<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>siagakan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/siagakan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Mar 2026 16:13:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>siagakan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jaga Keselamatan Pemudik, Pemkab Lumajang Siagakan Dua Pos Pelayanan Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/jaga-keselamatan-pemudik-pemkab-lumajang-siagakan-dua-pos-pelayanan-kesehatan</link>
					<comments>https://memontum.com/jaga-keselamatan-pemudik-pemkab-lumajang-siagakan-dua-pos-pelayanan-kesehatan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[Pemudik]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231154</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Idul Fitri, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang mempertegas komitmennya dalam menjaga keselamatan pemudik melalui penguatan sistem siaga darurat berbasis titik rawan. Langkah tersebut, diwujudkan dengan menyiagakan dua pos pelayanan kesehatan (Posyankes) di lokasi strategis, yakni Terminal Minak Koncar dan kawasan pertigaan Jalan Lintas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Idul Fitri, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lumajang mempertegas komitmennya dalam menjaga keselamatan pemudik melalui penguatan sistem siaga darurat berbasis titik rawan. Langkah tersebut, diwujudkan dengan menyiagakan dua pos pelayanan kesehatan (Posyankes) di lokasi strategis, yakni Terminal Minak Koncar dan kawasan pertigaan Jalan Lintas Timur (JLT) sisi selatan.</p>



<p>Kedua titik ini, dikenal sebagai simpul krusial pergerakan kendaraan, dengan potensi kerawanan kecelakaan yang meningkat signifikan saat puncak arus mudik, terutama pada malam takbiran. Penempatan pos ini, bukan sekadar respons rutin tahunan, melainkan bagian dari strategi mitigasi risiko yang dirancang secara terukur dan berbasis kebutuhan lapangan. PMI berupaya memastikan, setiap potensi kedaruratan dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.</p>



<p>Wakil Sekretaris PMI Lumajang, Nurhadi Santoso, menegaskan bahwa kesiapsiagaan ini merupakan bentuk nyata pelayanan kemanusiaan yang adaptif terhadap dinamika arus mudik. “Kami menyiagakan personel dan ambulans mulai Jumat (13/3/2026) hingga H+7 Lebaran, dengan fokus pada percepatan penanganan jika terjadi insiden di lapangan,” ujarnya, Kamis (19/03/2026) tadi.</p>



<p>Di masing-masing pos, PMI menghadirkan layanan kesehatan yang komprehensif. Pemeriksaan tekanan darah bagi pengemudi, penyediaan obat-obatan untuk keluhan ringan, hingga penanganan awal kondisi darurat menjadi bagian dari layanan yang diberikan. Upaya ini dinilai krusial untuk menjaga kondisi fisik pemudik, terutama mereka yang menempuh perjalanan jarak jauh.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih dari itu, PMI juga menyiapkan skema evakuasi medis terintegrasi. Setiap kasus dengan tingkat keparahan tinggi akan segera dirujuk menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan terdekat, guna memastikan penanganan lanjutan berlangsung tanpa jeda waktu yang berisiko.</p>



<p>Dengan dukungan lima personel yang tersebar di dua titik, PMI menerapkan pola layanan situasional yang fleksibel. Penyesuaian dilakukan secara real-time mengikuti dinamika arus kendaraan, sehingga efektivitas respons tetap terjaga di tengah lonjakan mobilitas.</p>



<p>Penguatan sistem siaga ini sekaligus menegaskan posisi PMI sebagai garda terdepan dalam layanan kemanusiaan di ruang publik. Tidak hanya hadir saat bencana, PMI juga mengambil peran strategis dalam momentum sosial seperti mudik, di mana keselamatan menjadi kebutuhan kolektif.</p>



<p>Melalui langkah ini, PMI Lumajang tidak sekadar menyediakan layanan, tetapi juga membangun rasa aman bagi masyarakat. Sebuah upaya konkret untuk memastikan arus mudik Idulfitri berlangsung tertib, terkendali, dan minim risiko, di tengah harapan besar masyarakat untuk kembali ke kampung halaman dengan selamat. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jaga-keselamatan-pemudik-pemkab-lumajang-siagakan-dua-pos-pelayanan-kesehatan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231154</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinkes Kota Malang Siagakan 240 Tenaga Kesehatan Selama Arus Mudik Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/dinkes-kota-malang-siagakan-240-tenaga-kesehatan-selama-arus-mudik-lebaran</link>
					<comments>https://memontum.com/dinkes-kota-malang-siagakan-240-tenaga-kesehatan-selama-arus-mudik-lebaran#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[selama]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231140</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan Kota Malang, menyiagakan ratusan tenaga kesehatan untuk mendukung layanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Hal itu dikatakan Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif. Pria yang akrab disapa Husnul, itu menyampaikan bahwa total sebanyak 240 tenaga kesehatan akan diterjunkan di sejumlah posko yang tersebar di wilayah Kota Malang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan Kota Malang, menyiagakan ratusan tenaga kesehatan untuk mendukung layanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Hal itu dikatakan Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif.</p>



<p>Pria yang akrab disapa Husnul, itu menyampaikan bahwa total sebanyak 240 tenaga kesehatan akan diterjunkan di sejumlah posko yang tersebar di wilayah Kota Malang. “Untuk satu pos ada tiga tenaga kesehatan. Total ada empat pos, terdiri dari satu Pos Pelayanan (Posyan) dan tiga Pos Pengamanan (Pospam). Kalau dikalikan dua shift dan 10 hari, totalnya 240 tenaga kesehatan,” ujar Husnul, Kamis (19/03/2026) tadi.</p>



<p>Husnul menjelaskan, posko tersebut akan memberikan layanan kesehatan dasar hingga penanganan awal bagi pemudik. Di Pospam, tenaga kesehatan bersifat siaga dengan dukungan obat-obatan dan tenaga medis. Sementara di Posyan, disediakan layanan tambahan.</p>



<p>“Di posyan ada tambahan layanan, seperti vaksinasi dan akupresur, selain pemeriksaan dasar seperti tensi,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Husnul menegaskan, selama masa mudik Lebaran tidak diberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi tenaga kesehatan. Seluruh layanan tetap berjalan sesuai ketentuan.</p>



<p>“Untuk layanan kesehatan tidak ada WFA. Namun pada tanggal merah tetap tutup sesuai regulasi,” ucapnya.</p>



<p>Meski begitu, pelayanan di puskesmas tetap dibuka selama masa cuti bersama. Untuk layanan di rumah sakit, khususnya Instalasi Gawat Darurat (IGD), tetap beroperasi 24 jam.</p>



<p>“Puskesmas tetap buka saat cuti bersama. Kalau rumah sakit, terutama IGD, tetap buka 24 jam, termasuk saat hari libur,” tambahnya.</p>



<p>Husnul juga memastikan, pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan akan dirujuk sesuai prosedur, termasuk konsultasi dengan dokter spesialis melalui layanan IGD. &#8220;Harapannya selama periode Lebaran ini, pelayanan kesehatan di Kota Malang tetap optimal,&#8221; imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/dinkes-kota-malang-siagakan-240-tenaga-kesehatan-selama-arus-mudik-lebaran/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231140</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Harlah 1 Abad NU, Dinkes Kota Malang Siagakan 345 Nakes dan 33 Ambulans</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-harlah-1-abad-nu-dinkes-kota-malang-siagakan-345-nakes-dan-33-ambulans</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 08:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ambulans]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Harlah]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230014</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyiagakan 345 Tenaga Kesehatan (Nakes) dan 33 unit ambulans, guna mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026). Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menyiagakan 345 Tenaga Kesehatan (Nakes) dan 33 unit ambulans, guna mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana Kota Malang, pada Sabtu (07/02/2026) hingga Minggu (08/02/2026).</p>



<p>Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa kesiapan layanan kesehatan dilakukan melalui koordinasi lintas daerah di wilayah Malang Raya. Yakni dengan melibatkan Pemerintah Kota Batu dan Pemerintah Kabupaten Malang.</p>



<p>“Karena ini kegiatan besar berskala Malang Raya, kami berkoordinasi dengan Pemkot Batu dan Pemkab Malang. Total untuk Kota Malang kami siapkan 33 ambulans dan 345 tenaga kesehatan. Kabupaten Malang telah mendaftarkan 15 unit ambulans dengan 180 tenaga kesehatan, sedangkan Kota Batu mengonfirmasi 5 unit ambulans dan 60 tenaga kesehatan,&#8221; jelas Husnul, Kamis (05/02/2026) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa nantinya seluruh Nakes tersebut akan ditempatkan di titik-titik strategis sesuai arahan PWNU Jawa Timur. Salah satu fokus utama adalah 27 titik tempat transit jemaah, yang masing-masing akan dijaga oleh satu tim kesehatan dan satu ambulans.</p>



<p>“Setiap tim kesehatan terdiri dari tiga orang, yaitu satu dokter, satu paramedis dan satu pengemudi ambulans,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Untuk di dalam Stadion Gajayana, Dinkes Kota Malang menyiapkan lima tim kesehatan yang didukung fasilitas mini ICU. Mini ICU tersebut akan ditempatkan di ruang ganti A dan B stadion, dengan dukungan tenaga medis dari RS Saiful Anwar (RSSA), RST Soepraoen, serta RS Bhayangkara Kota Batu.</p>



<p>Sementara itu, pelayanan kesehatan di luar stadion akan diperkuat oleh pos-pos kesehatan yang telah disiapkan sebelumnya. Dinkes juga mendapat dukungan dari Asosiasi Rumah Sakit NU (ARSNU) Jawa Timur yang menurunkan 22 tim kesehatan untuk membackup pelayanan medis selama kegiatan berlangsung.</p>



<p>“Kami akan mulai siaga sejak Sabtu, 7 Februari 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 8 Februari 2026 pukul 16.00 WIB,” tambahnya.</p>



<p>Selain pos statis, Dinkes Kota Malang juga menyiapkan petugas kesehatan mobile, baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4). Sebanyak enam unit kendaraan roda dua disiagakan untuk menjangkau area-area yang tidak dapat dilalui ambulans.</p>



<p>“Untuk di dalam stadion juga akan ada tim mobile dari mini ICU, sehingga respons terhadap kondisi darurat bisa lebih cepat,” imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230014</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Banjir, Pemkot Malang Pasang Jalur Evakuasi dan Siagakan Posko Tanggap Bencana</title>
		<link>https://memontum.com/antisipasi-banjir-pemkot-malang-pasang-jalur-evakuasi-dan-siagakan-posko-tanggap-bencana</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2025 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Evakuasi]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[pasang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<category><![CDATA[tanggap]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228667</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemkot Malang memasang jalur evakuasi dan mendirikan posko tanggap bencana, di Jalan Sidomulyo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sebagai langkah antisipasi terjadinya banjir, Kamis (11/12/2025) tadi. Dalam pemasangan itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, melakukan peninjauan. Pria nomor satu di jajaran Pemkot Malang, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemkot Malang memasang jalur evakuasi dan mendirikan posko tanggap bencana, di Jalan Sidomulyo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sebagai langkah antisipasi terjadinya banjir, Kamis (11/12/2025) tadi. Dalam pemasangan itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang, melakukan peninjauan.</p>



<p>Pria nomor satu di jajaran Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari kejadian banjir pada 4 Desember 2025 lalu. Karenanya, akan diaktifkan posko siaga bencana 24 jam untuk mempercepat respons penanganan banjir.</p>



<p>“Posko ini kami dekatkan ke titik-titik rawan. Tim dari Polresta, Kodim, BPBD, PMI dan relawan semuanya siaga 24 jam,” kata Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Menurutnya, banjir sebelumnya dipicu intensitas hujan tinggi serta kendala sarana prasarana yang terhambat sedimentasi dan sampah. Pemkot pun telah melakukan kerja bakti massal di seluruh RT. Sementara Kecamatan Blimbing dan Lowokwaru, menjadi prioritas awal karena terdampak paling parah. Namun, Kecamatan Kedungkandang akan segera menyusul menjadi posko aktif.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Amprong ini ancamannya dari timur. Kalau wilayah atas hujan deras, otomatis turun ke Kota Malang. Karena itu posko Kedungkandang harus segera aktif,” tegasnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu memastikan, bahwa seluruh kecamatan tetap siaga penuh karena seluruh perangkat daerah, dari lini bawah, yakni Lurah, RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Linmas, sudah diperintahkan untuk bersiap. &#8220;Harapannya dengan adanya posko bencana ini, kita lebih cepat untuk menangani,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, memastikan pengamanan posko diperkuat personel berkemampuan khusus. “Ada tiga sit. Setiap sif delapan personel. Semua yang ditempatkan adalah anggota dengan latar belakang Brimob, jadi punya kemampuan SAR dan penyelamatan,” kata Kapolresta Nanang.</p>



<p>Sedangkan untuk jumlah posko, menurutnya bisa ditambah sesuai dengan kebutuhan situasi lapangan. Karenanya, saat ini ada empat posko yang disiapkan. “Tinggal berapa posko yang diperlukan, kami siap menambah,” imbuh Nanang. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228667</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KAI Daop 8 Surabaya Siagakan 111 Ribu Kursi untuk Nataru dan Layanan di Stasiun Malang Diperkuat</title>
		<link>https://memontum.com/kai-daop-8-surabaya-siagakan-111-ribu-kursi-untuk-nataru-dan-layanan-di-stasiun-malang-diperkuat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[diperkuat,]]></category>
		<category><![CDATA[layanan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Nataru]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=228537</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menetapkan kesiapan penuh menghadapi Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Masa angkutan berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan fokus penguatan layanan di Stasiun Malang yang menjadi salah satu titik padat penumpang. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menetapkan kesiapan penuh menghadapi Masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Masa angkutan berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dengan fokus penguatan layanan di Stasiun Malang yang menjadi salah satu titik padat penumpang.</p>



<p>Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan bahwa seluruh unsur operasional telah disiagakan secara menyeluruh demi memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman dan nyaman. “Masa libur panjang Nataru selalu menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga maupun berwisata. Keandalan transportasi publik menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran perjalanan,” ujar Luqman, Senin (08/12/2025) tadi.</p>



<p>Tahun ini, tambahnya, KAI Daop 8 menyediakan 6.184 tempat duduk per hari, atau 111.312 kursi selama masa Nataru untuk KA keberangkatan dari Stasiun Malang. Total, terdapat 13 kereta api, terdiri dari 12 KA reguler dan 1 KA tambahan yang akan melayani lonjakan mobilitas masyarakat.</p>



<p>&#8220;Guna memastikan kesiapan teknis, KAI bersama DJKA juga telah melakukan ramp check di Stasiun Malang, termasuk pemeriksaan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada sarana dan stasiun. Pengecekan jalur secara menyeluruh juga dilakukan oleh manajemen Daop 8 untuk memastikan prasarana siap menghadapi masa puncak perjalanan,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama periode Nataru, KAI Daop 8 juga menambah 7 Customer Service Mobile (CSM) dan 15 Relawan Railfans. Selain itu, Stasiun Malang akan menghadirkan berbagai aktivitas tematik bertema akhir tahun, mulai dari Merchandise for Kids, Fun Activity for Kids, hingga dekorasi khusus di area stasiun dan sejumlah rangkaian kereta.</p>



<p>Selain itu, untuk menjaga situasi tetap kondusif, KAI menambah 10 petugas pengamanan eksternal, yang terdiri dari, 6 personel garnisun, 2 personel TNI dan 2 personel Polri. Termasuk juga dilakukan patroli rutin, kolaborasi dengan kewilayahan setempat</p>



<p>&#8220;Bahkan juga dilakukan sidak serentak, serta pemantauan CCTV 24 jam dan disiagakan untuk memastikan keamanan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, KAI Daop 8 mengerahkan 5 petugas pemantauan di daerah khusus dan 4 petugas pemeriksa jalur yang berdinas di antara Stasiun Sengon hingga Stasiun Kesamben. Hal ini, untuk memastikan potensi gangguan perjalanan dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini.</p>



<p>Luqman menekankan, bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Dirinya juga mengimbau calon penumpang untuk memesan tiket sejak awal. &#8220;Kami memastikan layanan KAI Daop 8 siap mendukung masyarakat menikmati perjalanan akhir tahun dengan aman dan lancar. Untuk ketersediaan tiket dapat dipantau melalui aplikasi Access by KAI yang menyajikan informasi secara real time,” imbuh Luqman. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228537</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Minimalisir Ispa di Lokasi Terdampak Semeru, Pemkab Siagakan Tenaga Medis dan Kesehatan</title>
		<link>https://memontum.com/minimalisir-ispa-di-lokasi-terdampak-semeru-pemkab-siagakan-tenaga-medis-dan-kesehatan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lokasi]]></category>
		<category><![CDATA[minimalisir]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[semeru]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga]]></category>
		<category><![CDATA[terdampak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227934</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan tenaga medis dan layanan kesehatan, menyusul terjadinya awan panas guguran (APG) Gunung Semeru. Awan panas yang mengandung belerang itu, berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, sehingga pemantauan intensif terhadap warga menjadi prioritas utama. “Puskesmas dan tenaga kesehatan harus siaga 24 jam, terutama untuk memantau risiko Ispa (infeksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan tenaga medis dan layanan kesehatan, menyusul terjadinya awan panas guguran (APG) Gunung Semeru. Awan panas yang mengandung belerang itu, berpotensi menimbulkan gangguan pernapasan, sehingga pemantauan intensif terhadap warga menjadi prioritas utama.</p>



<p>“Puskesmas dan tenaga kesehatan harus siaga 24 jam, terutama untuk memantau risiko Ispa (infeksi saluran pernafasan, red) dan gangguan pernapasan lainnya akibat paparan abu vulkanik. Keselamatan dan kesehatan warga adalah prioritas utama kami,” tegas Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, saat di lokasi terdampak Semeru di Kecamatan Pronojiwo, Kamis (20/11/2025) tadi.</p>



<p>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang meminta setiap Puskesmas di wilayah terdampak, untuk melakukan patroli kesehatan rutin, menyiapkan obat-obatan dan peralatan medis, serta memastikan sistem layanan darurat berfungsi optimal. Upaya ini, juga mencakup koordinasi dengan Tim SAR, relawan kesehatan dan rumah sakit rujukan.</p>



<p><strong>Baca juga </strong>:</p>





<p>Bunda Indah menekankan, pentingnya kesiapsiagaan bukan hanya untuk pengungsi, tetapi juga warga yang sudah kembali ke rumah masing-masing. Hal itu karena, abu vulkanik dan gas belerang masih bisa menimbulkan risiko kesehatan.</p>



<p>Dengan langkah ini, Pemkab Lumajang memastikan bahwa setiap warga terdampak maupun berisiko terpapar awan panas Semeru mendapatkan layanan medis yang cepat, tepat dan efektif. Pemerintah juga terus menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat untuk mengenali gejala gangguan pernapasan dan tindakan pencegahan yang harus dilakukan.</p>



<p>“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan dan memastikan seluruh tenaga medis siap siaga menghadapi setiap kondisi darurat. Proaktif dan cepat adalah kunci untuk melindungi masyarakat,” ungkapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227934</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Daerah Hulu Kawasan Gunung Raung Alami Hujan Lebat, Pemkab Banyuwangi Siagakan Alat Berat</title>
		<link>https://memontum.com/daerah-hulu-kawasan-gunung-raung-alami-hujan-lebat-pemkab-banyuwangi-siagakan-alat-berat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[lebat,]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223438</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Hujan lebat di daerah hulu Kawasan Gunung Raung, yang berlangsung sejak Jumat (27/06/2025) malam, membuat debit air sungai di Banyuwangi menjadi meningkat. Karenanya, sebagai langkah antisipasi, Pemkab Banyuwangi menyiagakan petugas penjaga pintu air dan alat berat di bendungan atau dam. &#8220;Petugas penjaga pintu air sudah standby di tiap dam. Kami juga menyiagakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Hujan lebat di daerah hulu Kawasan Gunung Raung, yang berlangsung sejak Jumat (27/06/2025) malam, membuat debit air sungai di Banyuwangi menjadi meningkat. Karenanya, sebagai langkah antisipasi, Pemkab Banyuwangi menyiagakan petugas penjaga pintu air dan alat berat di bendungan atau dam.</p>



<p>&#8220;Petugas penjaga pintu air sudah standby di tiap dam. Kami juga menyiagakan alat berat untuk membersihkan material yang terbawa aliran sungai,&#8221; kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, Sabtu (28/06/2025) tadi.</p>



<p>Salah satunya seperti di Dam Garit, Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh. Kondisi debit air dari daerah hulu, terpantau mengalami peningkatan. Sungai Alas Malang yang berhulu di lereng Gunung Raung, juga terlihat meningkat sejak Sabtu dini hari.</p>



<p>&#8220;Alat berat sudah dalam posisi siaga di lokasi. Petugas juga sudah siaga di wilayah di hilir untuk antisipasi,&#8221; tambah Pj Sekda Guntur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Alat berat telah diturunkan untuk mencegah penyumbatan arus air oleh material, seperti batang kayu dan bambu yang terbawa arus, agar tidak tersangkut di bawah jembatan. Selain di Dam Garit, peningkatan debit air juga terjadi di wilayah atas Dam Kaliweni di Dusun Krajan, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.</p>



<p>Pj Sekda Guntur mengatakan petugas di daerah hulu telah disiagakan untuk terus memantau kondisi debit air. &#8220;Kami juga mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di daerah aliran sungai, untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi resmi dari pemerintah,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebelumnya, Pemkab Banyuwangi juga telah melakukan sejumlah langkah dengan pengangkatan sedimen di sungai-sungai, untuk memastikan aliran air lancar dan mengurangi risiko banjir. Penyiagaan penjaga pintu air di berbagai lokasi, termasuk dam dan bendungan. Mereka melakukan pemantauan selama 24 jam.</p>



<p>Pemkab Banyuwangi juga telah menempatkan alat berat di lokasi krusial, terutama di jembatan-jembatan yang rawan menjadi titik sumbatan sampah sungai. Dengan adanya alat berat yang siap sedia, operator dapat segera bertindak saat terjadi sumbatan, mengurangi risiko air sungai masuk ke pemukiman. <strong>(kom/bwi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223438</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Gelaran Porprov Jatim 2025, Dinkes Kota Malang Siagakan Tim Kesehatan di Tiap Venue</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-gelaran-porprov-jatim-2025-dinkes-kota-malang-siagakan-tim-kesehatan-di-tiap-venue</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Jun 2025 05:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Porprov]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223384</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang telah menyiapkan puluhan tenaga medis untuk mendukung kelancaran dan keamanan dalam pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Hal itu, disampaikan oleh Plh Kepala Dinkes Kota Malang, Rina Istarowati, Jumat (27/06/2025) tadi. Diuraikannya, dalam opening ceremony yang akan digelar di Stadion Gajayana, Sabtu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang telah menyiapkan puluhan tenaga medis untuk mendukung kelancaran dan keamanan dalam pelaksanaan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Hal itu, disampaikan oleh Plh Kepala Dinkes Kota Malang, Rina Istarowati, Jumat (27/06/2025) tadi.</p>



<p>Diuraikannya, dalam opening ceremony yang akan digelar di Stadion Gajayana, Sabtu (28/06/2025) besok, Dinkes juga telah menyiapkan empat unit ambulans mobil dan dua ambulans motor. “Kalau yang motor itu jenis USC, di bagian belakangnya sudah dilengkapi dengan perlengkapan medis ringan. Karena Gajayana besar, motor ini akan sangat efektif,” ujar Plh Kepala Dinkes Kota Malang, Rina Istarowati.</p>



<p>Selama gelaran Porprov, Tim Kesehatan (Timkes) telah disiagakan sejak 9 Juni 2025 lalu, bertepatan dengan dimulainya Cabang Olah Raga (Cabor) Hapkido. Jumlah tim yang diturunkan, bersifat dinamis dan disesuaikan dengan jumlah Cabor yang bertanding setiap harinya.</p>



<p>“Misalnya hari ini, kami menurunkan 12 Timkes yang tersebar di berbagai venue. Ada di Graha Cakrawala UM untuk cabor barongsai, lapangan SM Futsal untuk bola tangan, lapangan kriket di Amprong Dodikjur, futsal di Graha Polinema, hoki outdoor dan angkat besi di Sasana Krida UM. Untuk triathlon, Timkes juga sudah diberangkatkan,” jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Rina menambahkan, satu Timkes minimal terdiri dari empat personel, yakni satu dokter, dua tenaga kesehatan dan satu sopir ambulans. Dalam beberapa venue yang berisiko tinggi atau melibatkan banyak atlet, seperti futsal, bisa diturunkan hingga tiga Timkes sekaligus. Nantinya, pada 30 Juni hingga 1 Juli 2025 merupakan puncak tertinggi Dinkes menyiapkan Timkes, karena akan digelar 19 Cabor bersamaan.</p>



<p>&#8220;Minimal akan ada 19 Timkes aktif di hari itu. Kami selalu melakukan pembaruan data setiap hari, karena sehari sebelum pertandingan selalu ada technical meeting. Kalau ada perubahan, langsung kami sesuaikan,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut, Dinkes Kota Malang juga menggandeng berbagai fasilitas layanan kesehatan untuk memperkuat sistem rujukan. Mulai dari rumah sakit daerah, puskesmas, rumah sakit swasta, hingga klinik. Namun, dalam sistem rujukan akan disesuaikan dengan dua pertimbangan, yakni fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan serta lokasi terdekat dari venue.</p>



<p>&#8220;Misalnya, untuk area timur kami rujuk ke RSUD Kota Malang, wilayah utara ke RS Hermina dan barat-selatan ke RSI Aisyiyah. Ini supaya proses rujukan cepat dan sesuai skema pembiayaan BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223384</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dukung Kelancaran Arus Mudik, BPBD Lumajang Siagakan Personel TRC Libur Panjang Lebaran</title>
		<link>https://memontum.com/dukung-kelancaran-arus-mudik-bpbd-lumajang-siagakan-personel-trc-libur-panjang-lebaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 07:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dukung]]></category>
		<category><![CDATA[kelancaran]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Mudik]]></category>
		<category><![CDATA[panjang]]></category>
		<category><![CDATA[personel]]></category>
		<category><![CDATA[siagakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220720</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, memastikan kesiapan dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1446 H tahun 2025 dengan sistem on call. Langkah ini dilakukan, untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi, baik di jalur mudik maupun di tempat wisata yang dipadati pengunjung selama libur panjang. Kepala Bidang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, memastikan kesiapan dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1446 H tahun 2025 dengan sistem on call. Langkah ini dilakukan, untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi, baik di jalur mudik maupun di tempat wisata yang dipadati pengunjung selama libur panjang.</p>



<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudi Cahyono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk merespons dengan cepat jika terjadi keadaan darurat. “Setiap hari, personel selalu dalam kondisi on call dan siap turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan bencana dengan sigap,” ujarnya, Sabtu (29/03/2025) tadi.</p>



<p>Selain fokus pada jalur mudik, BPBD juga memberikan perhatian khusus terhadap objek wisata seperti Wotgalih, Selokambang dan Watupecak, yang kerap dipadati wisatawan selama libur Lebaran. Tim TRC akan dibagi secara proporsional berdasarkan jadwal piket agar dapat berjaga di lokasi-lokasi tersebut secara bergantian.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Salah satu titik rawan yang menjadi perhatian adalah jalur Piket Nol, terutama di KM 57, yang sering mengalami longsor mendadak. Kawasan itu, saat ini masih dalam tahap pemeliharaan proyek nasional. Sehingga, BPBD telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menempatkan alat berat yang siaga di Mako BPBD.</p>



<p>Yudi Cahyono juga mengingatkan kepada para pemudik, untuk selalu berhati-hati di perjalanan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana. “Mari kita selalu waspada di mana pun berada dan senantiasa berdoa agar perjalanan tetap aman dan lancar,” jelasnya.</p>



<p>Dengan kesiapan BPBD Lumajang ini, diharapkan arus mudik dan libur Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar, aman dan nyaman bagi masyarakat. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220720</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
