<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Studi Lapang &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/studi-lapang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Feb 2020 04:51:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Studi Lapang &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Studi Lapang Tingkatkan PAD, Pejabat Kabupaten Madiun dan Tuban Ngangsu Kaweruh ke Bapenda Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/studi-lapang-tingkatkan-pad-pejabat-kabupaten-madiun-dan-tuban-ngangsu-kaweruh-ke-bapenda-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2020 04:51:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bapenda Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PAD]]></category>
		<category><![CDATA[Studi Lapang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106526-studi-lapang-tingkatkan-pad-pejabat-kabupaten-madiun-dan-tuban-ngangsu-kaweruh-ke-bapenda-kota-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Malang &#8211; Dinilai sukses dongkrak Pendapatas Asli Daerah (PAD) Kota Malang, Badan Pendaparan Daerah (Bapenda) Kota Malang, bakal mendapat kunjungan dari beberapa daerah untuk bertukar ilmu. Yakni saling membantu dalam meningkatkan PAD. Seperti halnya pada Selasa (11/2/2020) pukul 15.00, Bapenda Kota Malang mendapat kunjungan dari Prof Dr M Mas&#8217;ud Said MM Pembina Mas&#8217;ud [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Kota Malang</strong> &#8211; Dinilai sukses dongkrak Pendapatas Asli Daerah (PAD) Kota Malang, Badan Pendaparan Daerah (Bapenda) Kota Malang, bakal mendapat kunjungan dari beberapa daerah untuk bertukar ilmu. Yakni saling membantu dalam meningkatkan PAD. Seperti halnya pada Selasa (11/2/2020) pukul 15.00, Bapenda Kota Malang mendapat kunjungan dari Prof Dr M Mas&#8217;ud Said MM Pembina Mas&#8217;ud Said Institute, konsultan pemerintah bidang peningkatan pendapatan asli daerah. Saat itu Prof Mas&#8217;ud datang bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Bangkalan melaksanakan studi lapang.</p>
<p>Rencananya Konsultan pemerintah bidang peningkatan pendapatan asli daerah binaan Prof Dr M Mas&#8217;ud Said MM itu akan menggelar kembali in house training gelombang ke-2, Rabu (19/2/2020) dan Kamis (20/2/2020) mendatang.</p>
<p>Pada hari pertama kegiatan di Hotel Savana akan diikuti sekitar 30 peserta dari unsur pejabat Kabupaten Madiun dan Kabupaten Tuban. Pematerinya tak lain adalah Prof Mas&#8217;ud yang akan membeberkan soal &#8216;Pentingnya Financial Capacity dan Penguatan PAD&#8217;, serta pemateri kedua dari Bapenda Provinsi Jawa Timur dengan materi &#8216;Pembelajaran Daerah di Jatim Tentang Peningkatan PAD&#8217;.</p>
<p>&#8220;Kami turut merasa bangga dan senang, karena 30 peserta in house training juga akan mendapat banyak wawasan dan ilmu aplikatif dari Bapenda Kota Malang,&#8221; ujar Prof Mas&#8217;ud. Rencananya pada hari kedua materi akan diisi oleh Walikota Malang Drs H Sutiaji dan Kepala Bapenda Kota Malang Ir Ade Herawanto MT dengan materi utama pengalaman tentang penguatan keuangan daerah. Pada kesempatan in house gelombang pertama pekan lalu, para pejabat dari Pemkab Bangkalan mendapat giliran melihat langsung dinas yang sukses menerapkan inovasi dalam peningkatan PAD, yakni Bapenda Kota Malang.</p>
<p>Dinakhodai oleh Sam Ade, panggilan Ade Herawanto, sejak masih bernama Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) tahun 2013 silam, lalu bermetamorfosis menjadi Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) dan kini bertransformasi menjadi Bapenda, OPD ini tergolong sukses mendongkrak PAD dari sektor pajak karena terobosan-terobosannya.</p>
<p>&#8220;Saking suksesnya, nama Sam Ade ini sampai tersohor dimana-mana karena prestasinya. Sam Ade memiliki ikhtiar jasmani dan juga rohani dalam memimpin dinasnya,&#8221; puji Prof Mas&#8217;ud mengapresiasi kinerja Sam Ade d&#8217;Kross, sapaan akrab tokoh Aremania tersebut.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Sekda Kota Malang Drs Wasto SH MH juga menyambut baik studi lapang in house training MSI.<br />
“Pendapatan kami dari tahun ke tahun relatif meningkat. Pendampingan dari Prof Mas’ud kepada kami sangat efektif dalam meningkatkan potensi di sektor pajak. Sistem Amati, Tiru, Modifikasi (ATM) memang sangat bagus. Mana saja Kabupaten/Kota yang sukses lantas didatangi kemudian diaplikasikan ke daerah,” tutur Wasto.</p>
<p>Sejauh ini, Bapenda Kota Malang sudah memiliki 50 jurus inovasi untuk meningkatkan PAD Kota Malang dan bahkan sudah resmi dibukukan. Hal itu diamini Sam Ade. Menurutnya, sharing ilmu dan informasi penting dilakukan untuk saling meningkatkan potensi daerah.</p>
<p>&#8220;Harapannya kami bisa bertukar ilmu sesuai karakteristik daerah dan entitas lokal masing-masing daerah. Jadi semacam diskusi antar praktisi pajak daerah yang mudah-mudahan saling bermanfaat sehingga pada gilirannya akan dapat meningkatkan PAD,&#8221; beber pria yang juga dikenal sebagai musisi dan tokoh olahraga ini.</p>
<p>“Selain itu, semoga ilmu yang bermanfaat dari teman-teman Bapenda Kota Malang bisa menjadi amal jariyah. Sesama petugas pajak semestinya memang harus berbagi ilmu,&#8221; tandas Sam Ade d&#8217;Kross. <strong>(*/gie/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106526</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dinilai Sukses Dongkrak PAD, Pemkab Bangkalan Studi Lapang ke Bapenda Kota Malang</title>
		<link>https://memontum.com/dinilai-sukses-dongkrak-pad-pemkab-bangkalan-studi-lapang-ke-bapenda-kota-malang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2020 13:42:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Bapenda Kota Malang]]></category>
		<category><![CDATA[PAD]]></category>
		<category><![CDATA[pemkab bangkalan]]></category>
		<category><![CDATA[Studi Lapang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/106084-dinilai-sukses-dongkrak-pad-pemkab-bangkalan-studi-lapang-ke-bapenda-kota-malang</guid>

					<description><![CDATA[Memontum, Kota Malang &#8211; Dinilai sukses dongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Selasa (11/2/2020) pukul 15.00, mendapat kunjungan dari Prof Dr M Mas&#8217;ud Said MM atau Pembina Mas&#8217;ud Said Institute, konsultan pemerintah bidang peningkatan pendapatan asli daerah. Kunjungan ini adalah rangkaian dari program In House Training yang telah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum, Kota Malang</strong> &#8211; Dinilai sukses dongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Selasa (11/2/2020) pukul 15.00, mendapat kunjungan dari Prof Dr M Mas&#8217;ud Said MM atau Pembina Mas&#8217;ud Said Institute, konsultan pemerintah bidang peningkatan pendapatan asli daerah.</p>
<p>Kunjungan ini adalah rangkaian dari program In House Training yang telah digelar pada 1-2 Februari 2020 di Surabaya. Kunjungan ini dalam rangka studi lapang 14 pejabat di dinas penghasil Pemkab Bangkalan.</p>
<p>Studi lapang itu cukup penting, karena setelah mendapatkan teori dalam In House Training tentang cara cepat mendongkrak PAD, peran pejabat dari Pemkab Bangkalan ini mendapat giliran melihat langsung dinas yang sukses menerapkannya. Yakni Bapenda Kota Malang.</p>
<p>Dalam sambutannya, Prof Mas&#8217;ud mengatakan bahwa nama Kepala Bapenda Kota Malang Ir Ade Herawanto sering dia sebut karena kesuksesannya dalam meningkatkan PAD.</p>
<p>&#8220;Namanya saya sebut dimana-mana karena prestasinya. Pak Ade ini memiliki ikhtiar jasmani dan juga rohaninya&#8221; ujar Prof Mas&#8217;ud.<br />
Ade Herawanto dinilai tergolong sukses membuat terobosan mendongkrak pajak. Bahkan saat ini sudah ada 50 jurus inovasi meningkatkan pajak daerah.</p>
<p>&#8220;Cara cepat paling mudah mendongkrak PAD, ya pakai jurus ATM (Amati, Tiru dan modifikasi,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sekda Kota Malang Drs Wasto SH MH menyambut baik studi lapang Pemkab Bangkalan ini.</p>
<p>&#8220;Pendapatan kami dari tahun ke tahun relatif meningkat. Pendampingan dari Prof Mas&#8217;ud kepada kami sangat efektif dalam meningkatkan potensi di sektor pajak. Sistem ATM memang sangat bagus. Amati, Tiru dan Modifikasi. Mana saja Kabupaten/Kota sukses didatangi diaplikasikan ke daerah,&#8221; ujar Wasto.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, secara simbolis Wasto menyerahkan buku 50 jurus /inovas Bapenda Kota Malang dalam meningkatkan pajak daerah. Buku tersebut langsungbdiserahkan kepada perwakilan Pemkab Bangkalan.</p>
<p>Sementara itu Ir Ade Herawanto usai pertemuan itu mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik pertemuan ini.</p>
<p>&#8220;Tadi itu sharing menyampaikan heberapa praktis pengalaman dan upaya-upaya trobosan yang sudah kami lakukan. Inovasi dan trobosan dalam meningkatkan pajak daerah. Berbagi pengalaman siapa tahu bisa bisa dipraktekan,&#8221; terang Ade.</p>
<p>&#8220;Harapan pertama bisa menjadi amal jariah dari teman-teman Bapenda Kota Malang, karena ilmu yang bermanfaat bisa menjadi amal jariah. Sesama petugas pajek hatus saling berbagi ilmu,&#8221; ujar Ade kepada Memontum.com. <strong>(gie/oso)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">106084</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
