<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>siswi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/siswi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jan 2024 10:08:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>siswi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Diduga Cabuli Siswi, Oknum Ustad di Panti Asuhan Larangan Pamekasan Ditahan</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-cabuli-siswi-oknum-ustad-di-panti-asuhan-larangan-pamekasan-ditahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jan 2024 09:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pamekasan]]></category>
		<category><![CDATA[asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[cabuli]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Ditahan]]></category>
		<category><![CDATA[larangan]]></category>
		<category><![CDATA[siswi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=204340</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Pamekasan &#8211; Seorang pria berinisial MS (48), warga Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, ditangkap petugas Polres Pamekasan, saat berada di rumahnya, Senin (08/01/2024) kemarin. Penangkapan tersangka yang diketahui oknum ustad, karena diduga telah mencabuli anak berkebutuhan khusus (ABK) berinisial ER (11), siswi kelas IV sekolah dasar (SD) di salah satu panti asuhan Kecamatan Larangan. Kapolres [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Pamekasan</strong> &#8211; Seorang pria berinisial MS (48), warga Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, ditangkap petugas Polres Pamekasan, saat berada di rumahnya, Senin (08/01/2024) kemarin. Penangkapan tersangka yang diketahui oknum ustad, karena diduga telah mencabuli anak berkebutuhan khusus (ABK) berinisial ER (11), siswi kelas IV sekolah dasar (SD) di salah satu panti asuhan Kecamatan Larangan.</p>



<p>Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, membenarkan mengenai dugaan kejadian pencabulan tersebut. Kejadiannya, diperkirakan pada bulan Oktober 2023 sampai November 2023. &#8220;Pencabulan itu baru diketahui saat ER pulang ke rumah, Jumat (22/12/2023) lalu. Saat itu, ibu korban melihat ada perubahan tingkah laku pada anaknya,&#8221; katanya, saat konferensi pers, Rabu (10/01/2024) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Menurut AKBP Jazuli, kemudian sang ibu mulai mencurigai terjadi sesuatu dengan anaknya. Ibunyapun kemudian menanyakan masalah itu, sehingga korban menceritakan bahwa telah terjadi dugaan pencabulan oleh MS yang dilakukan di waktu subuh di dalam kamar panti. Kejadian itu, kontan membuat kaget pihak keluarga korban. Apalagu, MS sendiri dikenal sebagai seorang ustad.</p>



<p>Kejadian itu, lanjutnya, kemudian dilaporkan ke Polres Pamekasan. Sehingga, petugas kepolisian kemudian melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap MS. &#8220;Pengakuan korban, MS mencabuli dengan cara meraba-raba kemaluan dan payudara,&#8221; paparnya.</p>



<p>Lebih lanjut, AKBP Jazuli juga menjelaskan bahwa tersangka juga mengakui melakukan perbuatannya dengan cara lain. Dalam kejadian ini, Satreskrim Polres Pamekasan juga mengamankan barang bukti 1 rok motif kembang milik korban, 1 baju kaos lengan panjang motif garis milik korban dan bukti hasil visum. &#8220;Akibat perbuatannya, tersangka terancam UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan Pasal 290 ayat 1e, 2e KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara antara 5 &#8211; 15 tahun,&#8221; jelasnya. <strong>(azm/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">204340</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siswi SMA 2 Pare Terima Hadiah Bupati Kediri Gegara Jadi Paskibraka Nasional</title>
		<link>https://memontum.com/siswi-sma-2-pare-terima-hadiah-bupati-kediri-gegara-jadi-paskibraka-nasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jul 2023 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gegara]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[jadi]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[pare]]></category>
		<category><![CDATA[Paskibraka]]></category>
		<category><![CDATA[siswi]]></category>
		<category><![CDATA[terima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192437</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Kirei Na Hana Ramadhani, siswi SMA Negeri 2 Pare, berhasil terpilih menjadi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Istana Merdeka Jakarta, 17 Agustus 2023, mendatang. Pencapaian pelajar ini, membawa kebanggaan bagi Kabupaten Kediri, yang telah 6 tahun sejak 2016 lalu, absen mengirimkan anggota Paskibraka terbaiknya ke tingkat nasional. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Kirei Na Hana Ramadhani, siswi SMA Negeri 2 Pare, berhasil terpilih menjadi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional di Istana Merdeka Jakarta, 17 Agustus 2023, mendatang.</p>



<p>Pencapaian pelajar ini, membawa kebanggaan bagi Kabupaten Kediri, yang telah 6 tahun sejak 2016 lalu, absen mengirimkan anggota Paskibraka terbaiknya ke tingkat nasional. Atas pencapaian yang membanggakan itu, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memberikan hadiah beasiswa, uang pembinaan, laptop dan ponsel baru kepada Kirei.</p>



<p>Penyerahan hadiah itu, diberikan langsung oleh Mas Dhito-sapaan Bupati Kediri, dengan disaksikan orang tua dan guru di Kantor Pemkab Kediri, Selasa (04/07/2023) tadi.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Mas Dhito mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian Kirei, yang memang menerapkan disiplin berlatih hingga terpilih maju ke tingkat nasional. &#8220;Sukses di 17 Agustus nanti, semoga ini menjadi jalan panjenengan untuk menjadi orang yang lebih hebat lagi,&#8221; kata Mas Dhito kepada Kirei.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Berdasarkan yang telah disampaikan kepada orang nomor satu di Kabupaten Kediri, Kirei mengaku mulai berangkat ke Jakarta pada pertengahan Juli mendatang. Mas Dhito juga berpesan kepada Kirei, untuk tetap membawa nama baik Kabupaten Kediri. Karena, Pemerintah Kabupaten Kediri akan terus mendukung pelajar yang memiliki hobi fashion ini.</p>



<p>&#8220;Nanti kalau ada kendala di Jakarta, kita bantu,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kirei mengisahkan dirinya terpilih maju ke tingkat nasional berasal dari keikutsertaannya dalam seleksi mulai tingkat sekolah, kabupaten dan tingkat provinsi. &#8220;Di provinsi, saya mendapatkan rangking satu diantara teman-teman se-Jawa Timur. Akhirnya, saya dikirim untuk menjadi perwakilan Paskibraka tingkat nasional,&#8221; terangnya.</p>



<p>Kirei sendiri mengaku senang dan bangga, dapat lolos seleksi hingga terpilih untuk mewakili Jawa Timur ke tingkat nasional. Dirinya berharap, nantinya bisa terpilih menjadi pembawa baki Bendera Merah Putih.</p>



<p>&#8220;Melalui Paskibraka ini (saya berharap), semoga menjadi langkah awal untuk menunjang cita-cita,&#8221; papar pelajar yang bercita-cita melanjutkan di Akademi Kepolisian (Akpol) itu. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192437</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
