<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	>

<channel>
	<title>sultan &#8211; Memontum</title>
	<atom:link href="https://memontum.com/tag/sultan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://memontum.com</link>
	<description>Buka Mata Dengan Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Oct 2023 13:35:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.2.8</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/memontum.com/wp-content/uploads/2020/11/cropped-logo-1.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>sultan &#8211; Memontum</title>
	<link>https://memontum.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">146458747</site>	<item>
		<title>Sambut Tahun Baru, 55 Lapak Bekas Kuliner di Jalan Sultan Agung Kota Batu Mulai Ditertibkan</title>
		<link>https://memontum.com/sambut-tahun-baru-55-lapak-bekas-kuliner-di-jalan-sultan-agung-kota-batu-mulai-ditertibkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 12:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[ditertibkan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[sambut]]></category>
		<category><![CDATA[sultan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=200142</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Sejumlah lapak milik pedagang kuliner yang ditinggal begitu saja di sepanjang Jalan Sultan Agung dan pindah ke Pasar Induk Among Tani, dilakukan pembongkaran oleh Pemkot Batu. Di mana, ada sekitar 55 unit lapak yang dibongkar agar bersih. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa setelah semua pedagang pindah ke [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu </strong>&#8211; Sejumlah lapak milik pedagang kuliner yang ditinggal begitu saja di sepanjang Jalan Sultan Agung dan pindah ke Pasar Induk Among Tani, dilakukan pembongkaran oleh Pemkot Batu. Di mana, ada sekitar 55 unit lapak yang dibongkar agar bersih.</p>



<p>Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa setelah semua pedagang pindah ke Pasar Induk Among Tani, maka lapak-lapak dibersihkan seperti semula. &#8220;Tempat ini kita bersihkan seperti semula. Lapak kuliner yang ditinggal pemiliknya, itu kita bongkar. Dan, diharapkan tidak menyisakan sampah bangunan non permanen. Baik itu bambu ataupun terpal,&#8221; terangnya, Jumat (20/10/2023) tadi.</p>



<p>Sedangkan, menurutnya, lapak kuliner yang dibongkar oleh petugas dari DPUPR, Lingkungan Hidup serta Diskumdag serta Damkar, ada sebanyak 55 unit. &#8220;Banyak sisa lapak yang meninggalkan sampah. Karenanya, langsung dilakukan pembongkaran dan pembersihan,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Baca Juga :</strong></p>





<p>Pj Wali Kota juga mengatakan, bahwa pembersihan ini sengaja dilakukan, guna menyambut datangnya akhir tahun. Dengan dilakukan pembersihan, maka kawasan akan terlihat lebih menarik dan mampu meningkatkan kunjungan wisata.</p>



<p>&#8220;Akhir tahun, nantinya banyak tamu yang datang ke Kota Batu. Dan, kita semua tahu bahwa Jalan Sultan Agung adalah jalur utama lewatnya tamu wisata. Makanya, kita harus cepat bersihkan dan dipercantik lagi,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Untuk itu, tegasnya, momen akhir tahun harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Artinya, jangan sampai tamu yang datang ke Kota Batu, itu sampai membawa kesan yang tidak bagus atas kunjungan ke kota ini.</p>



<p>&#8220;Saya tekankan, segala proses yang diperlukan untuk pembersihan sisa lapak pedagang dilakukan dengan cepat. Mengingat, saat ini sudah mendekati akhir tahun. Dan, kunjungan sudah mulai kelihatan ramai,&#8221; terangnya. <strong>(put/sit)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200142</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Satpol PP Kota Batu Lakukan Penertiban Kios PKL di Sepanjang Trotoar Jalan Sultan Agung</title>
		<link>https://memontum.com/satpol-pp-kota-batu-lakukan-penertiban-kios-pkl-di-sepanjang-trotoar-jalan-sultan-agung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 1]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Oct 2023 06:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[lakukan]]></category>
		<category><![CDATA[penertiban]]></category>
		<category><![CDATA[satpol]]></category>
		<category><![CDATA[sepanjang]]></category>
		<category><![CDATA[sultan]]></category>
		<category><![CDATA[trotoar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=199749</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Satpol PP Kota Batu melakukan penertiban sejumlah kios di sepanjang trotoar Jalan Sultan Agung. Penertiban dengan cara pembersihan lokasi itu, dilakukan karena titik lokasi sudah ditinggalkan oleh pemiliknya, akibat pindah ke Pasar Induk Among Tani. Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Batu, Achmad Supriyanto, mengatakan keberadaan kios yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://memontum.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Memontum</a> Kota Batu</strong> &#8211; Satpol PP Kota Batu melakukan penertiban sejumlah kios di sepanjang trotoar Jalan Sultan Agung. Penertiban dengan cara pembersihan lokasi itu, dilakukan karena titik lokasi sudah ditinggalkan oleh pemiliknya, akibat pindah ke Pasar Induk Among Tani.</p>



<p>Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Batu, Achmad Supriyanto, mengatakan keberadaan kios yang ditertibkan atau dibersihkan itu, seharusnya dilakukan secara mandiri oleh pemiliknya. Namun, karena tidak dilakukan dan dikarenakan keberadaannya sudah tidak difungsikan lagi, maka kemudian dilakukan penertiban.</p>



<p>&#8220;Karena kios atau lokasi berjualan sudah tidak difungsikan lagi, maka penertiban pun dilakukan. Dengan langkah ini, diharapkan lokasi yang ada tidak digunakan oleh PKL liar untuk berjualan,&#8221; terangnya, Jumat (13/10/2023) tadi.</p>



<p><strong>Baca juga :</strong></p>





<p>Diuraikannya, bahwa langkah penertiban yang dilakukan dengan cara bergelombang. Jadi, sebelumnya penertiban serupa juga dilakukan pada Kamis (12/10/2023) kemarin. Hanya saja, untuk titiknya berbeda.</p>



<p>Dirinya juga menambahkan, bahwa bagian luar stadion yang awalnya digunakan PKL ber SK tidak dibongkar karena berkaitan dengan bidang aset. &#8220;Untuk Pasar Relokasi bagian dalam masih digunakan pedagang pasar pagi sambil menunggu tempat di Pasar Induk Kota Batu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sementara, Kepala PKL Pasar Relokasi, Kinun Aurimak, mengatakan semua lapak kios warung sepanjang trotoar Jalan Sultan Agung ini telah dirobohkan. &#8220;Ya, ini tinggal pembersihan saja,&#8221; jelasnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199749</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kenang Perjuangan, Monumen Pesawat Tempur Jenis MIG 17 FRESCO di Jalan Sultan Agung Kota Batu Dibersihkan</title>
		<link>https://memontum.com/kenang-perjuangan-monumen-pesawat-tempur-jenis-mig-17-fresco-di-jalan-sultan-agung-kota-batu-dibersihkan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Memontum 2]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jul 2023 10:07:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Batu]]></category>
		<category><![CDATA[SEKITAR KITA]]></category>
		<category><![CDATA[agung]]></category>
		<category><![CDATA[Batu]]></category>
		<category><![CDATA[dibersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[fresco]]></category>
		<category><![CDATA[jalan]]></category>
		<category><![CDATA[jenis]]></category>
		<category><![CDATA[kenang]]></category>
		<category><![CDATA[kita]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Monumen]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>
		<category><![CDATA[sultan]]></category>
		<category><![CDATA[tempur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://memontum.com/?p=193136</guid>

					<description><![CDATA[Memontum Kota Batu &#8211; Monumen Pesawat Tempur jenis Mig 17 Fresco yang berada di kawasan Jalan Sultan Agung, Kota Batu, dibersihkan Anggota Skadron Teknik 022 Lanud Abdurahman Saleh-Malang. Komandan Skadron Teknik 022 TNI AU, Letkol Teknik Syaifudin Zuhri, menjelaskan pembersihan yang dilakukan ini merupakan kegiatan rutin untuk perawatan Monumen Pesawat. &#8220;Jadi, pembersihan Monumen Pesawat ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Memontum Kota Batu</strong> &#8211; Monumen Pesawat Tempur jenis Mig 17 Fresco yang berada di kawasan Jalan Sultan Agung, Kota Batu, dibersihkan Anggota Skadron Teknik 022 Lanud Abdurahman Saleh-Malang.</p>



<p>Komandan Skadron Teknik 022 TNI AU, Letkol Teknik Syaifudin Zuhri, menjelaskan pembersihan yang dilakukan ini merupakan kegiatan rutin untuk perawatan Monumen Pesawat. &#8220;Jadi, pembersihan Monumen Pesawat ini bukan pertama kali dilakukan. Setelah berhenti karena sesuatu hal, lalu hari ini kita lakukan lagi. Hari ini Monumen Pesawat di Kota Batu, setelah kemarin kita juga melaksanakan di Kota Malang,&#8221; terangnya, Kamis (13/07/2023) sore.</p>



<p><strong>Baca juga:</strong></p>





<p>Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan rangkaian Hari Bakti TNI AU pada tanggal 29 Juli 2023 mendatang. &#8220;Ini adalah wujud sinergitas antara TNI dengan Polri serta pemerintah dan aparatur. Di sisi lain, ini juga wujud bakti kepada masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Mengenai pesawat yang dijadikan monumen, Letkol Teknik Syaifudin menambahkan, bahwa pesawat tersebut pada dasarnya memiliki sejarah yang tinggi. Jenis pesawat tempur Mig 17 Fresco, ini pernah mencetak sejarah pada tahun 1960 sampai 1969 saat Operasi Trikora.</p>



<p>&#8220;Monumen Pesawat Tempur ini memiliki sejarah tinggi. Monumen ini dibangun pada 20 April 2015. Untuk itu, kami berharap semua termasuk masyarakat luas bisa menjaganya karena ikut dalam perjuangan bangsa ini,&#8221; tambahnya. <strong>(put/gie)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">193136</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
