<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sore Bayi Perempuan di Ampelgading &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sore-bayi-perempuan-di-ampelgading/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Jul 2018 09:21:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sore Bayi Perempuan di Ampelgading &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sore Bayi Perempuan di Ampelgading, Pagi Bayi Laki-laki di Dampit</title>
		<link>https://memontum.com/sore-bayi-perempuan-di-ampelgading-pagi-bayi-laki-laki-di-dampit</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jul 2018 09:14:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Malang]]></category>
		<category><![CDATA[Pagi Bayi Laki-laki di Dampit]]></category>
		<category><![CDATA[Sore Bayi Perempuan di Ampelgading]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=45901</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Malang &#8212;Geger wilayah Dusun Madurejo RT04/06, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Selasa (3/7/2018) pagi. Bayi laki-laki baru lahir, menangis di belakang rumah warga. Pagi itu, pukul 04.30, bayi masih memiliki tali ari-ari, ditemukan Saniyah (43) warga setempat. Pagi itu, Saniyah sedang pergi ke kamar kecil rumahnya. Mendengar suara rengek bayi, ia terkejut dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="auto"><strong>Memontum Malang &#8212;</strong>Geger wilayah Dusun Madurejo RT04/06, Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Selasa (3/7/2018) pagi. Bayi laki-laki baru lahir, menangis di belakang rumah warga.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Pagi itu, pukul 04.30, bayi masih memiliki tali ari-ari, ditemukan Saniyah (43) warga setempat. Pagi itu, Saniyah sedang pergi ke kamar kecil rumahnya. Mendengar suara rengek bayi, ia terkejut dan melihatnya. Saniyah, kemudian memberitahukan suaminya.</p>
<div id="attachment_45904" style="width: 510px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/45901-sore-bayi-perempuan-di-ampelgading-pagi-bayi-laki-laki-di-dampit/img-20180703-wa0097" rel="attachment wp-att-45904"><img aria-describedby="caption-attachment-45904" decoding="async" class="size-full wp-image-45904" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/07/IMG-20180703-WA0097-e1530609252748.jpg?resize=500%2C667&#038;ssl=1" alt="LUCU : bayi perempuan belum diberi nama. (foto Humas Polres Malang) " width="500" height="667" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-45904" class="wp-caption-text">LUCU : bayi perempuan belum diberi nama. (foto Humas Polres Malang)</p></div>
<p dir="auto">Temuan tersebut kemudian menyebar dari mulut ke mulut. Sang suami juga memberi keterangan pada perangkat desa dan pihak kepolisian. Anggota Polsek Dampit turun ke lokasi temuan.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">&#8220;Baru umur sehari, bayi laki-laki, panjang 48 cm. Berat badan 3,3 kg. Lingkaran kepala 33, cm, &#8221; ungkap Kanit Reskrim Polsek Dampit, Iptu Soleh Mashudi kepada Memontum.com.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Temuan bayi ini adalah kali kedua. Kemarin juga ditemukan bayi di Ampelgading. Namun, kasus di Ampelgading, saksi melihat pelaku yang membuang bayinya. Sedangkan, kejadian Dampit masih jadi misteri.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Bayi di Ampelgading, ditengarai sudah menjalani persalinan atau ditangani medis atau orang yang paham dengan persalinan. Sebab, tali pusarnya rapi sudah terpotong sedang di kedua pahanya ada bekas suntikan.</p>
<p dir="auto">
<p dir="auto">Ditanya apakah kondisi bayi Dampit sama dengan Ampelgading, Iptu Soleh Mashudi tidak membenarkannya. &#8220;Tidak sama. Yang ditemukan warga ini, masih ada ari-arinya, baru lahir,&#8221; urai Soleh. (sos)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">45901</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
