<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>Sukodono &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sukodono/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2025 10:51:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Sukodono &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Penanganan Terpadu Lintas Sektor Jadi Modal Kuat Pulihkan Banjir di Sukodono Lumajang</title>
		<link>https://memontum.com/penanganan-terpadu-lintas-sektor-jadi-modal-kuat-pulihkan-banjir-di-sukodono-lumajang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 13:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[pulihkan]]></category>
		<category><![CDATA[sektor]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[terpadu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=227369</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Upaya penanganan terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama perangkat desa dan masyarakat, berhasil memulihkan kondisi Dusun Biting 1 dan Biting 2, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, pasca luapan air akibat hujan deras pada Minggu (02/11/2025) tadi. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, melaporkan pada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Upaya penanganan terpadu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), bersama perangkat desa dan masyarakat, berhasil memulihkan kondisi Dusun Biting 1 dan Biting 2, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, pasca luapan air akibat hujan deras pada Minggu (02/11/2025) tadi.</p>



<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, melaporkan pada pukul 16.50 WIB kondisi genangan di kedua dusun tersebut telah surut total. Debit air di Sungai Menjangan, pun kembali normal dan menandakan situasi sudah sepenuhnya terkendali.</p>



<p>“Pantauan lapangan menunjukkan genangan telah surut total, hanya tersisa air setinggi sekitar 5 sentimeter di sepanjang jalan kurang lebih 100 meter,” jelasnya.</p>



<p>Penanganan dilakukan secara terpadu dan cepat, melibatkan personel BPBD, perangkat desa, Babinsa, serta masyarakat setempat. Mereka bersama-sama melakukan penyedotan air di titik-titik tergenang, memperlancar saluran air, serta memastikan aliran sungai tetap lancar.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kehadiran petugas di lapangan, bukan hanya untuk mengendalikan situasi, tetapi juga memastikan keselamatan dan kenyamanan warga. Tidak ditemukan kerusakan signifikan maupun warga terdampak serius akibat genangan tersebut.</p>



<p>Langkah tanggap darurat yang cepat menjadi bukti bahwa koordinasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat sangat penting dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Dengan sinergi yang kuat, penanganan di Biting dapat diselesaikan tanpa menimbulkan dampak lanjutan.</p>



<p>BPBD Lumajang juga terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan debit sungai, sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap hujan susulan. Kesiapsiagaan lingkungan, seperti menjaga kebersihan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan, diharapkan menjadi kebiasaan kolektif yang tumbuh dari pengalaman bersama ini.</p>



<p>Peristiwa di Biting mengajarkan bahwa penanganan bencana bukan semata soal teknis, tetapi juga soal kesadaran, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Saat masyarakat, aparat, dan pemerintah bergerak dalam satu irama, setiap tantangan alam dapat dihadapi dengan tenang dan terukur. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">227369</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kebersamaan dan Pembangunan Sosial, Bupati Lumajang Apresiasi Gelaran Car Free Day #4 Sukodono Permai</title>
		<link>https://memontum.com/kebersamaan-dan-pembangunan-sosial-bupati-lumajang-apresiasi-gelaran-car-free-day-4-sukodono-permai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 05:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[gelaran]]></category>
		<category><![CDATA[kebersamaan,]]></category>
		<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[permai]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=225791</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir dan membuka pelaksanaan gelaran Car Free Day (CFD) #4, dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI, yang diselenggarakan di Perumahan Sukodono Permai, Kabupaten Lumajang, Minggu (07/09/2025) tadi. Gelaran yang diikuti ratusan peserta itu, menghadirkan kebersamaan dan kekompakan serta menegaskan bahwa semangat cinta tanah air bisa dimulai dari lingkungan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir dan membuka pelaksanaan gelaran Car Free Day (CFD) #4, dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI, yang diselenggarakan di Perumahan Sukodono Permai, Kabupaten Lumajang, Minggu (07/09/2025) tadi. Gelaran yang diikuti ratusan peserta itu, menghadirkan kebersamaan dan kekompakan serta menegaskan bahwa semangat cinta tanah air bisa dimulai dari lingkungan terkecil, yakni perumahan.</p>



<p>Dalam momen itu, Bunda Indah-sapaan Bupati Lumajang, memberikan apresiasi atas kekompakan dan soliditas warga. Menurutnya, partisipasi aktif dalam kegiatan bersama adalah bentuk nyata gotong royong yang mendukung pembangunan sosial dan karakter masyarakat.</p>



<p>“Warga Sukodono Permai ini luar biasa kompak dan solid. Kekompakan seperti ini bukan hanya mempererat silaturahmi, tapi juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada generasi muda,” kata Bunda Indah.</p>



<p>CFD #4, tambahnya, bukan hanya menjadi lebih dari sekadar jalan santai. Anak-anak, remaja dan orang tua, bisa lebih berinteraksi dalam kegiatan yang menyehatkan sekaligus mendidik. Kehadiran lintas generasi ini, memperkuat modal sosial, kemampuan komunitas untuk bersatu, berkolaborasi, dan menghadapi tantangan bersama.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Sebagai simbol dukungan, Bunda Indah membagikan satu unit sepeda melalui undian doorprize, dengan harapan memotivasi anak-anak agar aktif dan terbiasa hidup sehat. Hadiah sederhana ini, sekaligus menekankan nilai penghargaan atas partisipasi aktif generasi muda dalam kegiatan komunitas.</p>



<p>Kegiatan ini, menunjukkan bahwa nasionalisme tidak selalu diwujudkan lewat seremonial besar, tetapi bisa lahir dari tindakan sederhana. Seperti warga yang kompak, bergotong royong dan berpartisipasi aktif membangun lingkungan. Kekompakan ini, mencerminkan kesadaran kolektif bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari masyarakat yang tangguh, solidaritas tinggi, dan peduli satu sama lain.</p>



<p>“CFD ini bukan sekadar jalan sehat, tapi juga sarana menanamkan nilai kebangsaan dan membangun karakter anak-anak serta generasi muda,” tegas Bunda Indah.</p>



<p>Gelaran CFD #4 Sukodono Permai sendiri, menjadi bukti bahwa persatuan lokal adalah fondasi bagi persatuan nasional, sekaligus mengajarkan bahwa semangat kemerdekaan bukan sekadar simbol, tapi diterjemahkan dalam tindakan nyata sehari-hari. <strong>(kom/adi/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225791</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Perbaiki Jalan Rusak Keling Sukodono, Bupati Sidoarjo Isyaratkan Peninggian Jalan</title>
		<link>https://memontum.com/perbaiki-jalan-rusak-keling-sukodono-bupati-sidoarjo-isyaratkan-peninggian-jalan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 11:10:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[isyaratkan]]></category>
		<category><![CDATA[keling]]></category>
		<category><![CDATA[peninggian]]></category>
		<category><![CDATA[perbaiki]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=207562</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Perbaikan jalan rusak dilakukan Pemkab Sidoarjo, Rabu (20/03/2024) tadi. Pemandangan itu, seperti terlihat di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono. Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Alam (DPUBMSDA), menurunkan tim Satgas Jalan untuk melakukan pengurukan dan perbaikan. Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan Keling Jumputrejo, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Perbaikan jalan rusak dilakukan Pemkab Sidoarjo, Rabu (20/03/2024) tadi. Pemandangan itu, seperti terlihat di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono. Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumber Daya Alam (DPUBMSDA), menurunkan tim Satgas Jalan untuk melakukan pengurukan dan perbaikan.</p>



<p>Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan bahwa perbaikan ruas jalan Keling Jumputrejo, tidak hanya dilakukan tambal sulam. Namun, dilakukan peninggian karena titik jalan rusak yang dikeluhkan warga posisinya lebih rendah.</p>



<p>“Jalan yang rusak itu lebih rendah. Sehingga, kalau hujan air ngantong. Terutama jalan yang di depan Masjid Badrul Hasan, itu posisinya lebih ditinggikan lagi,” kata Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor.</p>



<p>Bupati Ahmad Muhdlor menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, atas ketidaknyamanan karena beberapa ruas jalan desa mengalami kerusakan pasca hujan. “Perbaikan jalan rusak ini akan terus dilakukan. Kemarin, jalan Kletek sudah mulai diperbaiki dan hari ini tadi jalan Keling Jumputrejo. Kemudian ruas jalan lingkar timur dan jalan Brigjen Katamso Waru juga sudah dilakukan perbaikan. Kami atas nama pemkab mohon maaf perjalanan terganggu karena adanya perbaikan jalan,” tambah Gus Muhdlor.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Kepala DPUBMSDA, Dwi Eko Saptono, menjelaskan bahwa tahap pertama akan dilakukan peninggian jalan dengan menguruk jalan rusak yang lokasinya di depan Masjid Badrul Hasan. “Jalan yang diperbaiki panjangnya kurang lebih 100 meter dan jalan depan masjid itu akan ditinggikan sekitar 15 cm,” ujar Dwi.</p>



<p>Ditambahkannya, penanganan jalan rusak di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, mulai dikerjakan hari ini. Delapan orang tim Satgas Jalan telah bekerja dan saat ini sedang meratakan Sirtu urug di atas jalan yang rusak. Kurang lebih, tingginya 15 cm dan setelah itu akan dipadatkan menggunakan mesin pemadat yang telah ada dilokasi.</p>



<p>&#8220;Kira-kira 5 hingga 6 hari pengerjaan, jalan aspal ini akan selesai. Itupun jika tidak terkendala hujan dan mudah-mudahan cuaca mendukung. Sehingga, pengerjaan perbaikan jalan ini dapat cepat selesai,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Dwi yang pernah menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Pemkab Sidoarjo mengatakan, pengerjaan jalan rusak di Dusun Keling Desa Jumputrejo sudah masuk dalam e-katalog lokal. &#8220;Sebenarnya perbaikan jalan di Dusun Keling ini sudah masuk di e-katalog. Pihak ketiga sudah ditunjuk untuk segera melakukan perbaikannya,&#8221; ucapnya. <strong>(kom/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">207562</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati Lumajang Beri Apresiasi Penyuluh Sukodono dalam Metode Belajar dan Bacaan Al Quran Model Nahawan</title>
		<link>https://memontum.com/bupati-lumajang-beri-apresiasi-penyuluh-sukodono-dalam-metode-belajar-dan-bacaan-al-quran-model-nahawan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Sep 2023 11:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[bacaan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[bupati]]></category>
		<category><![CDATA[metode]]></category>
		<category><![CDATA[nahawan]]></category>
		<category><![CDATA[penyuluh]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=197764</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengapresiasi inovasi penyuluh Agama Islam dari KAU Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, dalam mendidik murid atau santrinya. Yakni dengan metode pembelajaran serta pembacaan Al Quran dengan model Nahawan. Apresiasi ini disampaikan Bupati Lumajang, saat memberikan sambutan dalam acara Kolosal Tartilul Quran IGRA Kabupaten Lumajang di Alun-alun Lumajang, Kamis (07/09/2023) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengapresiasi inovasi penyuluh Agama Islam dari KAU Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, dalam mendidik murid atau santrinya. Yakni dengan metode pembelajaran serta pembacaan Al Quran dengan model Nahawan.</p>



<p>Apresiasi ini disampaikan Bupati Lumajang, saat memberikan sambutan dalam acara Kolosal Tartilul Quran IGRA Kabupaten Lumajang di Alun-alun Lumajang, Kamis (07/09/2023) tadi. &#8220;Saya apresiasi metode pembelajaran pembacaan Al Quran dengan model Nahawan,&#8221; kata Cak Thoriq-sapaan Bupati Lumajang</p>



<p>Bupati juga mengungkapkan, bahwa model pembelajaran Al Quran sekarang ini, sudah banyak inovasi dan pengembangannya. Oleh sebab itu, model pembelajaran Nahawan tersebut, menjadi metode yang praktis dalam pembelajaran anak sejak dini.</p>



<p>Diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang cinta Al Quran. &#8220;Pembelajaran sejak dini sudah diajarkan Al-Quran dengan nada yang bagus. InsyaAllah nantinya metode bacaannya juga baik,&#8221; jelasnya.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati menyampaikan, bahwa nilai ibadah menjadi huru ngaji itu luar biasa. Menurutnya, memberikan pendidikan Islam kepada anak sejak dini juga dapat mencetak generasi yang hebat dan tangguh. &#8220;Guru-guru Ikatan Guru Raudlotul Athfal (IGRA) memang mulia dan hebat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lumajang, Muhammad Muslim, menyampaikan bahwa tema dalam ini &#8216;Bersama RA Kita Cetak Generasi Quran Berprestasi&#8217;. Maka melalui IGRA Kabupaten Lumajang nantinya akan melahirkan generasi para pecinta Al Quran, serta senang membaca Al Quran</p>



<p>&#8220;Kalau kader-kader kita cinta Al Quran, maka masyarakat Lumajang nantinya akan menjadi masyarakat yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur (sebuah negeri atau daerah yang mengumpulkan kebaikan alam dan kebaikan perilaku penduduknya, red),&#8221; ujarnya.</p>



<p>Di kesempatan itu, Muhammad Muslim menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada pengurus IGRA serta semua Guru Raudlotul Athfal Lumajang yang telah menggelar acara itu. Harapannya, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para guru untuk mengajar Al Quran dengan baik dan benar. &#8220;Teruslah bersemangat, terus mengajarkan Al Quran dan mudah-mudahan kita semua termasuk orang yang dimuliakan Allah SWT,&#8221; harapnya. <strong>(kom/adi/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">197764</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Diduga Berusia Tiga Bulan, Orok Ditemukan Tersangkut di Sungai Sukodono Sidoarjo</title>
		<link>https://memontum.com/diduga-berusia-tiga-bulan-orok-ditemukan-tersangkut-di-sungai-sukodono-sidoarjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jun 2022 12:55:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum & Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Berita hari ini]]></category>
		<category><![CDATA[Orok Bayi]]></category>
		<category><![CDATA[sidoarjo]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=170477</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Penemuan orok bayi yang tersangkut kayu di sungai, gegerkan warga Dusun Bogi, RT 08/ RW 02, Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Dari informasi yang dihimpun, orok bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Suparman (70), warga setempat, saat sedang membersihkan sampah di depan rumahnya pada Rabu (08/06/2022) sekitar pukul 18.00. Saat dikonfirmasi, Suparman [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Penemuan orok bayi yang tersangkut kayu di sungai, gegerkan warga Dusun Bogi, RT 08/ RW 02, Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Dari informasi yang dihimpun, orok bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh Suparman (70), warga setempat, saat sedang membersihkan sampah di depan rumahnya pada Rabu (08/06/2022) sekitar pukul 18.00.</p>



<p>Saat dikonfirmasi, Suparman mengatakan bahwa awalnya dia sangat terkejut melihat orok bayi yang sedang tersangkut kayu di sungai bawah jembatan. &#8220;Kemudian saya bergegas mengambil peralatan berupa serok atau jaring untuk mengambil orok bayi dan ditaruh di atas jembata,&#8221; ujarnya, Kamis (09/06/2022) tadi.</p>



<p>Baca juga :</p>


<ul class="wp-block-latest-posts__list wp-block-latest-posts"><li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/dugaan-korupsi-tanah-polinema-kuasa-hukum-terdakwa-minta-awan-setiawan-dibebaskan">Dugaan Korupsi Tanah Polinema, Kuasa Hukum Terdakwa Minta Awan Setiawan Dibebaskan</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/giliran-bupati-cilacap-terjaring-ott-penyidik-kpk">Giliran Bupati Cilacap Terjaring OTT Penyidik KPK</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/harga-telur-puyuh-melonjak-pedagang-sebut-stok-banyak-diserap-program-mbg">Harga Telur Puyuh Melonjak, Pedagang Sebut Stok Banyak Diserap Program MBG</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/jaga-daya-beli-masyarakat-pemkab-malang-gelar-pasar-murah-di-kepanjen">Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Malang Gelar Pasar Murah di Kepanjen</a></li>
<li><a class="wp-block-latest-posts__post-title" href="https://memontum.com/program-rt-berkelas-disesuaikan-regulasi-pencairan-kegiatan-nonfisik-dilakukan-usai-lebaran">Program RT Berkelas Disesuaikan Regulasi, Pencairan Kegiatan Nonfisik Dilakukan Usai Lebaran</a></li>
</ul>


<p>Usai orok bayi ditaruh di daratan, Suparman lalu memberi tahu kepada warga lainnya, yang kemudian hingga banyak mendatangi lokasi kejadian. Kemudian orok tersebut dibungkus dengan kain mori putih. Diperkirakan orok tersebut berusia sekitar 2 sampai 3 bulan dalam kandungan.</p>



<p>Kasubsi PIDM Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono saat dikonfirmasi membenarkan soal penemuan orok bayi tersebut. &#8220;Orok bayi sudah di bawa ke RSUD Sidoarjo guna dilakukan VER. Sekarang masih dalam penyelidikan,” ujarnya. <strong>(zal/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">170477</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kodim Lumajang Bersama Yayasan Yukata dan Club Land  Cruiser Surabaya Aksi Sosial Korban Banjir</title>
		<link>https://memontum.com/kodim-lumajang-bersama-yayasan-yukata-dan-club-land-cruiser-surabaya-aksi-sosial-korban-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2021 13:47:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0821 Lumajang]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[sembako]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=136219</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Lumajang &#8211; Kodim 0821 Lumajang menggelar bakti sosial, untuk membantu korban bencana alam banjir dan tanah longsor, yang berada di Dusun Biting Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono dan Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (06/03). Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo, S. Sos., M. I. Pol. menyampaikan, bahwa [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Lumajang</strong> &#8211; Kodim 0821 Lumajang menggelar bakti sosial, untuk membantu korban bencana alam banjir dan tanah longsor, yang berada di Dusun Biting Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono dan Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (06/03).</p>



<p>Komandan Kodim 0821 Lumajang, Letkol Inf Andi A. Wibowo, S. Sos., M. I. Pol. menyampaikan, bahwa kegiatan bakti sosial tersebut terselenggara bekerjasama dengan Yayasan Yukata Peduli Bangsa Jawa Timur dan Club Land Cruiser Chapter Surabaya.</p>



<p>Andi juga menyampaikan, bahwa bantuan yang diberikan kepada korban bencana alam tersebut, berupa alas tidur, tikar dan paket sembako, yang secara langsung diberikan kepada masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.</p>



<p><strong><a href="https://memontum.com/135974-keren-bupati-lumajang-luncurkan-kartu-lumajang-mengaji-untuk-6200-guru#ixzz6oL5vFIzt" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Baca Juga : Keren.. Bupati Lumajang Luncurkan Kartu Lumajang Mengaji untuk 6200 Guru</a></strong></p>



<p>“Hari ini kita bekerja sama dengan Yayasan Yukata Peduli Bangsa Jawa Timur dan Club Land Cruiser Chapter Surabaya, untuk membantu saudara kita yang terdampak bencana banjir di Dusun Biting Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, dan bencana tanah longsor di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang,” ujarnya.</p>



<p>Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Yayasan Yukata Peduli Bangsa Jawa Timur, Hendrik P. Tacazily, mengatakan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan Kodim 0821 untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Kabupaten Lumajang.</p>



<p>“Kami di sini bekerja sama dengan Kodim 0821 Lumajang, akan mendonasikan kasur, tikar dan sembako, semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 27 Februari lalu,” katanya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Club Land Cruiser Chapter Surabaya, Anie berharap, bantuan yang diberikan dalam kegiatan tersebut dapat benar-benar bermanfaat, sehingga dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. “Semoga, bantuan yang kita berikan dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” harap Anie. <strong>(adi/ed2)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">136219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Sukodono Digegerkan Anak Buaya di Sungai Jumputrejo</title>
		<link>https://memontum.com/warga-sukodono-digegerkan-anak-buaya-di-sungai-jumputrejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2020 09:23:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[buaya]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Jumputrejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=110721</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Puluhan warga Dusun Kedung, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono dikagetkan munculnya anak buaya di aliran sungai desa setempat, Rabu (1/4/2020) petang. Munculnya buaya dengan panjang 1 meter itu mengundang perhatian warga setempat. Selain itu, seketika warga yang melihat buaya itu langsung beramai-ramai masuk ke sungai dan menangkap buaya itu. &#8220;Buaya itu bisa ditangkap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Puluhan warga Dusun Kedung, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono dikagetkan munculnya anak buaya di aliran sungai desa setempat, Rabu (1/4/2020) petang. Munculnya buaya dengan panjang 1 meter itu mengundang perhatian warga setempat.</p>
<p>Selain itu, seketika warga yang melihat buaya itu langsung beramai-ramai masuk ke sungai dan menangkap buaya itu.</p>
<p>&#8220;Buaya itu bisa ditangkap warga saat menjelang atau sekitar Magrib,&#8221; kata saksi Waluyo, Rabu (1/4/2020) malam.<br />
Usai buaya berhasil ditangkap, kata Waluyo anak buaya air tawar itu langsung diserahkan ke Ketua RW setempat. Selanjutnya, diteruakan pihak desa untuk dilaporkan ke Polsek Sukodono.</p>
<p>&#8220;Setelah itu petugas Polsek Sukodono dan perangkat desa melaporkan temuan buaya itu ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Sukodono Iptu Warjiin Krise menegaskan penemuan buaya anakan itu sudah dikoordinasikan dengan BPBD Pemkab Sidoarjo. Buaya langsung diserahkan ke BPBD Pemkab Sidoarjo disaksikan Bhabinkamtibmas dan perangkat Desa Jumputrejo.</p>
<p>&#8220;Selanjutnya, kemungkinkan besar anak buaya itu.akan diserahkan ke pihak BKSDA Jawa Timur,&#8221; tandasnya. <strong>Wan/yan</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">110721</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Musrenbang Kecamatan Sukodono 2020, Camat Rancang Program Berbasis Pemberdayaan</title>
		<link>https://memontum.com/musrenbang-kecamatan-sukodono-2020-camat-rancang-program-berbasis-pemberdayaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[memontum]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Feb 2020 13:29:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Desa]]></category>
		<category><![CDATA[Musrenbang]]></category>
		<category><![CDATA[Sukodono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/105968-musrenbang-kecamatan-sukodono-2020-camat-rancang-program-berbasis-pemberdayaan</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Sidoarjo &#8211; Pimpinan Kecamatan Sukodono menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2020. Musrenbang dilaksanakan di Jln Raya Bukit Kweni, Desa Anggaswangi kantor Kecamatan Sukodono, Senin (10/2/2020). Acara ini dihadiri Camat Sukodono Ainun Amalia, S.Sos , pejabat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agus Sugiarto, S.STP, M.Hp, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Dra. M. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Memontum Sidoarjo</strong> &#8211; Pimpinan Kecamatan Sukodono menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2020. Musrenbang dilaksanakan di Jln Raya Bukit Kweni, Desa Anggaswangi kantor Kecamatan Sukodono, Senin (10/2/2020).</p>
<p>Acara ini dihadiri Camat Sukodono Ainun Amalia, S.Sos , pejabat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Agus Sugiarto, S.STP, M.Hp, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Dra. M. Yudha Wastu Pratiwi, perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sidoarjo dan Sumber Daya Air (PU BMSDA) Junianto Firmasyah, perwakilan dari Dinas Perumahan Pemukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Ismanu Novianto dan perwakilan Desa se-Kecamatan Sukodono.</p>
<p>Ainun panggilan akrab Camat Sukodono, menyatakan jika acara Musrenbang ini dilaksanakan untuk membahas program kegiatan pembangunan, membahas proiritas pembangunan dan menyepakati prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan .</p>
<p>Menurutnya , pembangunan tidak hanya sektor infrastruktur saja tetapi juga sektor pemberdayaan masyarakat. Ini sangat penting, karena jika masyarakat sudah mandiri akan berpengaruh pada keadaan masing- masing desa.</p>
<p>Oleh sebab itu jika infrastruktur sudah terpenihi semua tapi masyarakat tidak diberdayakan maka pemgangunan itu bisa disebut tidak ada hasilnya.“ Untuk itu diharapkan dalam Musrenbang ini, tiap Desat jangan malu mengusulkan program pemberdayaan, terutama kegiatan pelatihan untuk anak muda, ” ungkapnya.</p>
<p>Ainun yang juga mantan Camat Prambon lebih lanjut mengatakan bahwa kegiatan Musrenbang ini tidak hanya sebagai wadah rapat yang sifatnya formalitas belaka, menentukan arah kebijakan berdasarkan prioritas pembangunan di wilayah Sukodono.</p>
<p>Sementara itu Agus Sugiarto, perwakilan Bapeda Sidoarjo menyatakan jika usulan masing-masing Desa sudah masuk namun dengan ada skala prioritas dan ini yang didahulukan. “ Paling tidak, usulan yang disampaikan jangan berbenturan. Kalau usulan bias tercover di APBDes ya biar dilaksanakan di APBDes,” tutupnya.<strong> (ari/yan)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">105968</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
