<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Slogan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/slogan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Aug 2024 10:10:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Slogan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Upacara HUT RI, Bupati Kediri Berharap Slogan HUT RI Jadi Langkah Menuju Peradaban Baru</title>
		<link>https://memontum.com/upacara-hut-ri-bupati-kediri-berharap-slogan-hut-ri-jadi-langkah-menuju-peradaban-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Aug 2024 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[kediri]]></category>
		<category><![CDATA[langkah]]></category>
		<category><![CDATA[menuju]]></category>
		<category><![CDATA[peradaban]]></category>
		<category><![CDATA[Slogan]]></category>
		<category><![CDATA[upacara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=213463</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Canda Bhirawa Pare, Sabtu (17/08/2024) tadi. Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ini mengusung slogan &#8216;Nusantara Baru, Indonesia Maju,&#8217; sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Konsep yang diusung pada slogan itu, menjadi harapan akan peradaban [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Canda Bhirawa Pare, Sabtu (17/08/2024) tadi. Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ini mengusung slogan &#8216;Nusantara Baru, Indonesia Maju,&#8217; sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.</p>



<p>Konsep yang diusung pada slogan itu, menjadi harapan akan peradaban baru bagi bangsa Indonesia. Mas Dhito-sapaan akrab Bupati Kediri, menyebut bahwa Kediri sebagai salah satu kabupaten tertua di Indonesia yang berusia 1220 tahun, pada 2024 ini juga memiliki peradaban baru.</p>



<p>&#8220;Harapannya dengan Nusantara ini mempunyai peradaban baru di IKN. Kediri juga memiliki peradaban baru di Kabupaten Kediri,&#8221; katanya, seusai memimpin Upacara Peringatan Kemerdekaan RI.</p>



<p>Peradaban baru yang dimaksud Mas Dhito, ditandai dengan beroperasinya Bandara Dhoho di Kabupaten Kediri. Kemudian, akan disusul dengan pembangunan jalan tol sebagai akses menuju bandara.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Kita juga telah menyelesaikan beberapa jembatan (mendukung konektivitas antar daerah), RSKK juga sebentar lagi akan selesai,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Pembangunan insfrastruktur ini, lanjutnya, menjadi salah satu program prioritas pemerintahannya. Termasuk, pembangunan fisik sarana akses kesehatan yang secara tidak langsung akan mempengaruhi terhadap daya saing dan pertumbuhan pembangunan daerah.</p>



<p>Di sisi lain, dengan kepindahan ibu kota baru ke IKN, Kabupaten Kediri yang kini berusia 1220 tahun, dapat pula diartikan sebagai salah satu ibu Nusantara dari IKN. “Nusantara baru ini dimulai dari mother of nature atau ibu Nusantaranya adalah salah satunya di Kabupaten Kediri,” jelas Mas Dhito.</p>



<p>Adapun dalam Upacara Peringatan HUT ke-79 RI tersebut, Mas Dhito juga mengapresiasi kapasitas Paskibraka selama menjalankan tugas sebagai pasukan pengibar bendera merah putih. “Paskibraka saya rasa sudah sangat maksimal dan kami mengapresiasinya, karena merekalah patriot di masa sekarang,” tambahnya. <strong>(kom/pan/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">213463</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tutup Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, Bupati Lamongan Minta Gotong Royong Tak Hanya Slogan</title>
		<link>https://memontum.com/tutup-bulan-bhakti-gotong-royong-masyarakat-bupati-lamongan-minta-gotong-royong-tak-hanya-slogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Jul 2023 11:33:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lamongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bhakti]]></category>
		<category><![CDATA[bulan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gotong]]></category>
		<category><![CDATA[hanya]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[minta]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[royong,]]></category>
		<category><![CDATA[Slogan]]></category>
		<category><![CDATA[tutup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194398</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lamongan &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melaksanakan penutupan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang dalam Puncak Peringatan BBGRM ke-20 Tahun 2023 berlangsung di Balai Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Kamis (27/07/2023) tadi. Diketahui, bahwa BBGRM merupakan kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk melestarikan nilai-nilai gotong royong masyarakat. Melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Lamongan</strong> &#8211; Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, melaksanakan penutupan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang dalam Puncak Peringatan BBGRM ke-20 Tahun 2023 berlangsung di Balai Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Kamis (27/07/2023) tadi.</p>



<p>Diketahui, bahwa BBGRM merupakan kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk melestarikan nilai-nilai gotong royong masyarakat. Melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, menjaga dan melestarikan budaya gotong royong sebagai budaya asli Indonesia.</p>



<p>Dikatakan Bupati Yuhronur, di era dengan kecenderungan kehidupan masyarakat yang individualistis, kompetitif dan ego sektoral yang masih menonjol, gotong royong ini harus dikenalkan kepada generasi penerus yang akan memikul masa depan bangsa. Karenanya, dirinya juga mengajak untuk benar-benar mengaktualisasikan gotong royong dalam tindakan nyata.</p>



<p>“Sudah saatnya gotong royong jangan hanya dijadikan slogan atau jargon semata. Namun, harus benar-benar kita aktualisasikan, kita laksanakan dan wujudkan dalam sebuah tindakan nyata pada kehidupan masyarakat desa,” kata Bupati Yuhronur.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga mengungkapkan, bahwa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Lamongan pada tahun 2023 telah mengalokasikan anggaran untuk pemerataan pembangunan di 462 desa melalui Dana Dusun, Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bantuan Keuangan Khusus Kepada Pemerintah Desa (BKKPD). Melalui alokasi itu, diharapkan dapat difokuskan untuk perbaikan infrastruktur, penumbuhan ekonomi dan jaminan perlindungan sosial, penurunan angka kemiskinan, pengangguran dan stunting, serta peningkatan produksi pertanian, peternakan juga perikanan.</p>



<p>&#8220;Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang menyamakan ritme dan melahirkan semangat baru, untuk merawat harmonisasi sosial, meratakan pembangunan dan menjaga kebangkitan ekonomi masyarakat sebagai pondasi menuju Lamongan yang semakin Megilan,” ujarnya.</p>



<p>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, M Zamroni, menambahkan bahwa kegiatan dengan tema ‘Dengan Semangat Gotong Royong Kita Tingkatkan Tansformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Optimis Jatim Bangkit’ ini meliputi bidang kemasyarakatan, ekonomi, sosial budaya dan agama, juga lingkungan.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan kepada pemenang lomba BBGRM Kabupaten Lamongan, pemenang 10 Program Pokok PKK Lamongan tahun 2023 dan sertifikat kader inspiratif. <strong>(zen/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194398</post-id>	</item>
		<item>
		<title>FKUB Pasang Baliho Raksasa Ucapan Nyepi di Beberapa Titik Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/fkub-pasang-baliho-raksasa-ucapan-nyepi-di-beberapa-titik-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2021 06:32:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Banner]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[galungan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Nyepi]]></category>
		<category><![CDATA[kerukunan umat beragama]]></category>
		<category><![CDATA[kota malang]]></category>
		<category><![CDATA[Lintas Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Memontum.com]]></category>
		<category><![CDATA[Slogan]]></category>
		<category><![CDATA[spanduk]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gajayana]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Ini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136778</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Baliho besar ukuran 4&#215;6 meter terpasang di area Stadion Gajayana. Baliho raksasa bertuliskan &#8216;Kita Berbeda, Kita Indonesia&#8217; dan &#8216;Selamat Hari Raya Nyepi&#8217; itu terpasang sejak minggu kedua Bulan Maret, tepatnya jelang Hari Raya Nyepi. Usut punya usut baliho tersebut dipasang oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Terpasang dalam rangka untuk menghormati [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Baliho besar ukuran 4&#215;6 meter terpasang di area Stadion Gajayana. Baliho raksasa bertuliskan &#8216;Kita Berbeda, Kita Indonesia&#8217; dan &#8216;Selamat Hari Raya Nyepi&#8217; itu terpasang sejak minggu kedua Bulan Maret, tepatnya jelang Hari Raya Nyepi.</p>



<p><br>Usut punya usut baliho tersebut dipasang oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Terpasang dalam rangka untuk menghormati umat yang sedang merayakan Hari Raya Nyepi.</p>



<p>&#8220;Kami mengusung konsep kerukunan yang berbeda. Ada 5 titik yang dipasang baliho, yaitu di Pura Luhur Dwijawarsa, di daerah Klojen, Celaket, Dieng, dan Gajayana. Tapi yang ikonik di Gajayana, soalnya paling besar 4&#215;6 meter, &#8221; ungkap Sekjen FKUB, David Tobing, Sabtu (13/03).</p>



<p>Pihaknya konsisten memasang baliho ditiap perayaan hari besar keagamaan. Hal itu dilakukan sebagai respon peristiwa penolakan spanduk natal beberapa waktu lalu.</p>



<p>Melalui kejadian itu, saat pihaknya mengadakan pertemuan bulanan antar anggota FKUB, muncul ide pemasangan banner di beberapa titik.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/136734-jelang-hari-raya-nyepi-fkub-semprot-disinfektan-pura-luhur-dwijawarsa#ixzz6oyF9a7uB" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Jelang Hari Raya Nyepi, FKUB Semprot Disinfektan Pura Luhur Dwijawarsa</a></strong></p>



<p>&#8220;Kami ada pertemuan lintas agama, lintas organisasi, yang diadakan tiap bulan. Dari sini kami muncul ide selain pasang banner juga membantu penyemprotan rumah ibadah yang akan melakukan perayaan hari besar,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Agar tidak terjadi benturan, lanjut David, pihaknya membuat slogan, &#8216;Kita Berbeda Kita Indonesia&#8217;.</p>



<p>&#8220;Dan tahun ini kami selalu membuat ucapan baik Nyepi, Galungan, Waisak, dan sebagainya,&#8221; imbuh David.</p>



<p>Tak hanya itu, dalam pertemuan yang rutin mereka gelar itu juga sering mendiskusikan keadaan umat beragama di Kota Malang. Salah satunya adalah menjadi mediator dalam permasalahan sulitnya akses Sekolah Tinggi Agama Hindu di Kawasan Buring. <strong>(mus/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136778</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cangkruk Bersama Wartawan, Kapolres Gresik Punya Slogan Baru</title>
		<link>https://memontum.com/cangkruk-bersama-wartawan-kapolres-gresik-punya-slogan-baru</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Oct 2019 03:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Gresik]]></category>
		<category><![CDATA[Nasi Krawu]]></category>
		<category><![CDATA[Slogan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://memontum.com/95536-cangkruk-bersama-wartawan-kapolres-gresik-punya-slogan-baru</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Gresik &#8211; Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bahas slogan baru saat cangkruk bersama awak media. Slogan baru yang bakal diterapkan dikalangan Polres Gresik tersebut adalah &#8220;Nasi Krawu&#8221; dengan kepanjangan (NyAngkruk bareng poliSI untuk KeRukunAn WargakU). Hal itu disampaikan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas khususnya dikabupaten Gresik. Saat berbincang dengan jurnalis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Gresik </strong>&#8211; Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bahas slogan baru saat cangkruk bersama awak media. Slogan baru yang bakal diterapkan dikalangan Polres Gresik tersebut adalah &#8220;Nasi Krawu&#8221; dengan kepanjangan (NyAngkruk bareng poliSI untuk KeRukunAn WargakU).</p>
<p>Hal itu disampaikan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas khususnya dikabupaten Gresik.</p>
<p>Saat berbincang dengan jurnalis yang tergabung di Komunitas Wartawan Gresik (KWG), Selasa (1/9/2019) siang, Kapolres Kusworo mengungkapkan jika program nasi krawu adalah cara polisi guna menciptakan kamtibmas.</p>
<p>Apa itu program nasi krawu? Mantan Kapolres Jember itu menjelaskan jika program itu singkatan dari &#8220;NyAngkruk bareng poliSI untuk KeRukunAn WargakU&#8221;.</p>
<p>Selain itu, kata Kusworo, nasi krawu merupakan makanan tradisional khas Gresik yang populer. &#8220;Ini cara kami, kan nasi krawu makanan khas sini, ya program ini kita campurkan dengan kultur atau budaya setempat,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kusworo mengatakan, program yang digagas ini merupakan turunan dari Polisi Promoter (profesional, modern dan terpercaya) yang menjadi program andalan Kapolri Jendral Tito Karnavian. &#8220;Tentu ini juga programnya Pak Kapolri,&#8221; kata dia.</p>
<p>Dalam program nasi krawu, Kusworo mengaku sudah mengaplikasikan sejak dirinya resmi menjabat Kapolres Gresik beberapa minggu lalu.</p>
<p><div id="attachment_95537" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-95537" decoding="async" class="size-full wp-image-95537" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191001-WA0141-copy.jpg?resize=740%2C350" alt="AKBP Kusworo Wibowo Kapolres Gresik saat foto bersama awak media" width="740" height="350" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191001-WA0141-copy.jpg?w=740&amp;ssl=1 740w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191001-WA0141-copy.jpg?resize=300%2C142&amp;ssl=1 300w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-95537" class="wp-caption-text">AKBP Kusworo Wibowo Kapolres Gresik saat foto bersama awak media</p></div></p>
<p>Selain bersama jurnalis, program nasi krawu juga digunakan Kapolres untuk beraudiensi dengan mahasiswa, buruh serta organisasi lain. &#8220;Semoga kedepan berjalan lancar, kami mohon dukungannya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua KWG Syuhud menyambut baik program yang digaungkan Kapolres Gresik. Dia berharap, program yang digagas ini bisa efektif untuk meningkatkan pelayanan serta menjaga Kamtibmas.</p>
<p>&#8220;Kami tentu siap mendukung apa yang sudah diprogramkan Pak Kapolres (Kapolres Gresik) yakni nasi krawu. Semoga kedepan kerja sama antara awak media dan kepolisian selalu terjaga dengan baik untuk kemajuan Gresik ke depan,&#8221; ujar Syuhud. <strong>(sgg/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">95536</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
