<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>skybridge &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/skybridge/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Oct 2024 10:53:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>skybridge &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Skybridge Penghubung Stasiun Ketapang dan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi Terus Dimatangkan</title>
		<link>https://memontum.com/skybridge-penghubung-stasiun-ketapang-dan-pelabuhan-ketapang-banyuwangi-terus-dimatangkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2024 07:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dimatangkan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[penghubung]]></category>
		<category><![CDATA[skybridge]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=215566</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Kementerian Perhubungan RI bersama Pemkab Banyuwangi menggelar rapat pematangan rencana pembangunan Skybridge (jembatan layang) yang menghubungkan Stasiun Ketapang dan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.&#160; “Kami baru saja menggelar rapat bersama Kemenhub untuk persiapan pembangunan Skybridge. Insyaallah, tahun depan akan segera dibangun dan DEDnya sedang dimatangkan saat ini,” kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi</strong> &#8211; Kementerian Perhubungan RI bersama Pemkab Banyuwangi menggelar rapat pematangan rencana pembangunan Skybridge (jembatan layang) yang menghubungkan Stasiun Ketapang dan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.&nbsp;</p>



<p>“Kami baru saja menggelar rapat bersama Kemenhub untuk persiapan pembangunan Skybridge. Insyaallah, tahun depan akan segera dibangun dan DEDnya sedang dimatangkan saat ini,” kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuwangi, Guntur Priambodo, Jumat (18/10/2024) tadi.</p>



<p>Rapat yang digelar di Kantor Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Kamis (17/10/2024) tersebut, dipimpin langsung Direktur Prasarana Transportasi Darat, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Toni Tauladan. Turut hadir, Pj Sekda Banyuwangi, Guntur Priambodo, General Manager (GM) Pelabuhan ASDP Ketapang, Yani Andrianto, Vice President KAI DAOP 9, Hengky Prasetyo, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Jawa Timur, Muiz Thohir dan perwakilan Balai Teknik Perkeretaapian Surabaya.</p>



<p>Skybridge yang akan dibangun tersebut, sesuai rencana akan menghubungkan Stasiun Ketapang (Banyuwangi Baru) dengan Pelabuhan Ketapang, yang selama ini dipisahkan oleh Jalan Raya Banyuwangi-Situbondo. Selama ini, penumpang kereta api yang akan menuju ke pelabuhan dan sebaliknya harus berjalan kaki menyeberangi jalan raya tersebut.</p>



<p>&#8220;Dengan adanya Skybridge, nantinya akses penumpang menuju dua pusat transportasi tersebut akan lebih mudah dan aman. Selain mempermudah akses bagi penumpang, keberadaan Skybridge ini nantinya akan menjadi ikon baru bagi Banyuwangi,&#8221; kata Pj Sekda Guntur.</p>



<p>Pj Sekda Guntur menegaskan, bahwa Pemkab siap untuk mendukung pembangunan Skybridge tersebut. &#8220;Tentunya kami akan mendukung kelancaran pembangunan ini, karena Banyuwangi yang sejak awal mengajukan permohonan untuk dilakukan pembangunan Skybridge ini,&#8221; tambah Pj Sekda Guntur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Direktur Prasarana Transportasi Darat, Toni Tauladan, menjelaskan jika rapat kali ini dilakukan untuk menyelaraskan dukungan semua pihak akan Skybridge tersebut. “Rakor ini sebagai bentuk keseriusan pusat sekaligus mengkonfirmasi secara langsung komitmen semua pihak terkait dalam pembangunan Skybridge yang ditargetkan beroperasi pada 2025,” kata Toni.</p>



<p>Dirinya mengatakan, bahwa bangunan Skybridge antara Stasiun Ketapang dan Pelabuhan Ketapang ini direncanakan terbentang sepanjang 193 meter. Bentangan tersebut, akan berdiri di atas lahan aset milik sejumlah pihak, yakni PT KAI dan ASDP Ketapang.</p>



<p>Saat ini, tambahnya, progress pembangunan Skybridge tengah merampungkan update Detail Engineering Design (DED). Bangunan Skybridge tersebut, akan didesain oleh Andra Matin, arsitek yang juga merancang Bandara Banyuwangi dan sejumlah ruang publik lain di Banyuwangi. Bandara Banyuwangi sendiri, telah mendapatkan penghargaan arsitektur dunia, Aga Khan Award pada 2022 lalu.</p>



<p>“Kami melihat rekam jejak karya Andra Matin yang luar biasa. Skybridge tersebut juga akan didesain mengakomodir dengan menyediakan ruang bagi UMKM lokal. Ini bisa menjadi etalase produk UMKM Banyuwangi,” terang Toni.</p>



<p>Ditambahkannya, review DED ditargetkan selesai pada Desember 2024. Dokumen DED ini akan menjadi dasar Kemenhub untuk melakukan lelang perkerjaan di tahun 2025.&nbsp; “Pembangunannya sendiri akan berlangsung sekitar dari 6 bulan. Jika tidak aral, tahun 2025 juga Skybridge sudah bisa beroperasi” imbuhnya.</p>



<p>Toni menambahkan, bahwa pemerintah pusat akan menghibahkan pengelolaan Skybridge tersebut kepada pemerintah daerah. “Setelah jadi, Skybridge akan kami serahkan ke Pemkab. Kami percayakan pengelolaannya pada Pemkab, harapannya bisa dimaksimalkan menjadi daya dukung ekonomi dan pariwisata daerah,” jelas Toni. <strong>(kom/bwi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">215566</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kabupaten Banyuwangi Bakal Miliki Skybridge Penghubung Stasiun Ketapang-Pelabuhan Ketapang</title>
		<link>https://memontum.com/kabupaten-banyuwangi-bakal-miliki-skybridge-penghubung-stasiun-ketapang-pelabuhan-ketapang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 12:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Banyuwangi]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten]]></category>
		<category><![CDATA[Ketapang]]></category>
		<category><![CDATA[ketapang-pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[miliki]]></category>
		<category><![CDATA[penghubung]]></category>
		<category><![CDATA[skybridge]]></category>
		<category><![CDATA[stasiun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=205716</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Banyuwangi &#8211; Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana membangun jembatan layang (skybridge) yang menghubungkan Stasiun Kereta Api Ketapang dengan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Ditargetkan Agustus 2024 mendatang, jembatan layang ini mulai dikerjakan. Lokasi Stasiun Ketapang dan Pelabuhan Ketapang sendiri, diketahui berdekatan atau sekitar 200 meter. Keduanya, hanya dipisahkan oleh Jalan Raya Banyuwangi-Situbondo, yang cukup [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Banyuwangi </strong>&#8211; Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana membangun jembatan layang (skybridge) yang menghubungkan Stasiun Kereta Api Ketapang dengan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. Ditargetkan Agustus 2024 mendatang, jembatan layang ini mulai dikerjakan.</p>



<p>Lokasi Stasiun Ketapang dan Pelabuhan Ketapang sendiri, diketahui berdekatan atau sekitar 200 meter. Keduanya, hanya dipisahkan oleh Jalan Raya Banyuwangi-Situbondo, yang cukup ramai. Sementara selama ini, penumpang kereta api yang akan menuju ke pelabuhan dan sebaliknya, harus berjalan kaki.</p>



<p>&#8220;Dengan adanya skybridge, nantinya akses penumpang menuju dua pusat transportasi tersebut akan lebih mudah dan aman. Selain mempermudah akses bagi penumpang, keberadaan skybridge ini nantinya akan menjadi ikon baru bagi wisata Kota Banyuwangi,&#8221; kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Jumat (02/02/2024) tadi.</p>



<p>Bupati Ipuk menambahkan, pihaknya telah bertemu tim dari Kemenhub untuk membahas rencana pembangunan skybridge, di Lounge Pemkab Banyuwangi, Kamis (01/02/2023) kemarin. Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Direktorat Jendral (Sesditjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Amirullah dan Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, Mangasi Sinaga beserta jajaran dari Kemenhub.</p>



<p><strong>baca juga:</strong></p>





<p>Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ipuk mengaku sangat berterima kasih atas dukungan pusat pada pengembangan Banyuwangi. Sehingga nantinya, hasil pembangunan itu akan mempermudah konektivitas para pengguna moda kereta dan kapal.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>“Selain mempermudah untuk pindah moda transportasi, skybridge ini akan menjadi ikon baru di Banyuwangi. Apalagi, Pelabuhan Ketapang menjadi jalur utama Jawa menuju Bali. Sehingga, kami berharap bangunannya bisa menjadi ikon yang menarik,” tambah Bupati Ipuk.&nbsp;</p>



<p>Dalam kesempatan itu Bupati juga berharap, agar desain arsitektur skybridge mengadopsi kearifan dan budaya sebagai identitas Banyuwangi. &#8220;Produk properti dengan arsitektur yang mengadopsi kearifan lokal, bisa menjadi landmark atau ikon baru pariwisata. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah pusat melalui Kemenhub yang akan membangun skybridge,&#8221; papar Bupati Ipuk.</p>



<p>Sementara itu, Sesditjen Kemenhub, Amirullah, mengatakan bahwa Banyuwangi merupakan daerah yang sangat strategis, karena merupakan pintu keluar masuk Pulau Jawa di wilayah timur. Daerah ini juga dinilai memiliki pariwisata yang maju.</p>



<p>“Melihat potensi ini, Kemenhub ingin memaksimalkan moda transportasi yang ada di Banyuwangi. Kebetulan di Banyuwangi, moda transportasinya lengkap. Ada darat, laut dan udara. Kali ini, kami mengintegrasikan moda darat dan lautnya dengan membangun skybridge antara Stasiun Ketapang-Pelabuhan Ketapang,” kata Amirullah.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa untuk panjang lintasan skybridge yang akan dibangun, saat ini masih dalam pembicaraan lebih lanjut dengan Pemkab Banyuwangi. Itu karena, ada sejumlah opsi jalur yang akan digunakan. Namun untuk pembangunan infrastruktur, targetnya akan dimulai pada tahun ini, tepatnya Agustus jika semua persiapan telah rampung.</p>



<p>“Untuk anggaran sudah kami alokasikan. Tinggal DED (detail engineering design) masih direview lagi oleh tim Pemkab Banyuwangi, karena akan disesuaikan dengan kearifan lokal. Rencananya, skybridge ini juga akan dilengkapi fasilitas untuk UMKM Banyuwangi, sesuai dengan semangat Banyuwangi yang ingin memajukan UMKM lokal,” terangnya.<strong> (kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205716</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
