<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>stroke, &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/stroke/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jun 2025 14:28:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>stroke, &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Perbulan Tangani Ratusan Pasien Stroke secara Cepat dan Efektif, RS Hermina Raih Angels Award Kategori Platinum</title>
		<link>https://memontum.com/perbulan-tangani-ratusan-pasien-stroke-secara-cepat-dan-efektif-rs-hermina-raih-angels-award-kategori-platinum</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 10:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[angels]]></category>
		<category><![CDATA[efektif]]></category>
		<category><![CDATA[hermina]]></category>
		<category><![CDATA[kategori]]></category>
		<category><![CDATA[pasien]]></category>
		<category><![CDATA[perbulan]]></category>
		<category><![CDATA[platinum]]></category>
		<category><![CDATA[ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<category><![CDATA[stroke,]]></category>
		<category><![CDATA[tangani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=223279</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kora Malang &#8211; Dinilai cepat dan efektif dalam penanganan pasien stroke, RS Hermina Tangkubanprahu Kota Malang, meraih Angels Award kategori Platinum dari World Stroke Organization (WSO) Angels Awards, Senin (23/06/2025) tadi. Sebuah penghargaan bergengsi tingkat internasional itu, diberikan dalam pelayanan penanganan stroke. Direktur RS Hermina Tangkubanprahu, dr Agnes Widayu Estiningsih, menjelaskan bahwa RS Hermina [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kora Malang</strong> &#8211; Dinilai cepat dan efektif dalam penanganan pasien stroke, RS Hermina Tangkubanprahu Kota Malang, meraih Angels Award kategori Platinum dari World Stroke Organization (WSO) Angels Awards, Senin (23/06/2025) tadi. Sebuah penghargaan bergengsi tingkat internasional itu, diberikan dalam pelayanan penanganan stroke.</p>



<p>Direktur RS Hermina Tangkubanprahu, dr Agnes Widayu Estiningsih, menjelaskan bahwa RS Hermina memiliki Tim Code Stroke yang siaga menangani pasien stroke selama 24 jam. Tim ini, disebut mampu memberikan intervensi medis dalam waktu maksimal 60 menit sejak pasien tiba di rumah sakit.</p>



<p>“Agar peluang kesembuhan maksimal, pasien harus dibawa ke rumah sakit dalam waktu kurang dari 4,5 jam sejak munculnya gejala stroke,” ujarnya.</p>



<p>Dijelaskannya, bahwa stroke adalah penyebab kematian dan kecacatan utama di Indonesia. Oleh karena itu, penanganan cepat dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi risiko kecacatan permanen. &#8220;Penanganan stroke harus secara cepat, tepat dan terstandar. Kecepatan diagnosis, efektivitas tim medis, hingga hasil pemulihan pasien harus benar-benar diperhatikan,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Dirinya mengapresiasi seluruh tim medis, khususnya Tim Code Stroke RS Hermina, yang telah bekerja keras selama lebih dari 6 bulan untuk memastikan pasien stroke mendapatkan penanganan terbaik. Baik itu dari kondisi lumpuh hingga bisa pulang tanpa alat bantu.</p>



<p>Ketua Tim Code Stroke RS Hermina, dr Siti Nurlela, menjelaskan bahwa RS Hermina telah menyiapkan skema penanganan terpadu. Termasuk, edukasi bagi satpam rumah sakit, tim medis IGD hingga koordinasi dengan PSC 119 untuk penjemputan cepat pasen.</p>



<p>&#8220;Code Stroke tidak hanya dipengaruhi satu atau dua orang saja, namun ini adalah tim. Semua mengetahui tugasnya masing-masing. Penanganan harus cepat dan efektif. Kami juga mengandeng PSC. Sebab membawa pasien ke rumah sakit juga sangat penting agar mendapat bantuan secepatnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Untuk setiap bulan, RS Hermina rata-rata mendapat sekitar 300 pasien stroke. Namun dari angka 300 itu, hanya 10 persen yang datang dengan golden periode. Yakni, waktu kurang dari 4,5 jam pertama setelah gejala stroke muncul. &#8220;Agar deteksi stroke dapat diketahui, kami memberikan sosialisasi ke Posyandu, Puskesmas, sekolah dan beberapa lokasi lainnya. Memberikan informasi kepada warga agar gejala stroke dapat terdeteksi karena butuh penanganan cepat,&#8221; tambahnya. <strong>(gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223279</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Semarakkan HUT RI, RSUD Waluyo Jati Gelar Senam BUGARR bagi Pasien Pasca Stroke</title>
		<link>https://memontum.com/semarakkan-hut-ri-rsud-waluyo-jati-gelar-senam-bugarr-bagi-pasien-pasca-stroke</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Aug 2024 08:15:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<category><![CDATA[bugarr]]></category>
		<category><![CDATA[pasien]]></category>
		<category><![CDATA[semarakkan]]></category>
		<category><![CDATA[stroke,]]></category>
		<category><![CDATA[waluyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=212905</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Probolinggo &#8211; Peringati HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Instalasi Rehabilitasi Medik menggelar Senam Bersih, Unggul, Gerak cepat, Aman, Rapih dan Ramah (BUGARR) bersama Komunitas Tegak dan Bugar (Tegar) di halaman Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo, Senin (12/08/2024) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Probolinggo</strong> &#8211; Peringati HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Instalasi Rehabilitasi Medik menggelar Senam Bersih, Unggul, Gerak cepat, Aman, Rapih dan Ramah (BUGARR) bersama Komunitas Tegak dan Bugar (Tegar) di halaman Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo, Senin (12/08/2024) tadi. Kegiatan senam ini, dibuka Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo, Heri Sulistyanto, didampingi Direktur RSUD Waluyo Jati, dr Yessi Rahmawati dan Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD Waluyo Jati, Sugianto.</p>



<p>Senam BUGARR yang dikhususkan bagi para pasien pasca stroke ini, dipandu langsung oleh Dwi Prasetyo, seorang perawat dari Ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD Waluyo Jati. Senam ini, bertujuan untuk meningkatkan mobilitas dan kesehatan para pasien yang sedang dalam masa pemulihan pasca stroke.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Pj Sekda Heri memberikan motivasi kepada para pasien pasca stroke untuk terus menjaga kesehatan dan tetap aktif meskipun masih dalam pemulihan. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari RSUD Waluyo Jati, dalam mengadakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pasien pasca stroke,” katanya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Pj Sekda Heri juga menambahkan, bahwa senam BUGARR bersama Komunitas Tegar ini dilaksanakan secara rutin oleh RSUD Waluyo Jati setiap bulan sekali bagi pasien pasca stroke. “Alhamdulillah, saya bisa menyemangati mereka semuanya dan mudah-mudahan tetap semangat. Insyaallah setiap penyakit pasti akan ada obatnya,” tambahnya.</p>



<p>Sementara itu, Direktur RSUD Waluyo Jati, dr Yessi Rahmawati, menyampaikan akan pentingnya edukasi mengenai kemudahan akses layanan kesehatan di RSUD Waluyo Jati, khususnya bagi para pasien yang membutuhkan perawatan berkelanjutan. “Kita tidak pernah berhenti memberikan edukasi tentang kemudahan akses layanan kesehatan, khususnya kepada para pasien yang membutuhkan perawatan berkelanjutan,” ujarnya.</p>



<p>Pelaksanaan senam sendiri, diakhiri dengan lomba yang melibatkan para peserta. Salah satu permainan yang paling menarik perhatian, yakni estafet memasukkan bendera dan bola ke dalam kotak yang disambut antusias peserta. Dengan penuh semangat, pasien berpartisipasi dalam kegiatan ini yang menjadi momentum kebersamaan dan kegembiraan.</p>



<p>“Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan semangat bagi para pasien untuk tetap aktif dan menjaga kesehatan mereka serta menunjukkan komitmen RSUD Waluyo Jati, dalam memberikan layanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya. <strong>(kom/pix/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">212905</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Rumah Pelajar SMP yang Vakum Karena Rawat Ortu Stroke, Mas Dhito Bantu Biaya Pendidikan</title>
		<link>https://memontum.com/kunjungi-rumah-pelajar-smp-yang-vakum-karena-rawat-ortu-stroke-mas-dhito-bantu-biaya-pendidikan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 May 2024 12:55:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kediri]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[karena]]></category>
		<category><![CDATA[kunjungi]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[stroke,]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209629</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kediri &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, kembali memberikan perhatian lebih kepada ADA (13) pelajar SMP yang sempat vakum belajar karena harus merawat orang tuanya karena sakit stroke. Setelah sebelumnya menerjunkan empat dinas untuk membantu mengatasi realita yang dihadapi ADA, kali ini Mas Dhito-sapaan bupati, berkunjung ke rumah ADA, Senin (20/05/2024) tadi. Dalam kunjungannya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kediri</strong> &#8211; Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, kembali memberikan perhatian lebih kepada ADA (13) pelajar SMP yang sempat vakum belajar karena harus merawat orang tuanya karena sakit stroke. Setelah sebelumnya menerjunkan empat dinas untuk membantu mengatasi realita yang dihadapi ADA, kali ini Mas Dhito-sapaan bupati, berkunjung ke rumah ADA, Senin (20/05/2024) tadi.</p>



<p>Dalam kunjungannya itu, Mas Dhito memberikan dukungan supaya ADA yang selama ini tidak bisa melanjutkan pendidikan, supaya terus bersekolah hingga jenjang yang lebih tinggi. &#8220;Aku ingin kamu terus sekolah. Kamu mau kuliahkan, saya akan bantu kamu,&#8221; kata Mas Dhito saat bertemu dengan ADA.</p>



<p>Adit bersama kedua orang tuanya, Priyanto (48) dan Samini (39), memang baru beberapa bulan ini pindah dari Kota Blitar ke Dusun Kuningan, Desa Tiru Kidul, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, yang merupakan kampung halaman ibunya. Karena harus merawat kedua orang tuanya yang sakit stroke dan pindah ke Kediri, ADA yang masih duduk di Kelas 1 SMP, itu pun terpaksa tidak bisa bersekolah.</p>



<p>Namun, supaya bisa melanjutkan sekolahnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri membantu proses perpindahan sekolah ADA dari SMP di Kota Blitar ke SMP Plosoklaten 1, yang paling dekat dengan rumahnya saat ini. &#8220;Kamu harus jadi orang, karena SMP-SMA itukan prosesnya lama, lebih dari lima tahun. Bisa jadi, saya sudah tidak jadi bupati. Meski suatu saat saya sudah tidak jadi bupati, saya akan bantu kamu,&#8221; terang Mas Dhito, membesarkan semangat ADA untuk kembali belajar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Mas Dhito sendiri sangat mengapresiasi ADA, karena di usianya yang masih anak-anak, namun ADA sudah dapat memberikan contoh pelajaran untuk terus berbakti kepada orang tua. Karenanya, Mas Dhito berharap melalui pendidikan yang tinggi, ADA nantinya dapat mengangkat derajat keluarganya.</p>



<p>&#8220;Kamu simpan nomor (HP, red) aku. Nanti kamu sewaktu-waktu butuh bantuan, hubungi aku,&#8221; tambah Mas Dhito.</p>



<p>Di tengah-tengah obrolannya, Mas Dhito pun saling bertukar nomor ponsel dengan ADA. Tak hanya itu, ADA juga diberikan bantuan laptop serta beasiswa untuk menyemangati anak ini dalam belajar.</p>



<p>Sementara keluarga ADA sendiri, yang sebelumnya masih tercatat sebagai warga Blitar, pun kini telah pindah menjadi penduduk Kabupaten Kediri. Sedangkan Mas Dhito sendiri, dalam momen itu menegaskan bahwa apa yang dilakukannya kepada warganya adalah itu sudah menjadi kewajiban Pemerintah Kabupaten Kediri, untuk hadir.</p>



<p>Dalam kunjungannya itu, dengan kondisi rumah yang ditempati ADA, Mas Dhito juga memberikan bantuan sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang diserahkan kepada orang tua ADA. <strong>(kom/pan/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209629</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspadai Heat Stroke, Dinkes Kota Malang Imbau CJH Konsumsi Air hingga 3 Liter</title>
		<link>https://memontum.com/waspadai-heat-stroke-dinkes-kota-malang-imbau-cjh-konsumsi-air-hingga-3-liter</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 May 2024 06:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[konsumsi,]]></category>
		<category><![CDATA[malang]]></category>
		<category><![CDATA[stroke,]]></category>
		<category><![CDATA[waspadai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=209272</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Waspada heatstoke (serangan panas dengan suhu diatas 40 celcius,red) saat pelaksanaan ibadah haji, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang beri imbauan. Yakni, agar para Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Malang dapat mengonsumsi air sekitar 2,5 liter hingga 3 liter. “Karena suhu di sana sangat panas 50 hingga 52 derajat celcius, maka usahakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Waspada heatstoke (serangan panas dengan suhu diatas 40 celcius,red) saat pelaksanaan ibadah haji, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang beri imbauan. Yakni, agar para Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Malang dapat mengonsumsi air sekitar 2,5 liter hingga 3 liter.</p>



<p>“Karena suhu di sana sangat panas 50 hingga 52 derajat celcius, maka usahakan para CJH mengkonsumsi air sekitar 2,5 liter sampai 3 liter. Meskipun saat itu dalam kondisi tidak haus. Sehingga jangan sampai, baru merasa haus kemudian baru minum,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, Kamis (09/05/2024) tadi.</p>



<p>Apabila suhu sangat panas, ujarnya, maka cairan yang ada di dalam tubuh akan menguap keluar dan mengakibatkan tidak fokus. Selain itu, juga dapat mengakibatkan pingsan atau tidak sadarkan diri.</p>



<p>“Bisa juga sampai heat stroke. Maka konsumi air untuk cairan tubuh itu sangat penting di sana, karena cuaca di sana dan di Indonesia tentu jauh berbeda,” ujarnya.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Selain itu, dikatakannya bahwa untuk vaksin para CJH 2024 sudah dilakukan 100 persen. Baik itu vaksin Covid-19, vaksin influenza musiman, maupun vaksin meningitis.</p>



<p>“Karena ini kan keberangkatannya pekan depan di tanggal 16 Mei, sekarang ini mereka sudah mendapatkan. Jadi dua minggu sebelum keberangkatan itu ada vaksin terakhir, yaitu meningitis,” tambahnya.</p>



<p>Lebih lanjut disampaikan, dari ribuan CJH haji 2024 di Kota Malang 30 persen lainnya berusia lanjut usia (Lansia). Beberapa juga memiliki riwayat komorbid, seperti hipertensi dan gula darah.</p>



<p>“Yang memiliki komorbid itu masuk kategori tinggi, tetapi karena usia. Tapi kan semuanya tetap terkontrol. Imbauannya ke faskes untuk minta rekomendasi kemudian obat yang sudah disiapkan dibawa kesana. Selain itu di embarkasih juga diberikan satu paket obat-obatan,” imbuh Husnul. <strong>(rsy/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">209272</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
