<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sound Of Unity &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sound-of-unity/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 May 2018 12:00:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sound Of Unity &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Muhammad Adryo Fahrezi Widya Putra, Kibordis Termuda 104 SOU, Pede Bersanding Musisi Senior</title>
		<link>https://memontum.com/muhammad-adryo-fahrezi-widya-putra-kibordis-termuda-104-sou-pede-bersanding-musisi-senior</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 May 2018 12:00:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[MURI]]></category>
		<category><![CDATA[Musisi]]></category>
		<category><![CDATA[Profil]]></category>
		<category><![CDATA[sosok]]></category>
		<category><![CDATA[Sound Of Unity]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=42474</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Kecil-kecil cabai rawit. Ungkapan ini layak disandangkan pada Muhammad Adryo Fahrezi Widya Putra, siswa kelas 1 MIN 1 Malang. Sebab Dio, sapaan akrabnya, bisa dibilang menjadi kibordis (pemain keyboard) termuda dalam ajang 104 Sound Of Unity. Meski masih ada beberapa anak-anak berusia diatasnya yang turut ambil bagian memegang alat musik lain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8212; Kecil-kecil cabai rawit. Ungkapan ini layak disandangkan pada Muhammad Adryo Fahrezi Widya Putra, siswa kelas 1 MIN 1 Malang. Sebab Dio, sapaan akrabnya, bisa dibilang menjadi kibordis (pemain keyboard) termuda dalam ajang 104 Sound Of Unity. Meski masih ada beberapa anak-anak berusia diatasnya yang turut ambil bagian memegang alat musik lain di ajang yang sama.</p>
<p>Dio mengaku baru belajar piano sejak 2 tahun lalu, atau tepatnya ketika duduk di bangku TK A di Permata Iman Malang. &#8220;Ya suka aja main piano atau kibord. Bisa belajar sambil nyanyi,&#8221; ungkap sulung dua bersaudara, buah pasangan Aris Widya (36) dan Rike Eka Wahyu Safitri (32).</p>
<p>Untuk persiapan mengikuti ajang yang dicatatkan dalam Rekor MURI tersebut, Dio mengaku pede bersanding dengan musisi senior dalam satu panggung. Meski hanya membutuhkan persiapan 3 kali latihan, dengan durasi masing-masing 2 jam. Tiga buah lagu yang akan dibawakan, yakni Indonesia Tanah Airku, Malang Kota Subur, dan Bangun Pemudi-Pemuda, telah dikuasainya. </p>
<p>(<strong>baca :</strong> <a href="https://memontum.com/42446-104-sound-of-unity-nutut-catatkan-rekor-muri" rel="noopener" target="_blank">104 Sound Of Unity ‘Nutut’ Catatkan Rekor MURI</a> )</p>
<p>&#8220;Awalnya mau main drum, tapi karena badannya kecil dan ga sampai. Kami menawari Dio main kibord. Ternyata dia mau, dan berbakat menurut guru lesnya. Dio sering tampil di sekolah dan lingkungan sekitar rumah untuk acara kecil-kecilan. Baru kali ini ikut acara besar, selain pernah tampil di TRS Sengkaling saat ujian kibord,&#8221; terang Aris, ayahanda Dio. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42474</post-id>	</item>
		<item>
		<title>104 Sound Of Unity &#8216;Nutut&#8217; Catatkan Rekor MURI</title>
		<link>https://memontum.com/104-sound-of-unity-nutut-catatkan-rekor-muri</link>
					<comments>https://memontum.com/104-sound-of-unity-nutut-catatkan-rekor-muri#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 May 2018 11:27:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[MURI]]></category>
		<category><![CDATA[Sound Of Unity]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=42446</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8212; Merinding, Edan, Luar Biasa, Wow, &#8230; begitulah beberapa ungkapan apresiasi yang keluar dari mulut musisi, penonton, panitia dan lainnya, yang hadir dalam gelaran &#8216;104 Sound Of Unity&#8217;, di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (9/5/2018). Perhelatan akbar yang mengusung jargon &#8220;Bersama Pasti Nutut, Bercerai Pasti Semrawut&#8221;, akhirnya pecah telor untuk mencatatkan diri dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8212; Merinding, Edan, Luar Biasa, Wow, &#8230; begitulah beberapa ungkapan apresiasi yang keluar dari mulut musisi, penonton, panitia dan lainnya, yang hadir dalam gelaran &#8216;104 Sound Of Unity&#8217;, di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (9/5/2018). Perhelatan akbar yang mengusung jargon &#8220;Bersama Pasti Nutut, Bercerai Pasti Semrawut&#8221;, akhirnya pecah telor untuk mencatatkan diri dalam Museum Rekor Indonesia (MURI).</p>
<p>Ungkapan kepuasan mengapresiasi 104 Sound Of Unity sangatlah wajar. Sebab event yang menjadikan magnet bersatunya para musisi dan pelaku entertainment, mampu mengembalikan history kejayaan Malang sebagai barometer musik Indonesia. &#8220;Alhamdulillah, akhirnya nutut. Kerja keras Musik Malang Bersatu (MMB) bersama Malang Sound Community, dan rekan-rekan komunitas dan pribadi lainnya telah membuat sejarah baru dengan pencapaian yang nutut dicatat Rekor MURI. Semoga jargon semangat &#8216;Bersama Pasti Nutut, Bercerai Pasti Semrawut, akan tetap terjaga,&#8221; ungkap Zamzam &#8216;Jambul&#8217; Damyanto, Ketua Panitia Sound Of Unity.</p>
<div id="attachment_42449" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/42446-104-sound-of-unity-nutut-catatkan-rekor-muri/img_20180510_154926-copy" rel="attachment wp-att-42449"><img aria-describedby="caption-attachment-42449" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_154926-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Ekspresi syukur AKBP Asfuri, SIK. MH, dan Zamzam &#039;Jambul&#039; Damyanto, saat menerima penghargaan Rekor MURI. (rhd)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-42449" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_154926-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_154926-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_154926-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_154926-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-42449" class="wp-caption-text">Ekspresi syukur AKBP Asfuri, SIK. MH, dan Zamzam &#8216;Jambul&#8217; Damyanto, saat menerima penghargaan Rekor MURI. (rhd)</p></div>
<p>Tepuk tangan, sorak sorai, dan decak kagum terus bergemuruh seiring pertunjukan berlangsung hingga berakhir. Dibuka dengan tarian tradisional dan dance of fire, soundsystem yang mulai menggelegar pun memastikan bahwa 104 Sound Of Unity bukan perhelatan biasa. Dilanjutkan perfomance dari tiap komunitas, mulai Lagu &#8216;Di Timur Matahari&#8217; oleh Voice Of Malang (VOM), &#8216;Padamu Negeri&#8217; oleh Guitarisick, &#8216;Mars Kubam&#8217; oleh Kumpulan Bassist Malang (KUBAM), &#8216;Indonesia Tanah Airku&#8217; oleh Kibordis Malang, dan &#8216;Drum Line&#8217;<br />
Esemble dari Malang Drummer Community (MDC).</p>
<p>Pamuncak perfomance, dipamungkasi dengan lagu bertajuk &#8216;Malang Kota Subur&#8217; dan &#8216;Bangun Pemudi-Pemuda&#8217; yang diaransemen ulang oleh Dody Ide, dimana semua komunitas secara bersamaan memainkan lagu secara utuh dalam 104 panggung. Benar-benar pertunjukan spektakuler.</p>
<p>“Kegiatan seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya dan ini termasuk pencatatan rekor, bukan pemecahan. Ini juga sesuatu yang superlatif karena bisa diukur. Yaitu dengan vendor sound system terbanyak sejumlah 104 vendor. Dengan pertunjukan seperti tadi, sangat layak,” jelas Manajer Muri, Andre Purwandono, usai penyerahan penghargaan.</p>
<div id="attachment_42450" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><a href="https://memontum.com/42446-104-sound-of-unity-nutut-catatkan-rekor-muri/img_20180510_155032-copy" rel="attachment wp-att-42450"><img aria-describedby="caption-attachment-42450" decoding="async" src="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_155032-copy.jpg?resize=650%2C366&#038;ssl=1" alt="Tarian pembuka 104 Sound Of Unity. (rhd)" width="650" height="366" class="size-full wp-image-42450" srcset="https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_155032-copy.jpg?w=650&amp;ssl=1 650w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_155032-copy.jpg?resize=300%2C169&amp;ssl=1 300w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_155032-copy.jpg?resize=600%2C338&amp;ssl=1 600w, https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2018/05/IMG_20180510_155032-copy.jpg?resize=200%2C113&amp;ssl=1 200w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" data-recalc-dims="1" /></a><p id="caption-attachment-42450" class="wp-caption-text"><em><strong>Tarian pembuka 104 Sound Of Unity. (rhd)</strong></em></p></div>
<p>Event 104 Sound Of Unity melibatkan lintas komunitas dan pelaku musik, seperti 104 rental sound system, 104 gitaris, 104 bassis, 104 vokalis, 104 drummer, 104 keyboardis dan 104 rental stages ini, didukung daya sound system sebesar 520,000 watt dan tata lighting spektakuler. Tak terlepas, inisiasi Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, SIK. MH untuk dicatatkan dalam Rekor MURI. &#8220;Kami hanya memfasilitasi dan menginisiasi agar dicatat dalam Rekor MURI. Selebihnya adalah kerjasama semua komunitas dan masyarakat yang terlibat. Semoga nantinya, generasi muda kota Malang mampu berprestasi hingga tingkat nasional dan internasional,&#8221; jelas Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, SIK. MH, merendah usai menerima penghargaan inisiator Rekor MURI.</p>
<p>Senada, Sekda Kota Malang, Wasto memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan 104 Sound Of Unity. &#8220;Biasanya di Gajayana menonton sepak bola, namun pertunjukan 104 Sound Of Unity juga tak kalah seru. Hanya dalam waktu sangat singkat, 104 Sound Of Unity mampu terlaksana. Ini menunjukkan kebersamaan Arek Malang sangat solid dan luar biasa hebat. Layak event akbar ini dicatatkan dalam MURI. Hidup untuk kalian. Semoga ke depan lebih kreatif dan lebih meriah,&#8221; sambut Wasto, Sekda kota Malang. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/104-sound-of-unity-nutut-catatkan-rekor-muri/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42446</post-id>	</item>
		<item>
		<title>104 Sound Of Unity Bakal Pecahkan Rekor MURI di Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/104-sound-of-unity-bakal-pecahkan-rekor-muri-di-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 May 2018 13:25:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[MURI]]></category>
		<category><![CDATA[Sound Of Unity]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=41799</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Kembali komunitas Musik Malang Bersatu (MMB) bakal membuat sejarah baru dengan menggandeng Malang Sound Community, dimana Malang bakal mengukir sejarah dalam Rekor MURI, melalui event akbar bertajuk 104 Sound Of Unity, di Stadion Dalam Gajayana Malang, Rabu (9/5/2018) mulai pukul 18.00 hingga menjelang dinihari. 104 Sound Of Unity merupakan rangkaian kegiatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang </strong>&#8211; Kembali komunitas Musik Malang Bersatu (MMB) bakal membuat sejarah baru dengan menggandeng Malang Sound Community, dimana Malang bakal mengukir sejarah dalam Rekor MURI, melalui event akbar bertajuk 104 Sound Of Unity, di Stadion Dalam Gajayana Malang, Rabu (9/5/2018) mulai pukul 18.00 hingga menjelang dinihari.</p>
<p>104 Sound Of Unity merupakan rangkaian kegiatan Save Malang Heritage dalam melestarikan budaya di kota Malang, serta bentuk kongkrit pelaku musik merayakan hari jadi ke 104 tahun Kota Malang. Save Malang Heritage merupakan sebuah gerakan city movement, sebagai sebuah langkah menyuarakan, memahami, dan terlibat heritage lebih dalam. </p>
<p>&#8220;Sebuah langkah kongkrit diperlukan untuk menginformasikan, mengedukasi, menjaga dan menyelamatkan warisan budaya peninggalan pada masa masa tersebut. Salah satunya Stadion Gajayana sebagai Stadion tertua di Indonesia dan penuh dengan nilai historis. Atas dasar itu, Gajayana menjadi pilihan dan alasan yang tepat sebagai venue ikonik acara ini,&#8221; jelas Zamzam Damyanto, Ketua Panitia, saat preskon di Stadion Gajayana, Malang, Senin (7/5/2018) sore.</p>
<p>Meski kali pertama di Indonesia, namun event ini melibatkan lintas komunitas dan pelaku musik, seperti 104 rental sound system, 104 gitaris, 104 bassis, 104 vokalis, 104 drummer, 104 keyboardis dan 104 rental stages. Uniknya, even dengan dukungan daya sound system sebesar 520,000 watt dan tata lighting spektakuler, murni dana swadaya dan donasi beberapa sponsor dan komunitas sendiri. Selain itu, dukungan juga mengalir dari Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, SIK. MH sebagai inisiator pencatatan MURI, Pemkot Malang melalui jajaran SKPD, seperti Dispora, Disparta, Dishub, BP2T dan Dispenda.</p>
<p>&#8220;Hanya orang-orang gila yang mau buat event ini, sebab jika dikalkulasi sekitar 1 M lebih. Karena kebersamaan inilah, acara ini bisa terlaksana dengan donasi dan bantuan dari semua pihak. Ini sebuah pencapaian luar biasa, dan akan dicatatkan dalam MURI yang diinisiasi oleh Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, SIK. MH,&#8221; tutur Jatmiko, Ketua Umum MMB.</p>
<p>Nantinya, bakal disuguhkan 7 buah lagu. Dua diantaranya yaitu lagu bertajuk &#8216;Malang Kota Subur&#8217; dan Bangun Pemudi-Pemuda yang diaransemen ulang oleh Dody Ide, bakal menjadi lagu utama pada puncak acara. Sementara 5 lagu lainnya dibawakan secara ensamble oleh tiap komunitas dengan konsep mars Progresif Rock. Diantaranya Guitarisick &#8220;Padamu Negeri&#8221;; Kumpulan Bassist Malang (KUBAM) &#8220;Mars Kubam&#8221;; Malang Drummer Community (MDC) &#8220;Drum Line&#8221;; Voice Of Malang (VOM) &#8220;Di Timur Matahari&#8221;; dan Kibordis Malang &#8220;Indonesia Tanah Airku&#8221;.</p>
<p>Untuk menikmati sajian spektakuler tersebut, masyarakat Malang Raya dapat melihat di tiap tribun layaknya menonton pertandingan sepak bola. Namun bedanya, pertunjukan 104 Sound Of Unity digratiskan. &#8220;Sound system akan menghadap ke Tribun, agar  lebih terdengar gaungnya. Semua alat akan terhubung ke Soundsystem, bukan pura-pura. Mainnya santai sekitar 60-70 persen, agar harmonisasi terjaga karena melibatkan 104 band bersamaan,&#8221; pungkas Bagio, Kepala Teknis Sound dan Lighting. <strong>(rhd/yan)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">41799</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
