<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sopir &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sopir/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 26 Jul 2023 12:35:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sopir &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Bus Berpenumpang 20 Orang Terlibat Adu Banteng dengan Truk dan Pikap di Situbondo, Dua Sopir Meninggal</title>
		<link>https://memontum.com/bus-berpenumpang-20-orang-terlibat-adu-banteng-dengan-truk-dan-pikap-di-situbondo-dua-sopir-meninggal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Jul 2023 04:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[banteng]]></category>
		<category><![CDATA[berpenumpang]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[orang]]></category>
		<category><![CDATA[pikap]]></category>
		<category><![CDATA[situbondo]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<category><![CDATA[terlibat]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=194305</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Situbondo &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalan Raya Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Rabu (26/07/2023) sekitar pukul 03.30. Adalah Bus Tiara Mas Nopol EA 7596 A yang dikemudikan Yusuf (45), warga Desa Dauh Puri Kejari, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, yang terlibat tabrakan adu banteng dengan Truk pengangkut popok [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Situbondo</strong> &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) terjadi di Jalan Raya Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Rabu (26/07/2023) sekitar pukul 03.30. Adalah Bus Tiara Mas Nopol EA 7596 A yang dikemudikan Yusuf (45), warga Desa Dauh Puri Kejari, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, yang terlibat tabrakan adu banteng dengan Truk pengangkut popok Nopol W 8225 DW yang dikemudikan Nasukan (59), warga Kelurahan Kemantren, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Laka itu, juga melibatkan pikap jenis GranMax yang menabrak bagian belakang truk.</p>



<p>Akibat musibah Laka itu, sopir bus, Yusuf&nbsp; dan sopir truk, Nasukan, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan sopir pikap, berhasil selamat meski harus menjalani perawatan.</p>



<p>Informasi Memontum.com di lokasi, bahwa kecelakaan ini bermula saat Bus Tiara Mas melaju dari arah Banyuwangi menuju Surabaya. Di saat bersamaan, terdapat truk angkutan popok bayi berjalan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menjelang di TKP, bus secara tiba-tiba haluan terlalu ke kanan hingga menghantam truk yang datang dari arah berlawanan. Bus pun terpelanting ke kiri dan baru berhenti setelah menabrak bagian depan masjid. Sementara truk yang sempat terpelanting, kemudian ditabrak oleh GranMax di bagian bodi belakang.</p>



<p>Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Suwarno, membenarkan mengenai musibah kecelakaan bus dan truk serta pikap. “Iya, benar ada tabrakan dan dua orang meninggal dunia. Sekarang kedua jenazah dibawa ke kamar mayat RSUD Abdoer Rahem,” ujarnya.</p>



<p>Ditambahkannya, bahwa petugas masih melakukan olah TKP dan mengatur lalu lintas serta melakukan tindakan untuk mengurai kemacetan. “Sementara diberlakukan sistem buka tutup untuk antisipasi kemacetan. Untuk penyebab (kecelakaan), masih belum diketahui secara pasti,” katanya.</p>



<p>Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 20 penumpang bus selamat dan tidak ada yang mengalami luka berat. Meski demikian, ada beberapa penumpang yang mengalami trauma akibat kecelakaan tersebut. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">194305</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Trailer Mogok, Bus Hantam Trailer hingga Akibatkan Sopir Meninggal Tertindih</title>
		<link>https://memontum.com/perbaiki-trailer-mogok-bus-hantam-trailer-hingga-akibatkan-sopir-meninggal-tertindih</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 Jul 2023 06:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[akibatkan]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[hantam]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[mogok]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<category><![CDATA[tertindih]]></category>
		<category><![CDATA[trailer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193420</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Nasib naas dialami sopir truk trailer, Nopol B 9079 BEH, Rudi Hartono (37), warga Desa Tanjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. Korban meninggal setelah terlindas truknya sendiri di Jalur Pantura Desa Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kota Probolinggo, Sabtu (15/07/2023) malam. Hal itu terjadi, saat Rudi memarkir truknya di pinggir jalan dan memperbaiki bagian [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Nasib naas dialami sopir truk trailer, Nopol B 9079 BEH, Rudi Hartono (37), warga Desa Tanjung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang. Korban meninggal setelah terlindas truknya sendiri di Jalur Pantura Desa Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, Kota Probolinggo, Sabtu (15/07/2023) malam.</p>



<p>Hal itu terjadi, saat Rudi memarkir truknya di pinggir jalan dan memperbaiki bagian bawah truk. Namun tidak disangka, truk tersebut diseruduk bus Nopol P 7041 UG, yang dikendarai Dul Mukti (60), warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.</p>



<p>Informasi Memontum.com bahwa dugaan awal, Rudi merasa ada kendala pada truknya hingga parkir di pinggir jalan. Dirinya kemudian melakukan pengecekan pada bagian bawah truk. Saat dirinya memperbaiki truk trailer di bagian belakang sebelah kanan, tiba- tiba muncul bus yang melaju dari arah Barat.</p>



<p>Bus tersebut menabrak bagian belakang truk trailer tersebut, sehingga korban tertindih ban belakang kanan. Sedangkan bus yang menyeruduk tersebut, mengalami ringsek di bagian depan sebelah kiri dan kaca depan pecah. Untuk penumpang bus yang mengalami luka-luka, langsung dievakuasi ke Puskesmas Nguling untuk mendapat perawatan.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>&#8220;Saat itu, sopir sedang ngeban dan tiba &#8211; tiba dari arah Barat, sebuah bus menabrak bagian belakang trailer hingga trailer bergerak maju. Kebetulan sopir yang ada di bawah truk, langsung terlindas,&#8221; ujar saksi kejadian, Abdul Latif.</p>



<p>Sementara itu, sopir bus, Dul Mukti, mengatakan bahwa busnya sebenarnya kondisi pelan, karena baru saja menurunkan penumpang di Pasar Nguling. &#8220;Setelah menurunkan penumpang, saya berjalan pelan. Di dalam bus ada 25 penumpang. Namun saat mendekati lokasi, tiba-tiba ada truk trailer parkir dan tidak ada tanda. Bus langsung menabrak bagian belakang trailer,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Iptu Kumoro, mengatakan bahwa kecelakaan ini bermula saat truk trailer sedang berhenti. Kemudian, sopir melakukan pengecekan kendaraan dan tiba-tiba dari arah barat muncul bus, yang kemudian menabrak bagian belakang trailer.</p>



<p>&#8220;Dugaan sementara, karena truk trailer saat perbaikan tidak memasang tanda, maka bus dari arah barat langsung menabrak trailer yang sedang parkir tersebut. Untuk mengetahui penyebab pasti, kecelakaan ini masih ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota,&#8221; ujarnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193420</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Adu Banteng Mobilio Lawan Truk Kontainer di Jalur Pantura Paiton, Seorang Sopir Tewas</title>
		<link>https://memontum.com/adu-banteng-mobilio-lawan-truk-kontainer-di-jalur-pantura-paiton-seorang-sopir-tewas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jun 2023 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[adu]]></category>
		<category><![CDATA[android]]></category>
		<category><![CDATA[banteng]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[hukum]]></category>
		<category><![CDATA[jalur]]></category>
		<category><![CDATA[Kontainer]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[lawan]]></category>
		<category><![CDATA[mobilio]]></category>
		<category><![CDATA[paiton,]]></category>
		<category><![CDATA[Pantura]]></category>
		<category><![CDATA[probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[seorang]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<category><![CDATA[tewas]]></category>
		<category><![CDATA[truk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=191276</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka) terjadi di Jl Raya Pantura, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/06/2023) sore. Laka Lantas yang melibatkan truk kontainer yang dikemudikan Indra (59) warga Sumatra Barat, diketahui beradu banteng dengan mobil Honda Mobilio yang dikemudikan Fredy Irawan Harianto (33) warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Kecelakaan lalu lintas (Laka) terjadi di Jl Raya Pantura, Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu (18/06/2023) sore. Laka Lantas yang melibatkan truk kontainer yang dikemudikan Indra (59) warga Sumatra Barat, diketahui beradu banteng dengan mobil Honda Mobilio yang dikemudikan Fredy Irawan Harianto (33) warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.</p>



<p>Akibat kejadian itu, sopir Mobilio yakni Fredy mengalami luka yang cukup parah hingga mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian. Sementara akibat kejadian itu, sontak menjadi perhatian warga.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe title="Adu Banteng Mobilio Lawan Truk Kontainer di Jalur Pantura Paiton, Seorang Sopir Tewas" width="740" height="416" src="https://www.youtube.com/embed/__xHJeZIS3k?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Pengemudi truk, Indra, mengatakan bahwa saat itu dirinya melaju dari arah Barat ke Timur, untuk mengirim minuman dari Jakarta ke Bali. Sesampainya di lokasi, mobil mobilio melaju terlalu ke kanan dengan kecepatan tinggi. Karena jarak sangat dekat, akhirnya terjadi tabrakan.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>&#8220;Dari depan itu, mobil tersebut mengambil jalur saya. Saya sudah sempat mengerem, tapi akhirnya adu depan. Untungnya, saya pakai sabuk pengaman. Kalau tidak pakai, mungkin saya ada benturan juga,&#8221; terangnya saat ditemui di Pos Lantas Sumberlele Kraksaan-Probolinggo.</p>



<p>Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama, mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30. Saat itu, Honda Mobilio tersebut hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya yang hendak berbelok ke arah Selatan. Karena haluan terlalu ke kanan, sehingga mobil tersebut memakan jalan dari arah berlawanan.</p>



<p>&#8220;Mobilio ingin mendahului kendaran pikap yang ada di depannya. Sehingga, haluan mobil tersebut memakan jalan dari arah berlawanan. Akibatnya, terjadilah benturan antara mobil tersebut dengan truk yang melaju dari arah berlawanan,&#8221; paparnya.</p>



<p>Ditambahkannya, akibat kejadian itu, sopir mobil Mobilio meninggal di lokasi kejadian. &#8220;Sopir Mobilio meninggal dunia di TKP. Kami langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban ke rumah sakit. Sementara kendaraan yang terlibat, masih kami evakuasi. Ada sedikit mengalami kesulitan, karena kendaraan truk kontainer sangat besar,&#8221; tambahnya. <strong>(nun/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">191276</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Denda Miliaran Menanti Perampungan Proyek Pengerjaan Jargas Lumajang, selain Pelunasan Gaji Pekerja dan Sopir</title>
		<link>https://memontum.com/denda-miliaran-menanti-perampungan-proyek-pengerjaan-jargas-lumajang-selain-pelunasan-gaji-pekerja-dan-sopir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2023 06:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[jargas]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Perpres]]></category>
		<category><![CDATA[proyek mangkrak]]></category>
		<category><![CDATA[sopir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=181009</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Proyek pengerjaan Jaringan Gas (Jargas) Bumi di Kabupaten Lumajang, tidak hanya terancam mangkrak, akibat buntut dari belum terbayarnya gaji beberapa pekerja dan sopir. Namun, jika mengacu pada keterlambatan pengerjaan proyek, atau target selesainya pengerjaan pada 15 Desember 2022, maka cukup besar penalti yang harus dibayar. Berdasarkan Perpres 16 Tahun 2018 Pasal 79 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Proyek pengerjaan Jaringan Gas (Jargas) Bumi di Kabupaten Lumajang, tidak hanya terancam mangkrak, akibat buntut dari belum terbayarnya gaji beberapa pekerja dan sopir. Namun, jika mengacu pada keterlambatan pengerjaan proyek, atau target selesainya pengerjaan pada 15 Desember 2022, maka cukup besar penalti yang harus dibayar.</p>



<p>Berdasarkan Perpres 16 Tahun 2018 Pasal 79 ayat 4, sebagaimana diubah dengan Perpres 12 Tahun 2021, bahwa jika terjadi keterlambatan proyek ada sanksi pengenaan denda yang besarannya 1/1.000 dari nilai kontrak. Sehingga, jika merujuk pada aturan yang ada, diperkirakan denda permil pelaksana proyek Jargas Bumi oleh PT Petronesia Benimel, selaku pelaksana atau pemenang lelang, bisa mencapai sekitar Rp 43 juta per hari. Sementara, jika hingga Selasa (03/01/2023) kemarin, proyek tersebut belum dikerjakan, maka sudah mengalami keterlambatan selama 19 hari. Sehingga, jika proyek Jargas hingga beberapa ke depan tidak bisa terselesaikan, diperkirakan pihak pelaksana bakal menanggung denda permil mencapai milliaran.</p>



<p>Baca Juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/kota-malang-masuk-31-besar-program-lsdp-kemendagri-proyek-rdf-ditarget-mulai-2027">Kota Malang Masuk 31 Besar Program LSDP Kemendagri, Proyek RDF Ditarget Mulai 2027</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/polres-situbondo-ungkap-praktik-pembuatan-petasan-dan-amankan-51-kg-bubuk-mercon">Polres Situbondo Ungkap Praktik Pembuatan Petasan dan Amankan 5,1 Kg Bubuk Mercon</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/mudik-lebaran-2026-diprediksi-turun-dishub-kota-malang-siapkan-7-pos-dan-rekayasa-lalin-situasional">Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Turun, Dishub Kota Malang Siapkan 7 Pos dan Rekayasa Lalin Situasional</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/ramadan-kondusif-rutan-situbondo-perketat-pengamanan-lewat-sidak-blok-hunian">Ramadan Kondusif, Rutan Situbondo Perketat Pengamanan Lewat Sidak Blok Hunian</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/evaluasi-penataan-lalin-jalan-merdeka-selatan-dishub-kota-malang-tak-tutup-permanen-saat-ramadan">Evaluasi Penataan Lalin Jalan Merdeka Selatan, Dishub Kota Malang Tak Tutup Permanen saat Ramadan</a></li>
</ul>


<p>Humas Proyek Jargas Lumajang, Fauzan, ketika dikonfirmasi membenarkan jika pengerjaan proyek Jargas di Lumajang, mengalami keterlambatan. Meski demikian, terkait penyesaiannya ada perpanjangan waktu. &#8220;Betul, pak. Kontrak kami di perpanjang sampai Maret 2023. Bukan denda, akan tetapi amandemen perpanjangan waktu. Dikarenakan, banyak faktor teknis dan non teknis,&#8221; ujarnya kepada Memontum.com.</p>



<p>Disinggung mengenai denda permil yang akan dikenakan, Fauzan mengaku, bahwa dirinya tidak tahu. Itu karena, dirinya belum bertemu dengan pimpinan proyek.</p>



<p>&#8220;Untuk denda, saya pribadi belum tahu pasti, apakah kena denda permil atau tidaknya. Karena terkendala satu dan lain hal, pak. Karena kebetulan, saya belum ketemu pimpinan lagi,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Sementara itu, Construction Area Superintendent Jargas Kabupaten Lumajang, Indra, juga membenarkan jika proyek Jargas mengalami keterlambatan pekerjaan. Sehingga, pelaksana akan menanggung denda permil. &#8220;Betul, secara kontrak. Ya,&#8221; katanya singkat.</p>



<p>Sebagaimana diberitakan, hingga Januari ini, proyek pengerjaan Jasgas Lumajang masih belum rampung. Bahkan, beberapa pekerja proyek mengaku belum dibayar, dari pengerjaan yang sudah dikerjakan. Sementara akibat kondisi itu, beberapa pekerja pun akhirnya memilih meninggalkan lokasi proyek pengerjaan. <strong>(adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181009</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
