<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sisparma &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sisparma/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Nov 2025 12:22:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sisparma &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Dishub Kota Malang Dorong Jukir Gunakan Sistem Digital Sisparma</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-dorong-jukir-gunakan-sistem-digital-sisparma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[digital]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[dorong]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[sisparma]]></category>
		<category><![CDATA[sistem]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227639</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan pembinaan terhadap Juru Parkir (Jukir), Selasa (11/11/2025) tadi. Pembinaan itu, difokuskan untuk meningkatkan kualitas layanan, kedisiplinan dan sinergi dalam mendukung peningkatan retribusi daerah. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa pembinaan kali ini menyasar para koordinator parkir, yang dianggap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang melakukan pembinaan terhadap Juru Parkir (Jukir), Selasa (11/11/2025) tadi. Pembinaan itu, difokuskan untuk meningkatkan kualitas layanan, kedisiplinan dan sinergi dalam mendukung peningkatan retribusi daerah.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa pembinaan kali ini menyasar para koordinator parkir, yang dianggap memiliki peran penting dalam mengoordinasikan Jukir di lapangan. “Pembinaan ini untuk meningkatkan pemahaman mereka sebagai pelayan publik. Bagaimana memberikan layanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan SOP parkir, serta meningkatkan sinergi dalam mendukung retribusi daerah,” ujar Jaya-sapaannya.</p>



<p>Menurutnya, retribusi parkir merupakan salah satu sektor potensial dalam upaya peningkatan kemandirian fiskal daerah. Karena itu, komunikasi dan kerja sama antara pemerintah dan Jukir harus berjalan seiring.</p>



<p>“Mereka ini mitra kami. Tidak bisa satu semangat dan yang lain tidak. Harus seiring agar dampaknya terhadap pendapatan daerah bisa maksimal,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai langkah konkret, Dishub telah menerapkan Sistem Parkir Kota Malang (Sisparma), sebuah aplikasi berbasis digital yang mulai diuji coba sejak September 2025. Melalui sistem tersebut, koordinator dan jukir dapat memantau potensi parkir, kewajiban retribusi, hingga status pembayaran secara transparan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Dengan Sisparma, mereka bisa tahu berapa besar potensi dan kewajibannya. Jadi tidak ada alasan tidak tahu atau tidak jelas. Semua data terekam, termasuk titik lokasi dan status kehadiran,” tegasnya.</p>



<p>Jaya menambahkan, penerapan Sisparma juga mendorong efisiensi sumber daya manusia. Sebelum sistem diberlakukan, Dishub memiliki sekitar 15 juru pungut yang harus berkeliling ke lebih dari 750 titik parkir. Kini, jumlah tersebut berkurang menjadi lima orang, dan difokuskan sebagai pengawas lapangan.</p>



<p>“Dengan sistem VA dan Sisparma, juru pungut beralih peran menjadi pengawas. Mereka memastikan setiap titik parkir menyelesaikan kewajibannya. Kalau capaian di bawah 90 persen, akan dilakukan monitoring,” tambahnya.</p>



<p>Meski begitu, Jaya mengakui bahwa penerapan sistem baru ini masih menghadapi tantangan. Dari total 806 titik parkir, baru kurang dari 10 persen yang aktif menggunakan Sisparma.</p>



<p>“Karena ini masih baru, kami terus lakukan sosialisasi. Kadang jukir masih kesulitan beradaptasi, tapi mau tidak mau kita harus menuju ke arah sistem digital,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227639</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Siapkan Sisparma Untuk Kado HUT ke-107 Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-siapkan-sisparma-untuk-kado-hut-ke-107-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum Editorial Team 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Feb 2021 07:10:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Parkir]]></category>
		<category><![CDATA[sisparma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=135429</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Digitalisasi parkir nampaknya sedang digencarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dishub, Handi Priyanto, disela-sela acara Forum Perangkat Daerah Rencana Renja Tahun 2022 oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kamis (25/02) tadi. &#8220;Untuk Dishub kita sudah buatkan sistem parkir Sisparma (sistem parkir malang). Di sistem itu terpetakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://memontum.com/tag/kota-malang">Memontum</a> Kota Malang</strong> &#8211; Digitalisasi parkir nampaknya sedang digencarkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang. Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dishub, Handi Priyanto, disela-sela acara Forum Perangkat Daerah Rencana Renja Tahun 2022 oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kamis (25/02) tadi.</p>



<p>&#8220;Untuk Dishub kita sudah buatkan sistem parkir Sisparma (sistem parkir malang). Di sistem itu terpetakan berapa jumlah titik parkir, berapa potensinya, berapa Jukirnya,&#8221; ungkap Handi.</p>



<p><strong>Baca: <a href="https://memontum.com/131579-gunakan-e-parking-pendapatan-parkir-malang-naik-tiga-kali-lipat">Gunakan E-parking, Pendapatan Parkir Malang Naik Tiga Kali Lipat</a></strong></p>



<p>Sebagai upaya kolaborasi dengan Bapenda juga, nantinya perihal pajak parkir turut dijadikan satu pada aplikasi tersebut.</p>



<p>&#8220;Di aplikasi ini disediakan space kosong, untuk pajak parkir satu dashboard. Lalu untuk mengetahui titik parkir se Kota Malang juga bisa, nantinya akan terlihat retribusi titik parkir,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pria yang juga menjabat Kepala Bapenda ini mengatakan, bahwa tiap titik parkir memiliki detail. Bahkan bisa diketahui siapa juru parkir (Jukir) yang bertugas di sana, karena masing-masing jukir di Kota Malang akan diberi ID card.</p>



<p>&#8220;Setiap titik ada data detail, misalnya di gang jangkrik, akan kelihatan siapa saja jukirnya. Karena mereka kami beri ID card, bisa discan barcodenya. Jadi bisa diketahui dia jukir liar atau resmi,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Diterangkan Handi, saat ini pihak Dishub masih lakukan pendataan para jukir. Sehingga, fungsi kontrol dan pengawasan ada di Dishub yang memiliki Bidang Parkir. Sedangkan penarikannya tetap pada Bapenda.</p>



<p>&#8220;Di aplikasi ini titik parkir ditandai warna biru. Nantinya kalau pajak ditandai warna putih, tapi dalam satu dashboard. Yang sudah ada dalam aplikasi ini masih titik retribusi, kalau pajak nanti akan kami masukkan dalam satu dashboard,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga: <a href="https://memontum.com/134907-hindari-perselisihan-antar-pengendara-di-persimpangan-lampu-merah-dishub-malang-pertegas-tanda-rambu-lalin">Hindari Perselisihan Antar Pengendara di Persimpangan Lampu Merah, Dishub Malang Pertegas Tanda Rambu Lalin</a></strong></p>



<p>Handi menargetkan, pengerjaan aplikasi ini rampung di bulan April sebagai persembahan HUT Kota Malang ke-107.</p>



<p>&#8220;Aplikasi ini akan kita share ke masyarakat. Sehingga, masyarakat bisa yakin bahwa uang parkir yang dia berikan itu masuk ke kas daerah bukan untuk jukir liar. Ini akan memudahkan pengawasan Dishub, Bapenda dan masyarakat. Termasuk e-parking akan masuk ke sini,&#8221; paparnya. <strong>(cw1/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">135429</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
