<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sonokembang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sonokembang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Feb 2026 07:55:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sonokembang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Jembatan Sonokembang Ditutup 4 Hari, Dishub Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalin</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-sonokembang-ditutup-4-hari-dishub-kota-malang-siapkan-rekayasa-lalin</link>
					<comments>https://memontum.com/jembatan-sonokembang-ditutup-4-hari-dishub-kota-malang-siapkan-rekayasa-lalin#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2026 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=230181</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin), menyusul penutupan sementara Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing. Penutupan sendiri dilakukan mulai 14 hingga 17 Februari 2026. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, membenarkan adanya penghentian sementara akses tersebut. Menurutnya, langkah itu diambil untuk mendukung kelancaran pembangunan jembatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin), menyusul penutupan sementara Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing. Penutupan sendiri dilakukan mulai 14 hingga 17 Februari 2026.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, membenarkan adanya penghentian sementara akses tersebut. Menurutnya, langkah itu diambil untuk mendukung kelancaran pembangunan jembatan permanen yang kini memasuki tahap krusial.</p>



<p>“Iya, ditutup mulai 14 Februari sampai tiga atau empat hari ke depan, sampai 17 Februari 2026,” ujar Jaya, sapaan akrabnya, Kamis (12/02/2025) tadi.</p>



<p>Jaya menegaskan, penutupan bukan disebabkan kerusakan, melainkan adanya pergeseran Jembatan Bailey yang selama ini difungsikan sebagai akses sementara. Pergeseran dilakukan karena lokasi tersebut digunakan untuk pemasangan pondasi jembatan permanen.</p>



<p>“Jadi ada pemasangan pondasi yang memakan tempat Jembatan Bailey. Maka dari itu dipindah,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selama proses berlangsung, arus kendaraan akan dialihkan. Dishub telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna meminimalkan dampak kemacetan. Apabila pengendara dari arah Jalan Sulfat Simpang Utara menuju Jalan LA Sucipto dapat melalui Jalan Kapiworo, kemudian ke Jalan Industri Wendit Barat.</p>



<p>&#8220;Alternatif lain dapat memanfaatkan Jalan Sunandar Priyo Sudarmo. Mungkin di Jalan Sulfat nantinya akan terjadi kepadatan. Kami sudah mengatur lalu lintas seperti sebelumnya,” tambahnya.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menambahkan bahwa pergeseran Jembatan Bailey merupakan bagian dari skenario teknis pembangunan. Langkah tersebut diperlukan agar mobilisasi alat berat lebih leluasa dan pekerjaan konstruksi berjalan optimal.</p>



<p>“Langkah ini diperlukan untuk mobilisasi alat berat agar lebih leluasa sehingga pengerjaan konstruksi berjalan lancar,” imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/jembatan-sonokembang-ditutup-4-hari-dishub-kota-malang-siapkan-rekayasa-lalin/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">230181</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembangun Jembatan Sonokembang Gunakan Precast Beton, Pemkot Malang Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar</title>
		<link>https://memontum.com/pembangun-jembatan-sonokembang-gunakan-precast-beton-pemkot-malang-siapkan-anggaran-rp-5-miliar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 09:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[beton,]]></category>
		<category><![CDATA[gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[pembangun]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[precast]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=229696</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, menargetkan pembangunan Jembatan Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, akan berlangsung di Februari 2026 mendatang. Sebagai tahapan, rencana pembangunan itu kini memasuki masa lelang. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan bahwa anggaran yang disiapkan yakni sebesar Rp 5 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, menargetkan pembangunan Jembatan Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, akan berlangsung di Februari 2026 mendatang. Sebagai tahapan, rencana pembangunan itu kini memasuki masa lelang.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, mengatakan bahwa anggaran yang disiapkan yakni sebesar Rp 5 miliar. Besarnya anggaran tersebut, sejalan dengan perubahan desain dan spesifikasi konstruksi, termasuk penggunaan material precast beton.</p>



<p>&#8220;Konstruksi jembatan baru ini berbeda dengan jembatan lama. Kami bangun lebih tinggi dan lebih lebar, serta menggunakan material yang lebih bagus, yakni precast beton. Karena kualitasnya lebih baik, anggarannya juga menyesuaikan,&#8221; ujar Dandung, Jumat (23/01/2026) tadi.</p>



<p>Penggunaan precast beton dipilih, ujarnya, karena dinilai memiliki kekuatan struktur yang lebih baik, mutu terkontrol, serta daya tahan jangka panjang dibandingkan konstruksi sebelumnya. Material tersebut, juga diharapkan mampu meminimalkan risiko kerusakan serupa di masa yang akan datang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Nantinya Jembatan Sonokembang akan memiliki panjang sekitar 17 meter, dengan lebar ditingkatkan dari 5,5 meter menjadi 9 meter. Selain itu, ketinggian jembatan juga akan disesuaikan dengan elevasi jalan di sekitarnya guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Jembatan Sonokembang sebelumnya ambrol pada Oktober 2025 lalu. Setelah lebih dari tiga bulan menggunakan Jembatan Bailey sebagai jembatan darurat, Pemkot Malang kini memastikan pembangunan permanen segera dilakukan.</p>



<p>Dandung menegaskan, selama proses pembangunan berlangsung, arus lalu lintas tetap dapat berjalan normal. Hal ini karena Jembatan Bailey akan tetap difungsikan hingga jembatan baru selesai dan resmi dioperasikan.</p>



<p>&#8220;Jembatan Bailey tetap digunakan sampai jembatan baru beroperasi, sehingga tidak ada penutupan total akses jalan,&#8221; imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">229696</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dishub Kota Malang Terapkan Rekayasa Buka–Tutup di Jembatan Bailey Sonokembang</title>
		<link>https://memontum.com/dishub-kota-malang-terapkan-rekayasa-buka-tutup-di-jembatan-bailey-sonokembang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[buka–tutup]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<category><![CDATA[terapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227981</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menerapkan sistem rekayasa lalu lintas berupa buka–tutup di sekitar Jembatan Bailey Sonokembang, yang baru difungsikan. Kebijakan ini diberlakukan secara kondisional, menyesuaikan volume kendaraan di lapangan. Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa rekayasa dilakukan karena akses jalan yang melewati jembatan tersebut hanya mampu menampung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menerapkan sistem rekayasa lalu lintas berupa buka–tutup di sekitar Jembatan Bailey Sonokembang, yang baru difungsikan. Kebijakan ini diberlakukan secara kondisional, menyesuaikan volume kendaraan di lapangan.</p>



<p>Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menyampaikan bahwa rekayasa dilakukan karena akses jalan yang melewati jembatan tersebut hanya mampu menampung satu mobil pada satu waktu. “Pengaturan lalu lintas ini sifatnya rekayasa, maka bersifat kondisional. Karena volume kendaraan hanya cukup untuk satu mobil, maka yang bisa dilakukan adalah bergantian untuk roda empat, sementara roda bisa tetap mengalir,” ucap Jaya-sapannya, Sabtu (22/11/2025) tadi.</p>



<p>Jaya menegaskan, bahwa jembatan tersebut memiliki batasan kapasitas beban, sehingga Dishub memasang sejumlah rambu peringatan sejak awal. Jembatan itu, dikategorikan sebagai jalan kelas III lingkungan, sehingga bus dan truk dilarang melintas.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>“Ini bukan soal jembatannya saja, tapi memang ada ketentuan tonase. Harapannya, jalan tetap awet. Kami sudah pasang rambu baik dari arah utara maupun selatan, berupa rambu larangan dan rambu pengarah. Termasuk batas kecepatan maksimal 10 km/jam,” ujarnya.</p>



<p>Karena masa penerapan masih baru, Dishub menempatkan personel di pagi hari untuk membantu pengaturan arus. Jaya juga menyampaikan apresiasi kepada warga setempat yang turut membantu pengaturan lalu lintas.</p>



<p>“Kami dari Pemda sangat berterima kasih kepada masyarakat, terutama karang taruna dan warga RW 4 dan 5 yang membantu pengaturan arus lalin. Ini sangat meringankan kami karena personel kami terbatas,” imbuh Jaya. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227981</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Jembatan Bailey Sonokembang Mulai Dimanfaatkan, Wali Kota Malang Lakukan Peninjauan</title>
		<link>https://memontum.com/jembatan-bailey-sonokembang-mulai-dimanfaatkan-wali-kota-malang-lakukan-peninjauan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2025 06:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[dimanfaatkan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[peninjauan]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227898</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, resmi mulai dimanfaatkan oleh masyarakat, Kamis (20/11/2025) tadi. Dalam momen itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turun langsung guna meninjau kondisi jembatan darurat tersebut, yang dibangun sebagai akses sementara pasca jembatan utama ambruk, pada 10 Oktober 2025 lalu. “Per hari ini, 20 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, resmi mulai dimanfaatkan oleh masyarakat, Kamis (20/11/2025) tadi. Dalam momen itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turun langsung guna meninjau kondisi jembatan darurat tersebut, yang dibangun sebagai akses sementara pasca jembatan utama ambruk, pada 10 Oktober 2025 lalu.</p>



<p>“Per hari ini, 20 November 2025, Jembatan Bailey sudah mulai dimanfaatkan. Tadi saya mengecek langsung kondisi di lapangan dan memang ada sedikit masalah di bagian pelandaian, karena mobil sempat agak nyanggrok. Saya sudah minta untuk dibuat lebih landai,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Meski begitu, dirinya menilai kondisi jembatan secara umum sudah sangat baik dan aman untuk dilintasi. Dirinya pun juga sempat berdialog dengan sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat, yang mengaku lega dan antusias karena akses Jembatan Sonokembang kini kembali dapat dilalui.</p>



<p>“Ini tentu sangat membantu aktivitas masyarakat. Apalagi sebelumnya warga sampai harus menggunakan jembatan bambu. Kami sebenarnya tidak menyarankan itu, tapi saat itu sedang dalam proses mencari solusi tercepat agar akses bisa kembali digunakan,” ucapnya.</p>



<p>Wali Kota Wahyu juga menegaskan, bahwa Pemkot Malang akan mempercepat pembangunan jembatan permanen. “Desember kita lelang dini. Harapan kami, pembangunan jembatan asli bisa mulai dikerjakan di awal tahun,” tambahnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu pun juga mengimbau masyarakat, untuk berhati-hati dan mengikuti arahan petugas, mengingat sistem melintas di jembatan bailey dilakukan bergiliran untuk roda empat.</p>



<p>Sementara itu, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulhardjanto, mengatakan bahwa jembatan bailey telah dibuka sejak pukul 06.00 WIB, pada hari ini, utuk kendaraan roda empat terbatas dan roda dua. Sementara uji coba awal untuk sepeda motor telah dilakukan, sejak Rabu (19/11/2025) malam.</p>



<p>“Sebelumnya tadi malam kami mulai uji coba untuk sepeda motor. Partisipasi masyarakat sangat luar biasa. Mereka secara mandiri menjaga akses di kedua ujung jembatan. Kami juga sudah koordinasi dengan Dishub untuk menempatkan personel,” jelas Dandung.</p>



<p>Lebih lanjut dikatakannya, bahwa terdapat pembatasan jenis kendaraan yang boleh melewati jembatan. “Kendaraan angkutan barang tidak diperbolehkan melintas. Tonase maksimal yang bisa melewati jembatan ini adalah 10 ton. Untuk roda empat harus bergantian, sedangkan sepeda motor masih bisa bersimpangan,” lanjutnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Jembatan bailey tersebut merupakan pinjaman dari Balai Jalan dan Jembatan Pemprov Jatim dengan masa penggunaan hingga delapan bulan ke depan. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227898</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sebelum Difungsikan, Jembatan Bailey Sonokembang Akan Disosialisasikan ke Warga</title>
		<link>https://memontum.com/sebelum-difungsikan-jembatan-bailey-sonokembang-akan-disosialisasikan-ke-warga</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 09:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[difungsikan]]></category>
		<category><![CDATA[disosialisasikan]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[sebelum]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227718</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, terus dikebut. Namun, sebelum jembatan darurat itu nantinya resmi difungsikan, Pemkot Malang memastikan akan menggelar dialog dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk menentukan pola operasional dan pembatasan kendaraan. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa itu dilakukan sesuai dengan arahan Wali [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, terus dikebut. Namun, sebelum jembatan darurat itu nantinya resmi difungsikan, Pemkot Malang memastikan akan menggelar dialog dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk menentukan pola operasional dan pembatasan kendaraan.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa itu dilakukan sesuai dengan arahan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Disamping itu, menurutnya juga untuk mendengar aspirasi warga sekitar.</p>



<p>&#8220;Sebelum kita fungsikan, kita nanti akan dialog dan sosialisasi ke masyarakat. Kita mau lihat keinginan masyarakat bagaimana dan seperti apa. Kalau menginginkan mobil bisa lewat, nanti akan kita buat batasan-batasan seperti itu,&#8221; ujar Dandung, Jumat (14/11/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa pembatasan tersebut nantinya bisa berupa portal agar hanya kendaraan dengan dimensi tertentu yang dapat masuk. Selain itu, juga dilakukan pengaturan penjagaan untuk mencegah kendaraan sembarangan menerobos jalur.</p>



<p>&#8220;Untuk kendaraan roda dua, cukup aman. Jalurnya cukup lebar sehingga sepeda motor masih bisa bersimpangan,&#8221; katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Lebih lanjut, struktur utama jembatan saat ini menurutnya sudah berada di posisi yang disiapkan. Saat ini pengerjaan memasuki tahap pemasangan kaki jembatan, dilanjutkan pemasangan lantai yang diperkirakan rampung pada Sabtu–Minggu.</p>



<p>“Setelah lantai selesai, kita buat akses pelandaian masuknya. Termasuk pembatas pengaman untuk pejalan kaki, terutama jamaah masjid. Kita sediakan sekitar satu meter agar aman dari kendaraan,” tuturnya.</p>



<p>Secara teknis, jembatan bailey dipastikan aman untuk digunakan. Beban maksimal yang bisa ditampung mencapai 4.900 kilogram atau sekitar 5 ton. “Struktur bawah jembatan kuat. Plendes sudah kita buat baru dengan pengecoran sesuai hitungan konstruksi. Baik beban jembatan maupun kendaraan, insyaallah aman,” tegasnya.</p>



<p>Dandung juga menyebut, bahwa pembangunan jembatan permanen telah diusulkan dengan anggaran Rp 5,5 miliar. Angka ini mencakup konstruksi fisik, DED, serta pengawasan. “Kemarin konstruksi fisiknya sekitar Rp 5,3 miliar, tapi kalau termasuk perencanaan dan pengawasan, total kami ajukan Rp 5,5 miliar,” lanjut Dandung.</p>



<p>Jika seluruh tahap pemasangan berjalan sesuai rencana, Jembatan Bailey Sonokembang ditargetkan sudah dapat difungsikan pada 20 November 2025. Namun penggunaan resminya tetap menunggu hasil sosialisasi dan kesepakatan dengan warga. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227718</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Wahyu Tinjau Progres Percepatan Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang</title>
		<link>https://memontum.com/wali-kota-wahyu-tinjau-progres-percepatan-pemasangan-jembatan-bailey-sonokembang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[pemasangan]]></category>
		<category><![CDATA[percepatan]]></category>
		<category><![CDATA[progres]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227712</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau progres pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (14/11/2025) tadi. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa tinjauan tersebut merupakan kunjungan kedua, setelah sebelumnya meninjau saat jembatan ambrol. Apalagi, kondisi jembatan menurutnya terus mengalami penurunan dan pergeseran, sehingga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, meninjau progres pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat (14/11/2025) tadi. Pria nomor satu di lingkungan Pemkot Malang, itu menyampaikan bahwa tinjauan tersebut merupakan kunjungan kedua, setelah sebelumnya meninjau saat jembatan ambrol. Apalagi, kondisi jembatan menurutnya terus mengalami penurunan dan pergeseran, sehingga berisiko besar jika dilakukan pembongkaran tanpa penanganan darurat.</p>



<p>“Saat dicek tim DPUPRPKP Kota Malang, lapisan aspalnya tinggal kawatnya saja. Ini sangat rawan jika langsung dibongkar. Setelah dihitung, BTT terbatas dan waktu penyelesaian juga terbatas karena sudah akhir tahun,” ujar Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Atas kondisi tersebut, Pemkot Malang memutuskan untuk meminjam jembatan bailey dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bailey itu, menurutnya tidak disewa, namun Pemkot hanya menanggung biaya pengangkutan dari Surabaya dan proses perakitannya.</p>



<p>“Minjam bailey ini tidak mudah, karena banyak daerah lain juga berlomba-lomba meminjam. Alhamdulillah kita dapat dan sekarang sudah terpasang,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Wali Kota Wahyu juga menyebut, pemasangan berlangsung cepat. Bahkan, dalam dua hari ke depan akan dilakukan pemasangan plat, disusul landasan naik-turun kendaraan. Ditargetkan, jembatan tersebut nantinya sudah dapat digunakan mulai minggu depan.</p>



<p>&#8220;Untuk pejalan kaki yang bergerak menuju masjid di sekitar lokasi, Pemkot juga menyediakan jalur khusus. Roda dua bisa sekali jalan. Untuk pejalan kaki kita sediakan satu meter jalur. Untuk kendaraan roda empat nanti akan ada pembatasan tonase,” tutur Wali Kota Wahyu.</p>



<p>Selama jembatan bailey digunakan, lanjutnya, jembatan permanen akan mulai dibongkar dan dikerjakan pada tahun 2026. Menurut Wali Kota Wahyu, bailey tetap dibutuhkan, apabila membuat jembatan sementara versi lain, tetap tidak bisa digunakan selama proses pembongkaran.</p>



<p>“Bailey ini memang kita perlukan agar mobilitas warga tetap berjalan. Karena kalau membangun jembatan sementara biasa, tetap tidak bisa dilewati saat pembongkaran lama berlangsung,” imbuh Wali Kota Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227712</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang Dimulai, Target Rampung Dua Pekan</title>
		<link>https://memontum.com/pemasangan-jembatan-bailey-sonokembang-dimulai-target-rampung-dua-pekan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 09:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[dimulai]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[pemasangan]]></category>
		<category><![CDATA[rampung,]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<category><![CDATA[target]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227630</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, kini resmi dimulai. Proses perakitan jembatan darurat itu, dikerjakan oleh tim teknis Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang dan ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu ke depan. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa pekerjaan sudah dimulai sejak Minggu (09/11/2025) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemasangan Jembatan Bailey Sonokembang, kini resmi dimulai. Proses perakitan jembatan darurat itu, dikerjakan oleh tim teknis Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang dan ditargetkan rampung dalam waktu dua minggu ke depan.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menyampaikan bahwa pekerjaan sudah dimulai sejak Minggu (09/11/2025) lalu. Tahapan awal dilakukan dengan perataan tanah dan penyiapan fondasi, sebelum kemudian dilakukan perakitan struktur utama rangka baja di lapangan.</p>



<p>“Proses perakitan jembatan darurat ini akan berlangsung selama sekitar dua minggu ke depan. Hari ini kami mulai proses perakitan struktur utama,” ujar Dandung, Selasa (11/11/2025) tadi.</p>



<p>Dikatakannya, bahwa jembatan bailey tersebut memiliki panjang 30 meter dengan lebar 6 meter, terdiri dari 4 meter jalur kendaraan roda dua dan 2 meter untuk pejalan kaki. Jembatan tersebut difungsikan sebagai solusi sementara setelah jembatan lama ambruk akibat hujan deras dan tingginya debit air Sungai Bango beberapa waktu lalu.</p>



<p>“Untuk sementara, jembatan bambu tidak bisa digunakan karena akan mengganggu aktivitas perakitan. Begitu jembatan Bailey bisa dilalui, jembatan bambu akan kami bongkar,” ungkapnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, pemasangan jembatan bailey menjadi langkah cepat Pemkot Malang untuk memulihkan mobilitas warga. Sementara pembangunan jembatan permanen masih menunggu proses penganggaran.</p>



<p>“Bailey dinilai paling ideal untuk jembatan sementara di atas bentang sungai yang cukup lebar. Sistemnya modular dan berbahan baja, kuat, stabil, dan mudah dibongkar pasang,” lanjutnya.</p>



<p>Proyek jembatan darurat tersebut menggunakan anggaran insidental sekitar Rp 350 juta, meliputi pekerjaan pondasi, perakitan rangka baja, hingga pembongkaran sisa jembatan lama. Dandung menegaskan, dana Belanja Tak Terduga (BTT) tidak digunakan karena tidak memenuhi unsur kedaruratan.</p>



<p>“Karena itu kami gunakan anggaran insidental dinas,” tambahnya.</p>



<p>Sementara untuk pembangunan jembatan permanen Sonokembang, telah masuk dalam prioritas APBD 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp 5,3 miliar. “Kami tidak sekadar memperbaiki, tapi melakukan pembangunan total dengan desain baru. Lebarnya nanti menjadi 7,5 meter dan dilengkapi trotoar, sehingga bisa dilalui kendaraan roda empat dari dua arah,” imbuh Dandung. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227630</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pastikan Akses Warga Kembali Normal, Pemkot Malang Mulai Pasang Jembatan Bailey Sonokembang</title>
		<link>https://memontum.com/pastikan-akses-warga-kembali-normal-pemkot-malang-mulai-pasang-jembatan-bailey-sonokembang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 07:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[normal]]></category>
		<category><![CDATA[pasang]]></category>
		<category><![CDATA[pastikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227364</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengintruksikan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) untuk memulai melaksanakan pembangunan Jembatan Bailey, sebagai jembatan sementara Sonokembang, Senin (03/11/2025) tadi. Langkah ini, merupakan upaya Pemkot Malang untuk memulihkan akses warga yang terdampak akibat ambruknya jembatan lama. Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengintruksikan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) untuk memulai melaksanakan pembangunan Jembatan Bailey, sebagai jembatan sementara Sonokembang, Senin (03/11/2025) tadi. Langkah ini, merupakan upaya Pemkot Malang untuk memulihkan akses warga yang terdampak akibat ambruknya jembatan lama.</p>



<p>Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan bahwa pemasangan Jembatan Bailey ini merupakan instruksi dari Wali Kota Wahyu Hidayat guna mempercepat penanganan pasca kerusakan Jembatan Sonokembang. Pekerjaan jembatan sementara tersebut, ditargetkan rampung dalam 20 hari. Sehingga, dalam waktu dekat warga dapat kembali menggunakan akses tersebut secara aman dan nyaman.</p>



<p>“Jembatan Bailey ini dipilih karena konstruksinya kuat dan umum digunakan sebagai jembatan sementara, terutama untuk bentang sungai yang cukup lebar. Kami mulai pekerjaan hari ini, diawali dengan pembuatan fondasi atau plendes,” jelas Dandung, Senin (03/11/2025) tadi.</p>



<p>Dirinya menegaskan, bahwa pembangunan jembatan sementara ini menggunakan anggaran insidental dari DPUPRPKP Kota Malang sebesar Rp 350 juta, bukan dari dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Anggaran tersebut, digunakan untuk pekerjaan fondasi, mobilisasi dan perakitan jembatan, serta pembongkaran jembatan lama yang rusak.</p>



<p>“Awalnya kami rencanakan menggunakan BTT. Namun karena tidak ada wilayah yang terisolasi total, maka klausul kedaruratannya tidak terpenuhi. Untuk itu, kami gunakan anggaran insidental yang ada di dinas, nilainya sekitar Rp 350 juta. Informasi yang beredar bahwa anggaran mencapai Rp 2,5 miliar itu tidak benar,” tegasnya.</p>



<p>Sebelum pelaksanaan, DPUPRPKP telah melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan Ketua RW, RT, tokoh masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. Bahkan untuk menyukseskan pekerjaan ini, masyarakat juga melaksanakan tradisi bancakan atau doa bersama. Hal ini, sebagai bentuk kebersamaan dan harapan agar pembangunan berjalan lancar dan aman.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dua-agenda-penting-jadi-fokus-pembahasan-banmus-dprd-trenggalek">Dua Agenda Penting Jadi Fokus Pembahasan Banmus DPRD Trenggalek</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/berkah-ramadan-opak-gambir-maharis-kota-malang-kewalahan-layani-orderan-premium">Berkah Ramadan, Opak Gambir Maharis Kota Malang Kewalahan Layani Orderan Premium</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/sumur-bor-hasil-tmmd-di-dusun-templek-kediri-akhirnya-keluarkan-air-bersih">Sumur Bor Hasil TMMD di Dusun Templek Kediri Akhirnya Keluarkan Air Bersih</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jelang-mudik-lebaran-mas-dhito-minta-dpupr-gerak-cepat-penanganan-jalan-berlubang">Jelang Mudik Lebaran, Mas Dhito Minta DPUPR Gerak Cepat Penanganan Jalan Berlubang</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/hari-kedua-pencarian-jenazah-bocah-hanyut-di-sungai-kasin-berhasil-ditemukan">Hari Kedua Pencarian, Jenazah Bocah Hanyut di Sungai Kasin Berhasil Ditemukan</a></li>
</ul>


<p id="block-cf0a39d8-250e-4444-841d-5e6d91c84fb7">Dandung juga menambahkan, selama pembangunan Jembatan Bailey ini, jembatan bambu yang dibuat swadaya oleh masyarakat, juga tetap akan difungsikan. “Selama Jembatan Bailey ini belum terpasang, jembatan bambu juga tetap kita fungsikan untuk akses masyarakat. Nanti setelah Jembatan Bailey terpasang dan bisa diakses masyarakat, maka jembatan bambu ini akan kita bongkar,” sambungnya</p>



<p id="block-2ed8781c-3c94-48c8-986a-bc7133c0c92f">Tidak hanya membangun jembatan sementara, DPUPRPKP juga telah mengusulkan anggaran pembangunan jembatan permanen Sonokembang pada tahun anggaran 2026 sebesar Rp 5,3 miliar. Pembangunan jembatan baru tersebut diharapkan dapat dimulai pada awal tahun 2026 setelah seluruh tahapan perencanaan dan penganggaran selesai.</p>



<p id="block-89445bac-5e73-4d3e-9e7b-95b7cdd5ff1b">“Jembatan permanen akan kita bangun baru, bukan diperbaiki. Lebarnya akan ditingkatkan dari 5,5 meter menjadi 7,5 meter dengan tambahan trotoar untuk pejalan kaki di kedua sisi,” terang Dandung.</p>



<p id="block-61436d05-3436-44b1-8307-68f6e89709ed">Sementara itu, Ketua RW 05, Miskun, menyampaikan apresiasinya atas langkah Pemkot Malang ini. “Kami sangat senang dengan pembangunan Jembatan Bailey. Ini yang ditunggu masyarakat, karena ini akses utama warga RW 5 dan sekitarnya akan segera kembali normal. Harapannya jembatan yang baru dibangun lebih kuat dan aman, sehingga menambah jalur ekonomi untuk warga RW 5 dan sekitarnya,” urainya.</p>



<p id="block-f2bd332c-537a-48bb-a45b-9134e4ea32af">Miskun mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mengkoordinasikan dengan warga untuk membantu menjaga keamanan di sekitar proyek, termasuk untuk mengawasi bahan bangunan agar tidak terjadi kehilangan atau gangguan. Dirinya juga menegaskan, akan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif selama proyek berlangsung.</p>



<p id="block-4587047e-3570-42cc-b8b7-ca551e004774">Mengenai potensi kemacetan atau gangguan sementara akibat pembangunan, pihaknya menilai hal itu tidak menjadi masalah. “Tidak apa-apa (kalau macet atau akses terganggu), kan kalau Jembatan Bailey ini selesai, otomatis lebih lancar,” imbuhnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>



<p>﻿Buka panel: Featured Image Caption</p>



<p>Add a caption and/or photo credit information for the featured image.<br>Buka panel: Video/Audio EmbedBuka panel: Featured HeadlineBuka panel: Reviewer | Reviews Boxes</p>



<p>It is necessary to create a Template before adding a new review.Buka panel: Reviewer | Post Comparison Tables</p>



<p>Please insert a reviews template before adding a new comparison table.</p>



<ul>
<li>Pos</li>



<li>Blok</li>
</ul>



<h2 class="wp-block-heading">Ringkasan</h2>



<p>VisibilitasPublik</p>



<p>TerbitkanHari ini pada 2:40 pm</p>



<p>URLmemontum.com/?p=227364Lekatkan pada laman teratas blogMenunggu peninjauanFormat ArtikelGaleriStandarVideoPenulisanggieharianpagimemomemontumMemontum 1Memontum 2Memontum Editorial Team 1onoyPindahkan ke bak sampah</p>



<h2 class="wp-block-heading">Kategori</h2>



<p>Cari KategoriSEKITA</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dandung juga menambahkan, selama pembangunan Jembatan Bailey ini, jembatan bambu yang dibuat swadaya oleh masyarakat, juga tetap akan difungsikan. “Selama Jembatan Bailey ini belum terpasang, jembatan bambu juga tetap kita fungsikan untuk akses masyarakat. Nanti setelah Jembatan Bailey terpasang dan bisa diakses masyarakat, maka jembatan bambu ini akan kita bongkar,” sambungnya</p>



<p>Tidak hanya membangun jembatan sementara, DPUPRPKP juga telah mengusulkan anggaran pembangunan jembatan permanen Sonokembang pada tahun anggaran 2026 sebesar Rp 5,3 miliar. Pembangunan jembatan baru tersebut diharapkan dapat dimulai pada awal tahun 2026 setelah seluruh tahapan perencanaan dan penganggaran selesai.</p>



<p>“Jembatan permanen akan kita bangun baru, bukan diperbaiki. Lebarnya akan ditingkatkan dari 5,5 meter menjadi 7,5 meter dengan tambahan trotoar untuk pejalan kaki di kedua sisi,” terang Dandung.</p>



<p>Sementara itu, Ketua RW 05, Miskun, menyampaikan apresiasinya atas langkah Pemkot Malang ini. “Kami sangat senang dengan pembangunan Jembatan Bailey. Ini yang ditunggu masyarakat, karena ini akses utama warga RW 5 dan sekitarnya akan segera kembali normal. Harapannya jembatan yang baru dibangun lebih kuat dan aman, sehingga menambah jalur ekonomi untuk warga RW 5 dan sekitarnya,” urainya.</p>



<p>Miskun mengungkapkan, bahwa pihaknya telah mengkoordinasikan dengan warga untuk membantu menjaga keamanan di sekitar proyek, termasuk untuk mengawasi bahan bangunan agar tidak terjadi kehilangan atau gangguan. Dirinya juga menegaskan, akan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif selama proyek berlangsung.</p>



<p>Mengenai potensi kemacetan atau gangguan sementara akibat pembangunan, pihaknya menilai hal itu tidak menjadi masalah. “Tidak apa-apa (kalau macet atau akses terganggu), kan kalau Jembatan Bailey ini selesai, otomatis lebih lancar,” imbuhnya. <strong>(kom/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227364</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemkot Malang Siapkan Jembatan Bailey untuk Akses Warga saat Perbaikan Jembatan Sonokembang</title>
		<link>https://memontum.com/pemkot-malang-siapkan-jembatan-bailey-untuk-akses-warga-saat-perbaikan-jembatan-sonokembang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Nov 2025 07:20:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[bailey]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[sonokembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227313</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Pemerintah Kota Malang akan segera memasang jembatan bailey di Jembatan Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hal itu dilakukan, sebagai tindak lanjut dari ambrolnya jembatan akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat (10/10/2025) lalu, sekaligus memastikan mobilitas warga tetap lancar selama proses perbaikan berlangsung. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Pemerintah Kota Malang akan segera memasang jembatan bailey di Jembatan Sonokembang, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hal itu dilakukan, sebagai tindak lanjut dari ambrolnya jembatan akibat hujan deras yang terjadi pada Jumat (10/10/2025) lalu, sekaligus memastikan mobilitas warga tetap lancar selama proses perbaikan berlangsung.</p>



<p>Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa pemasangan jembatan bailey ditargetkan mulai dilakukan pada pekan depan. Nantinya, bailey akan difungsikan selama kurang lebih delapan bulan atau hingga pembangunan jembatan utama selesai.</p>



<p>“Sebelumnya ada usulan agar jembatan dibongkar langsung. Tapi kalau itu dilakukan sekarang, warga tidak punya akses. Saat ini memang ada jembatan bambu, tapi kami khawatir kalau hujan deras bisa membahayakan,” ujar Wahyu, Sabtu (01/11/2025) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dikatakannya, bahwa proses peminjaman jembatan bailey sudah melalui tahapan panjang. Pemkot Malang akan menyewa dari instansi pemerintah lain, namun tidak dikenakan biaya sewa.</p>



<p>“Nilai sewanya selama ini dianggap sampai Rp 2 miliar, padahal tidak. Kami tidak membayar sewanya karena sesama pemerintah. Biaya yang kami keluarkan hanya untuk ongkos angkut dan perakitan,” katanya.</p>



<p>Nantinya, akses jembatan bailey dapat dilalui oleh kendaraan roda dua saja. Sementara, untuk roda empat masih akan disesuaikan dengan kondisi kekuatan jembatan.</p>



<p>“Insyaallah minggu depan sudah mulai dipasang. Kami ambil sisi sebelah kanan, dan tulisan Pandanwangi akan kami bongkar agar kendaraan bisa lewat. Jadi, nanti saat jembatan utama dibongkar total, bailey sudah bisa dimanfaatkan warga,” imbuh Wahyu. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227313</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
