<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>SMAN 1 Tenggarang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sman-1-tenggarang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2021 10:53:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>SMAN 1 Tenggarang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Puskesmas Panarukan Situbondo Gelar Vaksinasi di SMAN 1</title>
		<link>https://memontum.com/puskesmas-panarukan-situbondo-gelar-vaksinasi-di-sman-1</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jul 2021 10:52:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[Panarukan]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 1 Tenggarang]]></category>
		<category><![CDATA[vaksinasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=149131</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Puskesmas Panarukan bekerjasama dengan SMAN 1 Panarukan melaksanakan vaksinasi Covid-19. Sedikitnya, 98 siswa dan siswi SMA Negeri I Panarukan, antusias mengikuti vaksin, Selasa (28/07). Vaksinasi yang berlangsung di aula SMAN 1 Panarukan ini, disaksikan Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Plt Dinas Kesehatan, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas dan tamu undangan lainnya. Baca Juga: [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Situbondo</strong> &#8211; Puskesmas Panarukan bekerjasama dengan SMAN 1 Panarukan melaksanakan vaksinasi Covid-19. Sedikitnya, 98 siswa dan siswi SMA Negeri I Panarukan, antusias mengikuti vaksin, Selasa (28/07).</p>



<p>Vaksinasi yang berlangsung di aula SMAN 1 Panarukan ini, disaksikan Bupati Situbondo, Karna Suswandi, Plt Dinas Kesehatan, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas dan tamu undangan lainnya.</p>



<p><strong><em>Baca Juga:</em></strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list is-grid columns-3 wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hut-ke-49-sman-2-situbondo-hadirkan-parade-prima-nusantara">HUT Ke-49 SMAN 2 Situbondo Hadirkan Parade Prima Nusantara</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/merawat-persatuan-dan-meneguhkan-perjuangan-umat-jadi-tema-harlah-dpc-ppp-situbondo">Merawat Persatuan dan Meneguhkan Perjuangan Umat Jadi Tema Harlah DPC PPP Situbondo</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/bi-jember-award-2025-beri-penghargaan-untuk-banyuwangi-di-kategori-ihk-dan-situbondo-non-ihk">BI Jember Award 2025 Beri Penghargaan untuk Banyuwangi di Kategori IHK dan Situbondo Non IHK</a></li>
</ul>


<p>&#8220;Vaksinasi puluhan pelajar ini tidak lain untuk menciptakan kekebalan (herd immunity). Sebab, kematian akibat Covid-19 rata-rata tidak vaksin. Sebanyak 97 persen masyarakat yang meninggal dunia akibat covid-19 tidak divaksin, &#8221; ujar Bupati, Karna dalam sambutannya.</p>



<p>Bupati, Karna, berharap seluruh siswa siswi dari usia 12 hingga 17 tahun mau melaksanakan vaksinasi. Sebab, vaksin bisa membentengi diri dari ancaman penularan virus corona. &#8220;Harapannya, seluruh pelajar di Situbondo mau di vaksin sehingga terbentuk Herd Immunity di kalangan pelajar,&#8221; harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Puskesmas Panarukan, dr H Imam Hariyono, mengatakan pihaknya bersyukur pada pelaksanaan vaksinasi yang berlangsung di aula SMAN 1 Panarukan, difokuskan untuk remaja atau pelajar berusia 12 hingga 17 tahun.</p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, saat ini pelayanan vaksinasi di SMAN 1 Panarukan, berlangsung aman dan lancar. Antusias, pelajar sangat luar biasa. Dengan kesadaran sendiri dan dukungan orang tua sebanyak 98 pelajar divaksin,&#8221; ujar dr Imam Hariyono.</p>



<p>Sejauh ini, sambung dr. Imam, pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan Puskesmas Panarukan, tidak ada penolakan dari orang tua atau wali murid, karena mereka datang dengan inisiatif sendiri.</p>



<p>&#8220;Peran orang tua hanya mendampingi anaknya vaksin. Untuk itu, saya juga berharap peran orang tua terus mendukung anak-anaknya melakukan vaksinasi. Sehingga, partisipasi anak usia remaja bisa meningkat. Saya juga berharap proses vaksinasi tumbuh dari kesadaran masyarakat, sehingga bisa menularkan informasi ini ke masyarakat yang lainnya,&#8221; ujar dr Imam Hariyono.</p>



<p>Dilain pihak, Ernawati orang tua Pandu siswa SMPN 1 Situbondo yang habis divaksin mengatakan bahwa, dirinya tidak mengetahui sampai kapan pandemi covid 19 ini akan berakhir. Makanya, pihak keluarga sepakat anaknya untuk divaksin. &#8220;Usia anak saya masih 12 tahun, makanya saya mendampingi saat anak divaksin,&#8221; ujar Ernawati saat menungggu anaknya yang tengah divaksin.</p>



<p>Alasan anaknya divaksin, karena kondisi penyebaran Covid-19 saat ini semakin mengganas. &#8220;Jadi awalnya anak, saya tawarkan mau divaksin atau tidak, ternyata anak saya mau vaksin. Saya saja punya asma tapi saya berani divaksin. Tapi, alhamdulillah saya sampai saat ini aman dan sehat,&#8221; katanya. <strong>(her/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">149131</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SMAN 1 Tenggarang, Gelorakan Semangat Sumpah Pemuda Dengan Berpakaian Adat</title>
		<link>https://memontum.com/sman-1-tenggarang-gelorakan-semangat-sumpah-pemuda-dengan-berpakaian-adat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2018 18:20:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bondowoso]]></category>
		<category><![CDATA[Pakaian Adat]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 1 Tenggarang]]></category>
		<category><![CDATA[Sumpah Pemuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/62031-sman-1-tenggarang-gelorakan-semangat-sumpah-pemuda-dengan-berpakaian-adat</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Bondowoso &#8211; Suasana upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, di SMAN 1 Tenggarang-Bondowoso, terasa beda dari tahun sebelumnya. 1000 lebih warga sekolah peserta apel upacara mengenakan pakaian adat Nusantara, sebagai cermin dari tekad sekolah ini melestarikan keanekaragaman budaya bangsa. Upacara tersebut berlangsung di lapangan serba guna, yang dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Tenggarang, Suprihartono [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Bondowoso</strong> &#8211; Suasana upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, di SMAN 1 Tenggarang-Bondowoso, terasa beda dari tahun sebelumnya. 1000 lebih warga sekolah peserta apel upacara mengenakan pakaian adat Nusantara, sebagai cermin dari tekad sekolah ini melestarikan keanekaragaman budaya bangsa.</p>
<p>Upacara tersebut berlangsung di lapangan serba guna, yang dipimpin langsung oleh Kepala SMAN 1 Tenggarang, Suprihartono SPd MM. “Upacara Sumpah Pemuda kali ini kita gelar dengan kemasan yang berbeda untuk mengingat kembali pada budaya kita. Jadi Sumpah Pemuda itu sebetulnya adalah berbasis pada nilai-nilai budaya bangsa Indonesia,”papar Suprihartono saat ditemui sejumlah awak media, usai memimpin upacara tersebut, Senin (29/10/2018).</p>
<p>Anak-anak diajak mengaktualisasi kembali, kata Suprihartono, bagaimana pemuda Indonesia di tahun 1928 ketika mewujudkan sumpah pemuda. “Supaya mereka tahu situasinya, sehingga lebih mendalami dan betul-betul menjiwai bahwa sumpah pemuda ini bukan hanya ucapan. Apalagi dijaman milenial ini,  sumpah pemuda bagi mereka amat sangat penting. Karena kalau mereka sudah mulai tidak lagi menghayati nilai sumpah pemuda, maka apa yang dikatakan bonus demografi itu, akan bernilai nihil,”jelas Kepala SMAN 1 Tenggarang yang juga memiliki darah seni. </p>
<p>Semangat yang ditanamkan pada murid didik di sini, sangat terlihat dari semua persiapan yang ada. “Semangat bukan main, mulai A sampai Z semua dipersiapkan oleh anak-anak. Dan kami hanya memfasilitasi saja, dan ini akan berlanjut nanti di 10 Nopember. Akan ada kejutan-kejutan untuk Bondowoso, yakni terkait mengaktualisasi nilai-nilai kepahlawanan, tunggu saja tanggal mainnya,”pungkasnya.   </p>
<p>Suprihartono berharap, bisa menjiwai Sumpah Pemuda. “Pertama, supaya mereka betul-betul menghayati dan menjiwai nilai sumpah pemuda. Kedua, bisa  meningkatkan kesatuan dan persatuan. Ini penting meski hanya ditingkat sekolah, maupun hal kecil dikelasnya, kalau tidak, maka nanti bisa memupuk kerugian di masa depannya,”tutupnya. </p>
<p>Hasil pantauan Memo X, usai upacara digelar drama kolosal Sumpah Pemuda dari Sanggar “Sendra Tari”, sanggar ini perpaduan teater dan tari. Kemudian murid-murid kembali ke kelas maisng-masing untuk menerima pelajaran seperti biasanya dan sebagian mengikuti lomba debat Sumpah Pemuda. </p>
<p>Aldi Nur Rahmatullah salah satu anak didik SMAN 1 Tenggarang, merasa bangga bisa mengikuti dan memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan berpakian adat. </p>
<p>“Bangga sekali mengenakan pakaian adat, apalagi pada hari yang bersejarah ini. Walaupun sempat ribet mencari pakaian adat yang saya kenakan sekarang ini. Tapi itu semua tidak memupuskan semangat saya demi memperingati moment Sumpah Pemuda. Dengan demikian, saya sebagai pemuda dijaman milenial ini bisa merasakan semangat, bisa menjiwai dan menghayati semangat para pemuda di jaman itu. Ini pertama kalinya diadakan di sekolah kami,”kata Aldi yang di duduk di bangku kelas X IPS 1. <strong>(ifa/yan)</strong>  </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">62031</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
