<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>soebandi &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/soebandi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Apr 2026 13:11:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>soebandi &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bupati Fawait Sebut RSD dr Soebandi Jember Peringkat 5 Nasional dan Kalahkan Ratusan RS SeIndonesia</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-fawait-sebut-rsd-dr-soebandi-jember-peringkat-5-nasional-dan-kalahkan-ratusan-rs-seindonesia</link>
					<comments>https://memontum.com/bupati-fawait-sebut-rsd-dr-soebandi-jember-peringkat-5-nasional-dan-kalahkan-ratusan-rs-seindonesia#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[fawait]]></category>
		<category><![CDATA[kalahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[peringkat]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[seindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[soebandi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231974</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan pernyataan tegas dan menggembirakan terkait kondisi kesehatan sekaligus layanan kesehatan di wilayahnya, Kamis (24/04/2026) tadi. Seusai menjalani perawatan di RSD dr Soebandi, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, tidak hanya membawa kabar kesembuhan pribadinya, tapi juga kabar kemenangan besar bagi warga Jember. Gus Fawait menegaskan, bahwa kualitas RSD dr [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, memberikan pernyataan tegas dan menggembirakan terkait kondisi kesehatan sekaligus layanan kesehatan di wilayahnya, Kamis (24/04/2026) tadi. Seusai menjalani perawatan di RSD dr Soebandi, Gus Fawait-sapaan Bupati Jember, tidak hanya membawa kabar kesembuhan pribadinya, tapi juga kabar kemenangan besar bagi warga Jember.</p>



<p>Gus Fawait menegaskan, bahwa kualitas RSD dr Soebandi sangat luar biasa. Sehingga, masyarakat kini tidak perlu jauh-jauh lagi untuk berobat ke luar daerah.</p>



<p>&#8220;Kualitas rumah sakit kita sekarang sudah kelas wahid. Tidak perlu jauh-jauh ke Surabaya, di sini fasilitas dan dokternya sudah juara,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Bupati Fawait membuktikan klaimnya, lewat data yang tidak main-main. Di tahun 2026 ini, Kementerian Kesehatan menobatkan RSD dr Soebandi Jember sebagai peringkat ke-5 nasional dalam hal kesiapan fasilitas dan SDM untuk pendidikan dokter spesialis. Angka ini, sangat prestisius karena Jember berhasil menyisihkan 215 rumah sakit lain yang ikut mendaftar.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa saat ini di Jawa Timur hanya ada dua rumah sakit yang boleh mendidik dokter spesialis langsung di rumah sakit (Hospital Based). Yaitu, RSUD dr Soetomo di Surabaya dan RSD dr Soebandi di Jember.</p>



<p>Gus Fawait terlihat juga menyinggung soal kesejahteraan tenaga kesehatan (Nakes). Menurutnya, percuma alat canggih, kalau dokternya tidak sejahtera.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Saya tanya langsung ke Nakes waktu saya dirawat, mereka sekarang lebih senang karena kesejahteraannya diperhatikan. Kalau hati Nakes tenang, pelayanan ke pasien pasti lebih ramah dan sabar. Itu hukum alamnya,&#8221; jelas Bupati dengan gaya bicara yang santai namun mengena.</p>



<p>Selain itu, dirinya juga memuji manajemen tiga rumah sakit daerah (Soebandi, Balung, Kalisat), yang sekarang sudah mandiri dan sehat secara keuangan (BLUD). Hal ini, membuat pelayanan ke masyarakat jadi lebih gesit, karena rumah sakit punya kewenangan untuk memperbaiki fasilitas sendiri tanpa birokrasi yang berbelit-belit.</p>



<p>Progres ini, yang membuat Gus Fawait berani memasang target tinggi. Yakni, Jember harus punya rumah sakit Tipe A di tahun 2029.</p>



<p>Terkait manfaat buat warga Jember, Gus Fawait menjelaskan dengan sederhana. Pertama, Jember jadi pusat rujukan 7 kabupaten sekitar. Masyarakat dari Banyuwangi hingga Situbondo akan datang berobat ke Jember.</p>



<p>&#8220;Kedua, anak-anak Jember yang ingin menjadi dokter spesialis tidak perlu merantau jauh. Cukup di Jember, biayanya lebih hemat, ilmunya sama hebatnya. Ini soal kebanggaan dan kedaulatan warga Jember,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Gus Fawait juga mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk bangga dan menjaga fasilitas kesehatan yang ada. Dengan 160 dokter dan puluhan spesialis yang siaga, Jember siap melayani siapa pun dengan standar bintang lima. Jember tidak lagi hanya mengekor kota besar, tapi sudah mulai memimpin di barisan depan pelayanan kesehatan nasional.</p>



<p>&#8220;Jember Baru, Jember Maju itu salah satunya ya kesehatan yang tangguh begini,&#8221; tambahnya. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/bupati-fawait-sebut-rsd-dr-soebandi-jember-peringkat-5-nasional-dan-kalahkan-ratusan-rs-seindonesia/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231974</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Jember Respon Positif Pembangunan Tower Lima Lantai RKB Universitas dr Soebandi Jember</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-jember-respon-positif-pembangunan-tower-lima-lantai-rkb-universitas-dr-soebandi-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Jul 2025 04:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[lantai]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[respon]]></category>
		<category><![CDATA[soebandi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223868</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melaksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung baru tower 5 lantai Ruang Kuliah Bersama (RKB) Universitas dr Soebandi (UDS) Jember, Sabtu (12/07/2025) tadi. Sesuai rencana, Gedung RKB ini dirancang untuk menampung aktivitas perkuliahan lintas program studi dan akan menjadi salah satu ikon pengembangan infrastruktur pendidikan tinggi di Kabupaten [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Muhammad Fawait, melaksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung baru tower 5 lantai Ruang Kuliah Bersama (RKB) Universitas dr Soebandi (UDS) Jember, Sabtu (12/07/2025) tadi. Sesuai rencana, Gedung RKB ini dirancang untuk menampung aktivitas perkuliahan lintas program studi dan akan menjadi salah satu ikon pengembangan infrastruktur pendidikan tinggi di Kabupaten Jember.</p>



<p>Bupati Fawait dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap UDS yang terus menunjukkan kemajuan signifikan. Menurutnya, hadirnya gedung baru tersebut bukan hanya meningkatkan kapasitas akademik UDS, tetapi juga membawa dampak positif yang luas bagi Kabupaten Jember.</p>



<p>“UDS makin besar dan apapun yang ada di Jember makin besar. Tentunya saya sebagai Bupati Jember, sebagai Kepala Pemerintah Kabupaten Jember, merasa bahagia. Artinya, semakin banyak fasilitas pendidikan untuk meningkatkan SDM anak-anak Jember dan bahkan UDS berhasil dan mampu mendatangkan mahasiswa dari luar daerah. Tentu ini akan berdampak baik bagi perekonomian Jember, sektor pariwisata dan sektor lainnya,” kata Gus Fawait-sapaan Bupati Jember.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menyinggung, mengenai rencana pengembangan Fakultas Kedokteran oleh UDS, mengingat kebutuhan tenaga medis yang masih cukup besar di Jember. “Dengan infrastruktur, SDM dan bangunan yang dimiliki UDS, saya yakin mereka mampu membuka Fakultas Kedokteran. Ini penting untuk mendukung Universal Health Coverage (UHC) yang menjadi prioritas kita. Dengan begitu, kebutuhan dokter di Jember bisa terpenuhi,” tambah Bupati Fawait.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa pembangunan sektor pendidikan akan beriringan dengan penurunan angka kematian ibu dan bayi serta prevalensi stunting dan kemiskinan. Semua ini adalah bagian dari visi besar pembangunan Jember dalam 5 tahun ke depan.</p>



<p>“UHC saja tidak cukup kalau SDM nya tidak siap. Maka pengembangan pendidikan, termasuk kedokteran, adalah solusi jangka panjang. Harapan kami 5 tahun ke depan angka kematian ibu, bayi, stunting dan kemiskinan bisa kita turunkan secara signifikan,” papar Bupati Fawait. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223868</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rawat Nilai Kepahlawanan, Pemkab Jember Putar Film Dokumenter Letkol Sroedji dan dr Soebandi</title>
		<link>https://memontum.com/rawat-nilai-kepahlawanan-pemkab-jember-putar-film-dokumenter-letkol-sroedji-dan-dr-soebandi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2025 07:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dokumenter]]></category>
		<category><![CDATA[kepahlawanan]]></category>
		<category><![CDATA[letkol]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab]]></category>
		<category><![CDATA[soebandi]]></category>
		<category><![CDATA[sroedji]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222989</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember bekerja sama dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI), menggelar Talkshow atau Diskusi Publik tentang Kepahlawanan dr Soebandi, Senin (16/06/2025) tadi. Pelaksanaan diskusi tersebut, berlangsung di Perpustakaan Universitas dr Soebandi Jember. Sekedar diketahui, guna meningkatkan nasionalisme dan menanamkan nilai-nilai kepahlawanan di kalangan masyarakat, khususnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember bekerja sama dengan Televisi Republik Indonesia (TVRI), menggelar Talkshow atau Diskusi Publik tentang Kepahlawanan dr Soebandi, Senin (16/06/2025) tadi. Pelaksanaan diskusi tersebut, berlangsung di Perpustakaan Universitas dr Soebandi Jember.</p>



<p>Sekedar diketahui, guna meningkatkan nasionalisme dan menanamkan nilai-nilai kepahlawanan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, Pemerintah Kabupaten Jember sebelumnya telah memutar film dokumenter terkait dengan perjuangan Letkol Sroedji dan dr Soebandi, yang berjudul &#8216;Jalan Sunyi dr Soebandi&#8217;. Baik melalui Videotron di Alun-Alun Jember, maupun melalui layar tancap saat Pemkab Jember menggelar Bunga Desaku di Tanggul.</p>



<p>Kadiskominfo Jember, Bobby Arie Sandy, mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan bentuk hiburan, melainkan strategi edukatif dan kultural yang dirancang untuk menghidupkan nilai-nilai perjuangan lokal. Khususnya, melalui pendekatan yang lebih kontekstual dan menyentuh emosi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Ini juga merupakan upaya menjadikan generasi muda lebih mudah memahami, bahwa sejarah bukan soal masa lalu. Namun, menjadi fondasi untuk membangun masa depan yang lebih baik,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>Selain itu, Pemkab Jember berupaya menghidupkan kembali semangat perjuangan Letkol Sroedji dan dr Soebandi sebagai tokoh asal Jember. &#8220;Termasuk untuk memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat Jember terhadap tokoh-tokoh pejuangnya sendiri,&#8221; ungkap kadiskominfo.</p>



<p>Beruntung, pemutaran film dokumenter tersebut juga direspons positif dan antusias oleh masyarakat Jember. Menurut warga Jember, pemutaran film tersebut dapat digunakan sebagai pembelajaran untuk mengetahui asal-usul perjuangan Letkol Sroedji dan dr Soebandi. &#8220;Bisa nonton beramai-ramai,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Lebih lanjut Kadiskominfo mengatakan bahwa Pemkab Jember membuka ruang bagi semua pihak yang ingin menampilkan karya-karya videonya, baik untuk edukasi maupun studi. Nantinya, video terpilih bakal diputar melalui Videotron di Alun-Alun Jember. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222989</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Edukasi Nilai Kepahlawanan, Film Berkisah Letkol dr RM Soebandi Akan Ditayangkan di Alun- Alun Jember</title>
		<link>https://memontum.com/edukasi-nilai-kepahlawanan-film-berkisah-letkol-dr-rm-soebandi-akan-ditayangkan-di-alun-alun-jember</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berkisah]]></category>
		<category><![CDATA[ditayangkan]]></category>
		<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[kepahlawanan]]></category>
		<category><![CDATA[letkol]]></category>
		<category><![CDATA[soebandi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=222366</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Sebuah karya istimewa diproduksi oleh TVRI Jawa Timur bertajuk &#8216;Jalan Sunyi dr Soebandi&#8217; akan ditayangkan di Alun-Alun Jember Nusantara, Sabtu (24/05/2025) besok. Film dokumenter ini, menceritakan kisah inspiratif dari seorang dokter pejuang asal Jember, Letkol dr RM Soebandi. Ke depan, film ini akan ditayangkan tiap hari Sabtu malam pukul 20.00, di Alun-Alun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Sebuah karya istimewa diproduksi oleh TVRI Jawa Timur bertajuk &#8216;Jalan Sunyi dr Soebandi&#8217; akan ditayangkan di Alun-Alun Jember Nusantara, Sabtu (24/05/2025) besok.</p>



<p>Film dokumenter ini, menceritakan kisah inspiratif dari seorang dokter pejuang asal Jember, Letkol dr RM Soebandi. Ke depan, film ini akan ditayangkan tiap hari Sabtu malam pukul 20.00, di Alun-Alun Jember Nusantara.</p>



<p>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menyampaikan ucapan terima kasih kepada TVRI Jawa Timur, atas dukungannya dalam menayangkan film dokumenter Letkol dr Soebandi. “Kami menghaturkan terima kasih kepada TVRI Jawa Timur, yang mengizinkan kami untuk menayangkan film dokumenter ini di videotron Alun-Alun Jember,” kata Bobby, Jumat (23/05/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Bobby juga mengajak seluruh masyarakat, untuk berkunjung sekaligus berwisata edukasi bersama keluarga dan sanak saudara. Menurutnya, wisata edukasi ini sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kepahlawanan serta sebagai upaya pelestarian sejarah perjuangan lokal yang kerap terlupakan. Khususnya, kepada generasi muda di Kabupaten Jember.</p>



<p>Diharapkan, ujarnya, melalui penayangan film dokumenter ini bisa menghidupkan kembali semangat nasionalisme dan mengenang jasa para pahlawan. &#8220;Oleh karena itu, ajak keluarga dan sahabat, jangan lewatkan momen bersejarah ini. Ayo warga Jember dan sekitarnya. Datang dan saksikan pemutaran perdana film dokumenter jejak sang Pahlawan Letkol RM Soebandi,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">222366</post-id>	</item>
		<item>
		<title>RSD dr Soebandi Jember Launching Valet Parking untuk Kenyamanan Dokter dan Keluarga Pasien</title>
		<link>https://memontum.com/rsd-dr-soebandi-jember-launching-valet-parking-untuk-kenyamanan-dokter-dan-keluarga-pasien</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Mar 2025 07:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[keluarga,]]></category>
		<category><![CDATA[kenyamanan]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[parking]]></category>
		<category><![CDATA[pasien]]></category>
		<category><![CDATA[soebandi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=220523</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; RSD dr Soebandi Jember bekerjasama dengan Universitas dr Soebandi Jember, melaunching Valet Parking bagi dokter RSD dr Soebandi, Jumat (21/03/2025) tadi. Prosesi itu, dilakukan Plt Direktur RSD dr Soebandi, Dr dr I Nyoman Semita, Sp OT Spine(K) Fics di Halaman RSD dr Soebandi. Pria yang akrab disapa dr Nyoman, menjelaskan bahwa Valet [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; RSD dr Soebandi Jember bekerjasama dengan Universitas dr Soebandi Jember, melaunching Valet Parking bagi dokter RSD dr Soebandi, Jumat (21/03/2025) tadi. Prosesi itu, dilakukan Plt Direktur RSD dr Soebandi, Dr dr I Nyoman Semita, Sp OT Spine(K) Fics di Halaman RSD dr Soebandi.</p>



<p>Pria yang akrab disapa dr Nyoman, menjelaskan bahwa Valet Parking ini sebagai upaya mengurangi volume parkir kendaraan di RSD dr Soebandi. Dengan launching ini, diharapkan bisa memberikan kepuasan kepada pasien beserta keluarganya dalam parkir kendaraan.</p>



<p>“Hal tersebut selaras dengan mutu kami, yaitu menjadikan rumah sakit yang modern green hospital dan tourism hospital. Dengan fokus pada patient care, kita bekerja sama dengan Universitas dr Soebandi. Sehingga, minimal ada 100 mobil dokter yang kita geser ke lahan kosong kampus,” jelas dr Nyoman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya juga menjabarkan, bahwa ke depan bagi tenaga bidan dan perawat yang membawa kendaraan mobil, maka akan diberlakukan sistem yang sama. Hanya saja, nanti dengan menggunakan suttle bus. Artinya, mobil perawat atau bidan, untuk parkirnya disediakan absen di lokasi bagi para Nakes lalu akan ada bus yang antar jemput.</p>



<p>Lebih lanjut dr Nyoman menargetkan, yaitu akan membangun gedung parkir. Tidak hanya membangun infrastruktur, namun juga akan ada pengembangan layanan oncology center sebagai pusat layanan yang berfokus pada pencegahan, pengobatan dan perawatan kanker.</p>



<p>Dalam upaya peningkatan mutu layanan, dalam area yang sama akan ditempatkan klinik eksekutif untuk memudahkan akses bagi masyarakat yang membutuhkan. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220523</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PKKMB Universitas dr Soebandi Jember, Bupati Hendy Ingatkan Potensi dan Aktualisasi Diri Mahasiswa</title>
		<link>https://memontum.com/pkkmb-universitas-dr-soebandi-jember-bupati-hendy-ingatkan-potensi-dan-aktualisasi-diri-mahasiswa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 08:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[aktualisasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[ingatkan]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[soebandi]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=214372</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas dr Soebandi Jember, Rabu (18/09/2024) tadi. Dalam pembicara tunggal di kuliah umum itu, bupati tidak hanya memberikan semangat dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru. Namun, juga berharap mahasiswa yang nantinya sebagai penerus bangsa, tidak hanya meningkatkan kemampuan. Tetapi juga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas dr Soebandi Jember, Rabu (18/09/2024) tadi.</p>



<p>Dalam pembicara tunggal di kuliah umum itu, bupati tidak hanya memberikan semangat dan apresiasi kepada seluruh mahasiswa baru. Namun, juga berharap mahasiswa yang nantinya sebagai penerus bangsa, tidak hanya meningkatkan kemampuan. Tetapi juga agar dapat memaksimalkan potensi dan aktualisasi dirinya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Disampaikan Bupati Hendy, bahwa tantangan zaman sekarang jauh lebih berat untuk Generasi Z, bila dibandingkan dengan Zaman Milenial atau Generasi X. &#8220;Sekarang ini mereka harus siap diterjunkan ke masyarakat. Bahkan, kuliah itu intinya harus siap kerja dan langsung diterima. Inilah beberapa perbedaannya,&#8221; kata Bupati Hendy.</p>



<p>Rektor Universitas dr Soebandi, Andi Eka Pranata, dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa salah satu tujuan menghadirkan bupati, adalah untuk memberikan motivasi dan support. Apalagi, antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi, saling sinergi untuk mengoptimalkan potensi generasi masa depan.</p>



<p>&#8220;Ini adalah bagian dari sinergitas dari pemerintah daerah kepada akademisi. Karena, akademisi tidak bisa berbuat banyak untuk kabupaten bila tidak bersinergi dengan kabupaten,” ujarnya. <strong>(kom/rio/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">214372</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Hendy Apresiasi Teknologi Baru Penanganan Kebocoran Jantung RSUD dr Soebandi</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-hendy-apresiasi-teknologi-baru-penanganan-kebocoran-jantung-rsud-dr-soebandi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2024 12:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[jantung]]></category>
		<category><![CDATA[kebocoran]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[soebandi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=208947</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengapresiasi teknologi baru yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soebandi Jember, Selasa (30/04/2024) tadi. Yakni, teknologi dengan metode Amplatzer Septal Occluders (ASO) sebagai standar perawatan penutupan cacat septum atrium (ASD) invasif minimal. Layanan kesehatan canggih itu, untuk penanganan kebocoran jantung bawaan pada kasus Balita. Sementara untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengapresiasi teknologi baru yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soebandi Jember, Selasa (30/04/2024) tadi. Yakni, teknologi dengan metode Amplatzer Septal Occluders (ASO) sebagai standar perawatan penutupan cacat septum atrium (ASD) invasif minimal.</p>



<p>Layanan kesehatan canggih itu, untuk penanganan kebocoran jantung bawaan pada kasus Balita. Sementara untuk mengoperasionalkan peralatan dengan teknologi terkini itu, pihak manajemen RSD dr Soebandi menggandeng tim ahli RSUD dr Soetomo Surabaya, dalam proctorship (pembelajaran) metode ASO.</p>



<p>Tenaga ahli dari RSUD Dr Soetomo, dipimpin oleh dr H Mahrus A Rachman bersama dr Taufiq Hidayat dan Riza Nur Cholish. Sedangkan dr Saraswati adalah yang menjalani bimbingan.</p>



<p>Bupati Hendy Siswanto mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan, jika jumlah perempuan usia produktif di Jember ada sekitar 40.000. “Apresiasi setinggi-tingginya kepada RSD dr Soebandi. Ternyata, banyak kasus jantung bawaan di sini, yang juga mengakibatkan angka kematian bayi,” kata Bupati Hendy.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dengan teknologi terbaru ASO tersebut, ujarnya, kasus kebocoran jantung bawaan pada anak tidak perlu dioperasi. Tetapi dengan caterisasi (menggunakan cater) memasukkan alat untuk menambal.</p>



<p>“Insyaallah (dengan memanfaatkan teknologi, red) penanganan tidak membutuhkan waktu lama. Sekitar 30 menit. Bahkan, kalau sudah ahli, hanya 13 menit sudah selesai. Si pasien, dua tiga hari sudah bisa lari,” papar Bupati Hendy.</p>



<p>Direktur RSD dr Soebandi Jember, dr Lilik Lailiyah, menambahkan jika untuk sementara ini pihaknya masih menunjuk satu tenaga proctorship. “Dokter Saras memang lebih bisa untuk proctorship ini. Sementara ini, masih dia saja. Kita akan siapkan nanti yang lain untuk berikutnya,” ucap Lilik Lailiyah.</p>



<p>Dirinya juga menyampaikan, saat ini sudah tercatat di RSD sebanyak 174 anak dengan kasus jantung bawaan, yang akan menjalani pelayanan dengan metode ASO. Pemanfaatan teknologi dengan metode terbaru itu, dr Lilik menegaskan, tidak ada kesulitan. Bahkan, sudah tersedia dengan cukup di rumah sakit yang dipimpinnya.</p>



<p>Sedangkan untuk waktu proctorship sendiri, ujarnya, tidak berdasarkan hari tetapi berdasarkan berapa kasus yang ditangani. “Nanti dr Mahrus yang akan menentukan kapan dr Saras bisa dilepas sendiri,” tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">208947</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Launching Mall PDL RSD dr Soebandi Jember, Bupati Hendy Berharap Jadi Role Model Penataan PKL</title>
		<link>https://memontum.com/launching-mall-pdl-rsd-dr-soebandi-jember-bupati-hendy-berharap-jadi-role-model-penataan-pkl</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berharap]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[launching]]></category>
		<category><![CDATA[penataan]]></category>
		<category><![CDATA[soebandi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195714</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Rumah Sakit Daerah dr Soebandi melaunching Mall Pelepas Dahaga dan Lapar (PDL) di Halaman RSD dr Soebandi, Jumat (11/08/2023) tadi. Kegiatan ini, dihadiri Bupati Jember, Hendy Siswanto, Sekretaris Daerah, Hadi Sasmito, Direktur RSD dr Soebandi, Lilik Lailiyah, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Hendro Soelistijono, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Koeshar Yudyarto hingga tamu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Jember</strong> &#8211; Rumah Sakit Daerah dr Soebandi melaunching Mall Pelepas Dahaga dan Lapar (PDL) di Halaman RSD dr Soebandi, Jumat (11/08/2023) tadi. Kegiatan ini, dihadiri Bupati Jember, Hendy Siswanto, Sekretaris Daerah, Hadi Sasmito, Direktur RSD dr Soebandi, Lilik Lailiyah, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Hendro Soelistijono, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Koeshar Yudyarto hingga tamu undangan.</p>



<p>&#8220;PDL ini nantinya menjadi role model untuk percontohan penataan PKL. Sehingga, semua PKL bisa tertata dengan rapi dan tertib. Ke depan, inipun bisa diimplementasikan di seluruh Kabupaten Jember,” kata Bupati Hendy Siswanto.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Semua PKL, tambahnya, akan diberi tempat yang layak dan sesuai. Sehingga, dapat tertata dan rapi. Selain itu, juga dapat lebih menarik konsumen untuk membeli.</p>



<p>&#8220;Jaga kebersihan dan makanan yang dijual juga harus makanan yang sehat. Selain itu, jangan lupa makanan yang dijual enak dan murah. Sehingga, tidak mengecewakan pembeli. Sehingga, pembeli akan berlangganan untuk membeli makanan yang dijual tersebut,&#8221; tambahnya. <strong>(kom/rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195714</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenang Sosok dan Perjuangan Letkol dr R M Soebandi, Wabup Jember Resmikan Museum dan Perpustakaan</title>
		<link>https://memontum.com/kenang-sosok-dan-perjuangan-letkol-dr-r-m-soebandi-wabup-jember-resmikan-museum-dan-perpustakaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Jun 2023 16:03:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[dr]]></category>
		<category><![CDATA[kenang]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[letkol]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perpustakaan]]></category>
		<category><![CDATA[Resmikan]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[soebandi]]></category>
		<category><![CDATA[sosok]]></category>
		<category><![CDATA[wabup]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=192023</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Wakil Bupati Jember, KH MB Firjaun Barlaman, meresmian Museum dan Perpustakaan Letkol dr R M Soebandi di Universitas dr Soebandi, Selasa (27/06/2023) tadi. Perjuangan sosok dr RM Soebandi sendiri, mendapat apresiasi dari Pemkab Jember. Bahkan, mengusulkan dr RM Soebandi sebagai salah satu tokoh pahlawan nasional. Sosok dr Soebandi, juga sangatlah berjasa bagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Wakil Bupati Jember, KH MB Firjaun Barlaman, meresmian Museum dan Perpustakaan Letkol dr R M Soebandi di Universitas dr Soebandi, Selasa (27/06/2023) tadi. Perjuangan sosok dr RM Soebandi sendiri, mendapat apresiasi dari Pemkab Jember. Bahkan, mengusulkan dr RM Soebandi sebagai salah satu tokoh pahlawan nasional.</p>



<p>Sosok dr Soebandi, juga sangatlah berjasa bagi generasi penerus bangsa, bahkan bagi warga di Kabupaten Jember. dr Soebandi, selama hidup juga membela negara dari penjajahan Belanda. Dirinya meninggalkan seorang istri, Rr Soekesi dan tiga orang putri, Widyasmani, Widyastuti, dan Widorini.</p>



<p>Sebagai bentuk penghargaan atas jasanya, namanya diabadikan menjadi nama Rumah Sakit Daerah Jember, nama jalan serta nama perguruan tinggi. Wabup Jember, Gus Firjaun, pun berharap dengan peresmian perpustakaan dan museum ini bisa menjadi inspirasi dan bukti sejarah bagi kawula muda untuk bisa meneruskan dan memperjuangkan semangat dari dr Soebandi.</p>



<p>“dr Soebandi memiliki tiga putri yang tangguh. Dengan dibukanya perpustakaan dan museum ini, semoga menjadi amal jariyah bagi beliau dan membuka cakrawala perjuangan serta semangat yang membara khususnya di kawula muda,” kata Wabup Gus Firjaun.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Gus Firjaun juga menjelaskan, Pemkab Jember telah mengusulkan tiga tokoh sejarah dari Jember menjadi pahlawan nasional yang saat ini sudah diproses di tingkat provinsi. Ketiga calon pahlawan nasional tersebut, yakni Letkol Muhammad Sroedji, dr RM Soebandi dan KH Achmad Shiddiq.</p>



<p>Sementara itu, dr Widorini selaku anak ketiga dari dr Soebandi, mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang telah memberikan dukungan. Khususnya, kepada Bupati Jember beserta jajarannya yang terus membantu. Sehingga, museum Letkol dr RM Soebandi ini bisa diresmikan.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, dalam menciptakan museum ini berawal dari gagasan keluarga yang didukung oleh lembaga Universitas dr Soebandi. Adapun koleksi museum, sebagian besar milik Widyastuti dan dr Widorini, yang kemudian dihibahkan kepada Universitas dr Soebandi.</p>



<p>“Tujuan dari mengibahkan hampir semua peninggalan dari almarhum ayah saya. Yakni agar barang-barang peninggalan tersebut bisa dijadikan pelajaran sejarah perjuangan bagi generasi mendatang. Dokter Soebandi sudah meninggal sekian puluh tahun lalu, tetapi semangat dan cita-citanya harus tetap bersemayam abadi pada generasi penerusnya,” ungkap dr Widorini. <strong>(rio/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">192023</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
