<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Smamita &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/smamita/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2020 03:15:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Smamita &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Fortasi 232 Siswa Baru Pakai Daring, Smamita Siapkan Program Subsidi Kuota</title>
		<link>https://memontum.com/fortasi-232-siswa-baru-pakai-daring-smamita-siapkan-program-subsidi-kuota</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2020 03:15:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Fortasi]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/119266-fortasi-232-siswa-baru-pakai-daring-smamita-siapkan-program-subsidi-kuota</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita) mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau yang kerap disebut Forum Ta&#8217;aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi). Kegiatan ini, diikuti 232 siswa dan siswi baru angkatan Tahun 2020. Kendati menggunakan sistem daring (dalam jaringan) yang bisa diakses melalui zoom meeting, akan tetapi antusiasme siswa dan siswi mengikuti [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita) mulai melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau yang kerap disebut Forum Ta&#8217;aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi). Kegiatan ini, diikuti 232 siswa dan siswi baru angkatan Tahun 2020.</p>
<p>Kendati menggunakan sistem daring (dalam jaringan) yang bisa diakses melalui zoom meeting, akan tetapi antusiasme siswa dan siswi mengikuti materi cukup tinggi. Bahkan hampir seluruh siswa baru kelas X mengikuti kegiatan Fortasi itu.</p>
<div id="attachment_119267" style="width: 760px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-119267" decoding="async" class="size-full wp-image-119267" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="DARING - Sejumlah guru SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita) menyiapkan prosesi pembukaan Forum Ta'aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 232 siswa siswi kelas X menggunakan sistem daring (dalam jaringan) yang bisa diakses melalui zoom meeting, Rabu (14/7/2020)" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200714_081600-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-119267" class="wp-caption-text">DARING &#8211; Sejumlah guru SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita) menyiapkan prosesi pembukaan Forum Ta&#8217;aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 232 siswa siswi kelas X menggunakan sistem daring (dalam jaringan) yang bisa diakses melalui zoom meeting, Rabu (14/7/2020)</p></div>
<p>&#8220;Mulai Senin, pembukaan Fortasi dimulai bersamaan sekolah-sekolah muhammadiyah se Taman kemarin. Kegiatan dibuka Plt Bupati Sidoarjo dan IPM Jatim. Sedangkan mulai hari ini (Selasa) sampai Jumat kegiatan Fortasi diikuti para siswa siswi baru angkatan 2020 dilaksanakan secara daring karena pandemi Covid-19 di Surabaya Raya (termasuk Sidoarjo) masih tinggi,&#8221; terang Waka Kesiswaan, Edwin Yogi Laayrananta, Rabu (14/7/2020).</p>
<p>Lebih jauh, guru yang akrab dipanggil Yogi ini menjelaskan jika pembelajaran dengan zoom meeting mengharuskan Smamita harus bekerjasama dengan vendor untuk mempersiapkan 15 house. Hal itu agar tetap bisa melaksanakan proses pembelajaran secara face to face (tatap muka) meski tetap menggunakan zoom meeting.</p>
<p>&#8220;Karena pembelajaran daring menggunakan zoom meeting maupun live streaming membutuhkan kuota, maka Smamita bakal kerjasama dengan operator untuk menyediakan data internet bagi sekitar 800 siswa siswi kelas X, XI maupun kelas XII. Itu subsidi sekolah untuk seluruh siswa,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Tidak hanya subsidi kuota, Smamita di masa pandemi Covid-19 juga memberikan keringanan dan kelonggaran waktu membayar SPP. Terutama bagi orangtua siswa yang dirumahkan atau diberhentikan sementara. Terutama bagi kalangan siswa yang tak mampu.</p>
<p>&#8220;Termasuk bakal ada pengajuan keringanan ke Yayasan Muhammadiyah jika memang benar-benar ada siswa dan siswi dari keluarga tidak mampu. Sekolah ikut merasakan dan menyiap dampak pandemi Covid-19 ini dengan berbagai program bantuan keringanan dan subsidi itu,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Kendati menggunakan zoom meeting, lanjut Yogi rata-rata seluruh siswa dan siswi mengikuti kegiatan Fortasi itu. Bahkan juga diikuti guru kelas dan guru mata pelajaran. Selain itu, Smamita juga menyiapkan sistem belajar diluar.</p>
<p>Yakni di wilayah masing-masing siswa bekerja sama dengan kantor kelurahan atau kantor desa terdekat rumah siswa dengan sistem home visit di balai desa atau fasilitas umum (fasum).</p>
<p>&#8220;Pesertanya dibatasi 10 siswa yang terdekat dari lembaga kerjasama itu. Makanya, di masa Fortasi ini kami juga mengenalkan masalah Covid-19 dalam program mental health,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara sejumlah materi dalam Fortasi ini, kata Yogi diantaranya soal pengenalan sekolah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), minat dan bakat siswa dan siswi yang bakal dijadikan acuan kurikulum bagi ratusan siswa baru sekaligus bahan fokasi siswa. Disamping itu juga ada pemateri dari luar soal mental health, keagamaan, motivasi dan wawasan kebangsaan.</p>
<p>&#8220;Untuk nilai-nilai kebangsaan wajib diberikan setelah fortasi dengan mengundang pejabat publik. Mulai Brimob, Koramil, Polsek dan Dinas Kesehatan (Dinkes),&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">119266</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diwakili Dua Peraih Beasiswa, 162 Siswa Siswi Smamita Wisuda Daring</title>
		<link>https://memontum.com/diwakili-dua-peraih-beasiswa-162-siswa-siswi-smamita-wisuda-daring</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jun 2020 09:03:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[daring]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=117099</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebanyak 162 siswa dan siswi SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo mengikuti wisuda akhir tahun di tengah pandemi Covi-19 Minggu (21/6/2020). Ada yang berbeda dalam pelaksanaan wisuda yang digelar secara daring (virtual) itu. Para wisudawan mengikuti acara ini dari rumahnya masing-masing. Wisuda ini digelar lewat aplikasi zoom dan youtube. Sementara Wakil Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebanyak 162 siswa dan siswi SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo mengikuti wisuda akhir tahun di tengah pandemi Covi-19 Minggu (21/6/2020). Ada yang berbeda dalam pelaksanaan wisuda yang digelar secara daring (virtual) itu.</p>
<p>Para wisudawan mengikuti acara ini dari rumahnya masing-masing. Wisuda ini digelar lewat aplikasi zoom dan youtube. Sementara Wakil Kepala Sekolah tetap berada di ruang Wisuda Smamita.</p>
<p>Prosesi wisuda ini, tetap digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap para siswa. Apalagi, mereka mampu menyelesaikan proses belajar di tengah pandemi Covid-19. Masa akhir belajar para siswa ini, tergolong sangat istimewa. Para siswa dapat beradaptasi dengan kondisi pembelajaran yang tidak bisa dilakukan secara tatap muka. Akan tetapi pembelajaran tetap berlangsung secara daring.</p>
<p>Prosesi wisuda ini, hampir seluruh rangkaian kegiatan diikuti dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seperti wajib memakai alat pelindung diri seperti masker dan hand sanitizer.</p>
<p>Wisuda ini dipimpin Waka Kesiswaan Edwin Yogi Laayrananta. Yogi mengatakan wisuda ini merupakan wisuda virtual kali pertama. Walau wisuda virtual, akan tetapi semangat dan optimisme tetap harus digelorakan.</p>
<p>&#8220;Semangat harus menjadi pendorong kita semua mencapai kesuksesan. Pesan untuk anak-anakku jangan mudah menyerah karena kehidupan kalian setelah dari SMA ini jauh lebih keras daripada hari ini. Mari kita gelorakan semangat tetap belajar dan tetap bersilaturahim antarteman dan antarguru serta karyawan Smamita,&#8221; ujarnya, Minggu (21/6/2020) disela-sela wisuda secara daring itu.</p>
<p>Lebih jauh, Yogi menambahkan yang harus dilakukan anak-anak kedepan adalah upaya menggapai kesuksesan. &#8220;Kami berharap kepada anak-anak untuk selalu meminta doa restu orang tua dalam upaya mencapai kesuksesan,&#8221; pintahnya.</p>
<p>Sementara kegiatan wisuda ini dihadiri perwakilan 2 siswa terbaik. Yakni Fendy Hadi Yustriansyah dari kelas XII IPS 1 dan Anisa Setyaningtyas dari kelas XII IPA1. Mereka hadir di sekolah didampingi orangtuanya untuk menerima beasiswa. Sedangkan siswa lainnya mengikuti upacara Wisuda dari rumah masing-masing.</p>
<p>&#8220;Untuk pengambilan ijazah, nanti dapat diambil sesuai jadwal yang ditetapkan sekolah. Yakni dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan penanganan Covid-19,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">117099</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Smamita Siapkan Tandon Cuci Tangan Bagi Pengguna Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/smamita-siapkan-tandon-cuci-tangan-bagi-pengguna-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2020 10:10:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=111382</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebagai salah satu langkah dalam pencegahan wabah virus Corona (Covid-19) SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo menyediakan tempat cuci tangan. Penyediaan tandon air cuci tangan itu, agar tidak menyulitkan warga dan pengguna jalan yang hendak mencuci tangan seusai beraktivitas di sekitar sekolah swasta favorit itu. Kepala Smamita, Zainal Arif Fakhrudi mengatakan penyediaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Sebagai salah satu langkah dalam pencegahan wabah virus Corona (Covid-19) SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo menyediakan tempat cuci tangan. Penyediaan tandon air cuci tangan itu, agar tidak menyulitkan warga dan pengguna jalan yang hendak mencuci tangan seusai beraktivitas di sekitar sekolah swasta favorit itu.</p>
<p>Kepala Smamita, Zainal Arif Fakhrudi mengatakan penyediaan tempat cuci tangan ini menindaklanjuti langkah sekolah untuk mengantisipasi wabah virus Corona dengan menyediakan tempat cuci tangan.</p>
<p>&#8220;Tempat cuci tangan yang kami sediakan ini, agar warga Smamita yang kena jadwal piket wajib menucuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah masuk ruang,&#8221; terangnya, Rabu (8/4/2020).</p>
<p>Pemanfaatan tempat cuci tangan ini, lanjut Arif bukan hanya sebatas bagi warga Smamita. Akan tetapi juga berlaku bagi masyarakat umum yang hendak ke Smamita, atau yang hanya sebatas lewat di depan sekolah.</p>
<p>&#8220;Artinya cuci tangan yang kami sediakan baik air maupun sabunnya boleh dimanfaatkan untuk warga (umum),&#8221; tegasnya.<br />
Karena tempat cuci tangan itu, agar mudah dijangkau, tempat cuci tangan dan sabun sengaja diletakkan di depan sekolah. Dilengkapi dengan tangki air berkapasitas 300 liter.</p>
<p>&#8220;Kapasitasnya besar, karena semua warga yang lewat, berhak menggunakan fasilitas ini. Kalau air atau sabun habis, akan segera diisi ulang oleh tenaga sekolah yang sudah diberi tugas,&#8221; paparnya.</p>
<p>Sementara itu, paska pemasangan tempat cuci tangan itu, Smamita mempersilahkan masyarakat umum memanfaatkannya.<br />
&#8220;Kami persilahkan warga memanfaatkan fasilitas yang ada itu,&#8221; pungkasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">111382</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Siswi Smamita Sidoarjo Produksi Hand Sanitizer, Saat Langka Dampak Virus Corona</title>
		<link>https://memontum.com/siswi-smamita-sidoarjo-produksi-hand-sanitizer-saat-langka-dampak-virus-corona</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2020 12:39:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Hand Sanitizer]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=109070</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Tim karya ilmiah SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo memproduksi cairan pencuci tangan (Hand Sanitizer). Tidak tanggung-tanggung delapan siswi Smamita ini mampu memproduksi 70 hand sanitizer dalam setiap produksi. Bahkan bahannya pun cukup diambil dari lingkungan sekitar warga. Diantaranya lidah buaya (ekstrak aloe vera), etyl alcohol 96 persen, glicerol 65 persen, deionized [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo </strong>&#8211; Tim karya ilmiah SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo memproduksi cairan pencuci tangan (Hand Sanitizer). Tidak tanggung-tanggung delapan siswi Smamita ini mampu memproduksi 70 hand sanitizer dalam setiap produksi.</p>
<p>Bahkan bahannya pun cukup diambil dari lingkungan sekitar warga. Diantaranya lidah buaya (ekstrak aloe vera), etyl alcohol 96 persen, glicerol 65 persen, deionized water dan fragrance.</p>
<p>&#8220;Sebenarnya kami sudah memproduksi hand sanitizer ini sejak 2 tahun lalu. Karena sekarang banyak masyarakat membutuhkan karenanya adanya penyebaran virus Corona (Covid-19) maka kami memproduksinya dalam jumlah banyak agar mampu membantu warga,&#8221; terang juru bicara tim karya ilmiah Smamita, Bunga Okta Mutiara, Kamis (19/3/2020).</p>
<p>Lebih jauh, siswi kelas Bunga X IPA 5 ini menguraikan dalam sekali produksi dia bersama timnya mampu memproduksi 70 liter hand sanitizer. Karena itu, untuk mencegah virus Corona maka pihak Smamita bekerjasama dengan Lazismu dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) untuk tidak menjual hasil produksi para siswa itu. Akan tetapi, akan dibagi-bagikan secara gratis ke lingkungan sekolah sekitar mulai SD hingga SMK. Selain itu, ke sejumlah masjid dan musala di sekitar Smamita.</p>
<p>&#8220;Karena kami ingin membantu saat masyarakat kesulitan mendapatkan Hand Sanitizer. Apalagi, sekarang harganya juga melambung tinggi. Makanya kami tidak menjualnya tapi cukup dibagi-bagikan saja,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Saat berkunjung ke laboratorium Smamita, Ketua PDM Sidoarjo, Masyhud SM mengaku sangat mengapresiasi inisiatif dan kreativitas para siswa dan siswi Smamita. Apalagi, mampu memproduksi Handa Sanitizer.</p>
<p>&#8220;Kami mengapresiasi para siswa yang membuat cairan antiseptik alami dan original ini. Cairan ini sangat dibutuhkan warga karena masa inkubasi virus Corona. Hasil penelitian ini akan diaplikasikan untuk membuat secara massal dan diedarkan di masyarakat. Ini bagian gerakan sosial untuk menyelamatkan masyarakat dari virus Corona,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara Kepala Smamita, Zainal Arif Fakhrudi menegaskan mendukung langkah PDM Sidoarjo dalam mengapresiasi karya para siswi Smamita untuk kepentingan umat masyarakat itu. Rencananya ada 70 liter hand sanitizer yang akan didistribusikan ke masjid melalui Lazismu.</p>
<p>&#8220;Pembagian itu nanti dikemas dalam botol berisi 500 mililiter. Kami pun siap mengundang siswa sekolah lain untuk diajak belajar membuat cairan sanitizer.</p>
<p>Kami menggunakan lidah buaya sebagai bahan pelembab alami untuk melembutkan kulit,&#8221; tandasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">109070</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sabrina Holl Motivasi Ratusan Pelajar Smamita Raih Beasiswa ke Jerman</title>
		<link>https://memontum.com/sabrina-holl-motivasi-ratusan-pelajar-smamita-raih-beasiswa-ke-jerman</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2019 16:34:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/101808-sabrina-holl-motivasi-ratusan-pelajar-smamita-raih-beasiswa-ke-jerman</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Mahasiswi asal Frunkfurt Jerman, Sabrina Holl kembali menemui ratusan siswa dan siswi SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita). Jika dua tahun lalu, Sabrina Holl mengajar para siswa dan siswi di SMA Favorit ini, kali ini justru memberikan motivasi agar para pelajar yang bakal lulus Tahun 2020 ini, mampu melanjutkan perkuliahannya ke Jerman melalui [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Mahasiswi asal Frunkfurt Jerman, Sabrina Holl kembali menemui ratusan siswa dan siswi SMA Muhammadiyah I Taman (Smamita). Jika dua tahun lalu, Sabrina Holl mengajar para siswa dan siswi di SMA Favorit ini, kali ini justru memberikan motivasi agar para pelajar yang bakal lulus Tahun 2020 ini, mampu melanjutkan perkuliahannya ke Jerman melalui jalur prestasi dan beasiswa.</p>
<p>&#8220;Saya ingin balik kesini (Smamita) karena orang-orangnya baik-baik. Apalagi saya punya janji mau kembali ke Smamita jika ada acara di sekitar Asia maupun Indonesia,&#8221; terang Sabrina Holl kepada Memo X, Selasa (10/12/2019).</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-101809" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191210_0951100-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191210_0951100-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191210_0951100-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191210_0951100-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/12/20191210_0951100-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Lebih jauh, kata Sabrina saat datang ke Smamita kali ini ada yang berbeda drastis. Yakni saat dua tahun lalu ke Smamita bangunan sekolahnya masih bangunan lama 2 lantai. Namun kini, bangunan sekolahnya 8 lantai dan setiap kelas menggunakan AC.</p>
<p>&#8220;Saat kesini dulu bangunan sekolah masih belum sebagus ini. Tapi, sekarang bangunannya sangat bagus. Makanya saat saya ke Bali dan Lombok kemarin mampir 4 hari disini,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Bagi Sabrina jika saat ini dirinya tidak mengajar para siswa siswi, akan tetapi memberikan motivasi dan penjelasan agar para pelajar Smamita dapat meraih beasiswa ke Jerman. Terutama bagi kelas 12 yang hendak melanjutkan kuliah keluar negeri.</p>
<p>&#8220;Karena sangat mudah untuk mendapatkan bea siswa ke Jerman. Yang penting ada niat dan berani merealisasikan aplikasi mendapatkan bea siswa itu,&#8221; tegas mahasiswa S2 di Australia dan Jerman ini.</p>
<p>Sementara salah satu siswa kelas 12 IPA 2, Rubben Attala mengaku merasa sangat tertarik dengan sejumlah aplikasi peluang beasiswa studi ke Jerman itu. Apalagi, sudah mendapatkan penjalasan detail cara meraih beasiswa dengan tujuan Jerman itu melalui penjelasan Sabrina Holl yang tak lain mahasiswi University of Applied Sciences Hochschule Hof</p>
<p>Global (Jerman) dan University of The Sunshine Coast Master Manajemen (Australia).</p>
<p>&#8220;Pokoknya saya tertarik. Apalagi, tadi dijelaskan berapa bilai beasiswanya berapa biaya pendidikan dan beaya hidup sehari-hari di Jerman. Mudah-mudahan bisa menembus bea siswa itu,&#8221; pintahnya.</p>
<p>Waka Kesiswaan Smamita, Edwin Yogi Laayrananta berjanji bakal membuka kerjasama dan pertukaran pelajar dengan negara-negara di Eropa. Selama ini kerjasama itu hanya ditingkat Asia. Yakni mulai Malaysia, Singapura dan Jepang.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan, tahun-tahun berikutnya kami bisa mendatangkan para guru dari Eropa maupun Amerika agar kerjasamanya tidak hanya terfokus di Asia saja,&#8221; pungkasnya.<strong> Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">101808</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tanamkan Karakter Kedisiplinan Siswa Baru, MPLS Smamita Gandeng Brimob Polda Jatim</title>
		<link>https://memontum.com/tanamkan-karakter-kedisiplinan-siswa-baru-mpls-smamita-gandeng-brimob-polda-jatim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jul 2019 23:56:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Brimob]]></category>
		<category><![CDATA[MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jatim]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/88278-tanamkan-karakter-kedisiplinan-siswa-baru-mpls-smamita-gandeng-brimob-polda-jatim</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) berbeda dengan lainnya. Di sekolah yang memiliki gedung megah berlantai 8 ini, sebanyak 300 siswa siswi baru saat masa MPLS dikenalkan dengan karakter kedisiplinan. Karena itu, untuk menanamkan karakter itu, dalam kegiatan MPLS ini Smamita langsung menggandeng Satuan Brimob Polda Jatim [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) berbeda dengan lainnya. Di sekolah yang memiliki gedung megah berlantai 8 ini, sebanyak 300 siswa siswi baru saat masa MPLS dikenalkan dengan karakter kedisiplinan. Karena itu, untuk menanamkan karakter itu, dalam kegiatan MPLS ini Smamita langsung menggandeng Satuan Brimob Polda Jatim yang ada di JL Raya Ketegan, Kecamatan Taman, Sidoarjo.</p>
<p>&#8220;Kerjasama ini karena antara Smamita dan Satuan Brimob bertetangga. Pesan kami untuk ratusan peserta didik baru ini, harus berhati-hati bergaul dan disiplin. Karena banyak tantangan bagi yang memasuki usai remaja saat SMA.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88280" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082649-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Dalam bergaul kalau tidak hati-hati di zaman millenial bisa terpengaruh. Kami minta agar berhati-hati bergaul. Peredaran narkoba membahayakan. Meski sudah sering pelakunya ditangkap dan dihukum tapi tak ada efek jerah,&#8221; terang Kasat Brimob Polda Jatim Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika kepada Memontum.com, Selasa (16/07/2019).</p>
<p>Lebih jauh, Wijatmika menguraikan pesan itu disampaikan karena para siswa dan siswi baru ini bakal menjadi generasi penerus bangsa. Menurutnya bahaya peredaran narkoba, minuman keras (miras) dan penyakit masyarakat lainnya harus dijauhkan dari para pelajar. Hal ini lantaran pembangunan selanjutkan bakal berada ditangan para pelajar baru itu.</p>
<p>&#8220;Mereka (siswa baru) adalah generasi penerus pembangunan. Masa MPLS ini harus diikuti agar bisa disiplin baik di dalam maupun diluar sekolah. Untuk yang layak menggunakan kendaraan harus mematuhi lalu lintas. Makanya sekarang didampingi anggota Brimob agar para pelajar ini memiliki karakter disiplin dan patuh orangtua baik di rumah maupun di sekolah,&#8221; tegasnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-88279" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/07/20190716_082456-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, Kepala Smamita, Zainal Arif Fakhrudin menegaskan sinergi antara Smamita dan Satuan Brimob untuk menanamkan karakter kedisiplinan kepada para peserta didik baru. Apalagi, polisi dikenal sebagai penegak disiplin.</p>
<p>&#8220;Kami berharap dengan menggandeng Brimob ini anak-anak didik tidak hanya disiplin di sekolah, tetapi juga di jalan dan di rumah. Jadi polisi jangan ditakuti tapi dijadikan patner. Yang takut polisi biasanya dia melakukan pelanggaran,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sedangkan dalam kegiatan MPLS itu, kata Arif pihaknya memastikan tidak ada satu pun proses perpeloncohan dalam kegiatan orientasi di sekolahnya. Akan tetapi MPLS diisi dengan berbagai permainan (game) dan menampung bakat siswa baru.</p>
<p>&#8220;Selain game, untuk yang suka musik difasilitasi, begitu juga yang suka basket maupun futsal. Semua ditampung sesuai karakter dan kemampuan masing-masing siswa,&#8221; tandasnya.<strong> (Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">88278</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pikat Calon Siswa Baru, Smamita Siapkan Kelas dan Guru Internasional</title>
		<link>https://memontum.com/pikat-calon-siswa-baru-smamita-siapkan-kelas-dan-guru-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Jun 2019 11:39:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/86806-pikat-calon-siswa-baru-smamita-siapkan-kelas-dan-guru-internasional</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) memiliki cara tersendiri untuk menarik calon siswa dan siswi baru Tahun Ajaran 2019/2020. Salah satunya dengan mempersiapkan kelas Internasional pada akhir masa belajar. Selain itu juga menyiapkan guru Internasional (dari luar negeri) hasil kerjama Smamita dan sejumlah negara diluar Negeri. Buktinya, di akhir masa belajar siswa dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) memiliki cara tersendiri untuk menarik calon siswa dan siswi baru Tahun Ajaran 2019/2020. Salah satunya dengan mempersiapkan kelas Internasional pada akhir masa belajar. Selain itu juga menyiapkan guru Internasional (dari luar negeri) hasil kerjama Smamita dan sejumlah negara diluar Negeri. Buktinya, di akhir masa belajar siswa dan siswi tahun ajaran ini diberangkatkan ke Jepang selama 10 hari.</p>
<p>&#8220;Memang sekolah kami akan mempersiapkan program kelas Internasional tahun ini,&#8221; terang Waka Humas Smamita, Emil Mukhtar Efendi kepada Memo X, Kamis (27/06/2019).</p>
<div id="attachment_86808" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-86808" decoding="async" class="size-full wp-image-86808" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0056-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="BUKA - SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) masih membuka pendaftaran bagi calon siswa dan siswi baru Tahun Ajaran 2019/2020 hingga kuota terpenuhi, Kamis (27/06/2019)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0056-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0056-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0056-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0056-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0056-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-86808" class="wp-caption-text"><strong>BUKA &#8211; SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) masih membuka pendaftaran bagi calon siswa dan siswi baru Tahun Ajaran 2019/2020 hingga kuota terpenuhi, Kamis (27/06/2019)</strong></p></div>
<p>Pria yang akrab dipanggil Emil ini menguraikan program kelas Internasional itu bakal diseriusi. Apalagi, sebelumnya para perwakilan siswa dan siswi yang ikut program kelas Internasional ini pada akhir tahun pelajaran, sudah berkunjung ke Jepang selama 10 hari.</p>
<p>&#8220;Program kelas Internasional ini bakal mengajak beberapa perwakilan siswa untuk berangkat ke luar negeri. Kebetulan tahun ini ada 4 siswa ke yang ikut ke Jepang. Tapi, beberapa walimurid lainnya, tahun depan minta untuk berkunjung ke Australia,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Bagi Emil persiapan kelas Internasional ini bukan hanya kebutuhan tetapi memang keharusan. Apalagi, selama ini Smamita kerap mendapatkan kunjungan guru tamu dari luar negeri mulai dari Asia, Eropa hingga Timur Tengah. Diantaranya Thailand, Jepang, Malaysia, Taiwan, Cina (Tiongkok), dan Korea. Selain itu ada yang dari Mesir, Rumania, Aljazair; Kirgiztan, Turkmenistan serta dari Jerman.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-86807" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0055-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0055-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0055-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0055-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0055-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/06/IMG-20190627-WA0055-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Rencananya bulan September 2019 nanti, ada guest teacher dari Jepang selama 8 bulan. Dia akan mengajar selama hampir setahun seperti Yurika kemarin sudah berada di Smamita dan mengajarkan siswa dan siswi kami bahasa dan budaya Jepang,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara saat ditanya soal target siswa dan siswi baru Tahun Ajaran 2019/2020 ini, Emil mengaku bakal menyiapkan kuota 360 siswa. Mereka akan dibagi dalam 10 kelas di gedung sekolah yang megah berlantai delapan serta difasilitasi AC itu.</p>
<p>&#8220;Sampai hari ini sudah ada yang daftar (mengambil) formulir 477 siswa. Tapi yang sudah daftar ulang baru 277 siswa. Karena itu kami membuka pendaftaran sampai kuota terpenuhi. Artinya selagi kuota masih ada, siapa pun boleh dan berhak mendaftarkan diri,&#8221; tandasnya. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">86806</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ratusan Siswa Smamita Diajari Mitigasi Bencana Alam</title>
		<link>https://memontum.com/ratusan-siswa-smamita-diajari-mitigasi-bencana-alam</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Feb 2019 15:24:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Pemkab Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/76877-ratusan-siswa-smamita-diajari-mitigasi-bencana-alam</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Sebanyak 659 siswa dan siswi SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) diajari mitigasi bencana alam. Kegiatan yang dipusatkan di Aula sekolah berlantai VIII ini untuk melatih para siswa agar mampu dan tanggap terhadap terjadinya bencana alam. Baik itu bencana alam tanah longsor, banjir hingga gempa bumi. Bahkan diakhir kegiatan mitigasi bencana ini, para [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Sebanyak 659 siswa dan siswi SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) diajari mitigasi bencana alam. Kegiatan yang dipusatkan di Aula sekolah berlantai VIII ini untuk melatih para siswa agar mampu dan tanggap terhadap terjadinya bencana alam. Baik itu bencana alam tanah longsor, banjir hingga gempa bumi.</p>
<p>Bahkan diakhir kegiatan mitigasi bencana ini, para siswa diajari simulasi bencana alam gempa bumi. Hal ini mengingat sekolah yang ada di JL Raya Desa Ketegan, Kecamatan Taman, Sidoarjo ini memiliki ketinggian 8,5 lantai. Oleh karenanya, saat ada bencana gempa bumi maka para siswa dan siswi ini berlarian menuju titik kumpul pertama di depan gedung sekolah bertingkat itu.</p>
<div id="attachment_76878" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img aria-describedby="caption-attachment-76878" decoding="async" class="size-full wp-image-76878" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190204_112558-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="MITIGASI BENCANA - Sebanyak 659 siswa dan siswi SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) diajari mitigasi bencana petugas BPBD Pemkab Sidoarjo, Senin (04/02/2019)" width="650" height="366" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190204_112558-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190204_112558-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190204_112558-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190204_112558-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/02/20190204_112558-copy.jpg?resize=120%2C69&amp;ssl=1 120w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /><p id="caption-attachment-76878" class="wp-caption-text"><strong>MITIGASI BENCANA &#8211; Sebanyak 659 siswa dan siswi SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) diajari mitigasi bencana petugas BPBD Pemkab Sidoarjo, Senin (04/02/2019)</strong></p></div>
<p>&#8220;Selama ini para siswa kami sangat awam dengan bencana alam. Terutama gempa bumi. Oleh karena itu, sekolah mendatangkan tim khusus dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo untuk membuka wawasan para siswa soal bencan alam,&#8221; terang Kepala Smamita, Zainal Arif Fakhrudi kepada Memontum.com, Senin (04/02/2019).</p>
<p>Bagi pria yang akrab dipanggil Arif ini, jika siswa dan siswinya mengenal mitigasi bencana alam, maka bisa melaksanakan pencegahan prefentif dalam setiap bencana alam. Oleh karenya, Arif menilai pelajaran mitigasi bencana alam sangat penting bagi para pelajarnya.</p>
<p>&#8220;Contohnya saat ada bencana gempa bumi, para siswa kami harus tahu cara membuka pintu, tidak menggunakan lift atau elevator tetapi harus malui tangga hingga harus mengetahui lokasi titik kumpul saat ada bencana gempa. Termasuk gejala gempanya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara Kabid Pencegahan Kedaruratan dan Logistik BPBD Pemkab Sidoarjo, Karsono menjelaskan pendidikan bencana alam di Indonesia, khususnya di Sidoarjo untuk para pelajar sangat penting. Apalagi hampir semua daerah di Indonesia memiliki potensi rawan bencana.</p>
<p>&#8220;Untuk para siswa kalau sudah dikenalkan mitigasi bencana mereka punya modal pengertian mitigasi bencana. Apalagi para siswa dan siswi Smamita kalau kuliah tidak hanya di satu kampus melainkan di kampus yang berbeda-beda dengan potensi bencana alam yang berbeda-beda pula,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sedangkan saran untuk Smamita kata Karsono harus menambah alat pemadam kebakaran. Selain itu, lokasi titik kumpul harus lebih luas. Misalnya bisa meminjam gedung di sekitar Smamita serta menambah rambu-rambu jalur evakuasi.</p>
<p>&#8220;Karena gedung SMA ini lebih tinggi dibanding gedung SMA lainnya di Sidoarjo,&#8221; pintahnya.</p>
<p>Sementara salah seorang siswi Smamita mengaku bersyukur bisa diberi materi mitigasi bencana. Dengan begitu dirinya mengenal tanda, gejala maupun kondisi alam sebelum terjadi bencana alam itu. Selain itu mengerti tindakan utama saat terjadi bencana alam. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">76877</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jadi Jujugan Pelajar Asing, Smamita Targetkan 10 Kelas Rombel</title>
		<link>https://memontum.com/jadi-jujugan-pelajar-asing-smamita-targetkan-10-kelas-rombel</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Jan 2019 12:56:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[PPDB]]></category>
		<category><![CDATA[Smamita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/23101-polres-trenggalek-simulasi-sispam-mantapkan-persiapan-pengamanan-pilkada</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) menargetkan bakal menerima 10 kelas rombongan belajar (Rombel) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019. Ini menyusul, sekolah yang ada di pinggir JL Raya Ketegan, Kecamatan Taman, Sidoarjo ini, tidak hanya memiliki gedung lantai 8. Akan tetapi, kini sudah menjadi jujugan para mahasiswa dan guru asing [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) menargetkan bakal menerima 10 kelas rombongan belajar (Rombel) dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2019. Ini menyusul, sekolah yang ada di pinggir JL Raya Ketegan, Kecamatan Taman, Sidoarjo ini, tidak hanya memiliki gedung lantai 8. Akan tetapi, kini sudah menjadi jujugan para mahasiswa dan guru asing untuk berkunjung di sekolah yang bangunannya cukup megah itu.</p>
<p>&#8220;Selama ini kami hanya mampu menerima 5 kelas rombel. Tapi, setelah renovasi gedung senilai Rp 24 miliar kami mampu menerima 8 kelas rombel di Tahun 2018 kemarin. Untuk tahun ini kami targetkan 10 kelas rombel,&#8221; terang Kepala Smamita, Zainal Arif Fakhrudi kepada Memo X, Selasa (08/01/2019).</p>
<p>Pria yang akrab dipanggil Arif ini menguraikan target kenaikan jumlah peserta didik baru ini tidak mudah. Akan tetapi, pihaknya bakal menjadikan sekolahnya menjadi sekolah yang layak dijadikan tempat belajar bagi kalangan siswa dan siswinya. Yakni dengan menyiapkan segala sesuatunya yang berbeda dengan sekolah SMA pada umumnya. Misalnya ada tambahan membaca Al Quran bersama seluruh siswa dan dewan guru.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini sekaligus melatih anak-anak (siswa dan siswi) hafal Al Quran. Hasilnya sekarang ada 95 siswa hafal mulai 2 juz sampai 30 juz. Kalau yang hafal 30 juz baru 2 siswa sekarang,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Pria yang dikaruniai 2 orang putri dan 2 orang cucu ini mengaku tetap optimis bakal bisa memenuhi target 10 kelas itu. Alasannya, sejak ruang kelas dibangun dengan megah kerap menjadi jujugan siswa, mahasiswa dan kalangan guru asing ke sekolahnya. Diantaranya kunjungan dari Malaysia, Jepang, Jerman, Cheko, Afghanistan dan China.</p>
<p>&#8220;Sudah ada 13 warga negara asing yang berkunjung ke sekolah kami. Sekarang sudah bekerjasama dengan Jepang. Rencananya 5 siswa kami akan ke Jepang April 2019 besok. Untuk kunjungan lokalnya ada dari Kalimantan, Jember dan Jakarta,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Dengan berbagai kegiatan akademik dan non akademik itu, pihaknya meyakini semakin banyak kalangan orang tua yang bakal menyekolahkan putra putrinya ke sekolah yang dipimpinnya itu. Alasannya, hampir semua kemampuan siswa diluar akademik bakal ditampung.</p>
<p>&#8220;Insyaallah sistem pendidikan kami tidak jauh beda dengan SMA Negeri favorit yang ada di Sidoarjo dan sekitarnya. Banyak siswa kami yang lulus masuk Perguruan Tinggi Negeri maupun kuliah ke luar negeri,&#8221; tandas mantan Guru SMA Takmiriyah ini. <strong>(Wan/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">23101</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
