jawara dalam beberapa kejuaraan karate. Pun, ketika belum genap dua bulan berkuliah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang&#8212;-</strong>Bagi Shofiyah Nur Yustina, mahasiswi prodi Manajemen angkatan 2018 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), karate sudah menjadi bagian hidupnya. Semenjak iseng ikut-ikutan belajar karate di bangku kelas 4 SD, kemudian menginjak kelas 5 SD, dara yang akrab disapa Shofi ini menjadi langganan jawara dalam beberapa kejuaraan karate.</p>
<p>Pun, ketika belum genap dua bulan berkuliah di UMM, tiga medali prestasi kejuaraan karate dalam genggamannya. September lalu, Shofi menyabet dua medali emas di Anjuk Ladang Karateka dalam pertandingan Kata Perorangan, dan Bondowoso Ijen Championship pada kategori yang sama. Selain itu, Shofi juga menyabet medali perunggu di Bondowoso Ijen Championship dalam pertandingan Kumite Beregu.</p>
<p>Keinginan kuat Shofi ini didukung penuh oleh sang Ayah yang menginginkan anaknya menjadi wanita yang tangguh dan tahan banting. &#8220;Ayah selalu dukung saya. Kalau Ibu, tetap turut mendukung, tapi setiap kali tanding Ibu masih takut lihat saya cedera. Sebab dulu saya pernah kena tendang di kepala, hingga pernah kurang bisa mendengar sampai beberapa hari,” jelas Shofi.</p>
<p>Dalam mewujudkan cita-cita menjadi atlet Karate Internasional. Shofi kerap berlatih karate setiap hari selama tiga sampai empat jam. Namun ketika menjelang pertandingan, Shofi fokus mengikuti Training Camp yang dilaksanakan selama tiga bulan dan berlatih selama delapan sampai sembilan jam per hari. Kerja keras memang tak pernah mengkhianati hasil. Ketika duduk di bangku SMA, Shofi berhasil menyabet dua medali emas di kejuaraan internasional yang diselenggarakan Shotokan Karate-Do International Federation (SKIF), Itali. Saat ini Shofi masih mencari sponsor untuk kembali bertanding di SKIF pada bulan Januari 2019 mendatang. “Saya ingin bertanding kembali di SKIF, karena lawannya sekarang lebih menantang. Yaitu pemenang pelatnas dari berbagai negara,” jelas Shofi.</p>
<p>Dari karate, Shofi mengaku belajar bersyukur karena bisa diberi kesempatan juara dan berkeliling Jawa Timur, hingga ke Itali secara gratis. Selain itu, Shofi bisa mengenal diri sendiri dengan baik. Meskipun bercita-cita menjadi Atlet Karate Internasional, Shofi tidak meninggalkan kuliahnya dengan tetap giat belajar dan mengerjakan tugas yang diberi dosen.</p>
<p>“Saya jadi mengerti batasan kemampuan saya sampai di mana. Dan ternyata dengan berlatih keras saya bisa melampauinya. Jadi atlet di Indonesia tidak bisa menjamin masa depan, jadi harus mandiri. Pesan saya kepada teman-teman yang mengikuti kejuaraan olahraga, jangan cepat menyerah dan tetap harus bisa menyeimbangkan antara kejuaraan, kuliah, dan mengerjakan tugas,” tandas Shofi. (rhd/yan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">60206</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
