<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>street &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/street/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 05:55:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>street &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Manajemen Waktu Berbasis Toleransi Jadi Strategi Jember Percepat Proyek Street Food Jalan Kartini </title>
		<link>https://memontum.com/manajemen-waktu-berbasis-toleransi-jadi-strategi-jember-percepat-proyek-street-food-jalan-kartini</link>
					<comments>https://memontum.com/manajemen-waktu-berbasis-toleransi-jadi-strategi-jember-percepat-proyek-street-food-jalan-kartini#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2026 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jember]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis]]></category>
		<category><![CDATA[kartini]]></category>
		<category><![CDATA[manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[percepat]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[strategi]]></category>
		<category><![CDATA[street]]></category>
		<category><![CDATA[toleransi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=231612</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Jember &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mematangkan pengerjaan fisik kawasan pusat kuliner atau street food di sepanjang Jalan Kartini, Kecamatan Kaliwates. Proyek strategis ini, merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam melakukan penataan tata ruang kota yang lebih tertata dan inklusif bagi pemberdayaan ekonomi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Jember</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) terus mematangkan pengerjaan fisik kawasan pusat kuliner atau street food di sepanjang Jalan Kartini, Kecamatan Kaliwates. Proyek strategis ini, merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam melakukan penataan tata ruang kota yang lebih tertata dan inklusif bagi pemberdayaan ekonomi kerakyatan.</p>



<p>Plt Kepala DPUPR Jember, Arif Liyantono, memaparkan bahwa skema kerja khusus yang diterapkan di lapangan ini dirancang sebagai respons atas lokasi proyek yang bersinggungan dengan tempat ibadah. Hal ini, untuk memastikan target penyelesaian fisik tercapai tepat waktu, namun dengan tetap menghormati nilai-nilai sosial-keagamaan di kawasan tersebut.</p>



<p>&#8220;Pengerjaan fisik mengikuti jadwal kegiatan gereja setempat. Ini adalah instruksi langsung untuk menjamin toleransi antar umat beragama tetap terjaga di tengah pembangunan infrastruktur,&#8221; ujar Arif, Jumat (10/04/2026) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya merinci, bahwa manajemen waktu yang diterapkan meliputi penghentian operasional seluruh alat berat dan aktivitas konstruksi yang menimbulkan kebisingan saat kegiatan peribadatan berlangsung. Secara teknis, DPUPR memberlakukan sistem kerja dua shift, untuk mengejar ketertinggalan waktu. Kendati bekerja ekstra, petugas di lapangan diwajibkan melakukan koordinasi mingguan dengan pihak pengurus gereja guna mendapatkan jadwal pasti kegiatan sosial keagamaan.</p>



<p>&#8220;Dengan demikian, pengawas proyek memiliki panduan kapan harus menghentikan atau melanjutkan pengerjaan secara efektif. Kawasan street food Jalan Kartini ini nantinya akan menjadi pusat kuliner representatif yang memfasilitasi pedagang kaki lima agar lebih terorganisir,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Pemerintah berharap, kawasan ini tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang publik yang bersih, nyaman dan ramah bagi wisatawan maupun warga lokal. Dengan suasana yang lebih estetis, daya tarik kuliner khas Jember diharapkan meningkat drastis.</p>



<p>Saat ini, progres pengerjaan di lapangan sedang dalam pengawasan ketat. Tim Teknis PUPR secara rutin memeriksa kualitas material bangunan dan memastikan pengerjaan sesuai dengan desain arsitektur yang telah direncanakan. &#8220;Kami ingin hasil akhirnya maksimal. Dengan manajemen waktu yang tepat dan komunikasi yang baik antar pihak, kami optimistis proyek ini selesai sesuai target tanpa meninggalkan konflik sosial di masyarakat,&#8221; tambahnya. <strong>(rio/gie/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://memontum.com/manajemen-waktu-berbasis-toleransi-jadi-strategi-jember-percepat-proyek-street-food-jalan-kartini/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">231612</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Area Street Food Alun-alun Kota Batu Bersih dari Atribut Parpol dan Caleg</title>
		<link>https://memontum.com/area-street-food-alun-alun-kota-batu-bersih-dari-atribut-parpol-dan-caleg</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Nov 2023 06:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[ALun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[atribut]]></category>
		<category><![CDATA[bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Parpol]]></category>
		<category><![CDATA[street]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=201953</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Jelang Pemilu 2024, area Street Food Alun-Alun Kota Batu, bersih dari pemasangan atribut partai politik (Parpol) dan gambar calon legislatif (Caleg). Pemandangan ini, tidak terlepas dari kesepakatan seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di area tersebut. Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Kota Batu, Puspita Herdysari, mengatakan tujuan bersihnya area PKL di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Jelang Pemilu 2024, area Street Food Alun-Alun Kota Batu, bersih dari pemasangan atribut partai politik (Parpol) dan gambar calon legislatif (Caleg). Pemandangan ini, tidak terlepas dari kesepakatan seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di area tersebut.</p>



<p>Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Kota Batu, Puspita Herdysari, mengatakan tujuan bersihnya area PKL di Alun-alun Kota Batu dari atribut Parpol, karena tidak ingin mengganggu kenyamanan wisatawan yang berkunjung di Kota Batu. &#8220;PKL di Alun-alun Kota Batu memilih untuk mensterilkan kawasannya dari atribut Parpol dan Caleg,&#8221; terangnya, Selasa (21/11/2023) tadi siang.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Menurutnya, para PKL juga sepakat tidak menggunakan pakaian Parpol atau bergambar Caleg, Capres atau Cawapres. &#8220;Kesepakatan ini, sudah kami ambil bersama dan disaksikan dari pihak Babinkamtibmas,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dirinya menambahkan, keputusan bersama oleh sekitar 537 pedagang ini sengaja diambil agar para pengunjung yang datang ke Street food Alun-alun Batu, lebih menikmati wisata. Selain itu, agar para PKL tetap bisa bersilaturahmi dengan baik, tanpa menunjukkan dukungannya ke salah satu Parpol, Capres maupun Caleg.</p>



<p>&#8220;Daripada nanti menjadi tidak akur antara pedagang, makanya diambil kesepakatan bersama itu,&#8221; ujarnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">201953</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menparekraf Masukkan Event Batu Street Food Festival 2023 Disparta Kota Batu dalam 110 Deretan Karisma KEN</title>
		<link>https://memontum.com/menparekraf-masukkan-event-batu-street-food-festival-2023-disparta-kota-batu-dalam-110-deretan-karisma-ken</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Aug 2023 04:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[deretan]]></category>
		<category><![CDATA[Disparta]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[karisma]]></category>
		<category><![CDATA[masukkan]]></category>
		<category><![CDATA[Menparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[street]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=195550</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Event kuliner Batu Street Food Festival (BSF) 2023 yang digelar Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, berhasil masuk dalam 110 deretan Karisma Event Nusantara (KEN). Itu artinya, BSF 2023 Disparta Kota Batu tersebut menjadi event nasional seperti yang digelar daerah lain di seluruh Jawa Timur. Staf Ahli Menteri Bidang Managemen Menparekraf, Fajar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Event kuliner Batu Street Food Festival (BSF) 2023 yang digelar Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, berhasil masuk dalam 110 deretan Karisma Event Nusantara (KEN). Itu artinya, BSF 2023 Disparta Kota Batu tersebut menjadi event nasional seperti yang digelar daerah lain di seluruh Jawa Timur.</p>



<p>Staf Ahli Menteri Bidang Managemen Menparekraf, Fajar utomo, menyampaikan bahwa BSF 2023 yang digelar Pemkot Batu melalui Disparta adalah event tahunan yang kelima. Di tahun ke enam ini, event tersebut pertama kalinya masuk KEN.</p>



<p>&#8220;BSF 2023 yang digelar Disparta Kota Batu ini untuk pertama kalinya masuk KEN,&#8221; terangnya di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jumat (11/08/2023) tadi.</p>



<p>Untuk bisa masuk KEN yang langsung dinilai oleh Kemenparekraf, tambahnya, tidak mudah. Karena, harus mengkurasi ribuan event di Indonesia. &#8220;Kita punya 110 event yang masuk KEN. Salah satunya, Kota Batu yang menggelar event BSF 2023,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Secara nasional, menurutnya, KEN adalah program strategis untuk mendukung dan mengembangkan event berkualitas di seluruh Indonesia.</p>



<p>Di mana, event tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan dengan prinsip pembangunan inklusif dan berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;Event BSF ini bukan hanya PHRI saja yang mendapatkan manfaat. Tetapi, UMKM serta pelaku seni juga ekonomi kreatif Kota Batu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di Jawa Timur, urainya, terdapat delapan event KEN. Antara lain, Jember Fashion Carnival, Festival Gandrung Sewu, East Java Fashion Harmoni, Festival Ronteg Pacitan, Festival Rujak Uleg, Banyuwangi Adnew Karnival, Festival Nasional Reog Ponorogo dan ditambah BSF 2023 Kota Batu.</p>



<p>&#8220;Artinya, BSF ini adalah event nasional yang sejajar dengan event nasional yang digelar oleh daerah lain di Jawa Timur,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk itu, tegas Fajar, pihaknya memberikan apresiasi atas terselenggaranya BSF 2023. Karena keterikatan kuat antara PHRI dan Pemkot Batu serta masyarakat, sehingga event nasional ini terselenggara.</p>



<p>&#8220;Event BSF ini adalah penarik, pemulihan ekonomi berbasis event. Dimana wisatawan lebih krasan nginep di daerah masing-masing.</p>



<p>Ini dapat menjadi momen yang dapat mengenalkan kuliner juga untuk membangkitkan lapangan pekerjaan seluas-luasnya di Kota Batu,&#8221; paparnya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Disparta Kota Batu, Arif As Siddiq, mengatakan BSF 2023 tersebut merupakan event tahunan. Untuk tahun 2023 ini masuk dalam tahun keenam. Dan, akan diselenggarakan dari 11 sampai 13 Agustus 2023.</p>



<p>&#8220;BSF yang digelar ini diikuti hotel dan restoran sebanyak 60 peserta yang menampilkan kuliner khas nusantara. Di sini, produk makanan kualitas hotel yang dijual yang setara dengan kaki lima dari Rp 5 ribu sampai 25 ribu. Mudah-mudahan, weekend ini wisatawan datang ke sini untuk menikmati makanan dari hotel,&#8221; paparnya.&nbsp;<strong>(put/sit/adv)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">195550</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
