<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/smk-muhammadiyah-2-kota-malang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 27 Oct 2019 23:34:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Pasca Pencabutan Laporan Wali Murid SMKM 2 Kota Malang, Alhaidary: Ini Pelajaran Bagi Semua Pihak</title>
		<link>https://memontum.com/pasca-pencabutan-laporan-wali-murid-smkm-2-kota-malang-alhaidary-ini-pelajaran-bagi-semua-pihak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 27 Oct 2019 04:18:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[pencabutan laporan]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98601-pasca-pencabutan-laporan-wali-murid-smkm-2-kota-malang-alhaidary-ini-pelajaran-bagi-semua-pihak</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pasca pencabutan laporan oleh 10 wali murid SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Agus &#8221; Piranhamas&#8221; Setiawan, masih menunggu proses hukum lebih lanjut dari pihak Polres Malang Kota. Dalam waktu dekat pihak Polres Malang Kota akan melakukan gelar perkara usai pencabutan laporan dan saling memaafkan antara tersangka dan korban. Informasi yang diperoleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pasca pencabutan laporan oleh 10 wali murid SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Agus &#8221; Piranhamas&#8221; Setiawan, masih menunggu proses hukum lebih lanjut dari pihak Polres Malang Kota. Dalam waktu dekat pihak Polres Malang Kota akan melakukan gelar perkara usai pencabutan laporan dan saling memaafkan antara tersangka dan korban.</p>
<p>Informasi yang diperoleh Memontum.com, pada Senin (21/10/2019), pihak keluarga Agus sudah mendatang kantor advokat MS Alhaidary SH MH. Saat itu yang datang adalah Via, istri Agus untuk berkonsultasi .Saat Memontum.com mengkonfirmasikan ini ke MS Alhaidary melalui ponselnya, dia membenarkan hal iitu.</p>
<p>&#8220;Benar, Senin istrinya menemui saya untuk konsultasi masalah itu, tapi blm ada tindak lanjutnya. Saya ikut senang kalau ternyata ada perdamaian dan laporan dicabut. Itu lebih bagus untuk kedua belah pihak. Semoga bagi semua pihak khususnya terlapor dapa mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa itu,&#8221; ujar MS Alhaidary pada Sabtu (16/10/2019) sore.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan oleh motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar.</p>
<p>Jika dilihat di Banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammaditah 2, terdapat tulisan PT Piranhamas Group. Motivator tersebut terlihat mengamuk dan menampar beberpa siswa sambil berteriak Gobl**. Rekaman kekerasan tersebut langsung viral di Facebook. Usai diamankan oleh polrea Mang Kota, Agus Piranhaman mengaku khilaf.</p>
<p>&#8221; Saya benar-benar khilaf. Selesai acara saya langsung meminta maaf. Dalam hidup ini, saya tidak pernah melakukan ini. Saya terima anak magang SMK sejak 2008, saya juga pernah lama mengajar di SMK. Tidak pernah terjadi seperti ini,&#8221; ujar Agus.</p>
<p>Sebelum terjadinya kekerasan itu, dia mengaku sempat mengatakan kalau para siswa tidak boleh menertawakan kesalahan orang lain.</p>
<p>&#8221; Sebelumnya ada anak yang tertidur, saya suruh kedepan duduk di panggung. Saya juga menegaskan kepada siswa supaya kalau ada yang salah, jangan ditertawakan. Ternyata saat operator dari pihak sekolah ada kesalahan menulis dan ditertawakan,&#8221; ujar Agus. Dari sinilah Agus mengaku khilaf hingga terjadilah penamparan terhadap 10 siswa SMKM 2 Kota Malanng.</p>
<p>Jumat (25/10/2019) pukul 14.00, Wali Murid SMKM 2 Kota Malang mencabut laporannya terhadap Agus Setiawan atau yang lebih dikenal dengan sebutan sang Motivator Agus Piranhamas (50) warga Jl Piranha Atas Gang V, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Mereka beramai-ramai mendatangi Mapolres Malang Kota untuk mencabut laporannya. Saat ditemukan dengan Agus Piranhamas, mereka saling memaafkan. Terlihat sebagai rasa penyesalannya yang sangat mendalam, Agus beberapa kali meminta maaf kepada para wali murid. Bahkan saat para Wali Murid ini hendam pulang, Agus terlihat bersalaman sambil mencium tangan mereka.(gie/yan) <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98601</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Murid SMKM 2 Kota Malang Cabut Laporan, Saling Memaafkan</title>
		<link>https://memontum.com/wali-murid-smkm-2-kota-malang-cabut-laporan-saling-memaafkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2019 11:26:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[pencabutan laporan]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98582-wali-murid-smkm-2-kota-malang-cabut-laporan-saling-memaafkan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Sebanyak 10 wali murid SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (25/10/2019) pukul 14.00, mencabut laporannya terhadap Agus Setiawan atau yang lebih dikenal dengan sebutan sang Motivator Agus Piranhamas (50) warga Jl Piranha Atas Gang V, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Mereka beramai-ramai mendatangi Mapolres Malang Kota untuk mencabut laporannya. Saat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Sebanyak 10 wali murid SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (25/10/2019) pukul 14.00, mencabut laporannya terhadap Agus Setiawan atau yang lebih dikenal dengan sebutan sang Motivator Agus Piranhamas (50) warga Jl Piranha Atas Gang V, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Mereka beramai-ramai mendatangi Mapolres Malang Kota untuk mencabut laporannya. Saat ditemukan dengan Agus Piranhamas, mereka saling memaafkan.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98584" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0093-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0093-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0093-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0093-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0093-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Bahkan terlihat sebagai rasa penyesalannya yang sangat mendalam, Agus beberapa kali meminta maaf kepada para wali murid. Bahkan saat para Wali Murid ini hendam pulang, Agus terlihat bersalaman sambil mencium tangan mereka.</p>
<p>Bahtiar, kakak dari Jiwandono, yang hadir MaPolres Malang Kota mengatakan bahwa para wali murid sepakat untuk mencabut laporannya.</p>
<p>&#8220;Anak-anak sudah lelah dengan peristiwa ini sehingg orang tua sepakat mencabut laporan dan saling memaafkan. Pencabutan laporan sudah kami laksanakan kemarin. Tadi ini proses mediasi. Kami ingin suasana kembali normal seperti sedia kala. Kita sudah membuat tertukis untuk saling memaafkan,&#8221; ujar Bahtiar.</p>
<p>Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna SIK MH mengatakan bahwa denga adanya pencabutan perkara ini, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan gelar perkara.</p>
<p><img decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0090-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" class="aligncenter size-full wp-image-98583" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0090-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0090-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0090-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191025-WA0090-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Menyikapi kejadian ini terkait dugaan pemukulan dengan tersangka AS, wali murid atau orang tua korban seluruhnya datang ke Polres Malang Kota. Mereka.mencabut laporan dan secara tertulis sudah memaafkan apa yang dibuat tersangka. Saat ini proses masih berlanjut. Kedatangan Wali murid kita tampung aspirasi mereka. Dalam waktu dekat menyikapi aspek ini kita akan kaji dan melakukan gelar perkara. Nanti hasilnya akan kami sampaikan,&#8221; ujar AKP Komang.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan oleh motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/1719-motivator-gampar-10-murid-smk-muhammadiyah-2-sambil-teriak-goblok-ngaku-khilaf" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Motivator Gampar 10 Murid SMK Muhammadiyah 2 Sambil Teriak Goblok, Ngaku Khilaf</a></p>
<p>Jika dilihat di Banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammaditah 2, terdapat tulisan PT Piranhamas Group. Motivator tersebut terlihat mengamuk dan menampar beberpa siswa sambil berteriak Gobl**.</p>
<p>Rekaman kekerasan tersebut langsung viral di Facebook. Usai diamankan oleh polres Mang Kota, Agus Piranhaman mengaku khilaf.</p>
<p>&#8220;Saya benar-benar khilaf. Selesai acara saya langsung meminta maaf. Dalam hidup ini, saya tidak pernah melakukan ini. Saya terima anak magang SMK sejak 2008, saya juga pernah lama mengajar di SMK. Tidak pernah terjadi seperti ini,&#8221; ujar Agus.<strong> (gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98582</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Murid SMKM 2 Kota Malang Digampar Motivator, Kapolres Makota Sediakan Konseling Penghilang Trauma</title>
		<link>https://memontum.com/murid-smkm-2-kota-malang-digampar-motivator-kapolres-makota-sediakan-konseling-penghilang-trauma</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Oct 2019 11:13:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Konseling]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98240-murid-smkm-2-kota-malang-digampar-motivator-kapolres-makota-sediakan-konseling-penghilang-trauma</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH, bersama rombongan datangi rumah Novan di Jl Mulyodadi, Jetak Lor, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (20/10/2019) pukul 13.00. Novan sendiri adalah salah satu dari 10 siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang yang telah menjadi korban kekerasan sang motivator Agus Setiawan alias [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH, bersama rombongan datangi rumah Novan di Jl Mulyodadi, Jetak Lor, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (20/10/2019) pukul 13.00.</p>
<p>Novan sendiri adalah salah satu dari 10 siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang yang telah menjadi korban kekerasan sang motivator Agus Setiawan alias Agus Piranhamas (50) warga Jl Piranha Atas, Gang V, Kelurahan Tanjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Saat didatangi oleh oleh AKBP Dony, di rumah Novan sudah ada 3 korban kekerasan lainnya yakni Afandi, Wahyu dan Jiwandono.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH, mengatakan bahwa kedatangannya bersama unit PPA Polr3s Malang Kota untuk memberikan konseling kepada para korban untuk menghilangkan rasa trauma pasca penganiayaan yang dilakukan oleh Agus Piranhamas.</p>
<p>&#8221; Unit PPA akan datangi secara rutin para korban. Kami memberikan konseling menghilangkan trauma korban sehingga bisa mengikuti proses belajar mengajar kembali. Selain itu juga untuk menghilangkan rasa takut. Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Motivator harusnya memberi semangat positif, namun tersangka malah melakukan hal memalukan kekerasan terhadap anak bawah umur. Semoga dengan konseling ini mental anak-anak terbangun kembali,&#8221; ujar AKBP Dony.</p>
<p>Asnan, ayah Novan memberikan apresiasi kepada pihak Polres Malang Kota yang segera bergerak cepat mengamankan pelaku. Tak hanya itu, juga mengirimkan konseling kepada para korban untuk hilangkan rasa trauma dan membangun kembali mental anak pasca mengalami kekerasan.</p>
<p>&#8221; Kemarin anak saya sempat tidak masuk 2 hari pasca kejadian. Mungkin besok Senin sudah bisa masuk sekolah kembali. Kami berharap peristiwa ini tidak pernah terulang kembali,&#8221; ujar Asnan.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan oleh motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar.</p>
<p>Jika dilihat di Banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammaditah 2, terdapat tulisan PT Piranhamas Group. Motivator tersebut terlihat mengamuk dan menampar beberpa siswa sambil berteriak Gobl**. Rekaman kekerasan tersebut langsung viral di Facebook.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/1719-motivator-gampar-10-murid-smk-muhammadiyah-2-sambil-teriak-goblok-ngaku-khilaf" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Motivator Gampar 10 Murid SMK Muhammadiyah 2 Sambil Teriak Goblok, Ngaku Khilaf</a></p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa pada.Kamis (17/10/2019) pukul.08.00, dilaksanakan Seminar Motivasi Berwirausaha di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang di Jl Baiduri Sepah, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Pihak sekolah mendatangkan motivator dari pihak luar yakni berinisal AP, warga Jl Piranha Atas, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Pria yang sehari-harinya sebagai pakar internet marketing konsultan dan juga praktisi bisnis online ini dipercaya diundang sebagao motivator dalam seminar tersebut.</p>
<p>Sang motivator Agus Setyawan alias Agus Piranhamas, warga Jl Piranha Atas Gang V, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, akhirnya berhasil dibekuk petugas Reskrim Polres Malang Kota, saat berada di Surabaya, pada Jumat (18/10/2019) pukul 14.00. Belum diketahui keberadaan Agus di Surabaya, apakah hendak kabur atau ada keperluan lain, pastinya petugas sudah melakukan pengamanan dan membawanya ke Mapolres Malang Kota.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH mengatakan bahwa tersangka AP ditangkap saat berada di Surabaya. Dia sudah kami amankan di kawasan Surabaya. Dia kami kenakan UU No 35 Tahun 2014 dengan ancaman 5 tahun penjara,&#8221; ujar AKBP Dony.<br />
<strong><br />
BACA JUGA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/1678-viral-motivator-ngamuk-tampar-beberapa-siswa-smk-muhammadiyah-2-kota-malang" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Viral, Motivator Ngamuk, Tampar Beberapa Siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang</a></p>
<p>Jumat hingga puk.15.00, dari 10 korban sebanyak 9 orang sudah melapor. &#8220;Sebanyak 9 orang sudah melapor. Ada 1 hang belum melapor karena hidungnya masih mimisan. Dari hasil visum ada 1 yang mengalami luka robek di bibir dan lainnya luka-luka lebam,&#8221; ujar AKBP Dony.</p>
<p>Sang motivator, Agus Setiawan alias Agus Piranhamas (50) warga Jl Piranha Atas, Gang V, Kelurahan Tanjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (19/10/2019) pukul 13.00, dirilis di Mapolres Malang Kota. Saat bertemu para wartawan, Agus mengaku khilaf.</p>
<p>&#8221; Saya benar-benar khilaf. Selesai acara saya langsung meminta maaf. Dalam hidup ini, saya tidak pernah melakukan ini. Saya terima anak magang SMK sejak 2008, saya juga pernah lama.mengajar di SMK. Tidak pernah terjadi seperti ini,&#8221; ujar Agus. <strong>(gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98240</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motivator Gampar 10 Murid SMK Muhammadiyah 2 Sambil Teriak Goblok, Ngaku Khilaf</title>
		<link>https://memontum.com/motivator-gampar-10-murid-smk-muhammadiyah-2-sambil-teriak-goblok-ngaku-khilaf</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Oct 2019 16:59:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98211-motivator-gampar-10-murid-smk-muhammadiyah-2-sambil-teriak-goblok-ngaku-khilaf</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Sang motivator, Agus Setiawan alias Agus Piranhamas (50) warga Jl Piranha Atas, Gang V, Kelurahan Tanjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (19/10/2019) pukul 13.00, dirilis di Mapolres Malang Kota. Saat bertemu para wartawan, Agus mengaku khilaf. &#8220;Saya benar-benar khilaf. Selesai acara saya langsung meminta maaf. Dalam hidup ini, saya tidak pernah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Sang motivator, Agus Setiawan alias Agus Piranhamas (50) warga Jl Piranha Atas, Gang V, Kelurahan Tanjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Sabtu (19/10/2019) pukul 13.00, dirilis di Mapolres Malang Kota. Saat bertemu para wartawan, Agus mengaku khilaf.</p>
<p>&#8220;Saya benar-benar khilaf. Selesai acara saya langsung meminta maaf. Dalam hidup ini, saya tidak pernah melakukan ini. Saya terima anak magang SMK sejak 2008, saya juga pernah lama.mengajar di SMK. Tidak pernah terjadi seperti ini,&#8221; ujar Agus.</p>
<p>Sebelum terjadinya kekerasan itu, dia mengaku sempat mengatakan kalau para siswa tidak boleh menertawakan kesalahan orang lain.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya ada anak yang tertidur, saya suruh kedepan duduk di panggung. Saya juga menegaskan kepada siswa supaya kalau ada yang salah, jangan ditertawakan. Ternyata saat operator dari pihak sekolah ada kesalahan menulis dan ditertawakan,&#8221; ujar Agus. Dari sinilah Agus mengaku khilaf hingga terjadilah penamparan terhadap 10 siswa SMKM 2 Kota Malang sambil meneriakinya goblok.</p>
<p>Agus ditangkap pada Jumat (18/10/2019) pukul 14.00 saat berada di Bandara Juanda. Sebab sebelumnya, Agus hendak mengisi seminar di Makasar. Namun setibanya di Makasar, dia ditelp oleh petugas kepolisian hinggga langsung kembali lagi ke Bandara Juanda Surabaya.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH mengatakan bahwa tersangka dikenakan UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak. &#8221; Tersangka kami kenakan UU perlindungan anak dengan ancaman 5 tahun penjara,&#8221; ujar AKBP Dony Alexander.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan oleh motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar.</p>
<p>Jika dilihat di Banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammaditah 2, terdapat tulisan PT Piranhamas Group. Motivator tersebut terlihat mengamuk dan menampar beberpa siswa sambil berteriak Gobl**. Rekaman kekerasan tersebut langsung viral di Facebook.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa pada.Kamis (17/10/2019) pukul.08.00, dilaksanakan Seminar Motivasi Berwirausaha di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang di Jl Baiduri Sepah, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Pihak sekolah mendatangkan motivator dari pihak luar yakni berinisal AP, warga Jl Piranha Atas, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Pria yang sehari-harinya sebagai pakar internet marketing konsultan dan juga praktisi bisnis online ini dipercaya diundang sebagao motivator dalam seminar tersebut.</p>
<p>Sang motivator Agus Setyawan alias Agus Piranhamas, warga Jl Piranha Atas Gang V, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, akhirnya berhasil dibekuk petugas Reskrim Polres Malang Kota, saat berada di Surabaya, pada Jumat (18/10/2019) pukul 14.00. Belum diketahui keberadaan Agus di Surabaya, apakah hendak kabur atau ada keperluan lain, pastinya petugas sudah melakukan pengamanan dan membawanya ke Mapolres Malang Kota.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/1678-viral-motivator-ngamuk-tampar-beberapa-siswa-smk-muhammadiyah-2-kota-malang" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Viral, Motivator Ngamuk, Tampar Beberapa Siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang</a></p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH mengatakan bahwa tersangka AP ditangkap saat berada di Surabaya. Dia sudah kami amankan di kawasan Surabaya. Dia kami kenakan UU No 35 Tahun 2014 dengan ancaman 5 tahun penjara,&#8221; ujar AKBP Dony.</p>
<p>Jumat hingga puk.15.00, dari 10 korban sebanyak 9 orang sudah melapor. &#8220;Sebanyak 9 orang sudah melapor. Ada 1 hang belum melapor larena hidungnya masih mimisan. Dari hasil visum ada 1 yang mengalami luka robek di bibir dan lainnya luka-luka lebam,&#8221; ujar AKBP Dony. <strong>(gie/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98211</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motivator Kaploki Murid SMK Muhammadiyah 2, Walikota Malang Kecam Kekerasan, Kapolres Amankan Terduga</title>
		<link>https://memontum.com/motivator-kaploki-murid-smk-muhammadiyah-2-walikota-malang-kecam-kekerasan-kapolres-amankan-terduga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2019 20:38:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[walikota malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98200-motivator-kaploki-murid-smk-muhammadiyah-2-walikota-malang-kecam-kekerasan-kapolres-amankan-terduga</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Walikota Malang, H Sutiaji mengecam perbuatan kekerasan pada anak yang dilakukan oleh seorang motivator pada anak-anak di SMK Muhammadiyah 2 Malang pada hari Kamis tanggal 17 Oktober lalu. Menurut Walikota Sutiaji, kejadian tersebut telah mencoreng citra Kota Malang sebagai Kota Pendidikan. &#8220;Terlebih visi kita adalah menjadikan Malang sebagai Kota yang Bermartabat; [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Walikota Malang, H Sutiaji mengecam perbuatan kekerasan pada anak yang dilakukan oleh seorang motivator pada anak-anak di SMK Muhammadiyah 2 Malang pada hari Kamis tanggal 17 Oktober lalu. Menurut Walikota Sutiaji, kejadian tersebut telah mencoreng citra Kota Malang sebagai Kota Pendidikan.</p>
<p>&#8220;Terlebih visi kita adalah menjadikan Malang sebagai Kota yang Bermartabat; sehingga kejadian ini sangat melukai hati kita semua,&#8221; ujarnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98202" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0147-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0147-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0147-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0147-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0147-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>&#8220;Saya, Pak Kapolres dan Pak Dandim sangat mengecam tindak kekerasan tersebut. Saya minta kepada Bapak Kapolres untuk menindak sekeras-kerasnya bagi siapapun yang melanggar aturan. Terlebih ini di dunia pendidikan,&#8221; seruan tersebut disampaikan Walikota Sutiaji pada saat sidak di SMK Muhammadiyah 2 Malang hari Jumat (18/10/2019).</p>
<p>Dengan didampingi Kapolres Malang Kota, Dony Alexander dan Dandim 0833 Kota Malang, Tommy Anderson; Ia juga menyesalkan terjadinya kejadian tersebut karena terjadi di lembaga pendidikan sebagai lembaga yang terhormat.</p>
<p>&#8220;Dalam minggu depan kami akan mengumpulkan semua Kepala Sekolah yang ada di Kota Malang untuk mengingatkan kembali bagaimana seharusnya mereka mendidik anak-anak kita sebagai penerus bangsa; kejadian ini menjadi tanggung jawab kita bersama, untuk itu Pemerintah Kota Malang tidak akan tinggal diam,&#8221; tegasnya.</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-98201" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0137-copy.jpg?resize=740%2C395&#038;ssl=1" alt="" width="740" height="395" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0137-copy.jpg?w=750&amp;ssl=1 750w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0137-copy.jpg?resize=300%2C160&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0137-copy.jpg?resize=600%2C320&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2019/10/IMG-20191018-WA0137-copy.jpg?resize=200%2C107&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" data-recalc-dims="1" /></p>
<p>Sementara itu, Dony Alexander mengungkapkan bahwa pihak Kepolisian akan bergerak cepat dalam menangani kasus ini. Karena hal ini merupakan tindak kekerasan pada anak yang seharusnya kita jaga dan lindungi.</p>
<p>&#8220;Tersangka telah kami amankan. Akan segera kami proses lebih lanjut, saya harap seluruh pihak bisa bersabar agar kami dapat melakukan pemeriksaan dengan baik. Kami pikir seluruh elemen masyarakat sangat prihatin dengan kejadian ini,&#8221; katanya. <strong>(*yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98200</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penganiayaan Siswa SMKM 2 Kota Malang, Sang Motivator Ditangkap di Surabaya</title>
		<link>https://memontum.com/penganiayaan-siswa-smkm-2-kota-malang-sang-motivator-ditangkap-di-surabaya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2019 20:09:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[penganiayaan]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98172-penganiayaan-siswa-smkm-2-kota-malang-sang-motivator-ditangkap-di-surabaya</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Sang motivator Agus Setyawan alias Agus Piranhamas, warga Jl Piranha Atas Gang V, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, akhirnya berhasil dibekuk petugas Reskrim Polres Malang Kota, saat berada di Surabaya, pada Jumat (18/10/2019) pukul 14.00. Belum diketahui keberadaan Agus di Surabaya, apakah hendak kabur atau ada keperluan lain, pastinya petugas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang </strong>&#8211; Sang motivator Agus Setyawan alias Agus Piranhamas, warga Jl Piranha Atas Gang V, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, akhirnya berhasil dibekuk petugas Reskrim Polres Malang Kota, saat berada di Surabaya, pada Jumat (18/10/2019) pukul 14.00.</p>
<p>Belum diketahui keberadaan Agus di Surabaya, apakah hendak kabur atau ada keperluan lain, pastinya petugas sudah melakukan pengamanan dan membawanya ke Mapolres Malang Kota.</p>
<p>Atas perbuatannya itu, Agus sudah ditetapkan sebagai tersangka kekerasan terhadap anak UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 5 tahun penjara. Saat ini Agus masih terua menjalani pemeriksaan di Polres Malang Kota.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH mengatakan bahwa tersangka AP ditangkap saat berada di Surabaya. &#8220;Dia sudah kami amankan di kawasan Surabaya. Dia kami kenakan UU No 35 Tahun 2014 dengan ancaman 5 tahun penjara,&#8221; ujar AKBP Dony.</p>
<p>Pihaknya sangat menyayangkan adanya kejadian ini dan akan menindak pelaku sesuai hukum yang ada.</p>
<p>&#8220;Walikota Malang, Bapak Dandim dan semua elemen masyarakat merasa sangat prihatin. Kami akan melakukan tindakan tegas dalam proses ini, prosedural, profesional dan tasparan,&#8221; ujar AKBP Dony.</p>
<p>Jumat hingga pukul 15.00, dari 10 korban sebanyak 9 orang sudah melapor. &#8220;Sebanyak 9 pelajar sudah melapor. Ada 1 yang belum melapor karena hidungnya masih mimisan. Dari hasil visum ada 1 yang mengalami luka robek di bibir dan lainnya luka-luka lebam,&#8221; ujar AKBP Dony.</p>
<p><strong>BACA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/1678-viral-motivator-ngamuk-tampar-beberapa-siswa-smk-muhammadiyah-2-kota-malang" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Viral, Motivator Ngamuk, Tampar Beberapa Siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang</a></p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan oleh motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar.</p>
<p>Jika dilihat di Banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammadiyah 2, terdapat tulisan PT Piranhamas Group.</p>
<p>Motivator tersebut terlihat mengamuk dan menampar beberapa siswa sambil berteriak Gobl**. Rekaman kekerasan tersebut langsung viral di Facebook. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98172</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Walikota Malang Kunjungi SMKM2, Minta Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Ditindak Tegas</title>
		<link>https://memontum.com/walikota-malang-kunjungi-smkm2-minta-pelaku-kekerasan-terhadap-anak-ditindak-tegas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2019 20:06:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98170-walikota-malang-kunjungi-smkm2-minta-pelaku-kekerasan-terhadap-anak-ditindak-tegas</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Kekerasan terhadap 10 siswa SMKM (Muhammadiyah) 2 Kota Malang yang dilakukan si motivator Agus Setyawan alias Agus Piranhamas, mengundang perhatian seluruh elemen masyarakat. Kekerasan terhadap anak ini sangat disayangkan apalagi dilakukan di area lembaga pendidikan. Walikota Malang Drs H Sutiaji bersama Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander dan Dandim 0833 Letkol [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Kekerasan terhadap 10 siswa SMKM (Muhammadiyah) 2 Kota Malang yang dilakukan si motivator Agus Setyawan alias Agus Piranhamas, mengundang perhatian seluruh elemen masyarakat. Kekerasan terhadap anak ini sangat disayangkan apalagi dilakukan di area lembaga pendidikan.</p>
<p>Walikota Malang Drs H Sutiaji bersama Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander dan Dandim 0833 Letkol Inf Tommy Anderson, Jumat (18/10/2019) pukul 14.00, datangi SMKM 2 Kota Malang di Jl Baiduri Sepah, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Mereka datang untuk bertemu langsung dengan para guru dan siswa yang menjadi korban kekerasan sang motivator.</p>
<p>Menurut keterangan Drs H Sutiaji bahwa bahwa peristiwa kekerasan terhadap anak ini harusnya tidak terjadi, apalagi di lingkungan lembaga pendidikan.</p>
<p>&#8220;Kejadian kemarin (Kekerasan terhadap anak) sangat menampar visi dan misi kami sebagai Kota Malang bermartabat. Sekolah dalam hal ini adalah kepanjangan orang tua. Harusnya hal seperti ini tidak terjadi. Saya sangat sesalkan. Apapun bentuknya kekerasan anak tidak boleh terjadi. Kita akan perangi segala macam bentuk kekerasan, apalagi kekerasan terhadap anak di lembaga pendidikan,&#8221; ujar Sutiaji.</p>
<p>&#8220;Kami minta Pak Kapolres untuk menindak tegas kekerasan terhadap anak. Motivator itu harusnya memotivasi. Namun ini yang terjadi sangat kontradiktif. Harusnya motivator itu sesungguhnya membangkinkan sesuatu yang tidak mempunyai potensi menjadi yang memiliki potensi. Namun ini sebaliknya, si motivator mengebiri dan membunuh embrio kebaikan yang dimiliki para siswa. Ke depannya kami akan melakukan sertifikasi jika mengundang motivator harus diketahui trek record nya juga. Saat ini Kapolres sudah bertindak cepat menangkap pelakunya, &#8221; ujar Sutiaji.</p>
<p>Wahyu, salah satu siswa kelas 11 yang menjadi korban kekerasan sang motivator menjelaskan bahwa sejak awal melihat Agus Piranhamas, dalam mengisi seminar motivasi, merasa tidak enak. Karena si motivator bukannya memotivasi malah menghina siswa.</p>
<p>&#8220;Saya kurang enak sama si motivator. Awalnya saya duduk paling belakang. Saya diminta pindah sambil dia bilang kalau saya ini anak kurang berprestasi. Saat seminar, ada anak ketiduran disuruh maju ke depan. Saat siswa ada yang tertawa dia marah. Setelah beberapa kali kejadian, dia membuat perjanjian kalau ada yang tertawa lagi akan dipukul hingga berdarah,&#8221; ujar Wahyu.</p>
<p><strong>BACA : </strong><a href="https://kotamalang.memontum.com/1678-viral-motivator-ngamuk-tampar-beberapa-siswa-smk-muhammadiyah-2-kota-malang" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Viral, Motivator Ngamuk, Tampar Beberapa Siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang</a></p>
<p>Puncaknya saat operator dari pihak sekolah salah menulis kata yang harusnya ditulis Go Blok namun tertulis Go Blog. Kejadian ini mengundang tawa para siswa.</p>
<p>&#8220;Ada yang tertawa. Saat itu motivator marah menyuruh siswa untuk mengku siapa yang tertawa. Kami sebagai kelas 11 melindungi adik kelas hingga kami disuruh maju 10 orang satu persatu dipukul,&#8221; ujar Wahyu.</p>
<p><strong>BACA JUGA :</strong> <a href="https://kotamalang.memontum.com/1685-penamparan-siswa-smkm-2-bakal-berbuntut-panjang" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Penamparan Siswa SMKM 2 Bakal Berbuntut Panjang</a></p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan oleh motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar.</p>
<p>Jika dilihat di Banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammadiyah 2, terdapat tulisan PT Piranhamas Group. Motivator tersebut terlihat mengamuk dan menampar beberapa siswa sambil berteriak Gobl**. Rekaman kekerasan tersebut langsung viral di Facebook. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98170</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Penamparan Siswa SMKM 2 Bakal Berbuntut Panjang</title>
		<link>https://memontum.com/penamparan-siswa-smkm-2-bakal-berbuntut-panjang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Oct 2019 06:40:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[polres malang kota]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98137-penamparan-siswa-smkm-2-bakal-berbuntut-panjang</guid>

					<description><![CDATA[Motivator Agus Piranhamas Segera Dilaporkan Polisi Memontum, Kota Malang &#8211; Apa yang telah dilakukan motivator Agus Setiawan alias Agus Piranhamas kepada para siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, bakal berbuntut panjang. Orang tua para siswa yang kena tampar tidak menerima adanya kejadian itu. Pada Jumat (18/10/2019) pagi, pihak sekolah mengadakan pertemuan dengan pihak orang tua [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h2><strong>Motivator Agus Piranhamas Segera Dilaporkan Polisi</strong></h2>
<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Apa yang telah dilakukan motivator Agus Setiawan alias Agus Piranhamas kepada para siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, bakal berbuntut panjang. Orang tua para siswa yang kena tampar tidak menerima adanya kejadian itu.</p>
<p>Pada Jumat (18/10/2019) pagi, pihak sekolah mengadakan pertemuan dengan pihak orang tua siswa yang anaknya mengalami kekerasi si motivator. Setelah pertemuan itu, beberapa orang tua sambil membawa anaknya untuk melapor ke PPA Polres Malang Kota.</p>
<p>Salah satu siswa yakni M, bahwa akibat tamparan itu mulutnya sampai berdarah. Karena itu dengan diantar orang tuanya, M dan beberapa siswa lain berencana melapor.</p>
<p>&#8220;Ini rencananya mau berangkat melapor,&#8221; ujar M yang dibenarkan beberapa temannya.</p>
<p>Kepala sekolah SMKM 2 Kota Malang Nur Cholis, bahwa pihaknya sudah menyerahkan semuanya ke petugas yang berwajib.</p>
<p>&#8220;Saya baru mengetahui setelah selesai proses kegiatan. Seluruh siswa sudah kita panggil begitu juga deng motovatornya kami juga lakukan pemanggilan. Beliau sudah meminta maaf,&#8221; papar Kasek SMKM 2.</p>
<p>&#8220;Secara kelembagaan harus ada prosedurnya. Sakit hatinya anak-anak tidak akan bisa secepat itu hilang. Saat kejadian anak-anak tidak berani melawan karena etikanya masih berada di lingkungan sekolah. Sebab setiap hari anak anak kita ajari dengan berahlak yang baik. Usai kejadian itu saya juga telp Pak Wali Sutiaji dan Direktorat SMK. Saat ini semuanya kami serahkan ke pihak yang berwajib,&#8221; ujar Nur Cholis.</p>
<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan oleh motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar.</p>
<p>Jika dilihat di Banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammaditah 2, terdapat tulisan PT Piranhamas Group. Motivator tersebut terlihat mengamuk dan menampar beberpa siswa sambil berteriak Gobl**.</p>
<p>Rekaman kekerasan tersebut langsung viral di Facebook. Informasi Memontum.com bahwa pada.Kamis (17/10/2019) pukul.08.00, dilaksanakan Seminar Motivasi Berwirausaha di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang di Jl Baiduri Sepah, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Pihak sekolah mendatangkan motivator dari pihak luar yakni berinisal AP, warga Jl Piranha Atas, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Pria yang sehari-harinya sebagai pakar internet marketing konsultan dan juga praktisi bisnis online ini dipercaya diundang aebagao motivator dalam seminar tersebut.</p>
<p>Puluhan siswa mengikuti seminar tersebut dari kelas 10, 11 dan 12 Prodi Multimedia. Sekitar pukul 10.00, beberapa siswa tertawa karena operator ada kekeliruan saat menulis Go Blog di layar slide. Motivator berinisial AP yang saat itu sedang menerangkan materi langsung tersinggung.</p>
<p><a href="https://kotamalang.memontum.com/1678-viral-motivator-ngamuk-tampar-beberapa-siswa-smk-muhammadiyah-2-kota-malang" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>BACA :</strong> Viral, Motivator Ngamuk, Tampar Beberapa Siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang</a></p>
<p>Tak lama kemudian beberapa siswa diminta berjejer sambil berdiri di depan. AP kemudian menampar beberapa siswa tersebut satu persatu sambil berteriak goblok. Jika dilihat dari rekaman itu, tempelengan cukup keras.</p>
<p>Terkait kasus kekerasan terhadap anak ini, petugas Polres Malang Kota segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan. Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH saat dikonfirmasi Memontum.com, bahwa pihaknya sudah bergerak melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. &#8221; Masih proses penyelidikan,&#8221; ujar AKBP Dony. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98137</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Viral, Motivator Ngamuk, Tampar Beberapa Siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/viral-motivator-ngamuk-tampar-beberapa-siswa-smk-muhammadiyah-2-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2019 16:50:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[kekerasan di sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/98121-viral-motivator-ngamuk-tampar-beberapa-siswa-smk-muhammadiyah-2-kota-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar. Jika dilihat di banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammadiyah 2, terdapat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Sebuah rekaman kekerasan yang dilakukan motivator terhadap sejumlah siswa SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, viral di media sosial. Kekerasan tersebut terjadi saat ada kegiatan seminar dan motivasi sekolah dengan mendatangkan motivator dari pihak luar.</p>
<p>Jika dilihat di banner yang bertuliskan Seminar Motivasi Berwirausaha, yang terpasang di aula SMK Muhammadiyah 2, terdapat tulisan PT Piranhamas Group.</p>
<p>Motivator tersebut terlihat mengamuk dan menampar beberpa siswa sambil berteriak Gobl**. Rekaman kekerasan tersebut langsung viral di Facebook.</p>
<p>Informasi Memontum.com bahwa pada, Kamis (17/10/2019) pukul 08.00, dilaksanakan Seminar Motivasi Berwirausaha di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang di Jl Baiduri Sepah, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.</p>
<p>Pihak sekolah mendatangkan motivator dari pihak luar yakni berinisal AP, warga Jl Piranha Atas, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Pria yang sehari-harinya sebagai pakar internet marketing konsultan dan juga praktisi bisnis online ini dipercaya diundang sebagai motivator dalam seminar tersebut.</p>
<p>Puluhan siswa mengikuti seminar tersebut dari kelas 10, 11 dan 12 Prodi Multimedia. Sekitar pukul 10.00, beberapa siswa tertawa karena operator ada kekeliruan saat menulis Go Blog di layar slide. Motivator berinisial AP yang saat itu sedang menerangkan materi langsung tersinggung.</p>
<p>Tak lama, kemudian beberapa siswa diminta berjejer sambil berdiri di depan. AP kemudian menampar beberapa siswa tersebut satu persatu sambil berteriak goblok. Jika dilihat dari rekaman itu, tempelengan terdengar keras.</p>
<p>Terkait kasus kekerasan terhadap anak ini, petugas Polres Malang Kota segera turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.</p>
<p>Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH saat dikonfirmasi Memontum.com, bahwa pihaknya sudah bergerak melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. &#8220;Masih proses penyelidikan,&#8221; ujar AKBP Dony. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">98121</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
